Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [AYT]     [PL]  [PB] 
 <<  Kisah Para Rasul 16 : 27 >> 

AYT: Ketika kepala penjara bangun dan melihat pintu-pintu penjara telah terbuka, ia mencabut pedangnya dan hampir membunuh dirinya sendiri karena ia mengira para tahanan telah melarikan diri.


TB: Ketika kepala penjara itu terjaga dari tidurnya dan melihat pintu-pintu penjara terbuka, ia menghunus pedangnya hendak membunuh diri, karena ia menyangka, bahwa orang-orang hukuman itu telah melarikan diri.

TL: Maka ketua penjara itu terkejut daripada tidurnya dan terpandangkan pintu-pintu penjara itu terbuka, maka dihunusnya pedangnya hendak membunuh dirinya, karena pada sangkanya orang yang terpenjara itu sudah lari.

MILT: Dan ketika sipir itu menjadi sadar, dan setelah melihat pintu-pintu penjara yang telah terbuka, sambil menghunus pedang, ia akan segera membunuh dirinya sendiri, karena mengira para tahanan itu telah melarikan diri.

Shellabear 2010: Kepala penjara itu terbangun dari tidurnya dan melihat semua pintu penjara terbuka. Lalu ia menghunus pedangnya hendak bunuh diri, karena ia menyangka bahwa para tahanan sudah melarikan diri.

KS (Revisi Shellabear 2011): Kepala penjara itu terbangun dari tidurnya dan melihat semua pintu penjara terbuka. Lalu ia menghunus pedangnya hendak bunuh diri, karena ia menyangka bahwa para tahanan sudah melarikan diri.

Shellabear 2000: Kepala penjara itu terbangun dari tidurnya dan melihat semua pintu penjara terbuka. Lalu ia menghunus pedangnya hendak bunuh diri, karena ia menyangka bahwa para tahanan sudah melarikan diri.

KSZI: Apabila ketua penjara terjaga daripada tidur dan melihat semua pintu penjara itu terbuka, dia menghunus pedang hendak membunuh diri, kerana sangkanya semua orang yang terpenjara telah lepas lari.

KSKK: Maka bangunlah kepala penjara dari tidurnya dan ketika ia melihat pintu-pintu penjara terbuka, dihunusnya pedangnya hendak membunuh diri, sebab sangkanya semua orang tahanan sudah melarikan diri.

WBTC Draft: Kepala penjara itu terbangun. Dia melihat bahwa pintu-pintu penjara telah terbuka. Ia mau bunuh diri karena mengira bahwa orang tahanan itu sudah melarikan diri. Ia mencabut pedangnya.

VMD: Kepala penjara itu terbangun. Dia melihat bahwa pintu-pintu penjara telah terbuka. Ia mau bunuh diri karena mengira bahwa orang tahanan itu sudah melarikan diri. Ia mencabut pedangnya.

AMD: Ketika kepala penjara bangun dan melihat pintu-pintu penjara sudah terbuka, ia mengira para tahanan sudah melarikan diri. Maka, ia mencabut pedangnya dan mau bunuh diri.

TSI: Lalu kepala penjara itu terbangun. Pada waktu dia melihat bahwa pintu-pintu penjara itu sudah terbuka, dia mencabut pedangnya untuk bunuh diri, karena dia mengira bahwa semua tahanan sudah melarikan diri.

BIS: Kepala penjara itu terkejut bangun. Ketika ia melihat pintu-pintu penjara terbuka, ia menghunus pedangnya untuk membunuh diri karena ia menyangka orang-orang tahanan sudah lari semuanya.

TMV: Ketua penjara itu terjaga, dan apabila dia nampak pintu-pintu penjara terbuka, dia menyangka semua orang tahanan sudah lari. Oleh itu dia menghunus pedang untuk membunuh diri.

BSD: Kepala penjara bangun karena terkejut. Ketika ia melihat pintu-pintu penjara terbuka, ia menyangka semua orang tahanan sudah lari. Ia takut sekali, sehingga ia mencabut pedangnya dan mau bunuh diri. Paulus melihat apa yang hendak dilakukan oleh kepala penjara itu.

FAYH: Ketika kepala penjara terbangun, ia melihat semua pintu terbuka. Ia mencabut pedangnya hendak membunuh diri, karena mengira bahwa para tawanan telah melarikan diri.

ENDE: Kepala pendjara tersentak dari tidurnja dan serta melihat pintu-pintu pendjara terbuka, dihunusnja pedangnja hendak membunuh diri, sebab sangkanja semua orang tahanan sudah lari.

Shellabear 1912: Setelah penunggu penjara itu bangun dari pada tidurnya lalu melihat segala pintu penjara itu terbuka, maka dihunuskannya pedangnya hendak membunuh dirinya, karena pada sangkanaya orang-orang yang terpenjara itu sudah lari berlepas diri.

Klinkert 1879: Serta penoenggoe pendjara itoe djaga daripada tidoernja dan dilihatnja segala pintoe pendjara terboeka, dihoenoesnja pedangnja hendak memboenoeh dirinja, karena pada sangkanja segala orang jang terpendjara itoe soedah lari berlepas dirinja.

Klinkert 1863: Maka kapan itoe penoenggoe pandjara bangoen dari tidoernja serta dia lihat segala pintoe pandjara terboeka, lantas dia hoenoes pedangnja maoe memboenoh dirinja, karna dia kira segala orang perantean soedah lari.

Melayu Baba: Itu kpala jel bangun deri tidor, dan bila dia tengok pintu-pintu jel sudah terbuka, dia chabotkan pdang-nya, mau bunoh dia punya diri, sbab dia fikir sgala orang jel sudah lari.

Ambon Draft: Maka djuru pasongan itu takadjoh bangunlah, dan serta ija dapat lihat pintu-pintu pandjara terbuka, ija tjabotlah pedang, mawu bu-noh diri, sedang ija sangka jang awrang terpandjara itu sudahlah lari.

Keasberry 1853: Maka apabila pununggu punjara itu sudar deripada tidornya, surta dilihatnya sagala pintu punjara itu turbuka, maka dihunasnya pudangnya handak mumbunoh dirinya, kurna pada sangkanya sagala orang yang turbulunggu itu tulah larilah burlupas dirinya.

Keasberry 1866: Maka apabila pŭnunggu pŭnjara itu sŭdar deripada tidornya, sŭrta dilihatnya sagala pintu pŭnjara itu tŭrbuka, maka dihunasnya pŭdangnya handak mŭmbunoh dirinya, kŭrna pada sangkanya sagala orang yang tŭrbŭlunggu itu tŭlah larilah bŭrlŭpas dirinya.

Leydekker Draft: 'Adapawn serta djuro pasongan 'itu sadar deri pada tidornja, dan melihat segala pintu pandjara terbuka, maka 'ija menghunuslah sawatu pedang hendakh membunoh sendirinja, karana sangkalah 'ija, bahuwa segala 'awrang terbulongguw sudah larij berlepas dirinja.

AVB: Apabila ketua penjara terjaga daripada tidur dan melihat semua pintu penjara itu terbuka, dia menghunus pedang hendak membunuh diri, kerana sangkanya semua orang yang terpenjara telah lepas lari.

Iban: Lebuh jejaga rumah jil nya dani, lalu meda pintu rumah jil nyau abis tebuka, iya lalu nyintak pedang deka munuh diri, laban iya ngumbai orang jil udah rari.


TB ITL: Ketika <1161> kepala penjara <1200> itu terjaga dari tidurnya <1853> dan <2532> melihat <1492> pintu-pintu <2374> penjara <5438> terbuka <455>, ia menghunus <4685> pedangnya <3162> hendak <3195> membunuh <337> diri <1438>, karena ia menyangka <3543>, bahwa orang-orang hukuman <1198> itu telah melarikan diri <1628>. [<1096>]


Jawa: Lurahing pakunjaran kaget tangi lan bareng weruh lawange pakunjaran padha menga, banjur ngunus pedhang arep nglalu, awit ngira yen wong-wong ukuman wis padha mlayu.

Jawa 2006: Panggedhéné pakunjaran gragapan tangi lan bareng weruh lawangé pakunjaran padha menga, banjur ngunus pedhang arep nglalu, awit ngira yèn wong-wong ukuman wus padha mlayu.

Jawa 1994: Kepalané pakunjaran tangi, lan bareng weruh lawang-lawangé pakunjaran menga, wong mau ngira yèn wong tahanan kabèh wis padha mlayu. Wong mau ngunus pedhangé, arep nglalu.

Jawa-Suriname: Sing jaga setrapan terus tangi lan weruh lawang-lawangé setrapan pada menga. Mikiré wong-wong sing disetrap wis pada lunga kabèh. Wongé terus njikuk pedangé arep matèni dèkné déwé.

Sunda: Kapala panjara nyaring tibuburanjat. Barang nenjo panto-panto panjara geus marolongo, tuluy nyabut pedang rek maehan maneh, samarukna sakitan-sakitan geus kalabur.

Sunda Formal: Kapala panjara ngorejat nyaring, kasampak teh panto-panto kamar tahanan geus marolongo. Serepet bae, manehna mesat gobang rek maehan maneh. Sabab manehna nyangka sakitan-sakitan kabeh geus kalabur.

Madura: Kapala penjara jareya takerjat, pas jaga. E bakto nangale’e bang-labangnga penjara jareya abukka’ kabbi laju ngonos peddhangnga aradda’a, sabab nyangka reng-oreng tahanan la padha buru.

Bauzi: Labi modeha ame sel vou aasdam dam labe im boehàda labe fa keesi aaha sel doo ahebu bedi fi skeamodume modealaha bak ab aaham. Lahaha bak aahemu dam oumaheda zi ahebu futodume ilime seddamna zohàme am ae tot mo tot mo lahamna valoi aba it beolo meeda. Aho nehi ozo, “Dam lam futodume ilime seddameam làhà dat boehàda eba im gagu meedamda labe eba ba otem bak,” laham bak ozome, “Ahamo naedat nasi it belu elose,” lahame am ae tot mo tot mo lahamna valoi fa aba it beolo meeda.

Bali: Pangageng pangkenge tumuli matangi, tur rikala dane nyingakin jelanan-jelanan pangkenge mampakan, pitaenang dane paranara pidanane sami sampun minggat. Irika dane raris ngaud klewang, mapakayunan nyuduk raga.

Ngaju: Kapala penjara te misik tarewen. Katika ie mite kare bauntonggang penjara te buap, ie manyilak padang handak mampatei arepe awi ie manyangka kare oloh tahanan te jari uras hadari.

Sasak: Kepale bui nike tinjot dait ures. Waktu ie serioq lawang-lawang bui kebukaq, ie serẽt klẽwangne gen matẽq diriqne, sẽngaq ie paran dengan-dengan tahenan bui sampun pelai selapuqne.

Bugis: Moto sélenni iyaro kapala tarungkué. Wettunna naita tattimpa’ sining tange’na tarungkué, narampuni peddanna maélo mpunoi aléna nasaba nasenni lari maneng tau tahanangngé.

Makasar: Ta’bangkami ambangung anjo kapala tarungkua. Ri wattunna nacini’ tassungke ngaseng pakke’bu’na tarungkua nabi’bu’mi pa’danna naero’ nabuno kalenna, nasaba’ nakana lari ngasemmi tu nitarungkua.

Toraja: Tirambanmi millik tu sapiri, natiroi tu mai ba’ba pa’tarungkuan tibungka’mo, nanonokmi tu la’bo’na la morai umpatei kalena, belanna nasanga lussu’mo tu to ditarungku.

Duri: Ia tonna mi'cikmo joo kapala pangtarungkuan, nakitai to ba'ba titimbak ngasan, nnonokki pa'dangna la mbuno kalena, sanga nasanga kumua la'pah ngasanmi to toditarungku.

Gorontalo: Tou tauwa lo tutupa boyito iloheya mayi lonto otuluhe wawu lo'onto mota pintu-pintuwala lo tutupa ma lohuhuo, tiyo lomahuta sabeleliyo motitipate, sababu harapuliyo ta heulunga ma lolahi.

Gorontalo 2006: Tau̒wa lotutupa boito mai̒loohea lobongu. Tou̒ tio loo̒onto ngoa̒amila huhebu lotutupa mahi huo̒wa, tio malo mahuto wamilio wau mamo tipate wolo wamilio boito sababu to lantobio deu̒ tahi tahangia boito matilumeteo̒ ngoa̒amila.

Balantak: Mbaka' tanaasna tarungkuan iya'a nowangonmo notongkodi'. Sarataa ia nimiile' omporonna tarungkuan se' potoleak, ia numbubutmo bakoko'na bo mintikoyo', gause ia nansarui too mian na tarungkuan kabusmo namarere.

Bambam: Tappana milli' indo panjaga tahungkum anna muitam ba'ba titungka' asammi, iya tappa ussintä' pa'danna la mentujo aka nasanga kumondä asammi lao to ditahungkum.

Kaili Da'a: Nembangumo balengga tarunggu etu. Sangga nikitana pura-pura pewobo natebea, nibituna gumana ala mompatesi korona, sabana nipekirina tau-tau riara tarunggu etu nalai puramo.

Mongondow: Daí no'italikokog bo no'i bangon itoi im ponjara tatua. Naonda in noko'ontongmai kon nongobukatdon mita in ḷolingkop im ponjara tatua, nogamaídon in sia kom pitow sin simimpatoi, sing kainiakamai bayongan intau inta kom ponjara tatua nodait bidon noḷagui.

Aralle: Tahpana kaleha yato to pandaka anna ungngitang baba titungka' asammi, ya' tahpa unsintä'mi pa'danna la umpatei kalaena aka' nasanga le'ba' asammi yato ihsinna tahungkung.

Napu: Unga pea kapala tarunggu mearo, hai moita katebungkahinami ope-ope baba. Nawukami pihona ina menoo, lawi napehangu melangkamohe ope-ope tauna au ratarunggu.

Sangir: Těmbonang u tahungkụ ene himẹ̌kose kụ napuko. Sarangke i sie nakasilo manga tukadu tahungkụ e něngkatope, tangu i sie měngkatewe něngasa pedane kụ němatẹ e wadange, watụ u i sie mạngiral᷊ing u taumatan tahungkụ e kai seng nasue němpahuntal᷊ang.

Taa: Wali yako etu tau to mangajagang tarungku etu mangendo muni yako kayorenya pei mangalo’a ba’a mbombo ntarungku etu samparia tiloka. Wali ia mampondayaka tau to rata’amaka ri raya ntarungku etu bara niyai muni, wali see naka ia mangarebu wadanya damanoo.

Rote: Malanga bui a ana nggenge boema ana fo'a. Lelek fo nita lelesu bui la latahuka beno'u boema, ana fe'a na tafaina na fo ana sanga do'doaon, nana naedaenga hataholi nanahuku kala lalai beno'u so.

Galela: Kagena de o bui ma jojaga manga sahe womomi, de wakelelo o bui ma ngora ipelenga qangoduka, so awi sininga ma rabaka wotemo nagala o bi nyawa yapopilikuka gena iloqa yangoduka, so awi sumarangi walia la tanu womatooma.

Yali, Angguruk: Penjara foroho latfag ahun ino o mek ino fahet lagmag in atfareg yet harukmen sok arimano obog toho husig latfagma ap hele wareg werehon arimano wilip ahasa ulug akolen karog wibareg inggareg wat tamin ulug turuk latfag.

Tabaru: Ma bui ma saeke gu'una witodokana so womomiki. Womomikie 'ena 'o ngorana ma 'ikokipelengakau de 'una wongose 'o bui ma nyawa yokokiowarokau so wosijai-jai wi wase wa'aiki womau womato'omau.

Karo: Medak kepala penjara, janah kenca idahna nggo talang pintun penjara, iakapna kerina kalak tahanen e nggo kiam. Emaka idekdekna pedangna, ibunuhna atena bana.

Simalungun: Jadi tarpuho ma sijaga tutupan ai, anjaha dob ididah domma buha ganup labah ni tutupan ai, isintak ma podangni laho mamunuh dirini, ai iagan domma maporus ganup na tartutup ai.

Toba: Gabe tarsunggul ma sijaga hurungan i; jala dung diida, talak do hape angka pintu ni hurungan i, disintak ma podangna, naeng maningkot; ai dirimpu, naung maporus angka na tarhurung i.

Dairi: Ndungo janah tersengget mo penjaga kurungen i. Idah kessa mo dalngah ngo keppè pèntu kurungen i, iberkat mo peddangna naing mendelles, ai idokdok enggo mperrus karina siterkurung ni sidi.

Minangkabau: Kapalo pinjaro tasintak dek takajuik. Baru inyo maliyek pintu-pintu pinjaro lah bi tabukak, mako inyo cabuiklah padangnyo, untuak ka mambunuah diri, dek karano sangko atinyo urang-urang tahanan lah abih lari kasadonyo.

Nias: Tokea zatua sanaro andrõ ba maoso ia. Me i'ila no oi teboka mbawa ndruhõ gurunga, isõbi wõdania ba wamunu ya'ia samõsa bõrõ me iwalinga no ahori moloi niha gurunga fefu.

Mentawai: Iageti tugégénangan utet penjara, suru nia. Kelé aiitsó aitubuká matatbaliu penjara, oppatnangan leú et lanjaunia imateiaké tubunia, kabagania poí amutui-tuian sia sangamberidda situukum.

Lampung: Kepala bui udi tekanjat minjak. Waktu ia ngeliak rangok-rangok bui tebukak, ia ngehunus pedangni untuk bunuh diri mani ia nyangko ulun-ulun tahanan radu tegar sunyinni.

Aceh: Keumandan peunjara nyan teukeujot laju jibeudôh. Watée jikalon mandum babah pintoe peunjara ka teuhah, laju jisuet peudeueng jih keuneuk jipoh droe sabab jipike mandum ureuëng nyang na lam glab nyan ka habéh jiplueng.

Mamasa: Millikki mando' tarungkun, ummitami ba'ba titungka' napolalan umbonok pa'dangna la mentuyo annu nasanga le'ba asammi to ditarungkun.

Berik: Angtane sanbaka bwimanaiserem ga irwena, ane ga anggana bwi mwona seyafter gemerserem ga tertebaabisilfenna. Jepga jei nombeya ga moltena jena jem tegilfe. Jei enggammer gunu, angtane bwiyip aaiserem ba mesam ge nunggirbili.

Manggarai: Du to’o wa mai tokon kepala bui hitu, ita liha para bui céngka taungs. Hia werus keléwangn kudut mbelé weki run, ai bet diha sanggéd ata bui situ polig losid.

Sabu: Ta kaddhi haga-liga ke ne kattu jaga ammu bhaddo ne, ta radde ke ri no ne kelewa no ta ddhei ta tabbhu-anni rowi ne pa penge no do alla ke peperai hari-hari ne do rate he.

Kupang: Itu waktu, ju komandán jaga di ruma bui takuju bangun, ju dia lia itu bui pung pintu dong samua tabuka lebar. Lia bagitu, ju dia kira ke orang bui samua su lari fuik. Ais ju dia cabu ame dia pung parang, ko mau bunu diri.

Abun: Yekwesu mo penjara ne sun. An me nusyo bok ne kak saresa, an nai nyom ma wa an dakai gu an nggwa subere an kwop wé, we an nut do, nje mo penjara ne sino titi mu or re.

Meyah: Ebirfaga egens ongga ont joug mod oskusk insa koma ofos graga eteb rot noba ofa emeesa tein. Ofa ek, tina montoj mod oskusk koma nomnaga onghoda fob, jefeda ofa osujohu rot oida rusnok nomnaga ongga rangh gij mod oskusk koma ruku fob. Jefeda ofa ococ meiteb ofok jeskaseda oduis esinsa.

Uma: Molike-imi kapala' tarungku', nahilo-hawo hawe'ea wobo' tebea-mi. Kanawute'-nami piho'-na doko' mekahunca', apa' na'uli'-hawo metibo'-ramo hawe'ea to ratarungku'.

Yawa: Naito po tanoano makova umaso ramane pamo ami maomon ti niki. Weramu arono mungkije nande, paparo ai ti seo. Po unsanda raenamo mpapaya tenambe, weti po ratantona pare, “Aro! Somaisyamo vatano umakova unanajibe tenambe to!” Weti po apa omake rapatin pare po raveano taune aubaisy.


NETBible: When the jailer woke up and saw the doors of the prison standing open, he drew his sword and was about to kill himself, because he assumed the prisoners had escaped.

NASB: When the jailer awoke and saw the prison doors opened, he drew his sword and was about to kill himself, supposing that the prisoners had escaped.

HCSB: When the jailer woke up and saw the doors of the prison open, he drew his sword and was going to kill himself, since he thought the prisoners had escaped.

LEB: And [after] the jailer was awake and saw the doors of the prison open, he drew [his] sword [and] was about to kill himself, [because he] thought the prisoners had escaped.

NIV: The jailer woke up, and when he saw the prison doors open, he drew his sword and was about to kill himself because he thought the prisoners had escaped.

ESV: When the jailer woke and saw that the prison doors were open, he drew his sword and was about to kill himself, supposing that the prisoners had escaped.

NRSV: When the jailer woke up and saw the prison doors wide open, he drew his sword and was about to kill himself, since he supposed that the prisoners had escaped.

REB: The jailer woke up to see the prison doors wide open and, assuming that the prisoners had escaped, drew his sword intending to kill himself.

NKJV: And the keeper of the prison, awaking from sleep and seeing the prison doors open, supposing the prisoners had fled, drew his sword and was about to kill himself.

KJV: And the keeper of the prison awaking out of his sleep, and seeing the prison doors open, he drew out his sword, and would have killed himself, supposing that the prisoners had been fled.

AMP: When the jailer, startled out of his sleep, saw that the prison doors were open, he drew his sword and was on the point of killing himself, because he supposed that the prisoners had escaped.

NLT: The jailer woke up to see the prison doors wide open. He assumed the prisoners had escaped, so he drew his sword to kill himself.

GNB: The jailer woke up, and when he saw the prison doors open, he thought that the prisoners had escaped; so he pulled out his sword and was about to kill himself.

ERV: The jailer woke up and saw that the jail doors were open. He thought that the prisoners had already escaped, so he got his sword and was ready to kill himself.

EVD: The jailer woke up. He saw that the jail doors were open. He thought that the prisoners had already escaped. So the jailer got his sword and was ready to kill himself.

BBE: And the keeper, coming out of his sleep, and seeing the prison doors open, took his sword and was about to put himself to death, fearing that the prisoners had got away.

MSG: Startled from sleep, the jailer saw all the doors swinging loose on their hinges. Assuming that all the prisoners had escaped, he pulled out his sword and was about to do himself in, figuring he was as good as dead anyway,

Phillips NT: When the jailer woke and saw that the doors of the prison had been opened he drew his sword and was on the point of killing himself, for he imagined that all the prisoners had escaped.

DEIBLER: The jailer woke up and saw that the doors of the jail were open. He thought that the prisoners had escaped. So he pulled out his sword in order to kill himself, because he knew that the officials would kill him if the prisoners escaped.

GULLAH: De jailhouse gyaad wake op. An wen e see all de door open, e ting all de people een de jailhouse done ron way. So e tek out e sode an been ready fa kill esef.

CEV: When the jailer woke up and saw that the doors were open, he thought that the prisoners had escaped. He pulled out his sword and was about to kill himself.

CEVUK: When the jailer woke up and saw that the doors were open, he thought that the prisoners had escaped. He pulled out his sword and was about to kill himself.

GWV: The jailer woke up and saw the prison doors open. Thinking the prisoners had escaped, he drew his sword and was about to kill himself.


NET [draft] ITL: When the jailer <1200> woke up <1853> and <2532> saw <1492> the doors <2374> of the prison <5438> standing open <455>, he drew <4685> his sword <3162> and was about <3195> to kill <337> himself <1438>, because he assumed <3543> the prisoners <1198> had escaped <1628>.


  Share Facebook  |  Share Twitter

 <<  Kisah Para Rasul 16 : 27 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
Copyright
© 2010-2021
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran