Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [AYT]     [PL]  [PB] 

Daftar Ayat


1 Samuel 18:1--20:42

Daud dan Yonatan

18:1Setelah selesai berbicara dengan Saul, jiwa Yonatan terikat dengan jiwa Daud. Yonatan mengasihinya seperti jiwanya sendiri.

18:2Pada hari itu, Saul mengambil dia dan tidak memperbolehkannya pulang ke rumah ayahnya.

18:3Yonatan mengikat perjanjian dengan Daud, sebab dia mengasihinya seperti dirinya sendiri.

18:4Yonatan menanggalkan jubah yang dikenakannya, lalu memberikannya kepada Daud, beserta baju perangnya, termasuk pedang, panah, dan ikat pinggangnya.

Saul Mengamati Keberhasilan Daud

18:5Daud pergi ke mana pun Saul mengutusnya, dan selalu berhasil, sehingga Saul mengangkatnya sebagai kepala prajurit perang. Hal itu dipandang baik oleh seluruh rakyat dan juga dalam pandangan pegawai-pegawai Saul.

18:6Pada waktu mereka pulang, sesudah Daud mengalahkan orang Filistin, perempuan-perempuan dari seluruh kota Israel keluar sambil menyanyi dan menari untuk menyambut Raja Saul, dengan membunyikan rebana, dengan bersukaria dan dengan bunyi gerincing.

18:7Perempuan-perempuan itu menari-nari sambil bernyanyi dengan berbalas-balasan, “Saul mengalahkan beribu-ribu, tetapi Daud berlaksa-laksa.”

18:8Saul menjadi sangat marah, sebab perkataan itu mengesalkan hatinya. Pikirnya, “Mereka memperhitungkan Daud dengan berlaksa-laksa, sedangkan mereka memperhitungkan aku hanya beribu-ribu. Apa lagi yang dapat dia peroleh selain kerajaan?”

18:9Sejak hari itu, Saul terus mengawasi Daud.

Saul Takut kepada Daud

18:10Keesokan harinya, roh jahat dari Allah turun atas Saul dengan cepat sehingga dia kesurupan di tengah rumahnya dengan tombak di tangannya. Daud pun memainkan kecapi dengan tangannya, seperti yang dia lakukan sehari-hari.

18:11Saul melemparkan tombak itu, sebab pikirnya, “Aku akan menancapkan Daud ke dinding.” Akan tetapi, Daud menghindari tombak itu sampai dua kali.

18:12Saul menjadi takut terhadap Daud, sebab TUHAN menyertainya, dan Dia menjauh dari Saul.

18:13Karena itu, Saul menjauhkan dia dari hadapannya dan mengangkatnya sebagai kepala pasukan seribu. Dia pergi dan datang di depan rakyat.

18:14Daud berhasil dalam semua perbuatannya, sebab TUHAN menyertainya.

18:15Ketika Saul melihat bahwa Daud berhasil, dia menjadi takut kepadanya.

18:16Namun, seluruh orang Israel dan orang Yehuda mengasihi Daud, sebab dia pergi dan datang di depan mereka.

Saul Menginginkan Putrinya Kawin dengan Daud

18:17Saul berkata kepada Daud, “Sesungguhnya, anakku perempuan yang tertua, Merab, akan kuberikan menjadi istrimu. Hanya, jadilah orang yang gagah perkasa bagiku dan lakukanlah peperangan bagi TUHAN.” Sebab, Saul berpikir, “Jangan tanganku yang melawannya, tetapi biarlah tangan orang Filistin yang melakukannya.”

18:18Lalu, Daud berkata kepada Saul, “Siapakah aku dan siapakah saudaraku, kaum keluarga ayahku di Israel, sehingga aku menjadi menantu raja?”

18:19Akan tetapi, ketika tiba waktunya untuk menyerahkan Merab, anak perempuan Saul, kepada Daud, perempuan itu malah diserahkan kepada Adriel, orang Mehola, menjadi istrinya.

18:20Mikhal, anak perempuan Saul, jatuh cinta kepada Daud. Ketika Saul diberi tahu mengenai hal ini, dia menyetujuinya.

18:21Saul berkata, “Aku akan memberikan Mikhal kepadanya supaya dia menjadi jerat baginya. Biarlah tangan orang Filistin melawannya.” Saul berkata kepada Daud untuk kedua kalinya, “Pada hari ini, kamu menjadi menantuku.”

18:22Lalu, Saul memerintah pegawai-pegawainya, “Katakanlah kepada Daud dengan diam-diam, begini, ‘Sesungguhnya, raja menyukaimu, dan seluruh pegawainya mengasihimu. Karena itu, jadilah menantu raja.’”

18:23Pegawai Saul menyampaikan perkataan itu kepada Daud. Akan tetapi, Daud menjawab, “Apakah perkara itu ringan dalam pandanganmu untuk menjadi menantu raja? Aku adalah seorang yang miskin dan rendah.”

18:24Para pegawai Saul memberitahukan hal itu kepadanya, “Demikianlah jawaban yang diberikan Daud.”

18:25Saul berkata, “Katakanlah kepada Daud begini, ‘Raja tidak menginginkan mas kawin selain seratus kulit khatan orang Filistin sebagai pembalasan kepada musuh raja.’” Saul bermaksud untuk menjatuhkan Daud melalui perantaraan orang Filistin.

18:26Ketika para pegawainya menyampaikan perkataan itu kepada Daud, hal itu menyenangkan hati Daud untuk menjadi menantu raja. Sebelum genap waktunya,

18:27Daud bangkit dan pergi bersama orang-orangnya dan mengalahkan dua ratus orang Filistin, serta membawa kulit khatan mereka. Saul menyerahkan Mikhal, anak perempuannya, kepada Daud untuk menjadi istrinya.

18:28Demikianlah Saul melihat dan mengetahui bahwa TUHAN menyertai Daud, dan Mikhal, anak perempuan Saul, mengasihinya.

18:29Saul semakin takut terhadap Daud, dan Saul menjadi musuh Daud seumur hidupnya.

18:30Para pemimpin Filistin maju berperang. Daud lebih berhasil dari semua pegawai Saul, dan namanya menjadi sangat terkenal.

Yonatan Menolong Daud

19:1Saul mengatakan kepada Yonatan, anaknya, dan kepada semua pegawainya bahwa Daud harus dibunuh. Namun, Yonatan, anak Saul, sangat menyukai Daud.

19:2Karena itu, Yonatan memberi tahu Daud, katanya, “Saul, ayahku, berusaha untuk membunuhmu. Jadi, berhati-hatilah besok pagi. Tinggallah di tempat yang terlindung dan bersembunyilah.

19:3Aku akan keluar dan berdiri di sebelah ayahku, di padang tempat kamu berada. Aku akan berbicara tentang engkau kepada ayahku, dan melihat bagaimana dia, lalu memberitahumu.”

19:4Kemudian, Yonatan mengatakan hal-hal baik tentang Daud kepada Saul, ayahnya, dan berkata kepadanya, “Janganlah Raja berbuat dosa terhadap hambanya, Daud, sebab dia tidak berdosa terhadapmu, bahkan perbuatannya sangat baik.

19:5Dia mempertaruhkan nyawanya di tangannya dan mengalahkan orang Filistin sehingga TUHAN mengaruniakan kemenangan yang besar kepada seluruh Israel. Engkau melihatnya dan bersukacita. Mengapa engkau ingin berbuat dosa terhadap darah orang yang tidak bersalah dengan membunuh Daud tanpa alasan?”

19:6Saul mendengarkan perkataan Yonatan dan Saul bersumpah, “Demi TUHAN yang hidup, dia tidak akan dibunuh!”

19:7Sesudah itu, Yonatan memanggil Daud, dan Yonatan memberitahukan semua hal itu kepadanya. Kemudian, Yonatan membawa Daud kepada Saul, dan dia bekerja padanya seperti sebelumnya.

Saul Berusaha Membunuh Daud

19:8Peperangan terjadi lagi. Daud maju dan berperang melawan orang Filistin, serta mengalahkan mereka dengan serangan yang besar sehingga mereka melarikan diri dari hadapannya.

19:9Namun, roh jahat yang dari TUHAN turun atas Saul ketika dia sedang duduk di rumahnya, dengan tombak di tangannya. Pada saat itu, Daud sedang bermain kecapi dengan tangannya.

19:10Kemudian, Saul berusaha menancapkan Daud ke dinding dengan tombak itu. Namun, Daud menghindari tikaman Saul sehingga tombaknya mengenai dinding. Kemudian, Daud melarikan diri sehingga dia terluput pada malam itu.

19:11Kemudian, Saul mengutus orang-orang suruhannya ke rumah Daud untuk mengawasi dan membunuhnya pada pagi hari. Mikhal, istri Daud, berkata kepadanya, “Jika engkau tidak meloloskan dirimu pada malam ini, besok engkau akan dibunuh.”

19:12Kemudian, Mikhal menurunkan Daud dari jendela sehingga dia pergi melarikan diri dan terluput.

19:13Sesudah itu, Mikhal mengambil terafim dan meletakkannya di tempat tidur. Ditaruhnya tenunan bulu kambing di bagian kepala, lalu menutupinya dengan selimut.

19:14Ketika Saul mengutus orang-orang suruhan untuk menangkap Daud, perempuan itu berkata, “Dia sakit.”

19:15Kemudian, Saul menyuruh orang-orang suruhan untuk melihat Daud, sambil berkata, “Bawalah dia dengan tempat tidurnya supaya aku dapat membunuhnya.”

19:16Ketika orang-orang suruhan itu masuk, tampaklah terafim ada di tempat tidur dengan tenunan bulu kambing di bagian kepala.

19:17Saul bertanya kepada Mikhal, “Mengapa kamu menipu aku seperti ini dengan melepaskan musuhku sehingga dia terluput?” Mikhal menjawab Saul, “Dia berkata kepadaku, ‘Biarkanlah aku pergi, mengapa kamu harus mati?’”

Daud Pergi ke Pertendaan Rama

19:18Daud melarikan diri dan selamat. Dia pergi kepada Samuel di Rama. Dia memberitahukan kepadanya semua yang dilakukan Saul terhadapnya. Kemudian, dia pergi dengan Samuel dan tinggal di Nayot.

19:19Kepada Saul diberitahukan, “Sesungguhnya, Daud ada di Nayot, di Rama.”

19:20Saul pun mengirim orang-orang suruhan untuk menangkap Daud. Namun, mereka melihat sekelompok nabi bernubuat, dan dipimpin oleh Samuel. Turunlah Roh Allah pada orang-orang suruhan Saul sehingga mereka juga bernubuat.

19:21Ketika hal itu diberitahukan kepada Saul, dia mengutus orang-orang suruhan yang lain, dan mereka juga bernubuat. Sekali lagi, Saul mengutus beberapa pesuruh untuk yang ketiga kalinya, dan mereka juga bernubuat.

19:22Sesudah itu, dia sendiri pergi ke Rama. Ketika sampai di dekat sumur besar yang ada di Sekhu, dia bertanya, katanya, “Di manakah Samuel dan Daud?” Seseorang menjawab, “Sesungguhnya, dia ada di Nayot, di Rama.”

19:23Lalu, dia pergi ke sana, ke Nayot, di Rama, dan Roh Allah turun atasnya juga sehingga saat dia berjalan, dia bernubuat sampai dia tiba di Nayot, di Rama.

19:24Bahkan, dia menanggalkan pakaiannya, dan dia juga bernubuat di depan Samuel. Dia rebah dengan telanjang sepanjang hari itu dan sepanjang malam di sana. Itulah sebabnya, orang bertanya, “Apakah Saul juga termasuk golongan nabi?”

Daud dan Yonatan Membuat Perjanjian

20:1Daud melarikan diri dari Nayot, di Rama, dan pergi kepada Yonatan serta berkata, “Apa yang telah aku lakukan? Apa kesalahanku? Apa dosaku di hadapan ayahmu sehingga dia menginginkan nyawaku?”

20:2Yonatan berkata kepadanya, “Menjauhlah dari hal itu! Sesungguhnya, engkau tidak akan mati. Sesungguhnya, ayahku tidak akan melakukan sesuatu, baik besar maupun kecil, tanpa mengungkapkan kepadaku. Mengapa ayahku harus menyembunyikan hal ini dariku? Tidak mungkin!”

20:3Akan tetapi, Daud bersumpah lagi, katanya, “Ayahmu benar-benar mengetahui bahwa aku mendapat belas kasih dalam pandanganmu, katanya, ‘Jangan sampai Yonatan mengetahui hal ini, atau dia akan bersedih hati.’ Namun, demi TUHAN yang hidup, dan demi nyawamu, hanya selangkah jaraknya antara aku dan maut.”

20:4Yonatan berkata kepada Daud, “Apa saja yang hatimu katakan, aku akan melakukannya.”

20:5Daud berkata kepada Yonatan, “Sesungguhnya, besok adalah bulan baru. Aku harus tinggal untuk duduk dan makan bersama raja. Namun, biarkanlah aku pergi sehingga aku dapat menyembunyikan diriku di padang sampai lusa petang.

20:6Jika ayahmu menanyakan aku, katakanlah, ‘Daud meminta dengan sangat kepadaku untuk pergi ke Betlehem, kotanya. Sebab, di sana, ada upacara pengurbanan tahunan bagi seluruh keluarganya.’

20:7Jika dia berkata, ‘Baiklah,’ berarti hambamu ini selamat. Namun, jika dia sangat marah, yakinlah bahwa dia memutuskan untuk mencelakakanku.

20:8Karena itu, tunjukkanlah kebaikanmu kepada hambamu ini, sebab kamu mengikat perjanjian dengan hambamu ini di hadapan TUHAN. Namun, jika ada kesalahanku, bunuhlah aku, sebab mengapa kamu harus menyerahkan aku kepada ayahmu?”

20:9Yonatan menjawab, “Jauhkanlah hal itu darimu, sebab jika aku mengetahui dengan pasti bahwa ayahku telah memutuskan untuk mencelakakanmu, tidakkah aku memberitahukannya kepadamu?”

20:10Lalu, Daud bertanya kepada Yonatan, “Siapakah yang akan menceritakan kepadaku apabila ayahmu menjawabmu dengan keras?”

20:11Yonatan berkata kepada Daud, “Marilah kita keluar ke padang.” Lalu, mereka berdua keluar ke padang.

20:12Kemudian, Yonatan berkata kepada Daud, “Demi TUHAN, Allah Israel, akan kuselidiki ayahku, besok pada saat seperti ini, atau pada hari ketiga. Jika keadaannya terlihat baik bagi Daud, tidakkah aku akan menyuruh orang dan menyatakannya kepadamu?

20:13Demikianlah yang akan TUHAN lakukan kepada Yonatan, katanya, bahkan lebih lagi, jika ayahku memandang baik untuk mendatangkan celaka terhadapmu, aku akan memberitahukan kepadamu dan membiarkan kamu pergi sehingga kamu dapat berjalan dengan selamat. Kiranya TUHAN menyertaimu, seperti Dia menyertai ayahku dahulu.

20:14Sesungguhnya, jika aku masih hidup, bukankah engkau akan menunjukkan kasih setia TUHAN kepadaku supaya aku tidak mati?

20:15Janganlah engkau memutuskan kasih setiamu kepada keturunanku sampai selamanya, bahkan ketika TUHAN melenyapkan masing-masing musuh Daud dari muka bumi.

20:16Yonatan mengikat perjanjian dengan keturunan Daud. Biarlah TUHAN menuntutnya dari musuh-musuh Daud.”

20:17Sekali lagi, Yonatan membuat Daud bersumpah demi kasihnya kepadanya, sebab dia mengasihinya seperti mengasihi dirinya sendiri.

20:18Yonatan berkata kepadanya, “Besok adalah bulan baru, dan kamu pasti akan dinanti-nantikan, sebab tempat dudukmu akan kosong.”

20:19Pada hari ketiga, turunlah dengan cepat ke tempat kamu menyembunyikan dirimu pada saat peristiwa itu, dan duduklah dekat bukit batu Ezil.

20:20Aku akan memanahkan tiga anak panah di sampingnya, seolah-seolah membidik sasaran.

20:21Lihatlah, aku akan menyuruh pelayanku, ‘Pergilah, mencari anak-anak panah itu.’ Jika aku memerintah demikian kepada pelayanku, ‘Lihat, anak-anak panah itu dekat kepadamu. Ambillah!’ Sesudah itu, datanglah, sebab kamu selamat dan tidak ada bahaya demi TUHAN yang hidup.

20:22Jika kukatakan kepada orang muda itu begini, ‘Lihat, anak-anak panah itu lebih ke sana,’ pergilah, sebab TUHAN yang menyuruhmu pergi.

20:23Hal yang kita janjikan, antara aku dan kamu, sesungguhnya TUHAN ada di antara kita sampai selamanya.”

20:24Kemudian, Daud bersembunyi di padang. Ketika bulan baru tiba, raja duduk untuk makan.

Sikap Saul pada Perayaan

20:25Raja duduk di tempat kedudukannya seperti biasa, letaknya di dekat dinding. Yonatan berhadapan dengannya, dan Abner duduk di sisi Saul, sementara tempat Daud kosong.

20:26Saul pun tidak berkata apa-apa pada hari itu, sebab dia berpikir, “Ada sesuatu yang terjadi padanya. Dia tidak tahir. Tentulah, dia tidak tahir.”

20:27Keesokan harinya, sesudah bulan baru, pada hari kedua, tempat Daud masih kosong. Saul bertanya kepada Yonatan, anaknya, “Mengapa anak Isai itu tidak datang, baik kemarin maupun hari ini, untuk makan?”

20:28Yonatan menjawab Saul, “Daud sudah memohon dengan sangat kepadaku untuk pergi ke Betlehem.

20:29Katanya, ‘Sekarang, biarkanlah aku pergi, sebab ada upacara pengurbanan bagi kaumku di kota kami, dan aku mendapat perintah dari saudara-saudaraku. Oleh sebab itu, jika aku mendapat kemurahan dalam pandanganmu, kiranya berilah izin kepadaku untuk menengok saudara-saudaraku yang masih hidup’. Itulah sebabnya, dia tidak datang ke perjamuan raja.”

20:30Kemarahan Saul bangkit terhadap Yonatan, sambil berkata, “Anak sundal kurang ajar! Tidakkah aku mengetahui bahwa kamu lebih suka kepada anak Isai itu? Sebuah cela memalukan bagi perut ibumu!

20:31Sebab, selama anak Isai itu hidup di atas bumi, kamu dan kerajaanmu tidak akan kukuh. Sekarang, suruhlah orang membawanya kepadaku, sebab dia harus mati.”

20:32Yonatan menjawab Saul, ayahnya, dengan berkata kepadanya, “Mengapa dia harus mati? Apa yang dilakukannya?”

20:33Saul pun melemparkan tombaknya kepada Yonatan untuk membunuhnya. Yonatan mengetahui bahwa ayahnya itu telah benar-benar bermaksud untuk membunuh Daud.

20:34Yonatan bangkit meninggalkan perjamuan itu dengan kemarahan yang menyala-nyala. Dia tidak makan apa-apa pada hari kedua pada bulan baru itu, sebab ayahnya telah menghinanya.

Daud dan Yonatan Berpisah

20:35Adapun keesokan harinya, Yonatan pergi ke padang sesuai janjinya kepada Daud, dengan budak kecil menyertainya.

20:36Dia berkata kepada pelayannya, “Larilah, carilah sekarang anak-anak panah yang kupanahkan.” Budak itu berlari, lalu dipanahkannya anak-anak panah melewatinya.

20:37Ketika budak itu sampai ke tempat anak-anak panah yang dilepaskan Yonatan, Yonatan berseru dari belakang budak itu, katanya, “Bukankah anak panah itu lebih ke sana?”

20:38Kemudian, Yonatan berseru lagi kepada budak kecil itu, “Ayo cepat, jangan berdiri saja!” Lalu, pelayan kecil itu mengambil anak-anak panah itu dan menyerahkannya kepada Yonatan.

20:39Pelayannya itu tidak mengetahui apa pun. Hanya Yonatan dan Daud yang mengetahui hal itu.

20:40Yonatan memberikan senjatanya kepada pelayan yang menyertainya, dan berkata kepadanya, “Pergilah, dan bawalah ke kota!”

20:41Pelayannya itu pulang, dan Daud tampil dari sebelah bukit batu. Dia sujud dengan muka ke tanah dan menyembah tiga kali. Mereka berciuman satu dengan yang lain dan menangis satu dengan yang lain, tetapi Daud paling banyak menangis.

20:42Yonatan berkata kepada Daud, “Pergilah dalam damai. Bukankah kita berdua telah bersumpah demi nama TUHAN demikian: TUHAN ada di antara aku dan di antara kamu, serta di antara keturunanmu dan keturunanku sampai selamanya.” (20-43) Karena itu, Yonatan bangun dan pulang ke kotanya.


  Share Facebook  |  Share Twitter


Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
Copyright
© 2010-2022
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran