Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [NKJV]     [PL]  [PB] 
 <<  Yudas 1 : 6 >> 

NKJV: And the angels who did not keep their proper domain, but left their own abode, He has reserved in everlasting chains under darkness for the judgment of the great day;


AYT: Dan, malaikat-malaikat yang tidak taat kepada batas-batas kekuasaan mereka, melainkan meninggalkan tempat kediaman mereka, telah Dia ikat dengan rantai abadi dalam kegelapan yang paling gelap untuk penghakiman pada hari besar nanti.

TB: Dan bahwa Ia menahan malaikat-malaikat yang tidak taat pada batas-batas kekuasaan mereka, tetapi yang meninggalkan tempat kediaman mereka, dengan belenggu abadi di dalam dunia kekelaman sampai penghakiman pada hari besar,

TL: Dan segala malaekat yang tiada mengindahkan derajatnya, melainkan meninggalkan tempat kediamannya sendiri, ditahan-Nya di dalam belenggu yang kekal di dalam gelap hingga kepada Hari hukuman yang besar itu.

MILT: Juga para malaikat, mereka yang tidak menjaga asal-usul mereka sendiri, malah telah meninggalkan kediamannya sendiri, Dia telah menahan mereka dengan belenggu abadi di bawah kekelaman, sampai pada penghakiman pada hari yang besar.

Shellabear 2010: Demikian pula halnya dengan malaikat-malaikat yang tidak taat pada batas-batas kekuasaan mereka hingga meninggalkan tempat kediaman mereka. Ia pun menahan malaikat-malaikat itu dengan belenggu-belenggu kekal di dalam dunia kekelaman sampai pada hari penghukuman yang dahsyat itu.

KS (Revisi Shellabear 2011): Demikian pula halnya dengan malaikat-malaikat yang tidak taat pada batas-batas kekuasaan mereka hingga meninggalkan tempat kediaman mereka. Ia pun menahan malaikat-malaikat itu dengan belenggu-belenggu kekal di dalam dunia kekelaman sampai pada hari penghukuman yang dahsyat itu.

Shellabear 2000: Demikian pula halnya dengan malaikat-malaikat yang tidak taat pada batas-batas kekuasaan mereka, hingga meninggalkan tempat kediaman mereka. Ia pun menahan malaikat-malaikat itu dengan belenggu-belenggu kekal di dalam dunia kekelaman sampai pada hari penghukuman yang dahsyat itu.

KSZI: Dan para malaikat yang telah melampaui batas kekuasaan yang dikurniakan Allah hinggakan tergamak meninggalkan tempat yang ditetapkan bagi mereka

KSKK: Ia berbuat yang sama dengan malaikat-malaikat yang tidak mempertahankan derajat mereka, tetapi meninggalkan tempat kediaman mereka. Allah telah mengurung mereka dalam penjara-penjara abadi, dalam kekelaman dunia bawah sampai hari pengadilan yang besar itu.

WBTC Draft: Dan ingatlah, malaikat-malaikat yang mempunyai kuasa, tidak menjaganya. Mereka meninggalkan rumahnya, maka Allah telah menahannya dengan belenggu abadi di dalam kegelapan. Ia menahan mereka untuk dihakimi pada hari yang besar itu.

VMD: Dan ingatlah, malaikat-malaikat yang mempunyai kuasa, tidak menjaganya. Mereka meninggalkan rumahnya, maka Allah telah menahannya dengan belenggu abadi di dalam kegelapan. Dia menahan mereka untuk dihakimi pada hari yang besar itu.

AMD: Dan, ingatlah juga malaikat-malaikat yang tidak menjaga kekuasaannya sehingga diusir dari tempat tinggal mereka. Lalu Tuhan menahan malaikat-malaikat itu dalam kegelapan dan mengikat mereka dengan rantai abadi untuk dihukum pada hari penghakiman yang besar nanti.

TSI: Dan ingatlah malaikat-malaikat yang sudah TUHAN turunkan dari jabatan tinggi mereka. Itu karena mereka meninggalkan tempat tugas mereka. Karena itu Allah sudah menahan mereka di dalam tempat yang paling gelap— di mana mereka diikat dengan rantai yang tidak bisa dibuka untuk selama-lamanya. Dia menahan mereka untuk dihakimi pada Hari Pengadilan yang hebat itu.

TSI3: Ingatlah juga malaikat-malaikat yang sudah meninggalkan posisi mereka. Akibat perbuatan itu, Allah menurunkan mereka dari jabatan tinggi dan sudah menahan mereka di tempat yang paling gelap untuk dihakimi pada Hari Pengadilan yang dahsyat nanti. Di sana mereka diikat dengan rantai yang tidak bisa dibuka untuk selama-lamanya.

BIS: Ingatlah juga para malaikat yang melampaui batas-batas kekuasaan mereka, sehingga pergi meninggalkan tempat tinggal mereka. Allah membelenggu malaikat-malaikat itu dengan rantai abadi, di dalam tempat yang gelap di bawah bumi. Di sana mereka ditahan terus sampai hukuman dijatuhkan ke atas mereka pada Hari yang hebat itu nanti.

TMV: Ingatlah akan malaikat-malaikat yang melampaui batas kekuasaan yang telah diberikan oleh Allah, sehingga meninggalkan tempat kediaman mereka. Allah membelenggu malaikat-malaikat itu dengan rantai abadi, di tempat yang gelap di bawah bumi. Allah menahan mereka di situ sehingga Hari Kiamat apabila mereka akan dihukum.

BSD: Begitu juga malaikat yang ingin memiliki kuasa lebih tinggi daripada yang mereka miliki, dan ingin keluar dari tempat tinggalnya, dihukum oleh Allah. Allah membelenggu mereka dengan rantai yang abadi, di dalam tempat yang gelap di bawah bumi sampai hari yang hebat itu datang pada waktu mereka akan dihukum.

FAYH: Saya juga ingin mengingatkan Saudara akan malaikat-malaikat yang dahulu bersih suci, tetapi kemudian dengan sadar memilih kehidupan yang penuh dengan dosa. Sekarang Allah telah membelenggu mereka dalam penjara kegelapan sampai Hari Penghakiman.

ENDE: Dan segala Malaekat jang tak mempertahankan deradjat kekuasaannja, tetapi meninggalkan kediaman mereka sendiri, ditahanNja dalam belenggu abadi, dalam kegelapan, sampai tiba saatnja hari Pengadilan jang besar.

Shellabear 1912: Dan segala malaikat yang tidak memeliharakan pangkatnya, dengan meninggalkan tempat kediamannya sendiri, maka ia pun dikawali dengan ikatan yang kekal dalam kegelapan, sehingga hari penghukuman yang besar itu.

Klinkert 1879: Danlagi segala malaikat, jang tidak memeliharakan pangkatnja, melainkan jang meninggalkan tempat kadiamannja sendiri, itoe ditaroh Toehan dalam beloenggoe jang kekal dibawah gelap goelita sampai kapada pehoekoeman pada hari jang besar itoe.

Klinkert 1863: {2Pe 2:4} Dan lagi segala malaikat jang tidak memeliaraken pangkatnja jang doeloe itoe, melainken jang soedah meninggalken tampat kadiamannja, {2Pe 2:4} maka Allah soedah menaroh dia pada bloenggoe jang kekel dalem kaglapan sampe pada pahoekoeman itoe hari kiamat jang besar.

Melayu Baba: Dan mla'ikat-mla'ikat pun yang t'ada simpan pangkat-nya sndiri, ttapi sudah tinggalkan dia-orang sndiri punya tmpat kdiaman, dia sudah simpankan dngan ikatan yang kkal dalam kglapan sampai hukuman hari yang bsar itu.

Ambon Draft: Dan mela; ikat-mela; ikat itu, jang sudah tijada djaga sim-pan pangkat pakardja; annja jang pertama itu, tetapi su-dah meninggalkan kadijaman-nja jang tantu, Ija djuga su-dah simpan, sampe hukum hari jang besar itu, dengan pengikat-pengikat jang kakal di tampat kagelapan.

Keasberry 1853: Dan lagi sagala muleikat yang tiada mumliharakan pangkatnya yang dahulu itu, mulainkan iya tulah muninggalkan tumpat kadiamannya itu, maka Allah tulah munarohkan dia pada blunggu yang kukal dalam klam kabut sampie kapada hukuman hari kiamat yang busar itu.

Keasberry 1866: Dan lagi sagala mŭliekat yang tiada mŭmliharakan pangkatnya yang dahulu itu, mŭlainkan iya tŭlah mŭninggalkan tŭmpat kadiamannya itu, maka Allah tŭlah mŭnarohkan dia pada blunggu yang kŭkal dalam kŭlam kabot sampie kapada hukuman hari kiamat yang bŭsar itu.

Leydekker Draft: Dan segala Mela`ikat, jang sudah tijada memaliharakan panghuluwannja, hanja sudah meninggalkan perdijamannja jang chats, 'ija sudah simpan kapada hhukum harij jang besar 'itu terkena dengan peng`ikat 2 jang kakal kabawah ditampat golita 'itu.

AVB: Dan para malaikat yang telah melampaui batas kekuasaan yang dikurniakan Allah hinggakan tergamak meninggalkan tempat yang ditetapkan bagi mereka – Allah telah membelenggu mereka dengan rantai yang kekal dan mengurung mereka dalam kegelapan hingga Hari Penghakiman yang besar itu.

Iban: Kingatka melikat ke enda nitihka sekat hak sida, tang ninggalka endur alai sida diau. Iya udah nanchang sida ngena rantai lalu nyimpan sida dalam endur ti pemadu petang, ngambika sida diakim lebuh Hari Pechara.


TB ITL: Dan bahwa Ia menahan malaikat-malaikat <32> yang tidak <3361> taat pada batas-batas kekuasaan <746> mereka, tetapi <235> yang meninggalkan <620> tempat kediaman <3613> mereka, dengan belenggu <1199> abadi <126> di dalam dunia kekelaman <2217> sampai penghakiman <2920> pada hari <2250> besar <3173>, [<5037> <5083> <1438> <2398> <1519> <5259> <5083>]


Jawa: Anadene Panjenengane nahan malaekat kang ora padha netepi wates-watesing panguwasane, nanging padha ninggal papan padunungane, srana blenggu kang langgeng ana ing pepeteng nganti tekaning pangadilan ing dina gedhe,

Jawa 2006: Mangkono uga, para malaékat kang ora padha manut marang wates-watesing pangwasané, temah ninggal papan padunungané, bakal katahan kanthi blenggu kang langgeng ana ing pepeteng, nganti tekaning pangadilan ing dina gedhé,

Jawa 1994: Mengkono uga bab enggoné Gusti wis nahan para malaékat sing ora padha netepi wates-watesing wewenangé, nanging padha ninggal papan padunungané. Para malaékat mau selawasé padha diblenggu ana ing papan sing peteng ndhedhet nganti tekané pengadilan ing Dina sing nggegirisi.

Jawa-Suriname: Kowé mesti uga kélingan bab para mulékat sing ora pada trima marang Gusti Allah, malah pada ninggal panggonané. Mulékat-mulékat kuwi dikapakké karo Gusti Allah? Kabèh disetrap nang panggonan sing peteng ndedet. Disetrap nang kono tekan mbésuk ing dina kruton sing medèni.

Sunda: Sarta sing aringet oge, malaikat-malaikat anu parundung ti tempatna lantaran teu sarugema ku pangkatna, ku Allah diberok di tempat anu poek mongkleng di handap, dibarogod ku rante langgeng, ngadago hukumanana engke dina poe nu hebat.

Sunda Formal: Pangeran geus ngaberok malaikat-malaikat anu naringgalkeun kapangkatanana dumeh ngarasa kurang utama. Ku Pangeran dibarogodan di alam poek mongkleng anu hamo bisa kasorang, nya kari ngadago hukumanana bae dina Poe nu geus dipastikeun.

Madura: Kaemodi jugan kat-malaekat se ngalebadi batessa kakobasa’anna kantos adinggallagi kalenggiyanna. Allah ngalenthong kat-malaekat ganeka bi’ rantay se langgeng, e kennengngan se petteng e babana bume. E kennengngan ganeka kat-malaekat gella’ etahan terros kantos okoman eteba’agi ka aba’na e Are se talebat nako’e pagi’.

Bauzi: Im lada lam labiha. Labi uho im nidi nim laha vi ozomale. Aham di iube asum ahoba iuba Alat Am im gagu vou usemda zi laba, “Im dedamali im nehasu meedale,” lahame ahala faheme lu vuusiada. Lahana ame dam zi labe Alat iba ahamte gagu fi hasi esuhu im lamota meedaha vaba vazidazi fa mu im amomoi vi meedàmu ibi iho azi na im meedam bak lam mu fa ab vou esmoham. Labi ame di labe im Boehàda Alat ame dam zi laba modi nom ilu aibu bak feà laba voou bes botehà niz labe giame gi labaha simtedi bohu vuusdam bak. Abo gi labaha bohu vuusdahit ba diamut damat amu meedaha im Alat vi ozome ozobohudi fahedam digat feàda fusi Aho dam lam gagu beodam bake vou faodam bak.

Bali: Elingangja indik paramalaekate sane tan kayun ngamanggehang linggih miwah kakuasannyane, nanging pada nilar linggihnyane punika, mawastu paramalaekate punika raris kabanda salami-laminnya antuk Ida Sang Hyang Widi Wasa ring genahe sane peteng dedet ring sor jagate, jaga kukum ring masa pamuput jagate.

Ngaju: Ingat kare malekat je lalau malabien mahapan kuasae, sampai ewen haguet malihi eka ewen melai. Hatalla mamasong kare malekat te hapan rantai je katatahie, huang penda eka je kaput pijem. Intu hete ewen inahan harajur sampai hukuman buah ewen hong Andau je paham hai te kareh.

Sasak: Inget ẽndah pare malaẽkat saq ndẽq taat jangke liwat bates kekuasean ie pade, sehingge lumbar bilin taoq ie pade ndot. Allah taliq dait sekep malaẽkat-malaẽkat nike kadu rantẽ saq kekel, lẽq taoq saq peteng lẽq bawaq gumi. Lẽq derike ie pade tetahen terus jangke dateng hukuman saq gen ie pade terimaq lẽq jelo penghukuman saq belẽq nike ẽraq.

Bugis: Engngerang towi sining malaéka’ iya liwengngéngngi pakkaséséng akuwasanna mennang, angkanna lao salaiwi onronna. Allataala balenggui iyaro sining malaéka’é sibawa ranté mannennungengngé, ri laleng onrong iya mapettangngé ri yawana linoé. Kuwaniro mennang ritahang matteru narapi ripateppa pahukkungengngé ri yasé’na mennang ri Esso iya maseroéro matti.

Makasar: U’rangi tongi sikamma malaeka’ eroka appanggaukang allaloangai kakoasanna ke’nanga, sa’genna a’lampa ke’nanga ambokoi pammantanganna. Nisikko’mi ri Allata’ala sikamma anjo malaekaka siagang rante tamattappuka, irawa ri tampa’ sassanga rawanganna buttaya. Anjoremmi ke’nanga nitahang turus, sa’genna nitappuki hukkunganna ke’nanga ri Allo sannaka heba’na sallang.

Toraja: Sia mintu’ malaeka’ tang undampang pangka’na, sangadinna ussalai kao’koranna, Napattang rante bassi matontongan Puang naonganni kamalillinan sae lako pangukungan allo kapua iato.

Duri: Ingaran tooi to malaeka' tonna anu'. Den ba'tu pira-pira malaeka' cia' ntarimai to kuasa nabenni Puang Allataala, nasalaii to ngenanna jao suruga. Narantei Puang Allataala joo malaeka' te'da cappa'na, napatamai pangtarungkuan kaminang malillin sanadete'na Kiama' to lino to nanii Puang Allataala rra'tah kara-karana.

Gorontalo: Odito olo wolo mongomalaikati ta lolimbata batasi lo kawasa limongoliyo wawu lolola mao biluloa limongoliyo.Timongoliyo ma tilahangiya lo Allahuta'ala wolo pungu kakali to delomo umodiolomo sambe ode dulahe da'a pohakimuwa lo Allahuta'ala.

Gorontalo 2006: Eelai mola olo mamaa-lai̒katiyalo tailimbata eenggade lo okokawasa limongolio, tilinggula lonao̒ lololaa mao̒ tambati pilo tibiluloa̒ limongolio. Allahu Taa̒ala lomungu mamaa-lai̒katiyalo boito wolo lante ubakaa, todelomo tambati u modio̒lomo to walungo huta. Mola teto timongolio tataahangi tulusi dilumutu hukuumani podehuwolo odeitaati mongolio de to Dulahe upolu-polutuo̒ boito.

Balantak: Koiya'a uga' a malaa'ikat men ningilintuanimo kakuasa'anna ka' namarereimo dodongoanna i raaya'a. Raaya'a ia kalo' Alaata'ala pataka manau' ka' nipokela na dodongoan men pika' pataka ilio pungukumian men balaki' iya'a.

Bambam: Pengkilalai siaia' too duka' indo ingganna malaika' to ma'palako sulibanna indo kakuasaam puha dibeem, lambi' umpellei indo ongeam si naongei tohho. Nasuhum nahante bassii Puang Allataala hante bassi la tontä liu sule lako salako-lakona, mane nakuhunni dio ongeam handam malillim. La ditähäm liu ia sule lako allo Pahhottosanna Puang Allataala.

Kaili Da'a: Tora wo'u malaeka-malaeka i Pue to nombaliunaka kuasa to nipakatantu Alatala ka ira sampe ira nompalasi peto'o ira mboto ri suruga. Ira nitarunggu Alatala ri peto'o narumau pade nipo'u ante rante to da'a namala rakabasaka sampe ira rasuku ri Eo Mpotangara banepia.

Mongondow: Torop domandon im malaekat mita inta ilimimpat kong kawasa inta inogoi ko'i monia, sahingga im minayak nonaḷaímaidon kon tampat pogogutunan monia. Mosia tua sinoko togot i Allah in rante inta diaí mobonto-bontow kom bonu in tampat inta mosindip kon limonag im butaí. Mosia umuranpabií sinahang kon tua modapot in hukuman popoḷabuídon ko'i monia kon singgai inta ponantuíandon.

Aralle: Kalehaii yato malaeka' dolu yaho di suruka. Aha piha di alla'naii ang dai tontong umbabe pengkähängang ang nabea Dehata, ampo' umpellei ongeanna. Lambi' napungo Dehata yato malaeka' umpake hante ang dai la mala bohtu, mane natutu'i tama di mesa ongeang ang malilling. Sika dipungo lolo yaling, lambi' sule tempona la natahungkung Dehata yato di Allo Panghohto'ang.

Napu: Nikatuinao wori malaeka au maida i suruga hangkoya. Hantangahe moliungi tampana kuasanda, hai mopalehihe paidaanda. Malaeka iti nahiluhe Pue Ala hai rante au bara ara kamabotuna, hai Natahahe i lalu paidaa au makaindi, hai ina Nataha liliuhe duuna hawe tempona hinangkana kara-karanda Napohuda-hudaa i alo pobotusi au mewulungai.

Sangir: Tahěndunge lai manga malạekatẹ̌ kụ seng nahěmpal᷊iu wọu kawasang sire, hakịu i sire naněntangu pẹ̌tatanakeng i sire. Mawu e něhapusẹ̌ manga malạekatẹ̌ e ringangu hante kakalẹ̌ e, su tampạ u kararěndung su al᷊ungu wanua e. I sire kạl᷊ahapusẹ̌ sene sarangkewen kanawoěngu hukumang si sire su Ěllo masěllahẹ̌ e sarung.

Taa: Pasi aku rani seja mampatiendoka komi anu to mawali resi pomakau i mPue Allah seore. Sira taa mangkongko pangka to nawaika i mPue Allah sira, sira ojo mampiyaika yau tampa to nakaroos nsira. Wali pomakau to etu room rapunguka yau rante to singkasaenya pasi room seja rata’amaka ri raya ntampa to mawuri ri ara nu lino. Sira nata’amaka i mPue Allah la’u ria sampe rata temponya sira darabotus ri eonya darapangabotus.

Rote: Tao leo bee o, emi boeo bubuluk la'eneu ata nusa so'dak fo mana la'o lena sila koasa na too-lanen, nalosa ala la'oela sila mamana leleo na soona, Manetualain lange ata nusa so'dak sila la ninik namosina mana ketu basa taa ka, nai mamana makahatuk dale, nai daebafa ka buina. Ata nusa so'dak sila, nanatahan nahelek, losa sila huhuku na nananaketuk, metema fai mate'e ka losa.

Galela: Bilasu niososiningali o bi malaikat lo iqomaka kanaga o sorogaka, ma binuka yamote kawa manga kuasa ma manara o Gikimoino de manga goge o sorogaka lo yodongosaka. O bi malaikat magegena Una wabui o riho qapopuputuka de o rate wasipilikuka so imasose lo yaaku kawa. Kagena wacohono, de itamaha sidago ma wange yaado done asa manga dorou ma sopo wafanggali de o dorou.

Yali, Angguruk: Siyahap enepfareg malaikat Allah otsi arimano tuma welamuhup ulug Allahn hiyag isibag angge famen hiyag isibag ambeg embeselug wilip atfagma ininggik hele mondabi welaruhuwon ino fam pug enepfareg hik teg ambeg kilap enepfag. Kilap enepfahon arimano fet enesugmen eneg alem kong tuhu sambil ino teko lahu.

Tabaru: Niongano-nganono mita 'o mala'ekati gee ma pareta ma batingi yaparene so ma rai yamada to 'ena ma ngii. Ma Jo'oungu ma Dutu wakokipusuika de 'o bu-busuku gee koitoa-toakuawau dau 'o ngii 'itaru-tarusoka. 'Ena ge'enaka dau sigado ma hukumani yamake gee dua 'o dunia ma do-dogumoka.

Karo: Ingetlah malekat-malekat si la tetap tading ringan i bas batas-batas kuasana si patut, tapi tadingkenna inganna jine. Malekat-malekat e igariken Dibata alu rante si la banci ceda seh rasa lalap i teruh i bas ingan si gelap. Itaban Dibata malekat-malekat e i je seh ia iukum i bas Wari Pengukumen.

Simalungun: Malekat-malekat pe, na so manramotkon jabatanni, na manadingkon iananni hinan, ipajagahon do ibagas hagolapan marhitei gari na manongtong das hubani ari uhum na banggal in.

Toba: Angka surusuruan pe, na so mangaramoti panggomgomionna, angka na manadingkon inganannasida hian, diparamothon do tubagasan haholomon marhitehite rante na manongtong, sahat ro di ari uhum na balga i.

Dairi: Èngèt kènè ma mo malaèkat-malaèkat siso menghargai ulanna i, gabè laus mennadingken bekkas kalak i. Irantè Dèbata ngo kalak i merkitè rantè siso uè ncèda soh mi amman sumendah ipas bekkas sigellap tuiten i terruh tanoh. Isidi mo kalaki i tahan soh mi tikki idabuh hukum taba kalak i, ipas Ari Simahantu i.

Minangkabau: Kana pulolah malekaik-malekaik nan malampaui bateh-bateh kakuwasoannyo, sainggo inyo payi maninggakan tampaik tingganyo. Allah mampilanggu malekaik-malekaik tu jo rantai nan kaka, di tampaik nan kalam di bawah bumi. Disinan inyo ditahan taruih, sampai ukunan dijatuahkan ka inyo isuak, pado Ari nan luwa biaso tu.

Nias: Mitõngõni gõi mala'ika andrõ sanalu'i ola ba wamatõrõ nihonogõi khõra, irege larõi nahiara. Ba no irate mala'ika andrõ Lowalangi faoma rate si tebai tekiko ba nahia sogõmigõmi si tou. Ba da'õ lataha ira si lõ mamalõmalõ irugi wanguhuku si gõna ya'ira ba Luo sebua andrõ dania.

Mentawai: Bulé nuagai kam nia, beri leú et sia samalaika, ké rasaliuaké masigalai galajet tá siripot galajetda, pat kaddiuakérangan kudduatra, tá isoppi ikabé sia rattei simatom, Taikamanua, iribbaiaké sia ka kudduat simagep-gep ka tei polak. Iageti Kuddu sia sedda, teret iaili tetrenia rasiló ukuman ka Gogoi pasiukuman sabeu.

Lampung: Ingokdo juga para malaikat sai ngelampaui batas-batas kekuasaan tian, sehingga mak ninggalko rang tinggal tian. Allah ngikok malaikat-malaikat udi jama rantai abadi, di delom rang sai kelam di debah bumi. Di dudi tian ditahan terus sampai hukuman dijatuhko mik atas tian pada Rani sai hibat udi kanah.

Aceh: Ingat kheueh teuma bak malaikat nyang jilewat bataih kuasa awaknyan, akhé jih jijak jitinggai teumpat tinggai awaknyan keudroe. Allah geuranté malaikat-malaikat nyan ngon ranté nyang keukai, bak teumpat nyang seupôt dimiyueb bumoe. Nibak teumpat nyan awaknyan teutab teuteun sampoe trok ubak huköman teupeu rhot ateueh awaknyan nibak Uroe nyang luwabiasa nyan teuma.

Mamasa: Susi duka' malaeka' tangngiannamo kakuasaanna napalako napolalan untampe angngenanna, napopepungo Puang Allata'alla umpake rante tanabela kattu dio angngenan randan malillin sae lako nalambi' attunna dibisara illalan allo kamai.

Berik: Ane gamjon sa sarbistaabon malaikata baabeta aa jei ne domolam Uwa Sanbagirminiwer. Jei bai Uwa Sanbagirem gwonap naawefe, ane jei tampata jelemana ga aane mirultefal, Uwa Sanbagirfer seyafter aa jep naawelam. Jega jem temawer Uwa Sanbagiri ga aa tafrebaabil jei jamer abak-abaksus, ane ga aftabifel tampata gwin-gwinsususerem jebe, enggalfe jei jep ge nwinbef. Jei ga jep sege nwinbene jamere nunu umwef jemserem Uwa Sanbagiri angtane seyafter gemerserem aa jem waksosisirim, angtane waakenfer eyebiliserem ane kabwakfer eyebiliserem. Uwa Sanbagiri Jei malaikata jeiserem gase tamtamtababisi.

Manggarai: Nggitu kolé sanggéd malékat siot toé junggu oné watas kuasad, og kali legong osang baté ka’éngd. Mori Keraéng oké isé oné osang nendep agu langki isé dengkir leso beté-bicar.

Sabu: Henge lema ne naju-naju Deo do hihu do jhajjhi ngati higa do eara pa ro, hakku tade hani ri ro ne era pee ro. Ne naju-naju Deo do na harre do ujhu do laggu ke ri Deo ri rate do dho i'a apa wari pa era do kerabba do pa dha'i rai raiwawa dhe. Pa ni ke ro ne rate lohe la awe happo hala tu ro pa Lodho do meliri dhara ne hine.

Kupang: Conto laen soꞌal Tuhan pung ana bua di sorga. Tuhan Allah ada kasi kuasa sang dong, ma ada batas ju. Ma dong saparu sonde puas di situ, ais dong lari lewat dari dong pung hak. Ma Tuhan ika sang dong pake rante yang sonde bisa talapás, deng tahan sang dong di tampa galáp, ko tunggu itu Hari yang Tuhan mau putus samua orang pung parkara.

Abun: Sane dom, suga nyim tuya, malaikat gato ben bi suk-i tara kadit suk gato Yefun Allah fro wa án ben ne sor án mu kadit án bi nat-i ne sa, Yefun Allah rai án su bus gato kem krat to kapyo mato kapyo, ete Yefun Allah grem án mo pe gato ndu mo bur desnak re. Án kem mone sor kom mo kam sye gato Yefun Allah ma ndobot yetu mwa ne sino, ete su kam ne bere Yefun Allah bare malaikat gane mo bot gesyos re.

Meyah: Noba iwa tein idou ah keingg rot malaikat-malaikat ongga ringker gu mebaga sis fob. Rineya jeska rua bera rikikif jeska owesa efek ongga Allah eita gu rua jeskaseda rufij Ofa rot. Beda rua rija jeska rerin monuh ongga Allah ocunc nou rua fob. Jefeda Allah aha rua gij monuh motkobah egens ongga rua runorogna jeska jinaga guru. Ebeibeyaif rua riker jah suma ojgomuja onjoros mona ongga Ofa ofra mar okum eteb keingg rusnok nomnaga ongga rerin mar ongga oska ros.

Uma: Kiwoi wo'o mala'eka owi hi suruga. Hantongo'-ra mpoliu kotoa kuasa-ra, pai'-ra mpalahii po'ohaa'-ra. Pue' mpohilu' mala'eka toera hante rante to uma ria kaduu–dupea'-na, napotuhu-ra hi rala po'ohaa' to mobengi. Hi ria-ra rapotuhu ncuu duu'-na rata mpai' tempo-na nabotuhi kara–kara-ra hi eo pehukua' to mewulungahi.

Yawa: Muno syare wasaemen naito Amisy inta mai, nanawirati wusyinoe wonae wo awa anakero Amisye po raugaje maije raijari, yara wusya akirive munijo ntiti rai. Naito Amisy umaso nawamo Amisye po maijar, ti waijo mbambunin dave veano maokaisya nuge nuganui. Muno Po mausisa una tawan no mino kaumur kakai rai java masyoto indati Amisye po awa mangke rapatimugo mai.


NETBible: You also know that the angels who did not keep within their proper domain but abandoned their own place of residence, he has kept in eternal chains in utter darkness, locked up for the judgment of the great Day.

NASB: And angels who did not keep their own domain, but abandoned their proper abode, He has kept in eternal bonds under darkness for the judgment of the great day,

HCSB: and He has kept, with eternal chains in darkness for the judgment of the great day, angels who did not keep their own position but deserted their proper dwelling.

LEB: He held angels for judgment on the great day. They were held in darkness, bound by eternal chains. These are the angels who didn’t keep their position of authority but abandoned their assigned place.

NIV: And the angels who did not keep their positions of authority but abandoned their own home—these he has kept in darkness, bound with everlasting chains for judgment on the great Day.

ESV: And the angels who did not stay within their own position of authority, but left their proper dwelling, he has kept in eternal chains under gloomy darkness until the judgment of the great day--

NRSV: And the angels who did not keep their own position, but left their proper dwelling, he has kept in eternal chains in deepest darkness for the judgment of the great Day.

REB: Remember too those angels who were not content to maintain the dominion assigned to them, but abandoned their proper dwelling-place; God is holding them, bound in darkness with everlasting chains, for judgement on the great day.

KJV: And the angels which kept not their first estate, but left their own habitation, he hath reserved in everlasting chains under darkness unto the judgment of the great day.

AMP: And angels who did not keep (care for, guard, and hold to) their own first place of power but abandoned their proper dwelling place--these He has reserved in custody in eternal chains (bonds) under the thick gloom of utter darkness until the judgment {and} doom of the great day.

NLT: And I remind you of the angels who did not stay within the limits of authority God gave them but left the place where they belonged. God has kept them chained in prisons of darkness, waiting for the day of judgment.

GNB: Remember the angels who did not stay within the limits of their proper authority, but abandoned their own dwelling place: they are bound with eternal chains in the darkness below, where God is keeping them for that great Day on which they will be condemned.

ERV: And remember the angels who lost their authority to rule. They left their proper home. So the Lord has kept them in darkness, bound with everlasting chains, to be judged on the great day.

EVD: And remember the angels who had power but did not keep it. They left their own home. So the Lord has kept these angels in darkness. They are bound with everlasting chains. He has kept them to be judged on the great day.

BBE: And the angels who did not keep to their kingdom but went out from the place which was theirs, he has put in eternal chains and in dark night till the great day of the judging.

MSG: And you know the story of the angels who didn't stick to their post, abandoning it for other, darker missions. But they are now chained and jailed in a black hole until the great Judgment Day.

Phillips NT: And the very angels who failed in their high duties and abandoned their proper sphere have been deprived by God of both light and liberty until the judgment of the great day.

DEIBLER: And there were many angels to whom God assigned/gave positions of authority in heaven. But they did not continue to rule with authority in those positions. Instead, they abandoned the place that God gave them to live in heaven. So God has put those angels in chains forever in the darkness in hell. They will stay there until the great day when God will judge and punish them.

GULLAH: An memba, too, bout de angel dem wa beena lef off da rule weh God pit um fa rule, an ton dey back pon dey own place een heaben. Cause ob dat, God done chain um op een ebalastin chain een a daak place weh e da keep um til dat big Day come wen e gwine jedge um.

CEV: You also know about the angels who didn't do their work and left their proper places. God chained them with everlasting chains and is now keeping them in dark pits until the great day of judgment.

CEVUK: You also know about the angels who didn't do their work and left their proper places. God chained them with everlasting chains and is now keeping them in dark pits until the great day of judgment.

GWV: He held angels for judgment on the great day. They were held in darkness, bound by eternal chains. These are the angels who didn’t keep their position of authority but abandoned their assigned place.


NET [draft] ITL: You also <5037> know that the angels <32> who did <5083> not <3361> keep <5083> within their <1438> proper domain <746> but <235> abandoned <620> their own <2398> place of residence <3613>, he has kept <5083> in eternal <126> chains <1199> in <5259> utter darkness <2217>, locked up for <1519> the judgment <2920> of the great <3173> Day <2250>.



 <<  Yudas 1 : 6 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
Copyright
© 2010-2022
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Single Panel

Laporan Masalah/Saran