Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [WBTCDR]     [PL]  [PB] 
 <<  Markus 2 : 26 >> 

WBTC Draft: Ia masuk ke rumah Allah. Waktu itu Abyatar adalah imam besar, dan dia memakan roti yang dipersembahkan kepada Allah. Menurut hukum Taurat, roti itu tidak boleh dimakan kecuali oleh imam. Malah Daud juga memberi roti itu kepada orang yang ada bersama dia."


AYT: Bagaimana dia masuk ke Rumah Allah pada masa Abyatar menjadi Imam Besar, makan roti persembahan yang hanya boleh dimakan oleh para imam, dan dia juga memberikan sebagian kepada orang-orang yang bersamanya?”

TB: bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah waktu Abyatar menjabat sebagai Imam Besar lalu makan roti sajian itu--yang tidak boleh dimakan kecuali oleh imam-imam--dan memberinya juga kepada pengikut-pengikutnya?"

TL: di dalam hal ia sudah masuk ke dalam Rumah Allah, zaman Abiyatar, imam besar, lalu makan roti persembahan itu, yang tiada halal dimakan melainkan oleh imam-imam sahaja, dan diberikannya juga kepada orang yang sertanya?"

MILT: Bagaimana dia masuk ke dalam bait Allah (Elohim - 2316) --pada masa Abyatar menjabat imam besar-- dan makan roti sajian yang tidak diperbolehkan untuk memakannya, kecuali bagi para imam; dan dia memberikannya juga kepada mereka yang sedang bersamanya."

Shellabear 2010: Bukankah ia masuk ke dalam Kemah Suci Allah, pada zaman Abyatar, Imam Besar, lalu memakan roti sajian dan memberikannya juga kepada orang-orang yang menyertainya, padahal haram hukumnya jika roti itu dimakan oleh orang lain selain imam-imam?"

KS (Revisi Shellabear 2011): Bukankah ia masuk ke dalam Kemah Suci Allah, pada zaman Abyatar, Imam Besar, lalu memakan roti sajian dan memberikannya juga kepada orang-orang yang menyertainya, padahal haram hukumnya jika roti itu dimakan oleh orang lain selain imam-imam?"

Shellabear 2000: Bukankah ia masuk ke dalam Kemah Suci Allah, pada zaman Abyatar, Imam Besar, lalu memakan roti sajian dan memberikannya juga kepada orang-orang yang menyertainya, padahal haram hukumnya jika roti itu dimakan oleh orang selain imam-imam?”

KSZI: Dia masuk ke khemah Allah sewaktu Abiatar berjawat sebagai Imam Besar lalu makan roti persembahan, meskipun perbuatan itu dilarang kerana hanya imam dibenarkan makan roti itu. Daud juga memberikan roti itu kepada mereka yang ada bersamanya.&rsquo;

KSKK: Ia masuk ke dalam rumah Allah ketika Abyatar menjabat sebagai imam agung, dan ia makan roti persembahan !!- yang tidak boleh dimakan kecuali oleh imam-imam !!- dan kemudian memberikannya juga kepada para pengikutnya."

VMD: Ia masuk ke rumah Allah. Waktu itu Abyatar adalah imam besar, dan dia memakan roti yang dipersembahkan kepada Allah. Menurut hukum Taurat, roti itu tidak boleh dimakan kecuali oleh imam. Malah Daud juga memberi roti itu kepada orang yang ada bersama dia.”

AMD: Pada waktu itu Abyatar menjadi imam besar, dan Daud masuk ke Rumah Allah lalu memakan Roti Persembahan. Hukum Musa mengatakan bahwa roti itu hanya boleh dimakan para imam, tetapi Daud dan orang-orang yang bersamanya memakan roti itu."

TSI: Daud masuk ke Kemah Tuhan untuk minta roti dari Abyatar— yang pada waktu itu bertugas sebagai imam agung. Roti yang dia berikan kepada Daud adalah roti yang selalu ditaruh di Tempat Suci di dalam Kemah Tuhan. Dan menurut peraturan Hukum Musa, roti itu juga hanya bisa dimakan oleh para imam. Tetapi karena mereka membutuhkannya, tidak ada orang yang menganggap bahwa apa yang dilakukan Daud itu adalah dosa.”

BIS: (2:25)

TMV: Dia masuk ke Khemah Allah lalu makan roti yang sudah dipersembahkan kepada Allah. Hal itu berlaku tatkala Abiatar bertugas sebagai Imam Agung. Menurut Taurat kita, hanya imam yang boleh makan roti itu. Tetapi Daud memakannya, malahan dia juga memberikan roti itu kepada anak buahnya."

BSD: (2:25)

FAYH: (2-25)

ENDE: Jaitu, pada masa Abiatar mendjabat imam agung, ia masuk kedalam rumah Allah lalu makan roti persembahan, jang haram dimakan oleh seorangpun, ketjuali oleh imam, dan kemudian memberikan djuga kepada para pengiringnja?

Shellabear 1912: Yaitu masuklah ia kedalam rumah Allah pada jaman Abiyatar menjadi imam besar, lalu dimakannya akan roti persembahan, yang tiada halal dimakan, melainkan bagi imam-imam saja, dan diberikannya pula kepada orang-orang yang sertanya?"

Klinkert 1879: Bagaimana masoeklah ija kadalam roemah Allah, ija-itoe tatkala Abjatar imam-besar, dan dimakannja roti pertoendjoekan, jang tabolih dimakannja, melainkan bolih dimakan olih imam-imam sadja, dan diberikannja poela kapada segala orang jang sertanja.

Klinkert 1863: Bagimana dia soedah masoek dalem roemah Allah, pada masa Abjathar imam-besar, dan soedah makan itoe roti toendjoekan, jang tidak bolih dimakan orang, {Ima 24:9} melainken imam-imam sadja, maka dia soedah kasih djoega sama orang jang ada sertanja.

Melayu Baba: Bagimana dia sudah masok dalam rumah Allah, jman Abiatar mnjadi imam-bsar, dan sudah makan roti persmbahan, yang t'ada halal dia makan, chuma imam-imam saja, dan dia sudah kasikan sama orang-orang yang ada sama-sama dia?"

Ambon Draft: Bagimana ija sudah masok rumah Allah pada waktu Abiathar, Imam besar itu, dan sudah makan rawti hadap-hadap, jang sa; awrang pawn tijada bawleh makan, melajinkan sadja imam-imam itu? dan bagimana ija sudah kasi lagi pada segala awrang itu, jang baserta dengan dija?

Keasberry 1853: Bagimana iya tulah masok kudalam rumah Allah, iya itu pada masa Abiathar imam busar itu, tulah dimakannya roti pursumbahan yang haram dimakan, mulainkan kapada imam imam sahja, surta dibrikannya pulah kapada orang yang ada bursama sama dungan dia?

Keasberry 1866: Bagimana iya tŭlah masok kadalam rumah Allah, iya itu pada zaman Abiather, imam bŭsar itu, lalu dimakannya roti pŭrsŭmbahan yang haram dimakan, mŭlainkan kapada imam imam sahja, sŭrta dibrikannya pula kapada orang yang ada bŭrsama sama dŭngan dia.

Leydekker Draft: Sabagaimana 'ija sudah masokh kadalam khobah 'Allah, pada zeman 'Abjatar 'Imam besar 'itu, dan sudah makan rawtij hadap 2, jang bukan 'adalah hhalal 'awrang makan, melajinkan 'Imam 2 sadja, dan sudah memberij lagi pada segala 'awrang jang 'adalah sertanja 'itu?

AVB: Dia masuk ke Rumah Allah sewaktu Abiatar berjawat sebagai imam besar lalu makan roti persembahan, meskipun perbuatan itu dilarang kerana hanya imam dibenarkan makan roti itu. Daud juga memberikan roti itu kepada mereka yang ada bersamanya.”

Iban: Iya tama ngagai rumah Allah Taala, lebuh maya Abiatar nyadi imam besai, lalu makai roti ti udah diberi ngagai Allah Taala, ti enda tau diempa orang bukai kelimpah ari sida imam, lalu iya mega meri roti nya ngagai bala iya?"


TB ITL: bagaimana <4459> ia masuk <1525> ke dalam <1519> Rumah <3624> Allah <2316> waktu <1909> Abyatar <8> menjabat sebagai Imam Besar <749> lalu makan <5315> roti <740> sajian <4286> itu -- yang <3739> tidak <3756> boleh <1832> dimakan <5315> kecuali <1487> <3361> oleh imam-imam <2409> -- dan <2532> memberinya <1325> juga <2532> kepada pengikut-pengikutnya <4862> <846>?" [<2532> <1510>]


Jawa: yaiku anggone banjur lumebu ing Padalemaning Allah, nalika Abyatar dadi Imam Agung, nuli dhahar roti cecaosan -- kang ora kena dipangan dening wong liyane kajaba dening para imam -- lan para pandhereke iya banjur padha diparingi uga?”

Jawa 2006: kepriyé anggoné padha mlebu ing Padalemané Allah, nalika jamané imam agung Abyatar lan dhahar roti caosan -- kang ora pareng dipangan kejaba mung déning para imam -- lan iya maringaké roti iku marang para pandhèrèké?"

Jawa 1994: Sénapati Dawud banjur mlebu ing Pedalemané Allah, lan dhahar roti cecaosan, sing mesthiné mung kena dipangan déning para imam thok. Nalika semono sing dadi Imam Agung Abyatar. Roti cecaosan mau didhahar, malah para prejurité uga diparingi."

Jawa-Suriname: Apa dèkné ora terus mlebu nang omahé Gusti Allah lan mangan rotiné. Dèkné lak wis ngerti ta nèk namung para imam sing éntuk mangan roti sing wis dipasrahké marang Gusti Allah kuwi. Ing waktu kuwi sing dadi Imam Gedé Abiatar. Malah kantyané mbarang diedumi lan pada mèlu mangan karo Daved. Lan ora ènèng wong sing ngomong nèk dèkné klèru.”

Sunda: tuluy anjeunna asup ka jero gedong Allah, terus ngadahar roti pangbakti ka Allah. Eta kajadianana keur jaman Abyatar jadi Imam Agung. Nurutkeun Hukum Agama urang mah anu wenang ngadahar roti kitu teh ngan para imam. Tapi Daud geuning ngadahar, malah pangiringna oge dibere."

Sunda Formal: Ahirna, anjeunna lebet ka Bait Allah, nyandak roti haturkeuneun ka Allah. Harita, anu jadi Imam Agungna teh, Abyatar. Cek Toret: Anu meunang ngadahar haturkeuneun ka Allah teh, ngan ukur para imam; ari harita, wet dituang ku raja Daud jeung ku anak buahna.”

Madura: Daddi Daud maso’ ka dhalem Padalemman Socce, laju ngakan roti se la eatorragi ka Allah. Ban roti jareya ebagi keya ka reng-orengnga. Mangkana menorot hokomma agama pera’ mam-imam se olle ngakan roti jareya."

Bauzi: (2:25)

Bali: Dane Daud ngranjing ka Perhyangan Agung Ida Sang Hyang Widi Wasa, daweg Ida Abyatar madeg Pandita Agung, raris irika dane ngambil tur ngajengang roti aturane, inggih punika roti sane tan wenang katunas antuk anak lian, sajabaning antuk parapanditane. Parapangiring danene taler kicen nunas rotine punika.”

Ngaju: (2:25)

Sasak: (2:25)

Bugis: (2:25)

Makasar: (2:25)

Toraja: Matumbari natama banuanNa Puang Matua tonna Abyatar Tominaa Kapua anna kandei tu roti dipennoloan, tu pemali ungkandei sangadinna to minaa manna ia, sia naben duka tu to nasiban?

Duri: Ia joo wattu, Abyatar menjaji Imang Lompo. Mentamami bola to dinii ssompa Puang Allataala, nakandei to roti dipangngolo lako Puang Allataala, naben tooi to surudadunna. Nasitonganna, ianna situru' atoran agamanta' imang manda ia to wa'ding ngkandei joo roti."

Gorontalo: Tou te Abyatar dihu-dihu huhuloa lo u imamu da'a, ti nabi Dawud lomaso mao ode bele hepotabiyalo wawu mao yilonga roti u hedutuwa teto, u dila mowali alolo ngopohiya lo mongoimamu wawu tiyo longohi mao olo ode ta hedudua oliyo.”

Gorontalo 2006: (2:25)

Balantak: Ia ninsoop na Laiganna Alaata'ala tempo i Abyatar a Imam Moola', ka' nitarai nangkaan roti men nirookonmo bona Alaata'ala. Poali tongko' imam a men daa sida mangkaan roti iya'a. Kasee i Daud nangkaan tamban nantarai giigii' lolo'na.”

Bambam: (2:25)

Kaili Da'a: I'a nesua riara Sapo Alatala tempo Abyatar najadi Balengga Topanggeni Agama, pade nikonina roti to nipesomba ka Alatala ri setu. Pade niwaina wo'u ka roa-roana. Tapi kakonona nantuki Atura-atura agamata roti etu aga mamala rakoni topanggeni-topanggeni agama, da'a tau ntanina."

Mongondow: (2:25)

Aralle: Donetoo mentama di Dasanna Dehata, naonge Abyatar-i mendahi handang pongkahana imang, anna ungngalai dehpa ang puha dipopenomba yaling. Naala naande, anna nabea toine' pano di ingkänna ang nasibahaing, ang setonganna yato dehpa dasi'da-si'dai mala naande tau sehalinna ingkänna imang."

Napu: I tempona Abyatar mewali Tadulako Menomba Mahile, mesuami Daudi i lalu sou penombaa, hai moande roti au rapopenomba i Pue Ala, pane nakira-kiraa worihe rangana. Moula ada agamanta, tadulako menomba pea au peisa moande roti iti. Agayana nauri nodo, babehiana Daudi iti bara rasalai."

Sangir: (2:25)

Taa: (2:25)

Rote: (2:25)

Galela: Kagena de Una wosango wotemo, "He! Ngini manena ningodu niabacaka duma niawosaka, ma ngale o kia ma Kolano Daud asa waaka qaboloka, o orasi magena o Abyatar wodadi ma Imam Wilalamo. So ma orasi o Daud de awi nyawa imomote manga ino ihiwa so yasapika, o Gikimoi Awi Tahuka una wowosa so o roti o Gikimoika isisusuba gena waoqoka. Ena momongo, idadiwa nako pamote to ngone nanga agama ma bobita, cawali o bi imam aku o roti magena yaoqo. Duma o Daud waoqoka, de to una awi nyawa lo wahike so yaoqoka.

Yali, Angguruk: "Hun Abyatar ino Allah ibam ngi inap onowe suwon welatfagma Allah ibam ino kibareg suburu roti Allah fahet imbibahon itano nibag. We Allah ibam ngi inap itano eneg suburu roti ari na reg angge famen Dauren nibareg at men watfahon eke kur isibag ane fahet suwesingga fam haharoho imbibahon irikip fug?" ulug umung isibag.

Tabaru: (2:25)

Karo: Kejadin e paksa Abiatar jadi Imam si Mbelin. Bengket Daud ku bas rumah Dibata janah ibuatna roti si ipersembahken man Dibata. Rikutken Undang-undang imam-imam ngenca banci man roti e. Tapi e me ipan Daud janah iberekenna pe man teman-temanna."

Simalungun: Imasuki do Rumah ni Naibata sanggah panorang ni si Abyatar, sintua ni malim ai, anjaha ipangan do ruti galangan ai, na so malo panganon ni age ise sobali malim-malim, anjaha ibere do homa hunjai bani hasomanni.”

Toba: Ai dibongoti do joro ni Debata, uju si Abiatar sintua ni malim, jala dipangan do roti na marhadohoan, na so jadi panganon ni manang ise nian, ia so holan angka malim i, laos diparlehon do sian i tu angka donganna.

Dairi: Ibengketti ngo Bages Dèbata, ipangan ngo roti sienggo ipèlèken bai Dèbata, nderrang si Abyatar imam huntuun tikanna i. Tapi ipangan si Daud ngo janah ipemberrèken taba denganna."

Minangkabau: (2:25)

Nias: (2:25)

Mentawai: (2:25)

Lampung: (2:25)

Aceh: (2:26)

Mamasa: (2:25)

Berik: Jei ga aa ge kabwitel Jena Uwa Sanbagirmana kota Nobwer. Jes galapserem Abyatar jei imam sanbagirsusfe jei gwena. Jei rotini Uwa Sanbagirmanaiserem Raja Daudf jei kitulbol. Jei rotini ga tumil, ane afwer ga golmil jem afelen mesna jebe. Jei game aa jewer ne eyebilim, safe Hukumu Nabi Musa aa jes tulistababilim aas galserem: Rotini Uwa Sanbagirfe jesa gulbanaram, angtane jei rotini jeiserem jam ne tumilyen; jengga rotini jeiserem ga imam tefner samfer jei gane tumili."

Manggarai: co’o hia ngo nggere-oné Mbaru de Mori Keraéngy du hi Abyatar ciri ata Imam Méséy, itug kali hang roti takung situ – ata ireng kéta te hang lata banas, bom sanggéd imam – agu téing kolé liha agu isét haé lakon?”

Sabu: (2:25)

Kupang: (2:25)

Abun: Daud sok mo Yefun Allah bi nu, ete an si ye gato sisu an git roti gato yé grem kwop wa som Yefun Allah mone. Sugane Abiatar gum yekwesu gato gum kok wai mo Yefun Allah bi nu ne. Daud sok mo Yefun Allah bi nu, ete an git roti gato yé grem kwop wa som Yefun Allah mone. Daud git roti ne, sarewo suk gato an ben ne siri kadit men ye Yahudi bi sukduno-i, we men bi sukduno ki do, yesu gato ben suk mo Yefun Allah bi nu ne sor ete git roti ne. Roti ne Daud syo napyo nai ye gato simo an ne git dom. "

Meyah: (2:25)

Uma: (2:25)

Yawa: Opamo siso no Yavaro Amisye ama uga rai arono Abiatar be syeno titive, umba po rotijo raunanto Amisye aije raugav ti po raisy, umba po raunanto apa arakove mai tavon ti wo raisy. Weramu Musa apa ananyao inta mare vemo vatan bayave wo raisy inya, yara syene bo nawi wo raisy.”


NETBible: how he entered the house of God when Abiathar was high priest and ate the sacred bread, which is against the law for any but the priests to eat, and also gave it to his companions?”

NASB: how he entered the house of God in the time of Abiathar the high priest, and ate the consecrated bread, which is not lawful for anyone to eat except the priests, and he also gave it to those who were with him?"

HCSB: how he entered the house of God in the time of Abiathar the high priest and ate the sacred bread--which is not lawful for anyone to eat except the priests--and also gave some to his companions?"

LEB: how he entered into the house of God in the time of Abiathar the high priest and ate the bread of the presentation, which it is not permitted to eat (except the priests) and also gave [it] to those who were with him?

NIV: In the days of Abiathar the high priest, he entered the house of God and ate the consecrated bread, which is lawful only for priests to eat. And he also gave some to his companions."

ESV: how he entered the house of God, in the time of Abiathar the high priest, and ate the bread of the Presence, which it is not lawful for any but the priests to eat, and also gave it to those who were with him?"

NRSV: He entered the house of God, when Abiathar was high priest, and ate the bread of the Presence, which it is not lawful for any but the priests to eat, and he gave some to his companions."

REB: He went into the house of God, in the time of Abiathar the high priest, and ate the sacred bread, though no one but a priest is allowed to eat it, and even gave it to his men.”

NKJV: "how he went into the house of God in the days of Abiathar the high priest, and ate the showbread, which is not lawful to eat, except for the priests, and also gave some to those who were with him?"

KJV: How he went into the house of God in the days of Abiathar the high priest, and did eat the shewbread, which is not lawful to eat but for the priests, and gave also to them which were with him?

AMP: How he went into the house of God when Abiathar was the high priest, and ate the sacred loaves set forth [before God], which it is not permitted {or} lawful for any but the priests to eat, and [how he] also gave [them] to those who were with him? [I Sam. 21:1-6; II Sam. 8:17.]

NLT: He went into the house of God (during the days when Abiathar was high priest), ate the special bread reserved for the priests alone, and then gave some to his companions. That was breaking the law, too."

GNB: so he went into the house of God and ate the bread offered to God. This happened when Abiathar was the High Priest. According to our Law only the priests may eat this bread -- but David ate it and even gave it to his men.”

ERV: It was during the time of Abiathar the high priest. David went into God’s house and ate the bread that was offered to God. And the Law of Moses says that only priests can eat that bread. David also gave some of the bread to the people with him.”

EVD: It was during the time of Abiathar the high priest. David went into God’s house and ate the bread that was offered to God. And the law {of Moses} says that only priests can eat that bread. David also gave some of the bread to those people with him.”

BBE: How he went into the house of God when Abiathar was high priest, and took for food the holy bread, which only the priests may take, and gave it to those who were with him?

MSG: How he entered the sanctuary and ate fresh bread off the altar, with the Chief Priest Abiathar right there watching--holy bread that no one but priests were allowed to eat--and handed it out to his companions?"

Phillips NT: He went into the house of God when Abiathar was High priest, and ate the presentation loaves, which nobody is allowed to eat, except the priestsand even gave some of the bread to his companions?

DEIBLER: During the time Abiathar was high priest, David entered the big tent where people worshipped God and asked for some bread. The high priest gave him some of the loaves of bread. That bread was the bread he had presented to God. It was permittedin Moses’ law that only the priests could eat that bread! But David ate some of it. Then he also gave some of it to the men who were with him. But God didn’t consider that was wrong!”

GULLAH: David gone eenside God House an tek de bread wa been pit dey special fa God. David done nyam some bread an e gim ta dem people wid um too. Now den, de Jew Law say nobody oughta nyam dat bread dey, cepin dem Jew priest. An dat been wen Abiathar been leada ob dem priest.”

CEV: It was during the time of Abiathar the high priest. David went into the house of God and ate the sacred loaves of bread that only priests are allowed to eat. He also gave some to his followers."

CEVUK: It was during the time of Abiathar the high priest. David went into the house of God and ate the sacred loaves of bread that only priests are allowed to eat. He also gave some to his followers.”

GWV: Haven’t you ever read how he went into the house of God when Abiathar was chief priest and ate the bread of the presence? He had no right to eat those loaves. Only the priests have that right. Haven’t you ever read how he also gave some of it to his men?"


NET [draft] ITL: how <4459> he entered <1525> the house <3624> of God <2316> when Abiathar <8> was high priest <749> and <2532> ate <5315> the sacred <4286> bread <740>, which <3739> is against the law <1832> law <3756> for any but <1487> <3361> the priests <2409> to eat <5315>, and <2532> also <2532> gave <1325> it to his companions <846>?” companions <4862>?”


  Share Facebook  |  Share Twitter

 <<  Markus 2 : 26 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2019
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran