Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [TB]     [PL]  [PB] 
 <<  Matius 13 : 19 >> 

TB: Kepada setiap orang yang mendengar firman tentang Kerajaan Sorga, tetapi tidak mengertinya, datanglah si jahat dan merampas yang ditaburkan dalam hati orang itu; itulah benih yang ditaburkan di pinggir jalan.


AYT: Ketika orang mendengar firman Kerajaan dan tidak memahaminya, si jahat datang dan merampas apa yang telah tertabur dalam hati orang itu. Inilah orang yang benihnya tertabur di pinggir jalan.

TL: Bahwa apabila orang mendengar Perkataan kerajaan itu dan tiada ia mengerti, maka datanglah si Jahat merebut barang yang tertabur di dalam hatinya itu; inilah dia yang tertabur di tepi jalan.

MILT: Bagi setiap orang yang mendengar firman kerajaan dan tidak memahami, datanglah si jahat dan merampas yang telah ditaburkan di dalam hatinya; inilah yang ditaburkan di tepi jalan.

Shellabear 2010: Ketika seseorang mendengar firman mengenai Kerajaan Surga tetapi tidak memahaminya, maka si jahat datang dan merampas apa yang telah tertabur di hatinya. Ini adalah benih yang tertabur di tepi jalan.

KS (Revisi Shellabear 2011): Ketika seseorang mendengar firman mengenai Kerajaan Surga tetapi tidak memahaminya, maka si jahat datang dan merampas apa yang telah tertabur di hatinya. Ini adalah benih yang tertabur di tepi jalan.

Shellabear 2000: Ketika seseorang mendengar Firman mengenai Kerajaan Surga tetapi tidak memahaminya, maka si jahat datang dan merampas apa yang telah tertabur di hatinya. Ini adalah benih yang tertabur di tepi jalan.

KSZI: Apabila seseorang mendengar perkhabaran kerajaan Allah dan tidak memahaminya, akan datanglah si durjana menyambar apa yang telah ditabur dalam hatinya. Orang inilah yang menerima benih di tepi jalan.

KSKK: Apabila seorang mendengar warta tentang Kerajaan Surga tetapi tidak menyerapnya ke dalam hati, maka akan datang setan dan mengambil apa yang telah ditabur di dalam hatinya. Inilah benih yang jatuh di jalan.

WBTC Draft: "Inilah arti tentang benih yang jatuh di tepi jalan. Benih itu seperti orang yang mendengar ajaran tentang Kerajaan Allah, tetapi tidak mengerti. Kemudian datanglah iblis dan mengambil ajaran yang telah ditanam di hati orang itu.

VMD: Inilah arti tentang benih yang jatuh di tepi jalan. Benih itu seperti orang yang mendengarkan ajaran tentang Kerajaan Allah, tetapi tidak mengerti. Kemudian datanglah iblis dan mengambil ajaran yang telah ditanam di hati orang itu.

AMD: Benih yang ditabur itu adalah firman tentang Kerajaan Allah yang diberitakan kepada semua orang. Benih yang jatuh di jalan adalah seperti orang yang telah mendengar firman tetapi tidak memahaminya. Lalu, iblis datang dan mengambil apa yang sudah ditaburkan itu dari dalam hatinya.

TSI: Bibit yang jatuh di jalan menggambarkan orang-orang yang mendengarkan ajaran tentang kerajaan Allah, tetapi tidak mengerti. Kemudian datanglah si jahat— yaitu iblis, merampas ajaran yang sudah ditabur di hati mereka itu.

BIS: Benih yang jatuh di jalan ibarat orang-orang yang mendengar kabar tentang bagaimana Allah memerintah, tetapi tidak mengerti. Si Jahat itu datang dan merampas apa yang sudah ditabur dalam hati mereka.

TMV: Benih yang jatuh di jalan bagaikan orang yang mendengar perkhabaran tentang bagaimana Allah memerintah, tetapi tidak memahaminya. Si Jahat iaitu Iblis datang lalu merampas apa yang sudah ditabur di dalam hati mereka.

BSD: Ada orang yang mendengar Kabar Baik tentang bagaimana Allah memerintah manusia, tetapi mereka tidak mengerti maksudnya. Mereka seperti benih yang jatuh di jalan. Sama seperti burung yang datang dan menghabiskan benih-benih itu, begitu juga si Jahat itu datang dan mengambil apa yang sudah didengarkan oleh orang-orang itu.

FAYH: Jalan yang bertanah keras di mana beberapa benih jatuh, melambangkan hati orang yang mendengar Berita Kesukaan tentang Kerajaan Surga, tetapi tidak mengerti. Lalu Iblis pun datang dan merenggut benih-benih itu dari dalam hatinya.

ENDE: Djikalau seseorang mendengarkan pengadjaran tentang Keradjaan Surga dan tidak mengerti, lalu sidjahatpun datang merampas jang tertabur dalam hati orang itu; itulah jang tertabur ditepi djalan.

Shellabear 1912: Bahwa apabila orang menengar perkataan kerajaan itu dengan tiada ia mengerti, maka datanglah si jahat merebut yang tertabur dalam hatinya itu. Yaitu umpama yang tertabur ditepi jalan.

Klinkert 1879: Apabila orang menengar sabda akan karadjaan itoe serta tidak mengerti, maka datanglah sidjahat merampas barang, jang tertaboer dalam hatinja, ija-itoelah jang tertaboer ditepi djalan,

Klinkert 1863: Kaloe orang mendengar itoe perkataan {Mat 4:23} karadjaan, dan tidak mengarti, lantas dateng sidjahat dan merampas barang jang tersebar dalem hatinja, ia-itoe artinja jang tersebar didjalan.

Melayu Baba: Bila barang-siapa dngar perkata'an kraja'an itu, dan t'ada mngerti, datang-lah si-jahat, dan mrbot apa yang sudah di-taburkan dalam hati-nya. Ini-lah dia yang tertabur di tpi jalan.

Ambon Draft: Djikalaw barang sa; aw-rang dengar perkata; an kara-dja; an itu, dan tijada meng-arti, bagitu djuga berda-tang jang kapista itu rampas tjabot barang jang tertanam di dalam hatinja; itu dija jang dehamburkan sapandjang djalan.

Keasberry: Maka apabila barang sa'orang yang munungar purkataan krajaan Allah, maka tiada iya mungurti akan dia itu, maka datanglah si'kapala jahat itu, mumungut yang tulah turtabor dalam hatinya itu. Maka dumkianlah halnya orang yang tulah munurima bunih ditupi jalan.

Leydekker Draft: Mana barang sa`awrang menengar perkata`an karadja`an, dan tijada meng`arti 'itu, maka datang jang chabitz, dan rampas barang jang telah tertabor didalam hatinja: 'ija 'ini 'ada 'awrang 'itu jang sudah tertaborij desisij djalan.

AVB: Apabila seseorang mendengar perkhabaran kerajaan Allah dan tidak memahaminya, akan datanglah si durjana menyambar apa yang telah ditabur dalam hatinya. Orang inilah yang menerima benih di tepi jalan.


TB ITL: Kepada setiap orang <3956> yang mendengar <191> firman <3056> tentang Kerajaan Sorga <932>, tetapi <2532> tidak <3361> mengertinya <4920>, datanglah <2064> si jahat <4190> dan <2532> merampas <726> yang ditaburkan <4687> dalam <1722> hati <2588> orang <846> itu; itulah <3778> <1510> benih yang ditaburkan <4687> di pinggir <3844> jalan <3598>.


Jawa: Manawa ana wong kang krungu pangandika bab Kratoning Swarga, mangka ora mangreti, banjur si pangawak dursila teka ngrebut apa kang kasebar ing atine; yaiku wiji kang kasebar ing pinggir dalan.

Jawa 2006: Menawa ana wong kang krungu pangandika bab Kratoning Swarga, mangka ora mangerti, banjur si pangawak dursila teka ngrebut apa kang kasebar ing atiné; yaiku wiji kang kasebar ing pinggir dalan.

Jawa 1994: Yèn ana wong sing padha krungu piwulang bab Kratoné Allah, nanging ora ngerti, Iblis banjur teka lan ngrebut piwulang sing disebar ing atiné. Kuwi ibaraté wiji sing disebar lan tiba ing sauruting dalan.

Jawa-Suriname: Wong sing krungu piwulang bab Kratoné Gusti Allah, nanging ora dunung, kuwi kaya wiji sing tiba nang pinggir dalan. Sétan teka terus ngrebut piwulang sing disebar ing atiné.

Sunda: Binih anu ragragan ka jalan, hartina: Amanat hal Karajaan Sawarga anu diwawarkeun ka jelema-jelema anu ngan semet ngadarengekeun, henteu malikiran. Amanat anu diwawarkeun ka maranehna teh dicabut ku Si Jahat.

Sunda Formal: Satiap nu ngadenge dawuhan anu nerangkeun Karajaan Sawarga, tapi teu bisa ngahartikeunana; nu karitu teh bakal didatangan si jahat. Binih anu geus dipelak dina hatena tea, dirampas; eta hartina binih anu ragrag kana sisi jalan teh.

Madura: Ne-bine se gaggar e lorong rowa parompama’anna oreng se ngedhing kabar parkara baramma Allah se marenta, tape ta’ ngarte. Se Jahat dhateng arampas pa-apa se la etabur e dhalem atena.

Bauzi: Neha: na oo neb zie tomba biti bumet visoi àhàda lamti dam Alam im nehi aime meedam dam nimti uloho bak. Alat Ahamo Boehàdateboli dam bake deeli vame Am damali vuusu im vahokedam bak lam etei modi fa gàhàlehe bak lam, ‘Akatihasu modemna modela?’ lahame meit vahokedaha Alam im lam ame dam labe iho aimta ai. Lahana ame im labe am tombu ba fetehesu vi ozome ozobohudi fi gatem vabak. Ame Bisi Faidatebo Iblis labe li ame dam labe ibi iho etei aihi im lam modi fa veioi setehe bak. Labiham bak.

Bali: Asing-asing anak ane ningeh sabda unduk Ida Sang Hyang Widi Wasa ngadegang pamrentahan Idane, nanging ia tuara ngresep teken sabdane ento, ento patuh buka bibite ane ulung di lubukane. Lantas teka I Jaat ngrampas sabda ane kasambehang di pepineh anake ento.

Ngaju: Binyi je manjato intu jalan jete tanding kare oloh je mahining barita tahiu ampin Hatalla marentah, tapi ewen dia haratie. Taloh Papa te dumah tuntang marampas taloh je jari inawor huang atei ewen.

Sasak: Binẽq saq geriq lẽq langan nike ibarat dengan-dengan saq dengah manik mengenai Kerajaan Sorge, laguq ie pade ndẽq ngerti. Beterus Si Jahat nike dateng ngerampas napi saq sampun tesawur lẽq dalem atẽ dengan-dengan nike.

Bugis: Biné iya teppaé ri lalengngé maddapangengngi tau iya méngkalingaéngngi karéba passalenna pékkugi Allataala mapparénta, iyakiya dé’ napahangngi. Poléi Ibillisi’é narampasa’i aga iya pura riyampoé ri laleng atinna mennang.

Makasar: Anjo bine takkioroka ri aganga, iaminjo a’jari pangngebarang mae ri tau allangngerekami ri passala’ antekamma bateNa Allata’ala ammarenta, mingka tanapahangai anjo kabaraka. Battui kaja’dallanga angngalleangi anjo apa le’baka nipakioro’ ri atinna ke’nanga.

Toraja: Iatu mintu’nato urrangii tu diona Parenta Suruga iato, natae’ napemanassai, saemi to bulituk unnalai tu apa diambo’ tama penaanna; iamoto tu tiambo’na dio biring lalan.

Duri: Ia to banne ta'pah do' lalan dipasangrapangngi to tossa'ding kareba kumua la ratui Puang Allataala mangparenta susi Raja, apa te'da napahangngi. Ratumi to Ballisi' rrampai joo kareba mangkamo nasa'ding.

Gorontalo: Bili u lodehu to bihu dalalo tou pilomuayadiyo mota, uwito lumadu tawu ta ma lo'odungohe habari lo Yiladiya lo Soroga bo dila motota lo artiliyo. Lapatao lonao mayi Ibilisi lohehu u pilomuayadiyo mota to delomo hila lo tawu boyito.

Gorontalo 2006: Bili u lobiihuto todalalo debo odelo tau-tauwalo tahipo dungohe habari pasali woloolo mola Allahu Taa̒ala momalenta, bo diila mongalati. Ibilisi boito lonao̒ mai wau lolambata wolo umaa pilomua̒yadu todelomo hilaa limongolio.

Balantak: Wine' men nandawo' na salan, ya'amo mian men nongorongor lelena Batomundo'anna Surugaa, kasee sian minginti'i. Mian iya'a ia rae'i i ia men gau'na ba'idek ka' nirampasi a upa men nipoko kamburmo na noana.

Bambam: Indo diuaam banne tappa lako lalam, dipasihhapam to uhhingngi Battakadanna Puang Allataala diona kapahentaanna, sapo' tä' naissam napekalembasam. Iya sulem tomahajanna setam anna nahappai indo to puha diambo' illaam penabanna indo tau.

Kaili Da'a: Pae to nanawu ri wiwi jala etu nasimbayu ewa tau-tau nangepe Tesa Poparenta nu Alatala tapi da'a ninjani ira patujuna. Pade naratamo Magau nu Seta nompakalipo Tesa etu nggariara nta'i ira.

Mongondow: Batoḷ inta noḷabú kon daḷan, tua im mangalenya: Intau inta nokodongog kom Pirman kon náonda ing ki Allah momarentah, ta'e diá kinomangalean monia. Kon tua namangoidon in Ibilis bo mogagow kon inta ain inambor kom bonu ing gina monia.

Aralle: Noa indee: yato banne ang dondong pano di lalang sihapang tau ang untahimbo kaheba didiona Kapahentaanna Puang Alataala, ampo' dai napähäng. Lambi' sule Pongkahana setang anna nahampa'i yato aka ang puha natahimbo ang tiambo' sihapang banne yaling di inahanna.

Napu: Tinuda au manawo i tanga rara lempona tauna au mampehadingi mpuu bambari kana i poparentana Pue Ala, agayana barahe moisa lempona. Hawemi Datu Tokadake morampaki ngkora iti hangko i lalunda.

Sangir: Bine apan nasawuhẹ̌ su ral᷊enge tabidạu taumata apan nakaringihẹ̌ habar'u mạanun kereapa Ruata e mẹ̌parenta, kai tawe makal᷊aěnna. I ral᷊akịe riměnta ringangu nangaho apan seng nisawuhẹ̌ su ral᷊ungu naung i sire.

Taa: Wali liano etu batuanginya kareba mangkonong ewa wimba i Pue Allah damawali Makole nto lino. Wali tempo tau mangandonge kareba etu pei taa manasanya, tempo etu ma’i i Kepala nto pantipu pei mangoko yau kareba etu yako ri pampobuuka nsira. Wali palaong to etu semo to raporapaka ewa liano to rasawu to kono ri jaya pei to natungku yau ntonsi.

Rote: Bini-ngges fo mana tu'da nai enok lai na, nakasasama na leo hataholi fo namanene halak la'eneu Manetualain paleta tao leo beek, tehu ta nalela kana fa. Boema Nitu Mangalauk ndia, ana mai de, natona nini hata fo nanasele-nggali basak nai dale nala dalek so.

Galela: O gisisi ma binuka o ngekoka o namo yaoqo gena, imatero bato o nyawa yoiseka o Gikimoi Awi habari, duma yosihodawa, so o Iblis wahino de wakoora to ona manga sininga ma rabano so isisaka.

Yali, Angguruk: Allah ap obog toho Inikni aruhuwon fahet aben holtuk angge famen indi anggar atuk eleg halug siyahon inowen anggen fanowon ap indimu fok turukon ino waharuk lit heneko hilaruk. Ihiyon ari kebunggalma fok turukon fahet ihi.

Tabaru: 'O fini gee 'itotaka 'o ngekomuku, ge'ena 'isoka 'o nyawa gee yo'isenoka ma habari ma ngale kokia ma Jo'oungu ma Dutu wopareta, ma koyasahewa. 'O Tokata ma Koana 'iboa de ya'oraka 'okia naga gee yapiakorukou to 'ona manga singinaka.

Karo: Kalak si megi Berita kerna Kinirajan e, tapi la iangkana bali kap ia ras benih si ndabuh ku tepi dalan. Si jahat reh nangko berita si nggo iamburken ku bas pusuhna e.

Simalungun: Anggo adong na manangar hata pasal Harajaon ai, tapi seng iarusi, jadi roh ma parjahat ai manrampas na dob sinaburhon ai hubagas uhurni, ai ma na sinaburhon bani dalan ai.

Toba: Tu ganup na umbege hata Harajaon i, anggo so diantusi, ro do parjahat i, mangarampasi na sinaburhon tu rohana i. I ma na sinaburhon tu dalan i.

Dairi: Kalak simendengkoh sukuten terrèngèt Kerajaen Dèbata, tapi oda iarti, kalak i mo bagè bennih sindabuh i dalan. Roh mo si jahat mengerampasi enggo kessa isabur mi bagasen ukurna.

Minangkabau: Baniah nan jatuah di tapi jalan, ibaraiknyo sarupo jo urang-urang nan lah mandanga kaba tantang Karajaan Sarugo, tapi inyo indak mangarati. Mako tibolah si Jahek (ubilih) ma ambiak apo nan lah diserakkan di tanah atinyo tu.

Nias: Tanõmõ saekhu ba lala, no amaedola niha samondrondrongo turia Lowalangi ba famatõrõ-Nia, ba lõ aboto ba dõdõnia. Tohare Gafõkha ba irabu zi no mufazaewe andrõ bakha ba dõdõra.

Mentawai: Karamen sibebelé ka enungan, iaté tupasikat'aké ka tubudda sipasiaarep Katuareman Simaerú, siorak pagalaiat Purimataat Taikamanua. Tápoi tá makokolou ka bagadda. Amoi poí Sanitu masirau-rau karamen sikarap'akenen ka bagat paatuatda.

Lampung: Bibit sai gugor di renglaya injuk jelma-jelma sai ngedengi kabar tentang injuk repa Allah memerintah, kidang mak ngerti. Si Jahat udi ratong rik ngerampas api sai radu ditabor delom hati tian.

Aceh: Bijéh nyang rhot ateueh rot lagée ureuëng nyang jideungoe haba pakriban Po teu Allah geumat peurintah, teuma hana jimuphom. Si jeuhet nyan jiteuka laju jireupah peue-peue nyang teutabu lam até awaknyan.

Mamasa: Banne tappa lako lalan, kalembasanna to urrangngi battakada untetteran kaparentaanna Puang Allata'alla, sapo tae' naissan napekalembasan. Saemi ponggawana setang urrappa inde banne mangka diambo' illalan penawannae.

Berik: Angtane aa jei gam sarbilirim taterisi nunu Uwa Sanbagiri Jei aa jem nwinirim anggwabura seyafter gemerserem jem Sanbakfe jem temawer, jengga jei taterisi jeiserem waakenfer jam sarbiyen, angtane jeiserem jei ga enggala, twam tanna aa je ge janbilirim nelebe ga jes galserem. Bawasa ga aa jela, ane taterisi jei aa jes sarbilirim ga amsonbana jem iniwer.

Manggarai: Oné néténg ata hitut dengé curup latang te Adak Surga, maik toé pecing betuan, maig jing da’at te rambut apa hitut weri oné nai data hitu. Hitus wini siot wécak oné lupi salangs.

Sabu: Wini do bunu pa rujhara ne, do hela'u ke mii ddau-ddau do dhanno ma ne lii do mina mii Deo ne pereda, tapulara tada dho nga-nga. Dakka Wango la rabe ne nga ne do lebe ne ngati dhara ade ro.

Kupang: Bibit yang jato di jalan tu, andia orang yang dengar Kata-kata soꞌal Tuhan Allah pung pegang parenta, ma dia sonde mangarti batúl-batúl. Ais ju setan dong pung bos datang rampas bawa itu Kata-kata dari itu orang pung hati.

Abun: Mbet gro gato ges mo os mit ne anato tepsu ye gato jam sukdu subot os ndo gato Yefun Allah fro wa An tepsu men bi Yekwesu, sarewo án yo but nde, wo biris bi yekwesu ma ete nai sukdu ne wé kadit án mit or re.

Meyah: Maat efej ongga esiri gu moroju bera erek rusnok ongga rig rot teinefa Allah ofoka ereij keingg rusnok. Tina rudou enebriyi gij mar insa koma efen ofou guru. Jefeda Bilis en noba ereni rua fogora runororu mar insa koma deika guru.

Uma: Hawua' to monawu' hi mata ohea mpobatuai tauna to mpo'epe moto kareba to mpo'uli' beiwa Alata'ala jadi' Magau', aga uma rapoinono. Rata anudaa' mpohagoi-ra lolita toe ngkai rala nono-ra.

Yawa: Kamije inta ntatayo unanuije nawantave rai bo rai, omamo raurata irati vatano wo ayao Amisye be akarive ranaun, weramu unanta raije ramu. Wo ranaun umba Anakakai Akoe de po ayao Amisy no no manuga raugavo maora.


NETBible: When anyone hears the word about the kingdom and does not understand it, the evil one comes and snatches what was sown in his heart; this is the seed sown along the path.

NASB: "When anyone hears the word of the kingdom and does not understand it, the evil one comes and snatches away what has been sown in his heart. This is the one on whom seed was sown beside the road.

HCSB: When anyone hears the word about the kingdom and doesn't understand it, the evil one comes and snatches away what was sown in his heart. This is the one sown along the path.

LEB: [When] anyone hears the word about the kingdom and does not understand [it], the evil one comes and snatches away what was sown in his heart. This is what was sown on the side of the path.

NIV: When anyone hears the message about the kingdom and does not understand it, the evil one comes and snatches away what was sown in his heart. This is the seed sown along the path.

ESV: When anyone hears the word of the kingdom and does not understand it, the evil one comes and snatches away what has been sown in his heart. This is what was sown along the path.

NRSV: When anyone hears the word of the kingdom and does not understand it, the evil one comes and snatches away what is sown in the heart; this is what was sown on the path.

REB: When anyone hears the word that tells of the Kingdom, but fails to understand it, the evil one comes and carries off what has been sown in his heart; that is the seed sown along the footpath.

NKJV: "When anyone hears the word of the kingdom, and does not understand it , then the wicked one comes and snatches away what was sown in his heart. This is he who received seed by the wayside.

KJV: When any one heareth the word of the kingdom, and understandeth [it] not, then cometh the wicked [one], and catcheth away that which was sown in his heart. This is he which received seed by the way side.

AMP: While anyone is hearing the Word of the kingdom and does not grasp {and} comprehend it, the evil one comes and snatches away what was sown in his heart. This is what was sown along the roadside.

NLT: The seed that fell on the hard path represents those who hear the Good News about the Kingdom and don’t understand it. Then the evil one comes and snatches the seed away from their hearts.

GNB: Those who hear the message about the Kingdom but do not understand it are like the seeds that fell along the path. The Evil One comes and snatches away what was sown in them.

ERV: “What about the seed that fell by the path? That is like the people who hear the teaching about God’s kingdom but do not understand it. The Evil One comes and takes away what was planted in their hearts.

EVD: What is the seed that fell by the path? That seed is like the person that hears the teaching about the kingdom but does not understand it. The Evil One (the devil) comes and takes away the things that were planted in that person’s heart.

BBE: When the word of the kingdom comes to anyone, and the sense of it is not clear to him, then the Evil One comes, and quickly takes away that which was put in his heart. He is the seed dropped by the wayside.

MSG: When anyone hears news of the kingdom and doesn't take it in, it just remains on the surface, and so the Evil One comes along and plucks it right out of that person's heart. This is the seed the farmer scatters on the road.

Phillips NT: When a man hears the message of the kingdom and does not grasp it, the evil one comes and snatches away what was sown in his heart. This is like the seed sown by the roadside.

DEIBLER: The people who hear about how God rules over people’s lives and do not understand what they have heard are like the path where some of the seeds fell. Satan, the Evil One, comes and causes these people to forget [MET] what they have heard [MET].

GULLAH: De people dem wa yeh, bot ain ondastan de wod wa tell bout God rule, dey stan like de seed wa fall long de pat. De Ebil One come long an tek way de wod wa been dey een dey haat.

CEV: The seeds that fell along the road are the people who hear the message about the kingdom, but don't understand it. Then the evil one comes and snatches the message from their hearts.

CEVUK: The seeds that fell along the road are the people who hear the message about the kingdom, but don't understand it. Then the evil one comes and snatches the message from their hearts.

GWV: Someone hears the word about the kingdom but doesn’t understand it. The evil one comes at once and snatches away what was planted in him. This is what the seed planted along the road illustrates.


NET [draft] ITL: When <191> anyone <3956> hears <191> the word <3056> about the kingdom <932> and <2532> does <4920> not <3361> understand <4920> it, the evil one <4190> comes <2064> and <2532> snatches <726> what was sown <4687> in <1722> his <846> heart <2588>; this <3778> is <1510> the seed sown <4687> along <3844> the path <3598>.



Studi lengkap, lihat: Alkitab SABDA.

 <<  Matius 13 : 19 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2019
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Single Panel

Laporan Masalah/Saran