Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [TB]     [PL]  [PB] 
 <<  Matius 6 : 7 >> 

TB: Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan.


AYT: Dan, ketika kamu berdoa, jangan menggunakan kata-kata yang tidak ada artinya, seperti yang dilakukan orang-orang yang tidak mengenal Allah, sebab mereka mengira dengan banyaknya kata-kata, mereka akan didengarkan.

TL: Apabila kamu berdoa, janganlah kamu mengulang-ulangi perkataan seperti adat orang kafir; karena mereka itu menyangkakan, bahwa dikabulkan doanya oleh sebab banyak perkataannya.

MILT: Dan ketika berdoa, janganlah bertele-tele seperti bangsa-bangsa lain, karena mereka menyangka bahwa dengan banyaknya kata-kata mereka, mereka akan didengarkan.

Shellabear 2010: Selain itu, pada waktu kamu berdoa, janganlah kamu mengulang-ulang kata-kata yang sama seperti yang biasa dilakukan oleh orang-orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa dengan banyaknya kata-kata yang mereka ucapkan, doa mereka akan dikabulkan.

KS (Revisi Shellabear 2011): Selain itu, pada waktu kamu berdoa, janganlah kamu mengulang-ulang kata-kata yang sama seperti yang biasa dilakukan oleh orang-orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa dengan banyaknya kata-kata yang mereka ucapkan, doa mereka akan dikabulkan.

Shellabear 2000: Selain itu, pada waktu kamu berdoa, janganlah kamu mengulang-ulang kata-kata yang sama seperti yang biasa dilakukan oleh suku-suku bangsa yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa dengan banyaknya kata-kata yang mereka ucapkan, doa mereka akan dikabulkan.

KSZI: Ketika berdoa, jangan curah-curahkan kata-kata yang tidak bermakna, seperti orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka Allah akan mengabulkan permintaan mereka kerana doa mereka itu panjang.

KSKK: Apabila kamu berdoa, janganlah memakai banyak kata-kata, seperti yang dilakukan oleh orang-orang kafir, sebab mereka mengira bahwa semakin banyak yang mereka katakan, semakin besar kemungkinan mereka didengar.

WBTC Draft: "Dan apabila kamu berdoa, jangan berdoa seperti orang yang tidak mengenal Allah. Mereka mengucapkan banyak kata yang tidak berarti karena mereka menganggap, bahwa Allah akan lebih mendengar doa yang banyak kata-katanya.

VMD: Dan apabila kamu berdoa, jangan berdoa seperti orang yang tidak mengenal Allah. Mereka mengucapkan banyak kata yang tidak berarti karena mereka menganggap, bahwa Allah akan lebih mendengar doa yang banyak kata-katanya.

TSI: “Dan waktu kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang yang belum mengenal Allah. Karena mereka banyak kali mengulang-ulangi permohonan mereka, karena mereka menganggap bahwa Allah akan lebih mendengarkan doa yang diulang-ulangi.

BIS: Kalau kalian berdoa, janganlah bertele-tele seperti orang-orang yang tak mengenal Tuhan. Mereka menyangka bahwa permintaan mereka akan didengar sebab doa mereka yang panjang itu.

TMV: Apabila kamu berdoa, jangan gunakan banyak kata yang tidak bererti seperti yang dilakukan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahawa Allah akan mendengarkan permintaan mereka kerana doa mereka panjang.

BSD: Apabila kalian berdoa, janganlah bertele-tele seperti orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa mereka akan didengar karena doa mereka panjang.

FAYH: "Janganlah berulang-ulang mengucapkan doa yang sama, seperti yang dilakukan orang kafir yang mengira bahwa doa dijawab hanya apabila diucapkan berulang-ulang. Ingatlah, Bapa kalian tahu benar apa yang kalian perlukan, sebelum kalian meminta kepada-Nya.

ENDE: Kalau engkau berdoa, djanganlah mengutjap banjak perkataan seperti kaum kafir, jang menjangka bahwa doanja dikabulkan oleh sebab banjak perkataannja.

Shellabear 1912: Maka apabila kamu berdo'a, janganlah mengulang-ulangi perkataan, seperti 'adat orang bangsa asing; karena pada sangkanya ia akan didengar oleh banyak perkataannya itu.

Klinkert 1879: Maka apabila kamoe meminta-doa, djangan oelang-oelangi perkataan jang sia-sia, saperti adat orang kapir, karena pada sangka mareka-itoe soepaja diterima Allah sebab banjak perkataan.

Klinkert 1863: Maka kaloe kamoe sembahjang, {1Ra 18:28; Yes 1:15} djangan pake banjak perkataan jang tidak bergoena, seperti orang kapir, karna dia-orang kira nanti diterima dari sebab banjaknja perkataan.

Melayu Baba: Dan bila minta do'a, jangan balek-balek kata itu juga, sperti adat orang bangsa-asing: kerna dia-orang sangka yang dia nanti di-dngarkan sbab banyak chakap-nya.

Ambon Draft: Dan manakala kamu ada bowat sombajang, djangan pake perkata; an banjak-ba-njak, sarupa awrang ehalajik; karana marika itu sangka jang dija awrang dapat ter-dengar awleh karana dija awrang punja perkata; an ba-njak-banjak.

Keasberry: Maka apabila kamu muminta doa, janganlah mungulang ulangi purkataan yang sia sia, sapurti orang susat, kurna pada sangka marika itu, supaya ditrima Allah subab banyak purkataan.

Leydekker Draft: Maka bilamana kamu sombahjang, djanganlah kamu meng`ulang 2 kata 2 mu dengan sija 2 seperti 'awrang CHalikhij: karana marika 'itu sangka, bahuwa 'ija 'akan deperdengarkan 'awleh kabanjakan kata 2 nja.


TB ITL: Lagipula <1161> dalam doamu itu <4336> janganlah <3361> kamu bertele-tele <945> seperti <5618> kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah <1482>. Mereka menyangka <1380> bahwa <3754> karena <1063> banyaknya kata-kata doanya <4180> <846> akan dikabulkan <1522>. [<1722>]


Jawa: Apamaneh, sajrone ndedonga, aja nganggo tembung akeh-akeh kaya adate wong kapir, awit iku padha nduweni pangira, yen marga saka akehing tembunge, pandongane bakal kabul.

Jawa 2006: Apamanèh, sajroné ndedonga, aja nganggo tembung akèh-akèh kaya adaté wong kang ora wanuh marang Allah, awit iku padha nduwèni pangira, yèn marga saka akèhing tetembungané, pandongané bakal katrimah.

Jawa 1994: Yèn kowé ndedonga, aja kedawan kaya adaté wong sing ora wanuh karo Gusti Allah. Wong mau padha ngira yèn Gusti Allah mirengaké pandongané, merga pandongané dawa.

Jawa-Suriname: “Nèk kowé ndedonga, aja dawa-dawa, kaya lumrahé wong sing ora kenal marang Gusti Allah. Wong-wong kuwi mikiré Gusti Allah ngrungokké pandongané, jalaran dawa.

Sunda: Teu kudu panjang loba ucap nu teu perlu kawas lain umat Allah. Panyanana lamun sembahyangna panjang tangtu dimakbul.

Sunda Formal: Sembahyangna henteu kudu loba catur, kawas nu maruja ka brahala. Maranehna boga sangkaan yen sakur nu panjang doana bakal dikabul ku Pangeran.

Madura: Mon ba’na adu’a, ja’ jang-lanjang akantha oreng se ta’ kennal ka Pangeran. Reng-oreng jareya nyangka mon du’ana lanjang tanto parnyo’onanna epeyarsa’agi.

Bauzi: Labi uho Ala bake tom gagodalo modem di a gi ame im vàmtea amu gago. Ba neo vi gago. A labihadamule. Dam Ala bake tu vuzehi meedaha vab dam labe iho labihadam meot. Abo ibi iho vuusdam ostam alalehena laba vou baedam di abo im bohulana vou baedam bak. Ame dam labe vedi nehi vi ozo, ‘Iho buuna tom gagodameam ibi iho vuusdam alalehena labe ba iba aim vabak. Abo bohulana tom gagodamehamdem labe iba aim bak am bak,’ lahame vi ozodam damat modem bak.

Bali: Buina pangastawan ceninge ento eda nganggon raos ane tan paguna buka kabiasaan anake ane tusing nawang Widi. Anake ento ngaden pangastawanne bakal katampi ulihan dawan pangastawanne.

Ngaju: Amon keton balakudoa, ela auh keton lula-luli sama kilau kare oloh je dia mangasene Tuhan. Ewen manyangka palakun ewen te akan ihining, awi lakudoan ewen je panjang te.

Sasak: Lamun side pade bedo'e, ndaq bẽlo-bẽlo maraq dengan saq ndẽq kenal Allah. Ie pade paran bahwe napi saq ie pade tunas nike gen tepirengang lantaran do'e ie pade saq bẽlo nike.

Bugis: Rékko massempajakko aja’ nakkolik-koling pada-pada tau dé’é naissengngi Puwangngé. Nasengngi mennang riyéngkalingai matu mennang nasaba sempajanna mennang iya malampé’éro.

Makasar: Na punna assambayangko, tea’ mako la’bu dudui bicarannu, sangkamma tau kapereka. Nasaba’ napikkiriki anjo tau kapereka angkanaya punna la’bu sambayanna, iaminjo lanitarima ri Allata’ala.

Toraja: Iammi massambayang, da mirombe-rombei tu kada susi gau’na to kapere’ belanna nasanga kumua iari naditarima pangimbona tu kamalengkoanna kadanna.

Duri: Ia ammimassambajang, danggi' midadu'-dadu' bangngi to kada mipau, susi to tau tangmatappa' lako Puang Allataala. Nasaba' nasangai kumua ia to apa napassambajangan, la natarima Puang Allataala, ke malandoi passambajangna.

Gorontalo: Ngopohiya mao leto tou timongoli modua, dila mao hepopou'ulangiya dua limongoli odelo u hepohutuwo lo ta kapiru. Harapu limongoliyo wolo dua u'ulangiya boyito u hedua limongoliyo ma tolimo limongoliyo.

Gorontalo 2006: Wonu timongoli modua̒, diila mao̒ wulita wuwuulia tilinggula diaaluo bungolio wau huudio debo odelo tau-tauwalo tadiila hitooawa to Eeya. Timongolio hipo lantobua deu̒ hihiie limongolio madungohe-Lio sababu dua̒ limongolio u hayahayaa̒ boito.

Balantak: Mbali' iya'a, kalu i kuu sambayang, alia tongko' muntundun men sian tabateanna koi lipu' men sian minginti'i Alaata'ala. Raaya'a mansarui too pa'ase'na bo loloikonon montookon sambayangna i raaya'a daa biai' taa'.

Bambam: Maka' ma'sambajangkoa', tä'koa' la susi indo to tä' ungkaleso manappa Debata si umpa'sule-sulei tula'na lambi' kalando sugali'. Nasanga hia la nahingngiam puha ia Debata sambajanna ke kalandoi tula'na.

Kaili Da'a: Pade tempo komi mosambaya ne'e mompakandate posambayamu ante mombasili-sili tesa nasimbayu ewa kabiasa ntau da'a nosinjani ante Alatala. Ira nompekiri ante mosambaya mandate posambaya ira ratarima Alatala.

Mongondow: Ná doman tua aka ikow mosambayang yo dona'aidon ḷanggo-ḷanggo'on náonda bo kabiasaan in intau inta diá nonota'au ko'i Allah. Sin sinangka monia aka sambayang bo moḷanggó yo tua in tarimaan i Tuhan.

Aralle: Noa tunne' ponna ke ma'sambayangngo, daa umpa'sule-suleii yato tula'mu ang dai kekuna, sinnoa ang si nababe tau ang dai ungnginsang Puang Alataala. Aka' sika napihki' naoatee tuhtuang kalambe'ito sambayanna, ya' tuhtuang natahimbo tunne' Puang Alataala.

Napu: Ane mekakaeko, inee nupopenggoli-nggoli nodoko tauna au bara moisa Pue Ala. Pekirinda, ane ngkalanga pololitanda, ina tepabukei pekakaenda.

Sangir: Kamageng i kamene měmpẹ̌kal᷊iomaneng, kumbahangbe ipẹ̌kakal᷊ikụ kere su manga taumata běgang Mawu. I sire mạngiral᷊ingu rorong i sire sarung daringihang, batụ u kakal᷊iomaneng i sire manandụe.

Taa: Pasi tempo komi makaikai, ne’e katele-tele masae kojo manganto’o gombo to tare batuanginya ewa naika ntau to taa mangansani i Pue Allah. Naka pei sira mangika ewa wetu apa sira mampobuuka pokai-kainya etu nadonge i mPue Allah ane marade kojo.

Rote: Metema ladenu emi hule-haladoi soona, boso makadedesik sama leo hataholi fo ta lalelak Lamatua ka fa. Nanahu hataholi matak leo sila kala, laedaenga Manetualain namanene sila huhule-haladoi manalu inan ndia,

Galela: De lo nakoso ngini nisumbayang gena, upa nia demo nisidadu-dadu, maro o nyawa ona magena o Gikimoi wipipiricayawa. Ona itemo, nakoso manga demo ikuru, de asa manga gogolo gena isiganapu.

Yali, Angguruk: Hiren sembahyang uruk lit wene enepeleg inaben uruk hag toho henele sahal-sahal uk fug. It arimanowen nit nenele anggolo ulmu Allahn hol nisamisi peruk.

Tabaru: Nako niolahidoa ge'ena ma betongo 'uwa kage'ena niogi-gilio 'isoka 'o nyawa gee ma Jo'oungu ma Dutu kowinako-nakowa. 'Ona yongose nako manga lahidoa ma betongo 'ikudai de 'ito-to'ingoka ge'ena dua ma Jo'oungu ma Dutu wadawongo.

Karo: Bage pe adi ertoto kam ola mulih-ulih bagi kalak si la nandai Tuhan. Ia erpengakap maka adi gedang pertotonna ibegiken Dibata kap.

Simalungun: Sanggah na martonggo ai ulang ma marganjang-ganjang sahapnima songon sipajuh begu-begu, na mangagan tangihonon ni Naibata sidea, halani buei ni sahap ni sidea.

Toba: Asa uju martangiang hamu, unang marnoninoni bahen hamu songon binahen ni sipelebegu; i dirimpu, tangihonon ni Debata nasida ala ni deak ni hatahatanasida.

Dairi: Mula mersodip kènè, ulang mo mergeddang-geddangen, bagè pemaing dèba siso menandai Tuhan. Idok atèna ngo idengkohken Dèbata sodipna simergeddang-geddangen idi.

Minangkabau: Jikok angku-angku badowa, janlah batele-tele, sarupo jo dowa urang nan indak tawu jo Tuhan. Urang tu manyangko dowanyo ka dipalakukan dek Tuhan, dek karano dowanyo nan panjang tu.

Nias: Na mangandrõ ami, ba bõi mi'oya'õ li si mane nilau niha si lõ aboto ba dõdõ Lowalangi. Lawalinga Ifondrondrongo Lowalangi wangandrõ sanau andrõ.

Mentawai: Ké maniddou kam, kila maole kuanenmui, kelé sipuarat sabulungan. Ka bagadda poí ka sia, kalulut nantat paniddogat lé, iaarepi sia Taikamanua.

Lampung: Kik keti bedua, dang hak betele-tele sebagai jelma-jelma sai mak mengenal Tuhan. Tian nyangko bahwa kiluan tian haga didengi mani dua tian sai kejung udi.

Aceh: Meunyoe gata meudoá, bék kheueh meutelée-telée lagée ureuëng nyang hana jituri Tuhan. Awaknyan jipike peue nyang jilakée nyan geuteurimong lé Tuhan sabab doá awaknyan nyang panyang nyan.

Mamasa: Ianna ma'sambayangkoa', tae'koa' la susi to tangngummissanan Dewata umpa'sule-sulei tula'na. Annu nasanga la naperangngii Dewata ke kalandoi sambayangna.

Berik: Aamei sembayanga jam igama gwebanaram, aamei aarememfener ijama nasoweyan, angtane Uwa Sanbagiri jam tebayana jei galserem. Jei enggam ge gubili jelem inibe, 'Afa ai abakfer asa nasowena, Uwa Sanbagiri Jei as gase sarbabili.'

Manggarai: Nenggitu kolé oné ngajim, ketu kaut, néka ndar kéta ného ngaji data siot toé pecing Mori Keraéng. Nuk disé le do go’étn oné ngaji tara sendod.

Sabu: Kinga hebhajha mu, bhole ddhei ta pekehero-rai mii do tao ri ddau-ddau do dho tade Muri. Ne peere ri ro, do ta hammi ke ne liami ro, rowi do merai ke ne lihebhajha ro.

Kupang: Kalo bosong sambayang, na, jang omong bataputar pi-datang. Te orang yang sonde kanál sang Tuhan Allah ju bisa sambayang bagitu. Dong pikir kata, Tuhan Allah suka dengar dong pung sambayang yang panjang lalolak tu.

Abun: Nin do ki suk su Yefun yo, nin ki sukdu mwa daret nde saga ye gato jam nde Yefun ne. Yé ne nut do, suk gato án ndek mo Yefun, bere Yefun syo nai án mo gato án ki sukdu syu ne re.

Meyah: Noba gij mona ongga iwa yum iteij gu Allah, beda inagot mar rot dektek noba ongga erek efen ofou rourou ojgomuja tein guru. Jeska rusnok ongga rinejginaga rot Allah guru bera rutunggom mar erek koma gij mona ongga rua rugif gu rerin mar ongga oska ojgomu. Rua rusujohu rot oida mar insa koma ongga rua rugif gu bera emeg ruga, jeska rua rum riteij erek dektek ojgomuja, tina guru.

Uma: "Ane mosampaya, neo' ntora rahuu–hulii' hante uma ria pekiri, hewa tauna to uma mpo'incai Alata'ala. Ra'uli'-rana, ane moloe pololita-ra, madupa' mpai' posampaya-ra.

Yawa: Arono wasambayambe wapo raura seo Amisye ai, syare vemo wapo ayao ama ine meweno raije raura kewabe tutir inya, maisyare vatano wantatukambe Amisyo tugae ai wo rave ramaisy inya. Ubekera ware usambayambe tai mai da nggwaravain dave wirati Amisye po raraniv.


NETBible: When you pray, do not babble repetitiously like the Gentiles, because they think that by their many words they will be heard.

NASB: "And when you are praying, do not use meaningless repetition as the Gentiles do, for they suppose that they will be heard for their many words.

HCSB: When you pray, don't babble like the idolaters, since they imagine they'll be heard for their many words.

LEB: But [when you] pray, do not babble repetitiously like the pagans, for they think that because of their many words they will be heard.

NIV: And when you pray, do not keep on babbling like pagans, for they think they will be heard because of their many words.

ESV: "And when you pray, do not heap up empty phrases as the Gentiles do, for they think that they will be heard for their many words.

NRSV: "When you are praying, do not heap up empty phrases as the Gentiles do; for they think that they will be heard because of their many words.

REB: “In your prayers do not go babbling on like the heathen, who imagine that the more they say the more likely they are to be heard.

NKJV: "And when you pray, do not use vain repetitions as the heathen do . For they think that they will be heard for their many words.

KJV: But when ye pray, use not vain repetitions, as the heathen [do]: for they think that they shall be heard for their much speaking.

AMP: And when you pray, do not heap up phrases (multiply words, repeating the same ones over and over) as the Gentiles do, for they think they will be heard for their much speaking. [I Kings 18:25-29.]

NLT: "When you pray, don’t babble on and on as people of other religions do. They think their prayers are answered only by repeating their words again and again.

GNB: “When you pray, do not use a lot of meaningless words, as the pagans do, who think that their gods will hear them because their prayers are long.

ERV: “And when you pray, don’t be like the people who don’t know God. They say the same things again and again. They think that if they say it enough, their god will hear them.

EVD: “And when you pray, don’t be like those people that don’t know God. They continue saying things that mean nothing. Don’t pray like that. They think that God will hear them because of the many things they say.

BBE: And in your prayer do not make use of the same words again and again, as the Gentiles do: for they have the idea that God will give attention to them because of the number of their words.

MSG: "The world is full of so-called prayer warriors who are prayer-ignorant. They're full of formulas and programs and advice, peddling techniques for getting what you want from God.

Phillips NT: And when you pray don't rattle off long prayers like the pagans who think they will be heard because they use so many words.

DEIBLER: When you pray, do not repeat words many times as the people who do not know God do when they pray. They repeat meaningless words because they think that if they use many words, their gods will listen to them and give them what they ask for.

GULLAH: “Wen ya da pray, ya mus dohn go on an on wid sommuch taak wa ain mean nottin, same like dem wa ain bleebe pon God da do. Dey tink dat wen dey da pray, God gwine yeh um cause dey da pray so long.

CEV: When you pray, don't talk on and on as people do who don't know God. They think God likes to hear long prayers.

CEVUK: When you pray, don't talk on and on as people do who don't know God. They think God likes to hear long prayers.

GWV: "When you pray, don’t ramble like heathens who think they’ll be heard if they talk a lot.


NET [draft] ITL: When <4336> you pray <4336>, do <945> not <3361> babble repetitiously <945> like <5618> the Gentiles <1482>, because <1063> they think <1380> that <3754> by their <846> many words <4180> they will be heard <1522>.


  Share Facebook  |  Share Twitter

Studi lengkap, lihat: Alkitab SABDA.

 <<  Matius 6 : 7 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2018
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran