Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [ENDE]     [PL]  [PB] 
 <<  Yohanes 18 >> 

V. SENGSARA, WAFAT DAN KEBANGKITAN JESUS JESUS DICHIANATI JUDAS DAN DITANGKAP

1Setelah bersabda demikian, Jesuspun keluar bersama para muridNja, dan pergi keseberang sungai Kedron. Ada disitu suatu taman, dan Jesus masuk ketaman itu bersama dengan murid-muridNja.

2Tetapi Judas jang hendak menjerahkanNja, tahu djuga akan tempat itu, sebab Jesus atjapkali berkumpul disitu dengan para muridNja.

3Maka datanglah Judas kesitu dengan sepasukan pradjurit dan hamba-hamba dari para imam-imam besar dan orang-orang parisi, lengkap dengan suluh, lentera dan sendjata.

4Adapun Jesus jang tahu segala jang akan menimpa DiriNja, tampil kemuka dan berkata kepada mereka: Siapakah jang kamu tjahari?

5Djawab mereka: Jesus dari Nazaret. Udjar Jesus: Akulah Dia. Judas, pengchianat itu, berdiri djuga disitu bersama-sama dengan mereka.

6Baru sadja Jesus berkata: "Akulah Dia", maka undurlah mereka dan rebah ketanah.

7Sekali lagi Jesus bertanja: Siapakah jang kamu tjahari? Sahut mereka: Jesus dari Nazaret.

8Udjar Jesus pula: Sudah Kukatakan Akulah Dia. Djika Aku jang kamu tjahari, biarkanlah mereka ini pergi.

9Demikian terlaksana jang pernah dikatakanNja, jakni: dari mereka jang Kauserahkan kepadaKu, tak seorangpun jang Kuhilangkan.

10Adapun Simon Petrus membawa suatu pedang. Dihunusnja pedang itu dan diparangkannja kepada hamba imam agung dan mengudung telinga kanannja. Nama hamba itu Malkus.

11Berkatalah Jesus kepada Petrus: Sarungkanlah pedangmu; bukankah harus Aku minum piala jang diberikan oleh Bapa kepadaKu?

JESUS DIHADAPAN IMAM AGUNG, PENJANGKALAN PETRUS

12Maka pasukan beserta panglima dan hamba-hamba Jahudi itu menangkap dan mengikat Jesus.

13Mereka membawaNja mula-mula kepada Anas, sebab dia menantu Kaifas, pendjabat imam agung tahun itu.

14Kaifas inilah jang pernah mengandjurkan, katanja: Lebih baik satu orang mati untuk seluruh kaum.

15Simon Petrus dan seorang murid lain lagi mengikut Jesus. Murid jang lain itu kenalan imam agung dan ia masuk dengan Jesus kedalam istana imam agung,

16dan Petrus tinggal diluar dekat pintu. Kemudian murid, kenalan imam agung itu, keluar kembali dan bertjakap dengan wanita pendjaga pintu, lalu Petrus dibawanja masuk.

17Berkatalah wanita itu kepada Petrus: Bukankah engkaupun murid Orang itu? Djawab Petrus: Aku tidak.

18Sebab hawa dingin waktu itu, maka para laskar dan hamba-hamba memasang api arang disitu dan mereka berdiri berdiang keliling. Petruspun berdiri berdiang bersama mereka.

19Sementara itu Jesus ditanjai oleh imam agung tentang murid-muridNja dan adjaranNja.

20Jesus mendjawab kepadanja: Selalu Aku berbitjara dengan terus-terang kepada dunia, mengadjar dalam sinagoga-sinagoga dan kenisah, tempat semua orang Jahudi berkumpul. Tak pernah Aku mengadjar dengan sembunji.

21Mengapa engkau bertanja kepada Aku? Tanjalah kepada mereka, jang telah mendengar, apa jang telah Kubitjarakan kepada mereka. Tentu mereka tahu apa jang telah Kuadjarkan.

22Sesudah berbitjara demikian, seorang hamba jang berdiri dekat menamparNja serta berkata: Begitukah Engkau mendjawab kepada imam agung?

23Sahut Jesus kepadanja: Djikalau salah perkataanKu itu buktikanlah kesalahannja; tapi djikalau benar, mengapa engkau menampar Aku?

24Lalu Anas menjuruh rantaikan Jesus dan bawa kepada Kaifas, imam agung itu.

25Sedang Simon Petrus masih berdiri berdiang, berkatalah seorang kepadanja: Bukankah engkau djuga muridNja? Ia menjangkal pula, katanja: Aku tidak.

26Lalu seorang hamba imam agung jang berkeluarga dengan hamba jang dikudung telinganja oleh Petrus, berkata kepadanja: Bukankah engkaupun kulihat bersama dengan Dia dalam taman itu?

27Tetapi Petrus menjangkal kembali, dan ketika itu ajampun berkokok.

JESUS DIHADAPAN PILATUS

28Pada pagi-pagi mereka menghantar Jesus dari rumah Kaifas keistana wali negeri, tetapi mereka sendiri tidak masuk kedalam istana, supaja djangan kena nadjis dan boleh makan Paska.

29Sebab itu Pilatus keluar menghadapi mereka dan berkata: Apakah tuduhanmu terhadap Orang ini?

30Djawab mereka: Sekiranja Ia bukan pendjahat, tentu kami tidak menjerahkan Dia kepadamu.

31Udjar Pilatus: Hendaklah kamu mengambil Dia dan mengadili Dia menurut hukum kamu sendiri. Kata orang-orang Jahudi itu: Tak ada hak pada kami mendjatuhkan hukuman mati atas seorang.

32Demikianlah telah terpenuhi perkataan Jesus, jang menjatakan bagaimanakah tjara Ia akan mati kelak.

33Lalu Pilatus masuk kedalam istana kembali dan dipanggilnja Jesus serta berkata kepadaNja: Adakah Engkau radja orang Jahudi?

34Djawab Jesus: Dari dirimu sendirikah itu engkau katakan, atau ada orang lain mengatakan itu kepadamu tentang Aku?

35Sahut Pilatus: Adakah aku seorang Jahudi? BangsaMu dan imam-imam besar telah menjerahkan Engkau kepadaku: Apakah jang telah Kauperbuat?

36Djawab Jesus: KeradjaanKu bukan termasuk dunia ini. Sekiranja keradjaanKu dari dunia ini, tentu laskarKu sudah berdjuang membela Aku, supaja djangan Aku diserahkan ketangan orang Jahudi. Akan tetapi keradjaanKu bukan dari sini.

37Udjar Pilatus: Djadi Engkau benar-benar radja? Djawab Jesus: Betul katamu itu: Aku ini radja. Dan inilah maksudnja Aku lahir dan datang kedunia, jakni: supaja Aku memberi kesaksian tentang kebenaran. Barang siapa berasal dari kebenaran, dia mendengarkan suaraKu.

38Kata Pilatus: Apakah kebenaran itu? Sesudah berkata demikian, Pilatus keluar lagi menghadapi orang-orang Jahudi dan berkata kepada mereka: Tak ada kesalahan sedikitpun kudapati padaNja.

39Adapun pada hari raja biasanja kulepaskan bagimu salah seorang: maukah kamu kulepaskan Radja-orang-Jahudi bagimu?

40Maka berteriaklah mereka: Djangan Dia, melainkan Barabas. Adapun Barabas itu ialah seorang penjamun.



 <<  Yohanes 18 >> 


Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2019
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Single Panel

Laporan Masalah/Saran