Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [TB]     [PL]  [PB] 
 <<  Lukas 8 : 12 >> 

TB: Yang jatuh di pinggir jalan itu ialah orang yang telah mendengarnya; kemudian datanglah Iblis lalu mengambil firman itu dari dalam hati mereka, supaya mereka jangan percaya dan diselamatkan.


AYT: Benih yang jatuh di pinggir jalan itu adalah mereka yang mendengar firman Allah. Kemudian, datanglah setan dan mengambil firman itu dari hati mereka supaya mereka jangan percaya dan diselamatkan.

TL: Maka yang di tepi jalan itu, ialah orang yang mendengar, kemudian datanglah Iblis mengambil Perkataan itu dari dalam hatinya, supaya jangan mereka itu percaya dan diselamatkan.

MILT: Dan yang jatuh di tepi jalan, adalah mereka yang telah mendengar, kemudian si iblis datang dan mengambil firman itu dari hati mereka agar jangan dengan percaya mereka dapat diselamatkan.

Shellabear 2010: Benih-benih yang jatuh di tepi jalan menceritakan tentang orang-orang yang mendengar firman, tetapi kemudian Iblis datang dan mengambil firman itu dari dalam hati mereka, supaya mereka jangan percaya dan diselamatkan.

KS (Revisi Shellabear 2011): Benih-benih yang jatuh di tepi jalan menceritakan tentang orang-orang yang mendengar firman, tetapi kemudian Iblis datang dan mengambil firman itu dari dalam hati mereka, supaya mereka jangan percaya dan diselamatkan.

Shellabear 2000: Benih-benih yang jatuh di tepi jalan menceritakan tentang orang-orang yang mendengar Firman, tetapi kemudian Iblis datang dan mengambil Firman itu dari dalam hati mereka, supaya mereka jangan percaya dan diselamatkan.

KSZI: Benih yang jatuh di tepi jalan itu menggambarkan mereka yang mendengar firman itu tetapi kemudian Iblis datang dan mengambil firman itu daripada hati mereka supaya mereka tidak percaya dan diselamatkan.

KSKK: Yang jatuh di pinggir jalan itu ialah orang yang telah mendengarnya, tetapi segera datanglah iblis dan mengambil Firman itu dari dalam hati mereka, supaya mereka jangan percaya dan diselamatkan.

WBTC Draft: Dan benih yang jatuh di pinggir jalan adalah seperti orang yang mendengarnya, tetapi kemudian iblis mengambil ajaran Allah dari hati mereka. Jadi, mereka tidak mempercayai ajaran itu dan mereka tidak diselamatkan.

VMD: Dan benih yang jatuh di pinggir jalan adalah seperti orang yang mendengarnya, tetapi kemudian iblis mengambil ajaran Allah dari hati mereka, jadi mereka tidak mempercayai ajaran itu dan mereka tidak diselamatkan.

TSI: Dan bibit yang jatuh di jalan menggambarkan orang-orang yang mendengarkan ajaran Allah, tetapi iblis datang dan mencuri ajaran itu dari hati mereka, supaya mereka tidak mempercayainya lagi serta tidak diselamatkan.

BIS: Benih yang jatuh di jalan ibarat orang-orang yang mendengar perkataan itu. Tetapi Iblis datang dan merampas kabar itu dari hati mereka, supaya mereka jangan percaya dan diselamatkan.

TMV: Benih yang jatuh di jalan bagaikan orang yang mendengar perkhabaran Allah, tetapi Iblis datang dan mengambil perkhabaran itu dari hati mereka, supaya mereka tidak percaya ataupun diselamatkan.

BSD: Benih yang jatuh di jalan adalah ibarat orang yang mendengar pesan dari Tuhan, tetapi Iblis datang dan membuat pesan itu tidak masuk dalam hati mereka. Jadi, mereka tidak percaya dan tidak diselamatkan.

FAYH: Jalan yang keras tempat beberapa benih jatuh menggambarkan orang yang berhati keras, yang mendengar firman Allah, tetapi kemudian datanglah setan mencuri firman itu dan menghalang-halangi mereka untuk percaya dan memperoleh keselamatan.

ENDE: Jang djatuh ditepi djalan, ialah: orang mendengarkan, lalu setan datang mengambil sabda itu dari hati mereka, supaja mereka djangan pertjaja dan diselamatkan.

Shellabear 1912: Maka yang ditepi jalan itu yaitu orang yang mendengar, kemudian datang iblis mengambil perkataan itu dari dalam hatinya, supaya jangan ia percaya sehingga ia mendapat selamat.

Klinkert 1879: Dan jang ditepi djalan ija-itoe orang jang menengar dia, kemoedian datanglah ibelis mengambil sabda itoe dari dalam hatinja, soepaja djangan mareka-itoe pertjaja dan mendjadi salamat.

Klinkert 1863: Dan jang didjalan, ija-itoe orang jang dengar, lantas dateng iblis dan mengambil itoe perkataan dari dalem hatinja, sopaja dia-orang djangan pertjaja dan dapet slamat.

Melayu Baba: Yang di tpi jalan, ia'itu orang yang sudah dngar; kmdian iblis datang, dan ambil itu bneh deri-pada hati dia-orang, spaya dia-orang jangan perchaya dan dapat slamat.

Ambon Draft: Apatah jang di pinggir djalan, itu ada awrang-aw-rang itu jang menengar; habis itu berdatang Iblis, dan ram-pas perkata; an itu deri dalam hatinja, agar djangan marika itu pertjaja dan berawleh salamat.

Keasberry: Dan yang disisi jalan itu, iya itu orang orang yang munungar; kumdian datanglah iblis, mungambil furman itu deripada hatinya, supaya jangan marika itu purchaya surta slamat.

Leydekker Draft: Maka segala 'awrang jang tertaborij desisij djalan 'itu 'ada 'awrang jang menengar: komedijen deri pada 'itu datang 'Iblis, lalu meng`ambil habis perkata`an 'itu deri dalam hatinja, 'agar djangan 'ija pertjaja lalu dechalatskan.

AVB: Benih yang jatuh di tepi jalan itu menggambarkan mereka yang mendengar firman itu tetapi kemudian Iblis datang dan mengambil firman itu daripada hati mereka supaya mereka tidak percaya dan diselamatkan.


TB ITL: Yang jatuh di pinggir <3844> jalan <3598> itu ialah <1510> orang yang telah mendengarnya <191>; kemudian <1534> datanglah <2064> Iblis <1228> lalu <2532> mengambil <142> firman <3056> itu dari <575> dalam hati <2588> mereka <846>, supaya <2443> mereka jangan <3361> percaya <4100> dan diselamatkan <4982>. [<1161>]


Jawa: Kang tumiba ing pinggir dalan iku wong kang wis padha krungu, banjur diparani Iblis, pangandika mau tumuli diilangi saka ing sajroning atine, supaya aja padha pracaya lan kapitulungan rahayu.

Jawa 2006: Kang tumiba ing pinggir dalan iku wong kang wus padha krungu, banjur diparani Iblis, kang tumuli njupuk pangandika mau saka ing sajroning atiné, supaya aja padha pracaya lan kaslametaké.

Jawa 1994: Wiji sing tiba ana ing dalan, kuwi wong sing padha krungu pangandikané Allah. Nanging Iblis nuli teka mbusek pangandika mau saka ing atiné, nganti wong mau ora precaya sarta ora dislametaké.

Jawa-Suriname: Wiji sing tiba nang dalan kuwi nggambarké wong sing krungu pituturé Gusti Allah. Nanging Sétan terus teka nyaut pitutur mau sangka atiné wongé. Dadiné wongé terus ora bisa pretyaya lan ora bisa nemu keslametan.

Sunda: Anu ragragna ka jalan, nya eta pangandika teh didarenge tapi dirampas ku Iblis, dipiceun ti jero hate nu ngadarenge supaya maranehna ulah nepi ka palercaya, ulah saralamet.

Sunda Formal: Binih nu ragragna di sisi jalan; hartina, Sabda teh aya nu ngadarengekeun. Tapi ku Iblis, geuwat dipupus tina hatena supaya jelemana ulah percaya, ulah salamet.

Madura: Ne-bine se gaggar e lorong jareya marabut reng-oreng se ngedhing dhabuna Allah jareya. Tape Iblis dhateng laju arampas jareya dhari atena, sopaja reng-oreng jareya ta’ parcaja ban ta’ epasalamet.

Bauzi: Labi na oo neb zie tomba biti bumet visoi àhàda lamti dam Alam im nehi aime meedam damti uloho bak. Neha: Dam nibe iho Alam im lam aimta ai. Lahana Iblis labe ozo, dam nim Alat vameadaha im aime Ala bake tu vuzehi Alat soat vausum bak labna zohàme Iblisit li im ahu ad laba modesuhu im lam ab modi seteham. Lada lam labiha.

Bali: Ane ulung di lubukane, nah ento anak ane suba madingehang sabdane ento, nanging teka Ratun Setane mancut sabdane ento uli di kenehne, apanga ia buung pracaya muah karahayuang.

Ngaju: Binyi je manjato hong jalan jete tanding kare oloh je mahining auh te. Tapi setan dumah tuntang marampas barita te bara atei ewen, mangat ewen dia percaya tuntang dia inyalamat.

Sasak: Binẽq saq geriq lẽq langan, ibarat dengan-dengan saq dengah manik nike. Laguq Belis dateng dait ngerampas manik nike lẽman atẽ ie pade, adẽq ie pade ndaq percaye dait teselametang.

Bugis: Biné iya teppaé ri lalengngé sinrupai sining tau iya méngkalingaéngngi ada-adaéro. Iyakiya poléi Ibillisi’ nanarampasa’i iyaro karébaé polé ri atinna mennang, kuwammengngi naaja’ namateppe’ sibawa ripassalama’.

Makasar: Anjo bine takkioroka ri aganga, iaminjo pangngebaranna tau allangngerekai anjo kananNa Allata’ala; mingka battui Billisika angngallei anjo kabaraka battu lalang ri atinna ke’nanga, sollanna tena natappa’ siagang tena nanipasalama’ ke’nanga.

Toraja: Na iatu diona biring lalan, iamoto umperangii, apa undinna saemi deata bulituk unnalai lan mai penaanna tu kada, kumua, natang umpatonganni sia tae’ nakabu’tui kasalamaran.

Duri: Ia to banne ta'pah do' lalan dipasangrapangngi to tossa'ding kadan-Na Puang Allataala. Apa ratui to Ballisi' rrampai joo kada mangkamo nasa'ding, dikua anna danggi' namatappa' na te'da nadipasalama'.

Gorontalo: U lodehu to bihu dalalo, uwito lumadu tawu-tawuwala ta lo'odungoheo habari mopiyohu. Lapatao Ibilisi ma lonao mayi lohama habari mopiyohe boyito lonto delomo hila limongoliyo, alihu timongoliyo dila mowali paracaya wawu salamati.

Gorontalo 2006: Bili u lobiihuto todalalo debo odelo tahipo dungohe tahuda boito. Bo ibilisi mai lolambata habari boito lonto hilaa limongolio, alihu timongolio diila mao̒ palacaya wau poa̒ahuwolo.

Balantak: Wine' men nandawo' na soripi'na salan, mase mian men nongorongor wurung iya'a. Kasee notakamo a Ibiliis nangarampasi wurung iya'a na noana dako' i raaya'a mamarasaya ka' salamatkonon.

Bambam: Indo diuaam banne tappa lako lalam dipasihhapam to uhhingngi Battakadanna Puang Allataala, sapo' naäläi siam tomahajanna setam illaam mai penabanna, anna mala tä' matappa' anna tä' dipasalama'.

Kaili Da'a: Pae to nanawu ri wiwi jala nasimbayu ewa tau-tau to nangepe Tesa nu Alatala tapi narata Magau nu Seta tunggai nompakalinga rara ira nggari tesa to niepe ira ala ne'e ira momparasaya pade rapakasalama.

Mongondow: Bibit inta noḷabuí kom bingkií in daḷan, tua in ibarat intau inta ain nokidongog kom Pirman i Allah, onda intua inangoi in Ibilis bo inagow im Pirman tatua nongkon bonu ing gina monia, sin dika bo mosia mobalií mopirisaya bo posaḷamaton.

Aralle: Yato ang manahoi pano di behing lalang dianto tau ang unghingnging yato Bahtakara Dehata, ampo' sule Pongkahana setang nahampa'i anna naalai yaling mai di inahanna anna malai dai sika mampetahpa' lambi' dai la dipasalama'.

Napu: Arahe tauna au peisa rapandiri nodo tinuda au manawo i rara. Mohadi mpuuhe Ngkorana Pue Ala, agayana Datu Tokadake mopawuli lalunda, duuna barahe mepoinalai, hai barahe tekabaha hangko i huku dosanda.

Sangir: Bine nasawuhẹ̌ sural᷊eng mẹ̌sul᷊ungu taumata apan nakaringihẹ̌ hengetang ene. Arawe setang riměnta kụ něhampasẹ̌ hengetang ene wọu naungi sire, mẹ̌deạu i sire tawe měmpangimang kụ měngkasal᷊amatẹ̌.

Taa: Pasi ane liano to rasawu kono ri jaya, jaya etu batuanginya tau to mangandonge tuntu i mPue Allah. Pei roo see ma’i i Kepala nto pantipu pei mangoko yau kareba etu yako ri pampobuuka nsira naka ne’e sira mangaya pei rapalaes.

Rote: Bini-ngges fo manatu'da nai enok lai na, nakasasama na nde hataholi fo lamanene dede'a-kokolak sila la. Tehu Nitu mai de ana losonini halak ndia neme dale nala dalek mai, fo ela boso lamahele fo nanasoi-tefa kala.

Galela: O gisisi itutura o ngekoku gena imatero bato o nyawa yoiseka o Gikimoi Awi demo, duma o Iblis wahino de wakoora to ona manga sininga ma rabano so isisaka, la upa yopiricaya de upa lo yosisalamati.

Yali, Angguruk: Kebunggalma wamburusa ihiyon ari atam wene holtuk angge famen Iblis waharuk lit Allah fam wenggel harukmu Aren fanowap enebuhu rohon ulug wene unundama werehon eleha feseruk.

Tabaru: 'O fini gee 'itotaka 'o ngekomuku ge'ena 'isoka 'o nyawa gee yo'isenokau ma Jo'oungu ma Dutu 'awi demo ma 'o Tokata ma Koana 'iboa de ya'oraka ge'ena to 'ona manga singinaka, la 'uwa yongaku de 'uwa yakisilaha.

Karo: Benih si ndabuh ku dalan iandingken man kalak si megiken berita e, ibegikenna, tapi reh Iblis muat kata e i bas ukurna nari gelah ula ia tek dingen terkelin.

Simalungun: Anggo na bani dalan ai, ai ma na mambogei ai; dob ai roh ma sibolis, ibuat ma hata ai hun bagas uhur ni sidea, ase ulang porsaya anjaha maluah sidea.

Toba: Anggo na di dalan i, i ma angka na umbegesa, dung i ro ma sibolis i, dibuat ma hata i sian rohanasida, asa unang porsea nasida, unang dapotan haluaon.

Dairi: Bennih sindabuh mi dalan idi imo kalak simendengkoh kata i, tapi roh mo Sibolis irampasi mo berrita idi i pusuh perratèen kalak idi nai, gabè oda nèngè kalak idi percaya janah oda maluah.

Minangkabau: Baniah nan jatuah di jalan, aratinyo adolah, sarupo jo urang nan inyo layi mandangakan firman Allah. Tapi tibolah ubilih untuak marabuik firman Allah tu dari dalam atinyo, supayo inyo jan manjadi urang nan ba iman, nan disalamaikkan.

Nias: Tanõmõ saekhu ba lala no amaedola niha samondrongo taroma li. Tohare Gafõkha ba irabu duria andrõ moroi bakha ba dõdõra ena'õ lõ faduhu dõdõra ba ena'õ lõ te'orifi ira.

Mentawai: Karamen sibebelé ka talagat enungan, iaté tupasikat'aké ka tubudda sipasiaarep tiboiet Taikamanua. Tápoi amoi lé Sanitu masirau-rau tiboiet néné ka bagat paatuatda, bulé buí imatonem bagadda samba buí tuarauaké sia.

Lampung: Bibit sai gugor di renglaya injuk jelma-jelma sai ngedengi cawa seno. Kidang iblis ratong rik ngerampas kabar seno jak hatini tian, in tian dang percaya rik diselamatko.

Aceh: Bijéh nyan rhot ateueh rot muphom jih manusia nyang jideungoe tutoe haba nyan. Teuma Iblih teuka laju jireupah haba Allah lam até awaknyan, mangat awaknyan bék jipeucaya dan bék meuteumé seulamat.

Mamasa: Banne tappa lako lalan, sirapan to urrangngi battakadanna Puang Allata'alla sapo narappai siami ponggawana setang illalan mai penawanna anna malara tae' mangngorean anna tae' dipasalama'.

Berik: Twam tanna aa jei ge janbilirim nelebe, jeiserem ga angtane taterisi Uwa Sanbagirmana aa jei ne sarbilirim; jengga bawasa jama fortyaram, ane taterisi jeiserem ga amsonmini jem iniwer, jega jei Uwa Sanbagiri fas jam ne tebayan, ane Uwa Sanbagiri Jei angtane jeiserem Jam waakentababisiyen.

Manggarai: Tana lupi salang, ngong ata siot poli dengéd curup situ; ného cepisan maig jing da’at emi curup situ oné mai nai diséd, kudut isé néka imbi agu néka selamaks.

Sabu: Wini do bunu pa rujhara ne, hala dho ke mii ddau-ddau do dhanno ne lipedai Deo ne. Tapulara dakka wango la rabe ne lii do naanne ngati dhara ade ro, mita ie ro ta do dho parahajha, jhe hari lema mita do dho hamme ri ro ne lua helama ne.

Kupang: Bibit yang jato di jalan tu, andia orang yang dengar Tuhan pung Kata-kata, ma ais setan dong pung bos datang rampas bawa itu Kata-kata dari dong pung hati. Deng bagitu, dong sonde parcaya sang Tuhan, deng sonde dapa salamat.

Abun: Mbet gro gato ges mo os mit ne anato tepsu yé gato jam Yefun Allah bi sukdu ne, sarewo biris bi yekwesu ma nai sukdu ne wé kadit án mit or re, subere án yo jammo Yefun bi sukdu ne nde. Sane án yo ku os wa án kem ndo to kapyo mato kapyo nde.

Meyah: Ofa agot oida, "Maat efej esiri bera erek Allah efen oga. Noba maat efej ongga ensiri gu moroju bera erek rusnok ongga ringg rot Allah oga. Tina Bilis en noba esma oga ongga oufamofa insa koma jeska rudou efesi jeskaseda rudou onororu Allah oga insa koma deika guru. Jefeda rua rinesma riteij ah ongga efeinah guru.

Uma: Hawua' to monawu' hi mata ohea mpobatuai tauna to mpo'epe Lolita Alata'ala, aga Magau' Anudaa' mpohilingai' nono-ra, alaa-na uma-ra mepangala', pai' uma-ra tebahaka ngkai huku' jeko'-ra.

Yawa: Kamijo ntatae no unanuijo nawantave rai bo rai omamo raurata irati vatano wo ayao Amisye ranaun, weramu Anakakai Akoe de po ayao Amisy no no manuga raugavo maora indamu vemo wanave rai jinya muno Amisye po mapaya ayao kakaije rai jinya.


NETBible: Those along the path are the ones who have heard; then the devil comes and takes away the word from their hearts, so that they may not believe and be saved.

NASB: "Those beside the road are those who have heard; then the devil comes and takes away the word from their heart, so that they will not believe and be saved.

HCSB: The seeds along the path are those who have heard. Then the Devil comes and takes away the word from their hearts, so that they may not believe and be saved.

LEB: and those beside the path are the ones who have heard. Then the devil comes and takes away the word from their heart, so that they may not believe [and] be saved.

NIV: Those along the path are the ones who hear, and then the devil comes and takes away the word from their hearts, so that they may not believe and be saved.

ESV: The ones along the path are those who have heard. Then the devil comes and takes away the word from their hearts, so that they may not believe and be saved.

NRSV: The ones on the path are those who have heard; then the devil comes and takes away the word from their hearts, so that they may not believe and be saved.

REB: The seed along the footpath stands for those who hear it, and then the devil comes and carries off the word from their hearts for fear they should believe and be saved.

NKJV: "Those by the wayside are the ones who hear; then the devil comes and takes away the word out of their hearts, lest they should believe and be saved.

KJV: Those by the way side are they that hear; then cometh the devil, and taketh away the word out of their hearts, lest they should believe and be saved.

AMP: Those along the traveled road are the people who have heard; then the devil comes and carries away the message out of their hearts, that they may not believe (acknowledge Me as their Savior and devote themselves to Me) and be saved [here and hereafter].

NLT: The seed that fell on the hard path represents those who hear the message, but then the Devil comes and steals it away and prevents them from believing and being saved.

GNB: The seeds that fell along the path stand for those who hear; but the Devil comes and takes the message away from their hearts in order to keep them from believing and being saved.

ERV: Some people are like the seed that fell beside the path. They hear God’s teaching, but then the devil comes and causes them to stop thinking about it. This keeps them from believing it and being saved.

EVD: What is the seed that fell beside the path? That is like the people that hear God’s teaching, but then the devil comes and makes them stop thinking about that teaching. So those people cannot believe the teaching and be saved.

BBE: Those by the side of the road are those who have given hearing; then the Evil One comes and takes away the word from their hearts, so that they may not have faith and get salvation.

MSG: The seeds on the road are those who hear the Word, but no sooner do they hear it than the Devil snatches it from them so they won't believe and be saved.

Phillips NT: The seed sown by the roadside represents those who hear the message, and then the devil comes and takes it away from their hearts so that they cannot believe it and be saved.

DEIBLER: Some people are like the path on which some of the seeds fell. When these people hear God’s message, the devil comes and causes them to forget what they have heard. As a result, they do not believe it and will not be saved{God will not save them}.

GULLAH: De seed wa fall long de pat, dat like people wa yeh God wod, bot den de debil come long an tek way de wod fom dey haat. So dey ain bleebe um, an dey ain git sabe needa.

CEV: and the seeds that fell along the road are the people who hear the message. But the devil comes and snatches the message out of their hearts, so that they will not believe and be saved.

CEVUK: and the seeds that fell along the road are the people who hear the message. But the devil comes and snatches the message out of their hearts, so that they will not believe and be saved.

GWV: Some people are like seeds that were planted along the road. They hear the word, but then the devil comes. He takes the word away from them so that they don’t believe and become saved.


NET [draft] ITL: Those <1161> along <3844> the path <3598> are <1510> the ones who have heard <191>; then <1534> the devil <1228> comes <2064> and <2532> takes away <142> the word <3056> from <575> their <846> hearts <2588>, so that <2443> they may <4100> not <3361> believe <4100> and be saved <4982>.


  Share Facebook  |  Share Twitter

Studi lengkap, lihat: Alkitab SABDA.

 <<  Lukas 8 : 12 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2018
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran