Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [MINANG]     [PL]  [PB] 
 <<  Matius 27 : 64 >> 

Minangkabau: Dek karano itu, eloklah angku suruah urang untuak manjago kubuaran tu sampai di ari nan katigo, supayo pangikuik-pangikuik-Nyo indak dapek ma ambiak mayik tu, jan sampai pangikuik-Nyo tu bi mangecekkan kabake urang nan banyak, baraso Isa Almasih lah iduik baliak sasudah mati. Panipuan nan kudian ko labiah buruak lai akibaiknyo daripado nan partamu."


AYT: Karena itu, perintahkanlah supaya kuburan itu dijaga sampai hari yang ketiga, kalau-kalau murid-murid-Nya mungkin datang dan mencuri-Nya, dan berkata kepada orang banyak, ‘Ia sudah bangkit dari antara orang mati.’ Dan, penipuan yang terakhir ini akan lebih buruk daripada yang pertama.”

TB: Karena itu perintahkanlah untuk menjaga kubur itu sampai hari yang ketiga; jikalau tidak, murid-murid-Nya mungkin datang untuk mencuri Dia, lalu mengatakan kepada rakyat: Ia telah bangkit dari antara orang mati, sehingga penyesatan yang terakhir akan lebih buruk akibatnya dari pada yang pertama."

TL: Sebab itu kiranya Tuan hamba menyuruhkan orang menjaga kubur itu hingga hari yang ketiga, supaya jangan murid-murid-Nya datang mencuri Dia, serta mengatakan kepada kaum, bahwa Ia sudah bangkit dari antara orang mati; maka kesesatan yang akhir itu menjadi terlebih jahat daripada yang awal."

MILT: Oleh karena itu, perintahkanlah supaya kubur itu diamankan hingga hari ketiga; agar jangan para murid-Nya, ketika datang pada malam hari, mencuri Dia dan mengatakan kepada rakyat: Dia telah dibangkitkan dari antara yang mati, dan akhirnya akan terjadi penyesatan yang lebih buruk daripada yang pertama."

Shellabear 2010: Sebab itu sebaiknya Tuanku menyuruh orang untuk menjaga makam itu sampai hari yang ketiga, supaya jangan sampai para pengikut-Nya datang mencuri-Nya, lalu berkata kepada bangsa ini, ‘Ia telah bangkit dari antara orang mati.’ Dengan demikian, tipu muslihat yang terakhir itu akan berakibat lebih buruk daripada yang pertama."

KS (Revisi Shellabear 2011): Sebab itu sebaiknya Tuanku menyuruh orang untuk menjaga makam itu sampai hari yang ketiga, supaya jangan sampai para pengikut-Nya datang mencuri-Nya, lalu berkata kepada bangsa ini, Ia telah bangkit dari antara orang mati. Dengan demikian, tipu muslihat yang terakhir itu akan berakibat lebih buruk daripada yang pertama."

Shellabear 2000: Sebab itu sebaiknya Tuanku menyuruh orang untuk menjaga makam itu sampai hari yang ketiga, supaya jangan sampai para pengikut-Nya datang mencuri-Nya, lalu berkata kepada bangsa ini, ‘Ia telah bangkit dari antara orang mati.’ Dengan demikian, tipu daya yang terakhir itu akan menjadi lebih buruk daripada yang pertama.”

KSZI: Oleh itu, silalah tuan perintahkan supaya dipastikan makam-Nya tidak dapat dibuka hingga tamat hari ketiga. Kami takut kalau-kalau para pengikut-Nya datang pada waktu malam dan mencuri mayat-Nya dibawa pergi, lalu berkata kepada orang ramai, &ldquo;Dia telah bangkit daripada kematian.&rdquo; Penipuan ini pasti lebih dahsyat daripada penipuan pertama.&rsquo;

KSKK: Oleh sebab itu, hendaklah tuan memerintahkan supaya kubur-Nya dikawal sampai hari ketiga, supaya murid-murid-Nya jangan datang mengambil tubuh-Nya dan kemudian mengatakan kepada rakyat bahwa Dia telah bangkit dari antara orang mati. Dusta ini akan lebih jelek daripada yang pertama."

WBTC Draft: Jadi, perintahkanlah supaya kubur itu dijaga dengan baik sampai hari ketiga, supaya pengikut-pengikut-Nya tidak berusaha mencuri mayat-Nya. Jika tidak, mereka mungkin akan berkata kepada orang banyak, bahwa Yesus sudah bangkit dari antara orang mati. Penipuan itu akan lebih buruk daripada sebelumnya."

VMD: Jadi, perintahkanlah supaya kubur itu dijaga dengan baik sampai hari ketiga, supaya pengikut-pengikut-Nya tidak berusaha mencuri mayat-Nya. Jika tidak, mereka mungkin akan berkata kepada orang banyak, bahwa Yesus sudah bangkit dari antara orang mati. Penipuan itu akan lebih buruk daripada sebelumnya.”

AMD: Jadi, perintahkanlah supaya kubur itu dijaga dengan baik selama tiga hari. Murid-murid-Nya mungkin akan datang dan berusaha untuk mencuri mayat-Nya, lalu mereka akan berkata kepada orang banyak bahwa Ia sudah bangkit dari antara orang mati. Penipuan yang terakhir ini akan lebih buruk daripada penipuan yang pertama.”

TSI: Oleh karena itu, tolong perintahkan supaya kuburannya dijaga tentara sampai hari ketiga. Jangan-jangan murid-muridnya mencuri mayatnya dan mengumumkan bahwa Yesus sudah bangkit dari antara orang mati. Kalau itu terjadi, penyesatan itu akan lebih buruk daripada penyesatan yang pertama ketika dia mengaku dirinya sebagai Kristus.”

BIS: Karena itu, suruhlah orang menjaga kuburan itu baik-baik sampai hari yang ketiga, supaya pengikut-pengikut-Nya tidak dapat mencuri mayat-Nya lalu berkata kepada orang-orang bahwa Ia sudah dibangkitkan dari kematian. Dan penipuan yang terakhir ini akan lebih buruk daripada yang pertama."

TMV: Oleh itu suruhlah orang mengawal kubur itu baik-baik sehingga hari ketiga. Dengan demikian pengikut-pengikutnya tidak dapat mencuri jenazah Yesus, dan memberitahu orang bahawa dia telah dibangkitkan daripada kematian. Penipuan yang terakhir ini akan lebih buruk daripada yang pertama."

BSD: Karena itu, kami mohon sudilah Tuan menyuruh tentara menjaga kubur-Nya baik-baik selama tiga hari. Kalau kubur-Nya tidak dijaga, pengikut-pengikut-Nya dapat mencuri mayat-Nya, lalu berkata kepada orang-orang bahwa Ia sudah hidup kembali. Dulu mereka menipu dengan mengatakan bahwa Dia adalah Raja Penyelamat yang dijanjikan Allah. Dan sekarang kalau mereka menipu lagi dengan mengatakan bahwa Ia hidup kembali dari kematian, maka penipuan yang terakhir ini akan lebih buruk daripada yang pertama.”

FAYH: Oleh karena itu, perintahkanlah supaya kubur itu dimeteraikan sampai hari yang ketiga, untuk menjaga jangan sampai para murid-Nya mencuri mayat-Nya dan kemudian mengatakan bahwa Ia sudah hidup kembali! Jika hal itu terjadi, maka keadaan akan lebih buruk lagi."

ENDE: Sebab itu hendaknja tuan suruh kawali makam sampai pada hari ketiga supaja djangan sampai murid-muridNja mentjuri Dia lalu berkata kepada rakjat: ia telah bangkit dari antara orang mati; penipuan jang terachir ini akan lebih buruk lagi dari jang dahulu.

Shellabear 1912: Sebab itu, biarlah tuanku suruh orang menjaga kubur itu sampai hari yang ketiga, supaya jangan murid-muridnya datang mencuri dia, lalu berkata pada kaum itu, bahwa ia sudah berbangkit dari antara orang-orang mati: maka tipu daya yang kemudian itu akan menjadi terlebih jahat dari pada yang dahulu."

Klinkert 1879: Sebab itoe hendaklah kiranja toewan menjoeroehkan orang menoenggoei koeboernja sampai lepas tiga hari, kalau-kalau pada waktoe malam datanglah moeridnja mentjoeri dia, laloe katanja kapada orang banjak, bahwa ija bangkit dari antara orang mati, maka salah jang kemoedian itoe akan mendjadi terlebih poela djahatnja daripada jang pertama.

Klinkert 1863: Dari itoe, bijar Toewan soeroeh orang mendjaga koeboernja sampe hari jang katiga, sopaja djangan moeridnja dateng koetika malam, serta mentjoeri dia, lantas berkata sama orang banjak: Dia soedah bangoen dari antara orang mati; maka bagitoe sasaran jang blakang-kali nanti djadi lebih besar dari jang bermoela.

Melayu Baba: Sbab itu baik tuan suroh orang tgohkan itu kubor sampai hari yang ktiga, spaya jangan pula murid-murid-nya datang churi sama dia, dan kata sama ini bangsa, 'Dia sudah bangkit deri antara orang mati,' dan tipu-daya yang kmdian punya nanti jadi lbeh jahat deri-pada yang mula-mula punya."

Ambon Draft: Bagitupawn hendaklah kasi titah, jang awrang dja-ga kubur itu, sampe hari jang katiga, agar djangan mu-rid-muridnja datang mentjuri Dija, lalu katakan pada kawm: Ija sudah bangun hidop deri antara awrang-awrang mati, agar djangan takaruwan jang deri balakang, djadi lebeh dja-hat deri jang pertama itu.

Keasberry 1853: Subab itu handaklah angkau surohkan munjaga kubornya sampie hari yang katiga, kalau kalau murid muridnya datang munchuri akan dia pada malam, lalu burkata pada kaum itu, Iya sudah hidop deri pada matinya: maka salah yang turkumdian itu kulak jadi turlubih pula jahatnya deri pada yang purtama.

Keasberry 1866: Sŭbab itu handaklah angkau surohkan mŭnjaga kubornya sampie hari yang katiga, kalau kalau murid muridnya datang mŭnchuri akan dia pada malam, lalu bŭrkata pada kaum itu, iya sudah hidop deripada matinya; maka salah yang tŭrkumdian itu tŭrlebih pula jahatnya deripada yang pŭrtama.

Leydekker Draft: Sebab 'itu hendakhlah 'angkaw suroh 'awrang menghawanij zejrat 'itu sampej kapada harij jang katiga, 'agar djangan datang murid 2 nja pada malam dan mentjurij dija, dan berkata pada khawm, 'ija sudah bangkit deri 'antara 'awrang mati 2: maka djadi sasat jang terkomedijen lebeh djahat deri pada jang pertama 'itu.

AVB: Oleh itu, silalah tuan perintahkan supaya dipastikan makam-Nya tidak dapat dibuka hingga tamat hari ketiga. Kami takut kalau-kalau murid-murid-Nya datang pada waktu malam dan mencuri mayat-Nya dibawa pergi, lalu berkata kepada orang ramai, ‘Dia telah bangkit daripada kematian.’ Penipuan ini pasti lebih dahsyat daripada penipuan pertama.”

Iban: Nya alai, asuh orang nyaga kubur nya nyentuk ngagai hari ti ketiga, enggai ke sida murid Iya datai lalu ngenchuri bangkai Iya, lalu madah ngagai orang mayuh, 'Iya udah angkat idup baru ari mati,' lalu pemula ti penudi tu deka jai agi ari pemula ti keterubah."


TB ITL: Karena <3767> itu perintahkanlah <2753> untuk menjaga <805> kubur <5028> itu sampai <2193> hari <2250> yang ketiga <5154>; jikalau tidak, murid-murid-Nya <3101> mungkin <3379> datang <2064> untuk mencuri <2813> Dia, lalu mengatakan <2036> kepada rakyat <2992>: Ia telah bangkit <1453> dari <575> antara orang mati <3498>, sehingga <2532> penyesatan <4106> yang terakhir <2078> akan lebih buruk <5501> akibatnya dari pada yang pertama <4413>." [<846> <2532> <1510>]


Jawa: Awit saking punika, karsaa ndhawuhaken, supados kuburipun kajagi ngantos dumugi tigang dintenipun; manawi boten, saged ugi para sakabatipun lajeng dhateng nyolong Piyambakipun, nunten cariyos dhateng tiyang kathah: Piyambakipun sampun tangi saking antawisipun tiyang pejah, satemah panasaran ingkang kantun badhe langkung awon langkung awon tinimbang ingkang rumiyin.”

Jawa 2006: Awit saking punika, mugi panjenengan ndhawuhaken, supados kuburipun kajagi ngantos dumugi tigang dintenipun. Manawi mboten mekaten, saged ugi para sakabatipun lajeng dhateng mandung Piyambakipun, nunten cariyos dhateng tiyang kathah, Panjenengané wus wungu saka ing antarané wong mati, satemah juru panasaran ingkang kantun badhé langkung awon katimbang ingkang rumiyin."

Jawa 1994: Mila prayogi menawi panjenengan dhawuh supados kuburipun kajagi, ngantos tigang dinten. Sebab menawi mboten mekaten, para muridipun sami saged nyolong layon wau, lajeng sanjang dhateng tiyang-tiyang sanès: ‘Gusti Yésus urip menèh.’ Srana mekaten badhé tuwuh penasaran énggal, ingkang langkung awon ketimbang kaliyan ingkang rumiyin."

Jawa-Suriname: Mulané apik nèk bapak gramang mréntah kongkon njaga kuburané tekan telung dinané. Awit nèk ora ngono, mengko murid-muridé bisa nyolong layoné, terus ngomong-omong marang wong-wong: ‘Gusti Yésus urip menèh.’ Lah apusan sing anyar iki mengko nyamariné ngungkuli apusan sing ndisik.”

Sunda: Ku margi kitu mugi Juragan marentahkeun ngajaga kuburana-Na dugi ka dinten katiluna, bilih mayit-Na dipaling ku murid-murid-Na teras diuar-uar majar hirup deui. Bohong anu kadua mah langkung matak ngabahyakeun ti batan anu kahiji."

Sunda Formal: Ku margi kitu, mugi diparentahkeun supados makam-Na dijaga dugi ka dinten anu katilu. Margi tiasa jadi, engke, dipaling ku murid-murid-Na bari diuar-uar yen parantos hudang deui ti nu maraot. Pangwadulan anu ieu mah, balukarna tangtos langkung awon ti nu ti heula.”

Madura: Daddi, koburanna pakonnagi jaga pagu-onggu kantos are se kapeng tello’, manabi ta’ kadi ka’dhinto’ tako’ jinazaepon ekeco’ sareng red-moredda pas ebar-kabarragi ja’ oreng gapaneka ampon odhi’ pole. Tepowan se jang budhiyan gapaneka ajuba’an dhari se jang adha’an."

Bauzi: Làhàmu oho nasi im ibida nim aime uledi modem neào? Oho om meo dam totbaho gagome Yesus koeiso esuhu ke bumat obe laba le mahate vou aasdume usi izi dihasidase. Iho neham bak ozome vou faovoi oba labi gagoho bak. Aba vi tau meedam damat aa li Am koei aa vihitoi vou le dam bake neha, ‘Am eloho bak labe fat ahedi usaho,’ lahame dam bake vageme dam duada labet vedi imbo tibame Aba tu vuzehem bak labna zohàme iho oba labi gagoho. Oho om meo dam gagu vou aasdam vabameam Aba vi tau meedam dam labe iho etei vagemda nibe modi bisi dam aime tu vuzehi fi di feà bak fusi duali meedam bak am bak. Amu di iube Aho neha, ‘Am Alat Gagu Fihasi Vimteme Oluhu Dat Boehàda Am am tame,’ lahame vageme gagoho di lam damat Aba tu vuzeheda gi koena tu vuzeheda. Lahana etei ba vagemda nim bisi dam duada vi tau tu vuzehedam bak lab tame.”

Bali: Duaning asapunika ledang ratu mrentahang mangda kubure punika kagebag kantos rahina sane kaping tiga. Santukan titiang ajerih, murid-muridipune jagi rauh mamaling sawan Ipune raris kabaosang ring rakyate, mungguing Ipun sampun urip malih saking pantaran anake padem. Bobabe sane pamuput puniki jaga bangetan kaonipun, imbangang ring bobabe sane pangawit.”

Ngaju: Awi te, keleh manyoho oloh je manjaga kubur te manjagae bua-buah sampai andau je kateloe, uka kare murid Ayue dia tau manakau hantun Ayue palus hamauh dengan kare oloh, je Ie jari impisik bara pampatei. Tuntang tanjaro je pangkahai toh kareh labih papa bara je solake."

Sasak: Keranaq nike, utus dengan jagaq makam nike pacu-pacu jangke jelo saq ketelu, adẽq pengiring-pengiring-Ne ndẽq bau paling jenazah-Ne terus betutur lẽq dengan-dengan bahwe Deside Isa idup malik lẽman ninggal-Ne. Dait penipuan saq penutuq niki gen lengẽan malik lẽman saq penembẽq."

Bugis: Rimakkuwannanaro, suroi tauwé jagaiwi iyaro tampungngé madécéd-décéng narapi esso matellué, kuwammengngi ana’-ana’ gurun-Na dé’ naulléi ménnauwi uju-Na nainappa makkeda lao risining tauwé makkedaé purani ripaoto’ polé ri amaténgngé. Na bellé iya paccappurengngéwé lebbi majapi naiya mammulangngé."

Makasar: Jari suro jagai baji’-baji’ anjo jeraka sa’genna tallungalloa, sollanna tena nabattu ana’-ana’ gurunNa allukkaki maya’Na, nampa nakabarrang angkana attallasa’ poleammi battu ri kamateanga. Na anne pannipuang ri boko dudua lakodiangangi na pannipuang rioloa."

Toraja: Iamoto melo ke misuai tau ungkampai tu liangNa sae lako allo ma’pentallunna, da’ nasae anak gurunNa umbokoI, anna pokadai lako pa’tondokan kumua malimbangun dio mai to’ to mate; satama-tamannami tu dipopusanna undinna na iatu dolona.

Duri: Iamo joo mbai melo ke denni tau tasua njagai joo liang-Na ratu lako allo mangpentallun, danggi' naratu to anak gurun-Na mbokoi to batang rabukku-Na. Namale mpalao sala tobuda kumua, tuo pole'mi jio mai kamatean-Na. Na la'bi buda tau dipalao sala na ia tonna tuo unapa."

Gorontalo: Sababu uwito, wonu mowali, poidahawa mao kuburu-Liyo boyito demola dulahe otoluliyo, dahalo mongomuri-Liyo bolo monao mayi motao mayiyeti-Liyo lapatao mopolele mao ode raiyati deu ti Isa ma lobongu mayi lonto kuburu, sambe ta lapalola pulitiyo boti lebe moletao wolo ta bohuliyo.”

Gorontalo 2006: Sababu uito, ahulilo mao̒ tau mola modaha kuubulu boito tio̒otutua tunggula dulahu otolulio, alihu tahidudua̒ o-Lio diila mowali motao̒ milate-Lio lapatao̒ mamo poo̒taa ode tau-tauwalo deu̒ Tio mabilongu-Lio mai lonto opopate. Wau polo wimbulo u pulitio botie malebe moleetao̒ wolo ubohulio mai."

Balantak: Mbali' iya'a, posuu'kon mian mandagai baleanan iya'a pataka ilio kotolu'na, dako' murit-Na taka mamangan biibii-Na ka' mambantilkon na mian se' i Ia nipotuo'imo noko daa lapus. Ka' pimborekan men kokomburi'anna kani'i ba'idek tuu' tia men olukon.”

Bambam: Dadi kela mala anna ussuako tau unjagai indo lokko' sule lako allo katallunna. Aka maka' tä' la dipateem, iya la sule too passikolanna anna nabokoi indo bakkena mane nauai lako tau buda: 'Tubom sule.' Nasuhum la tuttuam buda pole' tau dibaba bulim inde la ditingngajona anna la indo lessu'na."

Kaili Da'a: Jadi etu sampe kami merapi ala komi mompakau tantara-tantara malau manggatono dayona ria sampe eo katolueona ala ne'e-ne'e anaguruna malau mangala watabakuna pade manguli ka tau dea, 'Natuwu balimo I'a!' Ane etu majadi bagiu kaopuna meliu nggaja'a nggari bagiuna pamulana."

Mongondow: Manangka intua pokiḷukadon kom moḷoḷukad mita ing kubur tatua modapot in singgai intoḷunya; sin dika bo angoion im murí-Nya mita takowon im mayat-Nya, bo poguman monia kon Sia aindon nobiag bui kon sigad intau mita minatoi, sahingga uboḷ kon singgai tumi in lebe mora'at nongkon inta muna."

Aralle: Dianto anna sulemang anna malai umpahenta asang ingkänna setantaraang umpamadakai yato ku'bu' lambi' allo katallunna. Ponna dai dipanoa, ya' umbai la sule yato pahsikolana anna umbokoi yato bahke mane ungngoainte ingkänna hupatau, 'Tuho si'dang sumule di hoi' mai di kamateang.' Ponna dahi noa, ya' umbai la mai'di puhane' tau ang la nabulingngi inde kadahiang ang katämpä' andana yato ang dahi dolu."

Napu: Ido hai kiperapi Tua bona nutuduhe surodadomu lao mokampai talumbaNa maroa-roa duuna hawe i kataluna alona, bona datihe lao topeguruNa hai mopanangka wataNa pane rauli i tauna bosa Yesu tuwo hule. Ane nodo, bosa tauna ina rapakanawo, hai ina meliu kabosanda au meula Iria i tempo ide pane i tempona mani tuwo."

Sangir: Ual᷊ingu ene, pẹ̌parentako taumata pěhapa lěbing ene pakapia-pia sarang katěllu ěllone, mạdiringu manga murit'E makatako wal᷊unang u wadange kụ nẹ̌bera su taumata u i Sie kai seng nẹ̌bangung kapia wọu papatene. Kụ pěmamitaugẹ̌ pangěnsueěnge ini sarung limembong karal᷊akịe wọu humotong e."

Taa: Wali ngkai etu matemo si’i-si’i, see naka ri rayanya togo mbengi si’i, pakauka tau yau mangkampang dayonya. Apa ne’e ne’e re’e anaguruNya mampolima yau lembaNya ri raya mburi pei manganto’oka tau boros, ‘Ia tuwu muni yako ri kapateNya.’ Apa ane ewa see, akal to purinya etu wo’u to ja’aja’a pei akal to ruyu.”

Rote: Hu ndia de, madenu hataholi la leu lanea matalolole lates ndia losa fai katelu na, fo ela ana mana tunga nala boso leu lamanako la popola na, fo lafa'da hataholi la lae, naso'da falik neme mamate sa mai so. Nana mana puputa-papaik makabuik ia, neukose mangalau na lena seluk neme makasososa na mai."

Galela: Komagena so migolo ngona nasulo la ani prajurit-prajurit itagi Awi boosu gena yojaga sidago o wange saangeka, ma ngale upa sidago Awi muri-muri Awi sone ma bake gena yatosi de yotemo o nyawa yadadalaka Una womomi wisioho kali, de asa yadadala yakulaika. So o gulai magena o nyawa yakulai ifoloisi yadala de o gulai ma nonomaka, kiaka Una ka woohosi de wotemo Una o Salamati ma Kolano."

Yali, Angguruk: Otsi lalusareg At ebe wareg angge hirag talug lalusareg ap winon hiyag isaruk lit, 'Nonowe ap war atuk ambehen Oluk aha,' uhup tohon haren sehen seneg inap mon enepmihinmu owik ino forohoman o hinahanam aruhu. Otsiyen nonowe ap warehon sehelimuwen Oluk atisi uhupteg enele si uruk lit tam uruk latusa ane ari tot, fobik enele si uruk lamuhup ane anggolo roho uruk lamuhup," ulug Pilatus hiyag itfag.

Tabaru: Sababu ge'ena nosuloko la 'o bo'osuku ge'ena yojaga yosidi-diai sigado 'o wange sa'ange, la 'uwa sigado 'awi do-domoteke yatosiki 'awi maieti ge'ena de yongose 'o nyawa-nyawaka 'ato, ''Una womomiokau 'o songenino.' De manga ngeluku ma du-du'uruoka ne'ena dua 'ifoloiosi 'itorou de gee ma si-siraka."

Karo: Emaka suruhlah perajurit-perajurit erjaga i kuburen seh wari peteluken. Adi lang, banci reh ajar-AjarNa nangkosa jenari ikatakenna man kalak si nterem, 'Ia nggo ipegeluh Dibata mulihi.' Adi bage penipun si peduaken enda keleken asa si arah lebe."

Simalungun: Ai pe, suruh ham ma, ase ijaga tanoman ai das hubani ari patoluhon, ase ulang roh susian-Ni ai manangko-Si, gabe ihatahon hubani halak na mabuei in, na dob puho Ia humbani na matei, gabe samboran use holi sipaoto-oto na parpudi on humbani na parlobei ondi.”

Toba: Antong, dokkon ma na manjaga tanoman i sahat ro di ari patoluhon, asa unang ro angka siseanna manangko Ibana, jadi dohononnasida ma tu natorop: Naung hehe Ibana sian na mate; gabe rumoa maon sipaotooto parpudi sian na parjolo i.

Dairi: Kerna naidi suruh mo kalak menjaga kuburen idi sampè soh mi ari petelluken. Kum oda bagi, nggèut ngo sisinNa menangko bangkèNa i, nai idokken mo bai jelma nterem, 'Enggo balik nggelluh ia,' gabè merrohaan nola penipu siperpodi ulang perlebbè."

Nias: Bõrõ da'õ, fatenge zanaro ba lewatõ andrõ irugi zi tõlu ngaluo. Na lõ si manõ, mõi ndra nifahaõ-Nia dania wanagõ boto-Nia, ba law̃aõ ba niha wa no ifuli maoso Ia. Ba abõlõ lõ sõkhi wamaelungu safuria andre moroi ba zi fõfõna."

Mentawai: Oto paniddogatmai, bulé nukoiniaké sia rajago ratei sipulelelek, pat aili ka gogoi sikatelunia, buí ioi raalá tubut Jesus simamatei sipasiuluinia, lepá kuadda lé te ka sirimanua, atusurungan nia ka simamatei. Bailiu patajuat sikatei-tei néné peilé te bulat makataí, ka patajuat siboikí."

Lampung: Ulihni seno, kayundo ulun ngejaga kuboran udi betik-betik sampai rani sai ketelu, in jelma-jelma sai nutuk Ia mak dapok maling mayat-Ni raduni cawa jama ulun-ulun bahwa Ia radu dibangkitko jak kematian. Rik penipuan sai terakher inji haga lebih burak jak sai mula-mula."

Aceh: Sabab nyan, neuyue kheueh ubak ureuëng laén mangat jikeumiet kubu nyan beugét-gét sampoe bak uroe nyang keu lhée, mangat murit-murit jihnyan hana jiteumé cue manyét nyan laju jipeugah ubak ureuëng ramé bahwa ureuëng nyan ka jibeudôh nibak lam kubu. Dan teumipée nyang dudoe nyoe leubeh brok nibak nyang phon."

Mamasa: Dadi kenamala ussuako tau undagai lokko' sae lako allo katallunna. Annu ianna tae' la dipateen, la sae passikolana umbokoi batang rabukna anna mane pa'peassakanni lako tau buda kumua tuomi sule. Napolalan marru la buda tau napapusa ke dako' anna la lessu'na.”

Berik: Ga jem temawer, angtane ga jam is balbabili tonmwa bitis jei ne gaarabisnenefe waakenfer, jamere nunu nawer-ningnaiserem se ferwena. Afa fas bitisi jeiserem jam ne gaarabisneneyen, angtane Jei aa jei ne tikwebaatinennerem Jem futunu galap ga sene komkomtaasini, ane ga sege gubili angtaneminibe, 'Jei fwater irwena terewer.' Ol kabwak umwefsus aaiserem jei kabwaksusu gwanan jeiserem jemniwer."

Manggarai: Landing hitu, jér koé lité te lami boa hitu haéng leso te telun; émé toé, aram maikin rasul-rasuln te tako rapu Diha, poli hitu ga, mai taéd ngong ro’éng: Hia poli to’o kolén oné mai ata mata, wiga pandé calang ho’o ata céwé da’atn cemoln, oné mai hitut laring cain.”

Sabu: Rowi do mina harre ke, lii kowe pa ddau ta la jage pewoie-ie ne raidare ne lohe la lodho do ke tallu ne, mita do dho na ra ne ana hekola No he ta la aggo ne ngi'u No, jhe lii ro pa ddau ta do alla ke No pepekaddhe ngati dhara made mada. Moko ne lua pote nga appi do leto do nadhe do medae ta rihi ne apa ngati do uru jhara ne."

Kupang: Tagal itu, pak tolong suru tantara dong ko jaga bae-bae itu kubur sampe dia pung tiga hari. Deng bagitu, Dia pung ana bua dong sonde bisa mancuri ame Dia pung mayat, ko tipu orang bilang, Dia su idop kambali. Te kalo dong tipu bagitu, itu su lebe jahat dari dong pung tipu dolo tu, waktu dong bilang Dia tu, andia Kristus.”

Abun: Sane nan syogat yesukmise mewa makwe ne sisu ndo kom mo kam we rek et, sawe bere An bi pakon ne ma syimsi An mukri, ete ki nai nje do, Yefun Allah sun Ye ne kadit sukkwop re. An bi pakon do ben sane yo, bere sukkidar wari ré sye wai kadit sukkidar gato nyim ne o re."

Meyah: Jefeda bua bubk bebin tentarer jeskaseda ot joug Ofa efen moksu gij mona orgomu ojgomu. Bita mar erek koma jeskaseda Ofa efen ruforoker rinen noba runorka efen efaga jeska guru. Erek bua bunotunggom mar koma guru, beda rua rimagot gu rusnok rufoukou oida Ofa endebecki jeska agos fob. Beda rucuwei mar koma bera erek oska ekirsa jeska mar ongga Ofa ocuwei mar rot sis fob ojgomu."

Uma: Jadi', toe pai' kiperapi' bona Tua mpohubui tantara hilou mpojaga daeo'-na toe ria, radongo lompe' duu'-na rata hi eo katolu-na, bona neo' ria loga ana'guru-na lou mpanako woto-na. Ra'uli' mpai' hi ntodea tuwu' nculii'-i, duu'-na wori'-mi tauna to rabagiu. Helee, meliu lau-mi mpai' kawori' tauna to mpotuku'-i ngkai to mpotuku'-i bula-na tuwu'-pidi."

Yawa: Maisyare omai ti, reamare nyo naite matutir indamu wuruta wo aipapo ama unsanda raman. Vemo Apa arakovo utavondi aije inta ude wanaonoambe anasino kopa rai nora muno wo raura vatane mai ware Yesus kovakato no wene rai to, wenora! Weye ranivara wo raura tai maisy, wea indati awa angkarijo wo raura rijabe manakoe rave.”


NETBible: So give orders to secure the tomb until the third day. Otherwise his disciples may come and steal his body and say to the people, ‘He has been raised from the dead,’ and the last deception will be worse than the first.”

NASB: "Therefore, give orders for the grave to be made secure until the third day, otherwise His disciples may come and steal Him away and say to the people, ‘He has risen from the dead,’ and the last deception will be worse than the first."

HCSB: Therefore give orders that the tomb be made secure until the third day. Otherwise, His disciples may come, steal Him, and tell the people, 'He has been raised from the dead.' Then the last deception will be worse than the first."

LEB: Therefore give orders that the tomb be made secure until the third day, lest his disciples come [and] steal him and tell the people, ‘He has been raised from the dead,’ and the last deception will be worse than the first.

NIV: So give the order for the tomb to be made secure until the third day. Otherwise, his disciples may come and steal the body and tell the people that he has been raised from the dead. This last deception will be worse than the first."

ESV: Therefore order the tomb to be made secure until the third day, lest his disciples go and steal him away and tell the people, 'He has risen from the dead,' and the last fraud will be worse than the first."

NRSV: Therefore command the tomb to be made secure until the third day; otherwise his disciples may go and steal him away, and tell the people, ‘He has been raised from the dead,’ and the last deception would be worse than the first."

REB: We request you to give orders for the grave to be made secure until the third day. Otherwise his disciples may come and steal the body, and then tell the people that he has been raised from the dead; and the final deception will be worse than the first.”

NKJV: "Therefore command that the tomb be made secure until the third day, lest His disciples come by night and steal Him away , and say to the people, ‘He has risen from the dead.’ So the last deception will be worse than the first."

KJV: Command therefore that the sepulchre be made sure until the third day, lest his disciples come by night, and steal him away, and say unto the people, He is risen from the dead: so the last error shall be worse than the first.

AMP: Therefore give an order to have the tomb made secure {and} safeguarded until the third day, for fear that His disciples will come and steal Him away and tell the people that He has risen from the dead, and the last deception {and} fraud will be worse than the first.

NLT: So we request that you seal the tomb until the third day. This will prevent his disciples from coming and stealing his body and then telling everyone he came back to life! If that happens, we’ll be worse off than we were at first."

GNB: Give orders, then, for his tomb to be carefully guarded until the third day, so that his disciples will not be able to go and steal the body, and then tell the people that he was raised from death. This last lie would be even worse than the first one.”

ERV: So give the order for the tomb to be guarded well for three days. His followers might come and try to steal the body. Then they could tell everyone that he has risen from death. That lie will be even worse than what they said about him before.”

EVD: So give the order for the tomb to be guarded well until after three days. His followers might come and try to steal the body. Then they could tell the people that he has risen from death. That lie will be even worse than what they said about him before.”

BBE: Give orders, then, that the place where his body is may be made safe till the third day, for fear that his disciples come and take him away secretly and say to the people, He has come back from the dead: and the last error will be worse than the first.

MSG: We've got to get that tomb sealed until the third day. There's a good chance his disciples will come and steal the corpse and then go around saying, 'He's risen from the dead.' Then we'll be worse off than before, the final deceit surpassing the first."

Phillips NT: Will you give the order then to have the grave closely guarded until the third day, so that there can be no chance of his disciples' coming and stealing the body and telling people that he has been raised from the dead? We should then be faced with a worse fraud than the first one."

DEIBLER: So we ask you to order that the tomb be guarded {that soldiers guard the tomb} for three days. If you do not do that, his disciples may come and steal the body. Then they will tell people that he has risen from the dead. If they deceive people by saying that, it will be worse than the way he deceived people before by saying that he was the Messiah.”

GULLAH: So den, please sah, gii orda fa mek sho de tomb shet op good an tight til de shree day pass, so dat e ciple dem ain gwine be able fa tief de body an den tell de people say, ‘E done git op fom mongst de dead an e da lib gin.’ Ef dat happen, dis las lie gwine be mo wossa den de fus lie.”

CEV: So please order the tomb to be carefully guarded for three days. If you don't, his disciples may come and steal his body. They will tell the people that he has been raised to life, and this last lie will be worse than the first one."

CEVUK: So please order the tomb to be carefully guarded for three days. If you don't, his disciples may come and steal his body. They will tell the people that he has been raised to life, and this last lie will be worse than the first one.”

GWV: Therefore, give the order to make the tomb secure until the third day. Otherwise, his disciples may steal him and say to the people, ‘He has been brought back to life.’ Then the last deception will be worse than the first."


NET [draft] ITL: So <3767> give orders <2753> to secure <805> the tomb <5028> until <2193> the third <5154> day <2250>. Otherwise <3379> his disciples <3101> may come <2064> and steal <2813> his body <846> and <2532> say <2036> to the people <2992>, ‘He has been raised <1453> from <575> the dead <3498>,’ and <2532> the last <2078> deception <4106> will be <1510> worse than <5501> the first <4413>.”


  Share Facebook  |  Share Twitter

 <<  Matius 27 : 64 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2019
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran