Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [BALANTAK]     [PL]  [PB] 
 <<  1 Petrus 3 : 7 >> 

Balantak: Koiya'a uga' i kuu moro'one men suo'an. Kuu tio tumuo' poo'inti'i tia boroki'muu, ka' minginti'i se' tikolna i raaya'a sian koi tikolna moro'one. Angga'i i raaya'a gause i raaya'a koikoimo tii kuu bo mangalabot barakaat tutuo' men pore men ringkat na Alaata'ala. Limang a men koiya'a dako' Alaata'ala bude' mangalabot sambayangmuu.


AYT: Demikian juga kamu, hai suami-suami, hiduplah bersama istrimu dengan penuh pengertian karena mereka kaum yang lebih lemah. Hormatilah mereka sebagai sesama ahli waris dalam menerima anugerah hidup supaya doa-doamu tidak terhalang.

TB: Demikian juga kamu, hai suami-suami, hiduplah bijaksana dengan isterimu, sebagai kaum yang lebih lemah! Hormatilah mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan terhalang.

TL: Demikianlah juga kamu, hai segala suami orang, hendaklah kamu duduk dengan isterimu dengan budi pekerti yang baik, sebab mereka itu pihak yang lebih lemah keadaannya, serta memberi hormat kepadanya, sebab kamu juga sama waris anugerah Allah, yaitu hidup, supaya doamu jangan tergendala.

MILT: Para suami, dengan cara serupa, ketika hidup bersama dalam kebijaksanaan, haruslah menunjukkan rasa hormat kepada istri seperti kepada bejana yang lebih lemah, dan selaku teman pewaris anugerah kehidupan, supaya doa-doamu tidak terhalang.

Shellabear 2010: Demikian jugalah kamu, hai suami-suami. Bertindaklah bijaksana terhadap istrimu, dan sebagai orang yang lebih lemah, hargailah dia, karena bersama-sama dengan dia, kamu menerima karunia Allah, yaitu kehidupan. Dengan demikian, doa-doamu tidak akan terhalang.

KS (Revisi Shellabear 2011): Demikian jugalah kamu, hai suami-suami. Bertindaklah bijaksana terhadap istrimu, dan sebagai orang yang lebih lemah, hargailah dia, karena bersama-sama dengan dia, kamu menerima karunia Allah, yaitu kehidupan. Dengan demikian, doa-doamu tidak akan terhalang.

Shellabear 2000: Demikian jugalah kamu, hai suami-suami. Hendaklah kamu bertindak bijaksana terhadap istrimu dan hendaklah kamu menghargainya sebagai orang yang lebih lemah, karena bersama-sama dengan dia, kamu menerima karunia Allah, yaitu kehidupan. Dengan demikian, doa-doamu tidak akan terhalang.

KSZI: Suami, kamu juga hendaklah hidup bersama isterimu dengan sikap mengerti. Berilah penghormatan kepada isteri sebagai kaum yang lebih lemah dan sebagai rakan pewarismu yang sama-sama menerima kasih kurnia hidup. Dengan demikian doamu kepada Allah tidak akan terhalang.

KSKK: Demikian juga kamu, hai para suami, dalam hidupmu bersama hendaklah kamu penuh pengertian. Hendaklah kamu memperlakukan mereka dengan penuh perhatian sambil menyadari bahwa mereka dari kaum yang lebih lemah dan bahwa kamu berbagi karunia hidup bersama.

WBTC Draft: Demikian juga kamu suami, hiduplah dengan penuh pengertian bersama istrimu. Hormatilah istrimu. Mereka lebih lemah daripada kamu, tetapi Allah memberikan berkat yang sama kepada mereka seperti yang diberikan-Nya kepadamu. Berkat itu memberikan hidup yang sebenarnya. Lakukanlah itu supaya doamu tidak mengalami rintangan.

VMD: Demikian juga kamu suami, hiduplah bersama istrimu dengan penuh pengertian, karena mereka lebih lemah daripada kamu. Tunjukkanlah hormat kepada mereka karena Allah memberikan berkat yang sama kepada mereka seperti yang diberikan-Nya kepadamu, yaitu berkat hidup yang sebenarnya. Lakukanlah itu supaya doamu terkabul.

AMD: Begitu juga kamu, suami-suami, hiduplah bersama istrimu dengan penuh pengertian karena mereka adalah kaum yang lebih lemah. Hormatilah mereka karena Allah juga memberikan berkat yang sama, yaitu anugerah hidup yang abadi. Lakukan ini supaya doa-doamu terkabul.

TSI: Begitu juga, para suami, hendaklah kalian masing-masing hidup baik dengan istrimu, dan menyadari bahwa secara jasmani perempuan lebih lemah dari laki-laki. Dan kamu juga harus menghormati istrimu, dengan mengingat bahwa dia juga— lewat kebaikan hati Allah, akan masuk ke dalam hidup yang selama-lamanya. Kalau kamu tidak menghormati istrimu, maka doa-doamu tidak akan didengar dan tidak akan dijawab oleh Allah.

BIS: Dan kalian juga, suami-suami, hendaklah hidup dengan penuh pengertian terhadap istrimu, dan dengan kesadaran bahwa mereka adalah kaum yang lemah. Perlakukanlah mereka dengan hormat, sebab mereka bersama-sama dengan kalian, akan menerima anugerah hidup yang sejati dari Allah. Lakukanlah ini, supaya tidak ada yang menghalangi doamu.

TMV: Demikian juga kamu, suami-suami harus hidup dengan isteri kamu dengan penuh pengertian, dan sedar bahawa mereka itu kaum yang lebih lemah. Perlakukanlah mereka dengan hormat, kerana mereka bersama-sama kamu, akan menerima anugerah hidup sejati dan kekal daripada Allah. Berbuatlah demikian supaya tiada sesuatu pun menghalangi doa kamu.

BSD: Begitu juga suami-suami. Hiduplah bijaksana dengan istrimu, dan sadarilah bahwa mereka tidak sekuat kalian. Perlakukanlah mereka dengan hormat, sebab bersama kalian, mereka akan menerima pemberian hidup yang sejati dari Allah. Lakukanlah itu supaya tidak ada sesuatu pun yang menghalangi doamu.

FAYH: Dan para suami, hendaklah Saudara bersikap bijaksana terhadap istri. Perhatikanlah kebutuhan mereka dan hormatilah mereka sebagai kaum lemah. Ingatlah bahwa istri Saudara adalah sekutu Saudara dalam menerima berkat Allah dan jikalau Saudara tidak memperlakukannya sebagaimana mestinya, doa Saudara mungkin tidak mendapat jawaban.

ENDE: Demikianlah kamu lelaki, tundjuklah pengertian dalam hidup bersama, terhadap isterimu sebagai terhadap turunan golongan lemah: berilah hormat kepadanja, sebagai pewaris-pewaris rahmat kehidupan, supaja doa-doamu tidak mendapat halangan.

Shellabear 1912: Maka kamu pun demikian juga, hai segala laki-laki, hendaklah kamu duduk dengan isterimu dengan bijaksana, serta memberi hormat kepadanya dari sebab ia perempuan yang lebih lemah keadaannya, dan sebab kamu bersama-sama mempusakai kurnia Allah, yaitu hidup: supaya jangan doamu ditegahkan.

Klinkert 1879: Demikian poela, hai segala soeami, hendaklah dengan bidjaksana kamoe doedoek dengan isterimoe saperti dengan soeatoe bedjanah jang terlebih lemah adanja, dan berilah hormat akandia, sebab ijapon sama warits karoenia salamat, maka ija-itoe soepaja permintaan doamoe djangan tertegah.

Klinkert 1863: Dan bagitoe djoega, hei segala laki! {Efe 5:25; Kol 3:19} biar kamoe tinggal bersama-sama dia-orang dengan pengataoewan, serta hormatilah sama binimoe saperti benda jang lebih lembek, dan lagi saperti temen waris sama kasihan slamat, sopaja djangan permintaan doamoe tertegah.

Melayu Baba: Dan kamu yang jadi laki pun bgitu juga, biar-lah kamu tinggal sama kamu punya bini dngan bijaksana, dan kasi hormat k-pada bini, sbab dia prempuan yang lbeh lmah, dan sbab kamu sama-sama dapat kurnia Allah, ia'itu hidop, mnjadi psaka; spaya jangan kamu punya do'a di-tgahkan.

Ambon Draft: Bagitu lagi, h/e kamu suwami-suwami, hendaklah kamu tinggal sama-sama deng-an bangsa parampuwan, se-perti bakas itu, jang lebeh lombot, dengan budi-akal jang bajik dan bertondjok pada marika itu hormat jang pa-tut, seperti pada sama-warits nimet kahidopan, agar djang-an segala pemohonan kamu detagahkan.

Keasberry 1853: Dan dumkianlah pula, swami swami, handaklah kamu tinggal bursama sama dungan marika itu sapurti pungatauan, surta hormatilah akan istri itu, sapurti kapada bujana yang lumbut, dan lagi slaku orang yang muwarithi akan anugrah slamat itu; supaya jangan doa doamu itu turtugah.

Keasberry 1866: Dan dŭmkianlah pula swami swami handaklah kamu tinggal bŭrsama sama dŭngan marika itu mŭnurot pŭngatahuan, sŭrta hormatilah akan istri itu, spŭrti kapada bŭjana yang lŭmbut, dan lagi slaku orang yang mŭngwarithi bŭrsama sama akan anugrah slamat itu; supaya jangan doa doamu itu tŭrtŭgah.

Leydekker Draft: Sabagej lagi, hej segala suwamij hendakhlah kamu dudokh serta marika 'itu dengan budij, sambil memberij hhormat pada pagawej kaparampuwanan jang terlemah, sedang kamu lagi 'ada serta waritz nixmet kahidopan: sopaja segala minta doxamu djangan detagahkan.

AVB: Suami, kamu juga hendaklah hidup bersama isterimu dengan sikap mengerti. Berilah penghormatan kepada isteri sebagai kaum yang lebih lemah dan sebagai rakan pewarismu yang sama-sama menerima kasih kurnia hidup. Dengan demikian doamu kepada Allah tidak akan terhalang.

Iban: Baka nya mega kita ke laki, kita enda tau enda siru enggau bini kita, lalu bebasaka sida laban sida iya indu sereta lemi agi ari kita, laban sida mega sama enggau kita bempu pengidup ti diberi Allah Taala, ngambika nadai utai nekul sampi kita.


TB ITL: Demikian juga <3668> kamu, hai suami-suami <435>, hiduplah <4924> bijaksana <1108> dengan isterimu <1134>, sebagai <5613> kaum yang lebih lemah <772>! Hormatilah <632> <5092> mereka sebagai <5613> teman pewaris <4789> dari kasih karunia <5485>, yaitu kehidupan <2222>, supaya <1519> doamu <4335> <5216> jangan <3361> terhalang <1465>. [<2596> <4632> <2532>]


Jawa: Samono uga kowe, he, para wong lanang, anggonmu jejodhoan nganggoa duga-duga tumrap para wong wadon, awit iku golongan kang luwih ringkih! Padha ajenana amarga iku padha kanca ahli-warise sih-rahmating kauripan, supaya pandongamu aja nganti kaalangan.

Jawa 2006: Samono uga kowé, para wong lanang, uripa kanthi wicaksana karo somahmu, kang klebu golongan kang ringkih! Padha ajènana kayadéné kanca tunggal warising sih-rahmat, yaiku kauripan, supaya pandongamu aja nganti kaalang-alangan.

Jawa 1994: Semono uga kowé, para wong lanang, enggonmu jejodhoan nganggoa duga-duga, nganggo ngèlingi yèn bojomu luwih ringkih badané. Padha ajènana merga bojomu kuwi uga wong sing uripé saka sih-rahmaté Allah kaya kowé, supaya pandongamu ana ing ngarsané Allah ora kaalangan.

Jawa-Suriname: Kanggo kowé sedulur-sedulur lanang, pernatan ing sakjeroné omah-omah kuwi ngéné: Kowé kudu tumindak nganggo kadunungan, mangertèni nèk wong wédok kuwi luwih ringkih tenimbang wong lanang. Mulané bojomu kudu mbok ajèni, awit dèkné uga, kaya kowé, nampa urip langgeng pawèhé Gusti Allah. Dadiné, nèk kowé ora ngajèni marang bojomu, pandongamu ora bakal ditampa karo Gusti Allah.

Sunda: Sabalikna deui aranjeun nu jadi salaki, kudu bageur ka pamajikan, kudu daek ngaraskeun, kawantu awewe teh kaom lemah. Ajenan, da pamajikan jeung aranjeun teh samilik reujeung, bakal dipaparin kanugrahaan hirup anu sajati ti Allah. Tah kudu kitu, supaya ari aranjeun neneda ka Allah ulah aya anu matak jadi halangan.

Sunda Formal: Sabalikna, kaom lalaki ge, kudu hade ka pamajikan. Wanita teh kaom nu lemah, anu kudu diajenan, sarta dijadikeun batur hirup sauyunan ti sih kurnia hirup. Supaya du'a aranjeun teh, teu kahalangan. kana paneda.

Madura: Ban sampeyan, kaom lalake’an, kodu andhi’ pangarteyan ka rajina, ban kodu emot ja’ rajina sampeyan tamaso’ golongan se ta’ kowat. Hormadi bine paneka, sabab rajina sampeyan ganeka asareng sampeyan bakal narema’a papareng odhi’ se saongguna dhari Allah. Lakone paneka sopaja tadha’ ponapa se ngalange du’ana sampeyan.

Bauzi: Dam lahi eheda oa, um laha um ahu adat iedi lahi bake deeli iademe vabiedam labe vou aidale. Neham bak. Lahi bee bak. Labi im dam teu bak. Labi laha Alat ozahit aame faobekesi neà bak meedam di gi um damta meedam vabak. Alat uba lab modi Amti vahi gi ahe neàna bohu vuusdam bak lam um lahiti vahi ame baket modehe bak. Labihàmu um ahu adat iedi um lahi bake deeli iademe vabiedale. Uho labiham vabameam làhà, uho Ala bake tom gagodam di Alat ba aim vabak.

Bali: Kadi asapunika taler parasemeton lanang, sajeroning semeton mapumahan sareng rabin semetone, semeton patut uning, mungguing rabin semetone punika maraga lemet. Punika awinane semeton patut ngajiang ipun, santukan ipun jaga nampi paica urip saking Ida Sang Hyang Widi Wasa sareng-sareng ring semeton. Laksanayangja kadi asapunika, mangdane pangastawan semetone tan kapialangan.

Ngaju: Tuntang keton kare banan oloh kea, keleh keton belom hapan salepah kaharatin keton dengan sawan keton, tuntang hapan karendeng je ewen te jalahan oloh kalunen je balemo. Keleh manun ewen dengan hormat, basa ewen te kareh manarima asi je belom bara Hatalla kilau je inarima keton kea. Keleh malalus taloh te, mangat jaton oloh je mahambang lakudoan keton.

Sasak: Dait side pade ẽndah, semame-semame, side pade harus idup bijaksane tipaq seninende, dait siq kesadaran bahwe ie pade kaum saq lemah. Lantaran bareng-bareng kance ie, side nerimaq rahmat Allah, nike kehidupan. Siq care nike ndẽq araq saq halangin do'ende.

Bugis: Na ikoto, sining lakkaié, sitinajano tuwo sibawa penno pappahang lao ri bainému, enrengngé nasibawang amaingekeng makkedaé mennang iyanaritu abbatireng iya malemmaé. Gaukengngi mennang sibawa malebbi, saba’ silaokko mennang, tarimai matu pammasé atuwong mannennungeng polé ri Allataala. Pogau’i iyaé, kuwammengngi nadé’ gaga lawa-lawaiwi sempajammu.

Makasar: Ikau pole, sikamma bura’-bura’nea, parallui baji’ pammahannu mae ri bainennu; parallui nuasseng angkanaya anjo tubai’-bainea tau lammai. Bajiki panggaukannu mae ri ia, nasaba’ lasiagang ngasengko ke’nanga lantarimai passare lammoro’Na Allata’ala iamintu katallassang sitojennaya. Gaukangi anne kammaya, sollanna tena anrompai pappala’ doangannu.

Toraja: Susi duka kamu to, e mintu’ muane la kinaakomi siruran bainemi, belanna ma’kada baine, ammi kasiri’i, apa pada umpomana’komi pa’kamaseanNa Puang Matua, iamotu katuoan: dikua anna tang tikadang-kadang tu passambayangmi.

Duri: Ee, kamu' to muane kebainemo! Susi todami, la sikalino kamu' balimmi. La mitulungngi, sanga miissen kumua ia to kamawatanganna te'da napada kamawatanganna muane. La mitaratte'i, sanga miissen kumua pada la ntarima kamu' barakka' to naben kamu' Puang Allataala, iamo to katuoan melo te'da cappa'na. La mipugauk susi tee, na te'da apa hhalangngii to passambajangmi lako Puang Allataala.

Gorontalo: Odito olo timongoli mongololai ta ma heohiyala: Timongoli musi tumumula bijaki ode dile limongoli, sababu musi otawa limongoli deu timongoliyo lebe molulupuhu. Hurumatiya mao timongoliyo, sababu timongoliyo pe'epe'enta wolimongoli mololimo rahmati monto Allahuta'ala, deuwitoyito tutumula kakali. Pohutuwa mao u odito boyito alihu diyaluwo u mo'obubula Allahuta'ala molametayi dua limongoli.

Gorontalo 2006: Wau timongoli olo, mongo dile talolai̒, mamusi tumumulo wolo lealeaatu lo huhama todilemu, wau wolo motota lobatanga hihilao deu̒ timongolio yito kaumu tamo lulupuhu. Pohutua mao̒ timongolio wolo hulumati, sababu timongolio pee̒-pee̒enta woli mongoli, mamololimo ponu lo tutumulo ututuulio tutu monto Allahu Taa̒ala. Pohutua mao̒ utie, alihu diaaluo tamo ngabuto dua̒mu.

Bambam: Susi toi duka' lako to titanam ambe illaam pandaposam, pahallukoa' la umpaillaam penaba liu bainemu, aka inde bainemu tä' pada kamatohoammua'. Pa'kasalleia' aka padakoa' bassim namana' Puang Allataala katuboam sule lako salako-lakona. Aka maka' tä'koa' ma'pogau' susi, iya tä' la nahingngiam Puang Allataala sambajammua'.

Kaili Da'a: Iwetu wo'u komi totu'a-totu'a langgai. Komi kana matuwu mosanggani-nggani ante rongomu ante pokainggu to nanoto. Toramo, ira da'a nasimbayu karosona ante langgai. Bilamo ira sabana ira wo'u niwai Alatala ka katuwua nabelo sampe ri kasae-saena nasimbayu ewa komi langgai. Kawiamo etu ala da'a maria nuapa-nuapa mombalawa posambayamu.

Mongondow: Mo'ikow doman, ḷoḷaki mita komangartibií ko'i buḷoi monimu poḷat doman monota'au kom mosia tua intaubií mita inta molomah. Hormatbií im mosia, sim mosia tua im moyotakin monimu motarima kon hadiah kobiagan inta mononoi nongkon i Allah. Aidaibií in na'a simbaí diaí im mokoḷamboi kon sambayang monimu.

Aralle: Noa tumokoa' dio muane, pahallukoa' tuho sikarota'i bahinemu. Pihki' liui umba la umpanoa undului, aka' kamatohoannaii dai sinnoa kamatohoanna muane. Ampo' moinnakato noa, bahineta sinnoa siamingkea' kita' di olona Puang Alataala, aka' sika nabea toe' Puang Alataala katuhoang ang lambi' sapano-panona sinnoa ang nabeaingkea'. Dianto anna pahalluia' umpakeangka' sinnoa ang sihatang. Aka' ponna ke dakoa' tuho sikarota'i bahinemu, ya' yato sambayammu dai la nahingngi Puang Alataala.

Napu: Nodo wori ikamu tobalilo, hangangaa mohintuwukau hai towawinemi, hai hangangaa nipekiri noumba rarami motulungihe, lawi kamarohonda bara nodo kamarohomi. Agayana nauri nodo, towawinemi batena himbela hai ikamu i peitana Pue Ala, lawi Pue Ala mowei worihe katuwo au bara mokahopoa himbela hai ikamu. Ido hai hangangaa nibilahe moula apa au hintoto. Lawi ane barakau mohintuwu hai towawinemi, ina tehomboki pekakaemi.

Sangir: Dingangu kerene lai i kamene manga esẹ e, pěmpẹ̌biahẹ̌ko pakatatahuěnna su kawing i kamene, batụu i sire kawe wansa lome. Lẹ̌adate wue i sire, watụ u i kamene kawe sarung sěngkapěnarimạu tatal᷊ěntụu pẹ̌bawiahẹ̌ kakalẹ̌ bọu anun Duata. Kụ kẹ̌koạkong kamene ho ene, tadeạu tawe makapetọ pẹ̌kakal᷊iomaneng i kamene.

Taa: Wali komi to langkai to marongom, re’e seja to matao ane nuika ngkomi samparia. Etu semo, ri raya ngkatuwu ngkomi siwaka pei indo nu ana ngkomi samba’a pei samba’a, ika resi sira ewa wimba to singkonong pei anu to roomo napakanasaka i mPue Allah komi. Raramaka sira, apa sira semo to yu’u-yu’u pei komi. Pasi angga sira apa sira damangarata seja sora to danawaika i mPue Allah komi. Etu semo katuwu to singkasaenya. Wali ewa wetu lengko to masipato danuika ngkomi resi indo nu anamu, see tare to damangantalas pokai-kai ngkomi.

Rote: Ma ba'eneu emi, fo saotou kala lemin! Ela leo bee na, maso'da no dudu'a-aafi neuk mo emi saoina mala, ma emi muse bubuluk, sila be'i-balakain ta ba'u emi be'i-balakaim fa. Taos no ha'da-holomata, nanahu emi mo sila hapu maso'da matetu ka neme Manetualain mai. Tao tungan leondiak, fo ela boso hapu hata napanggengge emi huhule-haladoim.

Galela: De komagena lo ngini yanau gena nako nia peqeka, bilasu nianako idodooha la nigoge o rimoi ma rabaka, sababu muna gena ami buturu imaterowa de yanau manga buturu. Bilasu de nia horomati munaka, sababu ma ngale o Gikimoi Awi laha, so maro ngini komagena lo muna gena o oho ka sidutu ikakali wosijajajika magena mamake. Nakoso ngini nia horomati munaka ihiwa, de ma orasi niwisumbayang de Una asa wosigisewa.

Yali, Angguruk: Hit ap hiyap oho lahebon nori, hinindimu fuki roho wenggel haruk lit hunuhesi men fano roho welamuhup. Hiyap uwag ine eleg ulug wenggel haruk lit hit it onori hag toho welamuhup. Hiren sembahyang urukon siyahap tuhup tohon hiyap oho mondabi fano welamuhup ulug Allahn sali imbibahon honoluk toho welamuhup.

Tabaru: De ngini 'o roka-rokata mita, ngini salingou nia'ahu ma sigoronaka niakisahe nia wekata, de nianako 'ato 'ona ge'ena koyokuatuwa. Niakidiai yaowa-owa 'onaka, sababu 'ona de de ngini 'asa niamake 'o co-catu ge'ena la 'o 'ahu ma dutu ma Jo'oungu ma Dutuno. Koge'ena niadiai la nia lahidoa ma Jo'oungu ma Dutu wadawongo.

Karo: Bage pe kam o perbulangen nggeluhlah kam alu dem pengertin nandangi ndeharandu, janah arus iangkandu maka gegehen kam asang ia. Mehamatlah kam man bana, sabap ia pe radu ras kam, ngaloken kiniulin kegeluhen si ibereken Dibata. Bagendalah perbahanenndu gelah ula lit si ngolangi pertotonndu ku Tuhan.

Simalungun: Paramangon pe sonai ma, maruhur ma nasiam mangkasomani sidea, halani galekan do hadirion ni parinangon. Sangap ma bahen nasiam sidea, halani dihut do sidea hasoman panean bani sibere-bere hagoluhan na humbani Naibata, ase ulang tarlanglang tonggo nasiam.

Toba: Angka baoa pe songon i ma; marroha ma hamu mangangkupi nasida, ala pardaging na gumale do ina i. Sangap ma bahen hamu nasida, ala dohot do nasida dongan panean di asiasi hangoluan, asa unang tarambat tangiangmuna.

Dairi: Bang kènè pè alè partua ibalè, merukur mo kènè lako mendengani si nibages ndènè, janah bettoh kènè mo perdaging ndotè ngo daberru. Mehormat mo kènè taba kalak i, ai dekket ngo kalak i dengan sidasa i masèh atè Dèbata, imo kenggelluhen siamman sumendah. Mula bagi ngo ibaing kènè, oda ngo lot nèngè mengkella-kella sodip ndènè.

Minangkabau: Baitu pulo angku-angku nan manjadi laki, andaklah iduik mamahami sagalo sasuatu, taradok bini angkau, sarato jo kasadaran, baraso inyo adolah kaum nan lamah. Pabuweklah inyo sacaro aromaik, dek karano inyo samo-samo jo angkau, ka manarimo pambarian iduik nan sajati dari Allah. Karajokanlah kasadonyo tu, supayo indak ado nan ma alangi dowa angkau.

Nias: Ba ya'ami fo'omo ira matua, ya sifahõna fa'omasi ami ba khõ wo'omomi ira alawe, si fao fa'aboto ba dõdõ wa no sambõ fa'abõlõ ira. Mifosumange ira, me fao ira awõmi ba wanema buala fa'auri sindruhu si otarai Lowalangi. Mifalua da'e, ena'õ lõ sanahaini fangandrõmi.

Mentawai: Ialeú et kam taimanteu, kau bulat nuagai kam murimanua ka tubudda tainanalepmui, ka agaimui kolou, ka sia tainanalep néné, simaluluk tubu lé. Oto surú kam sia, aipoí ai lé sia ka tubumui, samba rasisiló panguruat sibabara ka Taikamanua, iaté puririmanua sipulelelek. Oto galaiaké kam néné, bulé tá bara sisaila paniddogatmui.

Lampung: Rik keti juga, kajong-kajong, hagani hurik penuh pengertian tehadap inggommu rik jama kesadaran bahwa tian anodo kaum sai lemoh. Perlakukodo hormat jama tian, mani tian jejama jama keti, haga nerima anugerah hurik sai sejati jak Allah. Lakukodo inji, in mak ngedok sai ngehalangi duamu.

Aceh: Dan meunan cit gata, hei teungku-teungku lakoe, bah kheueh gata udeb ngon peunoh peungeurtian ateueh purumoh gata, dan ngon sadar bahwa awaknyan na kheueh kawöm nyang leumoh. Peusaneut kheueh awaknyan deungon horeumat, sabab awaknyan meusajan-sajan ngon gata, teuma jiteurimong anugeurah udeb nyang seujati nibak Allah. Peubuet kheueh nyoe, mangat hana nyang ampeung doá gata.

Mamasa: Susi toi duka' lako muane, la muissan umbaan penawa bainemu, annu tae' pada kamatoroammua'. La muangga' manappa annu padakoa' la untarima katuoan sae lako-lakona yao mai Puang Allata'alla. Ianna tae'koa' te ma'gau' susie, tae' la narangngi Puang Allata'alla sambayangmua'.

Berik: Aaiserem jegme gemer, aamei anggwana winibereiserem, aamei wini ilemanaiserem jebar ga waakenfer igama nwini tousaiserem jeme. Aamei ini imna ga is foler-folerfer sege falipmini wini ilemanaiserem jebar, aam temawer jemna baabeta bastantowaifer imniwer, ane aamei jebaner gwela waakena abak-abaksusfer Uwa Sanbagiri is jes golminirim jebar gam is ge domola. Ane aamei wini ilemanaiserem jebar ga waakenfer igama gwena, jega sembayanga imnaiserem Uwa Sanbagiri Jei is gam sarbaipmini.

Manggarai: Oé sanggés méut ngasang rona! Méu kolé, nggalas koém agu winas, ai isé toé mberes ného méu. Hiang ga isé cama ného haé-reba ata tiba mbaté, ngong mosé di’a oné-mai Mori Keraéng. Ali hitu, ngaji de méu toé manga do’ongn.

Sabu: Jhe mu lema ne momone-momone, do jhamma ke mu ta muri mada nga tobo ri lua tada penaja nga ihi-ammu mu, jhe do nga toi ke ri mu ta do ro kejie do ke loe. Takka we ro pekerihi, rowi ro do hela'u-la'u nga mu, do ta hammne ne lua ruba dhara ne, muri mada do peloro ne ngati Deo. Jhagge we ri mu ne nadhe, mi ta do dho era ne do labbe ne lihebhajha mu.

Kupang: Laki dong! Idop satu hati deng bosong pung bini. Timbang bae-bae apa yang bae kasi sang dia, ais bekin iko. Kasi tunju hormat sang dia dalam samua hal, tagal parampuan pung kuat sonde sama ke laki-laki pung kuat. Te bosong sama-sama tarima ame pusaka yang Tuhan Allah mau kasi sang bosong. Andia, sama-sama tarima idop baru yang Tuhan kasi sang bosong dari Dia pung hati bae. Ma bosong laki dong musti idop satu hati deng bosong pung bini bagitu, ko biar kalo bosong dua ada angka hati ko sambayang minta satu hal dari Tuhan, na, Dia mau dengar sang bosong.

Abun: Sane dom, nin yebris gato kra ne, nin nutbot nin bi nggon sisu ndo et. Nin bi nggon yo ben bi suk-i nggi saga nin yebris nde. Sane nin nutbot suk gato nin ben su nin bi nggon sisu ndo et. Nin mewa nin bi nggon sisu ndo sor, we Yefun Allah dakai kak os wa nin si nin bi nggon ne sino sok mo An bi rus-i, ete nin sino kem ndo to kapyo mato kapyo. Nin mewa nin bi nggon ne sisu ndo et, subere nin do ki suk su Yefun Allah yo, nin ki suk sisu ndo sor, suk yo yawa suk gato nin ki su Yefun ne nde, wo bere Yefun iwa jam sukdu gato nin ki ne.

Meyah: Iwa ongga yuskotu arja fob, iwa ita mar erek insa koma tein ojgomu. Iwa ita mar ongga ongkoska skoita yeyin yuhoner noba yugif gu rua tein ojgomu. Jeska rua bera runofora efek erek iwa guru, noba rua rimesma eiteij ah ongga efeinah ongga Allah anggen rot morototuma jera iwa tein. Erek iwa ineita mar insa koma guru, beda Allah eneg rot mar ongga iwa yum iteij gu Ofa rot guru.

Uma: Wae wo'o koi' tomane, tuwu' hintuwu'-koi hante tobine-ni, pai' penonoi beiwa ohea-ni mpotulungi-ra, apa' karohoa-ra uma hewa karohoa tomane. Aga nau' wae, tobine-ni bate hibalia hante koi' hi poncilo Alata'ala, apa' nawai' wo'o-ra-rawo katuwua' to duu' kahae–hae-na hibalia koi'. Toe pai' kana nibila'-ra hewa to kasipato'-na. Apa' ane uma-koi hintuwu' hante tobine-ni, telawa' mpai' posampaya-ni.

Yawa: Naiso syo raura tavon irati anya wabauname wasai: Syare weananto wapa wanya manuga rai tenambe, weye wadaen wanya mamo ranasine ama vambunine mamaisyo anya apa rai jewen. Muno wabekobeo mai inda mamaisy, weye onawamo Amisye po apa kovo ngko dave raugaje mai tavon, maisyare muno Po raugaje wasai. Weramu ranivara wabekobeo wapa wanya maije jewen, weamo mo wapa sambaya wapo raura seo Amisye aije ransopi.


NETBible: Husbands, in the same way, treat your wives with consideration as the weaker partners and show them honor as fellow heirs of the grace of life. In this way nothing will hinder your prayers.

NASB: You husbands in the same way, live with your wives in an understanding way, as with someone weaker, since she is a woman; and show her honor as a fellow heir of the grace of life, so that your prayers will not be hindered.

HCSB: Husbands, in the same way, live with your wives with understanding of their weaker nature yet showing them honor as co-heirs of the grace of life, so that your prayers will not be hindered.

LEB: Husbands, in the same way live with [your wives] _knowledgeably_ , as with the weaker female vessel, showing [them] honor as fellow heirs also of the grace of life, so that your prayers will not be hindered.

NIV: Husbands, in the same way be considerate as you live with your wives, and treat them with respect as the weaker partner and as heirs with you of the gracious gift of life, so that nothing will hinder your prayers.

ESV: Likewise, husbands, live with your wives in an understanding way, showing honor to the woman as the weaker vessel, since they are heirs with you of the grace of life, so that your prayers may not be hindered.

NRSV: Husbands, in the same way, show consideration for your wives in your life together, paying honor to the woman as the weaker sex, since they too are also heirs of the gracious gift of life—so that nothing may hinder your prayers.

REB: In the same way, you husbands must show understanding in your married life: treat your wives with respect, not only because they are physically weaker, but also because God's gift of life is something you share together. Then your prayers will not be impeded.

NKJV: Husbands, likewise, dwell with them with understanding, giving honor to the wife, as to the weaker vessel, and as being heirs together of the grace of life, that your prayers may not be hindered.

KJV: Likewise, ye husbands, dwell with [them] according to knowledge, giving honour unto the wife, as unto the weaker vessel, and as being heirs together of the grace of life; that your prayers be not hindered.

AMP: In the same way you married men should live considerately with [your wives], with an intelligent recognition [of the marriage relation], honoring the woman as [physically] the weaker, but [realizing that you] are joint heirs of the grace (God's unmerited favor) of life, in order that your prayers may not be hindered {and} cut off. [Otherwise you cannot pray effectively.]

NLT: In the same way, you husbands must give honor to your wives. Treat her with understanding as you live together. She may be weaker than you are, but she is your equal partner in God’s gift of new life. If you don’t treat her as you should, your prayers will not be heard.

GNB: In the same way you husbands must live with your wives with the proper understanding that they are more delicate than you. Treat them with respect, because they also will receive, together with you, God's gift of life. Do this so that nothing will interfere with your prayers.

ERV: In the same way, you husbands should live with your wives in an understanding way, since they are weaker than you. You should show them respect, because God gives them the same blessing he gives you—the grace of true life. Do this so that nothing will stop your prayers from being heard.

EVD: In the same way, you husbands should live with your wives in an understanding way. You should show respect to your wives. They are weaker than you. But God gives your wives the same blessing that he gives you—the grace (kindness) that gives true life. Do these things so that nothing will trouble your prayers.

BBE: And you husbands, give thought to your way of life with your wives, giving honour to the woman who is the feebler vessel, but who has an equal part in the heritage of the grace of life; so that you may not be kept from prayer.

MSG: The same goes for you husbands: Be good husbands to your wives. Honor them, delight in them. As women they lack some of your advantages. But in the new life of God's grace, you're equals. Treat your wives, then, as equals so your prayers don't run aground.

Phillips NT: Similarly, you husbands should try to understand the wives you live with, honouring them as physically weaker yet equally heirs with you of the grace of life. If you don't do this, you will find it impossible to pray together properly.

DEIBLER: You men who are believers, just like your wives should respect you, you should conduct your lives in an appropriate way with them. Treat them respectfully, realizing that they are usually weaker than you are, and realizing that …they share with you/both of you have† the gift that God has kindly given to you, which is eternal life. Do this so that nothing will hinder you from praying (OR, hinder God …from answering/from doing what you ask for† when you pray).

GULLAH: Same way so, oona marry man. Lib wid oona wife dem wid ondastandin an cyah fa um. Oona know dat oona wife ain got scrent like a man, so oona mus spec um. Cause God gii oona togeda wid dem e mussyful blessin ob life wa go on faeba. Do dis so dat nottin ain gwine git een de way ob de pray wa oona da pray.

CEV: If you are a husband, you should be thoughtful of your wife. Treat her with honor, because she isn't as strong as you are, and she shares with you in the gift of life. Then nothing will stand in the way of your prayers.

CEVUK: If you are a husband, you should be thoughtful of your wife. Treat her with honour, because she isn't as strong as you are, and she shares with you in the gift of life. Then nothing will stand in the way of your prayers.

GWV: Husbands, in a similar way, live with your wives with understanding since they are weaker than you are. Honor your wives as those who share God’s life–giving kindness so that nothing will interfere with your prayers.


NET [draft] ITL: Husbands <435>, in the same way <3668>, treat <4924> your wives <1134> with <2596> consideration <1108> as <5613> the weaker <772> partners <4632> and show <632> them honor <5092> as <5613> fellow heirs <4789> of <5485> the grace <5485> of life <2222>. In <1519> this way nothing <3361> will hinder <1465> your <5216> prayers <4335>.



 <<  1 Petrus 3 : 7 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2019
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Single Panel

Laporan Masalah/Saran