Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [SUNDA2]     [PL]  [PB] 
 <<  Markus 9 : 18 >> 

Sunda Formal: Unggal diganggu, pun anak teh dugi ka tibabaranting, sungutna ngabudah, huntuna tikekereket, sareng eta awakna jeger. Parantos nyuhunkeun ka Tuang murid, supados roh jahatna diusir, nanging henteu tariasaeun.”


AYT: Setiap kali roh itu menguasainya, ia membanting anak itu ke tanah dan dia mengeluarkan busa dari mulutnya, dan menggigitkan giginya, lalu dia menjadi kejang. Aku meminta murid-murid-Mu untuk mengusir roh itu, tetapi mereka tidak bisa.”

TB: Dan setiap kali roh itu menyerang dia, roh itu membantingkannya ke tanah; lalu mulutnya berbusa, giginya bekertakan dan tubuhnya menjadi kejang. Aku sudah meminta kepada murid-murid-Mu, supaya mereka mengusir roh itu, tetapi mereka tidak dapat."

TL: Barang di mana sahaja setan itu merasuk dia, ia dipontang-pantingkannya, sehingga berbuihlah mulutnya serta kertak giginya, dan lagi makin kuruslah ia. Dan hamba sudah berkata kepada murid-murid Tuan, supaya mereka itu membuangkan setan itu, tetapi tiadalah cakap mereka itu."

MILT: Dan di mana-mana roh itu mencengkeramnya, membantingnya, dan dia berbusa dan mengertakkan gigi-geliginya dan terkejang-kejang. Maka aku berkata kepada para murid-Mu agar mereka mengusirnya, tetapi mereka tidak sanggup."

Shellabear 2010: Apabila setan itu menyerang, anakku dibantingnya ke tanah, lalu mulutnya mengeluarkan buih, giginya berkertak, dan tubuhnya menjadi kejang. Aku sudah meminta kepada para pengikut-Mu supaya mereka mengusirnya, tetapi mereka tidak dapat."

KS (Revisi Shellabear 2011): Apabila setan itu menyerang, anakku dibantingnya ke tanah, lalu mulutnya mengeluarkan buih, giginya berkertak, dan tubuhnya menjadi kejang. Aku sudah meminta kepada para pengikut-Mu supaya mereka mengusirnya, tetapi mereka tidak dapat."

Shellabear 2000: Apabila roh itu menyerang, anakku dibantingnya ke tanah, lalu mulutnya mengeluarkan buih, giginya berkertak, dan tubuhnya menjadi kejang. Aku sudah meminta kepada para pengikut-Mu supaya mereka mengusirnya, tetapi mereka tidak dapat.”

KSZI: Apabila roh itu menyerangnya, dia menghempas-hempas tubuhnya ke tanah, mulutnya berbuih, giginya mengertak dan badannya menjadi kaku. Aku memohon pengikut-pengikut-Mu menghalau roh itu tetapi mereka tidak dapat melakukannya.&rsquo;

KSKK: Setiap kali roh itu merasuki dia, roh itu membantingnya ke tanah; lalu mulutnya berbusa, giginya bekertakan dan seluruh tubuhnya menjadi kaku. Sudah kuminta kepada murid-murid-Mu supaya mengusir roh itu, namun mereka tidak sanggup."

WBTC Draft: Setiap kali roh itu menguasainya, roh itu membantingkannya ke tanah. Dari mulutnya keluar busa dan giginya mengertak lalu ia menjadi kaku. Aku meminta murid-murid-Mu mengusir roh jahat itu, tetapi mereka tidak mampu."

VMD: Setiap kali roh itu menguasainya, roh itu membantingkannya ke tanah. Dari mulutnya keluar busa dan giginya mengertak lalu ia menjadi kaku. Aku meminta murid-murid-Mu mengusir roh jahat itu, tetapi mereka tidak mampu.”

AMD: Setiap kali roh itu menguasainya, roh itu membantingnya ke tanah. Dari mulutnya keluar busa dan giginya mengertak, lalu menjadi kaku. Aku sudah meminta murid-murid-Mu untuk mengusir roh jahat itu, tetapi mereka tidak bisa."

TSI: Waktu roh jahat itu menyerang dia, roh jahat itu membanting-banting dia, busa keluar dari mulutnya, dia mengertak-ngertakkan giginya, dan badannya jadi kaku. Saya sudah minta murid-murid Bapa untuk mengusir roh itu, tetapi mereka tidak bisa.”

BIS: Kalau roh itu menyerang dia, badannya dibanting-banting ke tanah, mulutnya berbusa, giginya mengertak dan seluruh tubuhnya menjadi kaku. Saya minta pengikut-pengikut Bapak mengusir roh jahat itu, tetapi mereka tidak dapat melakukannya."

TMV: Apabila roh jahat menyerang dia, tubuhnya dibanting-banting ke tanah dan mulutnya berbuih. Giginya berkertak dan badannya menjadi kaku. Saya meminta pengikut-pengikut guru mengusir roh jahat itu, tetapi mereka tidak dapat melakukannya."

BSD: Kalau roh jahat itu menyerang dia, ia dibanting ke tanah, mulutnya berbusa, giginya mengertak dan seluruh badannya kejang. Saya minta kepada pengikut-pengikut Bapak supaya mengusir roh jahat itu, tetapi mereka tidak bisa.”

FAYH: Apabila setan itu merasuknya, ia membanting anak itu ke tanah. Mulutnya berbuih, giginya dikertak-kertakkan, dan badannya menjadi kejang. Oleh sebab itu, saya mohon kepada murid-murid Guru agar mengusir setan itu, tetapi mereka tidak dapat."

ENDE: Dimana-mana setan mentjengkam dan membanting-banting dia sampai mulutnja berbusa, gertak geraham dan badannja mendjadi kaku. Sudah kuminta kepada murid-muridMu mengusir setan itu, tetapi mereka tak sanggup.

Shellabear 1912: Maka barang dimanah diharunya akan dia dicampakkannya ke bumi; lalu berbuihlah mulutnya, dengan kertak giginya, lagi kuruslah ia: dan saya telah berkata kepada murid-murid tuan supaya dibungkamkan jin itu, tetapi tiada dapat."

Klinkert 1879: Maka barang dimana ditangkapnja akandia dipontang-pantingkannja, sahingga berboehilah moeloetnja dan menggeretak giginja serta mengedjang; maka sehaja berkata-kata dengan segala moerid toewan, soepaja diboewangkannja, tetapi mareka-itoe tadapat.

Klinkert 1863: Maka dimana itoe setan terkena sama dia, lantas diseret-seretnja, serta dia {Berboehi, artinja: moeroeh} berboehi moeloet, dan mengeret gigi, dan djadi koeroes; maka saja soedah berkata sama moerid Toehan, bijar dia memboewang itoe setan, tetapi dia-orang tidak dapet memboewang dia.

Melayu Baba: dan mana-mana itu jin kna sama dia, dia champakkan ini budak di tanah: dan mulut-nya berbusa-busa, dan dia gertak gigi, dan mnjadi kurus: dan sahya sudah chakap sama guru punya murid-murid spaya dia-orang boleh buangkan ini jin; ttapi dia-orang ta'boleh."

Ambon Draft: Dan dimana-mana djuga ija mendapat dija ija rabe-ban-ting dija sampe ija kalaluwarajer mulut dan mamah-mamah gigi dan dapat badan kurus; dan b/eta sudah bilang pada mu-rid-muridmu akan membo-wang dija kaluwar, tetapi ma-rika itu sudah tijada bawleh.

Keasberry 1853: Maka apabila barang kumana dibawanya akan dia, dipuntang pantingkannya akan dia: surta burbuihlah mulutnya, dan mungkurtak giginya, surta munjadilah iya makin susut: maka aku katakan kapada murid muridmu supaya dibuangkannya akan dia; tutapi tiada bulih marika itu.

Keasberry 1866: Maka apabila barang kŭmana dibawanya akan dia, dipuntang pantingkannya akan dia, sŭrta bŭrbuehlah mulotnya, dan mŭngkŭrtak giginya, sŭrta mŭnjadilah iya makin susut; maka aku katakan kapada murid muridmu, supaya dibuangkannya akan dia, tŭtapi tiadalah bulih marika itu.

Leydekker Draft: Dan 'apabila 'ija kenakan dija, maka 'ija menombokh dija, sahingga 'ija membuhej mulutnja, dan meng`arat gigij 2 nja, dan djadi kurus 'amat: maka patek sudah berkata pada murid 2 mu, sopaja debowangkannja dija, hanja sudah tijada 'ija sampat.

AVB: Apabila roh itu menyerangnya, dia menghempas-hempas tubuhnya ke tanah, mulutnya berbuih, giginya mengertak dan badannya menjadi kaku. Aku memohon murid-murid-Mu menghalau roh itu tetapi mereka tidak dapat melakukannya.”

Iban: Genap kali roh nya nyerang iya, roh nya ngempaska iya ke tanah, lalu nyawa iya bepupu, ngeli iya kerik-kerik, lalu tubuh iya tekering. Aku udah minta sida murid Nuan muru roh nya, tang sida enda ulih."


TB ITL: Dan <2532> setiap kali roh itu menyerang dia, roh itu membantingkannya ke tanah <4486>; lalu mulutnya berbusa <875>, giginya bekertakan <5149> dan <2532> tubuhnya menjadi kejang <3583>. Aku sudah meminta <3004> kepada murid-murid-Mu <3101> <4675>, supaya <2443> mereka mengusir <1544> roh itu, tetapi mereka tidak <3756> dapat <2480>." [<3699> <1437> <846> <2638> <846> <2532> <2532> <3599> <2532> <846> <2532>]


Jawa: Saben-saben dhemit punika nyandhak anak kula, lajeng dipun banting ing siti, cangkemipun lajeng muruh, untunipun kerot-kerot, badanipun dados kaken. Kula sampun nedha tulung dhateng para sakabat Panjenengan, supados nundhung dhemitipun, nanging sami boten saged.”

Jawa 2006: Saben-saben roh punika nyerang laré punika, lajeng mbanting ing siti; cangkemipun lajeng muruh, untunipun kerot-kerot, badanipun dados kaken. Kawula sampun matur dhateng para sakabat Panjenengan, supados nundhung roh punika, nanging sami mboten saged."

Jawa 1994: Samangsa dhemit wau misakit, larénipun dipun banting ing siti. Cangkemipun lajeng muruh, untunipun kerot-kerot, lan badanipun sakojur lajeng kaken. Kula sampun nedha tulung dhateng para murid Panjenengan, supados nundhung dhemitipun, nanging sami mboten saged."

Jawa-Suriname: Nèk kumat botyah iki niba-niba nang lemah. Tyangkemé metu umpluké lan botyahé terus kerot-kerot untu lan awaké terus kaku. Mulané aku njaluk tulung marang murid-muridmu kuwi kongkon ngetokké demité, nanging ora bisa.”

Sunda: Upami nuju jadi, pun anak dugi ka dibuntang-banting kana taneuh ku eta roh jahat, sungutna ngabudah, huntuna ngancing, sakujur awakna jadi jeger. Parantos nyuhunkeun tulung ka murid-murid Bapa, nanging teu tariasaeun."

Madura: Manabi erroh gapaneka nyerrang, kana’ ka’dhinto’ badanna eteng-bantengngagi ka tana, colo’epon ngabuk, gigina ngaret, sabadan gerra sadaja. Abdina nyo’on tolong ka red-moredda Panjennengngan, namong red-moredda Panjennengngan ta’ bisa mabaras."

Bauzi: Ame setan labe aba modiam bak fum di aba modi bake biti geàda. Labi fa neo aba modi aheli kehanabu vaome geàda. Labi neo modi am mo uzimtedi so teilemahi modida. Labi modidàmu eho Oba vi tau meedam dam totbaho niba tauledume gago, ‘Uho ame setan laba gagu futoi itale,’ lahame gagoha dam labe modesome modeha modem bi moho,” lahame Yesus bake ab vameadaham.

Bali: Yen sampun rauh setane punika nyelubin ipun, ipun raris kapantigang ka tanahe, bungutipune madidih, giginipune kriet-kriet samaliha awakipune kekeh makaukud. Sisia druene sampun aturin titiang mangda ledang nundung setane punika, nanging tan prasida antuk dane.”

Ngaju: Amon roh papa te manyarang ie, bitie ihampas-hampase intu petak, nyamae habure, kasingae mangaret tuntang hapus bitie manjadi kejang. Aku balaku kare murid Bapa maharak roh papa te, tapi ewen dia olih malaluse."

Sasak: Lamun roh nike nyerang ie, awakne tetimpak-timpak ojok tanaq, biwihne bekowok, gigine bekeretek dait selapuq awakne jari kojor. Tiang tunas pengiring-pengiring Pelungguh sediq roh jahat nike, laguq ie pade ndẽq tao."

Bugis: Rékko iyaro roh-é naluruiwi, naggeppu-geppuwang aléna ri tanaé, mabbusa témunna, kéku’ isinna sibawa matojo maneng aléna. Uwéllauwi ana’-ana’ gurunna Bapa’ paddésu’i iyaro roh majaé, iyakiya dé’ naulléi pogau’i."

Makasar: Punna nibattuiseng ri roh ja’dalaka, napatappa’-tappasaki kalenna naung ri buttaya, nampa a’busa bawana, a’rekuki giginna siagang ka’doro’ ngasengi kalenna. Kupalaki ri ana’-ana’ gurunTa sollanna nabongka assulu’ anjo roh ja’dalaka, mingka tanakulleai ke’nanga."

Toraja: Umba-umba nanii unnalai, napessambakanni, anna pambura pudukna sia singgarigi’ isinna, sia matoro kalena. Namangkamo kupokadan anak gurumMi, kumua narambai sun, apa tae’ nabelai.

Duri: Ia ke natamai omi joo setang, mpessambakan omi kalena do' litak, sanggenna mangkambura-bura to kasolena, sunggarigi', namatoro to kalena. Kupeta'damo lako anak gurun-Ta', kumua naula'ii joo setang, apa te'da nakullei."

Gorontalo: Timi-timi'idu tiyo potodeliyo mayi, lati boyito hemopomanti oliyo to huta, lapatao ngangoliyo ma lumolombula lo yiyohu, dungitiyo hengiyota wawu wawaiyo hemopolohengo. Watiya ma lohile turungi ode mongomuri li Guru alihu timongoliyo momuhu mao lati boyito, bo timongoliyo dila sanggupi.”

Gorontalo 2006: Wonu rohu umeleeto boito moluhu olio, wawai̒o hepo banti-bantilio tohuta, ngangolio lombu-lombula loiyohu, dungitio polo-polotolio wau ngoa̒amila wawai̒o mobualodu didu moo̒onema. Mapilohile lowatia to tahidudua̒ li Paaa̒ u mopolahi rohu u moleeto boito, bo diila lowali limongolio."

Balantak: Sarataa takaionnamo, mbaka' wawauonna meena iya'a kada' anakku mangkairimpa' na tano', nganga'na wura'on, wese'na mokoroit, ka' wakana sida moroson. Yaku' niki tulungmo na murit-Muu kada' mumbuse'ikon meena iya'a, kasee sian ia poko i raaya'a nibuse'i.”

Bambam: Aka maka' too nasulei oom indo setam, iya si angga' dipehhabisam dokko litä', si ma'tambuha-buha sädäna, sikukku isinna anna mato'do' kalena. Iya puham kupelau lako itim matim passikolammu anna nahambaii lao indo setam sapo' tä' dia mala."

Kaili Da'a: Butu nggani seta etu nesua ri ja'ina i'a nidungganakana mpaka ri tana. Pade ngangana nawura, bagana nosinggiki pade korona najadi nako'o. Niperapiku ka anagurumu ala ira mompopalai seta etu, tapi ira da'a nompakule."

Mongondow: Aka kotoḷangan dimukud mora'at, yo umanti-anting sia kom butaí, bibignya bobura'an, ingipon morokokot bo awaknya motorondoí. Pino'igumkudon ko murií-Mu mita moguntun kon dimukud mora'at tatua, ta'e diaí moko'untun i mosia."

Aralle: Ponna nakasulei bumi, si umpembänsä'-bänsä'ing kalaena naung di tampo, si membuha uhalena di suana, si umpasikiki' isinna anna si mato'do' kalaena. Puhang kupalau pano di pahsikolamu unghambai yato setang ampo' dai sika mala naalai."

Napu: Ane napesuangi tokadake, madungka i tampo, mowire ngangana, mokei-kei bagana, hai makodo watana. Kuperapimi i topeguruMu bona mampopelohohe tokadake iti, agayana bara rabuku."

Sangir: Kamagengu i sie sampokang u rohkẹ̌ ene ute wadange ipětẹ̌těngkawěbahẹ̌ su ěntana, mohonge mẹ̌nẹ̌něbu, isine mẹ̌kẹ̌karerong, dingangu kạguwạu wadange mạtětogẹ̌. Iạ mẹ̌dorong su manga murit'i Tuang pěněnokol᷊u rohkẹ̌ dal᷊akị ene, kai i sire mang tawe nakapẹ̌koa ene."

Taa: Wali anangku si’i ponto tempo measa etu mamposuak ia, ia tisiba yau ri wawo ntana pasi jamo wura nganganya pasi ngisinya kangke’i-ngke’i, koronya mawali mako’o yau. Wali aku re’e mamporapika resi anaguruMu mangarubak yau measa etu pei sira taa seja nakurang.”

Rote: Makanaema dula dalek ndia fo'a soona, nakabebepa neu dae lain fo bafa na nafufu'de, ma nisi na nggio-nggio, boema basa ao na balakai. Au oke Ama ana mana tunga nala fo ala usiheni dula dale mangalauk ndia, tehu ala ta labe'i fan."

Galela: Nakoso o toka iwingosa de awi rohe wosipapaka o tonaku, de awi uruno lo o geko isupu, awi ingi irita, de awi rohe lo iiraka. So ngohi togolo Ani muri-murika la yodusu o toka magena, duma ona yaakuwa."

Yali, Angguruk: "Siyahon ino undama kil laruk lit malik ebe lisoho kinangma pilaptuk. Pilaptukmu malik ambilikmu elemahuwe salno ruruk lit ayeg kilit matuk lit ebe war atuk. War atuk lit ari turukon Hotsiyen yanggaloho wilibusa pihi angge famen iren yanggaluk fug teg lit wereg," ibag.

Tabaru: Nako la 'o tokata wikaruahe, ge'ena 'awi roese wosiwako-wako 'o tonauku de mita 'awi 'uru ma 'i'abo, wi 'ingiri 'iboriti de wi roese 'ipatilangoka. So ngoi togaasoko 'ani do-domoteika la yoginiiki 'o tokata ge'ena, duga 'ona koya'akunuwa!"

Karo: Tep-tep kali adi ia iseluki setan e, idampes-dampeskenna bana ku taneh, rugup-ugup babahna, erderik ipenna janah mekeng pe dagingna. Nggo kupindo penampat man ajar-AjarNdu gelah ipelawesna setan e, tapi la ia ngasup."

Simalungun: Anggo siar ma setan ai bani, anjaha isontak-sontakkon ma ia, gabe marguboh ma pamanganni, derek-derek iponni anjaha jorgong angkulani. Domma hupindo namin bani susian-Mu, ase iusir setan ai, tapi seng mangasup sidea.”

Toba: Jadi disi ditangkup ibana, dipasaratsarat do, gabe margumogumo jala patungoripon, laos gonggong. Nunga hudokkon angka siseanmi pabalihon ibana; alai ndang margogo nasida.

Dairi: Mula selluk kessa tendi sètan idi, itembem-tembemken mo dirina mi tanoh i, babahna merkupkup, èpenna pekekerrep, nai mènter nggenggeng mo karina dagingna. Enggo kuèlèk-èlèk sisin Guru idi asa iusir sètan idi, tapi oda terpemalumsa."

Minangkabau: Jikok roh jahek tu manyarang inyo, badannyo di ampeh-ampehkannyo ka tanah, muncuangnyo babuyieh, garamannyo badariak-dariak, badannyo kajang kaciyek-annyo. Ambo mamintak tolong kabake pangikuik-pangikuik Angku, untuak ma usie roh jahek tu, tapi ruponyo indak talok doh dek pangikuik Angku tu ma usienyo."

Nias: Na ira'u ia fa'abõlõ zi lõ sõkhi si ra'iõ andrõ, i'olobigõ ia tou ba danõ, fawukhõ gilo, ba ifatangitangi mbohania ba oi agakandro nõsinia. U'andrõ khõ ndra nifahaõ-Mõ ena'õ lafofanõ wa'abõlõ zi lõ sõkhi andrõ, ba tebai lafofanõ."

Mentawai: Bulat ké ibesiki nia ketsat sikataí, parapdamnangan leú et tubunia ka polak, iageti bela bubut ka ngungunia, patangatnangan sotnia, pusironnangan leú et sangaliot tubunia. Akukuangan ka tubudda sipasiuluinu Ukkui, bulé rarop'aké rausiaké nia ketsat sikataí néné, tápoi tá amoi arausiaké nia."

Lampung: Kik ruh udi nyerang ia, badanni dibanting-banting mik tanoh, bangukni beburoh, iponni bunyi rik sunyinni badanni jadi kaku. Nyak ngilu jelma-jelma sai nutuk Bapak nguser ruh jahat udi, kidang tian mak dapok ngelakukoni."

Aceh: Meunyoe roh nyan jiseurang aneuëk nyan, tuboh jih jiseumpom-seumpom bak tanoh, babah jih mukuboh-kuboh, gigo jih meuthot-thot dan bansaboh tuboh jih teugang. Ulôn lakée ubak murit-murit Bapak mangat geutem use roh jeuhet nyan, teuma awaknyan hana hase geupeubuet."

Mamasa: Ianna nalaoi omo inde setangnge, susi tappa'mi to dipessambakan rokko litak, pambura-bura sadangna, sikarakuku' isinna anna mato'do' kalena. Mangkami kupelau lako passikolamu anna rambai inde setangnge sapo' tae' nabela.”

Berik: Ane bwat kapka jeiserem jam gam fortyaram, tane ga gam uktoniwili onabe, ane ga gam egegwena jamere kewa aaremawer gane denbentetya, ulbata ga jam gane egegnebana, ane tifni jemna ga kekelfer gam folbana. Ai angtane Is jei ne tikwebaatinennerem ames balbabili bwat kapkaiserem taneminiwer jam ne surbife, jengga jei masef, jam ne domolyan jam surbife."

Manggarai: Agu émé cangep hia le jing da’at hitu, wewaky liha wa tana; wiga wusa mu’un, kérek ngisn, agu wedét wekin. Aku poli tegi oné ata nungku Dité, kudut mbér lisé jing da’at hitu, landing toé ngancéng lisé.”

Sabu: Kinga dhai ke no ta kepali, ta tue-tabbho-laggo ke no la worai, jhe woro ne ubha dhe, pekiho ne ngutu he jhe hekota hari hengi'u. Alla ke ri ya peami ne ana hekola Ama he ta hudhe ne wango do naanne, tapulara nara dho ta hudhe ri ro."

Kupang: Kalo itu setan su maso, na, dia banting-banting ini ana pung badan di tana. Ais, itu ana pung mulu babusa, deng dia makan gigi. Ais dia pung badan bakaku sama ke kayu. Beta su minta Papa pung ana bua dong, ko tolong usir itu setan. Ma dong sonde bisa apa-apa.”

Abun: Semda do ben pa ne yo, semda et pa kaim mo bur, pa syokwet bre, pa syos ne nggo yu ete pa kaim ne jum. Ji ndek mo Nan bi pakon subere án syun semda ne wé kadit ji bi pa ware, án yo nggiwa ós ji bi pa nde."

Meyah: Noba gij mona ongga efena ofogog insa koma agob ofa, beda ofa eij esinsa gu mebi, beda awesi efeireira, noba ofon emeskema ahais ojgomu, beda efen efaga oskukwok tein. Tina jeska Bua bineker jah sif enesi, jefeda didif direjgei bebin ruforoker jeskaseda rua rikemeji efena ofogog insa koma jeska edesa kef efen odou efesi. Beda rua rireni, tina guri. Efena ofogog koma eneker gij efen odou efesi ojgomu ros."

Uma: Ane napesuai' wo'o-ipi anudaa'-e, modungka-i hi tana', mowura' nganga-na, kakakeji'–keji' ngihi'-na, pai' mokadu hudu woto-na. Kuperapi'-ramo ana'guru-nu mpopalai anudaa'-na, aga uma rakulei'."

Yawa: Arono anawayo kakaije mo antutup, weamo mo anasine raugaje mo ranepato kopa rai, awa kavavugae muje, atomokane ntitiki, umba anakea mpanyoan tenambe. Syo Nya arakovo utavondi naije manajo indamu wo anawayo kakaije umawe rawatambe, weramu umamaisye ramu.”


NETBible: Whenever it seizes him, it throws him down, and he foams at the mouth, grinds his teeth, and becomes rigid. I asked your disciples to cast it out, but they were not able to do so.”

NASB: and whenever it seizes him, it slams him to the ground and he foams at the mouth, and grinds his teeth and stiffens out. I told Your disciples to cast it out, and they could not do it."

HCSB: Wherever it seizes him, it throws him down, and he foams at the mouth, grinds his teeth, and becomes rigid. So I asked Your disciples to drive it out, but they couldn't."

LEB: And whenever it seizes him, it throws him down and he foams at the mouth and grinds his teeth and becomes paralyzed. And I told your disciples that they should expel it, and they were not able [to do so].

NIV: Whenever it seizes him, it throws him to the ground. He foams at the mouth, gnashes his teeth and becomes rigid. I asked your disciples to drive out the spirit, but they could not."

ESV: And whenever it seizes him, it throws him down, and he foams and grinds his teeth and becomes rigid. So I asked your disciples to cast it out, and they were not able."

NRSV: and whenever it seizes him, it dashes him down; and he foams and grinds his teeth and becomes rigid; and I asked your disciples to cast it out, but they could not do so."

REB: Whenever it attacks him, it flings him to the ground, and he foams at the mouth, grinds his teeth, and goes rigid. I asked your disciples to drive it out, but they could not.”

NKJV: "And wherever it seizes him, it throws him down; he foams at the mouth, gnashes his teeth, and becomes rigid. So I spoke to Your disciples, that they should cast it out, but they could not."

KJV: And wheresoever he taketh him, he teareth him: and he foameth, and gnasheth with his teeth, and pineth away: and I spake to thy disciples that they should cast him out; and they could not.

AMP: And wherever it lays hold of him [so as to make him its own], it dashes him down {and} convulses him, and he foams [at the mouth] and grinds his teeth, {and} he [falls into a motionless stupor and] is wasting away. And I asked Your disciples to drive it out, and they were not able [to do it].

NLT: And whenever this evil spirit seizes him, it throws him violently to the ground and makes him foam at the mouth and grind his teeth and become rigid. So I asked your disciples to cast out the evil spirit, but they couldn’t do it."

GNB: Whenever the spirit attacks him, it throws him to the ground, and he foams at the mouth, grits his teeth, and becomes stiff all over. I asked your disciples to drive the spirit out, but they could not.”

ERV: The spirit attacks him and throws him on the ground. He foams at the mouth, grinds his teeth, and becomes very stiff. I asked your followers to force the evil spirit out, but they could not.”

EVD: The spirit attacks my son and throws him on the ground. My son foams from his mouth, grinds his teeth, and becomes very stiff. I asked your followers to force the evil spirit out, but they could not.”

BBE: And wherever it takes him, it puts him down violently, streaming at the lips and twisted with pain; and his strength goes from him; and I made a request to your disciples to send it out, and they were not able.

MSG: Whenever it seizes him, it throws him to the ground. He foams at the mouth, grinds his teeth, and goes stiff as a board. I told your disciples, hoping they could deliver him, but they couldn't."

Phillips NT: Wherever he is, it gets hold of him, throws him down on the ground and there he foams at the mouth and grinds his teeth. It's simply wearing him out. I did speak to your disciples to get them to drive it out, but they hadn't the power to do it."

DEIBLER: Whenever the spirit attacks him, it throws him down. He foams at the mouth, he grinds his teeth together, and he becomes stiff. I asked your disciples to expel the spirit, but they were not able to do it.”

GULLAH: Ebrytime wen de sperit come pon um, dat sperit shrow um down ta de groun. Foam beena come outta e mout. E beena grit e teet an all e body git stiff. A done beg ya ciple dem fa dribe out dat ebil sperit, bot dey ain been able fa do um.”

CEV: Whenever the demon attacks my son, it throws him to the ground and makes him foam at the mouth and grit his teeth in pain. Then he becomes stiff. I asked your disciples to force out the demon, but they couldn't do it."

CEVUK: Whenever the demon attacks my son, it throws him to the ground and makes him foam at the mouth and grit his teeth in pain. Then he becomes stiff. I asked your disciples to force out the demon, but they couldn't do it.”

GWV: Whenever the spirit brings on a seizure, it throws him to the ground. Then he foams at the mouth, grinds his teeth, and becomes exhausted. I asked your disciples to force the spirit out, but they didn’t have the power to do it."


NET [draft] ITL: Whenever <3699> <1437> it seizes <2638> him <846>, it throws <4486> him <846> down <4486>, and <2532> he foams at the mouth <875>, grinds <5149> his teeth <3599>, and <2532> becomes rigid <3583>. I asked <3004> your <4675> disciples <3101> to <2443> cast <1544> it <846> out <1544>, but <2532> they were <2480> not <3756> able <2480> to do so.”


  Share Facebook  |  Share Twitter

 <<  Markus 9 : 18 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2019
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran