Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [KARO]     [PL]  [PB] 
 <<  1 Korintus 15 : 54 >> 

Karo: Dage kenca si ermasap-masap dingen si banci mate e nggo makeken si la banci ermasap-masap dingen si la banci mate, maka seh me si tersurat i bas Pustaka Si Badia, "Kematen nggo itelen, kemenangen nggo seh."


AYT: Ketika yang dapat binasa ini mengenakan yang tidak dapat binasa, dan yang dapat mati ini mengenakan yang tidak dapat mati, maka genaplah firman yang telah tertulis: "Kematian sudah ditelan dalam kemenangan."

TB: Dan sesudah yang dapat binasa ini mengenakan yang tidak dapat binasa dan yang dapat mati ini mengenakan yang tidak dapat mati, maka akan genaplah firman Tuhan yang tertulis: "Maut telah ditelan dalam kemenangan.

TL: Tetapi apabila keadaan yang akan binasa ini sudah memakai keadaan yang tiada akan binasa, dan peri yang akan mati ini sudah memakai peri yang tiada akan mati, baharulah akan sampai kelak perkataan yang tersurat ini: Bahwa maut sudah ditelan di dalam kemenangan.

MILT: Dan bilamana yang fana ini telah mengenakan kebakaan dan yang tunduk pada kematian ini telah mengenakan keabadian hidup, maka akan tergenapilah firman yang telah tertulis, "Maut telah ditelan dalam kemenangan."

Shellabear 2010: Jika apa yang dapat binasa ini sudah mengenakan apa yang tidak dapat binasa, dan apa yang akan mati ini sudah mengenakan apa yang tidak dapat mati, barulah akan terbukti kebenaran firman yang telah tertulis ini, "Maut telah ditelan dalam kemenangan.

KS (Revisi Shellabear 2011): Jika apa yang dapat binasa ini sudah mengenakan apa yang tidak dapat binasa, dan apa yang akan mati ini sudah mengenakan apa yang tidak dapat mati, barulah akan terbukti kebenaran firman yang telah tertulis ini, "Maut telah ditelan dalam kemenangan.

Shellabear 2000: Jika apa yang dapat binasa ini sudah mengenakan apa yang tidak dapat binasa, dan apa yang akan mati ini sudah mengenakan apa yang tidak dapat mati, barulah akan terbukti kebenaran Firman yang telah tersurat ini, “Maut telah ditelan dalam kemenangan.

KSZI: Setelah ini berlaku, terbuktilah firman: &lsquo;Maut telah ditelan dalam kemenangan.&rsquo;

KSKK: Apabila yang dapat binasa mengenakan hidup yang tidak dapat binasa, dan keadaan yang dapat mati mengenakan yang tidak dapat mati, akan digenapi sabda Kitab Suci: Maut telah ditelan oleh kemenangan.

WBTC Draft: Jadi, tubuh yang akan binasa akan membungkus dirinya sendiri dengan yang tidak akan binasa. Dan tubuh yang mati akan membungkus dirinya dengan yang tidak dapat mati. Dengan demikian, terjadilah firman yang tertulis ini, "Kematian sudah ditelan dalam kemenangan."

VMD: Jadi, tubuh yang akan binasa akan membungkus dirinya sendiri dengan yang tidak akan binasa. Dan tubuh yang mati akan membungkus dirinya dengan yang tidak dapat mati. Dengan demikian, terjadilah firman yang tertulis ini, “Kematian sudah ditelan dalam kemenangan.”

AMD: Ketika tubuh yang dapat binasa ini memakai tubuh yang tidak dapat binasa, dan tubuh yang fana ini memakai tubuh yang tidak fana, maka terjadilah apa yang tertulis di dalam Kitab Suci: “Kematian sudah ditelan dalam kemenangan.”

TSI: Jadi, waktu tubuh kita yang bisa mati itu diganti dengan tubuh yang tidak bisa mati, tepatlah firman yang tertulis ini, “Kuasa kematian sudah dikalahkan, dan kita sudah menang!”

BIS: Kalau tubuh yang dapat mati sudah diganti dengan tubuh yang tidak dapat mati, dan tubuh yang dari dunia sudah diganti dengan tubuh yang dari surga, pada waktu itu barulah terjadi apa yang tertulis dalam Alkitab, "Kematian sudah dibasmi; kemenangan sudah tercapai!"

TMV: Apabila tubuh yang fana sudah diganti dengan tubuh yang abadi, dan tubuh yang akan mati sudah diganti dengan tubuh yang tidak dapat mati, maka berlakulah apa yang tertulis di dalam Alkitab, "Kematian sudah dilenyapkan, dan kemenangan sudah tercapai!"

BSD: Kalau itu sudah terjadi barulah terjadi juga apa yang tertulis dalam Kitab Suci: “Kematian sudah dihancurkan, kemenangan telah dicapai.

FAYH: Pada saat hal ini terjadi, akan genaplah firman Allah yang berbunyi, "Maut telah ditelan dalam kemenangan."

ENDE: Djadi, setelah jang dapat binasa mengenakan keadaan jang tidak dapat binasa, dan jang dapat mati mengenakan keadaan jang tidak dapat mati, maka terpenuhilah sabda jang tertulis ini: Maut telah ditelan dalam kemenangan,

Shellabear 1912: Tetapi apabila yang kebinasaan ini sudah memakai peri yang tiada kebinasaan, dan yang akan mati ini sudah memakai peri yang tiada mati, maka barulah akan disampaikan kelak perkataan yang tersurat ini, "Bahwa maut ditelan dalam kemenangan."

Klinkert 1879: Maka apabila jang pana' ini telah berpakaikan jang baka' dan jang kamatian ini telah berpakaikan jang tabolih mati itoe, pada masa itoelah akan djadi genap perkataan ini, jang terseboet dalam alKitab: "Bahwa maut telah ditelan dengan kamenangan."

Klinkert 1863: Maka kapan jang boesoek ini soedah pake jang tiada boesoek itoe, dan jang kamatian ini soedah pake jang tiada mati itoe, pada masa itoe nanti djadi jang ada tersoerat: {Yes 25:8; Hos 13:14; Ibr 2:14} "Bahoewa maut itoe soedah ditelen dengan kamenangan."

Melayu Baba: Ttapi bila yang nanti binasa ini sudah pakai hal t'ada binasa, dan yang nanti mati ini sudah pakai hal yang t'ada mati, itu ktika bharu-lah jadi sperti itu perkata'an yang ada tersurat, "Kmatian sudah kna tlan dalam kmnangan."

Ambon Draft: Dan manakala ka; ada; an jang kabinasa; an ini, sudah berpakekan jang tijada kabi-nasa; an, dan ka; ada; an jang kamatian ini, sudah berpake-kan jang tijada kamatian itu, bagitu djuga akan djadi per-kata; an, jang tersurat itu: "Mawt sudah tertalan akan kamenangan."

Keasberry: Maka dumkianlah apabila yang kabusukkan itu tulah mumakie yang tiada busuk itu, dan yang kamatian ini tulah mumakie yang tiada mati itu, maka tutkala itulah kulak akan munjadi gunap purkataan yang tulah tursurat itu, Bahwa maut itu tulah ditulankan dungan kamunangan.

Leydekker Draft: Dan manakala barang jang karusakan 'ini 'akan habis meng`enakan barang jang tijada karusakan, dan barang jang kamatijan 'ini 'akan habis meng`enakan barang jang tijada kamatijan, tatkala 'itu djadi ganap perkata`an 'itu jang sudah tersurat: mawt sudah tertalan, sahingga habis termenang.

AVB: Setelah ini berlaku, terbuktilah firman: “Maut telah ditelan dalam kemenangan.”


TB ITL: Dan <1161> sesudah yang dapat binasa <2349> ini <5124> mengenakan <1746> yang tidak dapat binasa <110> dan yang dapat mati ini mengenakan yang tidak dapat mati, maka <5119> akan genaplah <1096> firman <3056> Tuhan yang tertulis <1125>: "Maut <2288> telah ditelan <2666> dalam <1519> kemenangan <3534>. [<3752>]


Jawa: Lan sawise kang kena ing rusak iki ngrasuk kang ora kena ing rusak, sarta kang kena ing pati iki ngrasuk kangora kena ing pati, ing kono bakal kayektenan pangandikaning Pangeran kang tinulis, wiraose: “Pati wus kalebur ing kaunggulan.”

Jawa 2006: Lan sawisé kang kena ing rusak iki ngrasuk kang ora kena ing rusak, sarta kang kena ing pati iki ngrasuk kang ora kena ing pati, ing kono bakal kayektènan pangandikaning Pangéran kang tinulis, suraosé, "Pati wis kalebur déning kaunggulan."

Jawa 1994: Lan yèn samubarang sing kena ing rusak mau wis ngrasuk sipat langgeng, lan apa sing bakal mati kuwi wis ngrasuk sipat ora kena ing pati, ing kono bakal kelakon pangandikané Kitab Suci sing mengkéné: "Pati wis ditelukaké, lan kaunggulané ing ngatasé pati wis sampurna."

Jawa-Suriname: Nèk kuwi wis klakon tenan, dadiné keturutan tembungé Kitab sing uniné ngéné: “Pati wis diuntal karo kamenangané Gusti Allah.”

Sunda: Sanggeus hal eta kajadian, sanggeus anu sipatna teu langgeng dirobah jadi langgeng, bakal bukti anu ditulis dina Kitab Suci, "Maot geus dibasmi. Kaunggulan geus beunang!"

Sunda Formal: Di mana anu kagenggem ku Ajal Pati geus ucul ti Ajal Pati, di mana anu keuna ku paeh geus teu keuna ku paeh, harita laksana ungeling Kitab Suci anu kieu: ‘Ajal Pati geus dilegleg ku kaunggulan.

Madura: Mon badan se bisa mate ampon egante’e badan se ta’ bisa mate, ban badan se dhari dunnya ampon egante’e badan se dhari sowarga, e bakto ganeka buru kalakon ponapa se esebbuttagi e dhalem Alketab, "Pate la epamosna; kamennangan la ekaolle!"

Bauzi: Labi im ek damat modesuidam so fa veimdedume so eloi koeili setem gikina abo labahana fa modesuidume neàdehezobe meit Alat Vameadaha Im Toedahana aham di iube nehi fet toeme esuhuna lam ab imbodemam tame. “Damat elodam bak lam Alat ab modi vaitoi seteham tame. Ba elodam bak vi modem kaio.” Lahame labihasu toeme esuhu im lam ame di labe ab modi imbodemam tame.

Bali: Duaning punika sasampune sane jaga rusak puniki ngrangsuk pangangge sane tan sida rusak miwah sane nyidayang padem sampun ngrangsuk pangangge sane tan nyidayang padem, irika pacang tegep kecap Cakepan Sucine sane kasurat asapuniki: “Sang Pati sampun kaon, Sang Menang sampun unggul.”

Ngaju: Amon biti je tau matei ingganti hapan biti je dia tau matei, tuntang biti je bara kalunen jari ingganti hapan biti je bara sorga, hong katika te harue manjadi taloh je inyurat huang Surat Barasih, "Pampatei jari mahalau; kamanang jari sampai!"

Sasak: Lamun awak saq iniq ninggal sampun tegentiq siq awak saq ndẽq iniq ninggal, dait awak saq lẽman dunie sampun tegentiq siq awak saq lẽman sorge, lẽq waktu nike baruq telaksane napi saq tetulis lẽq dalem Kitab Suci, "Kematẽan sampun temusnahang; kemenangan sampun dateng!"

Bugis: Rékko watakkalé iya weddingngé maté purani risulléi iya dé’é nawedding maté, sibawa watakkalé iya polé ri linoé purani risulléi watakkalé iya polé ri surugaé, ri wettuénnaro nakajajiyang aga iya tarokié ri laleng Kitta’é, "Purani ripallennye’ amaténgngé; rilolongenni apakalangngé!"

Makasar: Punna nisambeimo tubu akkullea mate siagang tubu tenaya nakkulle mate, siagang anne tubu battua ri lino nisambeimi siagang tubu battua ri suruga, anjo wattua nampami kajariang apa niaka tattulisi’ lalang ri Kittaka angkanaya, "Le’ba’mi nipattaena kamateanga; nigappami ammetaya!"

Toraja: Apa ianna angkarammi tampa la sanggang tu tang sanggangna, sia ianna angkarammi tampa la mate tu tang la matena, maneri nalambi’ te kada disura’, nakua: Naampello’mo kapataloan tu kamatean.

Duri: Ianna mangkamo joo, mane'ri jaji to diuki' lan Sura' Allataala kumua, "Mangkamo ditaloi to kuasa kamatean, te'damo nalamate to tau!"

Gorontalo: Wawu tou u binasa boti ma leganti lo u kakali wawu u mowali mate boti ma leganti lo u dila mowali mate, ma meganapu Pirimani u tula-tulade to kitabi odiye, ”Mawutu ma diduluwo; usalamati ma ledungga.

Gorontalo 2006: Wonu batanga u mowali mate matiluloa̒ wolo batanga udiilalo mate, wau batanga u monto dunia matiluloa̒ wolo batanga ulonto sologa, tou̒ boito bolo motoduwolo mai wolo u tulatulade todelomo Kitabi, "Opopate mapilopo diaaluo; ohohaama mai̒lo dungga!"

Balantak: Ka' moko daa men kobaraba'ian bolosion men daa sian kobaraba'ian, ka' men sida lapus bolosion men daa sianmo lapus, kasi isian ee'na Wurungna Tumpu men nitulis koi kani'imari: “Kolapusan ia rungku'imo Tumpu.”

Bambam: Maka' puham dibala'i inde bätä puntinta to la mate anna la bosi, la dibala'i bätä punti tala mate anna tala bosi, iya etapi too mane ganna'i indo puha tisuha' illaam Battakada Debata naua: "Kende'um kapataloam aka dipa'deim kamateam."

Kaili Da'a: Pade ane koro to mamala mamate bo mapopo rasambei ante koro toda'a mana mamate bo mapopo, kana madupa tesa to nitulisi riara Buku Nagasa iwe'i: "Nipakaopumo kamatea! Padagimo Alatala!

Mongondow: Aka awak inta mato-matoi na'a binaḷuiandon in awak inta diaí mato-matoi, bo awak inta nongkon dunia na'a baḷuiandon in awak inta nongkon soroga, daí kowakutu in tatuatadon bo mobalií onu inta pinais kom bonu im Buk Mosuci nana'a, "Popatoi ain sinaḷow, ka'untungan no'uliídon!"

Aralle: (15:53)

Napu: (15:53)

Sangir: Kereu wadang lụate seng něluheng badang ta lumaate, ringangu wadang kụ bọu dunia e seng něluhen kakakoạu wadang kụ bọu sorga e, ute su tempo ene buhụewe naghanapẹ̌ kere mạbawohẹ su ral᷊ungu Winohẹ Susi u, "Papate seng kinawatạ; kal᷊auntung seng nikahombangeng!"

Taa: Wali tempo lemba ntau to mate to room naboo yau rawali mawali koro to tamo daboo yau, pasi tempo koro ngkita to tiroo maya mate si’i rawali mawali koro to tamo mate, tempo etu semo tibanang gombo to ratulis yami ri raya ntuntu i mPue Allah, to manganto’o, “Kapate room napakapura i mPue Allah kuasanya, wali see naka kita menang.”

Rote: Metema ao paak fo manamate basa ka, nananggatik ninik ao paak fo ta hapu mate fan, ma ao paak maneme daebafa ka, nananggati basak ninik ao paak fo maneme nusa so'da ka mai soona, nai lelek ndia besa ka ana da'di hata fo nanasulak nai Susula Malalaok dale nae, "Mamate sa nanatao nakalulutuk so; sesengi ka hapun so!"

Galela: De ma orasi nanga rohe gena igogou yatagalika, de magena asa isiganapu o demo o kia naga isilelefo o Gikimoi Awi Jaji ma Buku ma rabaka gena komanena, "O Gikimoi kanaga o sone wasisa, so o sone gena imahiwaka!"

Yali, Angguruk: Filik turuk angge werehon aru ubalma filik turuk eleg angge aruhumu war atuk angge werehon aru ubalma war atuk eleg angge atuk lit teko lahu sambil ino Allahn tam ibag ane haharoho imbibahon aru hikir aruhu. "Allah palimu atuk lit war atuk ane elehap tehek.

Tabaru: Nako 'o roese gee kaisongenoka 'isitagaliokau de gee koisonge-songenuwa, de 'o roese 'o duniano 'isitagaliokau de 'o roese 'o sorogaano, ma 'orasi ge'ena 'asa de 'idadi 'okia naga gee 'isilefokau 'o Buku 'Itebi-tebinoka konee, "'O songene ma Jo'oungu ma Dutu waisangokau ma ngale walakuokau!"

Simalungun: Tapi dob isolukkon na totap ai bani na ra salpu on, anjaha dob isolukkon goluh na totap ai bani na ra matei on, ijai ma jumpah hata na tarsurat in, “Domma tarbondut hamatean hubagas hamonangan.”

Toba: Alai dung disoluk hatongtongon i na olo busuk on, jala disoluk hangongolu na manongtong i na olo mate on, disi ma jumpang hata na tarsurat i: "Nunga tarbondut hamatean; nunga soluk hamonangan!"

Dairi: Ai mula badan siuè matè i enggo igancih dekket badan siso uè matè i, janah mula badan si ni tanoh èn enggo igancih dekket badan i sorga i nai, tikan bagidi mo saut nidokken surat Bibèl i, "Enggo talu kemmatèen, enggo dapet kemennangen!"

Minangkabau: Jikok tubuah nan bisa mati ko, lah dituka jo tubuah nan indak bisa mati, baitu pulo, tubuah nan dari dunia ko, lah dituka jo tubuah nan dari sarugo, mako dikutiko itulah baru tajadi, apo nan tatulih di Alkitab, "Mauik lah dipunahkan; kamanangan lah dipadapek!"

Nias: Na boto andrõ si tola mate no mu'angali'õ faoma boto si tebai mate, ba boto soroi gulidanõ te'angali'õ faoma boto soroi zorugo, ba ginõtõ da'õ awena alua nisura ba Mbuku Ni'amoni'õ, "No mu'alani wa'amate andrõ; ba no musõndra wemõna!"

Mentawai: Ké atusiliyan tubutta simamateiet néné, tubu sitaimamateiet, samba atusiliyan tubu sibara ka polak néné, tubu sibara ka manua, iapeité puailinangan kelé sitususurat ka Buko Sipunenan, sipasikukua kisé, "Atutatáakéan kamateiat, abarangan kamanangan!"

Lampung: Kik badan sai dapok mati radu diganti jama badan sai mak dapok mati, rik badan sai jak dunia haga diganti jama badan sai jak surga, waktu seno ampaido tejadi api sai tetulis delom Alkitab, "Kematian radu dibasmi; kemenangan radu dicapai!"

Aceh: Meunyoe tuboh nyang hase maté ka meuteumé teugantoe ngon tuboh nyang hana hase maté, dan tuboh nyang nibak donya ka teugantoe ngon tuboh nyang nibak syeuruga, bak watée nyan barô kheueh teujadi peue nyang ka teutuléh lam Alkitab, "Maté ka geupeu hanco; meunang ka meuteumé!"

Mamasa: Ianna mangkamo ussonda batang kale mala mate anna mala bosi inde batang kale tala mate anna tala bosie, mane lemba'ri battakadanna Puang Allata'alla mangka tiuki' nakua: “Kendekmi kapataloan annu pa'demi kamatean.”

Berik: Nei tifni ogirmanaiserem nejesa damtabilirim, tifni jam tereserem, nei tifni jam teryeneiserem taman waaken-girmanaiserem, tifni jeiserem jam nejeba damtabisirim, jes jepserem Taterisi Uwa Sanbagirmanaiserem jep aa jes tulisulum gase etamwesa. Taterisi jeiserem ga enggam: "Angtane jei gamjon jam ge terbiyen, aam temawer Uwa Sanbagiri Jei tere angtanemana mes borolmini."

Manggarai: Émé weki ho’ot ngancéng ampus poli calingn le weki hitut toé ngancéng ampus, agu weki ho’ot onémai lino poli caling le weki éta-mai Surga, itu po jepeky curup ata poli tulisn: “Mata poli kodan, wiga ité haéng mosé tédéng lén.

Sabu: Ki alle ke pe hoo ne ngi'u do nara ta made do nadhe ri ngi'u do dho nara ta made ne, nga ki nga hoo ke ne ngi'u do ngati raiwawa dhe ri ngi'u do ngati era do mmau do megala ne, pa dhara awe naanne ke jhe itu jadhi ne nga ne do hure do bhuke pa dhara Buku Lidara-Likewahhu Deo, "Lua made alle ke pepeele, lua nara do ne ke pa dhara wolaabba!"

Kupang: (15:53)

Abun: Men kaim budat gato kwop ré, Yefun Allah win su men kaim gesyos gato yo kwop o nde it yo, sugane Yefun Allah bi sukdu kwa dik yo bere bor sare do, "Suktinggi gato ben men yetu kwop ne yo nggi o nde it. Men nggi wai kadit suktinggi ne o re." Sane bere men ki do,

Meyah: Gij mona ongga mimif mimferwei mifmin mifaga erek koma fob, beda mar ongga runggu gij Mar Efeyi Ebsi sis fob bera emah gij efera fob si. Mar koma bera agot oida, "Mimif mifaga ouka eteb noba misitit rot muga eteb gu Allah, jeska Ofa omfra mar okum keingg rusnok ongga rufogog rot Ofa fogora rijeseiseifa fob."

Uma: (15:53)

Yawa: Arono naije ayao anawae po ratoe so indati mamaisy: “Weno akoe raumandi kobe weye Amisye po rapinde to.”


NETBible: Now when this perishable puts on the imperishable, and this mortal puts on immortality, then the saying that is written will happen, “Death has been swallowed up in victory.

NASB: But when this perishable will have put on the imperishable, and this mortal will have put on immortality, then will come about the saying that is written, "DEATH IS SWALLOWED UP in victory.

HCSB: Now when this corruptible is clothed with incorruptibility, and this mortal is clothed with immortality, then the saying that is written will take place: Death has been swallowed up in victory.

LEB: But whenever this perishable [body] puts on incorruptibility and this mortal [body] puts on immortality, then the saying that is written will take place: "Death is swallowed up in victory.

NIV: When the perishable has been clothed with the imperishable, and the mortal with immortality, then the saying that is written will come true: "Death has been swallowed up in victory."

ESV: When the perishable puts on the imperishable, and the mortal puts on immortality, then shall come to pass the saying that is written: "Death is swallowed up in victory."

NRSV: When this perishable body puts on imperishability, and this mortal body puts on immortality, then the saying that is written will be fulfilled: "Death has been swallowed up in victory."

REB: And when this perishable body has been clothed with the imperishable and our mortality has been clothed with immortality, then the saying of scripture will come true: “Death is swallowed up; victory is won!”

NKJV: So when this corruptible has put on incorruption, and this mortal has put on immortality, then shall be brought to pass the saying that is written: "Death is swallowed up in victory."

KJV: So when this corruptible shall have put on incorruption, and this mortal shall have put on immortality, then shall be brought to pass the saying that is written, Death is swallowed up in victory.

AMP: And when this perishable puts on the imperishable and this that was capable of dying puts on freedom from death, then shall be fulfilled the Scripture that says, Death is swallowed up (utterly vanquished forever) in {and} unto victory.

NLT: When this happens––when our perishable earthly bodies have been transformed into heavenly bodies that will never die––then at last the Scriptures will come true: "Death is swallowed up in victory.

GNB: So when this takes place, and the mortal has been changed into the immortal, then the scripture will come true: “Death is destroyed; victory is complete!”

ERV: So this body that ruins will clothe itself with that which never ruins. And this body that dies will clothe itself with that which never dies. When this happens, the Scriptures will be made true: “Death is swallowed in victory.”

EVD: So this {body} that ruins will clothe itself with that which never ruins. And this body that dies will clothe itself with that which never dies. When this happens, then the Scriptures will be made true: “ Death is swallowed (defeated) in victory.” me now. And there are many people working Isaiah 25:8 against it.

BBE: But when this has taken place, then that which was said in the Writings will come true, Death is overcome by life.

MSG: Then the saying will come true: Death swallowed by triumphant Life!

Phillips NT: So when the perishable is lost in the imperishable, the mortal lost in the immortal, this scripture will come true: Death is swallowed up in victory.

DEIBLER: When that happens, what is written {what …a prophet/Isaiah† wrote} in the Scriptures will …come true/happen†: God will completely get rid of [MET] death. Our dying will no longer have any power to defeat us;

GULLAH: So wen wa been dead done ton eenta dat wa cyahn neba dead, den wa dey write een God Book gwine come true. Dey say, “Fa true, de Lawd done stroy det! E done win de victory fa eba!”

CEV: The bodies we now have are weak and can die. But they will be changed into bodies that are eternal. Then the Scriptures will come true, "Death has lost the battle!

CEVUK: The bodies we now have are weak and can die. But they will be changed into bodies that are eternal. Then the Scriptures will come true, “Death has lost the battle!

GWV: When this body that decays is changed into a body that cannot decay, and this mortal body is changed into a body that will live forever, then the teaching of Scripture will come true: "Death is turned into victory!


NET [draft] ITL: Now <1161> when <3752> this <5124> perishable <2349> puts on <1746> the imperishable, and this mortal puts on immortality <110>, then <5119> the saying <3056> that is written <1125> will happen <1096>, “Death <2288> has been swallowed up <2666> in <1519> victory <3534>.”



 <<  1 Korintus 15 : 54 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2019
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Single Panel

Laporan Masalah/Saran