Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [TB]     [PL]  [PB] 
 <<  Roma 3 : 25 >> 

TB: Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.


AYT: yang telah Allah nyatakan secara terbuka sebagai jalan pendamaian dalam darah-Nya melalui iman. Hal ini menunjukkan keadilan-Nya, karena dalam kesabaran-Nya, Allah telah membiarkan dosa-dosa yang dahulu terjadi.

TL: yang di hadapan Allah menjadi pendamai dengan jalan iman kepada darah-Nya, akan menunjukkan kebenaran-Nya, sebab dibiarkan-Nya segala dosa yang terdahulu di dalam masa panjang sabar Allah,

MILT: yang telah Allah (Elohim - 2316) rencanakan sebagai pendamaian melalui iman dalam darah-Nya, sebagai bukti kebenaran-Nya, sehubungan dengan berlalunya dosa-dosa, yang telah terjadi sebelumnya, dalam kelapangan hati -Nya (Elohim - 2316),

Shellabear 2010: Allah telah menjadikan Isa Al Masih sebagai kurban pendamaian melalui iman di dalam darah-Nya. Hal itu adalah untuk menyatakan keadilan-Nya. Sebab di dalam kesabaran-Nya, Ia telah membiarkan dosa-dosa yang terjadi dahulu kala.

KS (Revisi Shellabear 2011): Allah telah menjadikan Isa Al Masih sebagai kurban pendamaian melalui iman di dalam darah-Nya. Hal itu adalah untuk menyatakan keadilan-Nya. Sebab di dalam kesabaran-Nya, Ia telah membiarkan dosa-dosa yang terjadi dahulu kala.

Shellabear 2000: Karena Allah telah menjadikan Isa Al Masih sebagai kurban pendamaian di dalam darah-Nya melalui iman. Hal itu adalah untuk menyatakan keadilan-Nya. Sebab di dalam kesabaran-Nya, Ia telah membiarkan dosa-dosa yang terjadi dahulu kala.

KSZI: Allah menjadikan Isa al-Masih korban pendamaian supaya dengan kematian Isa, dosa orang yang beriman kepada-Nya diampunkan. Allah berbuat demikian untuk memperlihatkan keadilan-Nya kerana pada masa silam, Allah bersabar terhadap dosa manusia dan tidak menghukum mereka.

KSKK: Sebab Allah telah menentukan Dia menjadi kurban, dan darah-Nya telah memperoleh pengampunan bagi kita melalui iman. Demikianlah Allah menunjukkan bagaimana Ia membenarkan kita. Sudah diampuni dosa-dosa masa lampau

WBTC Draft: Allah telah memberikan Yesus sebagai jalan untuk mengampuni dosa manusia melalui iman. Allah mengampuni orang melalui kematian Yesus. Allah telah memberikan Yesus untuk menunjukkan bahwa Ia selalu melakukan yang benar dan patut. Di masa lalu Allah tetap sabar dan tidak membinasakan manusia karena dosa-dosanya.

VMD: Allah telah memberikan Yesus sebagai jalan untuk mengampuni dosa manusia melalui iman. Allah mengampuni orang melalui kematian Yesus. Allah telah memberikan Yesus untuk menunjukkan bahwa Ia selalu melakukan yang benar dan patut. Di masa lalu Allah tetap sabar dan tidak membinasakan manusia karena dosa-dosanya.

TSI: Allah sudah mengutus Yesus untuk membuka jalan itu, supaya setiap orang yang percaya penuh kepada Yesus dosanya diampuni dan Allah tidak marah lagi kepadanya. Pengampunan itu berdasarkan darah Yesus waktu Dia mati untuk kita. Dengan demikian Allah menunjukkan bahwa Dia selalu melakukan yang benar dan adil. Di masa lalu Allah tetap sabar dan tidak membinasakan manusia karena dosa-dosa mereka.

BIS: Allah mengurbankan Kristus Yesus supaya dengan kematian-Nya itu manusia dinyatakan bebas dari kesalahan kalau mereka percaya kepada-Nya. Allah berbuat begitu untuk menunjukkan keadilan-Nya. Sebab pada masa yang lampau Allah sudah berlaku sabar terhadap dosa-dosa manusia, sehingga Ia tidak menghukum mereka.

TMV: Allah mempersembahkan Yesus Kristus sebagai korban supaya dengan kematian Yesus, dosa orang diampunkan apabila mereka percaya kepada-Nya. Allah berbuat demikian untuk menunjukkan keadilan-Nya. Pada masa lampau, Allah bersabar terhadap dosa manusia, sehingga tidak menghukum orang.

BSD: Allah memberikan Yesus Kristus sebagai kurban supaya dengan kematian Yesus, Allah bisa mengampuni manusia, asal mereka percaya kepada Yesus. Allah berbuat begitu untuk menunjukkan bahwa Ia adil. Pada zaman dahulu, Allah sabar dan membiarkan saja manusia berdosa tanpa menghukumnya.

FAYH: Sebab Allah mengutus Kristus Yesus untuk menanggung hukuman atas dosa kita dan mengakhiri murka Allah terhadap kita. Darah Kristus dan iman kita dipakai-Nya sebagai jalan untuk membebaskan kita dari murka-Nya. Dengan jalan ini Ia bertindak adil sekali. Ia tidak menghukum mereka yang berdosa pada masa-masa yang lalu, sebab Ia menantikan saatnya Kristus akan datang dan menghapuskan dosa mereka.

ENDE: jang ditentukan Allah mendjadi tempat perdamaian dalam darahNja, bagi segala orang jang pertjaja: untuk menundjukkan kebenaranNja dalam membiarkan pelanggaran-pelanggaran dizaman silam,

Shellabear 1912: yang dihadapan Allah akan menjadi kurban pendamaian oleh iman dari sebab darahnya, hendak dinyatakannya kebenarannya, sebab oleh sabarnya Allah sudah mengampuni dosa orang yang terdahulu itu;

Klinkert 1879: Jang telah dihadapkan Allah akan grapirat olih pertjaja akan darahnja, soepaja dinjatakannja adalatnja, sebab dilaloeinja segala dosa, jang diboewat dehoeloe pada masa pandjang sabar Allah;

Klinkert 1863: {2Ko 5:19; Kol 1:20; Ibr 4:16; 1Yo 4:10} Jang soedah ditantoeken Allah akan mendjadi {Kel 25:17} korban, dengan berkat pertjaja sama darahnja, sopaja dia njataken kabenerannja dengan mengampoeni dosa, jang doeloe soedah diboewat, tatkala disabarken Allah sama dia;

Melayu Baba: yang Allah sudah mnghadapkan jadi satu korban-perdamaian oleh perchaya deri sbab darah-nya, mau nyatakan kbnaran-nya, sbab oleh sabar-nya Allah sudah langkahkan dosa-dosa yang orang dhulu buat;

Ambon Draft: Jang Allah sudah meng-hadapkan akan satu pohon ka-amponan, awleh pertjaja; an di dalam darahnja, akan kanja-ta; an adaletnja, manakala Ija mengamponi dawsa-dawsa itu, jang telah deperbowat deri di-hulu kala, antara waktu tsa-bar Allah;

Keasberry: Yang tulah dituntukan Allah akan munjadi korban dungan burkat iman akan darahnya, supaya dinyatakannya kabunarannya itu dungan mungampuni dosa yang tulah lalu, dungan burkat yang disabarkan Allah;

Leydekker Draft: Jang telah dehadapkan 'Allah mendjadi ghafirat 'awleh 'iman pada darahnja, 'akan penondjokan xadaletnja 'awleh xafuw dawsa 2, jang dihulu kala telah deperbowat pada masa tsabar 'Allah.


TB ITL: Kristus Yesus telah ditentukan <4388> Allah <2316> menjadi jalan pendamaian <2435> karena <1223> iman <4102>, dalam <1722> darah-Nya <129>. Hal ini dibuat-Nya untuk <1519> menunjukkan <1732> keadilan-Nya <1343> <846>, karena <1223> Ia telah membiarkan <3929> dosa-dosa <265> yang telah terjadi dahulu <4266> pada masa kesabaran-Nya. [<3739> <846>]


Jawa: Panjenengane wus dipesthekake dening Gusti Allah dadi srananing karukunan, awit saka pracaya marang rahe. Bab iki katindakake kagem ngatingalake kaadilane, sabab Panjenengane wus ngendelake dosa-dosa kang wus kapungkur ing wektu kasabarane Gusti Allah.

Jawa 2006: Panjenengané wus katetepaké déning Allah dadi sarananing karukunan, awit saka pangandel marang rahé. Bab iki katindakaké kagem ngatingalaké kaadilané, sabab Panjenengané wus ngèndelaké dosa-dosa kang wus kapungkur ing wektu kasabarané Allah.

Jawa 1994: Sédané Gusti Yésus kuwi kaagem déning Gusti Allah dadi srana enggoné manungsa kaapura dosané, yakuwi samangsa wong mau precaya marang Panjenengané. Enggoné Gusti Allah nindakaké mengkono mau kanggo nélakaké kaadilané. Ing jaman-jaman sing wis kepungkur, Gusti Allah sajroning kesabarané, ora maèlu marang dosa-dosané manungsa.

Jawa-Suriname: Nanging Gusti Allah wis ngongkon Gusti Yésus Kristus nglakoni pati, nyangga setrapané manungsa, supaya manungsa bisa diluwari sangka nesuné Gusti Allah lan bisa nampa pangapura sangka Gusti Allah. Getihé Gusti Yésus Kristus tumètès dongé Dèkné mati lan sapa sing pretyaya nèk getih tumètès kuwi kanggo nglabuhi manungsa, wong kuwi mesti bakal nampa pangapura lan bisa nitèni nèk Gusti Allah nindakké sing bener. Awit ing jaman sing wis kliwat Gusti Allah ora nyetrap manungsa, jalaran Dèkné kepéngin ngétokké kesabarané.

Sunda: Yesus ku Allah didamel kurban, supaya ku karana pupus-Na, manusa bisa dinyatakeun bebas tina dosa jeung dihampura, asal percaya ka Anjeunna. Ku jalan kieu Allah teh kersa-Na rek mintonkeun sipat adil-Na. Di jaman-jaman anu geus kaliwat, dosa manusa teh ku Allah disabaran bae henteu dihukum.

Sunda Formal: Anjeunna ku Allah diserenkeun sina pupus disalib, pikeun jadi marga lantaran panghampura dosa umat anu percaya. Ieu teh ngabuktikeun Allah saestu, dugi ka kersa mupus dosa anu geus sakitu lilana ku Anjeunna disabaran.

Madura: Allah ngorbannagi Isa Almasih sopaja kalaban sedana gapaneka manossa enyata’agi bebas dhari kasala’anna manabi parcaja ka Salerana. Allah alampa’agi sapaneka kaangguy noduwagi kaadilanna. Sabab e jaman se kapongkor Allah ampon sabbar ngadhebbi sa-dusana manossa, kantos manossa gapaneka ta’ eokom sareng Salerana.

Bauzi: Neham bak. Amu Yesusat eloho vab di iube damat lab faina meedam bak lam Alat di labe ame dam lam beodaha vabak. Am gi laha vou faodam Alat modem labe gi teohet aalahigeàmoho bak. Labiham labe damat ozo, “Alat ame dam lam beodào? Beodam vabao?” laham bak biem labe vedi, “Ahole modem vab Alat modem bak,” lahame git ozodam bak. Lahana Am abo ahole modem Alat modem bak lam tombalelo Aho ahit nehaha bak. Iho dam bakda faina meedàmu, “Alat iba faki beom bak lam fa gohali ot vai eloi vasea veàtoi neàdese,” lahame Alat Am Adat Yesus lam iba dam bakdate olu damat oteme Am vasea veàtoho bak. Labihàmu iho ame Da Yesus bake tu vuzehi meedameam làhà Alat iba ozahigeàmu vei neàdem bak am bak. Labi etei di nibe damat Yesus bake tu vuzehi meedàmu Alat ozahigeàmu vei neàdi ame dam laba neha, “Um im vamdesu meedam damat modem bak,” lahame ozahit deeli gagu vadam bak lam Am ba git modem vaba gi ahole meedam Alat modem bak. Ame bak lam tombalelo Yesus iba ahit olu ot vai Am eloi vasea veàtoho bak.

Bali: Ida Sang Hyang Widi Wasa sampun nyerahang Ida Sang Kristus Yesus, mangda malantaran sedan Idane, Ida dados jalaran dosan manusane kampurayang, malantaran ipun pracaya ring Ida. Ida Sang Hyang Widi Wasa nyerahang Ida Sang Kristus, buat nyinahang kadilan Idane. Sane nguni, Ida Sang Hyang Widi Wasa sampun sabar tur manggayang dosan manusane.

Ngaju: Hatalla mangorban Kristus Yesus uka awi pampatei Aie te olon insanan liwus bara kasalan amon ewen percaya Dengae. Hatalla mawie kalote uka mamparahan kaadilan Ayue. Basa hong wayah je jari halau Hatalla jari mawi Arepe sabar dengan kare dosan olon, sampai Ie jaton mahukum ewen.

Sasak: Allah ngurbanang Deside Isa Almasih, adẽq Allah ngalihang murke-Ne lẽman manusie, dait Deside Isa nanggung hukuman dose-dose manusie. Manusie tejariang kenaq lẽq arepan Allah lamun ie percaye bahwe Deside Isa Almasih numpahang daraq-Ne dait ngurbanang idup-Ne umaq manusie. Allah piaq maraq nike jari nyatayang keadilan-Ne. Sẽngaq lẽq waktu saq laẽq Allah sampun sabar tipaq selapuq dose manusie, sehingge Allah nẽnten hukum ie pade.

Bugis: Allataala makkarobangengngi Yésus Kristus kuwammengngi na amatén-Naro ripannessai tolinoé leppe’i polé ri asalangngé rékko mateppe’i mennang ri Aléna. Napogau’i Allataala makkuwaéro untu’ mappaitangngi adéléken-Na. Saba’ ri wettu labe’é sabbara’i Allataala lao ri dosa-dosana tolinoé, angkanna dé’ nahukkungngi mennang.

Makasar: Nakoro’bangkangi Allata’ala anjo Isa Almasi; sollanna, lanri kamateanNa anjo Isa Almasi, nilappassammi rupataua battu ri dosa-dosana, punna tappa’ja ke’nanga mae ri Isa Almasi. Nagaukammi Allata’ala kammaya anjo, lanri eroki Napappicinikang kaadelanNa. Nasaba’ ri wattu allaloa, Nasa’barrammi Allata’ala dosa-dosana rupataua, sa’genna tena naNahukkungi ke’nanga.

Toraja: Tu Napatingo Puang Matua mendadi pemala’ kasikaeloan diona raraNa, tete dio kapatonganan anNa papayanni tu kamalamburanNa belanna tae’ Naukungi tu mintu’na kasalan tonna dolona tonna pama’tanampi penaa Puang Matua,

Duri: Mangkami napangkaroban Puang Allataala to Puang Isa Almaseh nalolong rara-Na, dikua anna ia to tomatappa' wa'ding dila'bak jio mai kuasa dosa. Iamo joo nanii Puang Allataala mpangpekitanni to kamarurusan-Na, nasaba' ia tonna jolona te'da nadipabalahhi dosana to tolino.

Gorontalo: Lonto u mulo-mulolo lomayi Allahuta'ala ma lopotatapu mayi li Isa Almasih lowali kurubani podameliyo manusiya wo-Liyo moli opopate le Almasih wawu moli imani lo manusiya ode ole Almasih boyito. Nga'amila dusa u ma lohihewo hehiluliya mao lo Allahuta'ala wolo usabari wawu ma yilulu-Tiyo mao moli kurubani boyito. Wolo uodito, dema to jamani boti ma lopatato deu Allahuta'ala otutu adili wawu Tiyo ma mopobanari mao lo ta paracaya ode oli Isa Almasih.

Gorontalo 2006: Allahu Taa̒ala lopobake mai li Isa Almasi alihu wolo opopate-Lio boito manusia poi̒laalolo molopato monto totala wonu timongolio palacaya o-Lio. Allahu Taa̒ala lohutu odito u mopo bilohei o adili-Lio. Sababu tou̒ yilalu mola masilabalia lo Allahu Taa̒ala duduu-sawaalo manusia, tilinggula Tio diila lohukuumani mai olimongolio.

Balantak: Alaata'ala ninsidakon i Kristus Yesus bookoi kurbaan. Kalu mian parasaya ni Yesus mbaka' noana Alaata'ala ma'amat soosoodo gause rara' ni Yesus na kolapusan-Na. Alaata'ala nangawawau koiya'a kada' mimpipiile'kon se' i Ia mingilimang men kana', gause Ia sian nungukum mian men dosaon mbaripian, na tempo men Ia dauga' moko pera.

Bambam: Puang Allataala umpebeem Kristus Yesus dipatei anna dipatitollo hahana anna mala umpembala' dosana ma'hupatau, nasuhum tä'ungki' pole' la nahua aha'na Puang Allataala ke matappa'ungkia' lako Kristus. Ma'pogau' susi Puang Allataala anna mala tandaam diua umpalako undu' lollä. Aka indo anna tä'pi mate Kristus, tä'pi umpahuai aha' hupatau tanda kasa'bahasanna.

Kaili Da'a: Yesus Kristus nipakatantu Alatala mamate majadi posompo silaka tau-tau to nomparasaya I'a. Etu nikawia Alatala ala mompopokita kanoana. Sabana tempo nggaolu I'a nosabara nanggita manusia nowia silaka sampe ira da'a nisukuna.

Mongondow: Ki Allah ain nopokurban ko'i Yesus Kristus simbaí takin natua mo'inyatadon kon intau pinilatandon nongkon bayongan taḷaí monia aka mosia mopirisaya ko'i Yesus. Tua im pinomia i Allah sim mopo'ontong ing koaídilan-Nya. Sin tungkuḷ intua nosabardon in Sia kom bayongan dosa in intau, sahingga diaí ihukum-Nya im mosia.

Aralle: Situhu' pahtuyunna Puang Alataala, nasuhung umpebeaing Puang Yesus dipatei anna titollo hahana anna malai untangkung dosanna hupatau, lambi' la diampungngi dosanta ke mampetahpa'ingke pano. Naonge dake' aha ungngolai kamateang Puang Yesus, sa'bara'ke' Puang Alataala didiona dosanna hupatau lambi' dake' sika natahungkung. Napanoa inde Puang Alataala anna malai tandaang dai manse'la-se'laang.

Napu: Moula hawana Pue Ala, Yesu rapapate hai waheNa tebumbuha. Iti nababehi Pue Ala, bona Yesu rahuku mohalea dosa manusia, bona teampungi dosanta ane mepoinalaike Iria. Hangko damani Yesu mate, Pue Ala bara mohuku dosa manusia. Anti kasabaraNa, Napogiangaa pea dosa manusia i tempo iti.

Sangir: Duata e nanarakang i Kristus Yesus tadeạu ual᷊ingken papaten'E ute taumata e nipakal᷊iwirẹ̌ bọu pẹ̌sasal᷊a kereu i sire mangimang si Sie. Mawu Ruata e mẹ̌kẹ̌koạ kerene tadeạu mapatodẹu kaadil'E. Watụ u tempo nal᷊iu, Mawu Ruata seng nẹ̌těngkasabarẹ̌ su kal᷊awọu manga rosan taumata, hakịu i Sie tawe něhukung i sire.

Taa: I Pue Allah semo to mampampueka i Yesu, wali i Yesu mate yau mawali pampue to mampakasanang i Pue Allah. Wali tempo i Yesu mate yau mangkapateka kita etu, tempo etu masuwu raaNya. Wali saba yako raaNya etu see naka kita tamo danakitanaka i mPue Allah dosanta ane kita mansarumaka raa i Yesu etu. Wali yako ri palaong to etu i Pue Allah mampaponsanika kita Ia sangkani mangika anu to masipato raika, etu semo Ia sangkani mangahuku dosa ntau. Naka pei Ia mampaponsanika kita ewa wetu apa rataka tempo etu Ia tawa mangahuku dosa ntau to tempo owi apa Ia bae sabaraNya.

Rote: Manetualain feheni Kristus Yesus, fo ela no mamaten ndia, hataholi daebafa ka nanafa'dak natapo'i neme sala-singo ka mai, metema lamahele neun. Manetualain tao leondiak soaneu natu'du ndoo matetu na. Nana nai tepo lele makahulu na, Manetualain ta haelai namanasa hataholi daebafa ka sala-singo nala fa, de nalosa Ana ta huku fas.

Galela: Una magegena o Gikimoi asa wisulo la wosone de Awi au ikopola, ma ngale ngone nanga dorou aku yapiki. Nakoso o Jou Yesus nanga dagali powipiricaya, de o Gikimoi aku ngone wonasiapongu. Komagena Una waaka la ma ngale ngone wonasikelelo igogou Una womanara itiai, ma orasi iqomaka ma Kristus wahino wosone waasi, de o Gikimoi wosabari so ma ngale o nyawa manga dorou gena wafanggali waasi.

Yali, Angguruk: Yesus fam tem toho wenggel haruk inap arimano Yesus amep fam Allah men mangno amuhup ulug Allahn At unduhuk fibag. Allah indi pikit teg lit aben siyag-siyag ane indam turuk latfag ane Aren imbisibahon arimano ketiya Nambolma embesemin ulug Yesus unduhuk fibag.

Tabaru: Ma Jo'oungu ma Dutu wisisarakani ma Kristus Yesus wosongene, la de ge'ena 'isidumutu 'ato 'o nyawa ma so-sowono watuusokau nako la yongaku 'unaka. Ma Jo'oungu ma Dutu koge'ena wodiai, ma ngale wosidumutu 'awi loa. Sababu ma 'orasi 'ipasa-pasa 'una wosabariokau ngaro 'o nyawa yosowonokau ma, so kowakihukumuwa.

Karo: Dibata nggo netapken Ia jadi sada persembahen gelah arah Ia engkorbanken DiriNa seh mate, kerina dosa-dosa manusia isasapken dingen pernembeh ate Dibata ipepalem, adi tek ia man Jesus Kristus. Arah si enda icidahken Dibata maka Ia bujur kap. Nai nari isinikken Dibata saja kerna dosa-dosa manusia,

Simalungun: Ia do ipajongjong Naibata gabe hitei pardearan marhitei haporsayaon bani daroh-Ni ai, laho patalar hapintoron-Ni, halani domma isalpuhon dousa sapari ibagas sabar ni uhur-Ni,

Toba: Ibana do dipadiri Debata bahen habangsa parasian marhite sian haporseaon di mudarna i, asa dipapatar Debata disi hatigoranna, ala naung dibolus matana angka dosa najolo marhite lambas ni rohana.

Dairi: Iberrèken Dèbata ngo Jesus Kristus mi kemmatèen, asa merkitè kemmatèenNa i maluah karina jelma sipercaya baNa. Ibaing Dèbata pè bagidi, lako mennuduhken kebennarenNa ngo, ai sobar Dèbata i sienggona i nai mengidah dosa jelma i, oda pella Ihukum tikala i.

Minangkabau: Allah mangarobankan Isa Almasih, supayo jo kamatian-Nyo tu, manusia dinyatokan lapeh dari doso, jikok manusia tu layi ba iman kapado Baliau. Allah mampabuwek nan bakcando itu untuak manyatokan ka adielan-Nyo. Dek karano dimaso sa isuak, Allah lah saba taradok doso-doso umaik manusia, sainggo Allah indak ma ukunnyo.

Nias: Lowalangi zolulu Yesu Keriso andrõ tobali hõli ena'õ ba wa'amate-Nia te'efa'õ niha moroi ba zala na mamati ira khõ-Nia. Ilau da'õ Lowalangi ba wangoroma fa'atulõ-Nia. Bõrõ me no Ibologõ dõdõ-Nia Lowalangi ba zi no numalõ ba horõ niha, irege lõ nihuku-Nia ya'ira.

Mentawai: Ibuluaké Jesus Kristus, Taikamanua, bulé kamamateinia néné, kolou tetebuina sia Taikamanua ka jodda, ké matonem baí bagadda ka tubunia. Aigalaiaké geti kelé néné Taikamanua, bulé imatoilá ka sita roipot bagania. Aipoí baranangan ka siburú peilé, aipaom'an bagania Taikamanua ka jodda sirimanua, iaté lulunia tá aiukum'aké sia.

Lampung: Allah ngurbanko Isa Almasih in jama kematian-Ni ano manusia dinyatako bebas jak kesalahan kik tian percaya jama Ia. Allah bebuat injuk reno untuk nunjukko keadilan-Ni. Mani pada waktu sai tumbai Allah radu belaku sabar tehadap dusa-dusa manusia, sehingga Ia mak ngehukum tian.

Aceh: Allah geukeureubeuen Isa mangat jeuet ngon maté Gobnyan manusia kateupeubeubaih nibak salah meunyoe awaknyan meuiman ubak Gobnyan. Allah geupeuget meunan sibagoe geutunyok bahwa Gobnyan ade. Sabab yoh watée ilée Allah ka geupeuteun saba ateueh desya-desya manusia, sampoe Gobnyan hana geuhuköm awaknyan.

Mamasa: Kristus Yesusmo napatantu Puang Allata'alla dipatei anna to'do rarana la ussulang ma'rupa tau ummolai kapangngoreanan napolalan soa ara'na Puang Allata'alla. Iate nangei umpateenni Puang Allata'allae annu la naola umpakawanan kamaloloanna annu masae allomi naola sa'bara' ummita kasalaanna ma'rupa tau anna tae' napalambi'i perambinna.

Berik: Uwa Sanbagiri Jei Yesus mes baftannunt enggalfe, Jei etam-etama kapka nemna gam wirtabaipmif. Angtane Yesus aa jei ne tebanaram, jemna etam-etama kapkaiserem mes wirtabaipmini aawisi Yesusmanaiserem jeme. Uwa Sanbagiri Jei Yesus mes baftannunt enggalfe, Jei angtanef gam gwerauwulmif enggame Uwa Sanbagiri Jei bunarsusferam eyebili. Gwanan jes galapserem Yesus nalefe Jam teryen ti salibibe, Uwa Sanbagiri angtanefe mes gwerauwulmil enggame Jei bunarsusfeneram eyebili: Angtane safe etam-etama kapka jei mes ne eyebili, jengga Uwa Sanbagiri Jei jafner fina, Jei angtane jeiserem jam tamtamtababiyen.

Manggarai: Hi Kristus Yésus poli petokn le Mori Keraéng lut singsara Diha, kudut ciri salang hambor latang te sanggéd ata imbi oné Hia. Ho’o pandé le Mori Keraéng kudut toto agil’N, ai Hia poli ampong kaut ndékok situt poli jarid médé du lari ngénggan nai Diha.

Sabu: Alle ke pejhole Kristus Yesus ri Deo ta jadhi ki'i para manu hiba, mita ie ke ri lua made No ne, ta peteleo ke pa ddau raiwawa ta do alle ke ro pepeballa kattu ngati hala nga ludu ro, kinga parahajha ro pa No. Hakku tao ri Deo mina harre tu ta pedhelo ke ta do adho No do i'a bibhi hebhakka. Rowi pa awe do ludu alla ke ri Deo pepeawi ne lubhu harro nga menyilu ro, hakku wolo dho ke ro ri Deo.

Kupang: Tuhan Allah su kasi tunju sang Yesus ko jadi korban tutu malu yang hapus buang kotong pung sala-sala dong. Ma kotong musti parcaya sang Dia bilang, Dia tarima ame kotong pung hukuman. Jadi Dia kasi tumpa Dia pung dara, deng mati ganti sang kotong. Deng bagitu, Tuhan Allah kasi tunju bilang, apa yang Dia putus ame tu, batúl. Dolu, Dia talalu sabar, ais Dia pili ko lupa buang sala-sala yang orang bekin dolu. Ma kalo Dia sonde hukum orang yang sala, Dia sonde adil. Jadi Dia buka jalan ko biar Yesus Kristus bisa pikol ame kotong orang sala pung hukuman. Sakarang, Dia kasi tunju sang samua orang bilang, Dia bekin yang bae tarús. Ais samua orang sala, yang parcaya sang Yesus, Dia putus ko cap sang dong ke orang hati lurus.

Abun: Yefun Allah bi Yesus Kristus ma kwop, An dé sye wa men, An dé sye win men mo sukibit gato men ben ne. Sane men yé gato onyar kem mo suk gato Kristus ben ne bere Yefun Allah iwa nai men sok mo An bi rus-i it. Yefun Allah fro os gare wa kadum do, Yefun Allah ben An bi suk-i ne ri-roi su men sor, we sugato nyim tuya Kristus ma nde tó, yetu da ben sukibit mwa, sarewo Yefun Allah yo maskwa án mo nde tó, Yefun misyar yei.

Meyah: Allah oncunc Ofa erek osnok egens ongga emagos nou rusnok nomnaga rerin mar ongga oska. Noba mimif misma mudou ongga ebsi komowa oisouska mudou ongga ororu rot tenten oida Yesus ogufu eya jeska efaga tumu mega salib nou mimif fob. Noba Allah ontunggom mar insa koma jeskaseda orocunc rot oida Ofa bera eita mar ongga tenten rot rusnok nomnaga. Jeska gij mona ongga dektek fob bera Ofa oin keingg odou efesi noba onofra mar okum keingg rusnok rot rerin mar ongga oska enesi.

Uma: Ntuku' hawa' Alata'ala, Yesus rapatehi pai' raa'-na rabowo. Alata'ala mpobabehi hewa toe, bona Yesus rahuku' mpohompo' jeko' manusia', bona na'ampungi jeko'-ta ane mepangala'-ta hi Yesus. Kako'ia-na Yesus mate, Alata'ala uma mpohuku' jeko' manusia'. Napelele' ulu jeko' manusia', apa' ngkai posabara-na. Aga ane uma oa'-i mpohuku' jeko', uma-i monoa'. Jadi', hante kamate-na Yesus, Alata'ala mpopohiloi mpu'u-mi kamonoa'-na.

Yawa: Amisye po Kristus atutir de kakai indamu Po vatane awa ayao kakaije ama mangke ranawan, Apa mavu nsororop indamu Po awa ayao kakai rapaya mai arono wanave Ai, wirati Po maugav wakare Amisye ai. Maisyare wemaisy, wandaen Amisye pamo mamaisy muno Po ayao mamaisye obo rapatimu. Weye arono wusyinoe vatane wo ayao kakai rave, weamo Amisye pavave po mangke raugaje mai jewen, yara atawandi mai.


NETBible: God publicly displayed him at his death as the mercy seat accessible through faith. This was to demonstrate his righteousness, because God in his forbearance had passed over the sins previously committed.

NASB: whom God displayed publicly as a propitiation in His blood through faith. This was to demonstrate His righteousness, because in the forbearance of God He passed over the sins previously committed;

HCSB: God presented Him as a propitiation through faith in His blood, to demonstrate His righteousness, because in His restraint God passed over the sins previously committed.

LEB: whom God made publicly available as the mercy seat through faith in his blood, for a demonstration of his righteousness, because of the passing over of previously committed sins,

NIV: God presented him as a sacrifice of atonement, through faith in his blood. He did this to demonstrate his justice, because in his forbearance he had left the sins committed beforehand unpunished—

ESV: whom God put forward as a propitiation by his blood, to be received by faith. This was to show God's righteousness, because in his divine forbearance he had passed over former sins.

NRSV: whom God put forward as a sacrifice of atonement by his blood, effective through faith. He did this to show his righteousness, because in his divine forbearance he had passed over the sins previously committed;

REB: For God designed him to be the means of expiating sin by his death, effective through faith. God meant by this to demonstrate his justice, because in his forbearance he had overlooked the sins of the past --

NKJV: whom God set forth as a propitiation by His blood, through faith, to demonstrate His righteousness, because in His forbearance God had passed over the sins that were previously committed,

KJV: Whom God hath set forth [to be] a propitiation through faith in his blood, to declare his righteousness for the remission of sins that are past, through the forbearance of God;

AMP: Whom God put forward [before the eyes of all] as a mercy seat {and} propitiation by His blood [the cleansing and life-giving sacrifice of atonement and reconciliation, to be received] through faith. This was to show God's righteousness, because in His divine forbearance He had passed over {and} ignored former sins without punishment.

NLT: For God sent Jesus to take the punishment for our sins and to satisfy God’s anger against us. We are made right with God when we believe that Jesus shed his blood, sacrificing his life for us. God was being entirely fair and just when he did not punish those who sinned in former times.

GNB: God offered him, so that by his blood he should become the means by which people's sins are forgiven through their faith in him. God did this in order to demonstrate that he is righteous. In the past he was patient and overlooked people's sins; but in the present time he deals with their sins, in order to demonstrate his righteousness. In this way God shows that he himself is righteous and that he puts right everyone who believes in Jesus.

ERV: God gave Jesus as a way to forgive people’s sins through their faith in him. God can forgive them because the blood sacrifice of Jesus pays for their sins. God gave Jesus to show that he always does what is right and fair. He was right in the past when he was patient and did not punish people for their sins. And in our own time he still does what is right. God worked all this out in a way that allows him to judge people fairly and still make right any person who has faith in Jesus.

EVD: God gave Jesus as a way to forgive people’s sins through faith. God forgives by the blood (death) of Jesus. God gave Jesus to show that he always does what is right and fair. God was right in the past when he was patient and did not punish people for their sins.

BBE: Whom God has put forward as the sign of his mercy, through faith, by his blood, to make clear his righteousness when, in his pity, God let the sins of earlier times go without punishment;

MSG: God sacrificed Jesus on the altar of the world to clear that world of sin. Having faith in him sets us in the clear. God decided on this course of action in full view of the public--to set the world in the clear with himself through the sacrifice of Jesus, finally taking care of the sins he had so patiently endured.

Phillips NT: God has appointed him as the means of propitiation, a propitiation accomplished by the shedding of his blood, to be received and made effective in ourselves by faith.

DEIBLER: God showed that Christ was the one who would atone for (OR, forgive) our sins with the blood that flowed from his body when he died. God redeems/forgives us because of our trusting in Christ’s having died for us. God wanted to show that he acts justly. He wanted to do that because, before Christ came, God did not punisheveryone who sinned. So it seemed as though he was not being just. But he was overlooking their sins during that time,

GULLAH: God pick Jedus an sen um fa sacrifice e life een we place. An wen Jedus done dead fa we sin, dat de way God paadon people sin wen dey bleebe pon um. Een dis way, God show dat fa true e da do wa right all de time. Op til now e beena pit op wid people sin.

CEV: God sent Christ to be our sacrifice. Christ offered his life's blood, so that by faith in him we could come to God. And God did this to show that in the past he was right to be patient and forgive sinners. This also shows that God is right when he accepts people who have faith in Jesus.

CEVUK: God sent Christ to be our sacrifice. Christ offered his life's blood, so that by faith in him we could come to God. And God did this to show that in the past he was right to be patient and forgive sinners. This also shows that God is right when he accepts people who have faith in Jesus.

GWV: God showed that Christ is the throne of mercy where God’s approval is given through faith in Christ’s blood. In his patience God waited to deal with sins committed in the past.


NET [draft] ITL: God <2316> publicly displayed <4388> him at <1722> his <846> death <129> as the mercy seat <2435> accessible through <1223> faith <4102>. This was to <1519> demonstrate <1732> his <846> righteousness <1343>, because <1223> God in his forbearance had passed over <3929> the sins <265> previously committed <4266>.


  Share Facebook  |  Share Twitter

Studi lengkap, lihat: Alkitab SABDA.

 <<  Roma 3 : 25 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2017
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran