Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [BIS]     [PL]  [PB] 
 <<  Roma 6 : 19 >> 

BIS: Karena daya tangkapmu begitu lemah, saya memakai contoh-contoh perhambaan supaya lebih mudah kalian mengerti. Dahulu kalian menyerahkan dirimu seluruhnya sebagai hamba bagi hal-hal yang kotor dan yang jahat untuk maksud-maksud yang jahat. Begitu juga sekarang, hendaklah kalian menyerahkan diri seluruhnya sebagai hamba bagi kehendak Allah untuk maksud-maksud Allah yang khusus.


AYT: Aku berbicara menggunakan istilah yang manusia karena kelemahan dagingmu. Sebab, sama seperti dahulu kamu menyerahkan anggota-anggotamu sebagai budak kenajisan dan kejahatan yang berakibat pada kejahatan yang lebih jauh, sekarang serahkanlah anggota-anggotamu menjadi hamba kebenaran yang berujung kepada pengudusan.

TB: Aku mengatakan hal ini secara manusia karena kelemahan kamu. Sebab sama seperti kamu telah menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kecemaran dan kedurhakaan yang membawa kamu kepada kedurhakaan, demikian hal kamu sekarang harus menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kebenaran yang membawa kamu kepada pengudusan.

TL: (Aku berkata cara manusia oleh sebab kelemahan tabiat diri kamu), karena sama seperti dahulu kamu menyerahkan anggotamu menjadi hamba kepada kecemaran dan fasik yang mengerjakan fasik, demikian juga sekarang kamu menyerahkan anggotamu menjadi hamba kepada kebenaran yang mengerjakan kesucian.

MILT: Aku berkata secara manusiawi karena kelemahan dagingmu. Sebab sama seperti kamu menyerahkan anggota tubuhmu sebagai hamba kepada kecemaran dan kepada kedurhakaan demi kedurhakaan, demikianlah sekarang, serahkanlah anggota tubuhmu kepada kebenaran bagi pengudusan.

Shellabear 2010: Aku menggunakan istilah-istilah yang biasa digunakan orang untuk menolongmu dalam kelemahanmu. Sama seperti dahulu kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba bagi kecemaran dan ketidaktertiban yang mendatangkan kedurhakaan, demikianlah hendaknya sekarang kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba dari kebenaran yang mendatangkan penyucian.

KS (Revisi Shellabear 2011): Aku menggunakan istilah-istilah yang biasa digunakan orang untuk menolongmu dalam kelemahanmu. Sama seperti dahulu kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba bagi kecemaran dan ketidaktertiban yang mendatangkan kedurhakaan, demikianlah hendaknya sekarang kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba dari kebenaran yang mendatangkan penyucian.

Shellabear 2000: Aku menggunakan istilah-istilah yang biasa digunakan orang untuk menolongmu dalam kelemahanmu. Sama seperti dahulu kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba bagi kecemaran dan ketidaktertiban yang mendatangkan kedurhakaan, demikianlah hendaknya sekarang kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba dari kebenaran yang mendatangkan penyucian.

KSZI: Aku menyampaikan perkara ini melalui istilah kehidupan manusia kerana kamu lemah dalam diri tabiimu. Sebagaimana dahulu kamu telah mempersembahkan bahagian-bahagian tubuhmu sebagai hamba kepada kekejian dan kedurjanaan yang sentiasa meningkat, maka sekarang kamu hendaklah mempersembahkan dirimu sebagai hamba kepada kebenaran yang membawa kepada kesucian.

KSKK: Kamu lihat bahwa aku memakai kata-kata yang sederhana, sebab mungkin kamu belum benar-benar dewasa. Pernah kamu membuat anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kecemaran dan kedurhakaan, dan hidup dalam dosa. Sekarang jadikanlah anggota-anggota tubuhmu hamba-hamba kebenaran dan kekudusan, sampai kamu sendiri menjadi kudus.

WBTC Draft: Aku mengajarkan itu dengan menggunakan contoh yang diketahui orang. Aku mengajarkannya dengan cara itu sebab bagimu hal itu sukar dimengerti. Dahulu kamu memberikan anggota tubuhmu menjadi hamba dosa dan kejahatan. Kamu hanya hidup untuk kejahatan. Dengan cara yang sama, sekarang kamu harus memberikan dirimu menjadi hamba kebaikan, kamu hidup hanya untuk Allah.

VMD: Aku mengajarkan itu dengan menggunakan contoh yang diketahui orang. Aku mengajarkannya dengan cara itu sebab bagimu hal itu sukar dimengerti. Dahulu kamu memberikan anggota tubuhmu menjadi hamba dosa dan kejahatan dan kamu hanya hidup untuk kejahatan. Dengan cara yang sama, sekarang kamu harus memberikan dirimu menjadi hamba kebaikan, kamu hidup hanya untuk Allah.

AMD: Karena kelemahanmu sebagai manusia, maka aku berbicara kepadamu dengan pengertian manusia. Dulu, kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu sebagai budak hawa nafsu dan kejahatan, sehingga membuatmu semakin bertambah jahat. Sekarang, serahkanlah tubuhmu sebagai budak kebenaran yang akan membawamu kepada kekudusan.

TSI: Contoh-contoh saya tadi sangat sederhana, karena lebih mudah bagi kita yang mempunyai kelemahan manusia untuk mengerti prinsip rohani ini. Dahulu kita memberikan anggota tubuh kita menjadi budak dosa dan kejahatan, sehingga kita hidup hanya untuk kejahatan. Tetapi sebaliknya sekarang, kita harus memberikan diri kita menjadi hamba Allah yang selalu berusaha melakukan yang benar sesuai dengan kemauan-Nya. Sekarang kita hidup hanya bagi Allah saja.

TMV: Kerana kamu susah memahami sesuatu, aku menggunakan contoh perhambaan. Dahulu kamu menyerahkan segenap diri kamu sebagai hamba kepada hal-hal keji dan jahat untuk tujuan yang jahat. Demikian juga sekarang kamu harus menyerahkan segenap diri sebagai hamba kepada kehendak Allah untuk tujuan-tujuan-Nya yang khas.

BSD: Saya memakai contoh seorang hamba supaya kalian lebih mudah mengerti apa yang saya maksudkan. Sebab, kalian sukar mengerti. Dahulu kalian menuruti semua yang kotor dan jahat untuk maksud yang jahat. Begitu juga sekarang kalian harus menuruti semua kemauan Allah untuk maksud yang ditentukan oleh Allah sendiri.

FAYH: Saya berkata-kata dengan memakai perumpamaan tentang hamba dan tuan supaya mudah dipahami: seperti halnya Saudara dahulu menjadi hamba segala macam dosa, sekarang Saudara harus menjadi hamba segala sesuatu yang benar dan suci.

ENDE: Aku berkata setjara manusia karena kelemahan dagingmu. Seperti dahulu kala kamu memperbudakkan anggota-anggota tubuhmu kepada kemesuman dan kedurhakaan, makin lama makin lebih, maka kini serahkanlah anggota-anggota tubuhmu untuk berbudak kepada kebenaran, supaja kamu mendjadi kudus, makin lama makin lebih.

Shellabear 1912: Maka aku turut seperti kata orang, sebab lemah tabiat manusia yang didalammu itu: karena seperti dahulu kamu telah menyerahkan anggotamu menjadi hamba kepada kotor dan kepada durhaka sehingga mendatangkan durhaka, maka sekarang demikian juga hendaklah kamu serahkan anggotamu menjadi hamba kepada kebenaran akan mendatangkan kekudusan.

Klinkert 1879: Adapon akoe mengatakan ini tjara manoesia djoega, sebab lemah dagingmoe, karena saperti telah kamoe memperhambakan anggota-anggotamoe itoe kapada katjemaran kadjahatan, akan berboewat djahat, demikian djoega sakarang ini perhambakanlah anggota-anggotamoe kapada kabenaran akan penjoetjian.

Klinkert 1863: Maka akoe berkata ini tjara manoesia, sebab lembek kaadaanmoe; karna saperti kamoe soedah menjerahken anggotamoe akan diperhamba olih nadjis dan kadjahatan akan memboewat kadjahatan; maka bagitoe djoega sakarang ini serahkenlah anggotamoe akan diperhamba olih kabeneran kapada kasoetjian.

Melayu Baba: Sahya ini ada berchakap sperti orang punya chakap, deri sbab kamu punya tabi'at manusia yang lmah: kerna sperti dhulu kamu sudah srahkan kamu punya anggota jadi hamba k-pada kotor dan k-pada derhaka, sampaikan bawa derhaka, bgitu juga skarang srahkan-lah kamu punya anggota jadi hamba k-pada kbnaran, sampaikan bawa kkudusan.

Ambon Draft: Tjara manusija aku kata, awleh karana kalemahan da-ging kamu. Karana sabagi-mana kamu sudah taroh ang-gawta-anggawta tuboh kamu, salaku hamba-hamba, akan berbowat barang jang kidji dan kadjhatan atas kadjahat-an, bagini rupa hendaklah kamu pada sakarang ini taroh anggawta-anggawta kamu, sa-laku hamba-hamba adalet a-kan hal kasutjian.

Keasberry: Adapun aku burkata ini munurut adat manusia ulih subab kalumahan kaadaanmu: kurna sapurti kamu tulah munyurahkan anggota anggotamu itu akan dipurhamba ulih nujis dan kahajatan akan mumbuat kahajatan; maka dumkianlah juga skarang ini surahkanlah anggota anggotamu akan dipurhamba ulih kabunaran kapada kasuchian.

Leydekker Draft: TJara manusija 'aku kata, deri karana kalemahan daging kamu. Karana seperti kamu sudah djadikan segala 'anggawtamu 'akan deperhamba kabawah katjamaran, dan thoghjan datang kapada thoghjan, bagitu hendakhlah kamu sakarang djadikan segala 'anggawtamu 'akan deperhamba kabawah xadalet 'akan takhdis.

AVB: Aku menyampaikan perkara ini melalui istilah kehidupan manusia kerana kamu lemah dalam diri tabiimu. Sebagaimana dahulu kamu telah mempersembahkan bahagian-bahagian tubuhmu sebagai hamba kepada kekejian dan kedurjanaan yang sentiasa meningkat, maka sekarang kamu hendaklah mempersembahkan dirimu sebagai hamba kepada perbenaran yang membawa kepada penyucian.


TB ITL: Aku mengatakan <3004> hal ini secara manusia <442> karena <1223> kelemahan <769> kamu <5216>. Sebab <1063> sama seperti <5618> kamu telah menyerahkan <3936> anggota-anggota <3196> tubuhmu <5216> menjadi hamba <1401> kecemaran <167> dan <2532> kedurhakaan <458> yang membawa kamu kepada <1519> kedurhakaan <458>, demikian <3779> hal kamu <3936> <0> sekarang <3568> harus menyerahkan <0> <3936> anggota-anggota <3196> tubuhmu <5216> menjadi hamba <1401> kebenaran <1343> yang membawa kamu kepada <1519> pengudusan <38>. [<4561>]


Jawa: Bab iki dakpituturake cara manungsa awit saka karingkihanmu. Sabab kayadene kowe wus masrahake gegelitaning badanmu dadi baturing rereged lan duraka tumuju marang duraka, mangkono uga kowe saiki kudu masrahake gegelitaning badanmu dadi abdining kabeneran kang tumuju ing kasucen.

Jawa 2006: Bab iki dakpituturaké cara manungsa, awit kamanungsanmu kang ringkih. Sabab kayadéné kowé wis masrahaké gegelitaning badanmu dadi baturing jejember lan duraka tumuju marang kadurakan, mangkono uga kowé saiki kudu masrahaké gegelitaning badanmu dadi abdining kabeneran kang tumuju marang kasucèn.

Jawa 1994: Enggonku nganggo tuladha "budhak" kuwi supaya gampang koktampa. Biyèn kowé padha masrahaké badanmu sakojur dadi budhaké penggawé sing kotor lan duraka, kanggo nindakaké piala. Semono uga saiki, bareng wis dadi abdiné bebeneran, badanmu sakojur padha pasrahna kanggo lantaraning tumindak sing dadi keparengé Gusti Allah.

Jawa-Suriname: Para sedulur, supaya kowé bisa dunung kuwi mau, tak gambarké karo slaf. Awit wujuté kowé mbiyèn ya pada masrahké uripmu kaya slaf kanggo nglakoni sak wernané prekara sing kotor lan sing ora nggenah, selot suwi selot kebatyut. Mulané saiki uripmu kudu mbok pasrahké, kanggo nuruti sembarang sing bener, supaya uripmu bisa ndadèkké bungahé Gusti Allah.

Sunda: (Ku sabab pangarti aranjeun kurang, nu matak sim kuring make conto nu kumawula, supaya kaharti.) Bareto aranjeun sagemblengna jaradi kawula perkara-perkara anu kotor jeung jahat. Ayeuna oge kitu kudu gembleng jadi kawula, tapi ayeuna mah jadi kawula perkara-perkara nu bener, anu tujuanana mulya.

Sunda Formal: (Simkuring ngomong kieu teh make alam pikiran sapopoe bae, supaya gampang kaharti). Tadina, anggahota-anggahota badan aranjeun teh sina kumawula kana rereged jeung hirup rucah, nu matak jadi nambahan doraka. Ayeuna mah, sakujur badan teh kudu dipake ngabdi kana hal anu pibenereun, supaya jadi suci.

Madura: Sarrena sampeyan ce’ malaradda se ngarteya, kaula ngangguy to-conto pardunoran sopaja sampeyan agampangan ngarte. Gi’ dhimen sampeyan massra’agi aba’ sadajana menangka dunor ka sabarang se kotor sareng jahat kaangguy sod-maksod se jahat. Sapaneka jugan samangken, sampeyan kodu massra’agi aba’ sadajana menangka dunor kaangguy kasokanna Allah kaangguy sod-maksodda Allah se kusus.

Bauzi: Eho etei uba lab vameadaha bak lam um dam bakda labe ahu ubudat ozome meedume baleàhà bak labet modi ebe eho vahokedam im imbona nim uho taho ozobohudem biem bake eho ahit mei na teo modemda lamti aba im gagu modiamda lamti vàlu uba vouhome vameadam bak. Neham bak. Amu di iube um gi ubu uho modi baleàhà bak lam abo faina modelo àhàki ahulat ozodamna labe uba ootedam di um soa modealahana lam gi uledi ahate modem bak ba ladem vaba aam ahasbeam im ahebu meeda. Labi Alat gagu fi hasi vàmadi esuhu im zi lam vazidazi meeda. Um gi labihadam bohu meedam labe fai bak duali feà bak fuhu damat modem bak. Abo im gagu modiamda labe aho am na teo modemda laba im ootedam di aho uledi meedam bak lamti uloho bak. Lahana etei di nibe nasi uho labihasu meedam bak lam fa voedale. Gi um soa modealahana lam fa Ala bake lodahana ozomole. Abo ubu uho modi baleàhà bak lam abo um ahu adat modelo àhàki ozodamna labe uba ootedam bak lam fa veimdi uho gi fa im vamdesu uledi meedam tadele. Abo Alat Aba Aho ozoho bak lam fi hasi modi neàbodem bake labihadale.

Bali: Becikan tiang nganggen pangimba sane biasa, santukan pangresepan semetone kantun wimuda. Sane riin semeton nyerahang dewek semetone dados panjak kacemeran miwah kacorahan, buat nglaksanayang paindikan-paindikan sane corah. Kadi asapunika taler sane mangkin semeton patut nyuksrahang dewek semetone dados panjak paindikan-paindikan sane becik, buat nglaksanayang paindikan-paindikan sane kaledangin antuk Ida Sang Hyang Widi Wasa.

Ngaju: Awi kaharatin keton magon balemo, aku mahapan paribasa jipen uka labih murah akan keton haratie. Bihin keton manyarah arep keton lepah kilau jipen akan kare taloh je papa akan kare kahandak je papa. Kalote kea metoh toh keleh keton manyarah arep keton lepah kilau jipen akan kahandak Hatalla iete tantai akan kare kahandak Hatalla.

Sasak: Lantaran penenaoq side pade kurang gati, tiang kadu conto-conto mengenai hambe, adẽq side pade bau ngerti. Laẽq side pade sampun nyerahang bagian-bagian awakde sebagẽ panjak hal-hal saq kotor dait jahat. Hal nike jauq side pade tipaq maksut-maksut saq jahat. Maraq nike ẽndah mangkin side pade harus nyerahang awak side pade sebagẽ hambe saq tejariang kenaq lẽq arepan Allah. Hal nike jauq side pade tipaq penyucian.

Bugis: Nasaba makkumani lemmana pappéjeppummu, makkégunakka conto-conto angatangeng kuwammengngi nalebbi gampang mupahang. Riyolo muwabbéréyangngi alému selaku ata lao ri gau’-gau’ iya macarépaé sibawa majaé untu’ akkatta-akkatta majaé. Makkuwatoro makkekkuwangngé, sitinajako mabbéréyangngi sininna alému selaku ata lao ri élona Allataala untu’ akkatta-akkattana Allataala iya mapaccingngé.

Makasar: Nasaba’ sukkara’ sikali nupahang, ammakema’ pangngebarang mae ri nikanaya a’jari ata sollanna gampang nupahang. Riolo nupassareangi sikontu batangkalennu a’jari ata mae ri apa-apa ra’masaka siagang panggaukang ja’dalaka untu’ kaja’dallanga. Kamma tomminjo ri kamma-kammaya anne, musti nupassareangi sikontu batangkalennu a’jari ata mae ri ero’Na Allata’ala, untu’ anggaukangi ero’Na bawang Allata’ala.

Toraja: – Ma’kada to linona’ umpokadai te iannate tu belanna kalanggaranna pa’kaleammi. – Belanna susitu kamangkammi umpopengkaunan lesoan kalemi lako kamaruttakan sia kabulitukan umpabu’tu kabulitukan, susi dukamoto totemo popengkaunammi tu lesoan kalemi lako kamaloloan umpabu’tu kamaseroan.

Duri: Ia una kupake pangpasusian mengkaunan, dikua ammimadoi' mapahang. Susi tonna jolona mieloran to batang kalemi napukaunan penawa gaja'mi sola mangrupa-rupa kagajatan, susi toomi tee too la mipangben to batang kalemi mimengkaunan lako pakkaeloran-Na Puang Allataala ammituo susi to sipato'na tau mesan-Na Puang Allataala.

Gorontalo: Wau mopolele mayi lo pasali boti, sababu timongoli manusiya biyasa, donggo woluwo u i'ilangi to olimongoli. Odelo timongoli ma lohudu mao anggota lo batanga limongoli lowali wato lo dusa u mo'odelo ode u duruhaka, odito olo timongoli masatiya musi mohudu mao anggota lo batanga limongoli mowali wato lo obobanari u mo'odelo olimongoli ode tutumula u motu'ude wolo kohondaki lo Allahuta'ala.

Gorontalo 2006: Sababu huhamamu odito lulupuhu, watia lomake mai luluu-maduwala lopolowato alihu lebe gambangi timongoli mongalati. Muloololio mai timongoli helohudu batangamu lealeaatulo mao̒ odelo wato duo̒lo susuu-aliyaalo ukootolo wau u moleeto ode totoonulalo makusudu u moleeto. Odito olo botia, mamusi timongoli mohudu batanga lealeaatulo mao̒ odelo wato duo̒lo kahandaki lo Allahu Taa̒ala ode totoonulalo makusudu lo Allahu Taa̒ala utolo-tolomodu.

Balantak: Gause i kuu sian dongan minginti'i, mbaka' i yaku' mangaan ata' kada' dongan inti'ionmuu. Mbaripian i kuu nongorookon sampana wakamuu po'ata'onna giigii' wawau marere ka' ba'idek men mantakakon ka'idekan. Kasee koini'i i kuu tio mongorookon sampana wakamuu po'ata'onna upa men kana' men mantakakon tutuo' men molinas.

Bambam: Kahana tä'koa' madomi' si ussakka tula', nasuhum umpakeä' pehapangam diona kasabuasam anna mala madomi'a' umpähäm. Yolona umbehokoa' sakalebu kalemu naposabua' ingganna hupanna gau' sessu' anna pa'pogausam kadake, nasuhum tuttuam nababakoa' lako kakadakeam. Sapo' tentomai, la umbehokoa' sakalebu kalemu lako kamaloloanna Puang Allataala anna malakoa' naposabua' anna tubo maseho.

Kaili Da'a: Aku nompake porapa nggari katuwuta eo-eo ewa batua ala da'a makaja komi mangginjani patujuku, sabana pompaha komi danakura. Bopia komi nipobatua silaka sampe komi nompake sipa nu koromu nompowia to natantoru bo naja'a sampe pokainggumu nantambai naja'a. Tapi we'i-we'I komi kana mompake sipa nu koromu mompowia to nanoana sampe katuwu komi majadi magasa.

Mongondow: Lantaran mo'ikow nobodokpa, daí aku'oi moguman kon contoh tana'a simbaí mogampang komangalean monimu. Tungkuḷ intua mo'ikow noposarakan im bayongan awak monimu saḷaku ata mogaid kon soaáḷ mita inta mongoromuí bo mora'at sim makusud doman mora'at. Tuamai natua doman masai na'a, posarakaidon im bayongan awakmu saḷaku ata mogaid kon inta kino'ibog i Allah sim makusud mopia i Allah.

Aralle: Inde pohapangang tanda di kasabua'ang kupake anna malai maromi' ungnginsangnga' pepaturungku. Dolu naposabua'koa' dosa aka' umpabeia' kalaemu untuhu'i pampemala karakemu ang dai sihatang, lambi' tuhtuang karakea' pengkeromu. Noa tunne' dinoa, behoia' kalaemu dai' di Puang Alataala anna malakoa' mendahi sabua'na lambi' la maroho pengkeromu anna la masero katuhoammu.

Napu: Ngkora pandiriku ide kupake bona mamura kaniisana paturongku. Hangkoya napohawikau dosa, lawi watami nipogiangaa moula peundeana lalumi au kadake hai au bara hintoto, alana kakakadakeari babehiami. Mewali ide-ide, agina nihuhu watami i Pue Ala bona mewalikau hawiNa alana manoto mpuu babehiami hai malelaha wori tuwomi.

Sangir: Ual᷊ingu pěngangěnnang kamene wědang lome ute iạ mẹ̌pakẹu sasihing u pẹ̌tatahuěllang tadeạu nangělembo mal᷊ighạ i kamene makaěnna. Kal᷊amona i kamene němpěnarakangu kạguwạu watangeng i kamene kere ěllang su manga hal᷊ẹ̌ maral᷊amuhụ dingangu ral᷊aị baugu karaki raral᷊aị. Kerene lai orasẹ̌ ini, mal᷊owọko i kamene měmpanarakangu kạguwạu watangeng i kamene kere ěllang baugu kapulun Duata mẹ̌tatal᷊ahinon manga timonan Duata těntani.

Taa: Wali naka pei aku mamporapaka resi komi mangkonong to papolaong etu see komi majoli manasa ngkomi mangkonong batuanginya, apa anu etu masuli kojo resi komi. Wali tempo ruyu, komi mawali to papolaong nu dosa apa komi mangawaika koro ngkomi mangika palaong to makarika. Pasi kanjo’u-njo’u ojo tiduga-dugang kaja’a nu lengko to nuika ngkomi. Wali ewa nuika ngkomi seore mangawaika koro ngkomi mangika palaong to maja’a etu, ewa see seja si’i-si’i waika koro ngkomi mangika palaong to singkonong pei i Pue Allah pasi to masipato naika ntau to ojo i Pue Allah Puenya.

Rote: Hu ka nde emi malela ma beita dai fa de, au pake dede'a ata ndia, fo ana da'di natutu'duk esa soaneu emi, fo sue kande emi malelak sosoa-ndandaan lai-lai. Makahulu na tatao-nono'i manggenggeok ma tatao-nono'i mangalau kala, ala tao emi da'di ata soaneu tao tatao-nono'i mangalau kala. Leondiak boe besak ia, ela leo beena emi fe la'iesak emi so'da ma neu Manetualain fo da'di ata soaneu tunga hihii-nanaun.

Galela: Komagena so ngohi tosiade-ade maro o gilalo, sababu kanaga isusa nisihoda. Iqomaka ngini o moi-moi nia sininga ma rabaka sidago lo o moi-moi qangodu niaaaka gena nimasimaha la o nyafusu ma dorou niaaka, sidago lo niaaka de ma boloika. Komagena lo o orasi manena tanu ngini lo nimasimaha la o moi-moi itotiai gena niaaka, la ma ngale nia manara ma rabaka o kia niaaka maro o Gikimoi Awi nyawa masirete.

Yali, Angguruk: Hinindi uwan lahepma wenggel hawag ulug wirimangge fam seleg toho hiyag hisaruk lahi. Indam hininggik men hunuyug men siyahon amingmingangge amag ulug og itikipmu aren hininggik lisoho hunubaharukmu hare ane turuk latikip. Ketiya hininggik hunuyug pikir ane turukon amingmingangge atuk lit Allah ngi reg lit welamuhup ulug og Utuk lamuhup.

Tabaru: Sababu 'isusa niasahe, so tosi'ade-'ade de 'o gilaongo la 'igapangi niasahe. Ma sira ngini 'ania roese 'iodumu niodukula 'idadi gilaongo 'okia sonaa 'imedi-medirika de 'ito-torouka ma ngale kaniodemeki monga 'o dorou niodi-diai. Koge'enali mita ma 'orasi ne'ena, salingou 'ania roese 'iodumu niosisarakani 'igilaongo ma Jo'oungu ma Dutu 'awi mauka ma ngale duga ka gee 'itebi-tebinika.

Karo: Kupake perumpaman budak gelah murah iakapndu ngertikenca. Bagi nai iendeskenndu ringringndu jadi budak si nggesuh ras kejahaten guna ndalanken erbage-bage kejahaten bage me pe genduari arus iendeskenndu ringringndu jadi budak nandangi perbahanen si mehuli gelah kam nggeluh khusus guna Dibata saja.

Simalungun: Ruhut ni jolma ma huhatahon halani hagalekon ni daging nasiam. Ai songon na dob niondoskon nasiam pagori nasiam pambalosi bani habutakon ampa na so uhum, laho mangkorjahon na so uhum in, sonai ma nuan ondoskon nasiam pagori nasiam bani hapintoron, laho papansingkonsi.

Toba: Ruhut ni jolma ma huumpamahon ala ni hagaleon ni dagingmuna: Ai songon naung pinasahatmuna angka ruasmuna gabe pangoloi di hahodaron dohot di na so uhum, mangulahon na so uhum i; songon i ma pasahat hamu nuaeng angka ruasmuna tu hatigoran, laho pabadiahonsa.

Dairi: Kumarna ndotè ukur ndènè, codiin jelma mo kubakin asa melukah iarti kènè; rembang bagè perbollet diri ndènè ibaing kènè menguèi simellamun janah jahat, bagi ma mo nemmuken naing bolet berrèken kènè diri ndènè bagè hamba menguèi nipergeddo Dèbata mi simerkedekoon bai Dèbata.

Minangkabau: Dek karano utak angku-angku kurang manangkok, itu mangkonyo ambo mamakai ibaraik pabudakkan, supayo angku-angku labiah mudah untuak mangarati. Dawulu angku-angku manyarahkan diri angku-angku kaciyek-annyo, jadi budak untuak mangarajokan karajo-karajo kumuah nan badoso, sarato jo karajo jahek untuak mukasuik-mukasuik nan jahek. Jadi nan kiniko, andaknyo angku-angku sarahkan diri angku-angku kaciyek-annyo jadi budak, untuak mangarajokan kahandak Allah, untuak mukasuik-mukasuik Allah nan tasandiri.

Nias: Ube'e dumaduma zawuyu andrõ, ena'õ alio mõi ba dõdõmi. No milulu ami fefu mbõrõta sawuyu ba zi ta'unõ ba ba zi lõ sõkhi. Si manõ gõi iada'e, akha milulu sa'ae wa'aurimi fefu tobali sawuyu zomasi Lowalangi ba gohitõ dõdõ nihonogõi Lowalangi.

Mentawai: Kalulut tá bulat malabbei isaksak ka bagamui sikuakku, bailiu pasikat'akékungan nia kapupagugulenan, imalabbei imakolou ka bagamui. Siburú anupagugulet'akéan kam sangamberi laddou tubumui néné ipupagugulet'aké nia pulolinan sambat pukakataí, ka siripokat sipinaatunia sikataí. Oto kisedda leú te kineneiget, bulé nusegé'aké kam sangamberi laddou tubumui, bulé imasipunenan tubumui, iei ka siripokat obaket bagat Taikamanua.

Lampung: Mani daya tangkapmu lemoh nihan, nyak makai cuntoh-cuntoh perumpamaan tentang jelma sai ngebantu in lebih mudah keti ngerti. Tumbai keti nyerahko dirimu sunyinni sebagai jelma sai ngebantu bagi hal-hal sai kamak rik sai jahat untuk maksud-maksud sai jahat. Injuk reno tano, hagani keti nyerahko diri seluruhni sebagai jelma sai ngebantu bagi kehaga-Ni Allah untuk maksud-maksud-Ni Allah sai khusus.

Aceh: Sabab daya pike gata that-that leumoh, ulôn peuguna tambeh-tambeh keunamiet mangat leubeh gata muphom. Yoh watée ilée gata peujok droe bansaboh tuboh gata sibagoe namiet keu hai-hai nyang kutoe dan nyang jeuhet keu meukeusut-meukeusut nyang jeuhet teuma. Meunan cit bak watée nyoe, bah kheueh gata jok bansaboh tuboh gata sibagoe hamba lagée nyang geukeuheundak lé Allah keu meukeusut-meukeusut Allah nyang khusos.

Mamasa: Ummalana' pa'rapanan sabua' untetteranangkoa' inde kara-kara mendewatannae anna malara madommi' mupekalembasan. Yolona ussorongkoa' kalemu naposabua' ma'rupa-rupa gau' meko'do'-ko'do' anna gau' kadake, napolalan tuttuan mandalangkoa' tama kakadakean. Sapo temo, la ussorongkoa' kalemu lako Puang Allata'alla naposabua' umpogau' kamaloloan ammu malara tuo masero.

Berik: Ai surta aaiserem ai tulistababili kata-kata waakenfer aaiserem jeme enggalfe aamei waakenfer igama sarbif, aam temawer imna ini gemerje, jei weren-werna. Gwanan jes galapserem aamei etam-etama kapkaiserem ima eyebunant tafam, tofem, nwem, ane aaremem, ane aamei waakenfer ijama gweyan. Jengga namwer aas jepserem, imna tafa, tof, nwe, ane aarem ga waakenaiserem aam ga jetefener isa eyebili, ane waakenfer isa gwena.

Manggarai: Le gejék de manusia aku curup ho’o, ai toé danga pamot le méu. Cama ného méu poli condo wekis te ciri mendi de ndékok agu itang, ata dadé méu nggere-oné itang, nenggitu kolé méu te ho’on, paka condo wekis ciri mendi te pandé molor ata dadé méu nggere-oné selamak.

Sabu: Rowi ne lua tada mu do mina harre ne worawwu keloe, ta pake ko ri ya ne telia-telia jhara lua penaannu-anni, mita ie mu ta henginga ne tada. Rai do uru he, do jhole ke ri mu hari heddau ne ngi'u mu mii naannu lai-lai do ra'i do tongo nga do woapa tu lua pedabbho do apa do kerewe ne. Mina harre lema pa dhara awe nadhe do jhamma ke mu ta jhole ne ngi'u mu hari heddau, mii naannu tu lua ddhei Deo, jhe do petone wata ke pa lua pedabbho-lua pedabbho Deo we.

Kupang: Beta omong ni, pake conto hari-hari dari bos deng budak, ko bosong gampang mangarti beta pung maksud. Dolu bosong sarakan bosong pung diri jadi budak ko bekin sala, yang bawa bosong ko jadi kamomos, iko Musa pung Atoran. Ma sakarang bosong musti sarakan bosong pung diri jadi budak ko cuma idop bekin yang batúl sa, yang bawa bosong ko jadi barisi di Tuhan pung muka.

Abun: Nin bi sukjimnut yo nggiwa but sukdu gato ji ki ré sisu ndo nde, sane anato ji gwat sukamno subot suk gato nin dakai jam re, subere nin but sukdu ré ndaf re. Suga nyim ne nin bi nin nggwa tepsu pakwerut wa nin ben suksiri si sukdaret ket nin í, ben sato sukibit jom nin re. Nin bi nin gro e, nin syim e, nin gwes e ne wa ben suksiri si sukibit ne su sane sane sor, kom mo rut sa, nin ben sukibit mwa wai o re. Sane su ré yo, nin bi nin gro e, nin syim e, nin gwes e ne, nin bi nin nggwa ne sino tepsu pakwerut wa benbot suk gato tepsu Yefun Allah mit ne sor. Sane bere kom mo rut, nin ben suk gato Yefun Allah dakai fro wa nin ben ne sor re.

Meyah: Mar ongga didif dimfesij rot insa kef bera erek mar ongga orocunc gu iwa jeskaseda idou ebriyi rot koisoisa osok gij efen ofou. Jeska idou efesi erek enahais joug mar ongga oska enesi. Sis fob iwa yugif gu mar ongga oska jera mar ongga ofogog ongga angh gij idou efesi odudu deika ojgomuja erek osnok egens ougif gu efen ebirfaga ojgomuja. Jefeda ebeibeyaif didif duis gu iwa jeskaseda iwa yugif gu mar ongga erek oufamofa ojgomu erek osnok egens ongga ougif gu efen ebirfaga. Jeska mar koma bera ongga orocunc iwa erek rusnok ongga rudou ebsi komowa.

Uma: Lolita rapa'-ku toe kupake' bona mojoli nipaha tudui'-ku. Ri'ulu-koi napobatua jeko', apa' nipelele' woto-ni mpotuku' kahinaa-ni to dada'a pai' to uma tumotoa, alaa-na dada'a mpu'u kehi-ni. Wae wo'o tempo toi, tonu woto-ni hi Alata'ala bona koi' jadi' batua-na. Ka'omea-na mpai' monoa' mpu'u-mi kehi-ni pai' moroli' katuwu'-ni.

Yawa: Ananeneae arove umaso mamo syo raura wasai indamu maweso wananta sya ananyaowe rai. Wusyinoe wapo wasanasine raunanto ayao kakai rai indamu watavondi ama bekero ngkakainoanive rai, weti wapa ana wadave mamo nggwambe muno mamun dave. Weramu soamo syare wapo wasanasine raunanto wapanapatambe Amisye obo ai, indamu wapa ana wadave mamo mamaisy muno ngkakavimbe.


NETBible: (I am speaking in human terms because of the weakness of your flesh.) For just as you once presented your members as slaves to impurity and lawlessness leading to more lawlessness, so now present your members as slaves to righteousness leading to sanctification.

NASB: I am speaking in human terms because of the weakness of your flesh. For just as you presented your members as slaves to impurity and to lawlessness, resulting in further lawlessness, so now present your members as slaves to righteousness, resulting in sanctification.

HCSB: I am using a human analogy because of the weakness of your flesh. For just as you offered the parts of yourselves as slaves to moral impurity, and to greater and greater lawlessness, so now offer them as slaves to righteousness, which results in sanctification.

LEB: (I am speaking in human terms because of the weakness of your flesh.) For just as you presented your members [as] slaves to immorality and lawlessness, [leading] to lawlessness, so now present your members [as] slaves to righteousness, [leading] to sanctification.

NIV: I put this in human terms because you are weak in your natural selves. Just as you used to offer the parts of your body in slavery to impurity and to ever-increasing wickedness, so now offer them in slavery to righteousness leading to holiness.

ESV: I am speaking in human terms, because of your natural limitations. For just as you once presented your members as slaves to impurity and to lawlessness leading to more lawlessness, so now present your members as slaves to righteousness leading to sanctification.

NRSV: I am speaking in human terms because of your natural limitations. For just as you once presented your members as slaves to impurity and to greater and greater iniquity, so now present your members as slaves to righteousness for sanctification.

REB: (to use language that suits your human weakness). As you once yielded your bodies to the service of impurity and lawlessness, making for moral anarchy, so now you must yield them to the service of righteousness, making for a holy life.

NKJV: I speak in human terms because of the weakness of your flesh. For just as you presented your members as slaves of uncleanness, and of lawlessness leading to more lawlessness, so now present your members as slaves of righteousness for holiness.

KJV: I speak after the manner of men because of the infirmity of your flesh: for as ye have yielded your members servants to uncleanness and to iniquity unto iniquity; even so now yield your members servants to righteousness unto holiness.

AMP: I am speaking in familiar human terms because of your natural limitations. For as you yielded your bodily members [and faculties] as servants to impurity and ever increasing lawlessness, so now yield your bodily members [and faculties] once for all as servants to righteousness (right being and doing) [which leads] to sanctification.

NLT: I speak this way, using the illustration of slaves and masters, because it is easy to understand. Before, you let yourselves be slaves of impurity and lawlessness. Now you must choose to be slaves of righteousness so that you will become holy.

GNB: (I use everyday language because of the weakness of your natural selves.) At one time you surrendered yourselves entirely as slaves to impurity and wickedness for wicked purposes. In the same way you must now surrender yourselves entirely as slaves of righteousness for holy purposes.

ERV: I use this example from everyday life because you need help in understanding spiritual truths. In the past you offered the parts of your body to be slaves to your immoral and sinful thoughts. The result was that you lived only for sin. In the same way, you must now offer yourselves as slaves to what is right. Then you will live only for God.

EVD: I explain this by using an example that people know. I explain it this way because it is hard for you to understand. In the past you offered the parts of your body to be slaves to sin and evil. You lived only for evil. In the same way now you must give yourselves to be slaves of goodness. Then you will live only for God.

BBE: I am using words in the way of men, because your flesh is feeble: as you gave your bodies as servants to what is unclean, and to evil to do evil, so now give them as servants to righteousness to do what is holy.

MSG: I'm using this freedom language because it's easy to picture. You can readily recall, can't you, how at one time the more you did just what you felt like doing--not caring about others, not caring about God--the worse your life became and the less freedom you had? And how much different is it now as you live in God's freedom, your lives healed and expansive in holiness?

Phillips NT: (I use an everyday illustration because human nature grasps truth more readily that way.) In the past you voluntarily gave your bodies to the service of vice and wickednessfor the purposes of evil. So, now, give yourselves to the service of righteousnessfor the purpose of becoming truly good.

DEIBLER: I am illustrating what I say by talking about slavery because your human nature prevents you from understanding spiritual truth easily. In the past you willingly did the immoral and unlawful things that your minds compelled your bodies to do [MET], just like slaves do what their masters compel them to do. As a result you did even more unlawful things. Now, you need to willingly allow your minds to compel your bodies to act righteously, [MET] in order that you will behave in a holy/pure way.

GULLAH: A da taak dis way ta oona bout slabe an massa dem, cause dat mo easy fa people fa ondastan. Oona nyuse fa gii all paat ob oona life fa be slabe fa do mo an mo ob all kind ob wickity an dorty ting wa been dey een ya haat. Same way so, now ya mus pit ebry paat ob ya life straight wid God, fa lib like e people fa true.

CEV: I am using these everyday examples, because in some ways you are still weak. You used to let the different parts of your body be slaves of your evil thoughts. But now you must make every part of your body serve God, so that you will belong completely to him.

CEVUK: I am using these everyday examples, because in some ways you are still weak. You used to let the different parts of your body be slaves of your evil thoughts. But now you must make every part of your body serve God, so that you will belong completely to him.

GWV: I’m speaking in a human way because of the weakness of your corrupt nature. Clearly, you once offered all the parts of your body as slaves to sexual perversion and disobedience. This led you to live disobedient lives. Now, in the same way, offer all the parts of your body as slaves that do what God approves of. This leads you to live holy lives.


NET [draft] ITL: (I am speaking <3004> in human terms <442> because of <1223> the weakness <769> of your <5216> flesh <4561>.) For <1063> just <5618> as you <3936> once presented <3936> your <5216> members <3196> as slaves <1401> to impurity <167> and <2532> lawlessness <458> leading to <1519> more lawlessness <458>, so <3779> now <3568> present <3936> your <5216> members <3196> as slaves <1401> to righteousness <1343> leading to <1519> sanctification <38>.



Studi lengkap, lihat: Alkitab SABDA.

 <<  Roma 6 : 19 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2019
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Single Panel

Laporan Masalah/Saran