Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [NET]     [PL]  [PB] 
 <<  Wahyu 2 : 18 >> 

NETBible: “To the angel of the church in Thyatira write the following: “This is the solemn pronouncement of the Son of God, the one who has eyes like a fiery flame and whose feet are like polished bronze:


AYT: “Dan, kepada malaikat jemaat di Tiatira tuliskanlah: Inilah perkataan Anak Allah, yang mata-Nya seperti nyala api dan yang kaki-Nya menyala seperti tembaga dalam perapian:

TB: "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Tiatira: Inilah firman Anak Allah, yang mata-Nya bagaikan nyala api dan kaki-Nya bagaikan tembaga:

TL: "Suratkanlah kepada malaekat sidang jemaat yang di Tiatira itu seperti yang demikian: Inilah sabda Anak Allah, yang mata-Nya seperti nyala api, dan kaki-Nya serupa tembaga bergilap:

MILT: "Dan tuliskanlah kepada malaikat gereja di Tiatira: Putra Allah (Elohim - 2316) yang kedua mata-Nya bagaikan nyala api dan kedua kaki-Nya serupa tembaga yang berkilap, mengatakan hal-hal ini:

Shellabear 2010: "Kepada malaikat jemaah di Tiatira tuliskanlah demikian: Inilah yang dikatakan oleh Sang Anak yang datang dari Allah, yang mata-Nya seperti nyala api dan kaki-Nya seperti tembaga yang mengkilap,

KS (Revisi Shellabear 2011): "Kepada malaikat jemaah di Tiatira tuliskanlah demikian: Inilah yang dikatakan oleh Sang Anak yang datang dari Allah, yang mata-Nya seperti nyala api dan kaki-Nya seperti tembaga yang mengkilap,

Shellabear 2000: “Kepada malaikat jemaah di Tiatira hendaklah engkau menulis demikian: Inilah yang dikatakan oleh Sang Anak yang datang dari Allah, yang mata-Nya seperti nyala api dan kaki-Nya seperti tembaga yang mengkilap,

KSZI: &lsquo;Kepada malaikat jemaah di Tiatira, tulislah: Inilah kata-kata daripada Putera Allah, yang mata-Nya menyala-nyala seperti api, dan kaki-Nya laksana gangsa digilap.

KSKK: Tulislah hal ini kepada malaikat Gereja di Tiatira, "Inilah sabda Anak Allah yang mata-Nya seperti api dan kaki-Nya seperti tembaga yang mengkilap:

WBTC Draft: "Tuliskanlah ini kepada malaikat jemaat di Tiatira: "Inilah yang dikatakan oleh Anak Allah, yang mata-Nya menyala seperti nyala api dan kaki-Nya mengkilap seperti tembaga.

VMD: “Tuliskanlah ini kepada malaikat jemaat di Tiatira: Inilah yang dikatakan oleh Anak Allah, yang mata-Nya menyala seperti nyala api dan kaki-Nya mengkilap seperti tembaga.

AMD: “Tuliskan ini kepada malaikat jemaat di kota Tiatira: Inilah pesan dari Anak Allah, yang mata-Nya seperti nyala api dan kaki-Nya mengkilap bagaikan tembaga yang membara di dalam perapian.

TSI: “Tuliskanlah ini kepada pelayan Tuhan yang mewakili jemaat di Tiatira: Inilah pesan dari Aku— Anak Allah. Akulah yang mempunyai mata yang bersinar seperti nyala api, dan kaki-Ku bersinar seperti tembaga yang mengkilap saat dimurnikan di dalam api yang sangat panas.

BIS: "Kepada malaikat jemaat di Tiatira, tulislah begini: Inilah pesan dari Anak Allah, yang mata-Nya bernyala-nyala seperti api, dan kaki-Nya berpijar seperti tembaga dibakar.

TMV: "Tulislah surat ini kepada malaikat jemaah di Tiatira: Inilah perkhabaran daripada Anak Allah, yang mata-Nya bernyala-nyala seperti api, dan kaki-Nya bersinar seperti gangsa yang digosok.

BSD: “Kepada malaikat yang mewakili jemaat di kota Tiatira, tulislah pesan-Ku ini: Akulah Anak Allah. Mata-Ku bernyala-nyala seperti api dan kaki-Ku berkilauan seperti tembaga yang dibakar.

FAYH: "Tuliskanlah surat ini kepada pemimpin jemaat di Tiatira: "Pesan ini dari Anak Allah, yang mata-Nya menembus seperti nyala api, yang kaki-Nya seperti tembaga yang berkilau-kilauan.

ENDE: Dan tulislah kepada malaekat dari geredja di Tyatira: Demikianlah sabda Putera Allah, jang mempunjai mata bagaikan api bernjala-njala dan kakinja tembaga:

Shellabear 1912: "Maka kepada malaikat sidang yang di-Tiatira itu hendaklah engkau menyurat demikian: "Maka demikian inilah yang dikatakan oleh Anak Allah, yang matanya seperti nyala api, dan kakinya serupa dengan tembaga digilap:

Klinkert 1879: ARAKIAN, maka toeliskanlah soerat bagai malak sidang jang diTiatira: Bahwa inilah sabda Anak Allah, jang saperti njala api matanja dan kakinja pon saperti tembaga goemirlap:

Klinkert 1863: Dan toeliskenlah bagi malaikat pakoempoelan jang di Thiatira: Inilah perkara jang dikataken Anak-Allah, {Wah 1:14,15} jang poenja mata saperti api bernjala, dan kakinja saperti tembaga goemilap:

Melayu Baba: Dan k-pada eklisia yang di Tuatirah punya mla'ikat, tulis bgini; Ini-lah smoa yang di-katakan oleh Anak Allah, yang mata-nya sperti satu nyala api, dan kaki-nya sperti tmbaga yang sudah di-kilatkan:

Ambon Draft: Dan kapada melaikat djama; et Thyatira hendaklah kaw-tulis: Demikijen pawn katakan Anak laki-laki Allah, jang mata-matanja ada seperti njala-njala api, dan kaki-kaki-nja sarupa timbaga suwasa:

Keasberry 1853: Burmula tuliskanlah surat kapada muleikat sidang jumaat yang diThyatira; Maka inilah purkara purkara yang dikatakan ulih Anak Allah, yang ada burmata sapurti api burnyala, dan kakinya sapurti tumbaga yang bagus;

Keasberry 1866: Bŭrmula tuliskanlah surat kapada mŭliekat sidang jŭmaah yang diThieatira; maka inilah pŭrkara pŭrkara yang dikatakan ulih anak Allah, yang ada bŭrmata spŭrti api bŭrnyala, dan kakinya spŭrti tŭmbaga yang bagus;

Leydekker Draft: Dan kapada Mal`ak djamaxat jang 'ada di-THuwatira hendakhlah 'angkaw menjurat: segala 'ini dekatakan 'awleh 'Anakh 'Allah, jang padanja 'ada mata 2 nja seperti njala 'apij, dan kaki 2 nja sarupa timbaga suwasa:

AVB: “Kepada malaikat jemaah di Tiatira, tulislah: Inilah kata-kata daripada Anak Allah, yang mata-Nya menyala-nyala seperti api, dan kaki-Nya laksana gangsa digilap.

Iban: "Tuliska tu ngagai melikat eklisia di Tiatira: 'Tu jaku Anak Allah Taala ti bisi mata ti baka daun api, enggau kaki ti baka temaga ti udah dipugar.


TB ITL: "Dan <2532> tuliskanlah <1125> kepada malaikat <32> jemaat <1577> di <1722> Tiatira <2363>: Inilah <3592> firman <3004> Anak <5207> Allah <2316>, yang mata-Nya <3788> <846> bagaikan <5613> nyala <5395> api <4442> dan <2532> kaki-Nya <4228> <846> bagaikan <3664> tembaga <5474>: [<2192>]


Jawa: “Lan nulisa marang malaekate pasamuwan ing Tiatira: Iki pangandikane putraning Allah, kang tingale kaya urubing geni lan sampeyane kaya tembaga:

Jawa 2006: "Sira nulisa marang malaékaté pasamuwan ing Tiatira: Iki pangandikané putraning Allah, kang tingalé kaya urubing geni lan sampéyané kaya tembaga:

Jawa 1994: "Nulisa marang malaékaté pasamuwan ing kutha Tiatira mengkéné: Iki dhawuhé Putraning Allah, kang paningalé kaya urubing geni lan sampéyané kaya tembaga mengangah.

Jawa-Suriname: “Nulisa ngéné marang mulékaté pasamuan Tiatira: Iki tembungé Anaké Gusti Allah, sing mripaté kaya urubé geni lan sikilé kaya brons murup mengangah:

Sunda: "Tulis pikeun malaikat jamaah di Tiatira: Ieu amanat ti Putra Allah, anu socana hurung kawas seuneu, anu sampeana-Na kawas tambaga disangling.

Sunda Formal: “Tulis! Pikeun malaikat jamaah di Tiatira: Ieu pangandika ti Nu jadi Putra Allah, anu soca-Na moncorong, lir seuneu hurung; sampeana-Na gilap herang, lir suasa.

Madura: Ka malaekadda jema’at e Tiatira, toles kantha reya: Areya’ dhabuna Pottrana Allah, se socana rabbang akantha apoy, ban padana mancorong akantha dimbaga se eobbar.

Bauzi: Labi im lada lam vameadume neàdi Yesusat eba neo vi vameada, “Oho dat Alam im aime fa meia vou le vameadamda lam abo dam Eba tu vuzehi vahi meedam dam num debu Tiatira laba esuhu dam lam vuusu vou aasdamda laba oho im nehasu sunit toedume olule. ‘Eba tu vuzehi vahi meedam dam num debu Tiatira laba esuhu dam oa, Eho Alam Adat fako abo meit aibu bake olem di usime fauhalem vuati uloholi mei so ad iumti ahebu aadam Dàt modem bak. Labi laha Em naba ahim nim gi ke ee gagom perunggu damat vame vua vahusu bozili ogatedam bakti uloholi modesda. Lahamda Feà Datebo nibe Eho uba nehi vameadalo mozo.

Bali: Teken malaekat pasamuane ane di kota Tiatira, suratangja buka kene: “Ene sabdan Putran Ida Sang Hyang Widi Wasa, ane pangaksian Idane ngendih murub buka apine, tur cokor Idane buka temagane ane gumilap.

Ngaju: "Akan malekat ungkup hong Tiatira, keleh manyurat kalotoh: Jetoh peteh bara Anak Hatalla, je nyalan matan Aie ganda-gandang kilau apui, tuntang pain Aie tarang mamancar kilau tambaga je ininih.

Sasak: "Tipaq malaẽkat jemaah lẽq Tiatira, tulis maraq niki: Niki manik lẽman Bije saq asalne lẽman Allah, saq penyermin-Ne nyale maraq api, dait cokor-Ne maraq rue tembage tetunuq.

Bugis: "Lao ri malaéka’na jema’é ri Tiatira, okii makkuwaéwé: Iyanaé paseng polé ri Ana’na Allataala, iya malluwa’-luwa’é matan-Na pada-pada apié, enrengngé ajé-Na mabbara pada-pada tembaga ritunué.

Makasar: "Untu’ mae ri malaeka’na jama’ah Tiatira, tulisiki kamma anne: Iaminne pappasang battu ri Ana’Na Allata’ala, a’rinra-rinraya matanNa sangkamma pepe’, siagang accayaya bangkenNa sangkamma tambaga nitunua.

Toraja: Surasanni malaeka’ kombongan Tiatira susite: Iamote tu kadanNa AnakNa Puang Matua, tu matanNa susi dukku api, sia lentekNa susi tambaga pandila-dila.

Duri: Nasuana' nakua, "Uki'i susi tee lako malaeka'na jamaa jio kota Tiatira: Ia tee pepasan pole jio mai Aku', Anak Allataala, to dukku matang-Ku' susi api na cumbia' aje-Ku' susi tambaga disa'po. Iamo tee pepasan-Ku':

Gorontalo: Ta lobisala mayi ode olau boyito loloiya odiye: Tulademu mao ode malaikati lo jama'ati to kota lo Tiyatira odiye, ”Utiye tahuli lo Walao Allahuta'ala ta o mato odelo laito tulu wawu oa-Tiyo odelo tombaha to delomo tulu:

Gorontalo 2006: "To malai̒kati lojamaa̒ to Tiatira, tulade mola odie: Utieelo tahuli monto Walao̒ Allahu Taa̒ala, taamato-Lio lei̒lei̒ta debo odelo tulu, wau oa̒a-Tio moputio̒ lei̒lei̒ta debo odelo tombaha tilumbila.

Balantak: Kasi tae-Na na ingku', “Bona malaa'ikat na jama'at na Tiatira alaka' tulis a koi kani'imari: Ni'imo a potoona Anakna Alaata'ala men mata-Na koi leapna apu ka' sarat-Na dingkalapan koi tambaga men nisopu'mo.

Bambam: "Tulisanni duka' suha' lako indo malaika' to ungkambi' jumaa' dio kota Tiatira naua: Indem ia tula'na Änä'na Puang Allataala indo ma'mata susi lelo api anna bitti'na susi gällä mane puha dipaillo'.

Kaili Da'a: Pade nanguli wo'umo Ana nu Manusia ka aku, "Tulisimo ka malaeka to nanggeniaka todea topomparasaya ri ngata Tiatira iwe'i: E'imo tesa nggari Ana nu Alatala to naria matana najela ewa apu pade kadana naralei ewa tambaga nitunu riara apu.

Mongondow: "Paisdon kom malaekat in jama'at inta kon Tiatira, paisdon nana'a: Nana'a ing koyow nongkon Adií i Allah inta mata-Nya moyongkit naonda bo tuḷu; bo si'oḷ-Nya naonda bo tambaga sinubaí.

Aralle: Nalombungnging yato tula'na naoatee, "Pano di malaeka'na jumaa' Tiatira, noa inde ang la ungnguki': Dianto inde pepasanna ang sule yaho mai di Änä'na Puang Alataala, ang pähä'lä' matanna sinnoa api, anna bihti'na pangngillo' sinnoa bahsi ang mane dihui'i yaling mai di ahha baya.

Napu: Nauli mbuli Pue Yesu iriko: "Nuukimi lolita ide hawe i malaeka au mokadipura to Sarani i kota Tiatira: Idemi lolitana Anana Pue Ala; mataNa mewangka nodo rore api, hai bitiNa mengkila-ngkila nodo suasa au hangko raahaa.

Sangir: "Baugu malạekat'u jamaatẹ̌ su Tiatira e, bohẹko kere ini: Kai ini e tatanata wọu Ahusu Ruata, kụ matan'E rụděllị kere putung, dingangu l᷊aed'E l᷊ụhentẹ kere tambaga nitongkạ.

Taa: Wali yako etu i Pue manganto’oka wo’u aku, “Tulisika seja pomakau ntau to mangaya Aku to siromu nja’u kota Tiatira sura. To’oka ia: Si’i gombo yako resi Ana i mPue Allah anu to mataNya ewa kaa nu apu pasi witiNya ewa tambaga to makilo.

Rote: "Neu ata nusa so'da salanik manai Tiatira la, sulakman leoiak: Ia nde hala heheluk neme Manetualain Anan, fo mata na pila lo'a-lo'a sama leo ha'i a, ma ei na pila lo'a-lo'a sama leo liti nanahotu ka.

Galela: "Bilasu o surati moi nalefo kali de nosidingo o gogobu o Tiatiraka de to ona manga bobaretaka notemo: Ngohi manena o Gikimoi ma Ngopa. Ai lako ma siwa gena maro o uku ma sora. To Ngohi Ai qohu lo ileto-leto gena maro o tembaga eko o uku ma ngabo. De o demo manena gena Ngohi tinisingangasu nginika.

Yali, Angguruk: "Malaikat An numalikisi o Tiatira werehon fahet hiyag hitminon tu haharoho embemihin: Nil indok ambulpul hahonen Nuyug helep ambilikanggen turuk hahonen An Allah amlohowen Nele tu uruk lahi.

Tabaru: De wongoseli, "Salingou 'o surati nolefo 'o jamati ma balusika 'o Tiatiraka konee: Ne'ena ge'ena 'o besesongo ma Jo'oungu ma Dutu 'awi Ngowakoka, gee 'awi ako 'ileto-letongo 'isoka 'o 'uku, de 'awi dou 'iletongo 'isoka 'o tambaga yasarongokau ma ngale ma mediri yatebini. Wongose 'ato,

Karo: "Man malekat perpulungen i Tiatira suratkenlah bagenda: Enda me berita i bas Anak Dibata nari, si MataNa erkinar-kinar bagi api, janah NaheNa erkilat bagi tembaga si nggo isepuh.

Simalungun: “Suratkon ma bani malekat ni kuria Tiatira: On do hata ni Anak ni Naibata, na marmata songon gara ni apuy anjaha nahei-Ni songon tombaga:

Toba: (III.) Surathon ma tu suruan ni huria Tiatira: On do hata ni Anak ni Debata, na marmata songon nala ni api, jala patna tudos tu haksa:

Dairi: "Bagèen mo suratken taba malaèkat kuria Tiatira: Bagèen ngo tennah Anak Dèbata simermata mernala-nala bagè api janah nèhèNa bagè tembaga siniumabaken i perpandèen.

Minangkabau: "Kabake malekaik jamaat di Tiatira, tulihkanlah bakcando iko: Ikolah pasan dari Anak Allah, nan mato-Nyo manyalo-nyalo bakcando api, kaki-Nyo mangalimantang bakcando timbago dibaka.

Nias: "Ba mala'ika mbanua ba Diatira, õmane wanura: Da'e niw̃a'õ Nono Lowalangi, si holahola hõrõ mane alitõ, ba si so ahe si mane tambaga nitunu.

Mentawai: "Surat'aké kisé ka tubudda samalaikat paamian Tiatira: Aikoíné patonekat sibara ka Togat Taikamanua, sibara mata sipuju-juluu kelé api, samba rerenia sipukikirisau kelé tembaga silabó.

Lampung: "Untuk malaikat jemaah di Tiatira, tulisdo injuk reji: Injido luhot jak Anak-Ni Allah, sai mata-Ni benyala-nyala injuk apui, rik cukut-Ni mancarko sinar injuk tembaga disuah.

Aceh: "Keu malaikat jeumaáh di Tiatira, tuléh kheueh lagée nyoe: Nyoe kheueh peusan nibak Aneuëk Allah, nyang mata Gobnyan hu muble-ble lagée apui, dan gaki Gobnyan meu meuk-meuk lagée teumaga nyang teutot.

Mamasa: “Ukisanni sura' lako malaeka' ungkambi' kombonganna to mangngorean dio Tiatira kumua: Indemia' battakadanna Anakna Puang Allata'allae to ma'lana-lana matanna susi api anna to pakkillo' lentekna susi gallang mangka disappo anna mane diasa.

Berik: Yesus ga gunu, "Yohanes, aamei taterisi aaiserem jam is tulistaabili, ane malaikatfe ga is baafulu, safna Ai As jei ne tebanaram kota Tyatira je: Taterisi aaiserem Ai Tane Uwa Sanbagirmana Amniweram jela. Nwena Amna ga jam ne bwerebawena tokwana gamserem, tufa Amna tembagana galserem, ga sofem ga gane wirtana.

Manggarai: “Tulis koé latang te malékat de weki serani oné Tiatira: Ho’oy reweng de Anak de Mori Keraéng, hitut mataN ného dila de api agu wa’iN cama ného tembaga:

Sabu: "Tu naju Deo pa jemaat Tiatira, bhuku we mina hedhe: Nadhe ke ne litakka ngati Ana Deo ne, do ne na mada No do weo kedu mii weo ai he, jhe ne rubhebho No do mea mi mara do tune he.

Kupang: Ais Manusia Tulen sambung Dia pung omong lai bilang, “Yohanis, sakarang lu musti tulis surat laen lai. Dia pung bunyi bagini: ‘Buat jamaꞌat di kota Tiatira: Ini surat ni, dari Beta, Yesus, andia Tuhan Allah pung Ana! Beta pung mata manyala sama ke api, deng Beta pung kaki ju mera manyala sama ke tambaga yang orang bakar dalam api. Dengar Beta pung omong ni.

Abun: Yefun Allah bi Gan ki nai ji do, "Nan krom sukdu wa malaikat gato mewa yé gato onyar kem mo Yefun Yesus mo nu ari mo kota Tiatira sare do: Yefun Allah bi Gan gato gro gan ru tepsu bot ru, Yefun Allah bi Gan gato gwes tak rup-rek tepsu tembaga gato ye kon ete nggri su san det sane sor nggren ne bi sukdu-i anare:

Meyah: Erek koma beda Ofa agot gu Didif Yohanes deika oida, "Mar ongga ai juens dimagot gu bua bera bugu keingg rot skoita malaikat egens ongga ont joug rusnok Mod Ari gij kota Tiatira erek kef oida, Oga kef bera en jeska Allah efen Efesa. Noba efen eiteij efej bera erek mah eisa egigir eteb, noba efen okoda bera eirirbi eteb doska erek kermom ongga rukub gij mah fogora efeskrenmeni.

Uma: Na'uli' wo'o-mi Pue' Yesus mpo'uli'-ka: "Uki' hewa tohe'i hi mala'eka to mpewili' topetuku'-ku hi ngata Tiatira: "Ohe'i lolita-na Ana' Alata'ala, to mehini mata-na hewa apu to wewo', pai' witi'-na meringkila' hewa ngkala to lako' rawulu'.

Yawa: Umba Yesus po raura rinai pare, “Syare nyo Sya ayaowe so ratoe ndanutu irati naito Amisy po Anugano Amisy una no munijo Tiatira maeranande ai, maisyare so: Risyirati Arikainyo Amisy, inami mamo maisyare tanamo mbadurur ramaisy muno inajo ngkena dave maisyare tembaga ramaisy. Sya ayao mi so:


NASB: "And to the angel of the church in Thyatira write: The Son of God, who has eyes like a flame of fire, and His feet are like burnished bronze, says this:

HCSB: "To the angel of the church in Thyatira write: "The Son of God, the One whose eyes are like a fiery flame, and whose feet are like fine bronze says:

LEB: "And to the angel of the church in Thyatira write: "This is what the Son of God says, the one who has his eyes like a fiery flame and his feet like fine bronze:

NIV: "To the angel of the church in Thyatira write: These are the words of the Son of God, whose eyes are like blazing fire and whose feet are like burnished bronze.

ESV: "And to the angel of the church in Thyatira write: 'The words of the Son of God, who has eyes like a flame of fire, and whose feet are like burnished bronze.

NRSV: "And to the angel of the church in Thyatira write: These are the words of the Son of God, who has eyes like a flame of fire, and whose feet are like burnished bronze:

REB: “To the angel of the church at Thyatira write: “‘These are the words of the Son of God, whose eyes flame like fire, and whose feet are like burnished bronze:

NKJV: "And to the angel of the church in Thyatira write, ‘These things says the Son of God, who has eyes like a flame of fire, and His feet like fine brass:

KJV: And unto the angel of the church in Thyatira write; These things saith the Son of God, who hath his eyes like unto a flame of fire, and his feet [are] like fine brass;

AMP: And to the angel (messenger) of the assembly (church) in Thyatira write: These are the words of the Son of God, Who has eyes that flash like a flame of fire, and Whose feet glow like bright {and} burnished {and} white-hot bronze:

NLT: "Write this letter to the angel of the church in Thyatira. This is the message from the Son of God, whose eyes are bright like flames of fire, whose feet are like polished bronze:

GNB: “To the angel of the church in Thyatira write: “This is the message from the Son of God, whose eyes blaze like fire, whose feet shine like polished brass.

ERV: “Write this to the angel of the church in Thyatira: “Here is a message from the Son of God, the one who has eyes that blaze like fire and feet like shining brass.

EVD: “Write this to the angel of the church in Thyatira: “The Son of God is saying these things. He is the One who has eyes that blaze like fire and feet like shining brass. This is what he says {to you}:

BBE: And to the angel of the church in Thyatira say: These things says the Son of God, whose eyes are like a flame of fire, and his feet like polished brass:

MSG: Write this to Thyatira, to the Angel of the church. God's Son, eyes pouring fire-blaze, standing on feet of furnace-fired bronze, says this:

Phillips NT: "Write this to the angel of the Church in Thyatira: These are the words of the Son of God whose eyes blaze like fire and whose feet shine like the finest bronze:

DEIBLER: “Write this message to the leader [MET] of the congregation in Thyatira city: ‘I, …the Son of God/the one who is also God†, am saying these things to you: I am the one whose eyes shine [SIM] like a flame of fire, and whose feet shine [MET] like fine brass.

GULLAH: “Write dis message yah an sen um ta de angel ob de choch een Thyatira: “Dis de message yah wa God Son sen. E eye dem shine like fire, an e foot shine jes like brass wa dey been bun een furnace an den shine um op.

CEV: This is what you must write to the angel of the church in Thyatira: I am the Son of God! My eyes are like flames of fire, and my feet are like bronze. Listen to what I say.

CEVUK: The risen Lord continued: This is what you must write to the angel of the church in Thyatira: I am the Son of God! My eyes are like flames of fire, and my feet are like bronze. Listen to what I say.

GWV: "To the messenger of the church in Thyatira, write: The Son of God, whose eyes are like flames of fire and whose feet are like glowing bronze, says:


NET [draft] ITL: “To the angel <32> of the church <1577> in <1722> Thyatira <2363> write <1125> the following: “This <3592> is the solemn pronouncement <3004> of the Son <5207> of God <2316>, the one who has <2192> eyes <3788> like <5613> a fiery <4442> flame <5395> and <2532> whose <846> feet <4228> are like <3664> polished bronze <5474>:



Studi lengkap, lihat: Alkitab SABDA.

 <<  Wahyu 2 : 18 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2020
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Single Panel

Laporan Masalah/Saran