Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [TL]     [PL]  [PB] 
 <<  Galatia 4 : 27 >> 

TL: Karena ada tersurat: Bersukacitalah, hai engkau yang mandul dan yang tiada beranak, hendaklah bertempik sorak hai engkau yang tiada menanggung sakit bersalin. Karena perempuan yang ditinggalkan itu lebih banyak anaknya daripada perempuan yang bersuami.


AYT: Karena ada tertulis, “Bersukacitalah, hai perempuan yang mandul, yang tidak melahirkan. Berseru dan bersoraklah, hai kamu yang tidak merasakan sakit melahirkan. Sebab, lebih banyak anak dari perempuan yang sendiri daripada perempuan yang mempunyai suami.”

TB: Karena ada tertulis: "Bersukacitalah, hai si mandul yang tidak pernah melahirkan! Bergembira dan bersorak-sorailah, hai engkau yang tidak pernah menderita sakit bersalin! Sebab yang ditinggalkan suaminya akan mempunyai lebih banyak anak dari pada yang bersuami."

MILT: Sebab telah tertulis, "Bersukacitalah hai yang mandul, yang tidak melahirkan, bersorak dan berteriaklah engkau yang tidak merasakan sakit bersalin, karena lebih banyak anak-anak dari wanita yang ditinggalkan daripada yang mempunyai suami."

Shellabear 2010: Karena telah tertulis demikian, "Bergembiralah engkau, hai perempuan mandul yang tidak pernah melahirkan anak! Berseru dan bersoraklah, hai engkau yang belum pernah mengetahui bagaimana sakitnya melahirkan anak! Karena perempuan yang tidak bersuami akan lebih banyak anaknya daripada perempuan yang bersuami."

KS (Revisi Shellabear 2011): Karena telah tertulis demikian, "Bergembiralah engkau, hai perempuan mandul yang tidak pernah melahirkan anak! Berseru dan bersoraklah, hai engkau yang belum pernah mengetahui bagaimana sakitnya melahirkan anak! Karena perempuan yang tidak bersuami akan lebih banyak anaknya daripada perempuan yang bersuami."

Shellabear 2000: Karena telah tersurat demikian, “Bergembiralah engkau, hai perempuan mandul yang tidak pernah melahirkan anak! Berseru dan bersoraklah, hai engkau yang belum pernah mengetahui bagaimana sakitnya ketika melahirkan anak! Karena perempuan yang tidak bersuami akan lebih banyak anaknya daripada perempuan yang bersuami.”

KSZI: Kerana telah tersurat: &lsquo;Bergembiralah, hai perempuan mandul, kamu yang tidak melahirkan anak; bersorak-sorailah, kamu yang tidak pernah merasa sakit melahirkan anak; kerana perempuan yang sepi lara mempunyai lebih ramai anak daripada yang bersuami.&rsquo;

KSKK: Mengenai dia Kitab Suci mengatakan: "Bersukacitalah hai perempuan mandul yang tidak mempunyai anak, bersoraklah gembira hai kamu yang tidak pernah merasakan sakit bersalin, sebab perempuan yang ditinggalkan suami, mempunyai lebih banyak anak dari pada perempuan yang bersuami."

WBTC Draft: Ada tertulis dalam Kitab Suci, "Bersukacitalah perempuan yang mandul, yang tidak pernah melahirkan. Berseru dan berteriaklah dengan gembira, yang tidak pernah merasakan sakit bersalin. Perempuan yang sendirian akan mempunyai lebih banyak anak daripada perempuan yang mempunyai suami."

VMD: Ada tertulis dalam Kitab Suci, “Bersukacitalah perempuan yang mandul, yang tidak pernah melahirkan. Berseru dan berteriaklah dengan gembira, yang tidak pernah merasakan sakit bersalin. Perempuan yang sendirian akan mempunyai lebih banyak anak daripada perempuan yang mempunyai suami.”

AMD: Sebab, tertulis di Kitab Suci, “Berbahagialah, hai perempuan yang mandul. Bergembiralah sebab kamu tidak pernah melahirkan. Berseru dan bersoraklah dengan gembira! Kamu tidak pernah merasakan sakit bersalin. Perempuan yang sendirian akan mempunyai lebih banyak anak daripada perempuan yang mempunyai suami.”

TSI: Jadi, karena Sarah merupakan ibu kita, maka akan terjadi seperti yang dinubuatkan tentang dia dalam Kitab Suci, “Hai kamu, perempuan yang dulu mandul, bersukacitalah! Berserulah dengan sukacita, kamu yang tidak pernah mengalami sakit bersalin! Karena kamu yang dulu tidak pernah mempunyai keturunan akan mempunyai lebih banyak keturunan dari ibu yang tidak dianggap mandul oleh suaminya.”

BIS: Sebab di dalam Alkitab tertulis, "Bergembiralah engkau hai wanita mandul, yang tidak pernah melahirkan! Bersukarialah dan bersorak-sorailah hai engkau yang tidak pernah merasakan sakit bersalin! Sebab wanita yang ditinggalkan suaminya akan mendapat lebih banyak anak daripada wanita yang hidup dengan suaminya."

TMV: Di dalam Alkitab tertulis, "Berbahagialah kamu, hai wanita mandul! Bersorak-sorailah dan bersukacitalah, hai kamu yang tidak pernah merasakan sakit bersalin! Wanita yang ditinggalkan suaminya akan mendapat lebih banyak anak daripada wanita yang hidup dengan suaminya."

BSD: Di dalam Kitab Suci tertulis begini, “Bergembiralah, hai engkau yang tidak pernah melahirkan. Bersukarialah, hai engkau yang tidak dapat melahirkan. Sebab, wanita yang ditinggalkan suaminya akan mempunyai lebih banyak anak daripada wanita yang hidup dengan suaminya.”

FAYH: Itulah yang dimaksudkan oleh Nabi Yesaya ketika ia bernubuat, "Sekarang engkau dapat bersukacita, hai perempuan mandul; engkau dapat bersorak-sorai kegirangan, walaupun sampai sekarang engkau belum pernah melahirkan anak seorang pun. Sebab aku akan memberikan banyak anak kepadamu -- lebih banyak daripada yang dipunyai oleh hamba perempuan itu."

ENDE: Karena ada tertulis: Bergembiralah engkau jang mandul dan tidak beranak, Bersorak kegirangan engkau jang tidak mengenal sakit-bersalin. Sebab wanita jang sepi lebih banjak anaknja, daripada jang sedang bersuami.

Shellabear 1912: Karena telah tersurat demikian, "Bahwa bersukacitalah engkau, hai perempuan mandul yang tidak beranak; Berserulah dan bersorak, hai engkau yang belum tahu sakit beranak: Karena perempuan bujang itu lebih banyak anaknya dari pada perempuan yang bersuami."

Klinkert 1879: Karena terseboetlah dalam alKitab: "Bersoeka-tjitalah, hai engkau jang mandoel dan jang tidak beranak, bertempik-soeraklah, hai engkau jang tatahoe sakit beranak; karena orang jang soenji itoe anaknja lebih banjak daripada orang jang bersoeami."

Klinkert 1863: Karna ada terseboet: {Yes 54:1} "Bersoeka-soekalah, hei perampoean mandoel jang tidak beranak! bersoeraklah serta berseroe, hei angkau jang belom tahoe sakit beranak! karna orang jang soenji itoe terlebih banjak anaknja dari orang jang berlaki."

Melayu Baba: Kerna ada tersurat, "Bersuka-suka-lah, hei prempuan yang t'ada beranak; Bersru dan bersorak-lah, hei angkau yang blum tahu sakit-beranak: Kerna prempuan bujang punya anak lbeh banyak deri-pada prempuan yang berlaki punya."

Ambon Draft: Karana ada tersurat: "Bersuka-suka; anlah, h/e angkaw, parampuwan jang man-dul dan jang tijada beramak; bersurak-suraklah, h/e, angkaw, jang tijada tahu sakit beranak! karana anak-anak deri pada jang budjan itu, ada banjak lebeh deri pada dija itu jang ada dengan suwami".

Keasberry 1853: Kurna tulah tursurat, Bursuka sukaanlah, hie prumpuan mandul yang tiada buranak; bursoraklah surta bursru, hie angkau yang bulom kuna sakit buranak: kurna yang kosong itulah ada turlebih banyak anak anak deripada yang bursuami.

Keasberry 1866: Kŭrna tŭlah tŭrsurat, Bŭrsuka sukaanlah hie pŭrampuan mandol yang tiada branak; bŭrsoraklah sŭrta bŭrsru, hie angkau yang bŭlom kŭna sakit branak, kŭrna yang kosong itulah ada tŭrlebih banyak anak anak deripada yang bŭrswami.

Leydekker Draft: Karana sudah tersurat: bersukalah, hej parampuwan mandul, jang bulom ber`anakh: bersawaralah, lalu bersarulah 'angkaw, jang bulom menjakitij 'akan ber`anakh: karana terbanjakhlah 'anakh 2 'awrang parampuwan budjang deri pada 'anakh 2 'awrang parampuwan jang bersuwamij.

AVB: Kerana telah tersurat: “Bergembiralah, hai perempuan mandul, kamu yang tidak melahirkan anak; bersorak-sorailah, wahai kamu yang tidak pernah merasa sakit melahirkan anak; kerana perempuan yang sepi lara mempunyai lebih ramai anak daripada yang bersuami.”

Iban: Laban endang udah ditulis, "Rami gaga ati meh nuan, indu ke mandul! nuan ke nadai kala beranak, manjung sereta belagu meh nuan ke nadai kala ngasaika pemedis beranak! Laban anak ke diadaka indu ke nadai laki, mayuh agi ari anak ke diadaka indu ke bisi laki."


TB ITL: Karena <1063> ada tertulis <1125>: "Bersukacitalah <2165>, hai si mandul <4723> yang <5088> <0> tidak <3756> pernah melahirkan <0> <5088>! Bergembira <4486> dan <2532> bersorak-sorailah <994>, hai engkau yang <5605> <0> tidak <3756> pernah menderita sakit bersalin <0> <5605>! Sebab <3754> yang ditinggalkan suaminya akan mempunyai lebih <3123> banyak <4183> anak <5043> dari pada <2228> yang bersuami <2192> <435>." [<2048>]


Jawa: Awit ana tulisan: “Bebungaha, he wong gabug kang ora tau nglairake! Bebungaha lan surak-suraka, he kowe kang ora tau nglarani! Sabab kang ditinggal bojone, bakal duwe anak luwih akeh tinimbang kang duwe bojo.”

Jawa 2006: Awit ana tulisan, "Padha bungaha, hé wong gabug kang ora tau nglairaké! Padha bungaha lan surak-suraka, hé kowé kang ora tau nglarani! Sabab kang ditinggal bojoné, bakal duwé anak luwih akèh tinimbang kang duwé bojo."

Jawa 1994: Sebab Kitab Suci nerangaké mengkéné, "Bungah-bungaha kowé wong gabug, sing ora tau nglairaké! Bungah-bungaha lan surak-suraka, kowé wong sing ora tau nglarani! Sebab wong wadon sing ditinggal bojoné bakal duwé anak luwih akèh, tinimbang sing urip bebarengan karo bojoné."

Jawa-Suriname: Kitab Sutyi wis tau ngomongké bab iki dèk mbiyèn. Uniné ngéné: “Bungah-bungaha, kowé wong wédok sing gabuk, sing ora tau nduwé anak! Bungah-bungaha lan surak-suraka, kowé sing ora tau nglarani. Jalaran wong wédok sing ditinggal karo bojoné bakal nduwé anak okèhé ngungkuli sing nyanding bojoné.”

Sunda: Sabab ceuk Kitab Suci, "Eh istri gabug! Masing bungah! Eh nu tacan ngarasa nyerina ngajuru, masing gerah! Sabab istri anu ditinggalkeun ku salakina teh bakal leuwih loba anakna, ti batan anu terus direujeungan ku salakina."

Sunda Formal: Sabab kieu cek Kitab: “Eh, nu gabug, nu teu boga anak, sing suka bungah. Eh, nu can ngarasa nyerina ngajuru, masing gerah. Sabab awewe anu nunggelis teh, anak-baranahanana bakal leuwih ti batan awewe anu baroga salaki.”

Madura: Sabab e dhalem Alketab esebbuttagi, "Paperak ba’na, babine’an se jubeng, se ta’ tao andhi’ ana’! Paperak ban asorak ba’na se ta’ tao sake’ tabu’ rembi’a! Sabab babine’ se edina’agi lakena bakal lebbiya bannya’ ana’na etembang ban babine’ se odhi’ ban lakena."

Bauzi: Eho gi meit Alat Vameadaha Im Toedahana laba im nehasu toehe bak laba vi ozome uba vameadam bak. “Lahi mai lahasu abo data faam vaba vàzbudume kikem bak alim lahasuhu lahi oa, om ozahit igeame etoedale. Neham bak. Om dat om voou etei mai lahasuhunàme ba diamut om data debu dualem bak. Lahi dàt bisi deeleheda labe am data debu koete. Labiham labe ozahit igeame etoedale.” Lahame Yesayat aham di iube labihasu toehe bak ehe labe eho uba labi vameadam bak. Nehaha bak. Sara laha amu gi labihaha bak. Amu maina aida. Abo data faaha vabna aoli sete. Lahana ba Alat Abraham bake fet gagu esuhu bak labet am daboseà Isak ab faaham. Labi ame daboseà lam faasi vou faat ledume im ame mekehà debu ab dualeham bak.

Bali: Santukan wenten kakecap ring Cakepan Suci asapuniki: “Pada masuka renaja, ih sakancan anak luh ane bekung, ane tuara taen nglekadang rare. Pada liangja masuryak-suryak, ih sakancan anake ane tuara taen nyakit ngelah pianak. Sawireh anake luh ane kakutang baan somahne, lakar liunan ngelah pianak teken ane enu ngelah kurenan.”

Ngaju: Basa huang Surat Barasih tarasurat, "Keleh ikau hanjak o oloh bawi tamanang, je dia puji luas! keleh hanjak tuntang basasurak o keton je dia puji mangkeme kapehen oloh manak! Basa oloh bawi je ilihi banae kareh mandino labih are anak bara oloh bawi je belom hinje banae."

Sasak: Sẽngaq lẽq dalem Kitab Suci tetulis, "Pade gembire side hai dengan nine saq bangkol, saq ndẽq uwah nganak! Pade besukecite dait besurak-surakan hai side saq ndẽq uwah idap sakitne nganak! Sẽngaq dengan nine saq tebilin siq semamene gen mauq bije luwẽqan tebanding dengan nine saq idup bareng kance semamene."

Bugis: Saba’ ri laleng Kitta’é tarokii, "Arennuno iko éh makkunrai manangngé, iya dé’é naengka naémmana! Ariyo-riyono sibawa gora-gorano éh iko iya dé’é naengka napéneddingiwi peddi émmanakengngé! Saba’ makkunrai iya risalaiyé ri lakkainna lolongengngi matu lebbi maéga ana’ naiya makkunrai iya silollongngé lakkainna."

Makasar: Nasaba’ nia’ tattulisi’ lalang ri Kittaka angkanaya, "Pakarannumi pa’mai’nu ikau baine tamananga, tenaya nale’ba’ allassukang ana’! Assannang-sannang mako siagang ma’reja-reja mako ikau tau tale’baka ampisa’ringi pa’risi’na pammanakkanga! Nasaba’ baine nibokoia ri tu bura’nenna lanisarei la’bi jaiangang ana’, na ia baine niaka tuli a’rurung siagang tu bura’nenna."

Toraja: Belanna den disura’, nakua: Parannuko, e iko tu tamanangna sia tang kianakna, kumalasi-lasi sia sumapukoko, e iko tu tang untandainna kamapa’diran mangurria’. Belanna makianakammo tu to tae’ balinna anna to kemuane.

Duri: Sanga den diuki' lan Sura' Allataala kumua, "Ee, iko totamanang to te'da najajian bati', mariomoko! Ee, iko to tangmperasai pangnguriwasan, gumalasimoko na parannu toomoko! Nasaba' ia to baine tangnapuinawa muanena, la llolongan ia buda bati' na ia to baine den muanena."

Gorontalo: Sababu woluwo tula-tuladu to kitabi odiye, ”Potiwengahulo wawu ponguwatiolo yio tabuwa bintela wawu ta dila pe'enta mao lo'orasa ngongoto u motutu! Sababu tabuwa tumu-tumula tutuwawu ma mo'otapu wala'a ngohuntuwa popobandingiyo mao wolo tabuwa ta ohiyalo.” Odito u tula-tulade to kitabi.

Gorontalo 2006: Sababu todelomo Kitabi tulatulade, "Potiwengahulo yio̒ wuu taabua hunusa, tadiila pee̒enta mao̒ lopotutu mai! Potiwengahulo wau potingala-ngalao̒olo mola wolo meengahu wuu yio̒ tadiila pee̒enta mao̒ loo̒laasa ngongotio lou̒ motutu! Sababu taabua tatilolaa mao̒ lodilelio mamoo̒tapu walao̒ lebe dadaata wolo taabua tatumu-tumuulo wolo dilelio."

Balantak: Gause na Alkitaap isian nitulis, “Bi beles i koo wiwine men kamba', men sian nimindompu'kon anak! Bi beles ka' lewa' i koo men sian nunsuri polosna mindompu'! Gause wiwine men ia parerei langkai'na bo mandapot anak men biai'na, tia wiwine men poododongoi tia langkai'na.”

Bambam: Aka illaam Battakada Debata deem tisuha' naua: Kassiko ammu tilalla' o baine to tämänä; Sikaoliko tilalla' to tadeem ussi'dim pi'di' kakeänäsam; Aka baine to tadeempi keänä', anna baine to napellei muanena, la buda puha ia änä'na anna la baine to tohho sola muanena.

Kaili Da'a: Pamulana Sara nagampa, tapi kaopuna i'a noanaka samba'a ngana nantuki pojanji Alatala ka Abraham. Etu nasimbayu ewa tesa to nitulisi riara Buku Nagasa iwe'i: "Kana madamba-damba besi to nagampa, to da'a sanggani noana. Kana meliu nggadamba, komi to da'a sanggani nombarasai ju'a mpoana, sabana besi to nipalasi rongona kana meliu nggadea anana nggari besi to naria rongona."

Mongondow: Sing kom Buk Mosuci pinaisdon nana'a, "Koḷungangadon ing ginamu bobay bantoí, inta diaí dodai onda nononggadií! Kosanangdon bo kopia-piadon ginamu ule ikow inta diaí dodai onda nokorasa kon roriga monononggadií! Sim bobay inta sinaḷaían i buḷoinya im moko'uliíbií kom mobayo-bayong in adií. nongkon bobay inta nobiag takin i buḷoinya."

Aralle: Aka' yaling di Suha' Masero aha tiuki' naoatee, "O bahine ang tamänäng, la kahsio anna mahasa inahammu; anna la mekohao mahasa inahammu, dio ang dake' aha unsa'ding kamapi'di'ang keänä'; aka' bahine ang dake' aha keänä' anna ang napellei sängkä muanena, la mai'di puha nei' änä'na andana yato bahine ang tohho sibaha muanena."

Napu: Nguru-nguruna Sara lalo, agayana kahopoana ia moana hadua anangkoi moula dandina Pue Ala i Burahima. Iti mewali moula apa au teuki i lalu Sura Malelaha au manguli: "Matanako oyo towawine au lalo, au barako hambela moana! Matanako hai mengeleko, au bara hambela mantodiha moana! Lawi nauri barako moana, ina meliu kabosanda pemuleamu pane towawine au tuwo hihimbela hai tobalilona." Ikitami halalu au mewali anana Pue Ala moula dandiNa. Ikita nodo Isaki, anana Burahima au rapoanaka moula dandina Pue Ala.

Sangir: Batụu su ral᷊ungu Winohẹ Susi e mạbawohẹ, "Pahul᷊uasẹ̌ i kamene manga wawine kụ tawe nẹ̌hanạ! Pahul᷊iagẹ̌ dingangu pẹ̌tahimokoi ei kamene ta makapěndang kal᷊iking bawine měhěnding! U wawine tiněntangu kawinge makareạ anạ limembong kal᷊awọe wọu wawine měbẹ̌biahẹ̌ dingangu kawinge."

Taa: Apa re’e ligi to ratulis ri raya ntuntu i mPue Allah, ligi etu manganto’o, “To we’a to tempo ruyu ia apa, tau we’a etu semo to boro-boros ananya pei to we’a to taa napiyaika ndongonya. Wali pakasanang rayamu, tau we’a to apa! Pasi korom to taware mangepe ntida to narata ntau to moana, pakabae loomu manganto’o kandende ndayamu apa korom semo to damangarata boros kojo anamu.” Etu semo ligi to ratulis ri raya ntuntu i mPue Allah.

Rote: Nanahu nai Susula Malalaok dale nanasulak nae, "Mamahoko setelee leon, hei ina kalte'di sala lemin, inak fo beita bongi nita la'i esa boen! Mamahoko-setelee ma hika-matadale leon, hei emi fo beita mame'da mita he'di bobongi ka la'i esa boen! Nanahu inak fo saotou na nalai la'oela nana, neukose ana bongi seluk anak ba'u ka, neme inak fo bei naso'da no saotou na."

Galela: Gena imatero de o kia iqomaka isilelefo o Gikimoi Awi Jaji ma Buku ma rabaka itemo, "Ngona o ngopeqeka moi, ngaroko o ngopa moi lo naakuwa nosibuo, duma hika ngona de ninalika. Ngaroko ngona ani buo ma siri gena nidahe waasi, hika nomatoore de lo nomasagaga. Sababu ngaroko ngona gena ani roka ihiwa, duma itekawa de ngona gena asa ani ngopa ifoloisi yadala de to muna magena de ami roka ka imasikogogesi."

Yali, Angguruk: Ari fahet haharoho imbibahon te tu, "Malik indag ta fug angge ibili atuk lahenon hahiyeg toho welaruhun. Malik endebuk oho lit ouken nenek turuk ane hubam atisi fuhon hahiyeg toho wereg lit yunggultuk laruhun. Hiyap ahunen embeserisiyon inowen malik anggolo enderuhumu hiyap ahun werehonen malik tor angge enderuhu."

Tabaru: Sababu naga ma Jo'oungu ma Dutu 'awi bukuoka 'isilefoku konee, "Nomorenie ngona gee koma'iwa 'ani roesoka, gee koma'iwa nomaku'arene! Nomorenie nomasa-sagaga ngona gee koma'iwa namao yomaku'arene ma siri! Sababu 'o ngeweka gee manga rokata yakido-doowaruku 'asa 'o ngowaka 'ifoloi 'ikudai yomadamake de gee 'o ngeweka yo'ahu de manga rokatoka."

Karo: Sabap i bas Pustaka Si Badia lit tersurat: "Meriahlah atendu o diberu si la banci mupus! Rendelah dingen ersuraklah alu meriah, o kam si la pernah ngenanami kiniseran mupus! Sabap teremen me anak diberu si itadingken perbulangenna, asangken anak diberu si erperbulangen."

Simalungun: Ai tarsurat do, “Marmalas ni uhur ma ho na lambang, na so tubuhan tuah; marolob-olob ma ho anjaha marsora na gogoh, na so mangarou anak. Ai buei do niombah ni na punjung in, buenan humbani na marparamangon.”

Toba: Ai tarsurat do: "Marlas ni roha ma ho na hol, na so mangintubu, mariaia ma ho, marsoara na gogo, na so mangae anak; ai torop do anakkon ni na punjung i, tumorop asa na di na marhamulian."

Dairi: Tersurat ngo ibas Bibèl, "Lolo mo kono alè daberru nggempus, siso nung mennubuhken. Mersampang atè janah merroang-oang mo kono alè siso nung mengakapken bakunè mpiahna mennubuhken! Ai buèen ngo dukak daberru nitadingken serrangenna dari pada dukak daberru ni ianken serrangenna."

Minangkabau: Dek karano, di Alkitab ado tatulih, "Bagadang atilah angkau, oih padusi nan mandua, nan indak panah malayiekan! Basukocitolah, sarato basorak-sorailah oih angkau nan indak panah, marasokan sakik malayiekan! Dek karano, padusi nan ditinggakan dek lakinyo, ka mandapek labiah banyak anak daripado padusi nan iduik babaua jo lakinyo."

Nias: Noa sa musura ba Mbuku Ni'amoni'õ, "Omusoi'õ dõdõu ya'ugõ ira alawe si lõ ono, si lõ irai wadono! Owuawua'õ dõdõu ba lau a'iki, he ya'ugõ si lõ irai afõkhõ wodono! Me ira alawe si no irõi fo'omonia isõndra dania oya ndraono moroi ba ndra alawe si so ira matua."

Mentawai: Aipoí ka Buko Sipunenan, ai atusurat'aké kisé, "Kau imaangká bagam ekeu sinanalep sipututukkú tubu, sitaipususulé! Kau nupuangká baga samba nupugora baga ekeu sitaiorik besit musulé! Aipoí tainanalep sikaddiuakenen simanteunia lé maiigi tuppai tubu ka tubudda tainanalep ka ron lalep."

Lampung: Mani di delom Alkitab tetulis, "Begembirado niku hai bebai mandul, sai mak pernah nganak! Besukariado rik besurak-surakdo hai niku sai mak pernah ngerasa sakik nganak! Mani bebai sai ditinggalko kajongni haga mansa lebih lamon anak jak bebai sai hurik jama kajongni."

Aceh: Sabab lam Alkitab teutuléh lagée nyoe, "Meugeumbira kheueh gata he inong malée, nyang hántom na peulahé aneuëk! Meusukaria kheueh dan seumurak meuhubo kheueh gata nyang hántom sakét meusalen! Sabab ureuëng inong nyang jitinggai lé lakoe jih teuma meuteumé leubeh jai aneuëk nibak ureuëng inong nyang udeb meusajan lakoe."

Mamasa: Annu dengan tiuki' illalan Buku Masero nakua: La dore'ko iko, o baine tamanang to tadengan keanak! La ma'dore'-dore'ko iko, o baine tadengan ussa'dingan kamapa'disanna pangnguriwasan! Annu la buda pole ia anakna baine natampe muanena anna la to kemuanepa.

Berik: Taterisi Uwa Sanbagirmanaiserem jep ga enggam baatultel: "Aamei wini taneyenaiserem, ini imna ise saaser-saaserfer se falbili! Aamei witifini siginsusu ijam ensoyan tane geralawer, ini imna ise saaser-saasersusfer se falbili, aam temawer aamei tane unggwanfer is damtabisi galabe. Wini anggwafar aa jei gangge nwinirim, jei tane bastowaifer gam damtabili." Sara ga jes gemerserem jei ga gam, Sara mesam bakswena, ane tane jemna fas. Jepga jei Isak gerel, ane asal-asala Saramanaiserem unggwanfer.

Manggarai: Ai manga tulis: “Nakah ga, oé iné-wai toé wing ata toé dé’it manté loas anak! Nakah ga, agu rai-raos ga, oé hau ata toé dé’it beti ali loas! Ai situt legong le ronad te manga do kolé anak po oné-mai isét manga ronad.”

Sabu: Rowi pa dhara Buku Lidara-Likewahhu Deo do hure do bhuke, "Mengallu nge nga kehaka dhara we au, wo mobanni do kebaki, do dho ngaddi ta metana ana! Kerjhe-kewajji we jhe hodha-kelele we au do dho ngaddi ta paddha dhallu ta metana ana! Rowi ne mobanni do alla pehani ri ddau pa hedhapa he do ta nara ri ana do rihi ae ngati mobanni do muri mada nga ddau pa hedhapa no."

Kupang: Te dalam Tuhan pung Tulisan Barisi ada tatulis bilang: “Woi! Parampuan yang sonde bisa barana! Bekin sanáng lu pung hati su! Woi! Parampuan yang sonde rasa saki barana! Manyanyi sanáng-sanáng su! Parampuan yang hati ancor, tagal dia pung laki su sonde toe sang dia lai, nanti dia dapa ana lebe banya dari parampuan yang dapa laki.”

Abun: we ye ki sukamno mo Yefun bi sukdu subot Sara sare do, "Nan, nggon gato nukwerit pe, su ré yo, nan mit at wa sor. Nan, nggon gato nukwe i su pa mo nde, nan wi nan ambre sor! We nggon dosye gato bi ya mu kadit ne, bere nan ku pa mwa wai kadit nggon gato bi ya si kem pe ne."

Meyah: Sismeni fob Sara bera ebsei ojgomu jefeda onok efesa jinaga guru. Tina gij mona kahma deika, beda ofa eker rot efesa egens ongga Allah anggen rot sis fob. Jefeda nabi Yesaya onggu mar egens gij Mar Efeyi Ebsi erek kef oida, "Bua ongga bibsei bera budou erirei rot ojgomu! Noba bua ongga bineker rot bebin ebesa egema tein enesi, bua bifaga ouka rot ojgomu. Jeska erek bifaga onokum rot ebesa enesi, tina gij mona kahma beda bua bumok ebeser ekirsa jeska mohona egens ongga engker jera efen mahina ojgomuja si."

Uma: Tohe'e hewa lolita Buku Tomoroli' to mpo'uli': "Goe'-ko-kona iko tobine to lalo, to uma-ko-kona hangkania mo'ana'. Goe' pai' mohahelo'-ko, to uma hangkania ntodohaka mpo'ote ana'. Apa' nau' lalo-ko, meliu mpai' kawori' muli-nu ngkai tobine to mo'anai' ami'." Kita' toi-mile ompi' to jadi' ana' Alata'ala-e, ntuku' janci Alata'ala. Kita' hewa Ishak, ana' Abraham to putu ntuku' janci Alata'ala.

Yawa: Ayao Amisye mo ratoe no taiso: “Winyirati wanya nte bayave, nya arikainye inta avaki ramu, muno nyo ama yorame raene ramu, weramu syare nanayanambe muno nananibe rave, weye nya arikainye indati wanui! Muno wanya nte mumuimbe ama anya jewen bayave mamo indati rananibe tavon weye ama arikainye wanui, mo wanya ama anap pe inya kava ama rakivan.”


NETBible: For it is written: “Rejoice, O barren woman who does not bear children; break forth and shout, you who have no birth pains, because the children of the desolate woman are more numerous than those of the woman who has a husband.”

NASB: For it is written, "REJOICE, BARREN WOMAN WHO DOES NOT BEAR; BREAK FORTH AND SHOUT, YOU WHO ARE NOT IN LABOR; FOR MORE NUMEROUS ARE THE CHILDREN OF THE DESOLATE THAN OF THE ONE WHO HAS A HUSBAND."

HCSB: For it is written: Rejoice, O barren woman who does not give birth. Break forth and shout, you who are not in labor, for the children of the desolate are many, more numerous than those of the woman who has a husband.

LEB: For it is written, "Rejoice, O barren woman, who does not give birth to [children]; burst out and shout, [you] who do not have birth pains, because many [are] the children of the desolate [woman], even more than [those of] the one who has a husband."

NIV: For it is written: "Be glad, O barren woman, who bears no children; break forth and cry aloud, you who have no labour pains; because more are the children of the desolate woman than of her who has a husband."

ESV: For it is written, "Rejoice, O barren one who does not bear; break forth and cry aloud, you who are not in labor! For the children of the desolate one will be more than those of the one who has a husband."

NRSV: For it is written, "Rejoice, you childless one, you who bear no children, burst into song and shout, you who endure no birthpangs; for the children of the desolate woman are more numerous than the children of the one who is married."

REB: For scripture says, “Rejoice, O barren woman who never bore a child; break into a shout of joy, you who have never been in labour; for the deserted wife will have more children than she who lives with her husband.”

NKJV: For it is written: "Rejoice, O barren, You who do not bear! Break forth and shout, You who are not in labor! For the desolate has many more children Than she who has a husband."

KJV: For it is written, Rejoice, [thou] barren that bearest not; break forth and cry, thou that travailest not: for the desolate hath many more children than she which hath an husband.

AMP: For it is written in the Scriptures, Rejoice, O barren woman, who has not given birth to children; break forth into a joyful shout, you who are not feeling birth pangs, for the desolate woman has many more children than she who has a husband.

NLT: That is what Isaiah meant when he prophesied, "Rejoice, O childless woman! Break forth into loud and joyful song, even though you never gave birth to a child. For the woman who could bear no children now has more than all the other women!"

GNB: For the scripture says, “Be happy, you childless woman! Shout and cry with joy, you who never felt the pains of childbirth! For the woman who was deserted will have more children than the woman whose husband never left her.”

ERV: The Scriptures say, “Be happy, woman—you who cannot have children. Be glad you never gave birth. Shout and cry with joy! You never felt those labor pains. The woman who is alone will have more children than the woman who has a husband.”

EVD: The Scriptures say, “ Be happy, woman who cannot have children! You never gave birth. Shout and cry with joy! You never felt the pain of giving birth. The woman who is alone will have more children than the woman who has a husband.” Isaiah 54:1

BBE: For it is in the Writings, You who have never given birth, be glad; give cries of joy, you who have had no birth-pains; for the children of her who has been given up by her husband are more than those of the woman who has a husband.

MSG: Remember what Isaiah wrote: Rejoice, barren woman who bears no children, shout and cry out, woman who has no birth pangs, Because the children of the barren woman now surpass the children of the chosen woman.

Phillips NT: It is written: Rejoice, thou barren that bearest not; Break forth and cry, thou that travailest not: For more are the children of the desolate than of her which hath the husband.

DEIBLER: Our new city will have more people than those who live in Jerusalem now. It will be just like Isaiah foretold about the people whom he expected would come back to Jerusalem from exile. He expected that they would be more numerous than those who were taken into exile. He wrote: You who live in Jerusalem, you will rejoice! Now you have no children, like a barren woman who does not give birth to children! But some day you will shout with joy, …without restraint/as loudly as you can†, even though now you are few, like a woman who cannot give birthto children, and you feel deserted. You will be very happy because you will have many children who will come to you. Those children will be more thanthe children any woman with a husband could have borne.

GULLAH: Cause dey write een God Book say, “Ya ooman wa ain able fa hab no chullun, ya oughta be heppy! Ya wa ain neba feel de pain fa bon chullun, ya oughta shout loud cause ya glad! Cause de ooman dat e man done lef, e gwine hab mo chullun den de ooman wa dey wid e man.”

CEV: The Scriptures say about her, "You have never had children, but now you can be glad. You have never given birth, but now you can shout. Once you had no children, but now you will have more children than a woman who has been married for a long time."

CEVUK: The Scriptures say about her, “You have never had children, but now you can be glad. You have never given birth, but now you can shout. Once you had no children, but now you will have more children than a woman who has been married for a long time.”

GWV: Scripture says: "Rejoice, women who cannot get pregnant, who cannot give birth to any children! Break into shouting, those who feel no pains of childbirth! Because the deserted woman will have more children than the woman who has a husband."


NET [draft] ITL: For <1063> it is written <1125>: “Rejoice <2165>, O barren woman <4723> who does <5088> not <3756> bear children <5088>; break forth <4486> and <2532> shout <994>, you who <5605> have no <3756> birth pains <5605>, because <3754> the children <5043> of the desolate <2048> woman are more <3123> numerous <4183> than those of the woman who has <2192> a husband <435>.”


  Share Facebook  |  Share Twitter

Studi lengkap, lihat: Alkitab SABDA.

 <<  Galatia 4 : 27 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2019
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran