Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [MINANG]     [PL]  [PB] 
 <<  1 Timotius 6 : 4 >> 

Minangkabau: mako inyo adolah urang nan uju, sarato indak tawu sabuwah alah jo! Panyakiknyo iyolah suko badebaik jo batangka, tantang parkaro sabutan-sabutan, sainggo manimbuakan bingik, silang salisiah, pitanah, curiga nan indak elok,


AYT: ia adalah pembual dan tidak mengerti apa-apa. Ia hanya tertarik dengan perbantahan yang tidak sehat, yang hanya memperdebatkan kata-kata yang justru menimbulkan iri hati, perpecahan, fitnah, dan kecurigaan yang jahat,

TB: ia adalah seorang yang berlagak tahu padahal tidak tahu apa-apa. Penyakitnya ialah mencari-cari soal dan bersilat kata, yang menyebabkan dengki, cidera, fitnah, curiga,

TL: maka orang itu membesarkan diri dengan tiada mengetahui apa-apa, melainkan gila bersoal-soal dan berbalah-balah, yang mendatangkan dengki, perkelahian, berbagai-bagai umpat, sangka-sangka yang jahat,

MILT: maka dia telah menjadi sombong sekalipun tidak mengerti apa-apa. Sebaliknya, karena gandrung akan perdebatan dan silat kata, dari sanalah timbul iri hati, perselisihan, fitnah, kecurigaan yang jahat,

Shellabear 2010: maka ia congkak dan tidak tahu apa-apa. Ia gila berbantah dan bertengkar sehingga mendatangkan kedengkian, perkelahian, umpatan, kecurigaan,

KS (Revisi Shellabear 2011): maka ia congkak dan tidak tahu apa-apa. Ia gila berbantah dan bertengkar sehingga mendatangkan kedengkian, perkelahian, umpatan, kecurigaan,

Shellabear 2000: maka ia congkak dan tidak tahu apa-apa. Ia gila berbantah dan bertengkar sehingga mendatangkan kedengkian, perkelahian, umpatan, kecurigaan,

KSZI: dia bersifat angkuh dan jahil, asyik bertikai dan berbahas tentang kata-kata, sehingga menimbulkan iri hati, perkelahian, pencacian, syak wasangka yang buruk,

KSKK: sesungguhnya ia adalah seorang yang congkak dan tidak mengerti apa-apa. la suka akan pertengkaran dan perdebatan yang menghasilkan kecemburuan dari penghinaan

WBTC Draft: Orang itu menjadi bangga tentang yang diketahuinya, tetapi mereka tidak mengerti apa-apa. Penyakit mereka ialah suka memperdebatkan dan bertengkar tentang kata-kata, yang membawa kecemburuan, keributan, penghinaan, dan kecurigaan atas kejahatan.

VMD: Orang itu menjadi bangga tentang yang diketahuinya, tetapi mereka tidak mengerti apa-apa. Penyakit mereka ialah suka memperdebatkan dan bertengkar tentang kata-kata, yang membawa kecemburuan, keributan, penghinaan, dan kecurigaan atas kejahatan.

TSI: (6:3)

BIS: adalah orang yang sombong dan tidak tahu apa-apa! Penyakitnya ialah suka berdebat dan bertengkar mengenai istilah-istilah sehingga menimbulkan iri hati, perpecahan, fitnahan, curiga yang tidak baik,

TMV: dia sombong dan tidak tahu apa-apa! Keinginannya tidak wajar. Dia suka berdebat dan bertengkar tentang istilah sehingga mengakibatkan kecemburuan, perselisihan, penghinaan, kecurigaan,

BSD: ia adalah orang yang sombong dan tidak tahu apa-apa. Ia mempunyai sifat yang buruk karena suka berdebat dan bertengkar mengenai arti suatu kata. Perbuatannya itu menyebabkan orang iri hati, bermusuhan,

FAYH: Barangsiapa mengatakan sesuatu yang berlainan, ia sombong dan bodoh. Ia memutarbalikkan makna ajaran Kristus dan menimbulkan perdebatan yang berakhir dengan iri hati serta kemarahan, dan ini menimbulkan caci maki, kecurigaan serta fitnah.

ENDE: sudah keruhlah otaknja oleh keangkuhan hati. Dia tidak berpengertian, dan gila bersoal-soal sadja dan bertengkar mulut. Hal itu hanja menghasilkan dengki, perkelahian, umpatan, ketjurigaan,

Shellabear 1912: maka ia itu hilang 'akalnya sebab congkak, dan satu pun tiada diketahuinya, melainkan gila ia dari hal perbantahan dan pertengkaran, yang mendatangkan dengki, perkelahian, umpat, sangka-sangka yang jahat,

Klinkert 1879: Bahwa orang itoe tjongkak adanja, satoepon tatahoe, melainkan gila ija akan hal bersoeal-soeal dan bertengkar akan perkataan, maka daripada inilah terbit kadengkian dan perbantahan dan pelebagai pitnah dan sangka-sangka djahat,

Klinkert 1863: Maka orang itoelah kotjak, dan tra-taoe satoe apa, melainken dia gila sama perkara pertanjaan, dan perbantahan dari perkataan {1Ti 1:4; 2Ti 2:23; Tit 3:9} maka dari sebab itoelah timboel bentji, dan perkalahian, dan maki-maki, dan sangka-sangka jang djahat,

Melayu Baba: dia itu sombong, dngan ta'tahu satu pun, ttapi dia gila deri-hal perbantahan dan pertngkaran yang datangkan dngki, perklahian, umpat, sangka-sangka yang jahat,

Ambon Draft: Ija djuga berkabur akalnja dengan tijada mengarti sabarang apa-apa dengan betul-betul; sakit-sakit adanja deri hal baku-sual dan deri bertania arti perkata; an, deri jang mana timbul kadangke; an, iri hati, hodjat, kira-kira; an jang djahat,

Keasberry: Maka itulah chongkak, satu pun tiada iya tau, mulainkan gila iya deri hal bursual sual, dan burtungkar deri hal purkataan purkataan, maka deri subab itulah turbit dinki, dan purkalahian, dan junis junis maki, dan sangka sangka yang jahat.

Leydekker Draft: Bahuwa 'awrang 'itu 'ada djumawa, dan tijada 'ija tahu 'apa 2, tetapi 'ija 'ada sakit gila pada hhal tanja 2 an dan lawan 2 an kata 2: deri pada jang mana terbit kadangkejan, perbantahan, bagej 2 permakejan, bagej 2 persangka`an jang djahat.


TB ITL: ia <5187> <0> adalah seorang yang berlagak tahu <0> <5187> padahal <235> tidak <3367> tahu <1987> apa-apa. Penyakitnya <3552> ialah mencari-cari soal <2214> dan <2532> bersilat kata <3055>, yang menyebabkan <1096> dengki <5355>, cidera <2054>, fitnah <988>, curiga <5283>, [<4012> <1537> <3739> <4190>]


Jawa: iku wong kang kaya-kaya ngreti nanging lugune ora ngreti apa-apa, kepatuh dhemen golek-golek prakara lan bebantahan, kang njalari drengki, padu, pangala-ala, sujana,

Jawa 2006: wong iku kaya ngerti-ngertia, nanging sejatiné ora ngerti apa-apa. Penyakité yaiku golèk-golèk prakara lan waton sulaya, kang njalari drengki, padudon, pitenah, sangga-runggi,

Jawa 1994: kuwi wong sing gumedhé, sing rumangsané pinter, nanging luguné ora ngerti apa-apa. Wong kuwi kepatuh dhemen dhébatan lan èyèl-èyèlan prekara tembung lan kuwi nuwuhaké drengki, pasulayan, pitenah, sanggarunggi,

Jawa-Suriname: Senajan mikir nèk pinter, wong kuwi ora ngerti apa-apa. Namung seneng ramé lan èngkèl-èngkèlan bab sembarang-mbarang. Kuwi namung marakké sengit-sengitan, tukaran, nyatur ala lan mikir ala bab sakpada-pada.

Sunda: eta teh guminter padahal taya kanyaho. Panyakitna teh bantahan, resep parebut omong nepi ka nimbulkeun dengki, resep pasea, resep nyawad, timburuan,

Sunda Formal: tetela nu kitu teh jalma guminter, padahal taya kanyaho. Kikituanana wungkul keur pipaseaeun, nyieun padengkian, pacekcokan, upat-sinuat, timburu,

Madura: jareya oreng angga’ se ta’ tao pa-apa. Oreng jareya lebur aguggak ban atokar parkara istilah-istilah, se andaddiyagi oreng arassa ere, mapecca’an oreng, madhateng petenna, ban saleng ka-nyangka se ta’ bagus,

Bauzi: Ame dam lam ba im iademe ozom bili im biehebuli meedam damat modem bak. Gi, “Im abo feàte,” lahame fa iba it daetbadam damat modem bak. Iho im meibada veioi im ibida fa bisi tom aaboli otesi otesidalo àhàkedam damat modem bak. Labihàmu ame dam labe ibi iho lab vahokedam im laba dogoit aidam dam labe vedi im nehasu ab faasi meedamam. Meit modehena iho gi ahu adat faki teidemoholedam bak ame. Labi meia daet beidam bak ame. Labi meia feàtàidam bak ame. Labi meia im fai bak vabna ostame vàlum bak ame.

Bali: anake ento dadi sombong pesan muah tusing nawang apa. Ia demen ngalih-alihin kapelihan anak muah saling tembungin raos, ane ngranayang iri ati, maiegan, mamisuh, sangsaya,

Ngaju: oloh te bajoho tuntang dia katawan taloh en-en! Panyakit ayue iete rajin hasoal tuntang kalahi-kajama tahiu kare bawak kotak sampai mampalembut kahirin atei, kapusit, auh mangarana, kameles je dia bahalap,

Sasak: nike dengan saq sombong, dait ndẽqne taoq napi-napi! Penyakitne demen bedebat dait betungkasan mengenai istilah-istilah sehingge nimbulang talon atẽ, ndẽq akor, pitnah, curige saq ndẽq solah,

Bugis: iyanaritu sining tauwé matempoi padahal dé’ agaga naisseng! Lasana iyanaritu napoji maddebba sibawa mappangéwang passalenna warékkada-warékkadaé angkanna paompo angémpurung, assisalang, mappétenna’, bata-bata iya dé’é namakessing,

Makasar: yangasenna anjo tau kammaya sangnging tau tampo, mingka tena apa-apa naasseng! Ia garrinna ke’nanga iamintu nangai a’gea’-geaka siagang a’besereka passabakkang bicara appamumbaya sereati, passisa’la-sa’lakkang, pitina, sibata-batai kodia,

Toraja: tau iato matampo, natae’ apa naissan, sangadinna bomboan massita’gen sia massitamben kada, tu naninna bu’tu kamagallian, kasigagan, ma’rupa-rupa pa’palele beko sia pa’kapang-kapang kadake,

Duri: Iamo tomatampo na te'da apa naissen. Madoang bangri la massite'geh sola massita'go anna mpaden kamasereatian, kasisalan, mpau gaja' tau, ngkabatai bang tau,

Gorontalo: tawu boyito sombongiyolo wawu diyaluwo mao u otawaliyo. U otohilaliyo bo mololohe masa'ala wawu motatameta wolo tawu, tunggulo mo'otimbulu hihiya, hulinggila, pitana, lantobu wawu

Gorontalo 2006: deu̒ito-yito taa sombongi wau diila motota lolo-loolo! Ngongotio yito motohilaa mohaamawa wau motaameta tomimbihu totoonulalo istila tilinggula mopotoodei hilaa mohiihia, polo bua̒lawa, pitana, molantobu u diila mopiohe,

Balantak: mbaka' mian iya'a kominti-minti kasee sianta titiu'po a men inti'ionna. Men pangka'idekian, ia bukuan mangawawau kogora'an ka' mompogagaikon wurung pataka mian masindir, poomaso', momotaekon mian, mansasaaki mian,

Bambam: tau ia too malangka' penaba anna tä' deem aka naissam. Sapo' maelo' umpogau' tää'na sihatam la dipogau' susinna sitimba'-timba' liu anna ussipengka-pengkai liu tula', nasuhum umpakende' penaba pa'kembuhuam, passikallaam, pantelle, pambasa'-basa' kadake illaam penaba,

Kaili Da'a: i'a etu nasombo. Da'a ninjanina nuapa-nuapa. Ju'ana tau nompowia iwetu aga nangelo saba bo nosinggarau ka batua nu tesa. Asele powiana etu iwe'i: tau nosipoju'a ka rara, ira nosipobali bo nosiuli sinja'i, ira tunggai nosibata,

Mongondow: yo intau tatua mododia bo diaí doman nonota'au kon onu bo onu! Panyaki intau natua im mo'ibo-ibog mobobayowan kon soaáḷ istilah mita sahingga mokopomukaí kon intoi, ropatoi, mosi ponapudan in diaí totu'u, mosicuruga'an,

Aralle: dianto tau ang ma'tomanähäng-nähäng ang setonganna to tapainsang. Supung nababe umpeäng kaha-kaha ang la mala umpadahi kasitelängang didiona kara, lambi' aha ang sikasuehe, siba'di, situla'-tula' tahuhu, sitanda' tahuhu. Tau ang mampanoa dang aha katahpa'ang yaling di pihki'na. Supung napihki' ke mengkähängngi yaling di kasahaniang la to makaka!

Napu: Tauna iti mengkamapande peahe, barahe moisa apa-apa. Peundeanda, bona mombehehe liliuhe hai mohaoki peahe posisisala i lolita. Anti paturonda iti, ido hai bosa tauna mahinahe, mobungka-bungkahe, mekakabosaihe, mesalaihe,

Sangir: kai taumata mal᷊aobotẹ̌ dingangu tawẹ kasingkạ e apa! Sakị e ute kai papuluang měmpẹ̌sasimbahẹ̌ dingangu měmpẹ̌darendehu manga wawera hakịu makakoạ pananoi, pẹ̌bawul᷊o, pẹ̌sasamedẹ̌, antang dal᷊aị,

Taa: Wali ane tau to ewa wetu, ia mangei pasi bea kojo. Ia rani kojo mangaliwu tingka pasi masibanta mangkonong batuanginya gombo ntau. Wali yako lengkonya etu mawali wo’u palaong to maja’a, etu semo tau kaloo pasi timopo, matingka, bawiwi pasi mampondayaka anu to taa matao mangkonong sa’e.

Rote: hataholi mana koaok ndia, boema ta nalelak hata esa boen! Mangalau na nde, ala hii ka'da latuik ma lale'a dede'a manda'di taa kala, fo ninini na nde, nape'da dale ka, nasi'da-naba'e ka, nakamumulu-nakamamae ka, dale ba'ihana ka,

Galela: ona magena imacaralamo de yotemo qangodu ka yanako, duma ma ngale o kia gena yosihodawa. Ona dede manga nyafusu ma dorou yodupa imatekesikoholu de o moi-moi to ona manga demo sidago lo o nyawa manga bi moi-moi yonyafusu poli so imakangamo, o ronga ma dorou imatekekagaka, de imatekekokalaki ngaroko ma tero moi lo ihiwa.

Yali, Angguruk: ap ino mun ane man ane noluk nahun ulug awelwel taruk angge famen tem toho apeleg ahun hag toho wereg. Ap inowen ori men suwahal ul peruk lit alem yami rurukon ari ouk hag toho ubam atuk. Ouk hag toho ubam atukon ariyen ori fahet ahummu het toho wenggel harukon men ori fam hili roho werehon men ap unubam sibiling-sibiling ane urukon men ori fahet siyag peruk lit wereg.

Tabaru: 'ona ge'ena yoma'ede-'edenge de ka 'okiawa yanako! To 'ona manga biasa 'ito-torou ge'ena la yoduaka yomakasango de yomakangamo ma ngale yomaributu 'o demo-demo ma ngale, sigado 'idadi 'o kadu'uduku, 'o kadi-dingaka, 'o sigurubungu, 'o tahajiri,

Karo: petua-tuaken dingen pebeluh-beluhken kap ia. Kai pe labo ietehna. Sura-surana la mehuli. Nggit kal sisimbaken; janah si enda erbahanca turah cian ate, perubaten, cekurak, sangka-sangkan si la mehuli,

Simalungun: na pajuntul-juntulhon diri do ai, anjaha na so marpambotoh, na gila marsual-sual do ai ampa martongkar, na parohkon subil, paringoran, risa-risa, tukas-tukas na jahat,

Toba: i do na burnang, ndang diboto agia aha, parsualon dohot parpollungon dihasahithon, i ma haroroan ni latelate, badabada, panginsahion dohot panihanihaion na roa,

Dairi: Kalak tunggang ngo sibagidi, janah oda lot kadè pemettohna. Ntagi kalohoon ngo iakap kalak sibagidi mersoal janah petangkis tersèngèt sada-sada perkataan, gabè pekerohken cian atè, perselisihen, rèhè-rèhè, rubat dekket penukasiin simeroha i,

Nias: no niha si fayaw̃a da'õ si lõ mangila balõ! Fõkhõ niha si manõ, omasi fada'aw̃a ba fa'udu ba zanandrõsa ba ngawuangawua wehede nifo'eluaha, irege ifatumbu'õ wa'afõkhõ dõdõ, fa'aboto dõdõ, fasosota, ba fanahõ tõdõ si lõ sõkhi,

Mentawai: sia te siumun'aké tubuna, tápoi beri apa pá tá raagai! Oringenda iaté paukle, pagolú, masipaukeli panganga-nganga simakeru simabesí tukolouaké, pat puottounangan sit-sit baga, kasaragaiat, paloloiat, pasuksungan sikataí,

Lampung: iado jelma sai mepungah rik mak pandai api-api! Penyakikni iado gering bedebat rik betangkar tentang istilah-istilah sehingga nimbulko sesera, perpecohan, fitnahan, curiga sai mak betik,

Aceh: na kheueh ureuëng nyang sombong hana jiteupeue sapeue! Peunyakét jih na kheueh galak meudobat dan meudakwa keuhai istilah-istilah akhé jih rhot nibak picék até, meucrebre, fiteunah, curiga nyang hana gét,

Mamasa: Tau iatoo ussanga kalena manarang malaria kela dengan aka naissan. Umpeang liu kada la nasipekka-pekkai napolalan kendek kasingungngusan, kasigagaan, pa'telle, pambasa'-basa' penawa.

Berik: Angtane jeiserem jei jena syefer ne tetenanna, jei seyafter teisyena. Jemna kapkaiserem ga enggam: Jei jam ge doksobaf aarememfener ula igyeneiserem jem temawer. Jega jem temawer angtane nafsi jelem inibe ga gangge uskamswebili. Jei angtane nafsiber aaremem ga gangge doksobana. Jei angtane nafsiserem jem temawer syefer gangge nasbawena. Ane jei jelem inibe enggam gangge gubili, "Angtane nafsi jei kapkaiserem jes ne eyebaabif."

Manggarai: hia pisik pecingy, kali po toé pecing apa-apay. Betin weli ga, kawé molé mbolot agu pélut lema, wiga mangan jogot, léwang tau, pocu tau, agu mangkong.

Sabu: ddau do mina poharre ke ddau do dhida ade nga do dho tada nga-nga! Ne lua apa ro, do ddhei ta pebhata nga ta pehala we jhara kewahhu-kewahhu lipedai, hakku do ta penahhu we ne lua pepana dhara, pehagghi-pebhagi, pekara pemenihi, peanynyi-peira pa lai-lai do dho mangnga,

Kupang: Orang macam bagitu, kapala bésar, ma otak kosong! Dong pung panyaki tu, andia suka cari-cari hal deng bakanjar soꞌal kata-kata sa. Ini samua bekin orang dong iri hati, babakalai, bekin rusak orang laen pung nama bae, deng bacuriga bodo-bodo sang orang laen.

Abun: yé ne jam nde suk, yé ne at ndo nde. Án bi sukjimnut ne kwop re, án iwa án duwer ye yi, ete án maskwa ye ne subot sukdu kwa bok yo gato án ki ne. Sane anato ri ma yé on sa ket yu mo sukdu ne, yé ben sukndi su yu, yé ki yu ket kwayo-kwayo, yé syidem syu yu subot suk gato ibit.

Meyah: Rusnok insa koma bera rufra risinsa rufoka erek aksa ojgomu. Noba rua rudou osumsumu ojgomuja. Rua rudou os ruga omosokuma ojgomuja onjoros ruga oska moguma. Jefeda mar insa koma orotunggom rusnok rudou efesi emejiseima ni, rimagobuma ni, rucuwei mar moguma ni, noba ris rudou efesi ofogog moguma gij mar ongga ranggot insa koma ni.

Uma: Tauna to hewa toe, mengkakapante–pante-ra-wadi, uma ra'incai napa–napa. Konoa-ra, ntora momehono' pai' mpali' pome'anua lolita-wadi. Ngkai tudui'-ra toe, pai' alaa-na wori' tauna mohingi', motuda', metuntui', merai',

Yawa: Are nawirati wo ananyao angkari raugaje onawamo vatano mararin dave muno vatano wantatukambe nawa. Manayanambe wayaowi ayao omane intabo jirum ndako ama ine rai muno anakotaro rui vayave rai. Weaveti vatane upari ti usasivuiny, wo awa arakove maura tantunawi, muno awa ana wo ratantona mamun irati vatano kaijinta mai.


NETBible: he is conceited and understands nothing, but has an unhealthy interest in controversies and verbal disputes. This gives rise to envy, dissension, slanders, evil suspicions,

NASB: he is conceited and understands nothing; but he has a morbid interest in controversial questions and disputes about words, out of which arise envy, strife, abusive language, evil suspicions,

HCSB: he is conceited, understanding nothing, but having a sick interest in disputes and arguments over words. From these come envy, quarreling, slanders, evil suspicions,

LEB: he is conceited, understanding nothing, but having a morbid interest concerning controversies and disputes about words, from which come envy, strife, slanders, evil suspicions,

NIV: he is conceited and understands nothing. He has an unhealthy interest in controversies and quarrels about words that result in envy, strife, malicious talk, evil suspicions

ESV: he is puffed up with conceit and understands nothing. He has an unhealthy craving for controversy and for quarrels about words, which produce envy, dissension, slander, evil suspicions,

NRSV: is conceited, understanding nothing, and has a morbid craving for controversy and for disputes about words. From these come envy, dissension, slander, base suspicions,

REB: is a pompous ignoramus with a morbid enthusiasm for mere speculations and quibbles. These give rise to jealousy, quarrelling, slander, base suspicions,

NKJV: he is proud, knowing nothing, but is obsessed with disputes and arguments over words, from which come envy, strife, reviling, evil suspicions,

KJV: He is proud, knowing nothing, but doting about questions and strifes of words, whereof cometh envy, strife, railings, evil surmisings,

AMP: He is puffed up with pride {and} stupefied with conceit, [although he is] woefully ignorant. He has a morbid fondness for controversy and disputes {and} strife about words, which result in (produce) envy {and} jealousy, quarrels {and} dissension, abuse {and} insults {and} slander, and base suspicions,

NLT: Anyone who teaches anything different is both conceited and ignorant. Such a person has an unhealthy desire to quibble over the meaning of words. This stirs up arguments ending in jealousy, fighting, slander, and evil suspicions.

GNB: is swollen with pride and knows nothing. He has an unhealthy desire to argue and quarrel about words, and this brings on jealousy, disputes, insults, evil suspicions,

ERV: They are proud of what they know, but they understand nothing. They are sick with a love for arguing and fighting about words. And that brings jealousy, quarrels, insults, and evil mistrust.

EVD: Those people are proud of what they know, but they understand nothing. Those people are sick with a love for arguing and fighting about words. And that brings jealousy, quarrels, insults, and evil mistrust.

BBE: He has an over-high opinion of himself; being without knowledge, having only an unhealthy love of questionings and wars of words, from which come envy, fighting, cruel words, evil thoughts,

MSG: tag them for what they are: ignorant windbags who infect the air with germs of envy, controversy, bad-mouthing, suspicious rumors.

Phillips NT: then he is a conceited idiot! His mind is a morbid jumble of disputation and argument, things which lead to nothing but jealousy, quarrelling, insults and malicious innuendoes

DEIBLER: Such people are very proud and do not understand anything [HYP]. Instead, they abnormally/wrongly desire to argue about unimportant matters and about certain words. As a result, people who listen to them …envy others/desire to have what others have†. They quarrel with others and with one another. They say bad things about others. They suspect/think that others have evil …motives/reasons for doing what they do†.

GULLAH: dat one dey too proud fa true, an e ain ondastan nottin. E jes like fa aagy an fight bout wod. An dat bad, cause dat da mek people jealous ob one noda. E mek um aagy an taak bad bout one noda, an tink dat oda people wahn fa do um bad.

CEV: Those people who disagree are proud of themselves, but they don't really know a thing. Their minds are sick, and they like to argue over words. They cause jealousy, disagreements, unkind words, evil suspicions,

CEVUK: Those people who disagree are proud of themselves, but they don't really know a thing. Their minds are sick, and they like to argue over words. They cause jealousy, disagreements, unkind words, evil suspicions,

GWV: is a conceited person. He shows that he doesn’t understand anything. Rather, he has an unhealthy desire to argue and quarrel about words. This produces jealousy, rivalry, cursing, suspicion,


NET [draft] ITL: he is conceited <5187> and understands <1987> nothing <3367>, but <235> has an unhealthy interest <3552> in <4012> controversies <2214> and <2532> verbal disputes <3055>. This gives rise <1096> to envy <5355>, dissension <2054>, slanders <988>, evil <4190> suspicions <5283>,


  Share Facebook  |  Share Twitter

 <<  1 Timotius 6 : 4 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2018
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran