Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [KSZI]     [PL]  [PB] 
 <<  Yohanes 2 : 10 >> 

KSZI: Dia berkata kepada pengantin lelaki, &lsquo;Selalunya orang menghidangkan air anggur yang terbaik di awal majlis. Setelah tetamu banyak minum, dihidangkan pula air anggur yang biasa saja. Tetapi kamu menyimpan dulu air anggur yang terbaik, sekarang baru dihidangkan!&rsquo;


AYT: dan berkata kepadanya, “Setiap orang menghidangkan air anggur yang baik terlebih dahulu dan ketika semua orang puas minum, barulah dihidangkan anggur yang kurang baik. Namun, engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang.”

TB: dan berkata kepadanya: "Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang."

TL: lalu katanya kepadanya, "Biasanya tiap-tiap orang menjamukan dahulu air anggur yang baik, dan setelah puas orang minum, baharu dijamukannya yang kurang baik; tetapi Tuan menyimpan air anggur yang baik sampai sekarang."

MILT: dan dia berkata kepadanya, "Setiap orang, pertama-tama menyuguhkan anggur yang baik, dan bilamana mereka sudah dipuaskan, barulah yang kurang baik. Engkau bahkan telah menyimpan anggur yang baik sampai sekarang."

Shellabear 2010: Lalu katanya kepada mempelai laki-laki itu, "Semua orang menghidangkan air anggur yang baik lebih dahulu dan apabila orang sudah puas minum, barulah dihidangkan yang kurang baik. Tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang."

KS (Revisi Shellabear 2011): Lalu katanya kepada mempelai laki-laki itu, "Semua orang menghidangkan air anggur yang baik lebih dahulu dan apabila orang sudah puas minum, barulah dihidangkan yang kurang baik. Tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang."

Shellabear 2000: Lalu ia berkata kepada mempelai laki-laki itu, “Semua orang menghidangkan air anggur yang baik lebih dahulu dan apabila orang sudah puas minum, barulah dihidangkan yang kurang baik. Tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang.”

KSKK: dan berkata kepadanya, "Setiap orang menghidangkan anggur yang baik terlebih dahulu. Apabila orang sudah puas minum, barulah ia menghidangkan anggur yang biasa. Tetapi engkau menyimpan anggur yang terbaik sampai saat terakhir."

WBTC Draft: dan berkata kepadanya, "Setiap orang menghidangkan anggur yang lebih baik terlebih dahulu. Sesudah tamu-tamu minum sepuasnya, barulah menghidangkan anggur yang lebih murah, tetapi engkau menyimpan anggur yang baik untuk dihidangkan hingga sekarang."

VMD: dan berkata kepadanya, “Setiap orang menghidangkan anggur yang lebih baik terlebih dahulu. Sesudah tamu-tamu minum sepuasnya, barulah meng hidangkan anggur yang lebih murah, tetapi engkau menyimpan anggur yang baik untuk dihidangkan hingga sekarang.”

AMD: dan berkata, “Biasanya, orang menghidangkan air anggur yang baik terlebih dulu. Sesudah tamu-tamu puas minum, barulah menghidangkan air anggur yang kurang baik. Tetapi, kamu menyimpan air anggur yang baik sampai sekarang.”

TSI: dan berkata kepadanya, “Waktu orang mengadakan pesta, mereka selalu menghidangkan anggur yang lebih enak dulu. Dan sesudah semua tamu sudah minum secukupnya, barulah mereka menghidangkan yang lebih murah untuk menghemat. Tetapi baru sekarang Saudara mau menghidangkan yang terbaik.”

BIS: lalu berkata kepadanya, "Biasanya orang menghidangkan anggur yang paling baik lebih dahulu dan kalau para tamu sudah puas minum, barulah anggur yang biasa. Tetapi Saudara menyimpan anggur yang paling baik sampai sekarang!"

TMV: lalu berkata kepadanya, "Biasanya orang menghidangkan wain terbaik terlebih dahulu, lalu apabila para tetamu sudah puas minum barulah wain biasa dihidangkan. Tetapi kamu menyimpan wain terbaik sehingga sekarang!"

BSD: dan berkata kepadanya, “Biasanya orang menghidangkan anggur yang paling baik lebih dahulu. Dan kalau tamu-tamu sudah puas minum, baru dihidangkan anggur yang nomor dua. Tetapi, Saudara menyimpan anggur yang paling baik sampai sekarang!”

FAYH: "Sedap sekali anggur ini!" katanya. "Saudara sangat berbeda dengan kebanyakan orang. Biasanya tuan rumah menghidangkan anggur yang paling baik lebih dahulu, dan kemudian, ketika tamu-tamu telah puas minum, barulah dikeluarkan yang tidak begitu mahal. Tetapi Saudara telah menyimpan anggur yang paling baik untuk dihidangkan paling akhir."

ENDE: Biasanja orang dahulu menghidangkan anggur jang baik, dan kemudian kalau orang mulai puas, barulah jang kurang baik. Tetapi tuan menjimpan jang baik sampai sekarang.

Shellabear 1912: Lalu berkata kepadanya, "Adanya segala orang meletakkan dahulu air anggur yang baik; dan apabila sudah puas orang minum, baharu diletakannya yang kurang baik; maka tuan sudah menyimpan air anggur yang baik sampai sekarang."

Klinkert 1879: Katanja kapadanja: Adatlah segala orang menghidangkan ajar anggoer jang baik dehoeloe, satelah soedah poewas orang minoem, beharoe dihidangkan jang koerang sedap, maka toewan menjimpan ajar-anggoer jang baik sampai sakarang.

Klinkert 1863: Serta katanja: Adat segala orang kaloewarken anggoer jang baik doeloe, serta soedah orang minoem kenjang, lantas anggoer jang koerang baik; tetapi toewan simpen anggoer jang baik sampe sakarang.

Melayu Baba: dan kata sama dia, "Smoa orang taroh ayer-anggor yang baik lbeh dhulu; dan bila orang sudah puas minum, bharu-lah orang taroh yang kurang baik punya: ttapi angkau ini sudah simpan ayer-anggor yang baik sampai skarang."

Ambon Draft: Dan katalah padanja: Segala awrang taroh lebeh di-hulu ajer anggawr jang bajik, dan manakala awrang sudah minom-minom, baharu jang karang bajik; maka angkaw sudah simpan ajer anggawr jang bajik sampe sekarang.

Keasberry 1853: Surta katanya, Bahwa adat sagala orang mungluarkan ayer anggor yang baik pada mulanya; maka apabila puas diminum orang, maka kumdian bahrulah dikluarkannya pula yang kurang baik ini: angkau tulah munyimpan ayer anggor yang baik ini sampie skarang.

Keasberry 1866: Sŭrta katanya, Bahwa adat sagala orang mŭngluarkan ayer anggor yang baik pada mulanya, maka apabila puas diminum orang, maka kumdian bahrulah dikluarkannya pula yang kurang baik itu; angkau tŭlah mŭuyimpan ayer anggor yang baik ini sampie skarang.

Leydekker Draft: Dan katalah 'ija padanja: sasa`awrang dihulu meng`angkat 'ajer 'angawr jang bajik, dan manakala 'awrang sudah minom ramej 2, tatkala 'itu de`angkatnja jang kurang bajiknja: tetapi 'angkaw 'ini sudah simpan 'ajer 'angawr jang bajik 'itu sampej sakarang.

AVB: Dia berkata kepada pengantin lelaki, “Selalunya orang menghidangkan air anggur yang terbaik di awal majlis. Setelah tetamu banyak minum, dihidangkan pula air anggur yang biasa sahaja. Tetapi kamu menyimpan dahulu air anggur yang terbaik, sekarang baru dihidangkan!”

Iban: lalu bejaku ngagai iya, "Semua orang mantaika wain ti manah dulu, udah nya baru mantaika wain ti kurang agi nyamai, lebuh bala pengabang udah mabuk. Tang nuan udah naruh wain ti nyamai datai ke diatu!"


TB ITL: dan <2532> berkata <3004> kepadanya <846>: "Setiap <3956> orang <444> menghidangkan <5087> anggur <3631> yang baik <2570> dahulu <4412> dan sesudah <3752> orang puas <3184> minum, barulah yang kurang baik <1640>; akan tetapi engkau <4771> menyimpan <5083> anggur <3631> yang baik <2570> sampai <2193> sekarang <737>." [<2532>]


Jawa: sarta matur: “Saben tiyang nyegah anggur punika ingkang sae rumiyin. Dene manawi para tamu anggenipun ngunjuk sampun kathah lajeng saweg nyegahaken ingkang kirang sae. Nanging Panjenengan kok nyimpen anggur ingkang sae ngantos sapunika.”

Jawa 2006: sarta matur, "Saben tiyang nyegah anggur punika ingkang saé rumiyin, lan sasampunipun para tamu ngunjukipun kathah lajeng nyegahaken ingkang kirang saé. Nanging panjenengan kok nyimpen anggur ingkang saé ngantos sapunika."

Jawa 1994: banjur matur: "Limrahipun ingkang dipun ladosaken rumiyin menika anggur ingkang éca, lan menawi para tamu sampun ngunjuk radi kathah, lajeng saweg anggur ingkang limrah. Nanging menapa sebabipun anggur ingkang saé kokpanjenengan simpen lan saweg kaladosaken samenika?"

Jawa-Suriname: “Lumrahé ombèn sing énak déwé disuguhké ndisik, lah nèk wong-wong wis warek terus sing ora patèka énak dietokké. Lah iki sing énak déwé mandak mbok suguhké kèri!”

Sunda: seug ngomong kieu, "Biasana anu dikaluarkeun ti payun teh anggur anu pangraosna heula, upami tamu-tamu parantos warareg nembe ngaluarkeun anu sedeng-sedeng bae. Dupi ieu sabalikna, nu saena dipandeurikeun!"

Sunda Formal: pok nyarita, “Biasana nu disuguhkeun ti heula teh anggur nu raos nepi ka warareg, nembe anu kirang raos. Dupi ieu tibalik, nu raosna kaluar nembe ayeuna.”

Madura: sarta pas ngoca’, "Biyasana se eangka’agi kaadha’ anggur se paleng bagus; mon tamoy ampon tobuk se ngenom, buru epakalowar anggur se biyasa. Tape anggur se bagus bi’ sampeyan eerrep sampe’ samangken!"

Bauzi: Li duzu neàdi ab gagoham. “Eho etei uddam vao nim udeme ozoha, anggur oo vaksa ba udeheda nim bisi neàda am tame. Ibi iho modi baleàhà bak lam amu anggur oo vaksa bisi neàda amu nasi dam bake lodume uddam bak. Labi uddume ohu bobidume bak vabi meedam di gi anggur oo vaksa mahate udem neà vabda ba lodume uddume novam bak. Lahana oho etei labihaha vabak. Oho vedi udem neàda ahit mali esu faobe ba lodam bak. Abo neàte,” lahame ab vameadaham.

Bali: tur mabaos sapuniki: “Biasanne anggure sane becik dumunan kanggen namiu, tur sasampune tamiune sami pada waneh, wau anggure sane kaonan. Nanging ragane kari nyimpen anggure sane becik rauh mangkin.”

Ngaju: palus hamauh dengae, "Bahut, oloh labih helo manyarongan anggor je paling bahalap tuntang amon kare tamu jari peda mihop, harun manyarongan anggor biasa. Tapi pahari sampai toh mingkes anggor je paling bahalap!"

Sasak: terus bebase lẽq ie, "Biasene dengan nyugulang anggur saq paling maiq juluan dait lamun selapuq temuẽ sampun puas nginem baruq anggur saq biase. Laguq side nyimpen anggur saq paling solah jangke mangkin!"

Bugis: nainappa makkeda ri aléna, "Biyasana tauwé anggoro makessingngé riyolo’ napatala, cau maneppi sining undangengngé ménung, nainappa anggoro biyasaé. Iyakiya idi Saudara nataroi anggoro kaminang makessingngé lettu makkekkuwangngé!"

Makasar: na nakana ri ia, "Biasaya, anggoro’ kaminang bajika rolong napattoanang taua, nampa punna sukku’mo nasa’ring toanaya, nampami nipassareang anggoro’ biasaya. Mingka ikau nuboliki rolong anggoro’ kaminang bajika sa’genna ri kamma-kammaya anne!"

Toraja: nakuami ungkuanni: Biasanna ia napa’pairusan tau dolo tu anggoro’ mammi’, nabossapi tu tau unniru’i, namane dipa’pairusan tu tangkanna mammi’; anna mipalumpunni bang kamu tu mammi’na sae lako totemo.

Duri: nakuanni, "Ia to tau napangngolo ia jolo' to anggoro' kaminang melo. Ia ke mangkami to tau mperasaii to melona, mane'ri to biasanna. Apa ia to kita' tee, taanna to melona, ratu lako cappa'na pangmaroasan."

Gorontalo: Tauwa lo pesta boyito loloiya mao ode bulentiti lai odiye, ”Biyasaliyo tawu mohinta mao lo angguru u mopiyohu memulo wawu dema ngope'e huwoalo ta hepongiluma, deuwito angguru u dila mopiyohu pohintaliyo; olemu angguru u lebe mopiyohu bo tilahumu sambe masatiya.”

Gorontalo 2006: tulusi lotahuda mao̒ olio, "Biasaalio tau mopo hintapo angguru umopiohe daa̒ meimulo wau wonu tahe tiloduo malotolu longilu, deu̒ito angguru ubiasa. Bo Wutato lolahu angguru u mopiohe daa̒ tunggula botia!"

Balantak: ka' norobu taena, “Mansanda' mian mantaropkon olukon anggur men pore ka' kalu sawe' bangarmo kasi anggur men sian laan pore. Kasee i kuu nanganaa' anggur men porena tuu' pataka koini'i!”

Bambam: anna nauaanni: "Biasanna si napayolo to muola saha anggur handam mapia napaihusam tosabena. Nasanta'pi mane dibeenni anggur biasa. Sapo' iko-iko, deem liupi anggur handam mammi' umpatoka sule lako temo."

Kaili Da'a: pade niulina ka i'a, "Nabiasa tau nombawai anggur to nabelona ntani ruru, pade ane torata nabasamo nanginu pade niwai ka ira anggur biasa. Tapi komi e'i nomboli anggur to neliu nggabelona sampe we'i-we'i!"

Mongondow: bo noguman: "Biasamai intau munabií mopo'inum in anggur inta mopia totok, bo aka tamu mita mopuasdon monginum, bain tua bo poḷuaiondon in anggur inta diaí totok mopia. Ta'e ki utat in umuranbií notaguí kon anggur mopia umaai in tana'a makow!"

Aralle: anna naoaintee, "O to bakahu, kabiasaanna tau si umpaenu'e' dolu to sulena angkoro' ang handang mammi'. Puhaitoo mane napaenu'i angkoro' biasa. Ampo' dio, to bakahu, umpobe'be-be'beirako dio angkoro' ang handang mammi' lambi' dinoa."

Napu: nauliangaa: "Matama mpuu anggoro ide. Katouana moula adanta, anggoro au maroa hangangaa rakando iyoru i toposusa. Ane bahahe maenu, hangko rakandori au bara gaga maroa. Agayana oyo, nupaibokori anggoro au matama, hai ide-ide hangko nupopesuwuri."

Sangir: mase nẹ̌bera si sie, "Tuhụ tundune, taumata e mẹ̌siliwirẹ̌ u anggorẹ̌ mapapia kal᷊imona, dingangu mạengbeng sake semben naundang doune, buhụewe anggorẹ̌ bal᷊ine. Arawe i kau e kawe něndesọ u anggorẹ̌ kapiaěnge sarang orasẹ̌ ini!"

Taa: Ia manganto’oka ngkai etu, “Biasanya ane tau mangika roa, ane to pantako owo rata sira rawaika ruyu manginu tule anggur to matao kojo, panewa yako etu, tempo sira roomo manginu-nginu see naka sira tamo maya mampasisala tule to matao pasi tule to taa, tempo etu sira rawaika manginu tule anggur to biasa. Pei si’a ewa wetu nuika ngkomi. Tempo si’i semo panewa komi mangawaika sira tule anggur to matao kojo.”

Rote: nafa'dan nae, "Tunga ita ha'da na soona, fe hataholi la linu lakahuluk angol mala'da, fo metema linu lakabete soona, besa ka fes linu angol ta mala'da fa. Tehu tolanoo ka pe'da mahele angol mala'da ia de besa ka tolanoo ka fe hataholi la linu!"

Galela: de wotemo unaka, "We! O nyawa manga biasa gena manga anggur qamomonge magena yasiudo iqoma sidago manga nyawa yakokoro ona yaduga. Qabolo de ona manga anggur qamamali gena yasiudo ituuru. Duma ngona ani anggur ma nonoma qamomonge gena nadiahi sidago o orasi manena de asa nosisupu so nasiudo ituuru."

Yali, Angguruk: hiyag utuk lit, "Ap winonen oho ahaluwe fanowon tam hinang isarukmu naruk halug tot nenek turukmu siyahon hinang isaruk angge famen haren fanowon foroho lit welahen," ibag.

Tabaru: de kawongosekau, "'Etei, biasa 'o nyawa 'o 'anggur yosisupu ge'ena 'isira gee 'ifoloi yaowa-owasi de nako 'o nyawa yoboa-boano gee yakidugakau 'asa de gee biasali. Ma 'Esa moi ngona nadaotika 'o 'anggur gee 'ifoloi yaowa-owa sigado ne'ena."

Karo: jenari nina man bana, "Biasana anggur si mehulina nge lebe ielaken kalak, janah kenca puas temue e minem, ielaken anggur si biasa. Tapi kam seh asa genduari lit i bas kam anggur si mehulina!"

Simalungun: anjaha nini ma hu bani, “Haganup halak mambere parlobei anggur sidearan, dob bosur pe, ase ibere tar na hurang daini. Tapi anggo ham, isimpan ham do anggur sidearan ronsi sonari.”

Toba: Jadi ninna ma mandok ibana: Saluhut jolma mangalehon parjolo anggur na dumenggan; dung pe butong halak, asa dilehon na humurang. Ia ho, dipeop ho do anggur na dumenggan ro di nuaeng!

Dairi: nina mo mbangsa, "Biasana anggur simerrasana ngo lebbè ihidangken dèba, tapi mula enggo karina tamuè mengènum mbuè anggur, baru pè asa ihidangken nola anggur biasa. Keppèken kono isimpan kono dèng ngo anggur simerrasana, janah bagèndari dèng ngo asa ihidangken kono!"

Minangkabau: inyo bakato bakcando iko, "Biasonyo urang ma idangkan anggur nan lamak labiah dawulu, sudah tu, jikok tamu-tamu lah bi puweh minun, barulah di idangkan anggur nan biaso. Tapi, angku iyo balain dari nan biaso, sampai kiniko, ado juwo lai manyadiyokan anggur nan paliang lamak!"

Nias: imane khõnia, "Si to'õlõnia agu si sõkhi mube'e si fõfõna, ba na no oya nibadu dome, awena mube'e nagu si to'õlõ. No õ'irõ'õ nagu sabõlõ sõkhi ba awena õbe'e iada'e!"

Mentawai: kuanangan ka matania, "Kelé simatukle tugalaiaké, anggur simakopé erú lé boikí tukakau lóra tairauma sipupu-punen, tápoi ké geti asegéan bagadda muló, iapeité belaaké anggur sitaimakopé nanam. Tápoi anukoirí lé kam anggur bulat simaerú néné, teret kineneiget!"

Lampung: rik cawa jama ia, "Biasani ulun ngehidangko anggor sai paling bangik lebih mena rik kik kuari radu puas nginum, ampai anggor sai biasa. Kidangni Niku nyegok anggor sai paling bangik sampai tano!"

Aceh: laju geupeugah ubak teungku linto nyan, "Lazem jih ureuëng geuhidang anggô nyang paleng gét leubeh ilée, óh lheueh nyan barô kheueh ié anggô biasa. Teuma digata takeubah ié anggô nyang paleng gét sampoe bak saátnyoe!"

Mamasa: anna kuanni: “Beasanna sinapalako tau anggur randan mammi' nasorongan yolo, ianna nasanta' asammo to saena, mane disorongarri anggur beasa. Sapo muanna liupi iko anggur randan mammi' sae lako temo.”

Berik: ane enggam ga bala, "Angtane seyafter enggam ne eyebuwena, fo angguru waakensususerem nabala ga jes gane syenulmini jam telbebife, ane syewal anggwana fo angguru jam gane telbebilirim jamer anesus, gamjon ga fo angguru jeber-jebermanaiserem ga gam syenulmini. Jengga aamei fo angguru waakensususerem ga ijam fener waakenulsini, ane namwer ga is gosortel jam telbife!"

Manggarai: agu taé oné hia: “Data do, olong kéta téti anggor ata di’ad, agu émé poli taung posod ata le inung ga, itu po inung ata toé di’ad; maik de hau na’a kéta kid anggor di’a so’o dengkir te ho’on.”

Sabu: jhe lii no, "Pa tima hari-hari ddau, do pemoko uru jhara ko ei-ago do rihi woie, jhe ki bhenga le hari-hari tamu ne nginu jhe itu wie ei-ago do tima he. Tapulara tao au, ta takka ko ma ne ei-ago do rihi woie lohe ma dhara awe nadhe ri!"

Kupang: Ju dia bilang, “Bagini. Kotong pung biasa, tuan ruma bagi kasi anggor yang paling bae lebe dolo. Kalo orang dong su minum banya, baru dia kasi kaluar anggor kalás dua. Ma lu bekin tabale. Lu kasi kaluar anggor kalás dua lebe dolo, ais baru anggor yang paling bae dari balakang!”

Abun: ete an ki nai yebris ne do, "Yé konwa suk yo it yo, sagana yé fro nau gato wik wa yé da nyim. Orete yé da nau gato wik tep mó it, yé gwat nau gato yo ndo teker nde ne wa yé da wari o. Sarewo nan sa, nan grem nau gato wik wai ré kwop sor kom more, ete nan syo nai men da."

Meyah: Beda ofa agot gu orna egens koma oida, "Erek giskini bera rusnok rita anggur efei ongga ongkoska gu rerin ruhujir rot sismeni fog. Nou ongga rua rinj anggur efei ongga oufamofa ofoukou fob, beda rua rita anggur efei ongga onotka eteb guru gu rua ojgomu. Tina anggur efei ongga dij ainsa kef bera ongga erek ongkoska eteb ekirsa jeska anggur efei ongga mimif minj gij rahah insa koma tein."

Uma: pai' na'uli'-ki: "Kabiasaa-ta-hawo, anggur to motomo'-di-hawo to ri'ulu ratua-raka torata. Ane oha-ra-damo nginu, pai' lako' ratua to uma ncako motomo'. Hiaa' iko-kona mpotalaa anggur to motomo', pai' lako' tempo toi-di nupewai' ratua!"

Yawa: Muno po raura nanto ai pare, “Wakoe! Wamo raembea nsiridi to mamo arono wamo one inta rave, anggurijo ama manavan ngko dave wemirati manasyin dave raunande vatane mai. Weti wo ramanam ava ware wonae udamanami to. Umba one mare mewen, weamo wamo anggurije ama ateteo manavane kobe jewen omi raunanta akato. Weramu winyamo nya ndaugav rijabe so anggurijo manavan dave! Nyo raunande ti wandamanama ngko dave!”


NETBible: and said to him, “Everyone serves the good wine first, and then the cheaper wine when the guests are drunk. You have kept the good wine until now!”

NASB: and *said to him, "Every man serves the good wine first, and when the people have drunk freely, then he serves the poorer wine; but you have kept the good wine until now."

HCSB: and told him, "Everybody sets out the fine wine first, then, after people have drunk freely, the inferior. But you have kept the fine wine until now."

LEB: and said to him, "_Everyone_ serves the good wine first, and whenever they are drunk, the inferior. You have kept the good wine until now!

NIV: and said, "Everyone brings out the choice wine first and then the cheaper wine after the guests have had too much to drink; but you have saved the best till now."

ESV: and said to him, "Everyone serves the good wine first, and when people have drunk freely, then the poor wine. But you have kept the good wine until now."

NRSV: and said to him, "Everyone serves the good wine first, and then the inferior wine after the guests have become drunk. But you have kept the good wine until now."

REB: and said, “Everyone else serves the best wine first, and the poorer only when the guests have drunk freely; but you have kept the best wine till now.”

NKJV: And he said to him, "Every man at the beginning sets out the good wine, and when the guests have well drunk, then the inferior. You have kept the good wine until now!"

KJV: And saith unto him, Every man at the beginning doth set forth good wine; and when men have well drunk, then that which is worse: [but] thou hast kept the good wine until now.

AMP: And said to him, Everyone else serves his best wine first, and when people have drunk freely, then he serves that which is not so good; but you have kept back the good wine until now!

NLT: "Usually a host serves the best wine first," he said. "Then, when everyone is full and doesn’t care, he brings out the less expensive wines. But you have kept the best until now!"

GNB: and said to him, “Everyone else serves the best wine first, and after the guests have drunk a lot, he serves the ordinary wine. But you have kept the best wine until now!”

ERV: and said to him, “People always serve the best wine first. Later, when the guests are drunk, they serve the cheaper wine. But you have saved the best wine until now.”

EVD: He said to the bridegroom, “People always serve the best wine first. Later, after the guests have become drunk, people serve the cheaper wine. But you have saved the best wine until now.”

BBE: And said to him, Every man first puts out his best wine and when all have had enough he puts out what is not so good; but you have kept the good wine till now.

MSG: "Everybody I know begins with their finest wines and after the guests have had their fill brings in the cheap stuff. But you've saved the best till now!"

Phillips NT: "Everybody I know puts his good wine on first and then when men have had plenty to drink, he brings out the poor stuff. But you have kept back your good wine till now!"

DEIBLER: and said to him, “Everyone else serves the best wine first. Then when the guests have drunk so much that they can not tell the difference, they serve the cheap wine. But you have not done what others do. You have kept the best wine until now!”

GULLAH: E tell um say, “Ebrybody kin saab de wine wa mo betta fus, an atta de people done drink plenty wine, dat de time dey wen dey kin saab de cheap wine. Bot ya beena keep de wine wa mo betta til now.”

CEV: and said, "The best wine is always served first. Then after the guests have had plenty, the other wine is served. But you have kept the best until last!"

CEVUK: and said, “The best wine is always served first. Then after the guests have had plenty, the other wine is served. But you have kept the best until last!”

GWV: and said to him, "Everyone serves the best wine first. When people are drunk, the host serves cheap wine. But you have saved the best wine for now."


NET [draft] ITL: and <2532> said <3004> to him <846>, “Everyone <3956> <444> serves <5087> the good <2570> wine <3631> first <4412>, and then the cheaper wine <1640> when <3752> the guests are drunk <3184>. You <4771> have kept <5083> the good <2570> wine <3631> until <2193> now <737>!”



 <<  Yohanes 2 : 10 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2019
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Single Panel

Laporan Masalah/Saran