Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [ENDE]     [PL]  [PB] 
 <<  2 Raja-raja 18 >> 

VII DJAMAN TERACHIR KERADJAAN JUDA I RADJA HIZKIA, NABI JESAJA DAN ASJUR Pendahuluan untuk pemerintahan Hizkia

1Dalam tahun ketiga Hosjea', putera Ela, radja Israil, maka Hizkia, putera Ahaz, mendjadi radja Juda.

2Ia berusia duapuluh lima tahun, ketika ia naik tachta, dan ia meradja di Jerusjalem selama duapuluh sembilan tahun. Ibunja bernama Abija binti Zekarja.

3Ia membuat apa jang lurus dalam pandangan Jahwe, sepenuhnja seperti telah diperbuat Dawud, mojangnja.

4Dia itulah jang mendjauhkan bukit2 angkar, mematahkan tugu2 angkar dan menebang asjera. Iapun meremukkan ular perunggu, jang dibuat oleh Musa, sebab hingga masa itu bani Israil membakar dupa dihadapannja. Itu dinamakan "Nehusjitan".

5Pada Jahwe, Allah Israil, ia menaruh pertjaja. Sesudah dia tak seorangpun dari antara para radja Juda setara dengan dia, bahkan sebelum diapun tak seorangpun setara dengannja.

6Ia melekat pada Jahwe dan tidak mendjauhkan dirinja daripadaNja, tetapi menepati perintah2, jang telah disampaikan Jahwe kepada Musa.

7Maka itu Jahwe ada sertanja, sehingga ia berhasil dalam segala usahanja. Ia merontak terhadap radja Asjur dan tidak berhamba lagi kepadanja.

8Dia itu pula jang memukul orang2 Felesjet sampai ke 'Aza dan djuga djadjahannja, baik mertju2 mereka maupun kota2 berbenteng.

Perebutan Sjomron

9Dalam tahun keempat radja Hizkia - jaitu tahun ketudjuh Hosjea', putera Ela, radja Israil - naiklah Sjalmaneser, radja Asjur, melawan Sjomron dan melingkari kota itu.

10Kota itu direbut pada achir tiga tahun. Dalam tahun keenam Hizkia - jaitu tahun kesembilan Hosjea', radja Israil - Sjomron direbut.

11Radja Asjur membuang Israil ke Asjur dan mendudukkan mereka di Halah, ditepi Habor, sungai Gozan, dan didalam kota2 Media.

12(Ini terdjadi) karena mereka tidak mendengarkan suara Jahwe, Allah mereka, dan melanggar perdjandjianNja, dan segala sesuatu, jang telah diperintahkan Musa, hamba Jahwe, itupun tidak mereka dengarkan dan tidak mereka perbuat.

Sanherib memasuki Juda

13Dalam tahun keempatbelas radja Hizkia, naiklah Sanherib, radja Asjur, melawan semua kota Juda jang berbenteng, dan merebut kota2 itu.

14Maka Hizkia, radja Juda, mengirim pesan ini kepada radja Asjur di Lakisj: "Beta telah bersalah. Sudilah berbalik daripada beta. Barang apapun jang anda bebankan kepada beta, akan beta tanggung". Maka radja Asjur menuntut dari Hizkia, radja Juda, tiga ratus kentar perak dan tiga puluh kentar emas.

15Hizkia memberikan kepadanja segala perak, jang terdapat dalam Rumah Jahwe dan didalam chazanah istana.

16Pada kesempatan itu Hizkia mengerat lapis dari pintu Balai Jahwe dan dari tonggak2 pintu, jang sudah disalut oleh radja Juda, dan menjerahkannja kepada radja Asjur.

Utusan Seri Rabsakeh

17Dari Lakisj radja Asjur mengutus Seri Rabsakeh dengan bala jang besar kepada radja Hizkia di Jerusjalem. Ia naik dan tiba di Jerusjalem dan lalu berdiri didekat saluran air Kolam-atas, jang terletak didjalan Lapangan Penatu,

18dan memanggil radja. Maka Eljakim bin Hilkijahu, kepala istana, bersama dengan Sjebna, penulis, dan Joah bin Asaf, patih, keluar mendapatkan dia.

19Lalu berkatalah Seri Rabsakeh kepada mereka: "Katakanlah kepada Hizkia: 'Demikianlah titah sri baginda, maharadja Asjur: Matjam apa gerangan kepertjajaan, jang anda taruh itu?

20Kiranja anda mengira, bahwa tjakap angin belaka merupakan siasat dan perkasaan untuk bertempur? Kepada siapa gerangan anda pertjaja, maka anda sampai merontak kepada beta?

21Sesungguhnjalah, anda menaruh pertjaja pada batang teberau jang sudah patah itu, jaitu Mesir, jang memasuki dan lalu menembusi tangan orang jang bertopang padanja! Demikianlah Fare'o, radja Mesir, bagi setiap orang, jang pertjaja padanja.

22Dan djika kalian berkata kepada beta: Kami ini pertjaja pada Jahwe, Allah kami!, maka bukankah Dia itulah jang bukit2 angkarNja serta mesbah2Nja sudah didjauhkan oleh Hizkia, sambil bertitah kepada Juda dan Jerusjalem: Hanja dihadapan mesbah di Jerusjalem ini sadjalah kamu boleh bersembah-sudjud'.

23Nah sekarang, baiklah anda bertaruh sadja dengan tuanku, radja Asjur. Beta akan memberikan dua ribu ekor kuda kepada anda, seandainja anda mampu mendapati orang untuk menungganginja.

24Mana bisa anda dapat menangkis satu pendjawat tuanku jang terketjil sadja! Tetapi anda pertjaja pada Mesir untuk mendapat kereta2 perang dan pasukan berkuda!

25Dan lagi, adakah beta ini naik lawan tempat ini dengan tidak semau Jahwe untuk membinasakannja? Jahwe sudah berfirman kepada beta: "Naiklah kenegeri itu dan binasakanlah itu!"

26Maka Sahut Eljakim bin Hilkijahu serta Sjebna dan Joah kepada Seri Rabsakeh itu: "Sudilah berbitjara dalam bahasa Aram sadja. Kami kan memahami djuga. Tuan djangan bitjara dalam bahasa Juda, sampai kedengaran oleh rakjat diatas tembok ini."

27Tetapi Seri Rabsakeh berkata kepada mereka: "Adakah tuanku itu mengutus aku ini melulu kepada tuanmu dan kepada kamu, untuk mengatakan ini? Bukankah lebih2 kepada orang2, jang duduk diatas tembok itu sampai mereka memakan dahinja sendiri dan minum kentjingnja sendiri bersama dengan kamu ini?"

28Seri Rabsakeh lalu berdiri tegak dan berseru dengan suara lantang dalam bahasa Juda. Ia angkat bitjara, katanja: "Dengarkanlah titah seri baginda, maha radja Asjur!.

29Demikianlah titah radja: 'Djanganlah kamu sampai terbudjuk oleh Hizkia, sebab ia tidak mampu melepaskan kamu dari tanganku.

30Dan djanganlah kamu sampai dibudjuk Hizkia untuk menaruh pertjaja pada Jahwe dengan berkata: Jahwe pastilah akan melepaskan kita, dan kota inipun tidak akan diserahkan kedalam tangan radja Asjur.

31Kamu djangan mendengarkan Hizkia! Sebab demikianlah titah radja Asjur: 'Sembahkanlah penungkul kepadaku dan keluarlah kepadaku! Nistjaja setiap orang akan makan buah pokok anggurnja sendiri dan buah pohon aranja sendiri dan minum air sumurnja sendiri,

32sampai aku datang untuk menghantar kamu kenegeri jang mirip negerimu, suatu negeri gandum dan anggur, suatu negeri roti dan kebun-anggur, suatu negeri pohon zaitun, minjak dan madu, agar kamu tetap hidup dan tidak mati. Kamu djangan mendengarkan Hizkia! Ia hanja membudjuk kamu dengan berkata: 'Jahwe akan melepaskan kita!'

33Pernahkah satu djua dari antara dewata bangsa2 lain itu melepaskan negerinja dari tangan radja Asjur?

34Dimana gerangan dewa2 Hamat dan Arpad? Dimana gerangan dewa2 Sefarwaim, Hena' dan 'Iwa? (Dimana gerangan dewa2 Sjomron?) Adakah mereka itu melepaskan Sjomron dari tanganku?

35Siapa gerangan dari antara semua dewata negeri2 itu pernah melepaskan negerinja daripada tanganku? Mana bisa Jahwe akan melepaskan Jerusjalem dari tanganku!'"

36Rakjat berdiam diri dan tidak mendjawab sepatah katapun kepadanja, sebab demikianlah titah radja: "Kamu djangan mendjawab kepadanja!"

37Lalu Eljakim bin Hilkijahu, kepala istana, dan Sjebna, penulis, serta Joah bin Asaf, patih itu, dengan pakaiannja tersobek menghadap Hizkia dan memberitahukan kepadanja apa jang telah dikatakan Seri Rabsakeh itu.


  Share Facebook  |  Share Twitter

 <<  2 Raja-raja 18 >> 


Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2019
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran