Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [AMD]     [PL]  [PB] 
 <<  Ibrani 12 >> 

Yesus adalah Teladan

1Kita memiliki banyak saksi seperti awan besar yang mengelilingi kita. Karena itu, kita harus meninggalkan semua beban dan dosa yang menghalangi kita. Marilah kita berlari dengan tekun dalam pertandingan yang telah disiapkan bagi kita.

2Teruslah memandang Yesus, karena Dialah yang memimpin dan menyempurnakan iman kita. Ia mau menanggung penderitaan dan mati di atas kayu salib. Ia rela menerima salib yang memalukan itu dengan sukacita. Sekarang, Ia duduk di sebelah kanan takhta Allah di surga.

3Yesus telah dengan tekun menanggung penghinaan yang dilakukan oleh orang-orang berdosa. Ingatlah kepada-Nya supaya kamu tidak menjadi lemah dan putus asa.

Allah Itu Seperti Seorang Ayah

4Dalam perjuanganmu melawan dosa, kamu belum sampai mencucurkan darah.

5Sudah lupakah kamu dengan nasihat yang diberikan kepadamu sebagai anak-anak? “Hai anakku, jangan anggap enteng hajaran Tuhan, dan jangan putus asa ketika Ia menegurmu.

6Sebab, Tuhan menghajar orang-orang yang dikasihi-Nya. Dan, Ia menghukum orang yang diterima-Nya sebagai anak.”

7Terimalah penderitaanmu sebagai hajaran karena Allah sedang memperlakukan kamu sebagai anak. Anak mana yang tidak pernah dihajar oleh ayahnya?

8Tetapi, jika kamu tidak pernah menerima hajaran yang seharusnya diterima oleh semua anak, kamu bukan anak yang sah dan bukan anak yang sesungguhnya.

9Selain itu, kita sudah pernah menerima hajaran dari ayah kita yang di dunia, dan kita menghormati mereka. Bukankah kita harus lebih tunduk lagi kepada Bapa dari roh kita supaya kita memiliki hidup?

10Untuk sementara waktu, ayah kita yang di dunia menghajar kita dengan cara terbaik yang mereka tahu. Tetapi, Allah menghajar untuk kebaikan kita supaya kita menjadi kudus seperti Dia.

11Semua hajaran menyakitkan dan tidak menyenangkan pada saat kita menerimanya. Tetapi, bagi mereka yang telah dilatih olehnya, hajaran akan menghasilkan buah kedamaian dan kebenaran.

Perhatikanlah Cara Hidupmu

12Karena itu, kuatkan tanganmu yang lesu dan lututmu yang lemah.

13Hiduplah di jalan yang lurus supaya yang lumpuh tidak menjadi cacat, tetapi sembuh.

14Berusahalah hidup dalam damai dengan semua orang, dan hiduplah dalam kesucian. Tanpa kekudusan, tidak ada orang yang dapat melihat Tuhan.

15Berhati-hatilah, jangan ada yang gagal mendapat anugerah Allah sehingga akar pahit tidak tumbuh untuk membuat masalah yang mencemari banyak orang.

16Berhati-hatilah, jangan ada yang melakukan dosa seksual dan tidak percaya kepada Tuhan seperti Esau yang menjual hak anak sulungnya demi semangkuk makanan.

17Seperti kamu tahu, ketika Esau menginginkan berkat warisan ayahnya, ia ditolak. Tidak ada lagi kesempatan untuk bertobat sekalipun ia mencarinya dengan air mata.

18Kamu tidak datang ke tempat yang bisa kamu lihat dan sentuh, ke tempat yang apinya menyala-nyala, gelap, suram, dan penuh dengan badai.

19Tidak ada bunyi trompet dan suara yang berkata-kata. Suara yang ketika didengar, orang-orang akan memohon untuk tidak mendengarnya lagi.

20Mereka tidak tahan mendengar perintah yang diberikan, “Bahkan, jika seekor binatang menyentuh gunung itu, ia akan dibunuh dengan batu.”

21Apa yang mereka lihat sungguh sangat mengerikan sampai Musa pun berkata, “Aku sangat gemetar karena ketakutan.”

22Tetapi, kamu telah datang ke bukit Sion, kota Allah yang hidup, Yerusalem surgawi, tempat berkumpul ribuan malaikat.

23Kamu telah datang ke pertemuan anak-anak sulung Allah, yang nama-namanya disebutkan di surga. Juga, kepada Allah, Hakim atas semua orang, dan kepada roh orang-orang yang benar yang sudah menjadi sempurna.

24Dan, kepada Yesus Pengantara dari perjanjian yang baru. Juga, kepada percikan darah yang berbicara lebih baik daripada darah Habel.

25Hati-hatilah supaya kamu tidak menolak mendengarkan Allah yang sedang berbicara. Orang-orang yang menolak mendengarkan Allah ketika Ia memperingatkan mereka di bumi, tidak dapat melarikan diri dari hukuman. Terlebih lagi kita yang menolak mendengarkan Allah ketika Ia memperingatkan kita dari surga.

26Saat itu, suara-Nya mengguncang bumi, tetapi sekarang Ia telah berjanji, “Sekali lagi, Aku tidak hanya akan mengguncangkan bumi, tetapi juga langit.”

27Kata-kata “sekali lagi” dengan jelas menunjukkan kepada kita bahwa apa yang bisa diguncangkan akan dimusnahkan, yaitu segala ciptaan. Dan yang tersisa adalah yang tidak dapat diguncangkan.

28Jadi, marilah kita bersyukur karena menerima kerajaan yang tidak dapat digoncangkan. Dengan rasa hormat dan kagum, sembahlah Tuhan dengan cara yang menyenangkan Allah.

29Sebab, Allah kita benar-benar seperti api yang menghanguskan.



 <<  Ibrani 12 >> 


Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2019
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Single Panel

Laporan Masalah/Saran