Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [TB]     [PL]  [PB] 
 <<  Ibrani 6 : 1 >> 

TB: Sebab itu marilah kita tinggalkan asas-asas pertama dari ajaran tentang Kristus dan beralih kepada perkembangannya yang penuh. Janganlah kita meletakkan lagi dasar pertobatan dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, dan dasar kepercayaan kepada Allah,


AYT: Karena itu, mari kita tinggalkan pengajaran dasar tentang Kristus dan melangkah kepada kedewasaan, tidak lagi mengulang-ulang ajaran dasar tentang pertobatan dari perbuatan yang mati dan iman kepada Allah;

TL: Sebab itu baiklah kita berhenti daripada menerangkan pengajaran Kristus yang mula-mula itu, langsungkanlah kepada kesempurnaan: Janganlah lagi kita membubuh alas, yaitu dengan pengajaran hal tobat daripada perbuatan yang membawa kepada mati, dan iman kepada Allah,

MILT: Karena itu, dengan membiarkan firman yang mendasar tentang Kristus, kita dapat dipimpin menuju kedewasaan, yang tidak lagi meletakkan pondasi pertobatan dari perbuatan-perbuatan yang mati, dan iman kepada Allah (Elohim - 2316)

Shellabear 2010: Sebab itu sebaiknya kita tinggalkan saja ajaran yang mendasar tentang Al Masih itu dan melangkah maju menuju tingkat kedewasaan. Jangan lagi kita meletakkan dasar, seperti pertobatan atas perbuatan yang sia-sia, iman kepada Allah,

KS (Revisi Shellabear 2011): Sebab itu sebaiknya kita tinggalkan saja ajaran yang mendasar tentang Al Masih itu dan melangkah maju menuju tingkat kedewasaan. Jangan lagi kita meletakkan dasar, seperti pertobatan atas perbuatan yang sia-sia, iman kepada Allah,

Shellabear 2000: Sebab itu sebaiknya kita tinggalkan saja ajaran yang mendasar tentang Al Masih itu dan melangkah maju menuju tingkat kedewasaan. Jangan lagi kita meletakkan dasar, seperti pertobatan atas perbuatan yang sia-sia, iman kepada Allah,

KSZI: Dengan demikian, marilah kita tinggalkan perbincangan tentang asas ajaran al-Masih dan terus beralih kepada kesempurnaan. Usahlah kita letakkan asas lagi, iaitu taubat daripada perbuatan yang sia-sia, dan beriman kepada Allah,

KSKK: Oleh sebab itu hendaklah kita meninggalkan ajaran dasar tentang Kristus dan maju menuju pengetahuan yang lebih dalam tanpa harus meletakkan dasar yang baru, yaitu pertobatan dari karya-karya kematian, iman kepada Allah,

WBTC Draft: Oleh sebab itu, marilah kita meninggalkan ajaran dasar tentang Kristus. Jangan kembali ke awal lagi. Kita tidak perlu lagi meletakkan dasar. Kita telah memulai hidup kita di dalam Kristus dengan meninggalkan perbuatan-perbuatan jahat, yang telah kita kerjakan sebelumnya, dan dengan percaya kepada Allah.

VMD: Oleh sebab itu, marilah kita meninggalkan ajaran dasar tentang Kristus. Jangan kembali ke awal lagi. Kita tidak perlu lagi meletakkan dasar. Kita telah memulai hidup kita di dalam Kristus dengan meninggalkan perbuatan-perbuatan jahat, yang telah kita kerjakan sebelumnya, dan dengan percaya kepada Allah.

AMD: Karena itu, kita seharusnya sudah melampaui ajaran-ajaran dasar tentang Kristus dan maju menjadi dewasa. Jangan lagi kembali kepada hal-hal dasar tentang pertobatan dari perbuatan yang sia-sia, dan dasar keyakinan kepada Allah.

TSI: Jadi, oleh karena kalian perlu ajaran-ajaran yang memimpin kalian kepada kedewasaan rohani, saya tidak mau lagi mengulangi ajaran-ajaran dasar tentang Kristus kepada kalian. Marilah kita sekarang meningkat kepada ajaran-ajaran yang lebih tinggi. Jadi saya tidak akan mengulangi ajaran-ajaran dasar ini: tentang pertobatan dari segala macam perbuatan yang sebenarnya membawa kalian kepada kematian rohani, tentang percaya kepada Allah,

BIS: Sebab itu, marilah kita maju ke pelajaran-pelajaran yang lebih lanjut tentang kedewasaan kehidupan Kristen, dan jangan hanya memperhatikan asas-asas pertama ajaran agama kita. Jangan kita mengulangi lagi pelajaran dasar bahwa orang harus berhenti melakukan hal-hal yang tidak berguna dan harus percaya kepada Allah,

TMV: Oleh itu, marilah kita menuju kepada kedewasaan kehidupan Kristian, dan jangan hanya perhatikan ajaran asas tentang Kristus. Janganlah kita ulangi ajaran asas tentang hal berhenti melakukan yang sia-sia dan tentang kepercayaan kepada Allah,

BSD: Sebab itu, marilah kita tidak lagi membicarakan pokok-pokok pertama ajaran tentang Kristus dan maju ke pelajaran-pelajaran yang lebih lanjut. Janganlah kita mengulangi lagi pelajaran dasar, bahwa orang harus berhenti melakukan hal-hal yang tidak berguna dan harus percaya kepada Allah;

FAYH: JANGANLAH kita terus-menerus mengulang ajaran dasar tentang Kristus. Marilah kita lanjutkan kepada hal-hal lain dan mendewasakan pengertian kita, sebagaimana yang wajar bagi orang Kristen yang dewasa. Tentu tidak perlu lagi kita membicarakan betapa bodohnya usaha mendapat keselamatan melalui perbuatan baik atau membicarakan keharusan beriman kepada Allah.

ENDE: Sebab itu baiklah kita meninggalkan sadja peladjaran jang sederhana tentang Kristus dan berpaling kepada jang sempurna, jaitu tidak mau sekali lagi meletakkan dasar, misalnja tentang hal bertobat dari perbuatan-perbuatan mati, kepertjajaan akan Allah,

Shellabear 1912: Sebab itu baik kita meninggalkan pengajaran Al Masih yang mula-mula itu, langsung kepada kesempurnaan; maka jangan lagi sekali kita membubuh alasnya, yaitu tobat dari pada perbuatan yang mati, dan iman akan Allah,

Klinkert 1879: Maka sebab itoe baiklah kita tinggalkan alip-ba-ta pengadjaran Almasih itoe dan kita toedjoekan hal kasampoernaan, sahingga djangan poela kita memboeboeh samoela akan alas tobat daripada perboewatan mati dan dari hal pertjaja akan Allah,

Klinkert 1863: Dari itoe, biar kita-orang tinggalken alif-ba-ta pengadjaran Kristoes, dan troesken djalannja sampe kapada kasampornaan; dan djangan kembali kita menaroh ales tobat dari perboewatan jang mati, dan dari perkara pertjaja sama Allah,

Melayu Baba: Sbab itu baik kita brenti chakap fasal Almaseh punya pngajaran yang mula-mula, langsong tuju k-pada ksmpurna'an; dan jangan kita lagi s-kali taroh alas-nya, ia'itu tobat deri-pada perbuatan yang mati, dan perchaya sama Allah,

Ambon Draft: Sebab, kami ini sakarang mawu kasi tinggal djuga permula; an segala pengadjaran mesehi dan nanalah sadja akan berdatang kapada kasempor-na; an, agar djangan kami ta-roh kombali satu pengalasan deri hal membawa tawbat, deri hal membawa tawbat, deri bowatan-bowatan jang bajik, dan deri pada pertja-ja akan Allah,

Keasberry 1853: ADAPUN subab itu tinggalkanlah alif bata pungajaran Almasih itu, maka biarlah kita munjalani akan jalan yang samporna; maka janganlah pula kita kumbali mumbuboh alasan taubat deripada purbuatan yang mati, dan deri hal iman akan Allah.

Keasberry 1866: ADAPUN sŭbab itu tinggalkanlah alif ba ta pŭngajaran Almasih itu, maka biarlah kami mŭnjalani akan jalan yang samporna; maka janganlah pula kami kŭmbali mŭmbuboh alasan taubat deripada pŭrbuatan yang mati, dan deri hal iman akan Allah.

Leydekker Draft: Sebab 'itu hendakhlah kamij meninggalkan 'utsul kalam 'Elmesehh, dan melatjar kapada kasemporna`an: djangan pula menaroh 'asa 'akan tawbat deri pada segala perbowatan jang mati, dan 'akan 'iman kapada 'Allah,

AVB: Dengan demikian, marilah kita tinggalkan perbincangan asas ajaran tentang Kristus dan terus beralih kepada kesempurnaan. Usahlah kita letakkan asas lagi, iaitu taubat daripada perbuatan yang sia-sia, dan beriman kepada Allah,

Iban: Nya alai, aram kitai ninggalka pun pelajar pasal Kristus, lalu mansang ngagai ajar ke orang ti besai tuai, lalu enda agi ibuh bejakuka pasal nesal ati ari kereja ti ngujung ngagai pemati,


TB ITL: Sebab itu <1352> marilah kita tinggalkan <863> asas-asas pertama <746> dari ajaran <3056> tentang <1909> Kristus <5547> dan beralih <5342> kepada perkembangannya yang penuh <5047>. Janganlah <3361> kita meletakkan <2598> lagi <3825> dasar <2310> pertobatan <3341> dari <575> perbuatan-perbuatan <2041> yang sia-sia <3498>, dan <2532> dasar kepercayaan <4102> kepada <1909> Allah <2316>,


Jawa: Marga saka iku payo padha ninggal wiwit-wiwitaning dhasar-dhasare piwulang bab Sang Kristus sarta padha nerusake candhake satutuge. Kita aja nganti masang maneh tetalesing pamratobat saka tingkah laku kang muspra, sarta tetalesing pracaya marang Gusti Allah,

Jawa 2006: Marga saka iku, payo padha ninggal dhasar-dhasar wiwitaning piwulang bab Kristus sarta padha ngalih marang piwulang kang sampurna. Kita aja nganti masang manèh tetalesing pamratobat saka panggawé-panggawé kang tanpa guna, sarta tetalesing pracaya marang Allah,

Jawa 1994: Mulané ayo kita padha maju, ngancik piwulang-piwulangé wong diwasa, sarta ninggal piwulang dhasar bab pangandikané Gusti Allah. Kita aja mung mbolan-mbalèni piwulang bab pamratobat, marèni penggawé-penggawé kang tanpa guna, lan bab precaya marang Gusti Allah;

Jawa-Suriname: Mulané para sedulur, hayuk saiki awaké déwé pada ninggal piwulang sing wiwitan. Hayuk aja mbolan-mbalèni piwulang bab ninggal klakuan ala, bab nurut Gusti Allah lan bab klakuan sing ala sing entèk-entèké nekakké pati. Uga piwulang bab pengandel marang Gusti Allah, bab pembaptisan, bab ndonga nganggo tumpangan tangan, bab tangi sangka pati lan bab setrapan sing langgeng sangka Gusti Allah. Hayuk piwulang-piwulang kuwi diliwati lan hayuk pada ngantyiki piwulang sing luwih duwur, piwulang kanggo wong sing diwasa.

Sunda: Ayeuna hayu urang mancat tina hambalan kahiji, urang teruskeun kana pangajaran-pangajaran Kristen saterusna, sing nepi ka asak. Ulah ngungucel bae pangajaran dasar anu ngajarkeun hal kudu eureun tina kalakuan nu taya mangpa’atna, hal kudu percaya ka Allah,

Sunda Formal: Ku sabab eta, pangajaran alip-alipan tina hal Al Masih teh, urang teruskeun kana tahap anu leuwih luhur jeung pepek; ulah haben bae ngucel poko-poko pertobat tina lampah siwah jeung poko-poko iman ka Allah, kayaning:

Madura: Daddi tore samangken sampeyan sareng kaula sadaja ongga ka pangajaran-pangajaran se atenggiyan parkara kadibasa’anna odhi’na oreng Kristen, ban ja’ pera’ agateyagi sas-asas se kapeng settong e dhalem pangajaranna agamana sampeyan sareng kaula sadaja. Sampeyan sareng kaula sadaja ja’ ngolange pole pangajaran dhasar se nerrangngagi ja’ oreng kodu ambu ngalakone pa-ponapa se ta’ aguna ban kodu parcaja ka Allah,

Bauzi: Imo nasi Kristusat meedaha im lam meit iba ahamte faasi vahokehe im debu zoho lam abo im ozom beeda lam imo teohet vaitoi esu faodase. Imo gi fa im bisi teuda ad iuba modesuhuda vi tau ozodume ozobohudedase. Imo nasi im ahamte nehi vahokedam im nim vausi vou esuse. Uho faina meedam bak vi meedume fa Alati vaitesu labaha bohu vuusdam bak lam meit uba neha, “Ame faina meedam bak lam voedume fa ahu neà bak vàmadi fa Ala bake tu vuzehedale,” lahame meia ahamte vahokedam im ame.

Bali: Duaning asapunika ngiringja iraga nglanturang peplajahan iragane mlajahin peplajahan sane sampun duur, tur kutangja dasar-dasar peplajahane sane ngeniang indik paurukan Kristene. Sampunangja matuyuhin raga buat ngwawanin malih dasar-dasar peplajahan ngeniang indik ngutang pakaryan sane tan mapikenoh, wiadin indik pracaya ring Ida Sang Hyang Widi Wasa;

Ngaju: Tagal te, keleh itah labih miar akan kare auh ajar je labih kejau tahiu pambelom je manambakas, ain oloh Kristen, tuntang ela baya manantuani kare batang ajar je solake hong agaman itah. Ela itah manangkaluli tinai batang ajar tahiu auh uka oloh terai malalus kare hal je dia baguna tuntang musti percaya dengan Hatalla,

Sasak: Keranaq nike silaq ite bilin dasar-dasar penembẽq lẽman pengajahan mengenai Almasih ngalih ojok tingket kedẽwasean. Ndaq malik ite ngulang perajahan dasar bahwe dengan harus engkah ngelaksaneang hal-hal saq ndẽq bemanpaat, dait harus percaye tipaq Allah,

Bugis: Rimakkuwannanaro, laono mai aja’ banna puriyatiwi poko’-poko’ mammulanna pappagguruwatta. Makessingengngi majuki ri pappagguruwang iya lebbi matterué passalenna atuwong Kristéng secara mattanggung jawa’é sibawa aja’ tapakkolingngi paimeng pappagguruwang bunge’-bunge’é makkedaé harusu’i tauwé mappésau pogau’i gau’-gau’ iya dé’é nakkéguna sibawa harusu mateppe’ lao ri Allataala,

Makasar: Lanri kammana, mae mako nakimaju ri pappilajarang-pappilajarang ribokoangannaya pole, iamintu ri passala’na kajarrekanna katallassang Karistenga. Teako tuli poko’ pangngajarang rioloa bawang nuparhatikang. Tea’ maki’ ammoteri pole mange ri pappilajarang uru-urua, iamintu angkanaya musti ammari taua anggaukangi apa-apa tenaya matu-matunna, siagang musti tappakki’ mae ri Allata’ala;

Toraja: Iamoto melo ke tatorroi urrundunanni tu tipamulanna pangadaran diona Kristus, anta patarru’mi lako kasundunan: da taparandanganni polei, iamotu pangadaran kamengkatobaran dio mai penggauran mate, sia kapatonganan lako Puang Matua,

Duri: Iamo joo melo ke mipamulai mpelajahhii to pangngajaran kasaranian to sipato' dipangngajaran lako to masaranianmo, danggi' na ia manda mipelajahhi to bungah pangngajaran. Danggi' omo na ia midadu'-dadu' bang to bungah pangngajaran to kumua la tatorroimi mpugaukki to apa te'da bua'na, na la matappa' lako Puang Allataala,

Gorontalo: Wolo uodito, dulo ito mopoturusi lo pongajari bohuliyo tomimbihu imani ode oli Isa Almasih. Ito ma mobalajari sambe imaninto mowali molotolo. Ito didu paralu muli motombanga wololo motobati to huhutu dila ohunaliyo, wololo paracaya ode Allahuta'ala,

Gorontalo 2006: Sababu uito, duloolo ito molaia̒ ode totoonulalo pongaajali u wumbutio mola leeto pasali omoontapo tutumulo lo Nasara, wau diila bo wambao̒ mopoo̒tuoto dadaa-saliyalo bohulo pongaajali lo agamanto. Diilalo mao̒ wuliyonto dasali lo pongaajali deu̒ tau musi mohuheli mohutu susuu-aliyaalo udiila ohuna wau musi palacaya to Allahu Taa̒ala,

Balantak: Mbaka' mai kita parereia kutung a muntundun pisiso' ni Kristus men nipisiso'konmo olukon, ka' kita balimba' muntundun upa men kana' bona mian men poo'inti'imo. Sobiimo i kita mimpu'u soosoodo na pisiso' koimo mangkadarai gau' men sianta kana'na, ka' kaparasaya'an bona Alaata'ala,

Bambam: Iam too anna tä'um la angga indo pepatuduam si handam uhuna dipe'guhui diona Kristus tatula' liua'. Sapo' la tapeä hia' ia lalanna anna malakia' umpe'guhui indo pepatuduam diona mentomatua illaam kasahaniam. Tä' la angga dipa'sule-sulei liu indo pepa'guhuam uhu-uhuna dipe'guhui, susinna: ingganna hupatau pahallu la naondo' umpogau' kaha-kaha takeguna anna matappa'i lako Puang Allataala.

Kaili Da'a: Jadi sampesuwu-sampesuwu, ne'e mana kita aga mompekiri pepatuduki pamulana ewa Kristus. Tapi kamaimo kita meguru kapola nu pepatuduki Kristus sampe kita mantambai manoto riara pomparasayata. Ne'e mana kita mombasili pepatuduki pamulana ewa majea nggari pokainggu to naja'a to da'a ria gunana pade momparasaya Alatala.

Mongondow: Tuamai, koligai baí mobalajardon kita kon totunduí mo'iduduimai na'a soaáḷ naonda ing kobobiag saḷaku intau Keresten inta moguyangdon im pororai. Dona'aidon tongaí umuran mopobui-buimai kon totunduí inta muna. Musti mogogai mogaid kon inta diaí im baragunanya bo musti mopirisaya ko'i Allah,

Aralle: Dahi, solasohong, dotanne' tabolii untula' lolo pepakuhu ang uhuna didiona Kristus ang sihatanne' pano di tau ang mane mendahi to Sahani. Tau ang noa inang pahallu dipakuhu mengkatoba' di hao mai di pembabena ang takekuna anna mampetahpa'i dai' di Puang Alataala. Pahallu sika dipakuhu aka suhunna ditero' yaling di sanganna Puang Yesus. Pahallu dipakuhu umba noa mesa pebulle ada' umpake teyyena umpalauing behe hupatau. Pahallu dipakuhu aka ang la dahi di allo ang la sule, dianto Puang Alataala la umpatuho sumule ingkänna to mate. Anna la untahungkung ingkänna tau ang membabe karake lolo. Ingkänna inde pepakuhu sihatang pano di tau ang mane mendahi to Sahani, ampo' daia' mangki' tapa'sule-sulei, dotanne' tatula'i pepakuhu ang matama puha.

Napu: Mewali, halalu, agina barapokau kipagurua patoana paturo agama Sarani. Hangangaa kipahaweakau paturo kaliliuana bona manoto lalumi hai pekirimi. Inee tahuhuleki paturo au nguru-nguruna. Tauna au hangko mewali to Sarani hangangaa rapaturo bona menosohe hangko i babehianda au kadake hai mepoinalaihe i Pue Ala.

Sangir: Ual᷊ingu ene, tangú i kitẹ e měngal᷊ingko su manga těntiro tuhụ e mạanụeng kal᷊ahuntimadu pẹ̌bawiahu taumatan Sahani, kụ abe kawe kětạeng měngindunụ su těntirong agamang kitẹ humotonge. Kumbahang i kitẹ e saụ mělukạ u těntiro kụ seng pinamal᷊ohẹ̌ e, u taumata e hinong mẹ̌tobatẹ̌ bọu mẹ̌koạ kal᷊awọu sạbarang haghi tạ kěhase, kụ hinong mangimang su Mawu Ruata e,

Taa: Wali anu kita kanjo’u-njo’u kadota-dota maguru Tuntu i mPue Allah to masuli wo’u rapangansani see kita damawali ewa tau bose tu’a, si’amo ewa ana kodi. Ne’e kita ojo maguru-guru anu to uyunya rapotundeka resi kita mangkonong i Kerisitu, apa anu to etu raporapaka ewa pondasi banua. Pasi ane pondasi roomo raika, tare batuanginya raika wo’u kadua ngkaninya. Wali tamore batuanginya kita sangkani maguru ojo anu to rapotundeka ruyu to raporapaka ewa pondasi etu. Ewamo kita roomo maguru mangkonong ewa wimba naika ntau mangandolika tangonya yako palaong to tare batuanginya pei mangaya i Pue Allah.

Rote: Hu ndia de, mai fo teu seluk leo nanoli manamai kala la'eneu da'di touinak nai hataholi kamahehele ka maso'da na dalek, ma boso taoafik neu ka'da ita agama na isi makasososa na. Ita boso ulang seluk nanoli poko ka, nae hataholi a muse ana hahae tao no'i dede'a sosoa ndandaa ta kala, ma muse tamahele neu Manetualain,

Galela: Mutuwade lebelaha o dodoto ifofoloi gena pomadoto, so upa ka o dodoto ma nonoma ma ngale ma Kristus gena pososininga so posidadu-dadu, ena gena o dodoto maro gogoho qatotorou de ma faida lo ihihiwa gena pomatoba de pomatoduba, de lo o dodoto kiaka ma ngale o Gikimoi powipipiricaya.

Yali, Angguruk: Nori, ari ulug atam Kristus fahet tor angge milal heneptuson ari embeselug ketiya Kristus fahet palimu werehon anggolo milal taruk ane yami ruruk lamuhuk. Atam hiyag hisaruk latuson honoluk atisimu nin eke sebe roho hiyag husul fug: Siyag ane embeseruk lit Allah fam tem toho wenggel haruk ane men

Tabaru: Sababu ge'ena, nou ngone posigila pomadotoko 'o do-dotoko ma ngale ma Kristus gee 'isitotomo nanga ngo-ngaku, la 'uwa pomadotoko duga ka nanga do-dotoko ma di-disiraka. 'Uwa ngone duga kapogi-gilio nanga do-dotoko ma gurue ge'ena ma ngale 'o nyawa salingou yomaogoro yodiai 'okia sonaa gee ma faedaa koi'iwa-'iwa de salingou yongaku ma Jo'oungu ma Dutuka,

Karo: Erkiteken si e lanai pada siajarken ajaren-ajaren Kristen si pemena, tapi majulah kita ku pelajaren-pelajaren si terbagesen kerna kegeluhen Kristen. Ulanai siulihi pelajaren si pemena, e me kerna nadingken perbahanen-perbahanen si la erguna janah arus tek man Dibata;

Simalungun: Halani ai tadingkon hita ma lobei podah pamungkah pasal Kristus, anjaha toruskon hita ma hubani podah bani halak na dob matoras. Ulang be naulaki pauli onjolan pasal na paubahkon uhur humbani horja hamatean ampa na mangkaporsayai Naibata,

Toba: (I.) Onpe, unang ma jolo tataringoti be poda mulamula na taringot tu Kristus; tadapothon ma na rimpas i! Unang pola taulahi pauli ojahan taringot tu na paubahon roha, manundalhon ulaon hamatean, mangkaporseai Debata,

Dairi: Kerna naidi aci mo siguruken nola sidebanna i tersèngèt kinitamas nggelluh Kristen janah ulang pellin memperdatèken henjellen perlebbè peddah agamanta. Ulang mo lebbè siterèngèti nèngè peddah buka dasar tersèngèt Kristus, imo kennah mentadi jelma idi ipas ulaan siso merguna i nai dekket kennah percaya bai Dèbata;

Minangkabau: Dek karano itu, molah kito baranjak ka palajaran-palajaran nan labiah lanjuik, tantang iduik sabagai urang Kristen, nan labiah samparono, sarato jan hanyo mamparatikan dasar-dasar partamu pangajaran agamo kito. Jan kito ma ulang baliak palajaran dasar, baraso urang musti baranti mangarajokan parkaro-parkaro nan indak baguno, sarato musti ba iman kapado Allah,

Nias: Bõrõ da'õ, da tabõhõi wama'ema famahaõ Niha Keriso si ha danedane manõ, ba sõkhi na tadou'õ ita ba wamahaõ sabõlõ abakha sanandrõsa ba wo'ahonoa wa'auri Niha Keriso. Bõi tafuli zui ita ba wamahaõ si ha danedane manõ, wa niha lõ tola lõ labõhõli wamalua ngawalõ zi lõ hadõi gunania, ba lõ tola lõ faduhu dõdõ khõ Lowalangi,

Mentawai: Oto kalulut néné, kauan tariu-riuaké kam tagelai kam tuppainia, iaté siorak ka pagalaiat imakebbukat puririmanuanda tai Kariten. Buí sarat masipatup-tup pagalaiat pubakkanan siboikí ka aratta. Buían taoleaké kam mitsá tagelai kam ka pubakkanannia, kelé, masikua, taariaké kam masigalaiaké sitá lulu, samba buítá matonem bagatta ka tubut Taikamanua,

Lampung: Ulihni seno, ijado ram maju mik ajaran-ajaran sai lebih lanjut tentang hurik Kristen sai dewasa, rik dang angkah ngeperhatiko dasar-dasar mula-mula ajaran agama ram. Dang ram ngulangi lagi ajaran dasar bahwa jelma harus taru ngelakuko hal-hal sai mak beguna rik harus percaya jama Allah,

Aceh: Sabab nyan, jak kheueh tabeuet laju ubak peungajaran-peungajaran nyang leubeh keuhai tuha lam udeb Kristen, dan bék mantong teukalon azas-azas nyang phon nibak ajaran agama tanyoe. Bék ta ulang lé ajaran dasai bahwa manusia meuseuti jipiôh nibak buet-buet nyang hana meuguna dan harôh meuiman ubak Allah,

Mamasa: Iamo too tangngiamo pepatudu randan yolo dipelaya'i ke mane ummissanangki' Kristus tatula' liu. Sapo la sitarru'namo pepatudu tapelaya'i tapolalan mentomatua illalan Kasaranian. Tae' la dipa'sule-sulei liu pepa'guruan lako to mane mangngorean, susinna: angganna ma'rupa tau la ummondo' gau' la umpalulakoi kamatean anna mangngorean langngan Puang Allata'alla,

Berik: Au, nei ganma mirtebitefal pelajarana gwanan jeiserem, pelajarana nei gwanan aa jes sarbilintim nei Kristus negalaba tebanantam. Sa agaiswe pelajarana angtane sanbagirmana. Nunu jeber-jeber jetefener ijama taawolbaabiyen taterisi etam-etama kapka jes mirtebitefalaiserem jem temawer. Etam-etama jeiserem se eyebili nei ga nesa tere. Jetefener ijama taawolbaabiyen.

Manggarai: Landing hitu, mait ga, ledong musis raja pu’u situ te nggere-olo oné bekad toing ata céwé penong latang te hi Kristus. Ité kali ga, néka pu’ung kolé toing raja pu’u so’o: sanggéd pandé siot toé manga betuad, latang te imbi oné Mori Keraéng,

Sabu: Rowi do mina harre ke mai we di ma aggha ju la liajha-liajha do rihi me ramma ri jhara lua kepai pa lua muri mada Herani, jhe bhole we, ta pee nga parru pa kepue-kepue do petari ne we ngati aigama di dhe. Bhole bhale ri la liajha do petari ne, do jhamma ke ddau ta pengaha ti tao ne lai-lai do dho bhule nga pejhara jhe do jhamma ke ta parahajha pa Deo,

Kupang: Jadi bosong musti balajar ajaran yang lebe dalam, tagal bosong su balajar cukup lama ajaran dasar dong soꞌal Kristus. Andia ko sakarang, su sonde usa balajar ulang-ulang ajaran dasar soꞌal orang musti kasi tenga dong pung sala-sala dong; ajaran soꞌal orang parcaya sang Tuhan Allah;

Abun: Sane it yo, men yo krom sukdu subot Yesus Kristus mo i-ke ne o nde yei. Sukdu gato ndaf mo i-ke ne tep wa ye gato jam Yefun sim, tepsu pabom da sus rom sim, wo ré ne, men ki subot sukdu gato kru o et. Men krombot sukdu kru gato tep wa yenggras mo Yefun Allah bi sukdu-i ne et. Men krombot sukdu gato ndaf mo i-ke ne o nde yei, sukdu bok gato mo i-ke, men kibot mó re, sato ré do, men kwet kadit sukibit gato men ben ne, ete men ben suk tepsu ye gato onyar kem mo Yefun Allah ne sor.

Meyah: Erek koma jefeda, ongga oufa bera iwa ifokor gij Allah efen oga erek eteb ekirsa deika ojgomu. Enadaij nou iwa ifokor rot mar ongga memef moftuftu gu iwa rot sismeni ojgomu guru. Jeska mar koma bera nou rusnok ongga ruroru Yesus Kristus erek efeinah ros. Enadaij nou memef moftuftu gu iwa deika oida imeesa joug rot yeyin mar ongga oska jeskaseda ineseiseifa guru ni, era oida iroru Yesus Kristus rot tenten ojgomu ni,

Uma: Jadi', ompi'–ompi', agina tabahakai-mi ulu mpololita tudui' agama Kristen to lomo'-na, hewa tudui' hi tauna to lako' jadi' to Kristen, pai' mai-tamo mpololita tudui' kakaliliua-na. Tauna to lako' jadi' to Kristen kana ratudui' bona medea ngkai gau' to uma ria kalaua-na pai'-ra mepangala' hi Alata'ala. Ratudui'-ra bona mpopeniu' hi rala hanga' Pue' Yesus, pai' pangkeni agama mpojama woo'-ra. Ratudui'-ra napa to jadi' hi eo mpeno: Alata'ala mpotuwu' nculii' tauna to mate, pai' nahuku' tauna to dada'a kehi-ra duu' kahae–hae-na. Aga neo'-hawo tahulii' tudui' to lomo'-na toe. Mai-tamo mpololita tudui' kakaliliua-na, ane napalogai-ta-pidi Alata'ala.

Yawa: Weti sya arakove, ibeker indamu wapa anave Kristus aije ntubai miridi nseo. Kristus apa ananyao raugaje wasai manasyimbe mamo wapo raen to, weti vemo watantuna ananyao ama ruke so bo raive tutir nora, yara soamo syare wapo ananyao ama miridi nseo ranyao tutir indamu wapa anave ntindimu. Kristus apa ananyao ama ruke mi so: ananyao wansakinavo wama ana wandave ti ngkakai rai; muno ananyao wamanave Amisye obo ai;


NETBible: Therefore we must progress beyond the elementary instructions about Christ and move on to maturity, not laying this foundation again: repentance from dead works and faith in God,

NASB: Therefore leaving the elementary teaching about the Christ, let us press on to maturity, not laying again a foundation of repentance from dead works and of faith toward God,

HCSB: Therefore, leaving the elementary message about the Messiah, let us go on to maturity, not laying again the foundation of repentance from dead works, faith in God,

LEB: Therefore, leaving behind the elementary message about Christ, let us move on to maturity, not laying again a foundation of repentance from dead works and faith in God,

NIV: Therefore let us leave the elementary teachings about Christ and go on to maturity, not laying again the foundation of repentance from acts that lead to death, and of faith in God,

ESV: Therefore let us leave the elementary doctrine of Christ and go on to maturity, not laying again a foundation of repentance from dead works and of faith toward God,

NRSV: Therefore let us go on toward perfection, leaving behind the basic teaching about Christ, and not laying again the foundation: repentance from dead works and faith toward God,

REB: Let us stop discussing the rudiments of Christianity. We ought not to be laying the foundation all over again: repentance from the deadness of our former ways and faith in God, by means of instruction about cleansing rites and the laying on of hands, the resurrection of the dead and eternal judgement. Instead, let us advance towards maturity;

NKJV: Therefore, leaving the discussion of the elementary principles of Christ, let us go on to perfection, not laying again the foundation of repentance from dead works and of faith toward God,

KJV: Therefore leaving the principles of the doctrine of Christ, let us go on unto perfection; not laying again the foundation of repentance from dead works, and of faith toward God,

AMP: THEREFORE LET us go on and get past the elementary stage in the teachings {and} doctrine of Christ (the Messiah), advancing steadily toward the completeness {and} perfection that belong to spiritual maturity. Let us not again be laying the foundation of repentance {and} abandonment of dead works (dead formalism) and of the faith [by which you turned] to God,

NLT: So let us stop going over the basics of Christianity again and again. Let us go on instead and become mature in our understanding. Surely we don’t need to start all over again with the importance of turning away from evil deeds and placing our faith in God.

GNB: Let us go forward, then, to mature teaching and leave behind us the first lessons of the Christian message. We should not lay again the foundation of turning away from useless works and believing in God;

ERV: So we should be finished with the beginning lessons about Christ. We should not have to keep going back to where we started. We began our new life by turning away from the evil we did in the past and by believing in God. That’s when we were taught about baptisms, l aying hands on people, the resurrection of those who have died, and the final judgment. Now we need to go forward to more mature teaching.

EVD: So we should be finished with the beginning lessons about Christ. We should not go back to the things we started with. We began {our life in Christ} by turning away from the evil things we did before and by believing in God.

BBE: For this reason let us go on from the first things about Christ to full growth; not building again that on which it is based, that is, the turning of the heart from dead works, and faith in God,

MSG: So come on, let's leave the preschool fingerpainting exercises on Christ and get on with the grand work of art. Grow up in Christ. The basic foundational truths are in place: turning your back on "salvation by self-help" and turning in trust toward God;

Phillips NT: LET us leave behind the elementary teaching about Christ and go forward to adult understanding. Let us not lay over and over again the foundation truthsrepentance from the deeds which led to death, believing in God,

DEIBLER: So, we(inc) must not keep discussing the elementary principles about Christ. Instead, we must proceed to the teaching that will make us spiritually mature [MTY]. We must not be people who always need someone to teach them the elementary truthsabout Christ that are like [MET] a foundation. I am referring to the teaching that people who do sinful things, things that those who are spiritually [MET] dead do, must turn away from their sinful behavior. I am referring to the teaching that people must believe in God.

GULLAH: So den, leh we dohn jes keep on da study oba dem ting wa we fus beena laan oona bout Christ. Leh we go on an laan de ting dem wa gwine grow we op een Christ. Leh we go on fom wa we fus laan oona, wen we say people mus change dey way an stop fa do de bad ting dem wa gwine mek um dead, an dat people mus bleebe pon God.

CEV: We must try to become mature and start thinking about more than just the basic things we were taught about Christ. We shouldn't need to keep talking about why we ought to turn from deeds that bring death and why we ought to have faith in God.

CEVUK: We must try to become mature and start thinking about more than just the basic things we were taught about Christ. We shouldn't need to keep talking about why we ought to turn from deeds that bring death and why we ought to have faith in God.

GWV: With this in mind, we should stop going over the elementary truths about Christ and move on to topics for more mature people. We shouldn’t repeat the basics about turning away from the useless things we did and the basics about faith in God.


NET [draft] ITL: Therefore <1352> we must progress <5342> beyond the elementary <746> instructions <3056> about Christ <5547> and move on <863> to <1909> maturity <5047>, not <3361> laying <2598> this foundation <2310> again <3825>: repentance <3341> from <575> dead <3498> works <2041> and <2532> faith <4102> in <1909> God <2316>,



Studi lengkap, lihat: Alkitab SABDA.

 <<  Ibrani 6 : 1 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2020
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Single Panel

Laporan Masalah/Saran