Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [KL1863]     [PL]  [PB] 
 <<  Matius 22 : 13 >> 

Klinkert 1863: Habis bagitoe itoe radja berkata sama boedaknja: Iketlah kaki-tangannja, angkat dan boewang sama dia kaloewar, ditampat, jang terlalo gelap, {Mat 8:12; 13:42; 24:51; 25:30; Luk 13:28} disana nanti ada penangis dan pengeret gigi.


AYT: Kemudian raja itu berkata kepada hamba-hambanya, 'Ikatlah tangan dan kakinya, dan lemparkanlah ia ke dalam kegelapan yang paling luar. Di sana, akan ada tangis dan kertak gigi.'

TB: Lalu kata raja itu kepada hamba-hambanya: Ikatlah kaki dan tangannya dan campakkanlah orang itu ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.

TL: Maka titah baginda itu kepada hambanya: Ikatlah kaki tangannya, buangkan ke dalam gelap yang di luar; di sanalah kelak tangisan dan kertak gigi.

MILT: Kemudian raja itu berkata kepada para pelayannya: Setelah mengikat kaki dan tangannya, angkat dan campakkanlah dia ke dalam kegelapan yang di luar, di sana akan ada tangis dan kertak gigi.

Shellabear 2010: Maka berkatalah raja itu kepada para hambanya, ‘Ikatlah tangan dan kakinya, lalu campakkanlah ia ke tempat yang paling gelap. Di tempat itu ada ratapan dan kertak gigi.’

KS (Revisi Shellabear 2011): Maka berkatalah raja itu kepada para hambanya, Ikatlah tangan dan kakinya, lalu campakkanlah ia ke tempat yang paling gelap. Di tempat itu ada ratapan dan kertak gigi.

Shellabear 2000: Maka berkatalah raja itu kepada para hambanya, ‘Ikatlah tangan dan kakinya, lalu campakkanlah ia ke tempat yang paling gelap. Di tempat itu ada ratapan dan kertak gigi.’

KSZI: &lsquo;Raja itu pun berkata kepada hamba-hambanya, &ldquo;Ikat kaki dan tangan orang ini, buangkan dia ke kegelapan di luar. Di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.&rdquo;

KSKK: Maka raja itu ber kata kepada hamba-hambanya, "Ikatlah tangan dan kakinya dan buanglah dia ke dalam kegelapan, di mana ada tangis dan kertak gigi."

WBTC Draft: Kemudian raja berkata kepada para hambanya, 'Ikatlah kaki dan tangan orang itu dan buanglah ke dalam tempat yang gelap. Di tempat itu orang akan menangis dan sangat menderita.'

VMD: Kemudian raja berkata kepada para hambanya, ‘Ikatlah kaki dan tangan orang itu dan buanglah ke dalam tempat yang gelap. Di tempat itu orang akan menangis dan sangat menderita.’

TSI: Kemudian raja itu berkata kepada para hambanya, ‘Ikatlah kaki dan tangan orang itu dan lemparkanlah dia ke luar ke tempat yang paling gelap. Orang-orang yang berada di situ akan selalu menangis serta sangat menderita.’”

BIS: Lalu raja itu berkata kepada pelayan-pelayannya, 'Ikat kaki dan tangan orang ini, dan buang dia ke luar ke tempat yang gelap. Di sana akan ada tangis dan derita.'"

TMV: Lalu raja itu bertitah kepada hamba-hambanya, ‘Ikat kaki dan tangan orang ini, dan buang dia ke luar ke tempat yang gelap. Di sana orang akan menangis dan menderita.’"

BSD: Maka raja itu berkata kepada pelayan-pelayannya, ‘Ikat kaki dan tangan orang ini. Buang dia keluar, ke tempat yang gelap. Biar dia menangis dan menderita di sana.’”

FAYH: "Lalu raja berkata kepada para pengiringnya, 'Ikat tangan dan kaki orang itu! Lemparkan dia ke dalam kegelapan yang di luar! Di sana akan ada tangisan dan kertakan gigi!'

ENDE: Maka berkatalah radja itu kepada hamba-hambanja: Ikatlah kaki tangannja dan buanglah dia keluar kedalam tempat gelap; disana akan ada tangisan dan kertak gigi.

Shellabear 1912: Setelah itu, maka kata raja itu kepada pelayannya, 'Ikatlah kaki tangannya, buangkan kedalam gelap yang diluar; disanalah tempat ratap dan kertak gigi.'

Klinkert 1879: Laloe titah baginda kapada hambanja: Ikatlah kaki-tangannja; bawa akandia pergi; toelakkan kadalam gelap jang amat goelita, maka disana adalah tangis dan keretak gigi.

Melayu Baba: Kmdian itu raja kata sama orang playan-nya, 'Ikat kaki tangan-nya, buangkan dalam glap yang di luar: di situ-lah nanti ada mratap sama gertak gigi.'

Ambon Draft: Bagitupawn katalah Ra-dja itu pada hamba-hamba: Ikatlah tangan-tangannja dan kaki-kakinja, lalu angkat bo-wang dija kadalam kagalap-an jang terlebeh djawoh, di situpawn akan ada tangisan dan mamah-mamah gigi.

Keasberry: Tutkala itu maka burkatalah raja kapada hambanya, Ikatlah kaki tangannya ini, bawa purgi tolakkan iya itu kudalam gulap yang jahu s'kali deripada trang, maka disanalah ada tangis tangisan dan kurtap gigi

Leydekker Draft: Tatkala 'itu bersabdalah Radja pada chadim 2, 'ikatlah kaki 2 nja dan tangan 2 nja, lalu 'angkatlah bowang dija 'itu kadalam kalam jang terlalu 'amat kabut, disana 'akan 'ada tangisan dan peng`aratan gigij 2.

AVB: Raja itu pun berkata kepada hamba-hambanya, ‘Ikat kaki dan tangan orang ini, buangkan dia ke dalam kegelapan di luar. Di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.’ ”


TB ITL: Lalu <5119> kata <2036> raja <935> itu kepada hamba-hambanya <1249>: Ikatlah <1210> kaki <4228> dan <2532> tangannya <5495> dan campakkanlah <1544> orang itu <846> ke dalam <1519> kegelapan <4655> yang paling gelap <1857>, di sanalah <1563> akan <1510> terdapat ratap <2805> dan <2532> kertak <1030> gigi <3599>. [<846>]


Jawa: Sang Nata banjur ngandika marang para abdine: Tlikungen tangane lan sikile, nuli uncalna menyang ing panggonan kang peteng dhewe, ing kono kang bakal tinemu panangis lan keroting untu.

Jawa 2006: Raja iku banjur ngandika marang para abdiné: Bandanen tangané lan sikilé, nuli uncalna menyang panggonan kang peteng dhéwé, ing kono kang bakal ana panangis lan keroting untu.

Jawa 1994: Sang Prabu banjur ngandika marang para abdi: ‘Wong iki bandanen lan wetokna saka kéné, lebokna ing panggonan sing peteng. Ing kono bakal ana tangis lan panggegeting untu.’"

Jawa-Suriname: Ratuné terus ngomong marang para peladèné: ‘Wong iki dibanda lan dietokké sangka kéné, dibuwang nang panggonan sing peteng. Nang kono dèkné bakal tangisan lan kerot untu.’”

Sunda: Raja nimbalan ka abdi-abdina, ‘Barogod ieu jelema leungeunna jeung sukuna, alungkeun ka nu poek, sina ceurik nandangan sangsara.’"

Sunda Formal: Raja nimbalan ka abdi-abdina: Borogod ieu jelema teh sukuna jeung leungeunna, terus balangkeun ka tempat anu pangpoekna, keun sina gegerungan bari kumerot huntu.

Madura: Rato pas adhabu ka la-kabulana, ‘Tale’e soko ban tanangnga oreng reya, pas buwang ka kennengngan se petteng. E jadhiya bakal badha’a tanges ban kasangsara’an.’"

Bauzi: Làhàmu ame boehàda labe am im ot vai meedam dam laba ab gagoham. ‘Da nim nasi sile. Labi am anekehà ahim gia. Nao ahim gia. Labi vou futoi bàhàgo bak iuba bisi aibu feà bak laba voou ame da nibe fà kikezi geàdam labe ahu faidi meb dae feàna faasi meedase.’ ”

Bali: Sang Prabu raris ngandika ring parekan idane: ‘Talininja lima-batisne tur entungangja ia pesu sig petenge ane paling petenga, ditu ia bakal ngeling masesambatan kanti giginne kriet-kriet.’”

Ngaju: Balalu raja te hamauh dengan kare oloh ayue, 'Jarat pai-lengen oloh te, tuntang jakah ie akan luar intu eka je kaput. Hong hete kareh aton auh tangis tuntang kapehe.'"

Sasak: Beterus raje nike bebase lẽq pelayan-pelayanne, 'Sẽkoq ime dait naẽn dengan niki, terus tetẽh ie ojok luah lẽq taoq saq peteng dedet. Lẽq derike ie gen nangis dait menderite.'"

Bugis: Nainappa iyaro arungngé makkeda lao risining pattumaninna, ‘Siyoi ajé sibawa limanna iyaro tauwé, namubuwangngi massu ri onrong iya mapettangngé. Nakkuwanaro matu engka teri sibawa anrasa-rasang.’"

Makasar: Nakanamo anjo Karaenga mae ri pala’-palayanna, ‘Sikkoki bangkenna siagang limanna anne taua nampa nupela’ assulukang ri pammantangang sassanga. Anjoremmi langngarru’-arru’ siagang lanakasia’ sessaya.’"

Toraja: Nakuami tu datu lako solana: Pungoi tu lentekna sia limanna, mipembuanganni lako kalillinanna dio salian; indemoto nanii katumangiran sia kasisangeran isi.

Duri: Nakuamo joo raja lako to kaunanna, 'Pumpungngi to limanna sola ajena tee tau mica'beanni lako ngenan kaminang malillin. Ntuu jio ngenan nanii tau sikarrakan sola sunggarigi'.'"

Gorontalo: Ti olongiya boyito loloiya mao ode mongowatoliyo odiye, ’Punguwa mao olu'u wawu oato tawu boti wawu pomaiya mao tiyo ode tambati modioloma da'a to diluwari, tetomota tiyo bolo hiyo-hiyonga mopotide-tideo wawu ngiyo-ngiyoto bohengo.’”

Gorontalo 2006: Lapatao̒ ti olongia boito loloi̒ya ode tahi pomayalio, 'Pungua mao̒ oa̒atio wau uluu̒lio wau pomahula mota ode bulemengio totambati u modio̒lomo. Mola teto mawoluo hiyongo wau dutolo.'"

Balantak: Kasi tomundo' iya'a norobu na tutulungi taena, ‘Koot a saratna tia limana ka' tibarkon a mian iya'a na kapintungan men pika' tuu'. Indo'o i ia bo tumando' ka' marepa tuu'.’”

Bambam: Iya muuaammi sabua'na indo tomahaja: 'Pungoia' inde dio tau anna untibeia' tama indo ongeam handam malillim anna illaanni sumahho lumoa' sikekko' isinna tamate tatubo.'"

Kaili Da'a: Pade nangulimo magau ka batuana, 'So'omo palena bo kadana pade tajiakamo i'a ri sawalikuna ri peto'o narumau. Ri setu i'a kana mageo bo mosinggiki baga ante kasusana.'"

Mongondow: Dá raja tatua noguman kom bobantungnya mita, 'Tokig in sioḷ bo limanya bo pogarab in intau tanion kon tampat inta nosindip totok, kon tua kodongogan in amui bo rokokot in ingipon.'"

Aralle: Ungngoaminte sabua'na yato tomaraya, 'Pungoia' teyyena anna bihti'na inde tau mane umpentibeing sohong tama di ongeang ang handang mapähtäng, ang la naongei tau sika umbu salamang ang kamateang.'"

Napu: Hangko indo, datu iti motuduhe hawina, nauli: 'Nihilu bitina hai tayena, hai nitende i raoa i lalu kakaindiana! Inditi, ia ina moteria hai mantodiha.'"

Sangir: Tangu ratu e něhengetangke su manga ěllange, 'Hapusẹ̌ko laede ringangu l᷊imane, kụ bahungko i sie sol᷊ong l᷊ikude su tampạ marěndung. Sene sarung piạ sasangị dingangu kasasigěsạ.'"

Taa: “Wali makole manganto’oka to papolaonginya, ‘Pungu palenya pasi witinya panewa panasok yau ia longko njo’u tampa to mawuri. Nja’u ria tau datumangi-mangi pasi sakangke’i baganginya.’ Ewa wetu nato’o makole.

Rote: Boema manek ndia nafa'da malalau-maoono nala nae, 'Pa'a hataholi ia ei liman fo tapan leo deak neu, fo nai mamana makahatu ka. Nai ndia neukose ana hapu ka'da kikiik ma doidoso ka.'"

Galela: Kagena de ma kolano wasulo wileleleanika wotemo, 'Una awi qohu de awi gia niapiliku de niwiumo ma duduka o bubutu ma rabaka eko o narakaka, kiaka o nyawa yoari de lo yosangisara.'"

Yali, Angguruk: Ele eleg angge welatisimu ap suwon inowen amingmingangge fam, 'Ap aru inggik men uyug men hele fam pug tebelihipteg mondabi hik teg ambeg hik isa lalihipmu uba yatuk lit ayeg kilit matuk lit welaruhu,' irisi.

Tabaru: Ge'enaka de ma Koana wosuloko wi ro-riwoka, ''O nyawa gu'una wi dou de wi giama niapusuku, de wini'umo ma dudunika gee 'o ngii 'imoo-moongika. Ge'enakau doka dua 'o gari de 'o sangisara.'"

Karo: Emaka nina raja man suruh-suruhenna, 'Iketlah tanna ras nahena, jenari ambekken ia ku ingan si gelapna kal. I je tangis ras mesui kal atena!'"

Simalungun: Dob ai nini raja ai ma dompak juakjuakni, ?Sangkut hanima ma naheini pakon tanganni, anjaha usir hanima ma ia hu darat bani ianan na golap; ijai ma masa partangison ampa na patungosngoson.

Toba: Dung i didok raja i ma tu angka naposona: Tali hamu ma patna dohot tanganna, laos pabali hamu ma ibana tu na holom marimpotimpot; disi ma masa angguhangguk dohot na patungoripon.

Dairi: Nai idokken raja i mo taba naposona, 'Ekèti kènè mo tanganna dekket nèhèna i, embah kènè mo ia mi bekkas singgellap tuiten. I sidi mo ia derru-derru menggong simpersuk.'"

Minangkabau: Dek karano itu, rajo manyuruah palayan-palayannyo untuak manangkok urang tu, 'Kabeklah kaki sarato jo tangan urang ko, sudah tu ambuangkan inyo kaluwa ka tampaik nan kalam bakapiciak. Disinanlah inyo ka maratok, dek manangguangkan sansaro.'"

Nias: Imane Razo khõ ndra ngoningoninia, 'Mibõbõ danga awõ gahe, ba mitibõ'õ ia ba nahia sogõmigõmi. Ba ba da'õ dania fege'ege ba fa'afõkhõ.'"

Mentawai: Iageti kuanangan ka tubudda sapaguguletnia rimata, 'Kauan, kabé kam rere sambat kabeinia sirimanua néné, lepá ribbaiakémuian nia ka gerat ka simagep-gep. Sedda te ipusosou sambat ipangongorik.'"

Lampung: Raduni raja udi cawa jama jelma-jelma sai ngelayani ia, 'Ikok cukut rik culuk ulun inji, rik tokko ia mik luah mik rang sai kelam. Di dudi haga wat hiwang rik derita.'"

Aceh: Laju lé raja nyan geupeugah ubak peulayan-peulayan gobnyan, ‘Ikat laju gaki ngon jaroe ureuëng nyoe, dan jak tiek laju ureuëng nyoe u teumpat nyang seupôt buta. Nibak teumpat nyan na teumpat mo meuba-e dan deurita.’"

Mamasa: Ussuami sabua'na tomaraya nakua: ‘Pungoia' inde taue ammu tibei tama angngenan randan malillin. Illalan angngenan iatoo la dirangngi to tumangi' anna tikarasissik isinna.’”

Berik: Jepga raja jei angtane awelna jemnip aa jei ne gwebilirim ga balbabili, 'Sya, angtane aaiserem gasa tafre, tafa mese tof jemnaiserem ga jam isa tafreibene, ane sitawer ga isa firtaaniwili tamna gwin-gwinsususerem jebe! Tamna jeiserem jebe, angtane ga sege syebinense, ane ga sene enolsa siginsusu, ini jemna ga uskambar jam sege jenbamisi.'"

Manggarai: Itu kali mai taé de raja hitu ngong mendin: Pongos wa’i agu limén, poli hitu oké oné nendep hitut tuil da’at. Nitu manga jéjéng agu’ kérek ngis.

Sabu: Moko ta lii ke ne duae do naanne pa annu-niki no he, 'Ujhe ko ne ai ddau do nadhe, jhe nabhe no la tele, la era do kerabba ne. Pa ni ke ne do ta era ne litangi penina noho nga perajja-jaru ne.'"

Kupang: Tarús itu raja parenta sang dia pung ana bua dong bilang, ‘Ika ini orang pung kaki deng tangan, ko angka buang sang dia pi luar. Biar ko dia manangis deng sangsara di tampa galáp sana.’

Abun: Sane yeraja ki nai bi pakwerut ge bok ne do, 'Nin but ye ré, nin rai an gwes si an syim ne krat, orete nin am an mo nden, mo pe gato ndendu. Mone yé wo ndo nde, mone yé dakai nderku nggwa.' "

Meyah: Beda raja koma agot gu efen rusnok ongga rumfij ofa oida, 'Iwa yagei ofa beda irakid efen etma jera aki tein. Beda ij ofa jah mebah ojgomu. Ofa eker jah suma gij motkobah ojgomu. Beda ofa emeita efera okora eteb jah suma ojgomuja.' "

Uma: Ngkai ree, mohawa'-imi magau' mpo'uli'-raka pahawaa'-na: 'Hilu' witi'-na, hoo' pale-na, petadi-i hi mali-na rala kabengia-na! Hi ria-i mpai' geo' pai' ntodohaka.' "

Yawa: Umba akarijo titi umaso po raura vatano wanapatambe aije mai pare, ‘Wapo ajoe aneme raokokaisy, umba wapo amaugusyo kaumuro marane rai. No ratuije poyov tawan muno siuri tutir.’”


NETBible: Then the king said to his attendants, ‘Tie him up hand and foot and throw him into the outer darkness, where there will be weeping and gnashing of teeth!’

NASB: "Then the king said to the servants, ‘Bind him hand and foot, and throw him into the outer darkness; in that place there will be weeping and gnashing of teeth.’

HCSB: "Then the king told the attendants, 'Tie him up hand and foot, and throw him into the outer darkness, where there will be weeping and gnashing of teeth.'

LEB: Then the king said to the servants, ‘Tie him up _hand and foot_ [and] throw him into the outer darkness. In that place there will be weeping and gnashing of teeth!’

NIV: "Then the king told the attendants, ‘Tie him hand and foot, and throw him outside, into the darkness, where there will be weeping and gnashing of teeth.’

ESV: Then the king said to the attendants, 'Bind him hand and foot and cast him into the outer darkness. In that place there will be weeping and gnashing of teeth.'

NRSV: Then the king said to the attendants, ‘Bind him hand and foot, and throw him into the outer darkness, where there will be weeping and gnashing of teeth.’

REB: The king then said to his attendants, ‘Bind him hand and foot; fling him out into the dark, the place of wailing and grinding of teeth.’

NKJV: "Then the king said to the servants, ‘Bind him hand and foot, take him away, and cast him into outer darkness; there will be weeping and gnashing of teeth.’

KJV: Then said the king to the servants, Bind him hand and foot, and take him away, and cast [him] into outer darkness; there shall be weeping and gnashing of teeth.

AMP: Then the king said to the attendants, Tie him hand and foot, and throw him into the darkness outside; there will be weeping and grinding of teeth.

NLT: Then the king said to his aides, ‘Bind him hand and foot and throw him out into the outer darkness, where there is weeping and gnashing of teeth.’

GNB: Then the king told the servants, ‘Tie him up hand and foot, and throw him outside in the dark. There he will cry and gnash his teeth.’”

ERV: So the king told some servants, ‘Tie this man’s hands and feet. Throw him out into the darkness, where people are crying and grinding their teeth with pain.’

EVD: So the king told some servants, ‘Tie this man’s hands and feet. Throw the man out into the darkness. In that place, people will cry and grind their teeth {with pain}.’

BBE: Then the king said to the servants, Put cords round his hands and feet and put him out into the dark; there will be weeping and cries of sorrow.

MSG: Then the king told his servants, 'Get him out of here--fast. Tie him up and ship him to hell. And make sure he doesn't get back in.'

Phillips NT: Then the king said to the ushers, 'Tie him up and throw him into the darkness outside, where thane will be tears and bitter regret!'

DEIBLER: Then the king said to his attendants, ‘Tie this person’s feet and hands and throw him outside where there is total darkness. People who are there cry out because they are suffering and they gnash their teeth because of their severe pain.’”

GULLAH: Den de king tell e saabant dem say, ‘Tie op dis man han an foot, an chunk um out een de daak. Dey, people gwine cry bitta teah an bite dey tongue.’”

CEV: So the king gave orders for that person to be tied hand and foot and to be thrown outside into the dark. That's where people will cry and grit their teeth in pain.

CEVUK: So the king gave orders for that person to be tied hand and foot and to be thrown outside into the dark. That's where people will cry and grit their teeth in pain.

GWV: Then the king told his servants, ‘Tie his hands and feet, and throw him outside into the darkness. People will cry and be in extreme pain there.’


NET [draft] ITL: Then <5119> the king <935> said <2036> to his attendants <1249>, ‘Tie <1210> him <846> up <1210> hand <5495> and foot <4228> and <2532> throw <1544> him <846> into <1519> the outer <1857> darkness <4655>, where there <1563> will be <1510> weeping <2805> and <2532> gnashing <1030> of teeth <3599>!’


  Share Facebook  |  Share Twitter

 <<  Matius 22 : 13 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2018
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran