Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [BALI]     [PL]  [PB] 
 <<  Lukas 11 : 26 >> 

Bali: Ipun raris medal tur ngrereh setan pepitu sane kaonan ring ipun, sami pada kajak ngranjing tur jenek ring dewek anake punika. Pamuputipun kawentenan anake sane karangsukan setan punika, kaonan ring kawentenanipun duk pangawitnyane.”


AYT: Kemudian, roh najis itu pergi dan mengajak tujuh roh yang lebih jahat darinya untuk masuk dan tinggal di rumah itu sehingga keadaan orang itu menjadi jauh lebih buruk daripada sebelumnya."

TB: Lalu ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari padanya, dan mereka masuk dan berdiam di situ. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih buruk dari pada keadaannya semula."

TL: Kemudian pergilah ia mengambil tujuh setan yang lain pula bersama-sama dengan dia sendiri, yaitu yang terlebih jahat daripadanya, lalu masuklah ia diam di situ; maka hal orang, yang dimasukinya itu, akhirnya menjadi terlebih jahat daripada awalnya."

MILT: Lalu, ia pergi dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat daripadanya. Dan setelah masuk, ia tinggal di sana. Dan pada akhirnya orang itu menjadi lebih buruk daripada awalnya."

Shellabear 2010: Karena itu pergilah setan itu dan mengajak tujuh setan lainnya yang lebih jahat daripadanya. Kemudian setan-setan itu masuk dan tinggal di situ. Akhirnya keadaan orang itu akan lebih parah daripada keadaannya yang semula."

KS (Revisi Shellabear 2011): Karena itu pergilah setan itu dan mengajak tujuh setan lainnya yang lebih jahat daripadanya. Kemudian setan-setan itu masuk dan tinggal di situ. Akhirnya keadaan orang itu akan lebih parah daripada keadaannya yang semula."

Shellabear 2000: Karena itu pergilah roh itu dan mengajak tujuh roh jahat lainnya yang lebih jahat daripadanya. Kemudian roh-roh itu masuk dan tinggal di situ. Akhirnya keadaan orang itu akan lebih parah daripada keadaannya yang semula.”

KSZI: Kemudian dia pergi membawa tujuh roh lain yang lebih durjana daripadanya lalu mereka tinggal di situ. Keadaan orang itu pada akhirnya lebih teruk daripada dahulu.&rsquo;

KSKK: Lalu ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat daripadanya, dan mereka masuk dan berdiam di situ. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih buruk daripada keadaannya semula".

WBTC Draft: Kemudian dia pergi dan mengajak tujuh roh yang lebih jahat daripadanya. Mereka masuk dan tinggal di sana. Akhirnya keadaan orang itu lebih buruk daripada sebelumnya."

VMD: Kemudian dia pergi dan mengajak tujuh roh yang lebih jahat daripadanya. Mereka masuk dan tinggal di sana. Akhirnya keadaan orang itu lebih buruk daripada sebelumnya.”

TSI: Kemudian dia pergi dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari dia untuk bergabung dengannya. Ketika roh-roh itu masuk dan menguasai orang itu, keadaan orang itu menjadi lebih parah dari keadaan sebelumnya.”

BIS: Lalu ia pergi dan membawa tujuh roh lain yang lebih jahat dari dia. Kemudian mereka masuk ke dalam orang itu lalu tinggal di situ. Dan akhirnya keadaan orang itu menjadi lebih buruk dari semula."

TMV: Lalu roh itu akan pergi memanggil tujuh roh jahat lain yang lebih jahat daripadanya. Kemudian semua roh itu akan memasuki orang itu lalu tinggal di situ. Akhirnya keadaan orang itu menjadi lebih buruk daripada dahulu."

BSD: Maka ia pergi dan memanggil tujuh roh lain yang lebih jahat daripada dia. Lalu mereka masuk dan tinggal di situ. Mereka menguasai orang itu sehingga akhirnya ia menjadi lebih jahat daripada sebelumnya.”

FAYH: Lalu ia pergi mengambil tujuh setan lain yang lebih jahat daripada dirinya sendiri, dan mereka semua memasuki orang itu. Dengan demikian orang yang malang itu menjadi tujuh kali lebih celaka daripada semula."

ENDE: maka pergilah ia, lalu membawa sertanja tudjuh roh jang lebih djahat dari dia sendiri. Merekapun masuk, lalu menetap disitu; maka keadaan terkemudian orang itu lebih buruk dari jang dahulu.

Shellabear 1912: Kemudian pergilah ia mengambil tujuh orang jin yang lain pula, yang lebih jahat dari pada dirinya sendiri, lalu masuklah ia diam disitu; maka hal orang itu akhirnya terlebih jahat lagi dari pada mulanya."

Klinkert 1879: Laloe pergilah ija, dibawanja sertanja akan toedjoeh arwah lain, jang lebih djahat daripada ija sendiri, maka masoeklah mareka-itoe, laloe tinggal disana; adapon hal orang jang demikian, ija-itoe pada kasoedahan lebih djahat dari pada permoelaannja.

Klinkert 1863: Maka dia pergi, membawa sertanja lagi toedjoeh setan lain, jang lebih djahat dari dia sendiri; lantas dia-orang masoek dan tinggal disana; {Yoh 5:14; Ibr 6:4,5; 10:26; 2Pe 2:20} maka blakang-kali itoe orang djadi lebih djahat dari pada moelanja.

Melayu Baba: Kmdian dia pergi ambil lain tujoh jin yang Ibeh jahat deri-pada dia sndiri; dan itu jin smoa masok tinggal di situ: jadi, itu orang punya hal pnghabisan lbeh ta'baik deri-pada yang mula-mula."

Ambon Draft: Bagitu ija pergi ambil tudjoh djin sertanja jang le-beh djahat deri dija sendiri, dan marika itu datang dan bertinggal di situ; maka ma-nusija itu punja deri bala-kang djadi lebeh djahat deri dija punja di hulu.

Keasberry: Sutlah itu purgilah iya, dibawanya bursama sama dungan dia tuju hantu yang lain, yang turlebih jabat deripadanya sundiri; maka masoklah marika itu kadalam, tinggallah disana: adapun hal manusia itu pada akhirnya turlebih jahat deripada yang purtama.

Leydekker Draft: Tatkala 'itu pergi 'ija, dan meng`ambil bawa sertanja tudjoh hantu lajin 2, jang lebeh kapista deri pada sendirinja: maka habis marika 'itu masokh 'ija berdudokh disana; sahingga 'achir manusija 'itu djadi lebeh djahat deri pada 'awalnja.

AVB: Roh itu lalu pergi memanggil tujuh roh lain yang lebih durjana daripadanya. Semuanya memasuki tubuh orang itu dan menetap di situ. Akhirnya keadaan orang itu lebih teruk daripada dahulu.”


TB ITL: Lalu <5119> ia keluar <4198> dan <2532> mengajak <3880> tujuh <2033> roh <4151> lain <2087> yang <4190> <0> lebih jahat <0> <4190> dari padanya, dan <2532> mereka masuk <1525> dan berdiam <2730> di situ <1563>. Maka <2532> akhirnya <2078> keadaan orang <444> itu <1565> lebih buruk <5501> dari pada keadaannya semula <4413>." [<1438> <1096>]


Jawa: Tumuli metu lunga ngajak dhemit pitu liyane kang luwih ala katimbang karo dheweke, sarta banjur padha mlebu lan manggon ana ing kono, satemah wong mau alane ngungkuli sakawit.”

Jawa 2006: Tumuli metu, lunga ngajak roh liyané cacahé pitu kang luwih jahat, sarta banjur padha mlebu lan manggon ana ing kono, satemah wong mau alané ngluwihi katimbang sadurungé."

Jawa 1994: Dhemit mau banjur lunga menèh ngundangi kancané dhemit pitu liyané, sing luwih ala ketimbang karo dhèwèké. Dhemit-dhemit kuwi banjur padha manggon bebarengan ana ing wong mau. Wusana wong mau alané ngungkuli dhèk biyèn, nalika isih dileboni dhemit siji."

Jawa-Suriname: Demit mau terus lunga nggolèki kantyané, terus balik nggawa demit pitu sing alané ngungkul-ungkuli dèkné déwé. Demit-demit kuwi terus manggon ing wong mau. Entèk-entèké wong kuwi kasusahané malah ngungkul-ungkuli mauné, dongé namung kanggonan demit siji.”

Sunda: Seug indit heula, datangna deui mawa tujuh roh anu leuwih jahat ti batan manehna, tuluy nyarurup. Tungtungna jelema anu diranjinganana teh kaayaanana jadi leuwih cilaka ti batan ti heula."

Sunda Formal: Eta roh jahat teh, leos indit heula neangan batur. Sanggeus meunang tujuh roh sejen anu leuwih jahat, terus bareng nyurup. Tungtungna, — jelema anu diranjingan teh — kaayaanana, jadi leuwih sangsara ti bareto.”

Madura: Daddi erroh jahat jareya ondur gallu, laju abali pole ngeba erroh jahat laenna kapetto se ajahadan dhari aba’na. Saellana jareya kabbi padha maso’ ka dhalem oreng gella’, laju enneng e jadhiya. Ban dhi-budhina kabadha’anna oreng jareya asara’an dhari dha’-adha’na."

Bauzi: Làhàmu fa neo le mei ahu oli veimam setan tujuh amomoi abo am fai bak vafozi bisi faida gagome fa vazisi vou ledume aba aho amu oli odoho bak laba ab vi oedume veimadaham. Labiha labe ame setan tujuh amomoi ame da labe am ahu laba ba vi oedaha labe aba amu fota neà bak vei seti fa abo bisi fai bak ab fuham,” lahame ab vahokedaham.

Ngaju: Palus ie haguet tuntang mimbit uju roh beken je labih papa bara ie. Limbah te ewen tame akan huang oloh te palus melai hete. Tuntang kajariae keadaan oloh te manjadi labih papa bara je solake."

Sasak: Beterus ie lalo dait jauq pituq roh lain saq jahatan lẽman ie. Terus ie pade tame ojok dalem dengan nike dait ndot lẽq derike. Dait ahirne keadaan dengan nike jari lengẽan lẽman saq mule."

Bugis: Nainappa lao sibawa tiwi pitu roh laing iya lebbi majaé polé ri aléna. Nainappa muttama’ mennang ri laleng tauwéro naonro kuwaro. Angkanna atuwo-tuwonna iyaro tauwé lebbi majapi naiya pammulanna."

Makasar: Jari a’lampami pole mange akkio’ agang, iamintu tuju roh sannakkanganga ja’dala’na nakalenna. Nampa antama’mo ke’nanga ammantang ri kalenna anjo taua. Kale’bakkanna, a’jari sannakkangammi ja’dala’na siagang kodina sipa’na anjo taua."

Toraja: Undinna lao pole’omi untambai deata senga’ pitu nasisolan, tu masussukna pissan na ia, natama namembanua lan; dadi ma’katampakanna ondong pissanmi kadakena gau’na tu to natamai na iatonna dolona.

Duri: Malemi ntambai pitu setang laenna, to la'bi masa'ga' pole' opa na ia. Napentamaimi joo tau, natorro lan. Mangkatampakanna la'bi masussa pole' opa joo tau, na ia tonna jolona."

Gorontalo: Lapatao tiyo ma lonao mota lotiyangayi lati wuwewo mohelupitu u lebe moletiyo mao wawu timongoliyo ma momaso mao motitola teto, tunggulo owoluwo lo tawu boyito ma lebe moletao lo u bohuliyo.”

Gorontalo 2006: Lapatao̒ tio lonao̒ wau lodelo pitu rohu uwewo ulebe mao̒ moleeto wolio. Tulusi timongolio tilumuwoto ode delomo tau boito lapatao̒ lotibiluloa̒ teto. Wau pulitio mao̒ owowoluwoa lotau boito lowali lebe loleetao̒ wolo ubohulio."

Balantak: Kasi i ia no'umuar ka' nangange pitu' meena sambana men ba'idekna tii ia. Kasi i raaya'a ninsoop na mian iya'a, ka' nodumodongo indo'o. Komburi'na mian iya'a na'idekmo tuu' pookokoikonon tia men tumbena.”

Bambam: Iya le'ba' siaham untambai solana pitu, sapo' kadake puha ia indo solana anna la kalena. Anna tohho asanni illaam kalena indo tau. Ma'katampasanna, tau ia too la tuttuam tama kakajuanna indo kakadakeam illaam kalena anna indo anggapi mesa setam umpentamai."

Kaili Da'a: Pade seta etu nalau nompokio pitumba'a roana to neliu nggaja'a nggari i'a mboto. Pade naratamo ira nesua ri ja'i ntau etu pade naroo ri setu. Kaopuna katuwu ntau etu neliu mpu'u kaja'ana nggari pamulana bopia."

Mongondow: Daí iḷumuai bui in dimukud mora'at tatua bo nogoinií kon dimukud mora'at ibanea taya pitu inta mora'a-ra'at nongkon inia. Onda intua mosia nogutun kon intau tatua, sahingga pangabisannya, ka'ada'an intau tatua lebedon mora'at nongkon ka'ada'anea inta muna."

Aralle: Ya' sohong salake' dolu anna untambaii pitu setang ang londo puhane' pakarakeang andana dia, anna naposolai tama yato di ongeanna anna sika tohhoi yaling sibaha-baha. Katämpä'anna yato tau ang naongei tohho setang la tahuhu puhane' katuhoanna andana ang dolu aka' tuhtuang kehängngäng yato setang ang mampentamai."

Napu: Ido hai laomi mokakio pitu hangka setana au meliu kakadakenda hangko iria. Laomohe mesua i tauna au napalehimi hangkoya, hai maidamohe inditi. Kahopoana, tetambaimi kameahi-ahina tauna iti hangko i nguru-nguruna."

Sangir: Mase i sie rimal᷊eng kụ němaringang i sire pitu rohkẹ̌ bal᷊ine kụ limembong karal᷊aị e wọ'i sie. Bọu e i sire nahunsuẹ̌ e su ral᷊ungu tau ene kụ něngkatanạ sene. Dingangu samurine kakakoạ u tau ene měngkate limembong dal᷊aị bọu kal᷊amona."

Taa: Wali apa saba tau etu ewa banua to tare tau mangkaroos, see naka measa etu mamposuak muni tau etu pasi ia mangansale seja pitu yununya to ja’aja’a wo’u pei ia. Wali sira wayu to masua damaroo ri raya ntau etu. Wali tau to raposuak etu, katuwunya to purinya, etu semo to ja’a-ja’a pei katuwunya to tempo ruyu. Wali ewa see seja ane tau nempo mula damajea, pei ane sira taa mangaya kareba yako resi i Pue Allah, sira raporapaka ewa banua to soa. Wali ane ewa see, kanjo’u-njo’u kapari-pari kaja’a nsira.”

Rote: Boema ana la'o de neu leleko no dula dale fe'ek hitu mangalau na lena neme ndia mai bai. Basa boema ala masok leo hataholi ndia dale leu de ala leo leme ndia leona. Neu mate'e na hataholi ndia ha'da-tataon mangalau na lenaheni makahulu na mai."

Galela: Kagena de maena itagili, de o toka tumudingili kiaka ifoloi qatotorou gena maena yaaso, la yahino o nyawa iwititinga una magenaku iwosa, de kagena ona igoge. Ma duuruka o nyawa una magena ifoloi witorou de ma nonomaka."

Yali, Angguruk: Puhun toho weregma hahureg setan sabiren onolokon arimano wol enebuhureg enebe mangno roho o ari welamuhup. O ari hag toho setan ap undama welamuhupmu ap ino atam tot fano famen fobik mondabi siyag aruhu," ulug Yesusen hiyag isibag.

Tabaru: Ge'enaka de 'itagi ya'ese 'o tokata 'iregu 'o ngai tumudiingoli gee 'ifoloiosi 'itingkai de 'ena ma. Ge'enaka de wikokidongosama 'o nyawaka gu'una de 'imanoa ge'enaka. So ma duanguku 'o nyawa gu'una 'awi jako 'ifoloiosi 'itorou de ma si-siraka."

Karo: Jenari lawes ia, idilona pitu setan si jahaten asa ia. Emaka ringan ia kerina i bas rumah ndai seh maka si ibengketi setan e nggo keleken asang si tangtangna ndube."

Simalungun: Dob ai laho ma ia, iarahkon ma pitu setan na legan sijahatan hun bani, jadi imasuki ma ai laho marianan ijai, gabe bajanan ma parlahou ni jolma ai bani ujungni marimbang mungkahni.

Toba: Jadi laho ma ibana, ditogihon ma pitu tondi angka na jumahat sian ibana, dibongoti ma laho maringanan tusi, gabe jumahat ma pangalaho ni jolma i di ujungna sian na di mulana i.

Dairi: Nai idiloi mo pitu nai tendi jahat, jahaten bana nai. Nai rebbak roh mo kalak idi, gabè merrian ibagasen jelma idi, nai gabè merrohaan mo pengelako jelma i ujungna, mertimbangken i mulana idi."

Minangkabau: Sudah tu inyo payi, manjapuik tujuah roh lain nan labiah jahek dari inyo. Kamudian inyo masuak ka diri urang tu, untuak manatap tingga disinan. Kasudahannyo ka adaan urang tu manjadi labiah buruak, daripado nan samulo."

Nias: Ba mõi ia mukaoni dafitu tõ wa'abõlõ zi lõ sõkhi tanõ bõ'õ sabõlõ afaito moroi khõnia. Mõi ira bakha ba niha andrõ, ba torõi ira ba da'õ. Ba tobali tedou wa'alõsõkhi niha andrõ."

Mentawai: Iageti tui nia. Lepá abbitnangan mitsá pitu sia ketsat sikataí, sisaliu peilé kopet kataí nia ka sia, tugurúrangan mitsá ka tubut sirimanua nenda, iageti kuddu sia sedda. Kalepakatnia, bulat kopé kataínia paraboat sirimanua néné, belé peilé ka siboikí."

Lampung: Kak raduni ia mik rik ngusung pitu ruh sai lebih jahat jak ia. Tian kuruk mik delom badan jelma seno rik tinggal di disan. Akherni keadaan jelma seno jadi lebih burak jak mula-mula."

Aceh: Dan laju jijak sira jiba lom tujoh droe roh jeuhet nyang leubeh jeuhet nibak jihnyan. Óh lheuehnyan laju jitamong lam tuboh ureuëng nyan dan laju jitinggai disinan. Dan akhé jih keuadaan ureuëng nyan leubeh brok nibak nyang ka-ka."

Mamasa: Mengkalao siami lao untambai pitu setang untondonni kakadakeanna anna torro sola illalan inde angngenanne. Katampakan tuttuan mabanda' kamaparrisan ullambi' inde taue.”

Berik: Jepga jei ga sofna, bwat kapka ga tuju afweraiserem jes kitulnonofe, ane ga aftabifeltye. Bwat kapka afwer jeiserem jei kakalsusu jemniwer. Ane jepga jei seyafter ga aa ge kabwitena angtane jeiserem jem inibe, ane jep ga aa ge nwinbene. Angtane jeiserem gwela jemnaiserem gwanan jes jepserem je kapka, jengga gamjon aas jepserem gwela jemnaiserem je kabwak-kabwaksusu."

Manggarai: Itug kali kolé pé’angn, agu ngo awar jing bana ata céwé da’atd oné mai hia; agu isé ngo bonés agu ka’éng nitus. Cemoln dé ga, ata hitu céwé da’at oné mai hitu be bolon.”

Sabu: Moko ta kako ke ne wango do naanne la aggu ri do pidu wango do wala do dhai rihi apa ri ngati no. Ta alla pemina harre ta maho ke ro la dhara ddau do naanne, jhe pee ro paanne. Pa pedakka ne ddau do napoanne jadhi ta ju la'a apa ri ne kenyawu ngati do uru jhara ne."

Kupang: Ju itu setan pi pange dia pung kawan tuju setan, yang lebe jahat lai dari dia. Ais dong samua pi tenga di itu orang, ju karoyok sang dia. Jadi sakarang itu orang pung idop lebe calaka lai.”

Abun: Orge semda ne kendo semda ge mufit yo o gato mise wai kadit an sisu an mu kem mone dom. Sane semda bok ne ma, án sino bok nggwa mo yetu ne. Sane kom mo rut sa, yetu ne ibit wai kadit nyim ne o re."

Meyah: Jefeda efena ofogog koma eja noba oroun efena ofogog cinja erfeka deika ongga erek ofogog ekirsa jeska ofa esinsa. Beda efena ofogog koma nomnaga rijeker morototuma gij osnok egens insa koma odou efesi. Jefeda ebeibeyaif osnok egens insa koma emefera okora ekirsa jeska mona ongga efena ofogog egens eker gij odou efesi sis fob."

Uma: Toe pai' hilou ncala'-i mpokio' pitu hingka anudaa'-na to meliu kadada'a-ra ngkai hi'a. Tumai-ramo mesua' hi tauna to napalahii toe-e wengi, pai' mo'oha'-ramo hi ree. Ka'omea-na tampai kampe'ahii' tauna toei ngkai lomo'-na."

Yawa: Weti anawayo kakaije umawe pakato po anawayo kakaije kaururum mamun dave inta mauga tavon, wakare wakaisa tenambe vatane umawe ai jakato, umba una kobe no we. Umba naije vatane umawe apa siurijo manasyine mamaun, yara apa siurijo rijat akato so manakoe rave.”


NETBible: Then it goes and brings seven other spirits more evil than itself, and they go in and live there, so the last state of that person is worse than the first.”

NASB: "Then it goes and takes along seven other spirits more evil than itself, and they go in and live there; and the last state of that man becomes worse than the first."

HCSB: Then it goes and brings seven other spirits more evil than itself, and they enter and settle down there. As a result, that man's last condition is worse than the first."

LEB: Then it goes and brings along seven other spirits more evil than itself, and [they] go in [and] live there. And the last [state] of that person becomes worse than the first!

NIV: Then it goes and takes seven other spirits more wicked than itself, and they go in and live there. And the final condition of that man is worse than the first."

ESV: Then it goes and brings seven other spirits more evil than itself, and they enter and dwell there. And the last state of that person is worse than the first."

NRSV: Then it goes and brings seven other spirits more evil than itself, and they enter and live there; and the last state of that person is worse than the first."

REB: It goes off and collects seven other spirits more wicked than itself, and they all come in and settle there; and in the end that person's plight is worse than before.”

NKJV: "Then he goes and takes with him seven other spirits more wicked than himself, and they enter and dwell there; and the last state of that man is worse than the first."

KJV: Then goeth he, and taketh [to him] seven other spirits more wicked than himself; and they enter in, and dwell there: and the last [state] of that man is worse than the first.

AMP: And it goes and brings other spirits, seven [of them], more evil than itself, and they enter in, settle down, {and} dwell there; and the last state of that person is worse than the first.

NLT: Then the spirit finds seven other spirits more evil than itself, and they all enter the person and live there. And so that person is worse off than before."

GNB: Then it goes out and brings seven other spirits even worse than itself, and they come and live there. So when it is all over, that person is in worse shape than at the beginning.”

ERV: Then the evil spirit goes out and brings back seven other spirits more evil than itself. They all go and live there, and that person has even more trouble than before.”

EVD: Then the evil spirit goes out and brings seven other spirits more evil than itself. Then all the evil spirits go into that person and live there. And that person has even more trouble than he had before.”

BBE: Then he goes and gets seven other spirits more evil than himself, and they go in, and take their places there: and the last condition of that man is worse than the first.

MSG: It then runs out and rounds up seven other spirits dirtier than itself and they all move in, whooping it up. That person ends up far worse than if he'd never gotten cleaned up in the first place."

Phillips NT: Then it goes and collects seven other spirits more evil than itself to keep it company, and they all go in and make themselves at home. The last state of that man is worse than the first."

DEIBLER: Then this evil spirit goes and gets seven other spirits that are even more evil than it is. They all enter that person and begin living there. So, although that person’s condition was bad before, it became much worse.”

GULLAH: Den de ebil sperit gone an git seben oda sperit way mo ebil den esef. Dey all come fa lib eenside dat man. Now dat man een a wossa shape den fo.”

CEV: it goes off and finds seven other evil spirits even worse than itself. They all come and make their home there, and that person ends up in worse shape than before.

CEVUK: it goes off and finds seven other evil spirits even worse than itself. They all come and make their home there, and that person ends up in a worse state than before.

GWV: Then the spirit goes and brings along seven other spirits more evil than itself. They enter and take up permanent residence there. In the end the condition of that person is worse than it was before."


NET [draft] ITL: Then <5119> it goes <4198> and <2532> brings <3880> seven <2033> other <2087> spirits <4151> more evil than <4190> itself <1438>, and <2532> they go in <1525> and live <2730> there <1563>, so the last <2078> state of that <1565> person <444> is <1096> worse <5501> than the first <4413>.”


  Share Facebook  |  Share Twitter

 <<  Lukas 11 : 26 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2019
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran