Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [AVB]     [PL]  [PB] 
 <<  Kisah Para Rasul 28 : 27 >> 

AVB: Kerana hati umat ini telah buntu, mereka pekakkan telinga, dan pejamkan mata. Kalau tidak demikian, mereka tentu melihat dengan mata, mendengar dengan telinga, dan mengerti dengan hati, lalu berpaling kepada-Ku dan Aku menyembuhkan mereka.’ ”


AYT: Sebab, hati bangsa ini telah menebal dan telinganya berat untuk mendengar. Mereka telah menutup matanya. Supaya, jangan mereka melihat dengan mata mereka, mendengar dengan telinga mereka, mengerti dengan hati mereka dan berbalik. Kemudian, Aku akan menyembuhkan mereka.’

TB: Sebab hati bangsa ini telah menebal, dan telinganya berat mendengar, dan matanya melekat tertutup; supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya, lalu berbalik sehingga Aku menyembuhkan mereka.

TL: karena kaum ini sudah keras hati, dan pendengarnya pun berat, dan matanya sudah dikejamkannya, supaya jangan sekali-kali ia nampak dengan matanya, dan mendengar dengan telinganya, dan mengerti dengan hatinya, dan bertobat pula, lalu Aku pun menyembuhkan dia.

MILT: Sebab hati bangsa ini sudah dikeraskan, dan mereka mendengar dengan telinga yang berat, dan mereka menutup matanya, agar jangan mereka melihat dengan mata dan mendengar dengan telinga dan mengerti dengan hati dan mereka berbalik dan Aku akan menyembuhkan mereka.

Shellabear 2010: Sebab hati bangsa ini sudah mengeras, telinga mereka berat untuk mendengar; mata mereka tertutup rapat-rapat. Dengan demikian, mereka tidak akan dapat melihat dengan matanya, mereka tidak akan dapat mendengar dengan telinganya, dan mereka tidak akan mengerti dengan hati mereka lalu berbalik kepada-Ku sehingga Aku menyembuhkan mereka.’

KS (Revisi Shellabear 2011): Sebab hati bangsa ini sudah mengeras, telinga mereka berat untuk mendengar; mata mereka tertutup rapat-rapat. Dengan demikian, mereka tidak akan dapat melihat dengan matanya, mereka tidak akan dapat mendengar dengan telinganya, dan mereka tidak akan mengerti dengan hati mereka lalu berbalik kepada-Ku sehingga Aku menyembuhkan mereka.

Shellabear 2000: Sebab hati bangsa ini sudah mengeras, telinga mereka berat untuk mendengar; mata mereka tertutup rapat-rapat. Dengan demikian mereka tidak akan dapat melihat dengan matanya, mereka tidak akan dapat mendengar dengan telinganya, dan mereka tidak akan mengerti dengan hati mereka lalu berbalik kepada-Ku sehingga Aku menyembuhkan mereka.’

KSZI: Kerana hati umat ini telah buntu, mereka pekakkan telinga, dan pejamkan mata. Kalau tidak demikian, mereka tentu melihat dengan mata, mendengar dengan telinga, dan mengerti dengan hati, lalu berpaling kepada-Ku dan Aku menyembuhkan mereka.&rdquo;&rsquo;

KSKK: Sebab hati bangsa ini membatu dan telinganya berat mendengar dan matanya melekat tertutup; supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya, lalu berbalik sehingga Aku menyembuhkan mereka.

WBTC Draft: Ya, pikiran bangsa itu telah tertutup. Mereka mempunyai telinga, tetapi mereka tidak mendengar, dan mereka menolak untuk melihat kebenaran. Jika pikiran mereka tidak tertutup, mereka dapat melihat dengan mata mereka, mendengar dengan telinga mereka, dan mengerti dengan pikiran mereka. Kemudian mereka dapat kembali kepada-Ku dan disembuhkan.'

VMD: Ya, pikiran bangsa itu telah tertutup. Mereka mempunyai telinga, tetapi mereka tidak mendengar, dan mereka tidak mau melihat kebenaran. Jika pikiran mereka tidak tertutup, mereka dapat melihat dengan mata mereka, mendengar dengan telinga mereka, dan mengerti dengan pikiran mereka. Kemudian mereka dapat kembali kepada-Ku dan disembuhkan.’

AMD: Sebab, hati bangsa ini sudah tertutup. Dengan telinga mereka, mereka tidak bisa mendengar. Dengan mata mereka, mereka tidak mau melihat. Kalau bisa, mereka bisa melihat dengan mata mereka; mendengar dengan telinga mereka; mengerti dengan hati mereka. Jika mereka berbalik kepada-Ku, Aku akan menyembuhkan mereka.’

TSI: Karena hati bangsa ini sudah tidak mau mengerti lagi. Telinga mereka sudah tidak mau mendengar, dan mata mereka tertutup rapat sehingga tidak bisa melihat apa yang benar. Tetapi seandainya pikiran mereka tidak tertutup, mereka bisa sungguh-sungguh melihat dengan mata mereka, mendengar dengan telinga mereka, dan mengerti dengan pikiran mereka. Kasihan sekali mereka tidak mungkin kembali kepada-Ku, walaupun Aku bersedia menyembuhkan mereka.’

BIS: Sebab pikiran bangsa ini sudah menjadi tumpul, telinga mereka sudah menjadi tuli dan mata mereka sudah dipejamkan. Ini terjadi supaya mata mereka jangan melihat, telinga mereka jangan mendengar, pikiran mereka jangan mengerti, dan jangan kembali kepada-Ku, lalu Aku akan menyembuhkan mereka.'"

TMV: kerana seolah-olah fikiran bangsa ini tumpul, telinga pekak, dan mata buta. Jika mereka tidak demikian, tentu mata mereka akan melihat, telinga akan mendengar, dan fikiran boleh mengerti, sehingga mereka akan kembali kepada-Ku, dan Aku pun akan menyembuhkan mereka.’"

BSD: Sebab, pikiranmu sudah menjadi tumpul; kamu menutup telingamu dan memejamkan matamu. Seandainya kamu tidak begitu tentu matamu bisa melihat, telingamu bisa mendengar dan pikiranmu bisa mengerti, lalu kamu akan kembali kepada-Ku, dan Aku akan menyembuhkan kamu.’”

FAYH: sebab hatimu telah menebal dan telingamu berat mendengar, dan engkau menutup mata terhadap pengertian, karena engkau tidak mau melihat, tidak mau mendengar, dan tidak mau berbalik kepada-Ku agar engkau Kusembuhkan.'

ENDE: karena bangsa ini tegar hati, kasar pendengarannja, mereka memedjamkan matanja, supaja sekali-kali djangan mereka melihat dengan matanja, dan mendengar dengan telinganja, serta mengerti dalam hatinja, lalu bertobat dan Aku menjembuhkan mereka.

Shellabear 1912: Karena hati kaum ini sudah keras, Dan telinganya berat menengar, Dan matanya sudah ditutupkannya, Supaya jangan sekali-kali ia melihat dengan matanya, Dan menengar dengan telinganya, Dan mengerti dengan hatinya, Dan bertobat pun, Lalu aku menyembuhkan dia.'

Klinkert 1879: "Karena telah teballah hati bangsa ini dan beratlah penengar telinganja; ditoetoepkannja matanja, soepaja barang koetika pon djangan ija melihat dengan matanja ataw menengar dengan telinganja serta mengerti dengan hatinja laloe bertobat, sahingga mareka-itoe koesemboehkan."

Klinkert 1863: "Karna hati ini bangsa soedah djadi tebel, dan berat penengaran koepingnja, maka dia-orang toetoepken matanja, sopaja barang koetika djangan dia-orang memandeng dengan matanja, dan menengar dengan koepingnja, serta mengarti dengan hatinja dan bertobat sampe akoe semboehken dia-orang."

Melayu Baba: Kerna ini bangsa punya hati sudah jadi kras, Dan dia-orang punya kuping sudah brat mau dngar, Dan mata-nya pun sudah dia-orang tutopkan: Spaya jangan skali-kali dia-orang nampak dngan mata-nya, Dan dngar dngan kuping-nya, Dan mngerti dngan hati-nya, Dan bertobat, Dan sahya smbohkan dia-orang.'

Ambon Draft: Karana karaslah hati kawm ini, dan dengan susah djuga dijaawrang dengar deng-an talinga-talinga, dan mata-matanja marika itu sudah tertutop, agar djangan barang-kali marika itu lihat dengan mata-mata dan menengar deng-an talinga-talinga dan meng-arti dengan hati, lalu mem-bawa tawbat dan Aku som-bohkan marika itu."

Keasberry: Kurna tulah tubullah hati kaum itu, dan bratlah punungaran tulinganya, maka ditutupkannya matanya; supaya barang kutika pun jangan iya mumandang dungan matanya, dan munungar dungan tulinganya, surta mungarti dungan hatinya, sambil burtaubat sahingga kusumbohkan dia itu.

Leydekker Draft: Karana bergumokhlah hati khawm 'ini, dan dengan telinga 2 nja sukarlah 'ija menengar, dan mata 2 nja 'ija sudah meng`atop, 'agar djangan penah 'ija melihat dengan mata 2 nja, dan menengar dengan telinga 2 nja, dan meng`arti dengan hatinja, lalu membawa tawbat, sahingga 'aku sombohkan dija 'itu.


TB ITL: Sebab <1063> hati <2588> bangsa <2992> ini <5127> telah menebal <3975>, dan <2532> telinganya <3775> berat <917> mendengar <191>, dan <2532> matanya <3788> <846> melekat tertutup; supaya jangan <3379> mereka melihat <1492> dengan matanya <3788> dan <2532> mendengar <191> dengan telinganya <3775> dan <2532> mengerti <4920> dengan hatinya <2588>, lalu <2532> berbalik <1994> sehingga <2532> Aku menyembuhkan <2390> mereka <846>. [<2576>]


Jawa: Sabab atine bangsa iki ndableg, lan kupinge wis dadi jampeng, tuwin mripate padha dieremake; supaya mripate aja nganti ndeleng lan kupinge aja nganti krungu tuwin atine aja nganti mangreti banjur mratobat temah Sunwarasake.

Jawa 2006: Sabab atiné bangsa iki ndableg, lan kupingé wus dadi budheg, tuwin mripaté padha dieremaké; supaya aja nganti ndeleng lan kupingé aja nganti krungu tuwin atiné aja nganti ngerti banjur mratobat temah sunwarasaké.

Jawa 1994: Sebab pikiranmu kuwi kethul, kupingé wis dipepeti nganti padha dadi budheg, lan mripaté padha dieremaké, nganti dadi wuta. Saupama ora mengkono, mripaté rak bisa ndeleng lan kupingé rak bisa ngrungokaké, lan pikirané rak bisa ngerti, temah banjur padha mratobat lan Dakwarasaké.’"

Jawa-Suriname: Awit pikirané wong-wong kuwi ketul, kupingé wis disumpeli dadi budek lan mripaté dieremké dadi lamur. Semunggoné ora ngono, mesti mripaté bisa weruh lan kupingé bisa krungu lan pikirané bisa ngerti, mesti terus pada mara nang nggonku lan tak waraské!’”

Sunda: Perasaan ieu bangsa geus mintul, nepi ka nyarocokan ceuli jeung meureum-meureumkeun panon. Sabab lamun teu karitu ge tangtu panonna bakal narenjo, ceulina bakal ngadarenge, pikirna bakal ngalarti, nepi ka daraek baralik ka Kami,’ dawuhan Allah, ‘tangtu ku Kami dicalageurkeun.’"

Sunda Formal: Sabab ieu bangsa, hatena geus ngabatu, pangdengena geus mintul, matana geus rarapet merem; malar matana tong kungsi nenjo, ceulina ulah kungsi ngadenge, bisi matak kaharti ku hatena, heug tarobat ka Kami geusan bisa disalametkeun.’

Madura: Sabab pekkeranna bangsa reya la tompol, kopengnga la kopok, matana epameddem. Jareya kalakon sopaja bangsa reya matana ta’ nangale, kopengnga ta’ ngedhing, pekkeranna ta’ ngarte, ban bangsa jareya ta’ abali ka Sengko’, ban bi’ Sengko’ pas epabarasa.’"

Bauzi: Ame dam labe amu nehaha labe oho ame im lam ame dam laba vameadale. Ame dam labe ihimo ahu tamzohobuli im Ebeda ba ozobohudem biem damat modem bak. Labi laha ame dam labe im dogoi faidi ba im Ebeda aim biem bak. Labi laha ame dam labe im fako faidi ba Ebe Eho meedam bak lam ba aam biem bak. Labihadam labe ahusobulehe damat modem bak. Lahana dam lam ame bak lam modem vabameam dam lam im fakot gi fa Ebe Eho meedam bak vi aada. Labi dam lam im dogoi ulaihàbulehe vaba gi im Ebeda vi aida. Labi dam lam im ahu im Ebeda vi ozobohudeda. Labiham labe ame dam labe iho faina meedam bak lam voedume fa ahu neà bak vàmadi Eba tu vuzehedàmu Eho beolo meedam bak lam fa mu soat vausu fa vei neàdedam bak.’ Lahame Alat amu Yesaya bake vameame ab esuham bak.

Bali: Sawireh pepineh bangsane ene suba katos cara batu, kupingnyane suba tebel, tur matannyane suba ngidem, apanga eda ia nepukin aji matanne muah ningeh aji kupingne muah ngresep aji pepinehne, laut ia mabalik mabakti teken Ulun tur ia segerang Ulun.’”

Ngaju: Basa tirok pikir bangsa jetoh jari manjadi tumpul. pinding ewen jari badengen tuntang matan ewen jari ingambutepe. Jete manjadi uka matan ewen ela mite, pinding ewen dia mahining, tirok ewen dia harati, tuntang dia haluli manalih Aku, palus Aku akan mampakeleh ewen.'"

Sasak: Sẽngaq pikiran dengan-dengan nike sampun kongol, kentok ie pade sampun kedok dait penenteng ie pade sampun tepedemang. Hal niki telaksane adẽq penenteng ie pade ndaq nyerioq, kentok ie pade ndaq dedengah, pikiran ie pade ndaq ngerti, terus bebalik, sehingge Tiang, nyelahang ie pade.'"

Bugis: Saba’ atinna iyaé bangsaé madonggoi, nalape’i daucculinna, sibawa nasampoi matanna. Saba’ rékko dé’ nakkuwaro, tentu makkitai matu matanna, maréngkalingai matu daucculinna, mappahangngi matu atinna, nalisu matu mennang ri alé-Ku,’ adanna Allataala, ‘Na-Upajjappai matu mennang.’"

Makasar: Nasaba’ a’jari pokkolo’mi pikkiranna anne bansaya, nijempammi tolinna ke’nanga, siagang nitongko’mi matanna ke’nanga. Nasaba’ punna tena nakamma, mattantu lamaccini’ji matanna ke’nanga, lamallangngere’ji tolinna ke’nanga, lammahanji atinna ke’nanga, siagang lammotere’mi ke’nanga mae ri Nakke, nampa Kupa’jari baji’ ke’nanga ammotere’,’ kammaminjo kananNa Allata’ala."

Toraja: Belanna makarra’mo penaanna te bangsa iate, sia bantangmo pa’peranginna, sia napamamma’mo tu matanna, kumua da anna pakita tu matanna, sia parangi tu talinganna, sia mangingaran tu penaanna, namengkatoba’ sule, angKu pamalekei.

Duri: Nasaba' liwa'mo membattuk tee bangsa, namataru talinganna, na mpamamma' matanna. Ia tee jajii dikua danggi' napakita matanna, nadanggi' namangpesa'ding talinganna, nadanggi' napahangngi, nadanggi' namengkatoba' lako kale-Ku' anna danggi' kupamalagahhi.'"

Gorontalo: Sababu hila lo raiyati boti ma lowali lototoheta odelo botu; timongoliyo ma lotibungolo wawu lotipito'o. Wonu dila, timongoliyo ma mo'onto wawu mo'odungohu wawu mongarati, tunggulo timongoliyo motobati wawu Wau mopo'oluli olimongoliyo.’ Odito Pirimani lo Allahuta'ala loli oli nabi Yesaya.”

Gorontalo 2006: Sababu pikiilangi lobangusa botie malowali lopuntuhu, bulonga limongolio malowali bungolo wau mato limongolio malowali pitoo̒. Utie motoduo mai alihu mato limongolio diila mao̒ moo̒onto, bulonga limongolio diila mao̒ modungohe, pikiilangi limongolio diila mao̒ mongalati, wau diila mao̒ mohualingai ode Olau̒, lapatao̒ Wau̒ mamo poo̒luli mao̒ olimongolio.'"

Balantak: Gause mian na lipu' kani'i nobingilanmo, tilingana i raaya'a nopabongolmo, ka' matana i raaya'a nisidakonmo tompiom. Men koiya'a nosida kada' matana i raaya'a sianmo sida poopiile', ka' tilingana i raaya'a alia poorongor, pikiranna i raaya'a alia poo'inti'i, ka' kada' i raaya'a alia mule'kon na Ingku', ka' dako' i Yaku' mengelesi'i i raaya'a.’

Bambam: Aka inde mai tau makahha'um penabanna, anna si ma'binga-binga sola ma'buta-buta. Napateem indana paitai matanna, pahingngi talinganna, anna indana naalai penabanna, lambi' ma'pasule sule lako Kaleku nasuhum kupabono'.'

Kaili Da'a: Etu majadi sabana tau-tau e'i netiwatumo, ira netimbongomo, pade mata ira nipisi iramo. Ane etu da'a nipowia ira, mamala ira manggita nuapa majadi, mamala ira mangepe pade mangginjani batuana, mamala ira mangginjani to nakonona pade manjili ri ja'iku ala Aku mompakabelo ira.'"

Mongondow: Sin raian monia na'a aim bidon nobangkung, bongoḷan monia nobongoḷdon bo mata monia aindon binilogan. Hal tana'a im mobalií simbaí diaí moko'ontong im mata monia, bongoḷan monia diaí mokodongog, raian monia diaí momangale, sin dika bo mobui ko'i-Nakoí, bo ampungan-Ku im mosia.'"

Aralle: Aka' sika makahha' bää'mi anna ma'binga-binga, anna noa toi sika kamba' buta. Sika napanoa inde andana paitai sibaha matanna, pahingngi sibaha talinganna anna andana sika napähängngi. Aka' andana sika sumulei di Kalaeku lambi' kupabono'.

Napu: Lawi tuhumi lalunda, talinganda rasisingi hai matanda rampidika. Lawi lohehe mototoki hai matanda, lohehe mohadi hai talinganda, lohehe mopakanoto lalunda. Kahopoana, barahe ina mesule Iriko, hai barahe ina Kuwei katuwo maroa.'"

Sangir: Batụ u tiněnnan bansa ini e seng něngkal᷊umu, tul᷊ing sire kai seng nẹ̌děhing dingangu matan sire kai seng pinẹ̌butane. Ini e nariadi, tadeạu matan sire kumbahang makasilo, ringangu tul᷊ing sire kumbahang makaringihẹ̌ ěndumangi sire kumbahang makaěnna, ringangu kumbahangbe mẹ̌sul᷊e su anuku, Kụ bọu ene kawe sarung makakaul᷊en sire wọu sakị i sire.'"

Taa: Roo see i Nosa Mapasing manganto’oka i Yesaya, to’oNya, ‘Tau si’i mako’o wo’onya. Sira re’e mangaba’a talinganya pasi mangampirinaka matanya. Naka pei sira mangika ewa wetu apa sira bo’onya mangkita pasi bo’onya seja mangandonge. Pasi naka pei sira bo’onya mangkita bara mangandonge apa sira taa rani rapakanasaka raya nsira. Sira taa rani mangandolika tango nsira resi Aku. Pei ane rapanya sira mangandolika tango nsira resi Aku, ane ewa see Aku maya mangansawang sira see sira damasingkatao muni pei Aku. Pei sira bo’onya.’ Etu semo gombo i Nosa Mapasing tempo owi.”

Rote: Nanahu leoina ia dudu'a-aafin, ta lamatane so'on, di'idoo nala da'di pakek so, ma mata nala lasusungu kana so. Dede'ak ia ana da'di, fo ela mata nala boso lita, di'idoo nala boso lamanene, dudu'a-aafi nala boso lalelak, fo ala boso fali leo Au mai, fo Au tao alea-ahais.'"

Galela: 'Nakoso o nyawa ona magena de manga lakoka tanu imasigelelo, de nakoso de manga ngauka tanu imasigise, la manga sininga ipelenga de tanu isihoda, de asa manga dorou yodongosa de imatoba, de Ngohi manga Jou asa tasisalamati manga dorou ma rabano. Duma ona manga sininga qatogoi so de manga lakoka duma imasigelelowa de manga ngauka duma imasigisewa. So o bi nyawa ona manenaka bilasu notagi de nasitemo: Ngini asa ka niise, duma moiwa nianako de asa ka niakelelo, duma moiwa nianako ma diai.'

Yali, Angguruk: It inil fam yet hahup tohon ulug inil hupni feserikik, inisanggo fam hol hahup tohon ulug inisanggo lare feserikik. Inindi fam wenggel hahup tohon ulug inindi sohuwa feserikik. An nambeg wamuhupteg hihit nenebin uhup tohon ulug Anden tebeserikik,' ulug Yesayan ari tem toho haharoho imbibag.

Tabaru: Sababu 'o nyawa no'ona yooluku yasahe, yomatopongonokau de yomaruutukou. Kone'ena 'idadi la manga ako 'uwau yosimake, manga ngauku 'uwau yosi'isene, de manga di-dibangi 'uwau yosikanako, de 'uwa yolioli ngoino la takisilaha.'"

Karo: Sabap nggo batu-batun ukur kalak enda, cupingna lanai mehuli pemegina matana nggo ipitpitkenna. Sabap adi la bage, tentu iidahna alu matana ibegina alu cupingna, iangkana alu ukurna, janah robah dingen Kupepalem ka ia, nina Dibata.'"

Simalungun: Ai domma mapir uhur ni bangsa on, anjaha pinggol ni sidea borat marbinogei; mata ni sidea itutup sidea, ase ulang marpangidah mata ni sidea, ulang marpanangar pinggolni, ulang mangarusi uhurni anjaha mulak sidea Bangku, gabe Hupamalum sidea.?

Toba: Ai nunga pir roha ni bangso on, nunga maol marbinege pinggolnasida; nunga ditutup matanasida, asa unang marnida matanasida, unang marbinege pinggolnasida, unang marbinoto rohanasida, unang muba rohanasida, unang tarpamalum Ahu nasida!"

Dairi: Ai enggo mpihir pusuh peratèen bangsa èn, janah enggo isompel pènggelna, enggo ipècengken matana. Masa pè èn asa ulang merpendidah mata kalak i, janah oda merpendengkoh pènggel kalak i, pusuh peratèenna oda mengantusi, janah ulang balik nemmu kalak i mendahi Aku, nai gabè Kupejuah nola kalak idi.'"

Minangkabau: Dek karano pikieran banso ko lah mada, talingonyo lah pakak, matonyo lah piciang. Tajadi nan bakcando itu, supayo matonyo jan maliyek, talingonyo jan mandanga, pikierannyo jan mangarati, supayo inyo jan babaliak kabake-Den, sainggo inyo Den cegakkan.'"

Nias: Bõrõ me no abe'e dõdõ soi andre, no laduhõ dõgi dalingara, ba no laduhõ hõrõra. Imane Lowalangi, na tenga si manõ, tatu la'ila hõrõra ba larongo tõgi dalingara aboto ba dõdõra ba mangawuli ira khõ-Gu, ba Ufadõhõ ira.'"

Mentawai: Aipoí aikummúan pupaatuananda bangsa néné, aitakkep'an piúra arauneng'akéan matadda. Aibara kelé néné geti bulé buí imakoinong matadda, samba buí imaarep piúra, buí imakolou ka bagadda, samba bulé buí ratoili ka tubukku, iageti aleakékungan sia.'"

Lampung: Mani pikeran bangsa inji radu jadi kudul, cuping tian radu jadi tilu rik mata tian radu dipejamko. Inji tejadi in mata tian dang ngeliak, cuping tian dang ngedengi, pikeran tian dang ngerti, rik dang muloh jama Nyak, raduni Nyak haga ngunyaiko tian.'"

Aceh: Sabab pikeran bansa nyoe ka jeuet keu tumpôi, geulinyueng awaknyan ka jeuet keutulo, dan mata awaknyan ka geupeupet. Nyoe hase jeuet mangat mata awaknyan bék deuh jimeungieng, punyueng awaknyan bék jimeudeungoe, pikeran awaknyan bék jimuphom, dan bék jigisa ubak Ulôn, laju Ulôn kupeupuléh awaknyan.’"

Mamasa: Annu makarra' penawanna anna ma'taru-taru sola ma'kabuta-buta, indana paita matanna, parangngi talinganna anna indana paalai penawanna, aka indana ma'pasule lako kaleku napolalan kupomalapu'.’”

Berik: Angtane jeiserem jemna ini kanaufer jam ge folbamiyen; imwana jemna mat, jei bai jam ge sarbife; nwena jemna kof, jei bai jam ne damtabife. Afa nwena jemna jam ne matabaasiyeneye, jei ga sege anggabisini; afa jei imwana jam ne matabaasiyeneye, jei ga sege sarbili; afa ini jemna kanaufer sege folbaminirim, jei ga sege towaswebili. Jei ga sege waraubitne Amnibe, ane Ai angtane jeiserem ga As waakentababili.'"

Manggarai: Ai nai data wa’u so’o poli tebel agu tilud tadu te séngét agu mata disé daket tadud; kudut isé néka ita le matad agu séngét le tilud, agu pecing le nain itu kali holés, wiga Aku pandé ina isé.

Sabu: Rowi do kedu'u ke ne lua penge ddau-rai do nadhe, do hoe ke ne wodilu ro jhe do pebba'i ke ne namada ro. Nadhe hakku jadhi mita ie ke ne namada ro ta bhole ngaddi ne wodilu ro bhole rangngi ne lua penge ro bhole tada jhe bhole bhale wari nga Ya moko do medae ke ri Ya ta peie ro.'"

Kupang: Tagal ini bangsa pung hati su karás mau mati. Dong pung talinga su sonde mau dengar lai! Deng dong pung mata dong, su tatutu mati! Tenga ko biar dong sonde usa dengar lai; Deng tenga ko dong pung mata sonde usa lia lai. Deng tenga ko dong pung hati buta tarús. Sampe dong su sonde tau jalan kambali datang sang Beta lai, Jadi karmana ko Beta bisa bekin bae sang dong lai?’”

Abun: Yewis ye Yahudi gare jam nde suk, we yé ne su krat ware; án dabe mbut it, ondesor sa, án jam suk; án gro ndu it, ondesor sa, án me suk sisu ndo; án bi sukjimnut yo nggi o nde it, ondesor sa, án jam sukdu ne kom mo mit ete bere án brek ma mo Ji, orete yo, Ji ben án kem ndo it.' "

Meyah: Jeska rerin rudou efesi erek ombrera fob, noba rua runoj rusu nou mar ongga rua ringg deika guru, noba mar ongga rua rik bera runohobut rot koisoisa deika guru. Tina erek rua ruj rusu nou mar ongga rua ringg, beda rudou emebriyi gij si. Noba erek rua ruhobut mar ongga rua rik rot koisoisa ojgomu, beda rua rimejginaga rot mar koma efen ofou si. Beda rudou omororu mar insa koma rot tenten si. Beda rua rimekikif jeska rerin mar ongga oska, noba Didif dusuna rot rerin mar ongga oska insa koma si. Tina rua rineita mar insa koma jeni guri.' " Nou ongga Paulus agot mar insa koma beda rua ongga Yahudi insa koma rija jeska efen mod.

Uma: Apa' moko'o-mi nono-ra, mengkawongo-ra pai' mengkawero-ra: oja'-ra pehilo hante mata-ra, oja'-ra pe'epe hante tilinga-ra, oja'-ra ranotohi nono-ra. Ka'omea-na, uma-ra mpai' nculii' tumai hi Aku', pai' uma-ra kuwai' kalompea'.' "

Yawa: Weye vatane sonawamo manuga matu, muno mamarikoame mpapakiri, muno mamije ntatuvi. Wonayo wo raeno mamije raiji, wonayo wo raranivo mamarikoame raiji, muno wonayo manuga nanto raiji. Wemi mbewar usakinav wakare Rinai jewen, weti saumane mamo Syo raunande mansaije ramu.’”


NETBible: For the heart of this people has become dull, and their ears are hard of hearing, and they have closed their eyes, so that they would not see with their eyes and hear with their ears and understand with their heart and turn, and I would heal them.”’

NASB: FOR THE HEART OF THIS PEOPLE HAS BECOME DULL, AND WITH THEIR EARS THEY SCARCELY HEAR, AND THEY HAVE CLOSED THEIR EYES; OTHERWISE THEY MIGHT SEE WITH THEIR EYES, AND HEAR WITH THEIR EARS, AND UNDERSTAND WITH THEIR HEART AND RETURN, AND I WOULD HEAL THEM."’

HCSB: For this people's heart has grown callous, their ears are hard of hearing, and they have shut their eyes; otherwise they might see with their eyes and hear with their ears, understand with their heart, and be converted--and I would heal them.'

LEB: For the heart of this people has become dull, and with [their] ears they hear with difficulty, and they have shut their eyes, lest they see with [their] eyes, and hear with [their] ears, and understand with [their] heart, and turn, and I would heal them." ‘

NIV: For this people’s heart has become calloused; they hardly hear with their ears, and they have closed their eyes. Otherwise they might see with their eyes, hear with their ears, understand with their hearts and turn, and I would heal them.’

ESV: For this people's heart has grown dull, and with their ears they can barely hear, and their eyes they have closed; lest they should see with their eyes and hear with their ears and understand with their heart and turn, and I would heal them.'

NRSV: For this people’s heart has grown dull, and their ears are hard of hearing, and they have shut their eyes; so that they might not look with their eyes, and listen with their ears, and understand with their heart and turn—and I would heal them.’

REB: For this people's mind has become dull; they have stopped their ears and closed their eyes. Otherwise, their eyes might see, their ears hear, and their mind understand, and then they might turn again, and I would heal them.’

NKJV: For the hearts of this people have grown dull. Their ears are hard of hearing, And their eyes they have closed, Lest they should see with their eyes and hear with their ears, Lest they should understand with their hearts and turn, So that I should heal them."’

KJV: For the heart of this people is waxed gross, and their ears are dull of hearing, and their eyes have they closed; lest they should see with [their] eyes, and hear with [their] ears, and understand with [their] heart, and should be converted, and I should heal them.

AMP: For the heart (the understanding, the soul) of this people has grown dull (stupid, hardened, and calloused), and their ears are heavy {and} hard of hearing and they have shut tight their eyes, so that they may not perceive {and} have knowledge {and} become acquainted with their eyes and hear with their ears and understand with their souls and turn [to Me and be converted], that I may heal them.

NLT: For the hearts of these people are hardened, and their ears cannot hear, and they have closed their eyes––so their eyes cannot see, and their ears cannot hear, and their hearts cannot understand, and they cannot turn to me and let me heal them.’

GNB: because this people's minds are dull, and they have stopped up their ears and closed their eyes. Otherwise, their eyes would see, their ears would hear, their minds would understand, and they would turn to me, says God, and I would heal them.’”

ERV: Yes, the minds of these people are now closed. They have ears, but they don’t listen. They have eyes, but they refuse to see. If their minds were not closed, they might see with their eyes; they might hear with their ears; they might understand with their minds. Then they might turn back to me and be healed.’

EVD: Yes, the minds of these people (the Jews) are now closed. They have ears, but they don’t listen. And they refuse to see {the truth}. If their minds were not closed, they might see with their eyes; they might hear with their ears; they might understand with their minds. Then they might turn back to me and be healed.” Isaiah 6:9–10

BBE: For the heart of this people has become fat and their ears are slow in hearing and their eyes are shut; for fear that they might see with their eyes and give hearing with their ears and become wise in their hearts and be turned again to me, so that I might make them well.

MSG: These people are blockheads! They stick their fingers in their ears so they won't have to listen; They screw their eyes shut so they won't have to look, so they won't have to deal with me face-to-face and let me heal them."

Phillips NT: For this people's heart is waxed gross, And their ears are dull of hearing, And their eyes they have closed; Lest haply they should perceive with their eyes, And hear with their ears, And understand with their heart, And should turn again, And I should heal them.

DEIBLER: God also said to the prophet: These people do not understand, because they have become stubborn. They have ears, but they do not understand what they hear, and they have closed their eyes because they do not want to see. If they wanted to obey what I say to them, they might understand with their hearts what they see me doing and what they hear me saying. Then they might turn from their sinful behavior and I would save them.”

GULLAH: Cause dis people yah hab haad haat. Dey done lock op dey yea so dey ain yeh. An dey done shet dey eye so dey ain see. Cause dey ain wahn fa ondastan. Ef dey ain done like dat, dey might coulda see wid dey eye, an yeh wid dey yea an ondastan wid dey haat. Den dey would come ta me, God say, an A would heal um.’”

CEV: All of you have stubborn hearts. Your ears are stopped up, and your eyes are covered. You cannot see or hear or understand. If you could, you would turn to me, and I would heal you.' "

CEVUK: All of you have stubborn hearts. Your ears are stopped up, and your eyes are covered. You cannot see or hear or understand. If you could, you would turn to me, and I would heal you.’ ”

GWV: These people have become close–minded and hard of hearing. They have shut their eyes so that their eyes never see. Their ears never hear. Their minds never understand. And they never turn to me for healing."’


NET [draft] ITL: For <1063> the heart <2588> of this <5127> people <2992> has become dull <3975>, and <2532> their ears <3775> are hard <917> of hearing <191>, and <2532> they have closed <2576> their <846> eyes <3788>, so that they would <1492> not <3379> see <1492> with their eyes <3788> and <2532> hear <191> with their ears <3775> and <2532> understand <4920> with their heart <2588> and <2532> turn <1994>, and <2532> I would heal <2390> them <846>.”’


  Share Facebook  |  Share Twitter

 <<  Kisah Para Rasul 28 : 27 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2019
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran