Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [BALANTAK]     [PL]  [PB] 
 <<  Matius 23 : 15 >> 

Balantak: Silaka' i kuu wawa ukum Torat ka' mian Farisi! Kuu mian men minti pa'a-pa'agama! Kuu mae' oloa mengelembeti tobui, ka' mansasayoi longkop tano' tongko' bo pinsidakon sa'angu' mian minsoop agamamuu, kasee i kuu minsidakon i ia mian men bo minsoop naraka, men idekna pinduan paku' koi idekmuu!


AYT: Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, orang-orang munafik! Kamu menjelajahi lautan dan daratan untuk membawa seseorang masuk ke dalam agamamu. Dan, ketika ia sudah menjadi salah satunya, kamu menjadikannya anak neraka, dua kali lipat daripada kamu sendiri.

TB: Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu mengarungi lautan dan menjelajah daratan, untuk mentobatkan satu orang saja menjadi penganut agamamu dan sesudah ia bertobat, kamu menjadikan dia orang neraka, yang dua kali lebih jahat dari pada kamu sendiri.

TL: Wai bagi kamu, hai ahli Taurat dan orang Parisi, orang munafik! Karena kamu mengelilingi laut dan darat hendak membawa seorang sahaja masuk agama; dan apabila ia sudah masuk, maka kamu jadikan dia anak isi neraka dua kali ganda daripada kamu sendiri.

MILT: Celakalah bagimu, hai para ahli kitab dan orang-orang Farisi, hai munafik, karena kamu menjelajahi lautan dan daratan, untuk menjadikan seseorang penganut agamamu dan manakala dia sudah jadi, kamu menjadikan dia anak neraka yang dua kali lipat daripadamu.

Shellabear 2010: Celakalah kamu, hai para ahli Kitab Suci Taurat dan orang-orang dari mazhab Farisi, hai orang-orang yang munafik! Kamu menjelajahi laut dan daratan hanya untuk membawa satu orang saja menjadi pemeluk agamamu, tetapi setelah itu kamu menjadikan dia calon penghuni neraka yang dua kali lebih jahat daripada dirimu.

KS (Revisi Shellabear 2011): Celakalah kamu, hai para ahli Kitab Suci Taurat dan orang-orang dari mazhab Farisi, hai orang-orang yang munafik! Kamu menjelajahi laut dan daratan hanya untuk membawa satu orang saja menjadi pemeluk agamamu, tetapi setelah itu kamu menjadikan dia calon penghuni neraka yang dua kali lebih jahat daripada dirimu.

Shellabear 2000: Celakalah kamu, hai para ahli Kitab Suci Taurat dan orang-orang dari mazhab Farisi, hai orang-orang yang munafik! Karena kamu menjelajahi laut dan daratan hanya untuk membawa satu orang saja menjadi pemeluk agamamu. Tetapi setelah itu kamu menjadikan dia calon penghuni neraka yang dua kali lebih jahat daripada dirimu.

KSZI: &lsquo;Malanglah kamu, guru Taurat dan orang Farisi! Kamu munafik! Kamu merentas lautan dan daratan untuk menarik seseorang menganut agamamu. Namun, setelah berjaya, kamu menjadikannya isi neraka yang dua kali lebih buruk daripadamu.

KSKK: Kamu menjelajah lautan dan daratan untuk mendapatkan seorang penganut; dan sesudah mendapatnya kamu menjadikan dia anak neraka, yang dua kali lipat lebih jahat daripada kamu sendiri.

WBTC Draft: "Celakalah kamu guru Taurat dan orang Farisi, hai kamu orang munafik. Kamu menyeberangi lautan dan menjelajahi daratan mencari seorang pengikut. Ketika kamu menemukan orangnya, kamu membuatnya dua kali lebih jahat daripada kamu. Dan kamu sendiri akan menjadi penghuni neraka.

VMD: Celakalah kamu guru Taurat dan orang Farisi, hai kamu orang munafik. Kamu menyeberangi lautan dan menjelajahi daratan mencari seorang pengikut. Ketika kamu menemukan orangnya, kamu membuatnya dua kali lebih jahat daripada kamu. Dan kamu sendiri akan menjadi penghuni neraka.

TSI: “Celakalah kalian para ahli Taurat dan orang-orang Farisi! Kalian berpura-pura saja sebagai orang baik! Tidak banyak orang yang mau menjadi anggota kelompok kalian. Jadi kalian mencari ke sana ke mari sampai menjelajahi lautan dan daratan untuk mendapat satu orang yang mau menjadi anggota kelompok kalian. Dan ketika orang itu menjadi anggota kelompok kalian, kalian menjadikan dia calon anggota neraka yang dua kali lebih jahat dari kalian sendiri.

BIS: Celakalah kalian guru-guru agama dan orang-orang Farisi! Kalian tukang berpura-pura! Kalian pergi jauh-jauh menyeberang lautan, dan menjelajahi daratan hanya untuk membuat satu orang masuk agamamu. Dan sesudah orang itu masuk agamamu, kalian membuat dia calon neraka yang dua kali lebih jahat daripada kalian sendiri!

TMV: Alangkah malangnya kamu, guru Taurat dan orang Farisi! Kamu munafik! Kamu menyeberangi lautan dan menjelajah daratan untuk menjadikan seorang pemeluk agama kamu. Tetapi setelah kamu berjaya, kamu menjadikan dia layak menerima hukuman di neraka yang dua kali banyaknya seperti kamu sendiri!

BSD: Celakalah kalian, sebab kalian suka berpura-pura. Hanya untuk membuat satu orang masuk agamamu, kalian pergi sampai jauh menyeberangi lautan dan menjelajahi daratan. Tetapi sesudah orang itu masuk agamamu, kalian membuat dia menjadi dua kali lebih jahat daripada kalian sendiri dan patut dimasukkan ke dalam neraka!

FAYH: Celakalah kalian, hai orang munafik! Karena kalian bersusah payah mentobatkan satu orang, tetapi kemudian kalian menjadikan dia anak neraka yang dua kali lebih jahat daripada kalian sendiri.

ENDE: Wahai kamu, para ahli taurat dan parisi, kaum munafik, kamu mendjeladjah lautan dan daratan untuk mendapat hanja satu orang penganut; dan sesudah ia masuk, kamu mendjadikan dia anak naraka jang dua kali lebih djahat dari kamu sendiri.

Shellabear 1912: "Susahlah bagi kamu, hai katib-katib dan orang-orang Parisi, orang munafik! karena kamu mengelilingi laut dan darat pun hendak membawa seorang sahaja masuk agama; setelah masuk, maka kamu menjadikan dia anak jahanam dua kali lebih dari pada dirimu sendiri.

Klinkert 1879: Wai atas kamoe, katib-katib dan orang Parisi, hai orang poera-poera, karena kamoe berdjalan koeliling didarat dan dilaoet hendak mendjadikan sa'orang orang moealap, maka satelah djadi demikian, kamoe djadikan ija isi naraka doewa kali lebih daripada kamoe sendiri.

Klinkert 1863: Tjilaka kamoe, katib-katib dan orang parisi, orang poera-poera! karna kamoe berdjalan koeliling dilaoet dan didarat, maoe masoekken dalem agama Jahoedi maski tjoema satoe orang; maka habis dia masoek, kamoe djadiken dia satoe anak isi naraka doewa kali lebih dari kamoe sendiri.

Melayu Baba: "Susah-lah kamu, hei orang pnulis dan orang Farisi, orang pura-pura! kerna kamu berjalan kliling laut dan darat pun mau buat satu orang mu'alaf; dan bila dia sudah jadi bgitu, kamu buatkan dia satu anak jhannam dua kali lbeh deri-pada kamu sndiri.

Ambon Draft: Tjelaka bagi kamu, h/e Pengadjar-pengadjar Tawrat dan awrang-awrang Farisi, h/e kamu awrang-awrang tju-las! kamu pergi kuliling di lawut dan di darat akan dja-dikan sa; awrang pindah-aga-ma, dan manakala ija sudah djadi itu, kamu mengadakan deri padanja satu anak na-raka, duwa lapis lebeh deri kamu sendiri.

Keasberry: Karamlah bagiemu khatib khatib, dan orang Faresia, hie munafik! kurna kamu munglilingi laut dan darat akan munjadi sa'orang mualaf, dan apabila iya jadi dumkian, maka kaum jadikan pula dia isi naraka dua kali ganda turlebih deripada kamu sundiri.

Leydekker Draft: Wa`j bagi kamu, hej Katib 2, dan 'awrang Farisij, hej munafikh 2: karana kamu meng`idarij lawut dan darat 'akan djadikan sa`awrang dachil: dan manakala 'ija sudah djadi demikijen 'itu, maka kamu djadikan dija 'anakh djahanam duwa kali lebeh deri pada kamu.

AVB: Malanglah kamu, ahli Taurat dan orang Farisi! Kamu munafik! Kamu merentas lautan dan daratan untuk menarik seseorang menganut agamamu. Namun demikian, setelah berjaya, kamu menjadikannya isi neraka yang dua kali lebih buruk daripadamu.


TB ITL: Celakalah <3759> kamu <5213>, hai ahli-ahli Taurat <1122> dan <2532> orang-orang Farisi <5330>, hai kamu orang-orang munafik <5273>, sebab <3754> kamu mengarungi <4013> lautan <2281> dan <2532> menjelajah daratan <3584>, untuk mentobatkan <4160> satu <1520> orang saja menjadi penganut agamamu <4339> dan sesudah <2532> ia bertobat <1096>, kamu menjadikan <4160> dia <846> orang neraka <1067>, yang dua kali lebih <1362> jahat dari pada kamu <5216> sendiri. [<3752> <5207>]


Jawa: Bilai kowe, heh para ahli Toret lan para wong Farisi, heh, wong lamis, sabab kowe padha nyabrangi sagara lan ndlajahi dharatan, supaya oleh wong sing ngenut agamamu sanadyan munga siji bae, nanging yen wis mratobat, kokdadekake wong naraka, kang tikel pindho alane tinimbang kowe dhewe.

Jawa 2006: Bilai kowé, hé, para ahli Torèt lan para Farisi, wong-wong lamis, sabab kowé padha ngambah segara lan ndlajah dharatan, supaya kowé olèh wong sing mlebu ing panunggalanmu, lan menawa kalakon mangkono, wong iku kokgadhang mlebu naraka, kang alané tikel loro katimbang karo kowé.

Jawa 1994: "Cilaka kowé para ahli Torèt lan wong Farisi! Kowé wong lamis! Kowé padha lunga adoh, nganti nyabrang segara lan ndlajahi dharatan, mung merga kepéngin olèh wong siji sing nganut agamamu, nanging yèn wong mau wis mlebu agamamu, banjur kokdadèkaké calon isining nraka, sing alané tikel pindho karo kowé dhéwé!"

Jawa-Suriname: “Tyilaka kowé, para guru Kitab lan para Farisi! Kowé kuwi wong lamis! Kowé pada lunga adoh, nganti nyabrang segara lan ndlajahi daratan kepéngin éntuk wong siji sing mèlu agamamu. Nanging nèk wongé wis mèlu agamamu, wongé mbok matengké kanggo neraka, malah alané wongé ping pindoné kowé déwé.

Sunda: Cilaka engke aranjeun guru-guru agama jeung urang Parisi, tukang pura-pura! Aranjeun meuntas laut ngambah darat, neangan anu daekeun asup kana agama aranjeun saurang-urangeun. Ari geus meunang bet dijadikeun calon eusi naraka, jadi jahat leuwih ti batan aranjeun.

Sunda Formal: Cilaka aranjeun, he ahli-ahli Kitab jeung urang Parisi, he jelema-jelema munapek! Aranjeun meuntas lautan ngambah daratan, rek ngicuk jalma saurang sina asup agama aranjeun. Ari geus beunang, manehna, ku aranjeun dijieun ahli naraka. Nya anu jahatna teh, leuwih ti batan aranjeun.

Madura: Calaka’ ba’na ru-guru agama ban reng-oreng Farisi! Ba’na dujan tha’-kantha’an! Ajalanan sampe’ jau, alajar e tase’ ban entar ka sabalattrana tenggangan pera’ parlo nyareya oreng settong se epanoro’a agamana ba’na. Ban saellana oreng jareya maso’ agamana ba’na, bi’ ba’na egabay calonna essena naraka se kajuba’anna dhu kalena ba’na dibi’!

Bauzi: Aiee! Um guru zi lamti um Farisi dam zi lamti um ba vàhàdem bak vabili meedalo. Um gi ahobat neàdi meedam damat modem bak. Uho vedi neha, ‘Imo meia le ibi iho Farisi damat meedam bak modi vizese,’ lahame ozome gi ozahit bak bohula bake le dat vàmtea buà laba modi vizem meo damat modem bak. Lahana ubu uho lab modem bak labet modi ame dat vàmtea labe aho vizi meedàmu gi vua eludamna sutem gikina bohu laba voomda am bak. Labi um laha laba voom bak. Lahana uho ba modi vizeheda lam bisi abobo ame vua eludamna sutem gikina bohu laba voomda am am bak.

Bali: Sengkala jerone, ih paraguru agama muah golongan Parisi, anak ane mapi-mapi. Jerone malayar megat pasih muah nglelana di gumine, apanga ada anak ane nyak ngutang dosa-dosannyane. Nanging di subane ada buka keto, laut anake ento dadiang jerone anak corah, ane kacorahane tikel ping pindo bandingang teken jerone, kanti ia pantes dadi isin nraka.

Ngaju: Calaka keton kare guru agama tuntang kare oloh Parisi! Keton tukang pura-pura! Keton haguet keja-kejau dimpah laut, tuntang mangumbang hunjun petak baya awi mimbit ije biti oloh mangat tame agaman keton. Tuntang limbah oloh te tame agaman keton, keton mawi ie jadi bakal naraka ije due kali lipet kapapae bara keton kabuat!

Sasak: Celake side ahli-ahli Taurat dait dengan-dengan Parisi! Side pade dengan-dengan munapik! Side pade lumbar jaoq-jaoq mbelat segare, dait jelajah daratan cume jari miaq sopoq dengan turut agamende. Dait sesampun dengan nike tame agamende, side pade jariang ie calon isi nerake, saq due kali jahatan lẽman side mẽsaq!

Bugis: Cilakano iko guru-guru agamaé sibawa sining tau Farisié! Mupoji mabbonga-bonga! Laoko mabéla limbang tasi’, sibawa sollériwi pottanangngé banna untu’ puttama’i séddié tau ri agamamu. Namuttama’nana iyaro tauwé ri agamamu, muwébbui mennang calonna ranakaé iya wékkaduwaé lebbi maja naiya iko!

Makasar: Cilaka ngaseng mako ikau guru-guru agamaya siagang tu Farisia, lanri nungaina assara-saraia! A’lampa bella mako a’limbang tamparang, nujappai ngasemmi tompo’na buttaya, naporo sitauji bawang ero’ nupantama’ ri agamanu. Na punna antama’mo anjo taua ri agamanu, nupa’jarimi parekang tulantamaka ri naraka, a’lappi ruaya ja’dala’na na ikau ngaseng!

Toraja: Upu’ allomi, e pandita Sura’ sia to Farisi, to belo puduk! Belanna lumilingkomi diong tasik sia dao gantanan la umpasada’ misa’ poso tau tama aluk; na ianna tamamo mipopentonarakami penduan manglokkon anna kamu.

Duri: Macilaka kamu' to guru agama sola to-Farisi, nasaba' tomajekkong kamu'! Male kamu' manglalan mambela llamban tasik na ngguririkki padang nnangah mesa' tau la mipupenjaji anak gurummi. Ia tonna turu'mo kamu', mipupenjajimi tawana naraka, na manglokkon penduan to gaja'na na ia to gaja'mi sola ngasan.

Gorontalo: Matilopotala timongoli mongoahali lo Tawurat wawu tawu-tawuwala ta o pahamu Parisi, timongoli tawu munapiki, sababu timongoli heponaowa ode umolamingo mobalanga to deheto wawu hipontalenga to tuduliyo bo mota mopowali lo tawu ngota, alihu tiyo modudua agama limongoli. Bo tou tawu boyito ma lodudua olimongoli, timongoli ma lopowali mao oliyo tuwango naraka ta letiyo mopiu po'oluwo lo leti mongoli.

Gorontalo 2006: Matopotala timongoli guguu-ruwaalo agama wau tau-tauwalo Parisi. Timongoli wambao̒ tamoohutua udiila otu-otutuulo mao̒! Timongoli helonao̒ lolami-lamingolo mao̒ lobalango deheto, wau lolontale datahu bo mopowali tau ngota tumuwoto agamamu. Wau lapatao̒ tau boito tumuwoto agamamu, hepilohutu limongoli tio lowali pongowaa̒ lonalaka u poo̒oluo lebe moleeto woli mongoli lohihilao!

Bambam: La ullambi'koa' iko katilakaam inggannakoa' to ullatta' Pepaondonganna Musa anna to illaam kakalebuanna Parisi, o inggannakoa' to ma'dua tambu' anna ma'tallu sumusu! Aka ussambaikoa' lino umpeä hupatau la umpalutama peadasammua', moi la anggam mesa untuhu'koa', la ahu' tookoa'. Sapo' tappana sola peadasangkoa', iya umpadadinna' bannena nahaka aka penduam tiluppi'um ia pole' kakadakeanna ke dipasiitakoa'.

Kaili Da'a: "Mandasa mpu'umo komi guru-guru agama bo tau-tau to Parisi! Komi aga nabelo ri lenje! Naraji mpu'u komi nompatuduki tau ntanina mantuki pepatuduki komi. Komi nalau nombawote tasi bo nolumako nakawao ri kabatana ala mangelo samba'a tau mesua agamamu. Sangga nesuapa i'a agamamu i'a nipajadi komi samba'a tau masipato mesua riara naraka to ronggani kaja'ana nggari komi mboto.

Mongondow: Koboditodon mo'ikow mototundú mita kon agama bo intau mita im Parisi, mo'ikow intau mita inta mongomunapik, sin mo'ikow in ḷumoḷan magí makow kon dagat, bo maya-mayak makow kon dunia na'a sim motayak kon intau tobatú bo balíon dumodudui kon agamamu. Bo naonda in sia mogogai mogaid kon inta mora'at, aidan monimu in sia intau in naraka, inta kodua ná kora'at monimu tontaní!

Aralle: Tilakakoa' ingkämmu to pampakuhu ada' anna ingkämmu to Farisi. Diongnga'to to kalasi. Le'ba'koa' unsamba lino kalao-lao supung aka' pemalakoa' umpatama di ada'mu moi poro mesa tau ang tadia to Yahudi anna malai napensinnoaikoa'. Ampo' ponna ke mampetahpa'mi yato tau, ya' umpadahingnga' mesa tau ang la sihatang tama di api nahaka liba' puhane' andana kalaemua'.

Napu: Marugikau, guru agama hai to Parisi! Maroa i raoa peakau! Madota mpuukau mopaturo rangami bona mampeulaihe paturomi. Niagikato pae moweta tahi hai molumao karao, bona ara pea hadua tauna au mewali topegurumi. Hai ane arami topegurumi, nipaturohe bona mampeulaihe dongkomi, alana rumihiri kakadakena babehianda pane ikamu, hai meliu kahintotonda rahuku i naraka pane ikamu.

Sangir: Kaěngkěhang i kamene manga mananěntirong agama ringangu tau Farisi! I kamene kai tahapěmělle! I kamene rụdal᷊eng mararau mạmotọ l᷊audẹ̌, dingangu měmpạměpidẹ̌ banua mědeạu reng makasahionge sěngkatau makakasuẹ̌ agamanu. Kụ sarạeng tau e simuẹ̌ agamanu e ute i sie koateng i kamene ral᷊ohon naraka ruan sul᷊e limembong karal᷊akịe wọu'i kamene!

Taa: “Ojo kasesa danurata ngkomi to mampoguru porenta i Musa pasi komi to aliran Parisi. Komi to ojo gombomu to manoto! Komi damangarata kasesa apa saba yako lengko ngkomi see naka tau to yusa mawali maja’a kojo. Apa komi mampobuuka nempo parluu mangawote tasi pasi mangalinjak sambawo lino, komi buya seja rayamu ane maya mangarata nempo samba’aja tau to rani damawali anagurumu. Pei tempo tau etu mawalimo anaguru ngkomi, roo see ia mawali madota kojo mampolengkoka seja lengko to si komi, see naka kaja’a to si ia mawali yau dua ngkani kaparinya pei kaja’a ngkomi. Wali komi masipato rahuku la’u apa naraka, pei taa manto’o ia to dua ngkani kaja’anya etu!

Rote: Soe ba'eneu emi, fo mese agama la ma hataholi Farisi la lemin! Emi ia hataholi mana dea-dale kala! Emi la'di tasi, fo emi meu leo dae dook meu, ma emi la'ok mafeo basa dae ma'dak lala'ena, ka'da soaneu hataholi esa ana masok emi agama ma. Fo hataholi ndia ana masok nai emi agama ma dalek soona, emi tao ma hataholi ndia hihii nae da'di tasi ha'i ka isi na, fo mangalau na lena heni emi la'i dua bai!

Galela: O bodito! Kodo! O bodito asa inidahe ngini o bi guru agama de lo o bi Farisi ma nyawaka. Ngini nikokulai! Ngini gena nitagi nikahika nikahino o teo niatola de lo o dududu niodagi, la ma ngale o nyawa moi niwimake la winimote nginika. De nakoso o nyawa kanaga so nimoteka, de ngini niadoto la ona gena asa nia gulai yamote de yaaka, sidago ona manga manara lo ifoloi qatorou de nia manara masirete, so ona magena foloi itiai bilasu o naraka ma ukuku yaumo dede ngini masirete bai!

Yali, Angguruk: Hit Musa wene honoluk hinap men Farisi hinap men hinindi anggin amag. Hit henele si uruk hinaben te ap misig nonot aruhureg wene niren tohon kuhu ulug ik yenggelehon paltil tom luhatil laruk lit ap eke hiyaharuk lahep halug siyahon umalikap turukmu hiren siyag ane turuk lahebon se regma aren turukon mondabi anggin teg.

Tabaru: Niotorouoka ngini 'o 'agamaka niodoto-dotoko de 'o Farisioka! Ngini nimataba'uca-'uca. Ngini niokakadagi 'o gurutika ma ngale niomau la moi yowosama to ngini nia 'agamaka. De gedagee yowosamokau de ngini niakidiai 'onasi 'ifoloika manga di-diai 'itorou de to ngini ma!

Karo: Andiko, cilaka kal kam o guru-guru agama, janah kam pe o, kalak Parisi! O, kalak pekulah-kulah! Isiarindu lawit ras daraten si mbelang guna ndatken sekalak jelma gelah ikutkenna agamandu; tapi kenca idatndu, ijadikenndu ia jadi calon neraka si dua kali lipat jahaten asangken kam.

Simalungun: Bursik ma nasiam sibotoh surat pakon Parisei, nasiam sipakulah-kulah, na mandalani laut ampa tanoh, laho manarik pala sahalak bani ugama nasiam, anjaha dob saud ia masuk, gabe anak ni naraka do ia ibahen nasiam, lompit dua jahatan humbani nasiam.

Toba: Marjea ma hamu sibotosurat dohot Parise, hamu pangansi! Ai diliati hamu do laut dohot tano manaiti tu agamamuna nanggo sada halak. Jadi dung saut ibana masuk, gabe anak ni roko ibana dibahen hamu, silompit sian hamu!

Dairi: Merjaya mo kènè guru-guru agama dekket Parisè! Kènè jelma sipakulah-kulahken dirina! Isuberrangi kènè ngo laut lako mengayaki darat pellin pemasukken sada kalak mi agamamu. Enggo kessa uè kalak idi, gabè ibaing kè mo kalak i pengisi narakka, lebbih dua kali jahat bai ndènè nai.

Minangkabau: Cilakolah angku-angku guru agamo, sarato jo urang-urang Farisi! Angku-angku adolah urang nan suko ba icak-icak! Angku-angku payi jauah-jauah manyubarangi lauiktan, sarato jo payi kian kumari, hanyo untuak manjadikan surang urang masuak ka agamo angku-angku. Jikok lah masuak urang tu ka agamo angku-angku, inyo angku-angku jadikan urang narako, parangainyo duwo kali labiah jahek daripado angku-angku!

Nias: Alai ami Sangila Amakhoita ba Farizai'o! No samini tõdõ ami! Mi'õtõ nasi ba mitõrõ danõ ba wolohe samõsa niha fao ba agamami. Ba na no fao ia, mibali'õ ia õsi narako, si mendrua fa'alõsõkhi moroi khõmi!

Mentawai: Mateimuian te, kam tai guru paamian samba kam tai Parise! Aipoí sipatataju lé kam néné! Tá malelegre nuei kam, pat talipokimuian koat, samba pat salú nubokkó kam polak nubesíaké kam ioi sara sirimanua muarat ka aratmui. Tápoi kelé aioi muarat ka aratmui, bailiuakémuian nia ribbaiakenen ka api narako. Bailiu niangan lé mitsá simakopé kataí paraboat, ka tubumui!

Lampung: Celakado keti guru-guru agama rik ulun-ulun Farisi! Keti tukang icak-icak! Keti mik jaoh-jaoh nyeberang lawok, rik ngejelajahi darak angkah untuk nyani sai jelma kuruk agamamu. Rik seraduni ulun udi kuruk agamamu, keti nyani ia calon neraka sai rua kali lipat lebih jahat jak keti tenggalan!

Aceh: Mupaloe kheueh gata he gurée-gurée agama dan ureuëng-ureuëng Farisi! Gata tukang meupura-pura! Gata tajak jiôh-jiôh gata jeumeurang laôt, gata jak bansaboh daratan ngon tujuan keu gata peutamong sidroe ureuëng lam agama gata. Dan óh ka lheueh ureuëng nyan jitamong lam agama gata, gata peujeuet ureuëng nyan keu calon ureuëng jeuet jitamong lam apui nuraka nyang dua goe leubeh jeuhet nibak gata keudroe!

Mamasa: La sanggangkoa' anggammu to untarru' issinna sura'na Musa anna to Farisi, to ma'dua tambuk to ma'sampa siluang. Annu ullambangkoa' tasik ullewan pasapa' umpeang mesa tau la mupatama alukmua'. Ianna tamamo alukmua', mupopendadimi to la tama naraka annu marru kadake pole ia gau'na anna la gau'mua'.

Berik: Aamei guru-guru Hukumu Nabi Musamana ijeya towas-towastababuwenaram, ane angtane safna Farisimana, galap kapka unggwandusa is etamwemisi ibe! Aameiba angtane akar-akarem ijeya gwenaram! Aamei ogiri seyafter gemerserem aamei ga jep ima terelbene enggalfe, angtane daamfenna tefner jewer igma damtaf. Ane angtane daamfenna jeiserem ga isa malin-malintene enggalfe taterisi imnaiserem ijesa nasbilirim, jei taterisi jeiserem gam taabif. Jengga angtane jeiserem taterisi imna jam is galap onsoipminirim, aamei gamjon ga ima nasbili, jega etam-etama jemnaiserem uskambarsus imniwer. Aamei seyafter ga isa sofsa taman tokwagiribe!

Manggarai: Copél da’at méu, oé ata pecing Taurat agu ata Parisi, oé méut pisik ai méu limbang tacik agu labok tana masam, kudut pandé teser kaut hiat cengata te lut agama de méu, agu du poli tesern hia ga, méu pandé ciri ata nerakay, ata suang ngkali céwé da’at oné mai weki rus méu.

Sabu: Apa nga kerewe tu mu guru-guru aigama nga do Farisi! Mu mone pekebhalli anni! Dhai jjhau mu ne kako pagga llau, jhe bela ore rai, tu ta kale heddau ddau we mita ie no ta maho aigama mu. Jhe kinga maho ke no la dhara aigama mu, tao no ri mu ta jadhi ddau do ta ju la dhara lua wolo do peloro ne, jhe do dhue wari lipa ri ko ne rihi apa ngati mu miha!

Kupang: Heh, bosong guru agama deng orang Farisi dong! Dasar bosong tu, orang muka-balakang! Nanti bosong dapa calaka, tagal bosong balayar pi mana-mana, deng nae-turun gunung, cuma mau cari satu orang sa, ko dia maso pi dalam bosong pung partei agama. Ma kalo dia su maso, na, bosong bekin dia pung idop jadi lebe jahat lai, sampe dia dapa hukum di naraka dua kali lebe barát dari bosong.

Abun: Nin yeguru agama, bere nin ku sukye. Nin ye Farisi, bere nin ku sukye. Nin ki suk su nin syokwet sor re. Nin mu mo os syu mu mo peyo-peyo, nin bi win mo sem mu mo bur yi meret ye yo wa nin but tepsu nin bi pakon. Nin ku it yo, bere nin ben pa ne ibit wai kadit nin o re, ete ri ma pa ne ges mo bot gesyos re.

Meyah: Mar okum eteb emah keingg iwa ongga Guru-Guru agama jera iwa ongga ebic Farisi. Jeska iwa ineita mar jeni erek iwa yuftuftu rot gu rusnok enjgineg jinaga guri. Iwa icira gu monuh ofoukou jeskaseda yuftuftu rusnok fogora rua ruroru yeyin agama Yahudi tein. Erek koma tina rua tein ruroru yeyin ita mar ongga oska erek ekirsa jeska iwa ojgomu. Jefeda rua rimeja jah mahmei meren rot ebeirens ekirsa jeska iwa.

Uma: "Silaka-koi, guru agama pai' to Parisi! Lompe' hi mali-na-wadi-koi! Mako' molaa-koi medipo tahi' modao' hi role-na, bona ngalai' ria nte hadua tauna to jadi' topetuku'-ni. Pai' ane ria-pi topetuku'-ni, nitudui'-ra mpotuku' pebagiu-ni, alaa-na meliu kadada'a gau'-ra ngkai koi', pai' meliu kamasipato'-ra rahuku' hi naraka ngkai koi'.

Yawa: Vatano Parisi muno kuruno wasakari mbaro Ananyao Musa rai, kakaije nde wasai! Weapamo wapa angkarije ntapekan! Wabeke dave indamu vatane utavondijo wasai, weti wata nggwaravain no mayan muno no yawa rai indamu wapo makani. Umba arono wapo vatan intabo anuga raugabe indamu tavondi wasai, weamo wapo anyao wapa ananyao angkari rai, weti umba apa ana dave ngkakai rave mo taune wapa rakivan. Wetiva mangkeo tanam mbadururo nuge nuganuije omamo vatano napije mamaisyo rai, mo wamamaisyo rai rakivan.


NETBible: “Woe to you, experts in the law and you Pharisees, hypocrites! You cross land and sea to make one convert, and when you get one, you make him twice as much a child of hell as yourselves!

NASB: "Woe to you, scribes and Pharisees, hypocrites, because you travel around on sea and land to make one proselyte; and when he becomes one, you make him twice as much a son of hell as yourselves.

HCSB: "Woe to you, scribes and Pharisees, hypocrites! You travel over land and sea to make one proselyte, and when he becomes one, you make him twice as fit for hell as you are!

LEB: Woe to you, scribes and Pharisees—hypocrites!—because you travel around the sea and the dry [land] to make one convert, and when he becomes [one], you make him twice as much a son of hell [as] you [are]!

NIV: "Woe to you, teachers of the law and Pharisees, you hypocrites! You travel over land and sea to win a single convert, and when he becomes one, you make him twice as much a son of hell as you are.

ESV: Woe to you, scribes and Pharisees, hypocrites! For you travel across sea and land to make a single proselyte, and when he becomes a proselyte, you make him twice as much a child of hell as yourselves.

NRSV: Woe to you, scribes and Pharisees, hypocrites! For you cross sea and land to make a single convert, and you make the new convert twice as much a child of hell as yourselves.

REB: “Alas for you, scribes and Pharisees, hypocrites! You travel over sea and land to win one convert; and when you have succeeded you make him twice as fit for hell as you are yourselves.

NKJV: "Woe to you, scribes and Pharisees, hypocrites! For you travel land and sea to win one proselyte, and when he is won, you make him twice as much a son of hell as yourselves.

KJV: Woe unto you, scribes and Pharisees, hypocrites! for ye compass sea and land to make one proselyte, and when he is made, ye make him twofold more the child of hell than yourselves.

AMP: Woe to you, scribes and Pharisees, pretenders (hypocrites)! For you travel over sea and land to make a single proselyte, and when he becomes one [a proselyte], you make him doubly as much a child of hell (Gehenna) as you are.

NLT: Yes, how terrible it will be for you teachers of religious law and you Pharisees. For you cross land and sea to make one convert, and then you turn him into twice the son of hell as you yourselves are.

GNB: “How terrible for you, teachers of the Law and Pharisees! You hypocrites! You sail the seas and cross whole countries to win one convert; and when you succeed, you make him twice as deserving of going to hell as you yourselves are!

ERV: “It will be bad for you teachers of the law and you Pharisees! You are hypocrites. You travel across the seas and across different countries to find one person who will follow your ways. When you find that person, you make him worse than you are. And you are so bad that you belong in hell!

EVD: “It will be bad for you teachers of the law and Pharisees. You are hypocrites. You travel across the seas and across different countries to find one person that will follow your ways. When you find that person, you make him worse than you are. And you are so bad that you belong in hell!

BBE: A curse is on you, scribes and Pharisees, false ones! for you go about land and sea to get one disciple and, having him, you make him twice as much a son of hell as yourselves.

MSG: "You're hopeless, you religion scholars and Pharisees! Frauds! You go halfway around the world to make a convert, but once you get him you make him into a replica of yourselves, double-damned.

Phillips NT: "Alas for you, you scribes and Pharisees, playactors! You scour sea and land to make a single convert, and then you make him twice as ripe for destruction as you are yourselves.

DEIBLER: “You are hypocrites, you men who teach the Jewish laws and you Pharisees! Your punishment will be terrible, because you exert yourselves very much to get even one person to believe what you teach. For instance, you travel across seas and lands to distant places in order to do that. And as a result, when one person believes what you teach, you make that person much more deserving to go to hell than you yourselves deserve to.

GULLAH: “E gwine be a haad time fa oona, oona Law teacha an Pharisee! Oona hypicrit! Oona da trabel all oba de lan an de sea fa taak ta jes one poson an win um oba fa bleebe wa oona bleebe. An wen e bleebe, oona da mek dat poson go ta hell jes like oonasef, an e two time mo wossa den oonasef!

CEV: You Pharisees and teachers of the Law of Moses are in for trouble! You're nothing but show-offs. You travel over land and sea to win one follower. And when you have done so, you make that person twice as fit for hell as you are.

CEVUK: You Pharisees and teachers of the Law of Moses are in for trouble! You're nothing but show-offs. You travel over land and sea to win one follower. And when you have done so, you make that person twice as fit for hell as you are.

GWV: "How horrible it will be for you, scribes and Pharisees! You hypocrites! You cross land and sea to recruit a single follower, and when you do, you make that person twice as fit for hell as you are.


NET [draft] ITL: “Woe <3759> to you <5213>, experts in the law <1122> and <2532> you Pharisees <5330>, hypocrites <5273>! You cross <4013> land <3584> and <2532> sea <2281> to make <4160> one <1520> convert <4339>, and <2532> when <3752> you get one, you make <4160> him <846> twice as much <1362> a child <5207> of hell <1067> as yourselves <5216>!


  Share Facebook  |  Share Twitter

 <<  Matius 23 : 15 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2018
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran