Alkitab Mobile SABDA
Santapan Harian
<< Jumat, 15 Maret 2019 >>

Bacaan: Kisah Para Rasul 28:17-29


Pertanggungjawaban Iman

Kita mungkin pernah bertemu dengan orang yang mempertanyakan iman kita. Hal ini bisa muncul dari siapa saja, kapan saja, dan di mana saja. Mengapa memercayai Yesus Kristus sebagai Tuhan? Mengapa Dia harus disalib? Mengapa wajib ke gereja? Tentu saja masih banyak pertanyaan lainnya.

Paulus juga pernah mengalami situasi ini saat imannya dipertanyakan di Roma. Untuk itu, ia berinisiatif mengundang para pemuka agama Yahudi. Undangan itu bertujuan untuk menjelaskan masalah yang dialaminya (17). Namun, mereka malah mengatakan tidak mendengar berita apa pun mengenai itu (21). Tanpa disangka, para pemuka Yahudi justru membuka diri untuk mendengar penjelasan tentang iman Paulus. Mereka ingin tahu tentang kepercayaannya kepada Kristus yang sedang mendapat perlawanan (22). Dalam rangka itulah, mereka menentukan waktu untuk berbincang (23).

Paulus menggunakan kesempatan itu untuk memberitakan Injil dan meyakinkan orang tentang Yesus. Semangatnya bergelora untuk menunjukkan bahwa Yesus adalah pribadi yang dijanjikan dalam kitab para nabi (23). Ini membuktikan antusias dan dedikasinya dalam menyebarkan Injil. Hasilnya? Ada yang percaya, namun tidak sedikit yang menolak (24-25).

Sebagai orang percaya, kita diminta selalu siap sedia dalam memberi pertanggungjawaban iman. Ini merupakan salah satu cara memberitakan Injil. Kita harus menggunakan setiap kesempatan untuk tugas penting ini. Tuntutan ini memperingatkan kita, sebagai orang percaya, untuk terus belajar. Kita harus semakin serius membaca sekaligus mendiskusikan isi Alkitab. Tidak hanya Kitab Suci, kita juga perlu mengonsumsi buku-buku tentang pengetahuan lain. Tujuannya agar cakrawala wawasan dalam mempertahankan iman kita semakin luas. Iman dan pengetahuan adalah dua sisi tak terpisahkan. Pujangga Jerman klasik, Novalis, pernah berkata, "Pengetahuan hanya setengah. Iman adalah yang lain."

Doa: Kokohkanlah pengetahuan iman kami, ya Tuhan. [MUL]

* * *
Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/


Ayat Alkitab: Kisah Para Rasul 28:17-29

Pembicaraan dengan orang Yahudi di Roma
28:17 Tiga hari kemudian Paulus memanggil orang-orang terkemuka bangsa Yahudi dan setelah mereka berkumpul, Paulus berkata: "Saudara-saudara, meskipun aku tidak berbuat kesalahan terhadap bangsa kita atau terhadap adat istiadat nenek moyang kita, namun aku ditangkap di Yerusalem dan diserahkan kepada orang-orang Roma.
28:18 Setelah aku diperiksa, mereka bermaksud melepaskan aku, karena tidak terdapat suatu kesalahanpun padaku yang setimpal dengan hukuman mati.
28:19 Akan tetapi orang-orang Yahudi menentangnya dan karena itu terpaksalah aku naik banding kepada Kaisar, tetapi bukan dengan maksud untuk mengadukan bangsaku.
28:20 Itulah sebabnya aku meminta, supaya aku melihat kamu dan berbicara dengan kamu, sebab justru karena pengharapan Israellah aku diikat dengan belenggu ini."
28:21 Akan tetapi mereka berkata kepadanya: "Kami tidak menerima surat-surat dari Yudea tentang engkau dan juga tidak seorangpun dari saudara-saudara kita datang memberitakan apa-apa yang jahat mengenai engkau.
28:22 Tetapi kami ingin mendengar dari engkau, bagaimana pikiranmu, sebab tentang mazhab ini kami tahu, bahwa di mana-manapun ia mendapat perlawanan."
28:23 Lalu mereka menentukan suatu hari untuk Paulus. Pada hari yang ditentukan itu datanglah mereka dalam jumlah besar ke tempat tumpangannya. Ia menerangkan dan memberi kesaksian kepada mereka tentang Kerajaan Allah; dan berdasarkan hukum Musa dan kitab para nabi ia berusaha meyakinkan mereka tentang Yesus. Hal itu berlangsung dari pagi sampai sore.
28:24 Ada yang dapat diyakinkan oleh perkataannya, ada yang tetap tidak percaya.
28:25 Maka bubarlah pertemuan itu dengan tidak ada kesesuaian di antara mereka. Tetapi Paulus masih mengatakan perkataan yang satu ini: "Tepatlah firman yang disampaikan Roh Kudus kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi Yesaya:
28:26 Pergilah kepada bangsa ini, dan katakanlah: Kamu akan mendengar dan mendengar, namun tidak mengerti, kamu akan melihat dan melihat, namun tidak menanggap.
28:27 Sebab hati bangsa ini telah menebal, dan telinganya berat mendengar, dan matanya melekat tertutup; supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya, lalu berbalik sehingga Aku menyembuhkan mereka.
28:28 Sebab itu kamu harus tahu, bahwa keselamatan yang dari pada Allah ini disampaikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan mendengarnya."
28:29 (Dan setelah Paulus berkata demikian, pergilah orang-orang Yahudi itu dengan banyak perbedaan paham antara mereka.)

  Share Facebook  |  Share Twitter


Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2019
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran