Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [TB]     [PL]  [PB] 
 <<  2 Korintus 7 : 11 >> 

TB: Sebab perhatikanlah betapa justru dukacita yang menurut kehendak Allah itu mengerjakan pada kamu kesungguhan yang besar, bahkan pembelaan diri, kejengkelan, ketakutan, kerinduan, kegiatan, penghukuman! Di dalam semuanya itu kamu telah membuktikan, bahwa kamu tidak bersalah di dalam perkara itu.


AYT: Sebab, perhatikanlah betapa banyak kesedihan yang sesuai dengan kehendak Allah itu mengerjakan bagimu kesungguhan yang besar, pembuktian bahwa kamu tidak bersalah, kemarahan, ketakutan, kerinduan, semangat, dan pembalasan. Di dalam segala hal, kamu telah membuktikan bahwa kamu tidak bersalah dalam hal ini.

TL: Karena perhatikanlah perkara itu juga, yang kamu berdukacita itu menurut kehendak Allah, betapa besarnya usaha yang dikerjakan-Nya di dalam kamu, dan lagi jawab dan gusar dan ketakutan dan kerinduan dan kerajinan dan pembalasan. Di dalam segala sesuatu itu kamu sudah menyatakan dirimu suci di dalam perkara itu.

MILT: Oleh karenanya, lihatlah hal yang sama ini, kamu telah dibuat berdukacita secara Allah (ilahi - 2316); berapa banyakkah hal itu telah menghasilkan ketekunan di dalam kamu, selain kata-kata pembelaan, selain kemarahan, selain ketakutan, selain kerinduan, selain kecemburuan, selain pembalasan? Dalam segala hal kamu telah memuji dirimu sendiri sebagai orang yang tidak bersalah dalam hal itu.

Shellabear 2010: Perhatikanlah bagaimana kesedihan yang sesuai dengan kehendak Allah itu menghasilkan kesungguhan yang besar di dalam dirimu, keinginan yang besar untuk bebas dari tuduhan, perasaan marah, kesadaran akan bahaya, perasaan rindu, semangat, tetapi juga keinginan akan adanya keadilan. Dalam segala sesuatu, kamu sudah membuktikan bahwa dirimu suci dalam hal-hal itu.

KS (Revisi Shellabear 2011): Perhatikanlah bagaimana kesedihan yang sesuai dengan kehendak Allah itu menghasilkan kesungguhan yang besar di dalam dirimu, keinginan yang besar untuk bebas dari tuduhan, perasaan marah, kesadaran akan bahaya, perasaan rindu, semangat, tetapi juga keinginan akan adanya keadilan. Dalam segala sesuatu, kamu sudah membuktikan bahwa dirimu suci dalam hal-hal itu.

Shellabear 2000: Perhatikanlah bagaimana kesedihan yang sesuai dengan kehendak Allah itu menghasilkan kesungguhan yang besar di dalam dirimu, keinginan yang besar untuk bebas dari tuduhan, perasaan marah, kesadaran akan bahaya, perasaan rindu, semangat, tetapi juga keinginan akan adanya keadilan. Dalam segala hal, kamu sudah membuktikan bahwa dirimu suci dalam perkara itu.

KSZI: Perhatikan bahawa kesedihanmu itu selaras dengan kehendak Allah. Betapa hebatnya yang dicetuskan dalam dirimu: kesungguhan, keinginan membersihkan diri daripada tuduhan, kemarahan, ketakutan, kerinduan, semangat, dan usaha menegakkan keadilan. Dari segala segi kamu telah membuktikan dirimu suci dalam hal ini.

KSKK: Perhatikanlah apa yang telah dihasilkan dalam dirimu oleh kesedihan yang berasal dari Allah ini: keprihatinan yang besar, pembelaan diri, bahkan kegusaran dan ketakutan, kerinduan, semangat dan penghukuman. Dalam kesemuanya ini kamu telah membuktikan diri tidak bersalah.

WBTC Draft: Kamu mempunyai kesedihan yang diinginkan Allah untuk kamu miliki. Sekarang lihatlah hasilnya: Kesedihan itu telah membuat kamu lebih bersungguh-sungguh. Hal itu membuat kamu mau membuktikan bahwa kamu tidak bersalah. Hal itu telah membuat kamu marah dan takut sehingga kamu mau bertemu dengan aku dan membuat kamu peduli dan mau melakukan yang benar. Kamu telah membuktikan bahwa kamu tidak bersalah dalam masalah itu.

VMD: Kamu mempunyai kesedihan yang diinginkan Allah untuk kamu miliki. Sekarang lihatlah hasilnya: Kesedihan itu telah membuat kamu lebih bersungguh-sungguh. Hal itu membuat kamu mau membuktikan bahwa kamu tidak bersalah. Hal itu telah membuat kamu marah dan takut sehingga kamu mau bertemu dengan aku dan membuat kamu peduli dan mau melakukan yang benar. Kamu telah membuktikan bahwa kamu tidak bersalah dalam masalah itu.

AMD: Lihatlah, bagaimana kesedihan yang diinginkan Allah ini telah memberikan hasil kepadamu, yaitu kesungguhan untuk membersihkan diri dari tuduhan, kemarahan, dan ketakutan. Sekarang, kamu menjadi rindu, peduli, dan ingin melihat keadilan. Dalam segala sesuatu, kamu sudah membuktikan bahwa dirimu tidak bersalah dalam hal-hal itu.

TSI: Jadi sekarang perhatikanlah hasil dari kesedihan yang sesuai dengan kehendak Allah itu: Yaitu sekarang kalian lebih bersungguh-sungguh mengikuti kemauan Tuhan, kalian sudah berusaha membuktikan bahwa kebanyakan dari kalian tidak bersalah, kalian lebih benci dan takut berbuat dosa, kalian lebih rindu dan bersemangat akan apa yang baik dan adil, dan kalian memberi hukuman kepada pihak yang salah. Jadi kalian sudah menunjukkan banyak bukti bahwa kebanyakan dari kalian tidak bersalah dalam masalah itu.

BIS: Coba kalian perhatikan apa hasilnya padamu oleh kesedihan yang sejalan dengan kehendak Allah! Hasilnya ialah kalian sungguh-sungguh berusaha untuk menjernihkan kekeruhan! Kalian menjadi benci terhadap dosa, kalian takut, kalian rindu, kalian menjadi bersemangat, kalian rela menghukum yang bersalah! Dalam seluruh persoalan ini kalian sudah menunjukkan bahwa kalian tidak bersalah.

TMV: Lihatlah hasil daripada kesedihan kamu yang sejalan dengan kehendak Allah: Kamu betul-betul berusaha untuk membuktikan bahawa kamu tidak bersalah. Kamu marah kepada apa yang sudah berlaku dan kamu takut akan apa yang mungkin berlaku. Kamu rindu akan aku, kamu sangat ingin membela aku, dan rela menghukum yang bersalah. Dalam semua hal itu kamu sudah menunjukkan bahawa kamu tidak bersalah.

BSD: Perhatikanlah hasil yang kalian peroleh dari kesedihan karena menuruti kemauan Allah. Hasilnya, kalian sungguh-sungguh berusaha hidup dengan benar. Kalian menjadi benci terhadap dosa, kalian menjadi takut atas perbuatan salah, kalian rindu, kalian bersemangat, kalian rela menghukum orang yang bersalah. Kalian sudah menunjukkan bahwa kalian tidak bersalah.

FAYH: Coba saja lihat betapa banyak kebaikan yang Saudara peroleh dari kesedihan yang didatangkan oleh Tuhan itu. Saudara tidak lagi acuh tak acuh, tetapi menjadi sungguh-sungguh serta tulus, dan ingin sekali menghilangkan dosa yang saya sebutkan dalam surat itu. Saudara menjadi takut mengenai apa yang telah terjadi, dan merindukan saya supaya datang menolong. Dengan segera Saudara menyelidiki masalah itu dan menyelesaikannya (dengan menghukum orang yang berdosa itu). Saudara sudah melakukan segala yang dapat dilakukan untuk memperbaiki keadaan.

ENDE: Perhatikanlah bagaimana kesedihan hatimu menurut Allah itu telah menghasilkan kegiatan jang besar pada kamu, bahkan pembelaan diri, kedjengkelan, takut, kerinduan, gairah dan penghukuman. Dalam segalanja itu kamu telah membuktikan bahwa kamu tidak bersalah dalam perkara itu.

Shellabear 1912: Karena perhatikanlah olehmu perkara itu juga, yaitu kamu didukacitakan menurut kehendak Allah, beberapa usaha yang dikerjakannya dalammu, dan berapa pengaduan dan dendam dan ketakutan dan rindu dan rajin dan pembalasan. Maka dalam segala sesuatu kamu sudah menyatakan dirimu suci dalam perkara itu.

Klinkert 1879: Karena lihatlah, bahwa sasoenggoehnja perkara ini, ija-itoe kamoe berdoeka-tjita dalam djalan Allah, bagaimana besar karadjinan di-adakannja dalam hatimoe, baik djawab, baik djemoe, baik takoet, baik rindoe-dendam, baik jakin, baik pembalasan; maka dalam samoewanja telah kamoe njatakan dirimoe soetji daripada perkara itoe.

Klinkert 1863: Karna tengoklah, bahoewa perkara jang bagini, ija-itoe soesah-hati kamoe dalem djalan Allah, bagimana besar radjin dia djadiken dalem hatimoe! soenggoeh djawab, dan djemoe, dan katakoetan, dan harep, dan radjin, dan balesan; maka dalem segala perkara kamoe soedah menjataken dirimoe soetji dari itoe perkara.

Melayu Baba: Kerna tengok itu perkara juga, ia'itu fasal kamu kna susah hati turut sperti kahandak Allah, brapa usaha sudah di-kerjakan di dalam kamu smoa, dan brapa pngaduan, dan brapa gram, dan brapa ktakotan, dan brapa rindu, dan brapa rajin, dan brapa balasan. Dalam smoa hal kamu sudah nyatakan diri kamu suchi dalam itu perkara.

Ambon Draft: Karana lihat, betul itu djuga, jang kamu sudah da-pat berduka akan Allah, ba-gimana besar karadjinan itu sudah mengardjakan bagi ka-mu! bekan lagi penjahutan, bekan lagi takotan, bekan la-gi baha; i, bekan lagi karadjin-an, bekan lagi siksa: di da-lam segala sasawatu kamu sudah tondjok, jang kamu ada bressi di dalam perkara ini.

Keasberry 1853: Kurna tengoklah bahwa purkara yang dumkian inilah, iya itu duka chita kami yang dalam jalan Allah, bagimana macham kuranganan tulah jadi dalam hati kamu, bahkan, bagimana macham kasuchian dirimu, bahkan, bagimana macham puchak hati, bahkan, bagimana macham kutakutan, bahkan, bagimana macham rindu dumdam, bahkan, bagimana macham rajin, bahkan, bagimana macham balasan! Maka dalam sagala purkara kamu tulah munyatakan dirimu suchi deripada hal ini.

Keasberry 1866: Kŭrna tengoklah bahwa pŭrkara yang dŭmkian inilah, iya itu duka chita kamu chara jalan Allah, bŭtapa yakin tŭlah jadi dalam hati kamu, bahkan, bŭtapa suchi jadi dirimu, bahkan, bŭtapa pŭchah hati, bahkan, bŭtapa kŭtakotan, bahkan, bŭtapa rindu dŭndam, bahkan, bŭtapa rajin, bahkan, bŭtapa balasan! Maka dalam sagala pŭrkara kamu tŭlah mŭnyatakandirimu suchi deripada hal ini.

Leydekker Draft: Karana bahuwa sasonggohnja perkara 'itu djuga, jaxnij, duka tjita kamu jang dengan karana 'Allah, butapa besar karadjinan 'itu sudah melakukan didalam kamu? behkan xudzur, behkan kagusaran, behkan katakotan, behkan karinduw dendaman, behkan katjemburuwan, behkan perbalasan: pada segala sasawatu kamu sudah menondjokh dirimu 'ada sutjij dalam pakardja`an 'ini.

AVB: Perhatikan bahawa kesedihanmu itu selaras dengan kehendak Allah. Betapa hebatnya yang dicetuskan dalam dirimu: kesungguhan, keinginan membersihkan diri daripada tuduhan, kemarahan, ketakutan, kerinduan, semangat, dan usaha menegakkan keadilan. Dari segala segi kamu telah membuktikan dirimu suci dalam hal ini.

Iban: Peda kita utai ti udah nyadi ari ati kita ti tusah ulih peneka Allah Taala: kita enda empelita agi, kita bebendar deka ngayanka diri nadai penyalah! Peda kita pemalat kita pedis ati, pemalat kita irau, pemalat kita lelengau, pemalat kita angkun, pemalat kita seruran sedia deka ngukum penyalah! Dalam semua pekara tu kita udah mandangka diri endang nadai penyalah.


TB ITL: Sebab <1063> perhatikanlah betapa <2400> justru <5124> dukacita <3076> yang menurut kehendak <2596> Allah <2316> itu mengerjakan <2716> pada kamu <5213> kesungguhan <4710> yang besar <4214>, bahkan <235> pembelaan diri <627>, kejengkelan <24>, ketakutan <5401>, kerinduan <1972>, kegiatan <2205>, penghukuman <1557>! Di dalam <1722> semuanya <3956> itu kamu telah membuktikan <4921>, bahwa kamu tidak bersalah <53> di dalam perkara <4229> itu. [<846> <235> <235> <235> <235> <235> <1438> <1510>]


Jawa: Sabab padha gatekna: kasedhihan kang nyondongi karsaning Allah iku malah marakake kowe padha temen banget, malah nuwuhake panjawab, gela, wedi, kasregepan, pameleh! Ing bab iku kabeh kowe wus padha nelakake manawa ora kaluputan ing prakara iku.

Jawa 2006: Sabab padha gatèkna saiba kasedhihan kang nyondongi karsané Allah iku malah marakaké kowé saya mempeng anggonmu padha nélakaké menawa ora salah, jèngkèl, wedi, kangen, greget, paukuman! Ing bab iku kabèh kowé wus padha nélakaké menawa ora kaluputan.

Jawa 1994: Delengen saiki, apa sing wis katindakaké déning Gusti Allah srana sedhihmu mau: Saiki kowé rak dadi saya mempeng temenan ing bab enggonmu arep nélakaké yèn kowé ora salah. Saiki katon enggonmu sengit karo barang sing salah, katon enggonmu wedi, enggonmu ulah katresnan, enggonmu sregep, enggonmu gelem ngélikaké penggawé-penggawé sing salah! Kuwi mau kabèh wis nélakaké yèn tindakmu bener.

Jawa-Suriname: Lah kowé wis pada ngalami sedi sing sangka Gusti Allah, dipikir déwé sedulur apa éntuk-éntuké! Wujuté saiki kowé pada mempeng tenan enggonmu nggarap sedulur sing salah, kowé uga tenanan enggonmu mbélani aku. Saiki ya kétok tenan nèk kowé sengit karo barang sing ala, awit saiki ketara tenan nèk kowé wedi marang Gusti Allah. Saiki kowé malah kangen tenan marang aku, kepéngin nduduhké marang aku nèk kowé saiki pada manut marang Gusti Allah lan gelem nggarap sedulur sing nggawé dosa. Kuwi mau kabèh ngekèki tanda nèk kowé kepéngin nglakoni sing bener.

Sunda: Pek inget-inget berkahna aranjeun meunang kanalangsaan ti Allah teh. Geuning aranjeun jadi sakitu enya-enyana, sakitu sumangetna memener nu salah, jengkel ka nu migawe dosa, paur, jeung sono kana kahadean sarta teu asa-asa ngahukum anu salahna. Geus tetela nu salah dina eta perkara teh lain aranjeun.

Sunda Formal: Pek geura tengetkeun, kanalangsaan anu sapuk jeung pangersa Allah mah, nungtun kana perih, matak eling kana diri, sadar kana kasalahan, nimbulkeun rasa ajrih, ngahudang pangharepan, sarta ngajak soson-soson kana kahadean! Tur bukti, yen dina sual-sual eta, aranjeun teh teu aya celana.

Madura: Kodda’ tore tetene ponapa hasel se ekaolle sampeyan dhari kasossa’an se sajalan sareng kasokanna Allah! Hasella enggi paneka sampeyan aehteyar gu-onggu maserdhang se petteng! Sampeyan laju baji’ ka dusa, sampeyan tako’, sampeyan ce’ ngarebba, sampeyan laju samangat, sampeyan ehlas ngokom se sala. E dhalem sadajana parkara paneka sampeyan ampon noduwagi ja’ sampeyan ta’ sala.

Bauzi: Eho amu uba oluhu sunit lam uho ve aaha di lam ubu uho ladi ahu faidehe bak lam Alat uba vi modi uho faina meedam bak voedume fa vei neàdedàmu umota neàt. Labihàmu Alat ubu uho lab ladi um faidehe bak laba vi modi um im nehasu neàdedam bak nim mahate vi ozodamale. Um dam totbaho labe iho faina meedam di uho neha, “A meedamule,” lahame meia keàtet im vahokedam bak ame. Labi laha iho uba neha, “Dae ibida lam uho moho bak,” lahame uba lab vàlu gagoho di lam um dam totbaho labe vedi kehàm vaba fa eba neha, “Ame im lam imti modehe vabak. Gi dam totbaho labe ihimo modehe bak,” lahame fa iba labihasu veibadam labe vi vameadam bak ame. Labi faina meedam dam laba uho fa vei meoli im vahokedam bak ame. Labi dam faina meedam dam laba uho vi taumeam làhà Alat umti beodam bak labna zohàme uho àvodi vou faovoi meedam bak ame. Labi laha um gi eba ilahu, “Taho iba li iho aase,” lahame àhàki meedam bak ame. Labi laha Alat Aho ozome gagu vàmadi esuhu im lam eho uba vameadamna lam uho ulohodesulo àhàki meedam bak ame. Labi laha dam faina meedam dam laba uho neha, “Modi fà itaholedase,” lahame ahu vàmadi vi vameadam bak ame. Uho labihasu meedam labe eho vi ozoha, um dam totbaho laba vi tau faina meedam kaio. Um gi im Alat Aho gagohona lam vamdesu meedam dam um am bak.

Bali: Sane mangkin indayangja tlektekang, asapunapi Ida Sang Hyang Widi Wasa mapakardi malantaran kaduhkitan semetone punika, inggih punika: sampun ngawinang semeton nyantep, ngawinang semeton meled muktiang raga nenten iwang, taler ngawinang semeton kalangkung duka marep ring paindikan sane iwang. Semeton kalangkung ajerih tur uyang. Semeton sarat mabakti, tur kalintang meled nyisipang anak sane mapakardi iwang. Semeton sampun muktiang raga dados anak sane tan paceda ring saluiring paindikane punika.

Ngaju: Coba keton manantuani en gunae akan keton bara kapehen atei je hakabuah dengan kanahuang Hatalla! Gunae iete keton toto-toto manggau jalan uka mamparasih taloh je keroh! Keton manjadi oloh je basingi dengan dosa, keton mikeh, keton taharu, keton manjadi oloh je pahias atei, keton pahias mahukum oloh je basala! Hong kakare soal toh keton jari mamparahan je keton dia basala.

Sasak: Cobaq side pade perhatiang napi hasilne umaq side, kesedihan saq pade maraq pekayunan Allah! Hasilne, side pade tetu-tetu berusahe gen piaq keadaan jari solah! Side pade jari meriq lẽq dose, side pade takut, side pade kangen, side pade jari besemanget, side pade rẽde ngukum saq salaq! Lẽq dalem selapuq persoalan niki sampun side pade buktiang bahwe side pade ndẽq salaq.

Bugis: Cobako pénessaiwi aga wassélé’na ri iko polé ri amesséng iya siturué élona Allataala! Wassélé’na iyanaritu mattonget-tongekko makkuraga untu’ pacinnongiwi aluccakengngé! Mubenciwi dosaé, métauko, muddaniko, masumange’ko, macennikko hukkungngi iya pasalaé! Ri laleng sininna passalengngéwé muwappaitangngi makkedaé dé’ mupasala.

Makasar: Alle sai cini’ wassele’na si’na situruka ero’Na ri Allata’ala! Iamintu attojeng-tojengko ampakabajiki apa kodia! A’jari numusui dosaya, a’jari mallakko, a’jari nakkukko, a’jari lompoi sumanga’nu, kammayatompa rellako anghukkungi tau salaya! Ilalang yangasenna anjo nupa’buttimi ri kalennu angkanaya tena nanusala mae ri anjo passalaka.

Toraja: Belanna tiromi, tumba ia kapuana tu kamatutturan napabu’tu lan penaammi tu kamasussan situru’ pa’poraianNa Puang Matua, ontongpa diona kapebalian, sia kamasorroan, sia kamatakuran, sia kamamaliran sia kabirisanan, sia peada’. Lan te mintu’nato mipamanassamo tu kalemi kumua masero lan tu iannato.

Duri: La mipikkiri' meloi to assele'na kamassean to miperasai situru' pakkaeloran-Na Puang Allataala! Ia to assele'na kumua ammipengkulle-kullei mpangkadanan kalemi, mikaba'ci dosa, mikasiri' Puang, mikamali'kan, masumanga' kamu', barani kamu' ssessai to tokasalan. Ia ngasanmo tee minii mpangpekitanni kumua te'da mikasalan.

Gorontalo: Po'obilohe mao limongoli, ususa motu'ude lo kohondaki lo Allahuta'ala, ma lomungo to batanga limongoli lo huhutu odiye: Timongoli to'otutuwa mopo'oberesi masa'ala, mopodulu lo batanga, moyingo lo dusa, mohe lo Allahuta'ala, o somangati wawu mololo u banari. Wawu timongoli motohilawo lo uadili. To delomo unga'amila boyito timongoli ma lopopatatayi deu timongoli dila ototala to pasali boti.

Gorontalo 2006: Nte poo̒tuota mao̒ limongoli wolo tilapulio olimongoli lou̒ osuukali ungopo nao̒wa wolo kahandaki lo Allahu Taa̒ala! Tilapulio yito timongoli tio̒otutua motolopani u mopo wolangao̒ u moliliu̒lo! Timongoli mamolonuo̒ todusa, timongoli moohe, timongoli moololo, timongoli mamowali osumangati, timongoli iloheela lohilao mohukuumani tao̒totala! Todelomo ngoa̒amila sua̒li botie timongoli malo pobiloheo̒ deu̒ timongoli diila ototala.

Balantak: Imamat koi upa a ee'na i kuu men masiongo' koi pingkira'na Alaata'ala! Kuu mongonoai men kana'. Kuu mampari-pari montotobo'i men sala'. Ee'na ninsidakon i kuu maso'kon dosa, layaon, piongonkon i kai, ka' ninsidakon i kuu malesi' mungukum mian men sala'an! Na giigii' kani'i, kuu nimpipiile'konmo se' kuu sianmo sala'.

Bambam: Penabaam siaia' too buana lako kalemua' indo kamapi'disam penaba situhu'na pa'elo'na Puang Allataala! Buana, si maelo' si'da-si'dangkoa' pole' umpogau' la sihatanna dipogau'. Sulibanna ia too mokangkoa' duka' disangai to ma'gau' kadake. Anna ungkahidi'unna' pole' ingganna dosa, muissammia' pole' mengkahea' dio olona Puang Allataala, ungkamalli'imä' pole', tuttuam tigaha'ungkoa', anna maelo'ungkoa' pole' untahungkum to kasalaam. Illaam inde ingganna kaha-kaha ma'tandaammi pole' diua tä'ungkoa' iko kasalaam.

Kaili Da'a: Kitamo nuapa to najadi ante kasusa rara nggari ja'i Alatala to nirasai komi etu. Komi mpu'u-mpu'u madota mowia to nanoana. Komi mpu'u-mpu'u nompasimbuku mompakanoto pokainggu komi nakono. Naraumo komi mompekiri silaka to nipowia roa komi etu. Naekamo rara komi. Nalentoramo rara komi manggita aku. Naraji mpu'umo komi nompowia to niparentaku etu. Nasadiamo komi nombasuku tau to nasala etu. Riara mpengele-ngele komi nompopokita komi da'a nasala riara parakara etu bopia.

Mongondow: Tungkuḷaikah tarukira monimu onu im bungai in ajar ing gina inta pinodudui kon ibog i Allah ko'i monimu! Na'a im bungainya; mo'ikow in totu-totu'ubií moramiji moginsilang kon onu inta diaípa notarang! Bo moya'atbií ing gina monimu kon onu inta diaí mopia, oyuíon porasa'an mo'ondok, mokotanobií, tantuí moropot ing gina, bo oyuíon ibog mohukum kon inta kotaḷaí! Kom bayongan soaáḷ mita tana'a moponyata bidon kom mo'ikow in diaí bidon kotaḷaí.

Aralle: Yato kamapi'di'ang inahammu umbata yato suha'ku inang situhu' pa'elo'na Puang Alataala. Itai boana yatoo: pemalakoa' umbabe aka ang maroho. Pemala liukoa' umpebayai kalaemu. Keaha'koa' aka' dosanna to kekasalaang. Mahea'koa' untuhu'i pembabenaii. Ungkarohhengngiä'a'. Umpengkabela-belaia' untuhu'i Dehata. Sadiakoa' untahungkung to kekasalaang. Umpamaleso di ingkänna siamo lambi' nainsammi tau naoatee bahahsi inahammu yaling inde di kaha-kaha.

Napu: Kamasusami mobasa surangku hangkoya, iami kasusa au moula peundeana Pue Ala. Nipekiri maroa ba apa wuana kamasusami iti. Anti kamasusami iti, mampeinaokau mobabehi apa au manoto. Bara niunde babehianda tauna au mosapuaka paturongki. Nikahihi dosanda tauna au masala, hai langakau moula babehianda. Mabilakau iriko, mampeulaikau hawangku, hai masilolongakau mohuku tauna au masala. I hinangkana, tongawami kabulana lalumi.

Sangir: Kěnang i kamene kakělla měnsang apa ual᷊ine si kamene ual᷊ingu susan naung kụ natuhụ su kapulun Duata! Ual᷊ine ute i kamene mambeng mětẹ̌tawakal᷊i mapakạtilang u karal᷊ěbuhẹ̌! I kamene měngkakoạ mẹ̌bawawinsị u rosa, měngkạtakụ, lẹ̌lahimpuluang, mạhuntinambang kěhage, sadia měhukungu apan němpẹ̌sal᷊a! Su ral᷊ungu patikụ tal᷊imbukune ini i kamene semben nanodẹ u i kamene seng tawẹ sal᷊ane.

Taa: Wali pobuuka kojo palaong to mawali saba yako kamawo ndaya to singkonong pei pamporani i mPue Allah to nurata ngkomi seore. Gete bae kojo batuanginya! Apa yako kamawo ndaya ngkomi etu, see naka komi mampakakoro mangika anu to masipato raika. Komi rani kojo mampakakonoka palaong to maja’a to nawali ri oyo ngkomi seore. Pasi maja’a kojo raya ngkomi mampobuuka palaong to maja’a etu. Pasi komi mawali meka raya ngkomi mampobuuka palaong etu. Pasi bae kojo kawongko ndaya ngkomi rani mangkita wo’u aku. Pasi bae seja kadota ngkomi mampakaroo palaong to nawali, pasi mangabotus tau to mangika dosa etu. Wali samparia to roomo nuika ngkomi etu mampakanasa tamo re’e sala ngkomi ane mangkonong palaong to nawali seore.

Rote: Soba emi taoafik hata fo hapu nini buna-boak neme dale he'dik fo enok esa no Manetualain hihii-nanaun! Buna-boan nde ia, emi sanga enok te'e-te'e soaneu tao mamaneu kelupua ka! Emi makamu sala-singo ka, emi bii-mamata'u, emi mahiik, emi manggate, emi nau huku mana tao masala kala! Nai basa dede'ak ia la dalek, emi matu'du basa mae emi salam ta.

Galela: To ngini nia sininga ma beleso, kiaka ai surati iqomaka niababaca, magena igogou kanaga yamote o Gikimoi Awi edekati. Hika niakelelo kiaka nia sininga ma beleso ma sopo. Ma ngale nia sininga ma beleso, so ngini nia siningaka foloi niodupa o kia naga itotiai magena niaaka. Ngini nitemo o nyawa la kanaga ngohi ihoholu ona magena niamotewa. Ngini o sala o nyawa yaaaka magena nioduhudu de ona manga gogoho komagena ngini niomodo. Ngini kanaga de nia dupa foloi qaputuru ngohika, de ai demo niamote qaputuru, de lo niasidailako o nyawa isasala ona magena niafanggali de o sangisara. So o bi moi-moi qangodu magena ma rabaka kanaga ngini nisimane igogou nia sala moi lo ihiwaka.

Yali, Angguruk: Allahn peruk ane hikit toho hit henehummu siyag atikip ane ariyen henesukun fano anggolo atisiyon honoluk toho welamek: Siyag ane turukuk ulug fag turuk lit an nibil atikip. Siyag ane fahet ninirim peruk lit henekol toho welatikip. An fahet walep peruk lit henesukun fano reg latikip. Aben siyag ane turukon unubam alem emberuk latikip. Alem obog toho ari fam niren siyag ane turukuk fug ulug selehap tirikip.

Tabaru: Bika niosi-singina, nia singina ma susa gee 'imakadaene de ma Jo'oungu ma Dutu 'awi mau, ge'ena ma duanguku 'okia 'idadi nginioka. Ma duanguku ge'ena la ngini niomariwo niosigou-gounguku niosidumutu 'ato nia sala koi'iwa, niodu'uduku 'o sowono, niodomodongo 'okia naga 'idadi-dadiokau, nioduaka pomakamakeli de de ngoi, niomagae, de niomodeke niakihukumu 'o nyawa gee de manga salaka. Ne'ena 'iodumoka dau ngini niosidumutokau 'ato ngini nia sala koi'iwa.

Karo: Nehenlah! Uga ulina menek atendu si sue ras peraten Dibata e: genduari nggo tutus atendu encidahkenca maka pengadun kerna kam lanai tuhu. Nembeh kal atendu man kalak si ngguluti e. Mbiar kam, tedeh atendu. Ergiah-giah ukurndu ndalanken si bujur. Nggo icidahkenndu maka i bas kerina persoalen e la kam ersalah.

Simalungun: Tanda nasiam ma pusok ni uhur na humbani Naibata, na mangkorhon ibagas nasiam sonai buei ni ringgas ni uhur, pangapition, ringis, biar, sihol ni uhur, pongkut ni uhur, ampa paminsangon. Ibagas haganupan ai domma ipatuduhkon nasiam, paboa borsih do nasiam ijai.

Toba: Tanda hamu ma arsak ni roha on, na sian Debata; ai dihorhon do di hamu ringgas ni roha na sai godang i, tole paraluson, sogo ni roha, hatahuton, sihol ni roha, pangkamuruhon, paminsangon pe. Di saluhutna i dipatuduhon hamu, paboa na lias hamu, di hata i.

Dairi: Peratè-atèken kènè lebbè bonek siroh bai Dèbata nai, otang gabè ikerrohken i ngo bai ndènè lako pecihoken simellètuk! Ai moyang ngo atè ndènè midah dosa, gabè mbiar mo kènè, ntedoh mo kènè, gabè nggasang ngo kènè, gabè uè mo kènè menghukum kalak simersalah! Ibas karina simasa persoalen i, enggo ituduhken kènè diri ndènè oda mersalah.

Minangkabau: Cubolah angku-angku inok manuangkan, apo asienyo di angku-angku, dek ati ta ibo nan sajalan jo kahandak Allah! Asienyo iyolah, angku-angku sabana-bana ba usawo untuak manjaniahkan nan karuah! Angku-angku manjadi jajok taradok doso, angku-angku takuik, angku-angku taragak, angku-angku jadi basumangaik, angku-angku rela ma ukun nan basalah! Dalam sagalo parkaro ko, angku-angku lah mampanampakkan baraso angku-angku indak basalah.

Nias: Mitandraigõ mifaigi hadia mbuania khõmi wa'abu dõdõ soroi Lowalangi! Buania ya'ia wa sindruhundruhu mi'oigõ dõdõmi ba wangohauhau'õ si no olotu! Anuzu sa'ae dõdõmi wamalua horõ, ata'u ami, humulu sibai dõdõmi, so wehi'a dõdõ, mitehegõ nihuku zi fasala! Bakha ba gamatunõw̃a da'e fefu, no mi'oroma'õ wa lõ si fasala ami.

Mentawai: Oto lelek'aké peite kam, aponia abara ka tubumui kapurereureumui baga siripot teú bagat Taikamanua! Abara ka tubumui, iaté, bailiu bulat besíakémuian masipalatsat simalimó ka talagamui! Bailiu masitsinmuian ka tubut jo, suggrunangan kam pulolotó, bara pungengelei bagamui masirepdem, bara leú et puroron ka bagat paatuatmui, elé obámuian masiukum'aké sia sipusesele! Oto ka sangamberinia sibabara néné, masipatotoilá tai maselemui.

Lampung: Cuba keti perhatiko api hasilni jama niku ulih kesedihan sai sejalan jama kehaga-Ni Allah! Hasilni iado keti temon-temon berusaha untuk ngejernihko kekeruhan! Keti jadi nyuoh tehadap dusa, keti rabai, keti tiram, keti jadi besemangat, keti rila ngehukum sai besalah! Delom sunyin persoalan inji keti radu nunjukko bahwa keti mak besalah.

Aceh: Cuba gata ngieng peuhase jih nibak gata nyang seudeh nyan sijalan ngon keuheundak Allah! Hase jih na kheueh gata biet-biet gata useuha guna gata peujeureunéh nyang ceuko! Gata ka jeuet keubanci ubak desya, gata teumakot, gata rindu, gata jeuet meuseumangat, gata rila tahuköm nyang salah! Lam banmandum soai nyoe gata ka tatunyok bahwa gata hana meusalah.

Mamasa: Penawa-nawaan manappaia' buana kamapa'disan penawa situru'na pa'kuanna Puang Allata'alla lako kalemua'. Inde buanae iamo morai tongan-tongammokoa' la umpogau' innang la sipato'na dipogau', mupomakalesomi kumua tae'koa' sola to umbali pepa'guruangki, ungkabassimokoa' angganna kasalaan, muissammia' mengkarea' langngan Puang Allata'alla, mukamalli'imo', tuttuan tigara'mokoa' la ma'palako, anna moraimokoa' umpabambanni sangka' to kasalaan. Anna illalan inde kara-karae kawanammi kumua ta'mokoa' kasalaan.

Berik: Ini imna jes gemerserem gam is jewer ge jenbaminirim, Uwa Sanbagiri Jei aa gemer gunurum jes gamserem, ini jes gemerserem ba waakenam. Gasa gaarabi jemna igi aa je etamwenaram imnibe. Igi jemna waakenaiserem ga enggam: Ini imna unggwan-girfer ga is enggalf ge folbamini, angtane etam-etama kapka im nenennap aa jei ne eyebilirim, aamei jei ijama uftabif etam-etama jeiserem jewer. Namwer aas jepserem ini imna unggwan-giri ga is enggalf sege folbamini, aamei angtane nafsi is jei ne balbabilirim enggame aamei etam-etams ima eyebili, angtane jeiserem aamei ijesa towastababif enggame, "Ai etam-etama jeiserem ajama eyebiyen." Aamei bunarsusfer etam-etama kapka angtane jeiserem jei aa jes ne eyebilirim baif ima gwebili. Aamei tamtamtala Uwa Sanbagirmana imsama erebene. Ini imna unggwan-giri is enggalf ge folbamini abar negama waakenswef, ane abar negama dorwef. Ini imna unggwan-girsusu Uwa Sanbagirfe. Ane angtane jeiserem kapka im nenennap aa jei eyebilirim, aamei jei tatarmer imsa tamtamtana. Seyafter aa jewer etamwenaram angtane jeiserem jem temawer, aamei ga ina ijema gwarasona enggame aamei kapkaiserem jebar ijama eyebiyen.

Manggarai: Ai pélét di’a-di’a, apa cirn latang te méu wéong nai hitut lorong ngoéng de Mori Keraéng. Méu pandé si’angn mbolot, jogot te pandé ndékok, rantang te pandé sala; méu ciri ata kembung, semengak, agu wahéng ata sala! Oné sanggéd taung mbolot situ, poli toton le méu, te méu toé manga salas.

Sabu: Hakko ko ta heleo ri mu, ne nga ne do wie pa mu ri lua ddhei do penau nga lua ddhei Deo ne! Ne do hamme ri mu, wala dho ke, do tarra-tarra ke mu ne la'a rui ta pemmau ne lua kenya'u-buluru he! Jadhi ke ta paddhu nga lubhu harro nga menyilu, do meghighi-meda'u ke mu, era ne lua ddhei ta peoli-pejhalli ne heddau nga heddau, jadhi mu ta keharru-kelidu, jhe do pemoko-anni ta wolo ne do hala! Pa dhara hari-hari lai do na hedhe do peteleo ke ta do adho mu do hala.

Kupang: Coba bosong pikir! Waktu bosong baca beta pung surat tu, beta tau bosong ada manyasal ju. Itu iko Tuhan pung mau. Te itu bekin bosong karjá banting tulang ko hapus buang hal jahat dari bosong pung idop. Bosong su cape deng bosong pung jahat. Bosong ju taku, jang sampe bosong nanti bekin jahat ulang lai. Bosong rindu mau lia sang beta, deng siap tarús ko bekin yang bae. Bosong ju siap mau kasi hukum orang yang bekin sala. Tagal bosong bekin yang batúl bagitu, andia ko bosong barisi. Deng bagitu, sonde ada yang bisa lempar sala sang bosong.

Abun: Ji krom sukdu gato ben nin nderku nin nggwa. Nin nutbot suk gato bor mone. Kom mo rut sukdu ne ben nin bi sukjimnut-i kas sane sor nin ben nin bi suk-i sato ré do: nin wergat nin nggwa, nin dakai gwawa nin dakai mo sukdu gato ji ndak nin mo surat ne. Or o nin bambriwa nin karowa sukibit gato ji ki nin gum ibit mone or re. Nin nyuwa nin ben sukibit ne. Or o nin da o wa nin ku ji. Nin mit iwa nin ben suk tepsu ji iwa ne. Or o nin iwa ye gato ben sukibit ku sukye mone. Mo suk bok yo gato ji ndak nin gum mo surat ne, nin kibot sane sor men jam do, nin yo ben sukibit mo kwa dik yo dom nde.

Meyah: Jefeda idou ah keingg rot teinefa Allah omfij iwa oisouska idou ongga okumkum insa koma ojgomu. Jeska idou ongga okumkum insa koma bera ongga ereita idou ongga ocosu efei ahtah rot fob ni, noba ebeibeyaif iwa idou os icunc rot oida imeesa joug yeyin mar ongga oska rot tenten fob ni, noba iwa yut joug idou efesi rot mar ongga oska ojgomuja fob ni, noba iwa idou os itunggom mar ongga tenten ni, jeska iwa idou efeneinei rot mar ongga oska ongga angh gij ifekesa ros ni, iwa insejah idou efesi jeskaseda yufra mar okum keingg rusnok ongga rutunggom mar ongga oska ni. Mar insa koma nomnaga bera ongga orocunc rot oida iwa iroru mar ongga tenten deika fob.

Uma: Kasusaa'-ni mpobasa sura-ku toe wengi, mpu'u–mpu'u kasusaa' to ntuku' konoa Alata'ala. Penonoi lompe'-koi ba napa wua'-na kasusaa'-ni toe. Ngkai kasusaa'-ni toe, ria mpu'u nono-ni doko' mpobabehi to monoa'. Ni'uli' uma-koi tono' hi tauna to mposapuaka-kai. Nipokahuku' jeko'-ra tauna to masala', nipoka'eka' mpotuku' kehi-ra. Lentora-mokoi mpokalentorai-a, nituku'-mi hawa'-ku, sadia moto-koi mpohuku' tauna to masala'. Hi butu nyala-na monoto-mi kamoroli' mpontolumanu'-na nono-ni hi kara–kara toe.

Yawa: Wadanide! Wasanimaumbe wato ama ine manui rave, weye wasanimaumbe mamaisyo Amisye apa bekere rai. Ama ine no taiso: wabeke dave indamu wapo raroron wasisa watavondi vatane wato apa ayao kakai raije ramu. Wapari arono wapo apa ayao kakai namije raen muno wajaniv, weti wapavave wapo mangke raugaje ai. Muno wasaemeno rinai ti wapare wabeker wapo rinaen akato. Anakotar tenambe umaso mo raroron weapamo wapo ayao kakai inta rave ramu arono ana umaso nande.


NETBible: For see what this very thing, this sadness as God intended, has produced in you: what eagerness, what defense of yourselves, what indignation, what alarm, what longing, what deep concern, what punishment! In everything you have proved yourselves to be innocent in this matter.

NASB: For behold what earnestness this very thing, this godly sorrow, has produced in you: what vindication of yourselves, what indignation, what fear, what longing, what zeal, what avenging of wrong! In everything you demonstrated yourselves to be innocent in the matter.

HCSB: For consider how much diligence this very thing--this grieving as God wills--has produced in you: what a desire to clear yourselves, what indignation, what fear, what deep longing, what zeal, what justice! In every way you have commended yourselves to be pure in this matter.

LEB: For behold how much diligence this very [thing], being grieved according to [the will of] God, has brought about in you: what defense [of yourselves], what indignation, what fear, what longing, what zeal, what punishment! In everything you have demonstrated yourselves to be innocent in this matter.

NIV: See what this godly sorrow has produced in you: what earnestness, what eagerness to clear yourselves, what indignation, what alarm, what longing, what concern, what readiness to see justice done. At every point you have proved yourselves to be innocent in this matter.

ESV: For see what earnestness this godly grief has produced in you, but also what eagerness to clear yourselves, what indignation, what fear, what longing, what zeal, what punishment! At every point you have proved yourselves innocent in the matter.

NRSV: For see what earnestness this godly grief has produced in you, what eagerness to clear yourselves, what indignation, what alarm, what longing, what zeal, what punishment! At every point you have proved yourselves guiltless in the matter.

REB: You bore your pain in God's way, and just look at the results: it made you take the matter seriously and vindicate yourselves; it made you indignant and apprehensive; it aroused your longing for me, your devotion, and your eagerness to see justice done! At every point you have cleared yourselves of blame.

NKJV: For observe this very thing, that you sorrowed in a godly manner: What diligence it produced in you, what clearing of yourselves, what indignation, what fear, what vehement desire, what zeal, what vindication! In all things you proved yourselves to be clear in this matter.

KJV: For behold this selfsame thing, that ye sorrowed after a godly sort, what carefulness it wrought in you, yea, [what] clearing of yourselves, yea, [what] indignation, yea, [what] fear, yea, [what] vehement desire, yea, [what] zeal, yea, [what] revenge! In all [things] ye have approved yourselves to be clear in this matter.

AMP: For [you can look back now and] observe what this same godly sorrow has done for you {and} has produced in you: what eagerness {and} earnest care to explain {and} clear yourselves [of all complicity in the condoning of incest], what indignation [at the sin], what alarm, what yearning, what zeal [to do justice to all concerned], what readiness to mete out punishment [to the offender]! At every point you have proved yourselves cleared {and} guiltless in the matter. [I Cor. 5.]

NLT: Just see what this godly sorrow produced in you! Such earnestness, such concern to clear yourselves, such indignation, such alarm, such longing to see me, such zeal, and such a readiness to punish the wrongdoer. You showed that you have done everything you could to make things right.

GNB: See what God did with this sadness of yours: how earnest it has made you, how eager to prove your innocence! Such indignation, such alarm, such feelings, such devotion, such readiness to punish wrongdoing! You have shown yourselves to be without fault in the whole matter.

ERV: You had the kind of sorrow God wanted you to have. Now see what that sorrow has brought you: It has made you very serious. It made you want to prove that you were not wrong. It made you angry and afraid. It made you want to see me. It made you care. It made you want the right thing to be done. You proved that you were not guilty in any part of that problem.

EVD: You had the kind of sorrow God wanted you to have. Now see what that sorrow has brought you: That sorrow has made you very serious. It made you want to prove that you were not wrong. It made you angry and afraid. It made you want {to see me}. It made you care. It made you want the right thing to be done. You proved that you were not guilty in any part of that problem.

BBE: For you see what care was produced in you by this very sorrow of yours before God, what clearing of yourselves, what wrath against sin, what fear, what desire, what serious purpose, what punishment. In everything you have made it clear that you are free from sin in this business.

MSG: And now, isn't it wonderful all the ways in which this distress has goaded you closer to God? You're more alive, more concerned, more sensitive, more reverent, more human, more passionate, more responsible. Looked at from any angle, you've come out of this with purity of heart.

Phillips NT: You can look back now and see how the hand of God was in that sorrow. Look how seriously it made you think, how eager it made you to prove your innocence, how indignant it made you and how afraid! Look how it made you long for my presence, how it stirred up your keenness for the faith, how ready it made you to punish the offender! You have completely cleared yourselves in this matter.

DEIBLER: But think about what happened when you read my letter. God caused you to be truly sorry for what you had done. You eagerly wanted to do what was right, and you wanted to show God (OR, me) that you had done the right thing. You were angry about what had happened, and you were worried that God would punish you if the situation continued. You also wanted me to visit you to encourage and help you. You wanted me to know that you really do accept me as your apostle, and that you punished the man who had sinned as I told you to do. By doing all of those things, you have shown me that you have done what is right in this matter.

GULLAH: Look wa God done fa oona wen e mek oona saary. Fa sho, e mek oona serious fa do wa oona oughta do an fa show fa true dat oona ain done nottin wrong. Oona been bex bad an oona been scaid. Wen God mek oona saary, dat mek oona wahn fa see me real bad, an oona been ready fa true fa punish de one wa done bad. Oona done all wa oona been able fa do fa mek all ting scraight. All dat done show dat dey ain nottin fa blame oona fa een dat trouble.

CEV: Just look what God has done by making you feel sorry! You sincerely want to prove that you are innocent. You are angry. You are shocked. You are eager to see that justice is done. You have proved that you were completely right in this matter.

CEVUK: Just look what God has done by making you feel sorry! You sincerely want to prove that you are innocent. You are angry. You are shocked. You are eager to see that justice is done. You have proved that you were completely right in this matter.

GWV: When you became distressed in a godly way, look at how much devotion it caused you to have. You were ready to clear yourselves of the charges against you. You were disgusted with the wrong that had been done. You were afraid. You wanted to see us. You wanted to show your concern for us. You were ready to punish the wrong that had been done. In every way you have demonstrated that you are people who are innocent in this matter.


NET [draft] ITL: For <1063> see <2400> what this very thing, this <5124> sadness <3076> as <2596> God <2316> intended, has produced <2716> in you <5213>: what eagerness <4710>, what defense <627> of yourselves, what indignation <24>, what alarm <5401>, what longing <1972>, what deep concern <2205>, what punishment <1557>! In <1722> everything <3956> you have proved <4921> yourselves <1438> to be <1510> innocent <53> in this matter <4229>.



Studi lengkap, lihat: Alkitab SABDA.

 <<  2 Korintus 7 : 11 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2020
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Single Panel

Laporan Masalah/Saran