Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [TB]     [PL]  [PB] 
 <<  Roma 2 : 1 >> 

TB: Karena itu, hai manusia, siapapun juga engkau, yang menghakimi orang lain, engkau sendiri tidak bebas dari salah. Sebab, dalam menghakimi orang lain, engkau menghakimi dirimu sendiri, karena engkau yang menghakimi orang lain, melakukan hal-hal yang sama.


AYT: Karena itu, kamu tidak dapat berdalih lagi, hai manusia, siapa pun, kamu yang menghakimi dalam memberikan penghakiman kepada orang lain, kamu juga menghukum dirimu sendiri; sebab kamu, yang memberikan penghakiman, juga melakukan hal-hal yang sama.

TL: Sebab itu tiadalah dapat engkau mendalihkan dirimu, hai orang, siapa pun engkau yang menyalahkan orang; karena di dalam hal engkau menyalahkan orang lain, engkau sudah menyalahkan dirimu sendiri; sebab engkau yang menyalahkan itu berbuat sedemikian itu juga.

MILT: Oleh karena itu, engkaulah orang yang tak termaafkan, hai manusia, yakni setiap orang yang menghakimi; karena dengan apa engkau menghakimi orang lain, engkau sedang menghukum dirimu sendiri, sebab yang menghakimi, engkau sedang melakukan hal-hal yang sama.

Shellabear 2010: Sebab itu engkau tidak dapat berdalih, hai manusia, siapa pun engkau, yang menghakimi orang lain. Karena pada waktu engkau menghakimi orang lain, engkau juga menjatuhkan hukuman bagi dirimu sendiri, sebab engkau yang bertindak sebagai hakim, juga melakukan hal-hal yang serupa

KS (Revisi Shellabear 2011): Sebab itu engkau tidak dapat berdalih, hai manusia, siapa pun engkau, yang menghakimi orang lain. Karena pada waktu engkau menghakimi orang lain, engkau juga menjatuhkan hukuman bagi dirimu sendiri, sebab engkau yang bertindak sebagai hakim, juga melakukan hal-hal yang serupa

Shellabear 2000: Sebab itu engkau tidak dapat berdalih, hai manusia, siapa pun engkau, yang menghakimi orang lain. Karena pada waktu engkau menghakimi orang lain, engkau juga menjatuhkan hukuman bagi dirimu sendiri, sebab engkau yang bertindak sebagai hakim juga melakukan perkara-perkara yang serupa.

KSZI: Oleh itu kamu tidak boleh berdalih hai manusia, walau siapapun kamu, apabila kamu menghakimi orang. Pada waktu kamu hakimi orang lain, kamu juga menjatuhkan hukuman kepada dirimu sendiri; kerana kamu yang menghakimi juga melakukan perkara yang sama.

KSKK: Karena itu, siapa pun kamu, tidak ada alasan untukmu menghakimi orang lain, karena dengan menghakimi sesamamu, kamu menghukum dirimu sendiri, sebab kamu melakukan hal yang sama.

WBTC Draft: Jika engkau menganggap, bahwa engkau dapat menghakimi orang lain, engkau salah. Engkau juga bersalah akibat dosa. Engkau menghakimi orang, tetapi engkau juga melakukan kejahatan seperti mereka. Jadi, pada saat engkau menghakimi orang, engkau juga menghakimi diri sendiri.

VMD: Jika engkau menganggap, bahwa engkau dapat menghakimi orang lain, engkau salah. Engkau juga bersalah akibat dosa. Engkau menghakimi orang, tetapi engkau juga melakukan kejahatan seperti mereka. Jadi, pada saat engkau menghakimi orang, engkau juga menghakimi diri sendiri.

AMD: Karena itu, tidak ada alasan lagi bagimu untuk menghakimi orang lain. Sebab, ketika kamu menghakimi orang lain, kamu menghakimi dirimu sendiri, karena kamu juga melakukan hal yang sama.

TSI: Jadi Sahabat-sahabat saya, kalau kamu menganggap bahwa kamu bisa menghakimi orang lain, berarti kamu salah. Kamu juga bersalah karena berbuat dosa. Tidak pantas kamu menghakimi sesamamu, karena kamu juga melakukan kejahatan yang sama seperti dia. Jadi setiap kali kamu menghakimi orang lain, hal itu sama seperti kamu meminta Allah menjatuhkan hukuman bagi dirimu sendiri.

BIS: Oleh karena itu, Saudara-saudara, siapakah Saudara sehingga Saudara mau menyalahkan orang lain? Saudara tidak punya apa-apa untuk membela diri! Sebab kalau Saudara menyalahkan orang lain, padahal Saudara sendiri melakukan perbuatan yang sama seperti mereka, maka Saudara menjatuhkan hukuman atas diri sendiri juga.

TMV: Oleh itu, sahabatku, siapakah kamu sehingga mahu menyalahkan orang lain? Kamu sama sekali tidak mempunyai dalih untuk membela diri. Hal itu demikian, kerana apabila kamu menyalahkan orang lain, lalu kamu sendiri melakukan perbuatan yang sama, kamu menjatuhkan hukuman kepada diri kamu sendiri.

BSD: Saudara-saudara! Kalau kalian berkata bahwa orang lain salah, apakah kalian sendiri mempunyai alasan untuk berkata bahwa kalian tidak bersalah? Sebab, kalau kalian berkata bahwa orang lain bersalah, lalu kalian sendiri melakukan hal-hal yang jahat seperti dia, berarti kalian juga menjatuhkan hukuman atas dirimu sendiri.

FAYH: SAUDARA mungkin berkata, "Bukan main jahatnya orang-orang yang Saudara bicarakan itu!" Tetapi tunggu dulu! Saudara juga sama jahatnya. Bila Saudara mengatakan bahwa mereka jahat dan seharusnya dihukum, berarti Saudara berbicara mengenai diri sendiri, karena Saudara juga melakukan hal-hal yang sama.

ENDE: Demikianpun engkau tidak dapat berdalih-dalih, hai manusia siapa sadja, jang menghukum orang-orang lain. Sebab dengan menghukum orang-orang lain, engkau menghukum dirimu sendiri, sebab apa jang kaupersalahkan itu, engkau sendiri melakukannja.

Shellabear 1912: Sebab itu tiada dapat engkau mendalihkan dirimu, hai tolanku barang siapa pun baik yang menyalahkan orang: karena dirimu pun engkau dapati salah jua dalam perkara yang engkau menyalahkan orang lain itu; sebab engkau yang menyalahkan orang ada membuat perkara itu juga.

Klinkert 1879: MAKA sebab itoelah tiada oedzoer bagaimoe, hai orang siapa pon baik, jang mensalahkan orang lain, karena dalam hal engkau mensalahkan orang lain, engkau mensalahkan dirimoe sendiri, karena engkau, jang mensalahkan orang, engkau pon berboewat perkara jang demikian djoega.

Klinkert 1863: Maka sebab itoe angkau tiada bolih dipanggil bresih, hei orang! siapa pon baik, jang salahken orang lain, {2Sa 12:5; Mat 7:1; 1Ko 4:5} karna dalem perkara jang angkau salahken orang lain, betoel dalem itoe djoega angkau salahken dirimoe sendiri, karna angkau jang salahken orang, memboewat itoe perkara djoega.

Melayu Baba: Sbab itu angkau t'ada daleh lagi, hei orang, baik siapa pun yang salahkan orang: kerna dalam perkara yang angkau salahkan lain orang, angkau ada hukumkan diri sndiri; sbab angkau yang salahkan orang ada buat ini smoa juga.

Ambon Draft: Sebab itu angkaw tijada bawleh dekira-kirakan sutji deri salah, h/e manusija, sijapa-sijapa angkaw ada, jang bapersalahkan awrang-awrang lajin-lajin. Karana sedang ang-kaw kasi salah pada awrang jang lajin, angkaw djuga ba-persalahkan sendirimu, deri se-bab angkaw sendiri djuga ada bowat perkara-perkara itu, akan jang mana angkaw ka-si salah pada awrang-awrang jang lajin.

Keasberry: MAKA subab itulah tiada uthur kapadamu, Hie barang siapa pun baik, yang munyalahkan orang lain: kurna dalam purkara yang angkau salahkan orang lain itu, maka angkau hukumkan dirimu dahulu; kurna angkau yang munyalahkan orang itu bahwa angkau pun ada burbuat purkara itu juga.

Leydekker Draft: Sebab 'itu tijada 'angkaw dapat membawa barang xudzur, hej manusija, sijapa 2 garang 'adamu jang kira 2 kan: karana sedang 'angkaw kira 2 kan sa`awrang lajin, maka 'angkaw bapersalahkan sendirimu: karana 'angkaw jang kira 2 kan demikijen 'ada meng`ardjakan segala perkara 'itu djuga.

AVB: Oleh itu, kamu tidak boleh berdalih, hai manusia walau siapa pun kamu, apabila kamu menghakimi orang. Pada waktu kamu hakimi orang lain, kamu juga menjatuhkan hukuman kepada dirimu sendiri; kerana kamu yang menghakimi juga melakukan perkara yang sama.


TB ITL: Karena itu <1352>, hai <5599> manusia <444>, siapapun <3956> juga engkau <1510>, yang menghakimi <2919> orang lain, engkau sendiri tidak bebas dari salah <379>. Sebab <1063>, dalam <1722> menghakimi <2919> orang lain <2087>, engkau menghakimi <2632> dirimu sendiri <4572>, karena <1063> engkau yang menghakimi <2919> orang lain, melakukan <4238> hal-hal yang sama <846>. [<3739>]


Jawa: Mulane, heh manungsa, sapa bae kang njeksani wong liya, kowe dhewe ora kena diarani tanpa kaluputan. Awit ing sajrone kowe njeksani wong, ateges matrapi awakmu dhewe, amarga kowe kang njeksani wong iku, pratingkahmu dhewe iya mangkono uga.

Jawa 2006: Mulané, hé manungsa, sapa baé kang ngadili wong liya, kowé dhéwé ora duwé dhasar kanggo mbélani awakmu dhéwé. Awit sarana kowé ngadili wong, kowé ngadili awakmu dhéwé, amarga kowé kang ngadili wong iku, kalakuanmu dhéwé iya mangkono.

Jawa 1994: Mulané para sedulurku, apa kowé padha wani ngadili wong liya, ing ngatasé kowé dhéwé kegolong wong sing ora bakal luput saka kesalahan? Merga yèn kowé ngluputaké wong liya, mangka kowé dhéwé luputé padha, apa kowé ora nibakaké paukuman marang awakmu dhéwé?

Jawa-Suriname: Para sedulur, kowé mesti setuju nèk Gusti Allah nyetrap wong sing nglakoni ala kuwi. Menawa kowé mikir nèk kowé déwé ora nglakoni kaya ngono. Saiki aku ngomong marang kowé kabèh sing pada mikir ngono kuwi: Gusti Allah uga bakal nyetrap kowé. Awit nèk kowé mbenerké Gusti Allah nèk Dèkné nyetrap wong liyané, kowé uga mbenerké Gusti Allah nèk Dèkné nyetrap awakmu déwé. Awit kowé sing pada nyalahké liyané, kowé déwé uga nglakoni prekara-prekara sing ala kuwi.

Sunda: Ari dulur-dulur osok nyalahkeun kalakuan batur? Inget, bisi aranjeun teu bisa hojah. Sabab lamun ka batur nyalahkeun tapi kalakuan sorangan saruana, eta sarua jeung nyalahkeun ka diri sorangan.

Sunda Formal: Ari jadi jelema, boh pangkat naon oge ulah sok nyalahkeun ka batur. Sabab nyalahkeun batur teh, sasat ngahukum maneh; da dirina sorangan anu ngahukum ge, sarua doraka.

Madura: Daddi, Tan-taretan, pasera sampeyan me’ nyala’agiya oreng laen? Sampeyan ta’ gadhuwan pa-ponapa kaangguy abillai aba’. Sabab manabi Sampeyan nyala’agi oreng laen, mangkana Sampeyan dibi’ alako padha sareng reng-oreng ganeka, sampeyan padha sareng madhateng okoman ka aba’na dibi’ jugan.

Bauzi: Ame fai bak meedam dam zi lam Alat Ahamo ozome vàlu gagome beodam bak lam, “Ahole meedam bak,” laham bak lam im ozobohu bak. Am ba git meedam vabak. Lahana iho ba im dedamali meia vàlu gagodam biem bak. Umeme laha gi ahebu faidedahemu Alat uba beodam bak uho it ozom vab damat vedi meita vàlu neha, “Lo. Ahole beodaho,” lahame uhumo uba it vàlu gagom bak um vabili meedam damat modem bak. Uho labi modemeam làhà Alat ba diamut dam bakda labe ibi iho meedaha im lam, “Ame dam labe git meedào? Neàna meedào?” laham bak lam uloome aime neàdi gagom di ba ubu uho lab meedaha bak lam gi aalahigeàmu mom vabak. Abo beom bak.

Bali: Parasemeton, punapike semeton purun nepasin anak sane lianan? Santukan parasemeton sareng sami, yadiastun asapunapija linggih semetone, tan pacang mrasidayang maosang raga nenten iwang. Santukan yen semeton nibakang tetepasan ring anak lian, nanging semeton taler nglakonin paindikan sane pateh ring anake punika, sujatinne semeton nibakang tetepasan ring ragan semetone niri.

Ngaju: Tagal te pahari handiai, eweh kea pahari sampai pahari handak manyalan oloh beken? Pahari dia olih en-en akan mambela arep! Basa amon pahari manyalan oloh beken padahal pahari kabuat je malalus gawi je sama kilau ewen, maka pahari mawi hukuman buah arep pahari kea.

Sasak: Keranaq nike semeton senamian, sai setetune side pade sehingge hakimin dengan lain? Side mẽsaq ndẽqne bẽbas lẽman kesalaqan, sẽngaq lamun side pade hakimin dengan lain padahal side mẽsaq ngelaksaneang hal saq pade maraq dengan-dengan nike, make side pade mutusang hukuman tipaq diriqde mẽsaq.

Bugis: Rimakkuwannanaro, Saudara-saudara, niga Saudara angkanna Saudara maélo passalai tau laingngé? Dé’ agaga nappunnai Saudara untu’ méwaiwi alému! Saba’ rékko Saudara passalai tau laingngé, padahal napogau’ towi Saudara pangkaukeng iya pada-padaé mennang, tentu Saudara pakennai towi aléna pahukkungeng.

Makasar: Lanri kammana, sari’battangku ngaseng, inaiko kutadeng antu sa’gennu akkulle ampasalai tau maraenga? Tena sikali apa-apa ri kau untu’ akkulle ampattojengi kalennu! Nasaba’ punna nupasala parannu tau, padahala’ kalennu anggaukangi anjo apa-apa nagaukanga ke’nanga, ikau tommi ampabattui hukkunganga mae ri kalennu.

Toraja: Iamoto tae’ mubelai undakaran posanga kalemu, e iko, minda-mindako tu umpasala tau; belanna lan tu kaumpasalammu to senga’, iko kalenamo umpakannai ukungan kalemu; belanna iko ma’pasala na iko duka umpogau’i.

Duri: Iamo joo, to matumbara kamu' milampasalara tau laen? Te'da lalan la minii mpessakkanan kalemi jio mai kasalanmi. Nasaba' mpasala kamu' tau laen, na kamu' bang una mpugaukki to mipake mpasala tau, battuananna mpasala kamu' kalemi.

Gorontalo: Sababu uwito, diyaluwo u mowali pongalasani lo manusiya mopotala lo tawu wuwewo mao. Wonu woluwo tawu ta hemopotala lo tawu wuwewo mao, tiyo hemopotala lo batangaliyo lohihilawo, sababu tawu ta hemopotala lo tawu boyito, tiyo olo hemohutu odelo u hepopotalaliyo boyito. Wonu odito, tiyo musi mohukumani batangaliyo olo.

Gorontalo 2006: Masababu uito, mongo Wutato, tatoonu Wutato, tilunggula Wutato motohilaa mopotala taa wewo? Wutato diila owolo-wolo u mopodulua lobatanga! Sababu wonu Wutato mopotala taa wewo, lebe-lebe pomao̒ Wutato lohihilao helohutu huhutu u tutuuwauwa debo odelo timongolio, yi Wutato malo podehu hukuumani tobatanga lohihilao olo.

Balantak: Mbaka', kuu men mungukumi mian sambana, kuu sianta kekereranmuu mangawawau men koiya'a. Gause kalu i kuu mungukumi mian sambana, mbaka' i kuu uga' galal mungukumi waka susuung, gause mangawawau men koikoimo.

Bambam: Anna taissanna' pada-pada taua maka' napassala Puang Allataala indo to umpogau' kakadakeam, iya setonganna muundu' lollä illaam pahhottosanna. Anna ikoa'-iko, si umpasalakoa' solamu, sapo' setonganna tä' sihatam la umpateenna' aka indo gau' kadakena, iko sianna' duka' si umpogau'i. Dadi maka' umpasalakoa' solamu, iya kalembasanna ia too umpasalakoa' duka' kalemu. Dadi, tä' siakoa' la mala ummaloloam kalemu.

Kaili Da'a: Jadi sampesuwu-sampesuwu, ane komi nompakasala roamu da'a mamala komi manguli, "Aku e'i da'a ria salaku." Sabana komi mboto wo'u nompowia pokainggu to nasimbayu ewa pokainggu roa to nipakasalamu. Jadi ante nompakasala roamu iwetu komi wo'u nompakasala koromu mboto!

Mongondow: Manangka intua, utat mita ki inebií in ikow nion sim mohakim kon intau ibanea? Ikow tontanií kotaḷaíbií doman! Aka ikow bo mopotaḷaí kon intau ibanea, padahaḷ tumpaḷa nogaid kon naí inta inaidan monia tua, daí mangalenya kon tua ikowdon tontanií in nopoḷabuí in hukuman ko'inimu tontanií.

Aralle: Oa' solasohongku, tainsammi taoate tahpa' liu yato kabohtuanna Puang Alataala ponna ke untahungkungngi tau ang membabe karake. Ampo' dai kita' sihatang ke unsallaingke solata, aka' ponna unsallaingke tau senga', sinnoa siante' unsallaingke kalaeta, aka' yato pembabeta sinnoa siante' pembabena tau senga'. Dahi dai aha lalang ang la taola umbahoi kasalaanta.

Napu: Taisa mpuu halalu, ane Pue Ala mohuku tauna au mobabehi dake, pobotusiNa batena tou. Agayana ikita bara ara rarana mosalai ranganta, lawi ane tasalai ranganta, lempona tasalai wori watanta haduduanta, lawi apa au rababehi ranganta, iti wori au tababehi. Mewali, bara mpuu ara raranta mosalai salanda ranganta.

Sangir: Ual᷊ingu ene, manga anạ u sěmbaụ kai isai tangu i kau e hakịu i kau mapẹ̌sal᷊an taumata wal᷊ine? I kau tawẹ apang hinong ikapẹ̌tahutěndạ baugu watangengu! U kamagengu i kau kawe mapẹ̌sal᷊an taumata wal᷊ine, kutẹu i kau sěsanu mẹ̌kẹ̌koạbelai kere kẹ̌koateng i sire, ute i kau mělẹ̌hukung u watangengu hala.

Taa: Wali a’i-a’i, bara i sema komi to mampakasala lengko nu yunumu, komi sewajuja ewa mampakasala seja koromu ngkalio apa komi mangika seja lengko to etu. See naka komi tare notomu to maya nuto’o.

Rote: Hu ndia de, tolano-tolanoo ngala lemin! see tolanoo ka, de nalosa tolanoo ka nau fe salak neu hataholi? Tolanoo ka ta hapu enok faaanak boen soaneu masala'e aoina ma fa! Nana metema tolano ka fe salak neu hataholi fe'ek, te se'kona tolanoo ka tatao-nono'im boeo bei sama leo hataholi sila la, soona tolanoo kala nde maketu aom tolanoo kala huhukum ndia.

Galela: Ngini ai dodiao o Yahudika ma nyawa, upa lo nia siningaka nitemo o nyawa ma dorou maro ona magegena bilasu yasisala de manga dorou ma fanggali yamake. Nako komagena, de ngini nitemoli bilasu ngini masirete lo nisisala de nia dorou lo o Gikimoi wafanggali de o dorou. Sababu maro to ona lo de manga sala komagena lo ngini, so akuwa niasitemo, "Ngohi ai dorou moi lo ihiwa." Maro komagena upa bai!

Yali, Angguruk: Nare, ap sa welahenonen hori winon fahet siyag ane ari-ari turuk lahep ulug enebug uruk lahen angge famen hinggareg hubam werehon seleg toho ha fug teg lahen. Hori winon unubam alem werehon kong turuk lahenon ari fam hinggareg hubam alem werehon oho kong turuk lahen. Hori winon unubam werehon kong turuk lahenon ari hag toho hinggareg hubam oho ambi rohon wereg.

Tabaru: 'Esa moi riaka dodoto, nako ngini niongose 'ato 'o nyawa 'iregu manga di-diai koyadaenuwa, ge'ena done naga de ma 'ena? niakisidumutu 'ato ngini nia sala koi'iwa? Sababu nako ngini niongose 'ato 'o nyawa 'iregu yosowono, 'ena momongo ngini mita niodiai 'okia sonaa 'ito-torou 'isoka 'onali, ge'ena ngini ma sirete mita nimasidaene 'o hukumani.

Karo: O teman, ise kin kam maka iukumndu kalak si deban? Kam pe ersalah kap! Adi iukumndu kalak si deban, iukumndu kap bandu, sabap perbahanenndu pe bali ras perbahanen kalak si iukumndu e.

Simalungun: Halani ai seng tarapiti ho dirimu, ale jolma sipanguhum, atap ise pe ho. Ai marhitei na manguhum halak na legan, iuhum ho do dirimu sandiri, ai na sonai do homa idalankon ho, ale sipanguhum!

Toba: (I.) Dibahen i ndang dapot ondingan ho, ale jolma, sidabu uhum. Ai dirim do diuhumi ho, di na niuhumanmu donganmi. Ai suman tu na binahenna i do pambahenmi, ho na manguhumi i!

Dairi: Kerna naidi isè ngo kènè alè jelma, dak ihukumi kono ngo denganmu sidèban. Dirimu ngo nihukumenmu i, tikan ihukumi kono denganmi, menghukum dirimu ngo kono i si, ai dos ngo ulah-ulahmu bagè ulah-ulahna i.

Minangkabau: Dek karano itu sudaro-sudaro, siya koh angku-angku, sainggo angku-angku nak manyalahkan urang lain? Angku-angku indak punyo alasan untuak mambela diri! Dek karano, jikok angku-angku manyalahkan urang lain, padohal angku-angku sandiri mangarajokan pulo karajo, nan bakcando dikarajokan dek urang-urang tu, ba arati angku-angku manjatuahkan ukunan ka diri angku-angku sandiri.

Nias: Bõrõ da'õ ya'ami ira talifusõ, haniha ami wa mihuku niha bõ'õ? Ma'ifu tebai mibu'a ba hulumi! Bõrõ na mihuku niha bõ'õ ba no mihuku ami samõsa, bõrõ me no milau samõsa gõi zi mane da'õ.

Mentawai: Oto kalulut néné ale kam Sasarainamai, kasonia lé poi takukua nia kam néné, pat koí obámuian masisele'aké sabagei? Tá te anai enunganmui bagei, masikua tatat selemui! Aipoí ké nusele'aké kam sabagei, tápoi beri kam leú et ka kam ai leú et nugaalaiaké kam kelé sigalaiakenenda ka sia, anuukum'akéan te kam tubumui.

Lampung: Ulihni seno, Puari-puari, sapa Puari sehingga Puari haga nyalahko ulun bareh? Puari mak ngedok api-api untuk ngebela diri! Mani kik Puari nyalahko ulun bareh, padahal Puari tenggalan ngelakuko perbuatan sai gegoh injuk tian, maka Puari ngejatuhko hukuman atas diri tenggalan juga.

Aceh: Ngon sabab nyan, Syedara-syedara, soe kheueh Gatanyan, sampoe Gata tatem peusalah ureuëng laén? Nibak Gata hana sapeuena keu gata bila droe! Sabab, meunyoe Gata tapeusalah ureuëng laén, padahai Gata keudroe tapeubuet nyang lagée awaknyan peubuet, ngon lagée nyan Gata katapeurhot huköman ateueh droe gata keudroe.

Mamasa: O anggammua' ma'rupa tau, to umbisara padammu innang tae' duka' dengan lalammua' la umpa'timpasan kalemu. Annu inde ammu marassan umbisara padammue sitonganna mengeko duka' umbisara kalemu annu susi siamia' panggauammu inde to mubisarae.

Berik: Am afelen mesna, ga enggam, angtane im nenennap afa ke fas enggam aa jei gam gutenaram, "Angtane nafsi jeiserem jei etam-etama kapkaiserem mes ne eyebili, ane Uwa Sanbagiri jei se tamtamtababili."? Jei angtane nensa afa gam jam gam balaram, gam jega nunu Uwa Sanbagiri aa jem gusurum angtane waakenayo afa kapka, angtane jeiserem angtane nensa aa jei gam balaram enggame etam-etamabara, jei jena enggam jam balyan, "Ai etam-etama kapkaiserem ajam eyebiyen.", aam temawer aamei mese, aamei seyafter etam-etama jes galserem igama eyebili. Aamei angtane nafsi jeiserem jem temawer enggam igalaba balbabilirim, "Angtane nafsi jeiserem jei etam-etama kapkaiserem mes ne eyebili, ane Uwa Sanbagiri jei se tamtamtababili.", jeiserem jeba aas galserem, aamei mese Uwa Sanbagiri is tamtamtababili, aam temawer aameime etam-etama kapkaiserem igama eyebili jei gemerserem.

Manggarai: Landing hitu, oé manusia, céing kéta hau, tara beté-bicar ata bana. Hau toé manga tanjéng te kambé weki rum. Ai ali beté-bicar ata, hau te beté-bicar weki rum. Ai hau hitut beté-bicar ata bana, pandé apa ata camas.

Sabu: Rowi do mina harre ke Tuahhu-tuahhu, nadu ke au dhe hakku ddhei au ta pebui hala pa ddau do wala? Bhule dho tuahhu nga ne nga-nga tu ta pemola-anni! Rowi ki pebui ke hala ri Tuahhu pa ddau do wala, jhe Tuahhu lema do tao ne wui ai-wui tao do mii do tao ri ro he, moko Tuahhu dhangnge ma ne do pebui lua wolo tu ngi'u au miha.

Kupang: Lu su dengar soꞌal jahat macam-macam tadi, wuang? Ais mangkali lu ada pikir bilang, “Aweꞌ! Itu orang dong pung jahat su talalu!” Kalo lu su pikir bagitu, awas ó! Te lu sandiri ju jahat bagitu. Andia ko lu sonde ada pung alasan ko bela diri, biar lu tu, sapa. Kalo lu ada bilang, orang laen dong jahat deng pantas kaná hukum, jang lupa bilang, lu ju ada lempar sala di lu pung diri sandiri. Te lu bekin jahat bagitu ju!

Abun: Sane ji bi nji, ji bi nyanggon, ben sa u anato nin kiket ye yi gum mo sukibit gato án ben ne? Nin kiket ye yi gum daret mo sukibit gato án ben ne nde, we nin kiket án gum ibit mone, ete nin dakai ben sukibit tepsu án ben ne yo, bere tepsu nin dakai kiket nin dakai gum ibit mone dom.

Meyah: Erek koma jefeda, enadaij nou mimif magot oida minejginaga rot oida Allah omofra mar okum eteb keingg rusnok ongga rutunggom mar ongga oska erek insa koma jinaga guru. Noba erek rineya jeska iwa rucunc rusnok enjgineg erek oska rot mar insa koma ongga rua runtunggom fob, beda koma erek rua rucunc risinsa tein erek ruska. Jeska iwa nomnaga bera ita mar egema tein ongga oska morototuma erek rusnok insa koma fob.

Uma: Ta'inca moto-mi ompi', ane Alata'ala mpohuku' tauna to mogau' dada'a hewa toe, pobotuhi-na bate makono. Aga uma ria huraa-ta mposalai' doo-ta, apa' ane tasalai' doo-ta, hibalia woto-ta moto-mi to tasalai'-e, bo hewa toe wo'o-wadi-hawo gau'-tae. Jadi', uma mpu'u ria ohea-ta mpe'arai' sala'-ta.

Yawa: Wamo raen Amisye apa mangke mamo mamai dave, wemi Po rapatimugo vatano wo anakotaro ngkakai rave maisyare ratodi umawe rai. Inya, vatane weap! Win dako, are bayave inta nyare nyo vatane inta apa kakai muno apa kove rakani ai indamu nyo mangke rapatimugo ai, weamo winyamo nya nteto rai mangkiki! Weye nyo mangke rapatimu nya vatane inta ai, weamo taune winyo mangke rapatimu taune nai to ije. Weye winyo vatane wato amai tavon; anakotaro ngkakainoanive po rave mamo winyamo vatan nyo rave tavon.


NETBible: Therefore you are without excuse, whoever you are, when you judge someone else. For on whatever grounds you judge another, you condemn yourself, because you who judge practice the same things.

NASB: Therefore you have no excuse, everyone of you who passes judgment, for in that which you judge another, you condemn yourself; for you who judge practice the same things.

HCSB: Therefore, anyone of you who judges is without excuse. For when you judge another, you condemn yourself, since you, the judge, do the same things.

LEB: Therefore you are without excuse, O man, every one [of you] who passes judgment. For in that which you pass judgment on someone else, you condemn yourself, for you who are passing judgment are doing the same [things].

NIV: You, therefore, have no excuse, you who pass judgment on someone else, for at whatever point you judge the other, you are condemning yourself, because you who pass judgment do the same things.

ESV: Therefore you have no excuse, O man, every one of you who judges. For in passing judgment on another you condemn yourself, because you, the judge, practice the very same things.

NRSV: Therefore you have no excuse, whoever you are, when you judge others; for in passing judgment on another you condemn yourself, because you, the judge, are doing the very same things.

REB: You have no defence, then, whoever you may be, when you sit in judgement -- for in judging others you condemn yourself, since you, the judge, are equally guilty.

NKJV: Therefore you are inexcusable, O man, whoever you are who judge, for in whatever you judge another you condemn yourself; for you who judge practice the same things.

KJV: Therefore thou art inexcusable, O man, whosoever thou art that judgest: for wherein thou judgest another, thou condemnest thyself; for thou that judgest doest the same things.

AMP: THEREFORE YOU have no excuse {or} defense {or} justification, O man, whoever you are who judges {and} condemns another. For in posing as judge {and} passing sentence on another, you condemn yourself, because you who judge are habitually practicing the very same things [that you censure and denounce].

NLT: You may be saying, "What terrible people you have been talking about!" But you are just as bad, and you have no excuse! When you say they are wicked and should be punished, you are condemning yourself, for you do these very same things.

GNB: Do you, my friend, pass judgment on others? You have no excuse at all, whoever you are. For when you judge others and then do the same things which they do, you condemn yourself.

ERV: So do you think that you can judge those other people? You are wrong. You too are guilty of sin. You judge them, but you do the same things they do. So when you judge them, you are really condemning yourself.

EVD: So do you think that you can judge those other people? You are wrong. You too are guilty of sin. You judge those people, but you do the same bad things they do. So when you judge them, you are really judging yourself guilty.

BBE: So you have no reason, whoever you are, for judging: for in judging another you are judging yourself, for you do the same things.

MSG: Those people are on a dark spiral downward. But if you think that leaves you on the high ground where you can point your finger at others, think again. Every time you criticize someone, you condemn yourself. It takes one to know one. Judgmental criticism of others is a well-known way of escaping detection in your own crimes and misdemeanors.

Phillips NT: NOW if you feel inclined to set yourself up as a judge of those who sin, let me assure you, whoever you are, that you are in no position to do so. For at whatever point you condemn others you automatically condemn yourself, since you, the judge, commit the same sins.

DEIBLER: God will severely punish non-Jewish people who habitually do evil deeds, because he has clearly revealed that he is angry with them. So, when God judges people, he will not excuse any one of you Jews to whom I am writing. You(sg) say that God should punish non-Jews for doing evil deeds. But when any one of you says that, it is yourself whom you are saying that God should punish, because you(sg) do some of the same evil deeds that the non-Jews do.

GULLAH: So den, waeba one ob oona da jedge oda people, ya ain got no scuse tall fa de bad ting dem ya da do. Dohn mek no neba mind who ya da. Cause weneba ya jedge oda people, bot ya keep on da do de same bad ting dey da do, ya da condemn yasef.

CEV: Some of you accuse others of doing wrong. But there is no excuse for what you do. When you judge others, you condemn yourselves, because you are guilty of doing the very same things.

CEVUK: Some of you accuse others of doing wrong. But there is no excuse for what you do. When you judge others, you condemn yourselves, because you are guilty of doing the very same things.

GWV: No matter who you are, if you judge anyone, you have no excuse. When you judge another person, you condemn yourself, since you, the judge, do the same things.


NET [draft] ITL: Therefore <1352> you are <1510> without excuse <379>, whoever you are, when you judge <2919> someone else. For <1063> on whatever grounds you judge <2919> another <2087>, you condemn <2632> yourself <4572>, because <1063> you <4238> who judge <2919> practice <4238> the same things <846>.



Studi lengkap, lihat: Alkitab SABDA.

 <<  Roma 2 : 1 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2019
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Single Panel

Laporan Masalah/Saran