Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [WBTCDR]     [PL]  [PB] 
 <<  Markus 5 : 35 >> 

WBTC Draft: Sementara Yesus masih berbicara, beberapa orang datang dari rumah pemimpin rumah pertemuan itu. Mereka berkata, "Anakmu sudah meninggal. Sekarang tidak perlu lagi merepotkan Guru."


AYT: Sementara Yesus masih berbicara, beberapa orang dari rumah kepala sinagoge datang dan berkata, “Anakmu sudah mati. Mengapa masih mengganggu Guru lagi?”

TB: Ketika Yesus masih berbicara datanglah orang dari keluarga kepala rumah ibadat itu dan berkata: "Anakmu sudah mati, apa perlunya lagi engkau menyusah-nyusahkan Guru?"

TL: Di dalam Ia sedang berkata-kata, datanglah beberapa orang dari rumah penghulu itu berkata, "Anak Tuan sudah mati; apa sebabnya lagi Tuan menyusahkan Guru?"

MILT: Ketika Dia masih berbicara, datanglah orang-orang dari pemimpin sinagoga itu, seraya berkata, "Anak perempuanmu sudah meninggal, mengapa engkau masih menyusahkan guru?"

Shellabear 2010: Sementara Isa masih berbicara, datanglah orang-orang suruhan dari keluarga kepala rumah ibadah itu. Mereka berkata, "Anakmu sudah meninggal. Mengapa engkau masih juga menyusahkan Guru?"

KS (Revisi Shellabear 2011): Sementara Isa masih berbicara, datanglah orang-orang suruhan dari keluarga kepala rumah ibadah itu. Mereka berkata, "Anakmu sudah meninggal. Mengapa engkau masih juga menyusahkan Guru?"

Shellabear 2000: Ketika Isa masih berbicara, datanglah orang-orang suruhan dari keluarga kepala tempat ibadah itu. Mereka berkata, “Anakmu sudah meninggal. Mengapa engkau masih juga menyusahkan Guru?”

KSZI: Sedang Isa berkata-kata itu, beberapa orang pesuruh datang daripada keluarga ketua saumaah dan memberitahu Yairus, &lsquo;Anak perempuan tuan sudah meninggal. Usahlah tuan susahkan Tuan Guru lagi.&rsquo;

KSKK: Ketika Yesus sedang berbicara, datanglah beberapa orang dari keluarga kepala rumah ibadat itu dan memberitahukannya, "Putrimu telah mati. Untuk apa menyusahkan Guru lagi?"

VMD: Sementara Yesus masih berbicara, beberapa orang datang dari rumah pemimpin rumah pertemuan itu. Mereka mengatakan, “Anakmu sudah meninggal. Sekarang tidak perlu lagi merepotkan Guru.”

AMD: Ketika Yesus masih berbicara kepada perempuan itu, datanglah beberapa orang dari rumah Yairus, pemimpin rumah ibadat itu. Mereka berkata kepada Yairus, "Anakmu sudah meninggal. Sekarang kamu tidak perlu lagi merepotkan Guru."

TSI: Ketika Yesus masih berbicara dengan perempuan itu, ada orang-orang yang datang dari rumah Yairus dan berkata kepadanya, “Anaknya Bapak sudah mati. Jadi sekarang tidak perlu merepotkan Guru lagi. Percuma!”

BIS: Sementara Yesus masih berbicara, beberapa pesuruh datang dari rumah Yairus. "Putri Tuan sudah meninggal," kata mereka kepada Yairus. "Tak usah Tuan menyusahkan Bapak Guru lagi."

TMV: Semasa Yesus berkata demikian, beberapa orang pesuruh datang dari rumah Yairus dan memberitahu Yairus, "Anak perempuan tuan sudah meninggal. Tak usah tuan susahkan guru lagi."

BSD: Sementara Yesus masih berbicara, tibalah beberapa orang pesuruh dari rumah Yairus. Mereka berkata kepada Yairus, “Tuan, putri Tuan sudah meninggal. Tak usah lagi menyusahkan Bapak Guru.”

FAYH: Sedang Ia berbicara kepada wanita itu, pesuruh-pesuruh dari rumah Yairus datang mengabarkan bahwa anak perempuan Yairus sudah mati dan karena itu Yesus tidak perlu datang.

ENDE: Sedang Ia berbitjara, datanglah beberapa orang dari rumah kepala sinagoga, memberitakan: Anakmu sudah meninggal, mengapa menjusahkan Guru lagi?

Shellabear 1912: Dalam ia berkata-kata itu, maka datanglah orang dari rumah penghulu tempat sembahyang itu, katanya, "Anak tuan sudah mati: mengapa tuan menyusahi diri ini lagi?"

Klinkert 1879: Adapon semantara Isa lagi berkata-kata, datanglah orang penghoeloe masdjid itoe, katanja: Bahwa anak toewan soedah mati; mengapa toewan memboewat lagi soesah akan goeroe?

Klinkert 1863: {Luk 8:49} Kapan Toehan masih berkata, dateng orangnja penghoeloe mesdjid, katanja: Anak toewan soedah mati, kenapa boewat soesah lagi sama Goeroe?

Melayu Baba: S-tngah dia ada lagi berchakap, orang datang deri kpala rumah smbahyang punya rumah, dan kata, "Tuan punya anak sudah mati: knapa tuan susahkan guru lagi?"

Ambon Draft: Maka sedang Ija ber-kata-kata lagi, berdatanglah barang awrang deri dalam isi rumah Panghulu Kanisa, kata: Anakmu parampuwan sudah mati, karana apa lagi angkaw mawu bikin susah pada Guru?

Keasberry 1853: Adapun samuntara iya lagi tungah burkata kata, maka datanglah sa'orang kapada punghulu kunisa itu, katanya, Bahwa anakmu prumpuan itu sudah mati, mungapakah angkau mumbuat susah kapada Guru.

Keasberry 1866: Adapun sŭmŭntara iya lagi tŭngah bŭrkata kata, maka datanglah sa’orang kapada pŭnghulu kŭnisa itu, katanya, Bahwa anakmu pŭrampuan itu sudah mati, mŭngapakah angkau mŭmbuat susah kapada Guru?

Leydekker Draft: Tatkala 'ija 'adalah kata 2 lagi maka datanglah barang 'awrang deri pada 'isij rumah panghulu Kanisah, sombahnja: bahuwa 'anakhmu parampuwan sudah mati: meng`apa lagi 'angkaw memberij susah pada guruw?

AVB: Sedang Yesus berkata-kata itu, beberapa orang pesuruh datang daripada keluarga ketua saumaah dan memberitahu Yairus, “Anak perempuan tuan sudah meninggal. Usahlah tuan susahkan Guru lagi.”

Iban: Lebuh Jesus agi benung bejaku, sekeda seruan datai ari rumah Jairus, lalu madah ngagai Jairus, "Anak nuan udah mati. Anang agi ngiruh Pengajar."


TB ITL: Ketika Yesus <846> masih <2089> berbicara <2980> datanglah <2064> orang dari <575> keluarga kepala rumah ibadat <752> itu dan berkata <3004>: "Anakmu <2364> <4675> sudah mati <599>, apa <5101> perlunya lagi <2089> engkau menyusah-nyusahkan <4660> Guru <1320>?" [<3754>]


Jawa: Nalika Gusti Yesus isih ngandika, ana wong saka ing omahe lurah papan pangibadah mau, kang teka lan matur: “Ingkang putra sampun tilar, punapa prelunipun taksih ngribedi Sang Guru?”

Jawa 2006: Nalika Panjenengané isih ngandika, wong sawatara saka ing omahé pangareping papan pangibadah mau nusul teka lan matur, "Putra putri panjenengan sampun tilar, punapa ginanipun panjenengan taksih ngribedi Guru?"

Jawa 1994: Gusti Yésus durung rampung enggoné ngandika, wis ana susulan teka saka omahé Yairus, ngaturi yèn anaké Yairus wis mati. Aturé wong mau marang Yairus: "Putra panjenengan sampun tilar-donya. Menapa prelunipun damel ribedipun Gusti Yésus, kapurih rawuh ing dalem panjenengan?"

Jawa-Suriname: Gusti Yésus durung rampung sing ngomong, kok terus ènèng kongkonan sangka omahé Jairus ngomong nèk anaké wis mati. Wongé ngomong ngéné marang Jairus: “Anakmu wis ninggal. Guruné wis aja dirusuhi!”

Sunda: Sabot Yesus sasauran kitu aya jurungan ti imah Yairus, ngabejaan ka manehna, "Tuang putra teh parantos teu aya, teu kedah ngarerepot deui ka Pa Guru."

Sunda Formal: Sabot Anjeunna sasauran, jol aya jurungan ti bumi Pa Yairus, mawa beja, “Putra teh parantos pupus. Teu kedah ngarerepot deui ka Pa Guru.”

Madura: Teppa’na Isa gi’ abu-dhabu, pas badha reng-oreng dhari bengkona Yairus. "Pottrana panjennengngan ampon seda," ca’na atorra reng-oreng jareya ka Yairus. "Ampon ta’ mabi pot-marepot ka Guru pole."

Bauzi: Labi Yesus im lada lam vameadam lahasuhu di labe ame da Yairus abo Yahudi damat ihimo fi hasi meedam num laba vou aasdamda labe am dam totbaho labe doait ab leham. Labi li Yairus bake ab gagoham. “Om adnamat eloho. Ba Guru bake a gagu vou lemule. Gi feidate.”

Bali: Risedek Ida Hyang Yesus kantun mabaos, wenten utusan rauh saking jeroan Dane Yairus, tur mapiuning ring dane, sapuniki: “Okan mekele sampun seda. Napi gunanne mekele malih ngrepotin Ida I Guru?”

Ngaju: Metoh Yesus magon hakotak, pire-pire jipen dumah bara human Yairus. "Anak tuan je bawi jari nihau," koan ewen dengan Yairus. "Dia usah tuan manyusah Bapa Guru hindai."

Sasak: Sewaktu Deside Isa masih bebaos, araq pelayan-pelayan dateng lẽman balẽ Yairus. "Bijende sampun ninggal," basen ie pade tipaq Yairus. "Sampunang pelungguh nyusahang Bapaq Guru malik."

Bugis: Ri wettu mabbicarana mupa Yésus, engka siyagangngaré tau risuro polé ri bolana Yairus. Nakkeda mennang ri Yairus, "Maténi ana’ makkunraitta Puwang. Aja’na tasussaiwi Bapa’ Guru."

Makasar: Lalang a’bicaraNa Isa, nia’mo siapa are tunisuro battu ri balla’na Yairus. Nakanamo ke’nanga, "Tea’ maki’ susa-susai Pa’ Guru. Nasaba’ matemi anjo ana’ bainea."

Toraja: Marassanmo ma’kada-kada, saemi tau dio mai banuanna kapala banua pa’kombongan, nakua: Ru’du’mo tu anakmi; apapa bua’na mira’ta’i tu Guru?

Duri: Ia tonna mangkada unapa Puang Isa susi joo, ratumi to ba'tu pira-pira tau jio mai bolana Yairus, nakua lako Yairus, "Danggi' omo tasussai tuu Guru male lako bola. Matemi to becce'ta'."

Gorontalo: Tou ti Isa donggo bisa-bisala lonao mayi, ngololota ta lonto bele le Yairus me lopolele oliyo odiye, ”Walai tuwani ma yilate. Didu ohunaliyo ti tuwani hemopo'opule oli Guru.”

Gorontalo 2006: Tou̒ ti Isa donggo hemo tahuda, dengolo lota tamoomayawa lonao̒ mai lonto bele lei Yairus. "Pusili li Tuani mailate," uali mongolio odelei Yairus. "Diilalo mao̒ poo̒suusawa li Tuani ti Paaa̒ Guru."

Balantak: Pintanga' morobu i Yesus, notakamo a mian pii ira men poto'utusan ni Yairus, tanaasna laigan bakitumpuan iya'a. Raaya'a nambantilkon ni Yairus, taena, “Anakmuu nolapusmo. Nongko'upa ka' dauga' mungkulen i Guru.”

Bambam: Mahassampi ma'tula' anna sule hanni to untambai Yairus dio mai banuanna naua: "Indo änä'mu, matem. Damom too ussussai Tuangguhu."

Kaili Da'a: Tempo Yesus danotesa, naratamo bara sakuya mba'a tau nggari sapo Yairus, topanggeniaka ri sapo mpodade etu. Nangulimo ira ka Yairus, "Uma, namatemo anamu. Nabelopa ne'e mana mompakasusa guru malau mpaka ri sapomu."

Mongondow: Koyogotpa ing ki Yesus nongonguman, indoianmai namangoidon tongonumai intau totabaí nongkon baḷoi i Yairus. Mosia noguman ko'i Yairus. "Ki adií bobay i tuang minatoidon, daí dona'aidon ki tuang mokiposusahmai ko'i Pak Guru."

Aralle: Mengeke' ma'kara Puang Yesus, suleirang sangngaka-sangngaka tau luhao mai di dasanna ta Yairus, anna ungngoainte pongkahana, "Mateng änä'mu, Tuang! Damong unsaha-saha inde tuangkuhu."

Napu: Tangana mani Yesu mololita, hawemohe bahangkia suro hangko i souna Yairus au mouliangaa Yairus: "Tua, matemi anamu. Ineemoko mopakasusa Guru."

Sangir: Ene Mawu Yesus bẹ̌dang kapẹ̌hengetange, piạ darolohang pirang katau, nahunděnta wọu wal᷊eng Yairus. "Ahus'i Tuang bawine e seng naněntang," angkuěng i sire si Yairus. "Tawe wahal᷊uasẹ̌ i Tuang mapakasusa Mawu Yesus e wẹ̌dang."

Taa: Wali tongo-tongonya i Yesu mampogomboka tau we’a etu, ratamo tau yako banua i Yairus. Tau to rata etu manganto’oka i Yairus, “Anamu matem. Tamo re’e batuanginya komi mangantalas Pa’a Guru apa ana ngkomi matem si’i-si’i.”

Rote: Yesus bei kola-kola te, ladenu hataholi de'ubee leme Yairus uman mai de lafa'da Yairus lae, "Tuan, Tuan anafe'o na maten so, de tuan boso boe tao susa seluk Ama Mesen bai"

Galela: So de Una ka wobobicarasi, de o Yairus awi tahuno o sosulo yamuruo naga yahino. De ona magena wisibubusu o Yairuska, de itemo, "Upa ngona ma Baba Guru nowigolo kali, sababu ani ngopa mosoneka."

Yali, Angguruk: Enele urukmu itano sembahyang uruk ibam ngi ahun ino amingmingangge piren hinahan watfag. Watfahon itanowen Yairus fam, "Nit nonowe wene hiyag isaruk ahun aru nungge fahet hondoholug lamihin. Hahaloho mondabi war aha," ibag.

Tabaru: 'O Yesus kawobicarasi, de 'o Yairus wi ro-riwo yamuruo naga yoboa yosibusukino 'o Yairusika yongose 'ato, "Bereki, ngaro 'uwau wonisikadangono wodoto-dotoko gu'una sababu 'ani ngowaka gumuna mosongenokau."

Karo: Sanga Jesus ngerana dengan reh piga-piga kalak si erlegi i rumah Jairus nari. Nina man Jairus, "Anakndu ndai nggo mate, man kai nari ngelatihi Guru ena?"

Simalungun: Sanggah na marsahap ai ope ia, adong ma na roh hun rumah ni sintua ni parguruan ai na patugahkon, “Domma matei borumu! Mase sunsahanmu be Guru in?”

Toba: Mangkatahon i dope Ibana, nunga ro angka na sian bagas ni sintua i mandok: Nunga mate borumi; aha be lojaanmu Guru i!

Dairi: Tikan mengerana dèng Jesus, enggo roh pasulaken i bages si Jairus nai. "Enggo matè berrumu i," nina taba si Jairus, "Kadè pella lejaan nèngè Guru idi?"

Minangkabau: Samantaro Isa Almasih sadang mangecek, babarapo urang pisuruah tibo dari rumah Yairus, inyo bakato kabake Yairus. "Anak angku lah maningga, indak usah lai angku mampaseso Angku Guru pulo."

Nias: Me humedehede nasa Yesu, ba tohare zawuyu moroi ba nomo Ya'iro. Lamane khõ Ya'iro, "No mate nonou alawe, hadia nasa wa õbusi dõdõ namada, Guru?"

Mentawai: Talagat paninibo nia Jesus, lotsit-aratulotsit ka sia piga pá sapagugulet sibabara ka lalep Jairus, iageti kuaddangan ka matat Jairus, "Ailangóan nia togam sinanalep. Táan anai lulunia nugejaaké bagat Guru."

Lampung: Sementara Isa masih cawa, pira-pira pesuruh ratong jak lambanni Yairus. "Anak bebai Tuan radu mati," ani tian jama Yairus. "Dang hak Tuan nyusahko Bapak Guru lagi."

Aceh: Teungoh Isa mantong geupeugah haba, na padub droe peulayan teuka nibak rumoh Yairus sira jipeugah, "Aneuëk inong amphon nyang sakét nyan ka meuninggai donya," kheun awaknyan ubak Yairus. "Bék le Amphon peuhék Bapak Gurée nyoe."

Mamasa: Marassampi mantula' anna saemo to untambai Yairus nakua: “Bonno'mi anakmu, daumo ussussai Tuangguru.”

Berik: Jes jepserem Yesus ga gemer nasowena, angtane Yairusem jenawer aa jei ge jalbilirim, ga aa ge forobitye, Yairus ga aane bala, "Tane imna futu. Aamei Yesus gamjon ijam balyan im jenap jam gwife."

Manggarai: Rémé kéta curupn Mori Yésus, caid ata oné mai mbaru de kepala mbaru ngaji hitu agu mai taéd: “Anak dité rowa gi, te co’o koléd ité cégotn keraéng Guru?”

Sabu: Pa dhara nga pedai lii ko Yesus, ta dakka ke do parri ddau do pepu ti ammu Yairus, jhe la lii pa Yairus, "Ne ana Muri ne, alla ke pemade, tenge dho ke Muri ta pehedue Ama Guru ri la ni."

Kupang: Yesus masi baꞌomong bagitu, ju ada satu orang datang dari Yairus pung ruma, ko kasi tau bilang, “Kasian é, ana nona su mati. Jadi jang bekin cape sang Bapa Guru lai. Dia sonde usa pi lai.”

Abun: Yefun Yesus ki suk su nggon ne saresa, yebris ge bok yo ma kadit Yairus bi nu, Yairus gato yesu mo ye Yahudi bi nu ari ne. Yebris bok ne ki nai Yairus do, "Nan bi mam kwop re. Nan syimfar yenggras mu mo nan bi nu o nde."

Meyah: Askesi Yesus anggot mar ros, beda rusnok rineya rin jeska Yairus efen mod noba ragot gu Ofa oida, "Tuan, bebin ebesa ojaga insa koma agos fob. Jefeda bua bunorohrus Yesus en deika guru."

Uma: Bula-na Yesus mololita-pidi, rata-mi ba hangkuja dua suro ngkai tomi Yairus mpo'uli'-ki Yairus: "Mate-imi-hana ana'-nu. Neo'-pi mposusai' Guru."

Yawa: Arono naije Yesus payaowa nene, umba vatano una no Yairus apa yavar inta ude ware, “Injayo Yairus, nya kavo ngkakai to, ti vemo winyakaore nyo Injayo Kurune ansosobe nora.”


NETBible: While he was still speaking, people came from the synagogue ruler’s house saying, “Your daughter has died. Why trouble the teacher any longer?”

NASB: While He was still speaking, they *came from the house of the synagogue official, saying, "Your daughter has died; why trouble the Teacher anymore?"

HCSB: While He was still speaking, people came from the synagogue leader's house and said, "Your daughter is dead. Why bother the Teacher any more?"

LEB: [While] he was still speaking, they came from the synagogue ruler’s [house] saying, "Your daughter has died. Why trouble the Teacher further?

NIV: While Jesus was still speaking, some men came from the house of Jairus, the synagogue ruler. "Your daughter is dead," they said. "Why bother the teacher any more?"

ESV: While he was still speaking, there came from the ruler's house some who said, "Your daughter is dead. Why trouble the Teacher any further?"

NRSV: While he was still speaking, some people came from the leader’s house to say, "Your daughter is dead. Why trouble the teacher any further?"

REB: While he was still speaking, a message came from the president's house, “Your daughter has died; why trouble the teacher any more?”

NKJV: While He was still speaking, some came from the ruler of the synagogue’s house who said, "Your daughter is dead. Why trouble the Teacher any further?"

KJV: While he yet spake, there came from the ruler of the synagogue’s [house certain] which said, Thy daughter is dead: why troublest thou the Master any further?

AMP: While He was still speaking, there came some from the ruler's house, who said [to Jairus], Your daughter has died. Why bother {and} distress the Teacher any further?

NLT: While he was still speaking to her, messengers arrived from Jairus’s home with the message, "Your daughter is dead. There’s no use troubling the Teacher now."

GNB: While Jesus was saying this, some messengers came from Jairus' house and told him, “Your daughter has died. Why bother the Teacher any longer?”

ERV: While Jesus was still there speaking, some men came from the house of Jairus, the synagogue leader. They said, “Your daughter is dead. There is no need to bother the Teacher.”

EVD: Jesus was still there speaking. Some men came from the house of Jairus, the synagogue leader. The men said, “Your daughter is dead. There is now no need to bother the teacher (Jesus).”

BBE: And while he was still talking, they came from the ruler of the Synagogue’s house, saying, Your daughter is dead: why are you still troubling the Master?

MSG: While he was still talking, some people came from the leader's house and told him, "Your daughter is dead. Why bother the Teacher any more?"

Phillips NT: While he was still speaking, messengers arrived from the synagogue president's house, saying, "Your daughter is deadthere is no need to bother the master any further."

DEIBLER: While Jesus was still speaking to that woman, some people arrived who had come from Jairus’ house. They said to Jairus, “Your daughter has now died. So …it is useless that you bother the teacher any longer by urging him to go to your house!/why do you bother the teacher any longer by urging him to go to your house?† [RHQ]”

GULLAH: Same time Jedus beena say dis ta de ooman, some people come bring nyews fom Jairus house. Dey tell Jairus say, “Ya daughta done dead, so ya ain oughta warry de teacha no mo, ainty?”

CEV: While Jesus was still speaking, some men came from Jairus' home and said, "Your daughter has died! Why bother the teacher anymore?"

CEVUK: While Jesus was still speaking, some men came from Jairus' home and said, “Your daughter has died! Why bother the teacher any more?”

GWV: While Jesus was still speaking to her, some people came from the synagogue leader’s home. They told the synagogue leader, "Your daughter has died. Why bother the teacher anymore?"


NET [draft] ITL: While <2980> he <846> was <2980> still <2089> speaking <2980>, people came <2064> from <575> the synagogue ruler’s house <752> saying <3004>, “Your <4675> daughter <2364> has died <599>. Why <5101> trouble <4660> the teacher <1320> any longer <2089>?”


  Share Facebook  |  Share Twitter

 <<  Markus 5 : 35 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2019
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran