Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [AYT]     [PL]  [PB] 

Daftar Ayat


Kejadian 12:1--25:34

Allah Memanggil Abram

12:1TUHAN berfirman kepada Abram, “Pergilah dari negerimu, dan dari keluargamu, dan dari rumah ayahmu, ke tanah yang akan Kutunjukkan kepadamu.

12:2Aku akan menjadikanmu suatu bangsa yang besar, dan Aku akan memberkatimu, dan membuat namamu masyhur, dan kamu akan menjadi berkat.

12:3Aku akan memberkati mereka yang memberkatimu, tetapi orang yang mengutukmu akan Aku kutuk. Melaluimu, semua kaum di bumi akan diberkati.”

12:4Lalu, Abram pergi seperti yang telah difirmankan TUHAN kepadanya dan Lot turut besertanya. Abram berumur 75 tahun ketika dia pergi dari Haran.

12:5Dia membawa Sarai, istrinya, dan Lot, keponakannya, dan semua harta yang telah mereka kumpulkan, serta orang-orang yang diperolehnya di Haran. Mereka pergi ke tanah Kanaan. Kemudian, mereka tiba di tanah Kanaan.

12:6Abram berjalan melalui tanah itu sampai ke suatu tempat di Sikhem, di pohon tarbantin More. Pada masa itu, orang Kanaan tinggal di tanah itu.

12:7Kemudian, TUHAN menampakkan diri kepada Abram dan berkata, “Aku akan memberikan tanah ini kepada keturunanmu.” Di sana, dia membangun mazbah bagi TUHAN, yang telah menampakkan diri kepadanya.

12:8Dari tempat itu, dia pindah ke pegunungan di sebelah timur Betel dan membentangkan tendanya dengan Betel di sebelah barat dan Ai di sebelah timur. Di sana, dia mendirikan mazbah bagi TUHAN dan memanggil nama TUHAN.

12:9Kemudian, Abram meneruskan perjalanannya menuju Negeb.

Abram di Mesir

12:10Saat itu, kelaparan melanda negeri itu sehingga Abram pergi ke Mesir untuk tinggal sementara di sana sebab kelaparan di tanah itu sangat hebat.

12:11Ketika dia hampir memasuki Mesir, dia berkata kepada Sarai, istrinya: “Lihatlah, aku tahu bahwa kamu adalah perempuan yang cantik.

12:12Kalau orang Mesir melihatmu, mereka akan berkata, ‘Itu istrinya.’ Kemudian, mereka akan membunuhku, tetapi mereka akan membiarkanmu hidup.

12:13Aku mohon, katakanlah bahwa kamu adalah adikku, supaya karena kamu, hal itu menjadi baik bagiku dan nyawaku akan hidup karenamu.”

12:14Ketika Abram memasuki Mesir, orang Mesir melihat bahwa perempuan itu sangat cantik.

12:15Pejabat-pejabat Firaun juga melihatnya dan memuji-muji dia di hadapan Firaun sehingga perempuan itu dibawa ke istana Firaun.

12:16Dia pun memperlakukan Abram dengan baik demi perempuan itu dan memberikan kawanan domba, sapi-sapi jantan, keledai-keledai jantan, pelayan laki-laki dan pelayan perempuan, keledai-keledai betina, dan unta-unta kepada Abram.

12:17Akan tetapi, TUHAN menimpakan wabah penyakit yang dahsyat kepada Firaun dan seisi istananya karena Sarai, istri Abram.

12:18Karena itu, Firaun memanggil Abram dan berkata, “Apa yang sudah kamu lakukan terhadapku? Mengapa kamu tidak mengatakan kepadaku kalau dia itu istrimu?

12:19Mengapa kamu berkata, ‘Dia adalah adikku,’ sehingga aku mengambil dia menjadi istriku? Ini istrimu! Ambil dia dan pergi!”

12:20Kemudian, Firaun memberikan perintah kepada orang-orangnya tentang Abram sehingga mereka melepasnya pergi beserta dengan istrinya dan segala kepunyaannya.

Abram dan Lot Berpisah

13:1Abram pergi dari Mesir menuju ke selatan, dia dan istrinya, dan segala kepunyaannya, dan Lot bersamanya.

13:2Abram sangat kaya akan ternak, perak, dan emas.

13:3Abram meneruskan perjalanannya mulai dari selatan sampai Betel, ke tempat dia mendirikan tendanya mula-mula, yaitu di antara Betel dan Ai,

13:4tempat dia mendirikan mazbah untuk pertama kalinya. Di sana, Abram memanggil nama TUHAN.

13:5Lot, yang ikut bersama Abram, juga memiliki kawanan domba, kawanan sapi, dan tenda-tenda,

13:6sehingga negeri itu tidak cukup lagi menampung mereka untuk hidup bersama-sama. Karena harta milik mereka sangat banyak, mereka tidak dapat tinggal bersama-sama lagi.

13:7Lalu, terjadilah perselisihan di antara para gembala ternak Abram dan para gembala ternak Lot. Pada masa itu, orang Kanaan dan orang Feris mendiami negeri itu.

13:8Abram berkata kepada Lot, “Aku mohon, jangan sampai terjadi perselisihan antara kamu dan aku, atau antara gembala-gembalaku dan gembala-gembalamu sebab kita ini bersaudara.

13:9Bukankah seluruh tanah ini ada di hadapanmu? Pisahkanlah dirimu dariku. Jika kamu ke sebelah kiri, aku akan pergi ke kanan. Jika kamu pergi ke sebelah kanan, aku akan pergi ke kiri.”

13:10Lalu, Lot mengarahkan matanya dan melihat seluruh Lembah Yordan, yang terairi dengan baik di mana-mana seperti taman TUHAN, seperti tanah Mesir ke arah Zoar. Keadaan itu adalah sebelum TUHAN membinasakan Sodom dan Gomora.

13:11Jadi, Lot memilih bagi dirinya sendiri seluruh Lembah Yordan dan Lot menempuh perjalanan ke timur. Demikianlah keduanya berpisah satu sama lain.

13:12Abram menetap di tanah Kanaan, sedangkan Lot menetap di antara kota-kota di lembah itu dan memindahkan tendanya sampai ke Sodom.

13:13Namun, orang Sodom itu jahat dan sangat berdosa terhadap TUHAN.

13:14TUHAN berkata kepada Abram setelah Lot berpisah darinya, “Angkatlah matamu, dan dari tempatmu berdiri ini, pandanglah ke arah utara dan selatan, serta ke timur dan ke barat,

13:15sebab seluruh tanah yang kaulihat itu akan Aku berikan kepadamu dan kepada keturunanmu untuk selamanya.

13:16Aku akan menjadikan keturunanmu seperti debu tanah sehingga jika ada orang yang dapat menghitung jumlah debu tanah, keturunanmu pun akan dapat dihitung.

13:17Bangunlah, jelajahi tanah itu menurut panjang dan lebarnya sebab Aku akan memberikannya kepadamu.”

13:18Setelah itu, Abram memindahkan tendanya dan tinggal di dekat pohon-pohon tarbantin Mamre, di Hebron. Di sana, dia membangun mazbah bagi TUHAN.

Abram Menyelamatkan Lot

14:1Pada masa Amrafel, raja Sinear; Ariokh, raja Elasar; Kedorlaomer, raja Elam; dan Tideal, raja Goyim;

14:2mereka mengadakan perang terhadap Bera, raja Sodom; Birsya, raja Gomora; Syinab, raja Adma; Syemeber, raja Zeboim; dan, Zoar, raja Bela.

14:3Mereka semua bersekutu di Lembah Sidim, yaitu Laut Asin.

14:4Selama dua belas tahun mereka melayani Kedorlaomer, tetapi pada tahun ketiga belas mereka memberontak.

14:5Pada tahun keempat belas, datanglah Kedorlaomer bersama raja-raja yang menyertainya dan mengalahkan orang Refaim di Asyterot-Karnaim, orang Zuzim di Ham, orang Emim di Syawe-Kiryataim,

14:6dan orang Hori yang tinggal di pegunungan mereka, Seir, sampai ke El-Paran di pinggir padang belantara.

14:7Setelah itu, mereka kembali dan tiba di En-Mispat, yaitu Kadesh, dan menaklukkan seluruh wilayah milik orang Amalek serta orang Amori yang tinggal di Hazezon-Tamar.

14:8Lalu, keluarlah Raja Sodom, Raja Gomora, Raja Adma, Raja Zeboim, dan Raja Bela, yaitu Zoar, dan mengatur pertempuran terhadap mereka di Lembah Sidim,

14:9yaitu terhadap Kedorlaomer, raja Elam; Tideal, raja Goyim; Amrafel, raja Sinear; dan Ariokh, raja Elasar. Empat raja melawan lima raja.

14:10Lembah Sidim penuh dengan sumur aspal, dan ketika Raja Sodom dan Raja Gomora melarikan diri, beberapa orang terjatuh ke dalam lubang-lubang tersebut, tetapi mereka yang selamat melarikan diri ke pegunungan.

14:11Jadi, mereka pun menjarah seluruh barang serta makanan milik orang Sodom dan Gomora, kemudian pergi.

14:12Mereka juga menawan Lot, anak dari saudara Abram, dan segala kepunyaannya sebab dia tinggal di Sodom. Setelah itu, mereka pergi.

14:13Kemudian, seseorang yang berhasil melarikan diri datang dan menceritakannya kepada Abram, orang Ibrani itu, yang tinggal di antara pohon-pohon tarbantin milik Mamre, orang Amori, saudara Eskol dan saudara Aner, dan mereka itu bersekutu dengan Abram.

14:14Ketika Abram mengetahui bahwa saudaranya telah ditawan, dia mengerahkan orang-orangnya yang terlatih, yang lahir di rumahnya, sebanyak 318 orang, dan mengejar mereka sampai ke Dan.

14:15Dia membagi pasukannya, yaitu dia dan pelayan-pelayannya, untuk melawan mereka pada waktu malam, lalu memukul mereka, dan mengejar mereka sampai ke Hoba di sebelah utara Damsyik.

14:16Abram membawa kembali segala barang, dan juga membawa kembali saudaranya, Lot, dan barang-barangnya, dan juga para perempuan, dan orang-orang yang lain.

14:17Kemudian, Raja Sodom keluar untuk menemuinya di Lembah Syawe, yaitu lembah raja, sekembalinya dia dari mengalahkan Kedorlaomer dan raja-raja yang bersamanya.

Melkisedek

14:18Kemudian, Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur. Dia adalah imam Allah Yang Mahatinggi.

14:19Dia memberkati Abram dan berkata, “Diberkatilah Abram dari Allah Yang Mahatinggi, Sang Pemilik langit dan bumi.

14:20Terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuh-musuhmu ke dalam tanganmu.” Kemudian, Abram menyerahkan sepersepuluh dari segala sesuatunya kepada Melkisedek.

14:21Kemudian, Raja Sodom berkata kepada Abram, “Berikanlah kepadaku orang-orang itu, tetapi ambillah barang-barang itu untuk dirimu sendiri.”

14:22Akan tetapi, Abram berkata kepada Raja Sodom, “Aku telah mengangkat tanganku kepada TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, Sang Pemilik langit dan bumi

14:23bahwa aku tidak akan mengambil segala sesuatu yang menjadi milikmu, bahkan sehelai benang atau tali sandal sekalipun supaya kamu jangan berkata, ‘Aku telah menjadikan Abram kaya.’

14:24Aku tidak akan mengambil apa pun, kecuali yang sudah dimakan oleh orang-orang muda ini dan bagian orang-orang yang turut bersamaku, yaitu Aner, Eskol, dan Mamre, biarlah mereka mengambil bagian mereka.”

Perjanjian Allah dengan Abram

15:1Setelah semua ini, firman TUHAN datang kepada Abram dalam suatu penglihatan, firman-Nya, “Jangan takut, Abram, Akulah perisaimu, pahalamu akan sangat besar.”

15:2Lalu, Abram berkata, “Ya, Tuhan ALLAH, apakah yang akan Engkau berikan kepadaku sebab aku tidak punya anak dan ahli waris rumahku adalah Eliezer, orang Damsyik itu?”

15:3Kata Abram lagi, “Lihatlah, karena Engkau tidak memberikan keturunan kepadaku, sesungguhnya orang yang lahir di rumahku adalah ahli warisku.”

15:4Namun, lihatlah, firman TUHAN datang kepadanya, kata-Nya, “Orang itu tidak akan menjadi ahli warismu, melainkan dia yang keluar dari tubuhmu sendirilah yang akan menjadi ahli warismu.”

15:5Kemudian, TUHAN membawa Abram ke luar dan berfirman, “Pandanglah langit dan hitunglah bintang-bintang kalau kau dapat menghitungnya.” Dia pun berfirman lagi kepada Abram, “Seperti itulah keturunanmu nanti.”

15:6Abram percaya kepada TUHAN, dan Dia memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.

15:7Kemudian, Dia berkata kepada Abram, “Akulah TUHAN yang membawamu keluar dari Ur-Kasdim untuk memberikan negeri ini menjadi milikmu.”

15:8Namun, Abram berkata, “Ya, Tuhan ALLAH, bagaimana aku tahu kalau aku akan memilikinya?”

15:9TUHAN berfirman kepada Abram, “Bawalah kepada-Ku seekor sapi betina yang berumur 3 tahun, seekor kambing betina yang berumur 3 tahun, seekor domba jantan yang berumur 3 tahun, seekor burung tekukur, dan seekor merpati muda.”

15:10Kemudian, Abram mengambil semua itu untuk-Nya, dan membelahnya menjadi dua, dan meletakkan belahan-belahan itu berhadapan satu sama lain. Namun, dia tidak membelah burung-burung itu.

15:11Ketika burung-burung pemangsa mendekati daging-daging itu, Abram menghalau mereka.

15:12Ketika matahari mulai terbenam, Abram tertidur lelap. Lihatlah, kegelapan yang mengerikan dan dahsyat meliputinya.

15:13Tuhan berfirman kepada Abram, “Ketahuilah dengan sungguh-sungguh bahwa keturunanmu akan menjadi orang asing di negeri yang bukan milik mereka. Di sana, mereka akan diperbudak dan ditindas selama 400 tahun.

15:14Namun, Aku akan menghukum bangsa yang memperbudak mereka. Setelah itu, mereka akan keluar dari tanah itu dengan membawa banyak harta.

15:15Lalu, kamu sendiri akan pergi kepada nenek moyangmu dalam damai dan dikuburkan pada masa tuamu.

15:16Keturunanmu yang keempat akan kembali ke tempat ini sebab kejahatan orang Amori belum genap.”

15:17Setelah matahari terbenam dan hari sangat gelap, lihat, perapian yang berasap dan obor yang menyala-nyala berjalan di antara potongan-potongan daging itu.

15:18Pada hari itu, TUHAN membuat suatu perjanjian dengan Abram, firman-Nya: “Aku akan memberikan tanah ini kepada keturunanmu, dari sungai Mesir sampai ke sungai besar, yaitu Sungai Efrat,

15:19yaitu tanah orang Keni, orang Kenas, orang Kadmon,

15:20orang Het, orang Feris, orang Refaim,

15:21orang Amori, orang Kanaan, orang Girgasi, dan orang Yebus.”

Hagar dan Ismael

16:1Pada saat itu, Sarai, istri Abram, tidak mempunyai anak. Sarai mempunyai hamba perempuan dari Mesir bernama Hagar.

16:2Lalu, Sarai berkata kepada Abram, “Lihatlah, TUHAN mencegahku melahirkan anak. Karena itu, aku mohon kepadamu, bersetubuhlah dengan hambaku, mungkin aku dapat memiliki anak melaluinya.” Abram pun mendengarkan suara Sarai.

16:3Jadi, setelah sepuluh tahun lamanya Abram tinggal di tanah Kanaan, Sarai, istri Abram mengambil Hagar, hambanya, orang Mesir itu, dan memberikannya kepada Abram, suaminya, untuk menjadi istrinya.

16:4Lalu, Abram bersetubuh dengan Hagar sehingga perempuan itu mengandung. Ketika Hagar tahu bahwa dia mengandung, dia pun memandang rendah nyonyanya itu.

16:5Sarai berkata kepada Abram, “Kiranya penghinaan yang kuterima ini menjadi tanggung jawabmu! Aku telah memberikan hambaku ke dalam pelukanmu, tetapi ketika dia tahu bahwa dia mengandung, dia memandang rendah aku. Kiranya TUHAN menjadi hakim antara aku dan engkau!”

16:6Akan tetapi, Abram berkata kepada Sarai, “Lihatlah, hambamu itu ada dalam kuasamu. Karena itu, perlakukanlah dia menurut yang kaupandang baik.” Lalu, Sarai memperlakukan Hagar dengan kasar sehingga dia melarikan diri.

16:7Malaikat TUHAN menemukan Hagar di dekat mata air di padang belantara. Mata air itu berada di dekat jalan menuju Syur.

16:8Kata Malaikat itu, “Hagar, hamba Sarai, dari manakah kamu dan ke mana kamu akan pergi?” Jawab Hagar, “Aku melarikan diri dari Sarai, nyonyaku.”

16:9Kemudian, Malaikat TUHAN berkata kepadanya, “Kembalilah kepada nyonyamu dan tunduklah di bawah otoritasnya.”

16:10Malaikat TUHAN itu juga berkata, “Aku akan melipatgandakan keturunanmu sehingga jumlahnya akan menjadi terlalu banyak untuk dihitung.”

16:11Lalu, Malaikat TUHAN itu berkata lagi kepadanya, “Dengar, kamu sedang mengandung dan akan melahirkan anak laki-laki. Kamu akan menamainya Ismael sebab TUHAN telah mendengar tentang penderitaanmu.

16:12Dia akan menjadi manusia yang seperti keledai liar. Tangannya akan melawan setiap orang, dan tangan setiap orang akan melawannya. Dia akan tinggal berseberangan dengan semua saudaranya.”

16:13Lalu, Hagar memanggil nama TUHAN yang berbicara kepadanya itu dengan sebutan, “Engkaulah El-Roi!” sebab katanya, “Sungguhkah di sini aku telah melihat Dia yang telah melihat aku?”

16:14Itulah sebabnya, mata air itu dinamakan sumur Lahai-Roi, yang terletak di antara Kadesh dan Bered.

16:15Kemudian, Hagar melahirkan anak laki-laki bagi Abram, dan Abram menamai anak itu Ismael.

16:16Abram berumur 86 tahun ketika Hagar melahirkan Ismael baginya.

Sunat Sebagai Tanda Perjanjian

17:1Ketika Abram berumur 99 tahun, TUHAN menampakkan diri kepada Abram dan berkata kepadanya, “Akulah Allah Yang Mahakuasa, hiduplah di hadapan-Ku tanpa cela.

17:2Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan kamu, dan Aku akan melipatgandakanmu menjadi sangat banyak.”

17:3Lalu, Abram tersungkur dengan wajahnya dan Allah berfirman kepadanya,

17:4“Dari pihak-Ku, lihatlah, perjanjian-Ku adalah denganmu: kamu akan menjadi bapak dari banyak bangsa.

17:5Kamu juga tidak akan disebut Abram lagi, melainkan Abraham karena Aku telah menjadikanmu bapak dari banyak bangsa.

17:6Aku akan membuat keturunanmu sangat banyak, Aku akan menjadikanmu bangsa-bangsa, dan raja-raja akan muncul darimu.

17:7Aku akan meneguhkan perjanjian antara Aku dan kamu, dan keturunan-keturunan sesudahmu dalam generasi mereka, untuk suatu perjanjian yang kekal, yaitu Aku akan menjadi Allah bagimu dan bagi keturunan-keturunan sesudahmu.

17:8Aku akan memberikan kepadamu dan kepada keturunan-keturunan sesudahmu, negeri yang kamu tinggali sementara ini, yaitu seluruh tanah Kanaan, sebagai milikmu selama-lamanya, dan Aku akan menjadi Allah mereka.”

17:9Lalu, Allah berkata kepada Abraham, “Untukmu, kamu harus memegang teguh perjanjian-Ku, kamu dan keturunan-keturunan sesudahmu dalam generasi mereka.

17:10Inilah perjanjian-Ku yang harus kamu pegang teguh, antara Aku, dan kamu, dan keturunan-keturunan sesudahmu, yaitu setiap anak laki-laki di antara kamu harus disunat.

17:11Kamu harus memotong kulit khitanmu, dan itu akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan kamu.

17:12Setiap bayi laki-laki yang berumur 8 hari dalam keturunanmu juga harus disunat, baik yang lahir di rumahmu ataupun yang kamu beli dari orang asing, yaitu mereka yang tidak termasuk dalam keturunanmu.

17:13Jadi, baik yang lahir di rumahmu maupun yang dibeli dengan uangmu, mereka harus disunat. Dengan begitu, perjanjian-Ku ada dalam dagingmu sebagai perjanjian yang kekal.

17:14Namun, laki-laki yang tidak disunat, yaitu yang kulit khatannya tidak dipotong, dia harus disingkirkan dari bangsanya sebab dia telah mengingkari perjanjian-Ku.”

Janji Allah Mengenai Ishak

17:15Kemudian, Allah berfirman kepada Abraham, “Mengenai istrimu, Sarai, kamu tidak akan memanggilnya Sarai lagi, melainkan Sara, itulah namanya.

17:16Aku akan memberkatinya dan akan memberikan anak laki-laki kepadamu melalui dia. Aku akan memberkatinya sehingga dia akan menjadi ibu dari bangsa-bangsa dan raja-raja banyak bangsa akan berasal darinya.”

17:17Lalu, Abraham tersungkur dengan mukanya sampai menyentuh tanah, dan tertawa sambil berkata dalam hatinya, “Mungkinkah seorang anak dilahirkan bagi dia yang berumur 100 tahun? Mungkinkah Sara, yang berumur 90 tahun, melahirkan anak?”

17:18Lalu, berkatalah Abraham kepada Allah, “Oh, biarlah Ismael diperkenankan hidup di hadapan-Mu.”

17:19Akan tetapi, Allah berfirman, “Sungguh! Sara, istrimu, akan melahirkan anak laki-laki bagimu dan kamu akan menamainya Ishak. Aku akan meneguhkan perjanjian-Ku dengannya sebagai perjanjian kekal yang akan berlaku sampai kepada keturunan-keturunannya setelah dia.

17:20Mengenai Ismael, Aku telah mendengarkanmu. Lihatlah, Aku telah memberkatinya, membuatnya beranak cucu, dan akan melipatgandakannya menjadi sangat banyak. Darinya akan lahir dua belas raja dan Aku akan menjadikannya bangsa yang besar.

17:21Namun, Aku akan meneguhkan perjanjian-Ku dengan Ishak, yang akan dilahirkan Sara bagimu, pada waktu seperti ini, tahun depan.”

17:22Setelah selesai berfirman kepada Abraham, pergilah Allah dari Abraham.

17:23Kemudian, Abraham mengambil Ismael, anaknya, dan semua yang lahir di rumahnya, dan semua yang dibelinya dengan uang, semua laki-laki di rumah Abraham, dan dia menyunat mereka pada hari itu juga, sesuai dengan yang difirmankan Allah kepadanya.

17:24Abraham berumur 99 tahun ketika dia disunat,

17:25dan Ismael, anak laki-lakinya, berumur 13 tahun ketika disunat.

17:26Abraham dan anak laki-lakinya disunat pada hari yang sama.

17:27Semua laki-laki yang berada di rumah Abraham, baik yang lahir di dalam rumahnya maupun yang dibelinya dari orang asing, disunat juga bersama-sama dengannya.

Tiga Tamu Abraham

18:1TUHAN menampakkan diri kepada Abraham di dekat pohon-pohon tarbantin Mamre, ketika dia duduk di pintu tendanya, pada suatu hari yang panas terik.

18:2Abraham mengarahkan matanya dan melihat, tampak ada tiga orang yang berdiri di depannya. Ketika dia melihat mereka, dia berlari dari pintu tendanya untuk menyambut mereka, lalu dia membungkukkan dirinya ke tanah,

18:3dan berkata, “Tuanku, jika pada saat ini aku mendapat perkenanan di matamu, janganlah berlalu dari hambamu ini begitu saja.

18:4Aku mohon kepadamu, biarlah diambil sedikit air dan cucilah kakimu, lalu beristirahatlah di bawah pohon ini.

18:5Aku akan mengambil sepotong roti dan akan menyegarkan hatimu. Setelah itu, Tuan-tuan dapat berlalu sebab Tuan-tuan telah singgah kepada hambamu ini.” Mereka berkata, “Jadi, lakukanlah seperti yang telah kaukatakan itu.”

18:6Abraham cepat-cepat masuk ke dalam tenda, kepada Sara, dan berkata, “Cepat! Ambillah 3 sukat tepung yang baik, remaslah, dan buatlah roti-roti bundar.”

18:7Kemudian, Abraham berlari menuju kawanan sapinya dan mengambil seekor anak sapi yang empuk dan baik, lalu dia menyerahkannya kepada seorang muda, dan orang itu segera mengolahnya.

18:8Lalu, dia mengambil dadih dan susu, serta sapi yang sudah diolah itu, kemudian dia meletakkannya di hadapan ketiga orang itu. Dia berdiri di dekat mereka di bawah pohon, lalu mereka pun makan.

18:9Setelah itu, mereka berkata kepadanya, “Di mana Sara, istrimu?” Dia berkata, “Di sana, di dalam tenda.”

18:10Lalu, Dia berkata, “Kelak, Aku pasti kembali lagi kepadamu. Lihatlah, Sara, istrimu, akan mempunyai seorang anak laki-laki.” Sara mendengarnya dari pintu tenda, di belakang orang itu.

18:11Abraham dan Sara sudah tua, mereka telah lanjut umur, Sara pun sudah tidak haid.

18:12Jadi, Sara tertawa dalam hatinya dan berkata, “Setelah aku begini tua, apakah aku akan berahi, sementara suamiku juga sudah tua?”

18:13Lalu, TUHAN berkata kepada Abraham, “Mengapa Sara tertawa dan berkata, ‘Apakah aku benar-benar akan melahirkan anak padahal aku sudah tua?’

18:14Adakah sesuatu yang mustahil bagi TUHAN? Pada waktu yang telah ditetapkan, Aku akan kembali kepadamu, dan pada waktu itu Sara akan mempunyai anak laki-laki.”

18:15Akan tetapi, Sara menyangkalnya dan berkata, “Aku tidak tertawa,” karena dia takut. Namun, Dia berkata, “Tidak! Kamu memang tertawa!”

Permohonan Abraham untuk Sodom

18:16Kemudian, orang-orang itu bangun dari situ dan mereka memandang ke arah Sodom, dan Abraham berjalan bersama mereka untuk mengantar mereka.

18:17TUHAN berkata, “Apakah Aku harus merahasiakan kepada Abraham tentang apa yang akan Aku lakukan,

18:18sedangkan Abraham pasti akan menjadi bangsa yang besar dan berkuasa, dan melaluinya seluruh bangsa di bumi akan diberkati?

18:19Sebab Aku telah mengenalnya, dia akan memerintahkan kepada anak-anaknya dan seisi rumahnya sesudah dia untuk hidup sesuai jalan TUHAN dengan melakukan kebenaran dan keadilan sehingga TUHAN akan memberikan kepada Abraham apa yang telah dijanjikan-Nya kepadanya.”

18:20Kemudian TUHAN berkata, “Karena teriakan tentang Sodom dan Gomora sangat keras, dan karena dosa mereka terlampau berat,

18:21Aku akan turun sekarang untuk melihat apakah mereka benar-benar telah melakukan semua itu sesuai dengan teriakan yang sampai kepada-Ku? Jika tidak, Aku akan mengetahuinya.”

18:22Kemudian, orang-orang itu berbalik dari sana dan berangkat menuju Sodom, tetapi Abraham masih berdiri di hadapan TUHAN.

18:23Lalu, Abraham mendekat dan bertanya, “Apakah Engkau benar-benar akan membinasakan orang-orang benar bersama-sama dengan orang jahat?

18:24Seandainya ada lima puluh orang benar di kota itu, apakah Engkau akan benar-benar membinasakan dan tidak menyayangkan kota itu demi lima puluh orang benar di dalamnya?

18:25Kiranya, jauh dari-Mu untuk melakukan hal itu, membinasakan lima puluh orang benar bersama-sama dengan orang jahat. Kiranya hal itu jauh dari-Mu! Bukankah Hakim Semesta Bumi akan berlaku adil?”

18:26TUHAN berkata, “Jika Aku mendapati lima puluh orang benar di kota Sodom, Aku akan menyayangkan seluruh tempat itu demi mereka.”

18:27Lalu, Abraham menjawab dan berkata, “Lihatlah, aku telah berbicara kepada Tuhan meskipun aku hanya debu dan abu;

18:28seandainya kurang lima saja dari lima puluh orang benar di kota itu, apakah Engkau akan membinasakan seluruh kota karena lima orang itu?” Tuhan berkata, “Aku tidak akan membinasakan kota itu, jika Aku mendapati empat puluh lima orang benar di sana.”

18:29Abraham berbicara lagi kepada-Nya, katanya, “Seandainya hanya ada empat puluh orang benar yang didapati di sana?” TUHAN berkata lagi, “Aku tidak akan membinasakan kota itu demi empat puluh orang benar itu.”

18:30Kemudian, Abraham berkata, “Oh, janganlah kiranya Tuhan murka, maka aku akan berbicara. Seandainya hanya ada tiga puluh orang yang didapati di sana?” Tuhan berkata, “Aku tidak akan membinasakan kota itu, jika Aku mendapati tiga puluh orang benar di sana.”

18:31Abraham berkata lagi, “Aku memberanikan diri berbicara kepada Tuhan, bagaimana jika hanya ada dua puluh orang benar yang didapati di sana?” Tuhan menjawab, “Demi dua puluh orang benar itu, Aku tidak akan membinasakan kota itu.”

18:32Akhirnya Abraham berkata, “Kiranya Tuhan jangan murka terhadapku, maka aku akan berbicara sekali lagi. Seandainya hanya ada sepuluh orang benar yang didapati di sana?” Jawab-Nya, “Aku tidak akan membinasakannya demi sepuluh orang itu.”

18:33Lalu, TUHAN pergi setelah Dia selesai berfirman kepada Abraham. Abraham pun kembali ke tempatnya.

Kejahatan Sodom

19:1Kedua malaikat itu tiba di Sodom pada sore hari dan Lot sedang duduk di dekat pintu gerbang Sodom. Ketika Lot melihat mereka, dia berdiri untuk menyambut mereka, lalu dia berlutut sampai mukanya ke tanah.

19:2Lot berkata, “Tuan-tuan, mohon singgahlah di rumah hambamu ini dan menginaplah, cucilah kakimu, dan Tuan-tuan dapat bangun pagi-pagi untuk melanjutkan perjalanan.” Akan tetapi, mereka berkata, “Tidak, kami akan bermalam di alun-alun kota.”

19:3Namun, dia terus mendesak mereka sehingga mereka pun singgah kepadanya dan masuk ke dalam rumahnya. Kemudian, dia menyiapkan makanan bagi mereka dan memanggang roti tak beragi, lalu mereka pun makan.

19:4Namun, sebelum mereka berbaring, para laki-laki dari kota itu, yaitu laki-laki Sodom, mengepung rumah itu, baik yang tua maupun yang muda, semua orang tanpa terkecuali.

19:5Mereka memanggil Lot dan berkata kepadanya, “Di manakah kedua orang yang datang kepadamu malam ini? Bawa mereka keluar kepada kami supaya kami dapat bersetubuh dengan mereka.”

19:6Lalu, Lot keluar menemui mereka dan menutup pintu di belakangnya,

19:7dan berkata, “Aku mohon, Saudara-saudaraku, janganlah berbuat jahat.

19:8Lihatlah, aku mempunyai dua anak perempuan yang belum pernah bersetubuh dengan laki-laki. Aku mohon, biarlah aku membawa mereka kepadamu dan perlakukanlah mereka menurut apa yang kamu pandang baik, asal jangan lakukan apa pun terhadap orang-orang ini sebab mereka datang untuk berlindung di bawah atap rumahku.”

19:9Akan tetapi, orang-orang itu berkata, “Mundur!” Mereka berkata lagi, “Orang ini datang ke sini untuk menumpang tinggal dan dia berlagak seperti hakim! Sekarang, kami akan berbuat lebih jahat terhadapmu daripada terhadap mereka!” Karena itu, mereka terus mendorong orang itu dengan kasar, yaitu Lot, dan mendekat untuk mendobrak pintu.

19:10Namun, kedua orang itu mengulurkan tangannya, dan menarik Lot ke dalam rumah, lalu menutup pintu.

19:11Setelah itu, mereka memukul orang-orang yang berada di depan pintu itu dengan kebutaan, dari yang kecil sampai yang besar sehingga mereka kesulitan mencari-cari pintu itu.

Allah Menyelamatkan Lot dari Sodom

19:12Lalu, kedua orang itu berkata kepada Lot, “Siapa lagi keluargamu yang masih ada di sini? Menantu laki-laki, anak laki-laki, anak perempuan, dan keluargamu yang lain di kota ini, bawa mereka keluar dari tempat ini,

19:13sebab kami akan membinasakan tempat ini. Teriakan mengenai kota ini begitu keras di hadapan TUHAN sehingga TUHAN mengutus kami untuk membinasakannya.”

19:14Lalu, Lot pergi dan berbicara kepada calon-calon menantunya yang akan mengawini anak-anak perempuannya, katanya, “Ayo, tinggalkan kota ini karena TUHAN akan segera membinasakannya!” Namun, bagi kedua calon menantunya itu, dia tampak seperti orang yang sedang bercanda.

19:15Pada waktu fajar, malaikat-malaikat itu mendesak Lot, katanya, “Bangun! Bawa istri dan kedua anak perempuanmu yang ada di sini, atau kamu juga akan dibinasakan dalam penghukuman kota ini!”

19:16Akan tetapi, Lot berlambat-lambat sehingga kedua orang itu menarik tangan Lot dan tangan istrinya, juga tangan kedua anaknya sebab TUHAN berbelaskasihan kepadanya. Mereka membawa Lot sampai di luar kota itu.

19:17Ketika mereka sudah membawa Lot dan keluarganya ke luar kota, salah satu dari mereka berkata, “Lari! Selamatkan nyawamu! Jangan menoleh ke belakang, jangan berhenti di mana pun di lembah, dan larilah ke pegunungan, atau kamu juga akan dibinasakan!”

19:18Akan tetapi, Lot berkata kepada mereka, “Jangan begitu, ya, Tuanku!

19:19Lihat, hambamu ini sudah mendapat belas kasihan di matamu dan engkau sudah menunjukkan kemurahan dengan menyelamatkan nyawa hamba. Namun, aku tidak sanggup melarikan diri ke pegunungan itu sehingga bisa-bisa aku akan tersusul oleh malapetaka itu, lalu mati!

19:20Lihatlah, kota itu cukup dekat untuk dituju dan kota itu kecil. Izinkanlah hamba melarikan diri ke sana supaya nyawaku selamat. Bukankah itu kota kecil?”

19:21Malaikat itu berkata kepada Lot, “Baiklah, aku juga akan mengabulkan permintaanmu ini dan tidak akan membinasakan kota yang kamu sebutkan itu.

19:22Cepat pergi ke sana karena aku tidak dapat melakukan apa pun sampai kamu tiba di kota itu.” Itulah sebabnya, kota itu disebut Zoar.

Sodom dan Gomora Dibinasakan

19:23Matahari baru saja terbit ketika Lot tiba di Zoar.

19:24Kemudian, TUHAN menghujani Sodom dan Gomora dengan belerang dan api dari langit, yaitu dari TUHAN.

19:25Dia menunggangbalikkan kota-kota itu, seluruh lembah, seluruh penduduk, dan membinasakan kedua kota itu dan seluruh wilayahnya, termasuk semua penduduk, dan apa pun yang tumbuh di atas tanah.

19:26Namun, istri Lot, yang berjalan mengikutinya, menoleh ke belakang dan dia menjadi tiang garam.

19:27Keesokan harinya, Abraham bangun pagi-pagi, lalu pergi ke tempat dia berdiri di hadapan TUHAN.

19:28Dia pun melayangkan pandangannya ke arah Sodom dan Gomora serta ke arah seluruh lembah itu. Dia melihat asap yang naik dari kedua kota itu seperti asap perapian.

19:29Demikianlah, ketika Allah membinasakan kota-kota di lembah itu, Allah mengingat Abraham dan mengeluarkan Lot dari tengah-tengah kehancuran itu, ketika Dia menunggangbalikkan kota-kota itu, tempat Lot tinggal.

Lot dan Anak-Anak Perempuannya

19:30Kemudian, Lot pergi dari Zoar dan tinggal di suatu gua, di pegunungan, bersama kedua anak perempuannya sebab dia takut tinggal di Zoar.

19:31Pada suatu ketika, anak sulungnya berkata kepada adiknya, “Ayah kita sudah tua dan tidak ada satu laki-laki pun di bumi ini yang datang kepada kita seperti tradisi di seluruh bumi.

19:32Jadi, marilah kita memberikan minuman anggur kepada ayah kita, lalu bersetubuh dengannya supaya kita dapat meneruskan keturunan melalui ayah kita.”

19:33Malam itu, mereka pun membuat ayah mereka minum anggur, lalu anak yang sulung masuk dan bersetubuh dengan ayahnya. Lot bahkan tidak tahu ketika anaknya itu bersetubuh dengannya dan ketika anaknya itu pergi.

19:34Hari berikutnya, anak yang sulung berkata kepada adiknya, “Semalam, aku bersetubuh dengan ayah, mari kita juga membuatnya minum anggur malam ini supaya kamu juga dapat masuk dan bersetubuh dengannya. Dengan demikian, kita dapat meneruskan keturunan melalui ayah kita.”

19:35Jadi, mereka pun membuat ayahnya mabuk lagi pada malam itu. Lalu, anak yang lebih muda masuk dan bersetubuh dengannya. Sekali lagi, Lot tidak tahu ketika anaknya itu bersetubuh dengannya dan ketika anaknya itu pergi.

19:36Kemudian, kedua anak perempuan Lot itu mengandung oleh ayah mereka.

19:37Anak yang sulung melahirkan seorang anak laki-laki dan menamainya Moab. Moab adalah nenek moyang semua orang Moab yang ada sekarang.

19:38Anak yang lebih muda juga melahirkan seorang anak laki-laki dan menamainya Ben-Ami. Ben-Ami adalah nenek moyang semua orang Amon yang ada sekarang ini.

Abraham dan Abimelekh

20:1Dari tempat itu, Abraham berjalan menuju ke selatan dan tinggal di antara Kadesh dan Syur. Kemudian, dia tinggal sementara di Gerar.

20:2Abraham berkata tentang Sara, istrinya, “Dia adalah adikku,” sehingga Abimelekh, raja Gerar, menyuruh orang untuk mengambil Sara.

20:3Akan tetapi, pada suatu malam, Allah berkata kepada Abimelekh dalam mimpi, firman-Nya, “Kamu akan mati sebab perempuan yang kauambil itu adalah istri orang lain.”

20:4Namun, Abimelekh belum mendekati Sara dan dia berkata, “Tuhan, apakah Engkau akan membunuh bangsa yang tidak bersalah?

20:5Bukankah dia sendiri yang berkata kepadaku, ‘Perempuan ini adalah adikku,’? Lalu, bukankah perempuan itu juga berkata, ‘Laki-laki ini adalah kakakku,’? Aku melakukan ini dalam ketulusan hatiku dan ketidakbersalahan tanganku.”

20:6Kemudian, Allah berfirman kepadanya dalam mimpi, “Ya, Aku tahu bahwa kamu melakukan hal ini dalam ketulusan hatimu. Aku yang mencegahmu berbuat dosa terhadap Aku. Karena itu, Aku tidak membiarkanmu menyentuhnya.

20:7Sekarang, kembalikanlah istri orang itu karena dia adalah seorang nabi. Dia akan berdoa untukmu supaya kamu akan hidup. Namun, jika kamu tidak mengembalikan istrinya kepadanya, ketahuilah bahwa kamu dan semua yang bersama denganmu pasti akan mati.”

20:8Jadi, pagi-pagi sekali, Abimelekh memanggil semua hambanya dan menceritakan tentang semua hal ini di telinga mereka sehingga mereka semua menjadi sangat takut.

20:9Lalu, Abimelekh memanggil Abraham dan berkata kepadanya, “Apa yang sudah kaulakukan terhadap kami? Kesalahan apa yang telah kulakukan kepadamu sehingga kamu menimpakan dosa yang besar atas diriku dan kerajaanku? Kamu telah melakukan sesuatu yang tidak pantas terhadapku!”

20:10Lalu, Abimelekh berkata lagi kepada Abraham, “Apa maksudmu sehingga kamu melakukan hal ini?”

20:11Kata Abraham, “Pikirku, sesungguhnya rasa takut akan Allah tidak ada dalam tempat ini sehingga mereka akan membunuhku karena istriku.

20:12Lagi pula, dia memang adikku; dia anak ayahku, tetapi bukan anak ibuku, dan dia menjadi istriku.

20:13Ketika Allah menyuruhku mengembara keluar dari rumah ayahku, aku berkata kepada istriku, ‘Tunjukkanlah kasihmu kepadaku dengan melakukan hal ini di setiap tempat yang kita tuju, katakanlah tentang aku: dia adalah kakakku.’”

20:14Abimelekh mengambil domba, sapi, serta hamba laki-laki dan perempuan, lalu memberikannya kepada Abraham. Abimelekh juga mengembalikan Sara, istri Abraham, kepadanya.

20:15Kata Abimelekh, “Lihatlah, negeriku ada di hadapanmu. Tinggallah di mana pun kamu suka.”

20:16Abimelekh berkata kepada Sara, “Dengarlah, aku memberikan 1000 syikal perak kepada kakakmu sebagai bukti kesucianmu di hadapan semua orang yang bersama-sama denganmu. Di hadapan semua orang, namamu dibersihkan.”

20:17Kemudian, Abraham berdoa kepada Allah dan Allah menyembuhkan Abimelekh, istrinya, dan hamba-hambanya perempuan sehingga mereka dapat melahirkan anak.

20:18Sebelumnya, TUHAN menutup rahim semua perempuan di dalam istana Abimelekh karena Sara, istri Abraham.

Kelahiran Ishak

21:1TUHAN mengunjungi Sara seperti yang difirmankan-Nya, dan TUHAN melakukan kepada Sara seperti yang telah difirmankan-Nya.

21:2Jadi, Sara mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki bagi Abraham pada masa tuanya, sesuai dengan waktu yang telah difirmankan Allah kepadanya.

21:3Abraham menamakan anak yang lahir baginya itu Ishak, yaitu anak yang telah dilahirkan oleh Sara baginya.

21:4Lalu, Abraham menyunat Ishak, anak laki-lakinya itu, ketika berumur 8 hari, seperti yang diperintahkan Allah kepadanya.

21:5Abraham berumur 100 tahun ketika Ishak lahir.

21:6Sara berkata, “Allah telah membuatku tertawa, dan setiap orang yang mendengar hal ini akan tertawa bersamaku.”

21:7Dia berkata lagi, “Dahulu, siapakah yang dapat mengatakan kepada Abraham bahwa Sara akan menyusui anak? Namun, aku telah melahirkan seorang anak laki-laki baginya, pada masa tuanya.”

Abraham Mengusir Hagar dan Ismael

21:8Anak itu bertambah besar dan mulai disapih. Abraham mengadakan suatu pesta besar pada hari Ishak disapih.

21:9Pada suatu waktu, Sara melihat anak Hagar, perempuan Mesir yang melahirkan bagi Abraham itu, sedang mengejek,

21:10Sara berkata kepada Abraham, “Usirlah hamba itu bersama anaknya sebab anak laki-laki dari hamba itu tidak akan menjadi ahli waris bersama dengan Ishak, anakku.”

21:11Hal ini sangat mendukakan dalam pandangan Abraham karena Ismael juga adalah anaknya.

21:12Namun, Allah berkata kepada Abraham, “Jangan berduka karena anak laki-laki dan karena hamba perempuanmu itu. Lakukanlah semua yang dikatakan Sara kepadamu karena dari Ishaklah yang akan disebut keturunanmu.

21:13Namun, Aku juga akan menjadikan anak hamba perempuanmu suatu bangsa yang besar sebab anak itu juga adalah keturunanmu.”

21:14Kemudian, Abraham bangun pagi-pagi sekali, lalu mengambil roti serta kantong kulit yang berisi air, dan memberikannya kepada Hagar. Dia meletakkan makanan dan air itu di pundak Hagar dan menyerahkan anak itu kepadanya, lalu menyuruh mereka pergi. Lalu, perempuan itu pergi mengembara di padang belantara Bersyeba.

21:15Setelah air di dalam kantong kulit itu habis, Hagar meletakkan anaknya di bawah semak belukar.

21:16Kemudian, dia pergi dan duduk berseberangan dengan anaknya kira-kira sejauh anak panah yang dilepaskan, sebab katanya, “Jangan sampai aku melihat anak itu mati.” Selagi dia duduk berseberangan dengan anaknya, dia mulai menangis dengan suara nyaring.

21:17Allah mendengar suara anak itu, lalu Malaikat Allah memanggil Hagar dari surga dan berkata kepadanya, “Apa yang menyusahkanmu, Hagar? Jangan takut sebab Allah telah mendengar suara anak itu di tempatnya.

21:18Bangunlah! Angkat anak itu dan tegakkan dia dengan tanganmu sebab Aku akan menjadikannya suatu bangsa yang besar.”

21:19Kemudian, Allah membuka mata Hagar sehingga dia melihat sebuah sumur. Lalu, Hagar pergi dan mengisi kantong kulit itu dengan air, dan meminumkannya kepada anaknya.

21:20Allah menyertai anak itu dan dia bertambah besar. Ismael hidup di padang belantara dan menjadi pemanah.

21:21Dia tinggal di padang belantara Paran dan ibunya mengambilkan istri dari tanah Mesir baginya.

Perjanjian Abraham dengan Abimelekh

21:22Pada waktu itu, Abimelekh dan Pikhol, panglima tentara Abimelekh, berbicara kepada Abraham, “Allah menyertaimu dalam segala sesuatu yang kamu lakukan.

21:23Jadi, bersumpahlah kepadaku di sini, di hadapan Allah, bahwa kamu tidak akan berlaku curang terhadap aku, kepada anak-anakku, atau kepada cucu cicitku. Akan tetapi, seperti kebaikan yang telah kutunjukkan kepadamu, tunjukkanlah kebaikanmu kepadaku dan kepada negeri yang kamu tumpangi ini.”

21:24Jawab Abraham, “Aku bersumpah!”

21:25Namun, Abraham mengeluh kepada Abimelekh tentang sumur air yang telah dirampas oleh hamba-hamba Abimelekh.

21:26Abimelekh berkata, “Aku tidak tahu siapa yang melakukannya. Lagi pula, kamu tidak pernah mengatakannya kepadaku dan aku belum pernah mendengar tentang ini sampai hari ini.”

21:27Abraham mengambil beberapa ekor domba dan sapi jantan, lalu memberikannya kepada Abimelekh. Lalu, kedua orang itu pun mengadakan perjanjian.

21:28Lalu, Abraham juga memisahkan tujuh ekor domba betina dari kawanannya.

21:29Abimelekh bertanya kepada Abraham, “Mengapa kamu memisahkan ketujuh domba betina itu?”

21:30Abraham menjawab, “Kamu akan menerima tujuh domba betina ini dari tanganku sebagai kesaksian bagiku bahwa akulah yang menggali sumur ini.”

21:31Itulah sebabnya, sumur itu disebut Bersyeba karena di situlah keduanya bersumpah.

21:32Jadi, mereka mengadakan suatu perjanjian di Bersyeba. Setelah itu, Abimelekh dan pemimpin pasukannya, Pikhol, kembali ke negeri orang Filistin.

21:33Abraham menanam pohon tamariska di Bersyeba dan di situ dia menyerukan nama TUHAN, Allah yang kekal.

21:34Setelah itu, Abraham masih tinggal sementara di tanah orang Filistin selama beberapa waktu.

Iman Abraham Diuji

22:1Sesudah berbagai peristiwa itu, Allah menguji Abraham dan berkata kepadanya, “Abraham!” Abraham menjawab, “Ini aku!”

22:2Dia berfirman, “Bawalah Ishak, anakmu satu-satunya, yang kaukasihi itu, ke tanah Moria. Lalu, persembahkanlah dia di sana sebagai kurban bakaran di salah satu gunung yang akan Kutunjukkan kepadamu.”

22:3Pagi-pagi sekali, bangunlah Abraham dan memelana keledainya. Dia mengajak dua dari pelayannya bersamanya dan juga Ishak, anaknya. Dia membelah kayu untuk kurban bakaran, lalu dia bersiap dan berangkat ke tempat yang telah difirmankan Allah kepadanya.

22:4Pada hari yang ketiga, Abraham melayangkan pandangannya dan melihat tempat itu dari kejauhan.

22:5Abraham berkata kepada kedua orang muda yang bersamanya, “Tinggallah di sini dengan keledai ini. Aku dan anak ini akan pergi ke sana untuk beribadah dan akan kembali lagi kepadamu.”

22:6Abraham mengambil kayu untuk kurban bakaran itu dan meletakkannya di bahu Ishak, anaknya, sedangkan dia membawa api dan pisau di tangannya. Keduanya pergi bersama-sama.

22:7Ishak berkata kepada ayahnya, “Ayahku!” Abraham menjawab, “Ya, Nak?” Ishak bertanya, “Lihat, api dan kayunya ada di sini, tetapi mana domba untuk persembahan bakarannya?”

22:8Abraham menjawab, “Anakku, Allah sendiri yang akan menyediakan anak domba untuk persembahan bakaran itu bagi-Nya.” Keduanya pun terus berjalan bersama-sama.

22:9Ketika mereka sampai di tempat yang difirmankan Allah kepada Abraham, Abraham pun membangun mazbah di sana dan mengatur kayu di atasnya. Kemudian, dia mengikat Ishak, anaknya, dan membaringkannya di atas mazbah itu, di atas kayu.

22:10Lalu, Abraham mengulurkan tangannya dan mengambil pisau untuk menyembelih anaknya.

22:11Akan tetapi, Malaikat TUHAN memanggilnya dari langit dan berkata, “Abraham! Abraham!” Abraham pun menjawab, “Ini aku.”

22:12Malaikat TUHAN berkata, “Jangan ulurkan tanganmu ke atas anak itu, jangan lakukan apa pun terhadapnya, sebab sekarang Aku tahu bahwa kamu takut akan Allah dan kamu tidak menahan anakmu, anak tunggalmu itu, dari-Ku.”

22:13Kemudian, Abraham mengangkat wajahnya dan melihat seekor domba jantan yang tanduknya tersangkut di semak belukar. Lalu, Abraham pergi untuk mengambil domba jantan itu dan mempersembahkannya sebagai kurban bakaran menggantikan anaknya.

22:14Abraham pun menyebut tempat itu: “TUHAN akan Menyediakan”. Sebab itu, sampai hari ini orang mengatakan, “Di gunung TUHAN hal itu akan disediakan.”

22:15Untuk kedua kalinya, Malaikat TUHAN memanggil Abraham dari langit,

22:16dan berkata, “Demi diri-Ku sendiri Aku bersumpah, demikianlah firman Allah, sebab kamu telah melakukan hal ini dan tidak menahan anakmu, anak tunggalmu itu,

22:17Aku sungguh-sungguh akan memberkatimu dan akan melipatgandakan keturunanmu sebanyak bintang di langit dan sebanyak pasir di pantai. Keturunanmu akan menduduki setiap gerbang musuh-musuh mereka,

22:18dan melalui keturunanmu, semua bangsa di bumi akan diberkati karena kamu menaati perkataan-Ku.”

22:19Lalu, Abraham kembali kepada pelayan-pelayannya, dan mereka semua pergi bersama ke Bersyeba. Abraham pun tinggal di Bersyeba.

22:20Setelah semua peristiwa ini, diberitakanlah mengenai hal ini kepada Abraham, “Ketahuilah, Milka juga telah menjadi ibu. Dia telah melahirkan anak-anak laki-laki bagi Nahor, saudaramu.

22:21Anaknya yang sulung adalah Us, kemudian Bus, adiknya, dan Kemuel, nenek moyang orang Aram.

22:22Kemudian, Kesed, Hazo, Pildash, Yidlaf, dan Betuel.”

22:23Betuel adalah ayah dari Ribka. Milka melahirkan delapan anak bagi Nahor, saudara laki-laki Abraham.

22:24Gundik Nahor yang bernama Reuma juga melahirkan anak laki-laki, yaitu Tebah, Gaham, Tahash, dan Maakha.

Kematian Sara

23:1Sara hidup selama 127 tahun, itulah tahun-tahun masa hidup Sara.

23:2Dia mati di Kiryat-Arba, yaitu Hebron, di tanah Kanaan. Lalu, Abraham datang untuk meratapi Sara dan menangisinya di sana.

23:3Kemudian, Abraham bangkit dari hadapan jenazah itu, dan berbicara kepada keturunan Het, katanya,

23:4“Aku adalah orang asing dan orang yang tinggal sementara di tengah-tengah kamu; berilah tempat bagiku di tengah-tengah kamu supaya aku dapat menguburkan orang matiku ini dari hadapanku.”

23:5Keturunan Het menjawab Abraham, katanya,

23:6“Dengarlah kami, ya Tuan, engkau adalah seorang pemimpin besar di tengah-tengah kami. Kuburkanlah jenazah istrimu itu di pekuburan terpilih di tempat kami. Tidak ada satu pun dari kami yang akan menolakmu dari pekuburannya supaya engkau dapat menguburkan orang matimu.”

23:7Abraham berdiri, lalu berlutut kepada penduduk tanah itu, yaitu keturunan Het.

23:8Dia berkata kepada mereka, “Jika kamu telah menyetujui agar aku dapat menguburkan orang matiku dari hadapanku ini, dengarkanlah aku dan temuilah Efron keturunan Zohar itu demi aku,

23:9supaya dia memberikan kepadaku Gua Makhpela, yang adalah miliknya, yang terletak di ujung ladangnya. Biarlah dia memberikannya kepadaku dengan harga penuh sebagai tempat pekuburan di tengah-tengah kamu.”

23:10Pada waktu itu, Efron sedang duduk di tengah-tengah keturunan Het itu. Lalu, Efron, orang Het itu menjawab Abraham dan didengar oleh para keturunan Het itu, yaitu semua orang yang datang ke pintu gerbang kotanya, katanya

23:11“Tidak, Tuanku, dengarkanlah aku. Aku memberikan ladang itu beserta gua yang berada di dalamnya. Aku menyerahkannya kepadamu, di hadapan kaum sebangsaku, aku memberikan tanah itu kepadamu, kuburkanlah orang matimu.”

23:12Lalu, berlututlah Abraham di hadapan penduduk tanah itu.

23:13Dia berkata kepada Efron dan didengar oleh semua penduduk tanah itu, “Jika kamu berkenan, dengarkanlah aku, aku akan membayar harga ladang itu. Terimalah itu dariku supaya aku dapat mengubur orang matiku di sana.”

23:14Efron menjawab Abraham, katanya,

23:15“Tuanku, dengarkanlah aku, sebidang tanah itu harganya 400 syikal perak, tetapi apalah artinya itu bagiku dan bagimu? Jadi, kuburkanlah orang matimu.”

23:16Abraham mendengar perkataan Efron. Dia menimbang perak sebanyak yang dikatakan Efron, yang didengar oleh keturunan Het, yaitu 400 syikal perak, sesuai dengan berat perak yang berlaku di antara para pedagang.

23:17Jadi, ladang milik Efron di Makhpela, di sebelah timur Mamre, baik ladang maupun gua yang berada di dalamnya beserta seluruh pohon yang berada dalam ladang itu, yang berada dalam batas-batasnya,

23:18diserahkan kepada Abraham menjadi miliknya, di hadapan keturunan Het, di hadapan semua orang yang datang ke pintu gerbang kota itu.

23:19Setelah itu, Abraham mengubur Sara, istrinya, di dalam gua di ladang Makhpela di sebelah timur Mamre, yaitu Hebron, di tanah Kanaan.

23:20Jadi, ladang dan gua yang berada di dalamnya itu diserahkan kepada Abraham sebagai pekuburan miliknya, dari keturunan Het.

Hamba Abraham Mencari Istri bagi Ishak

24:1Sekarang, Abraham sudah tua dan lanjut umurnya. TUHAN memberkati Abraham dalam segala hal.

24:2Abraham berkata kepada hambanya yang tertua dalam rumahnya, yaitu hambanya yang bertanggung jawab atas seluruh harta miliknya, “Letakkanlah tanganmu di bawah pangkal pahaku.

24:3Aku mau supaya kamu bersumpah demi TUHAN, yaitu Allah langit dan Allah bumi, bahwa kamu tidak akan mengambil istri bagi anakku dari anak-anak perempuan Kanaan yang di tengah-tengahnya aku berdiam ini.

24:4Namun, kamu akan pergi kepada negeriku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil istri bagi Ishak, anakku.”

24:5Hamba itu berkata kepadanya, “Bagaimana jika perempuan itu tidak mau ikut denganku ke negeri ini? Haruskah aku membawa anakmu ke negeri asalmu?”

24:6Namun, Abraham berkata kepadanya, “Awas! Jangan kaubawa anakku kembali ke sana.

24:7TUHAN, Allah semesta langit, yang membawaku dari rumah ayahku dan dari tanah leluhurku; yang berbicara kepadaku dan bersumpah kepadaku, kata-Nya, ‘Aku akan memberikan tanah ini kepada keturunanmu,’ Dia akan mengutus malaikat-Nya di depanmu sehingga kamu bisa mendapatkan istri bagi anakku dari sana.

24:8Namun, kalau perempuan itu tidak ikut denganmu, kamu bebas dari sumpah ini, hanya jangan kaubawa anakku kembali ke sana.”

24:9Lalu, hamba itu meletakkan tangannya ke bawah pangkal paha Abraham, tuannya itu, dan bersumpah kepadanya mengenai hal ini.

Hamba Abraham Mencari Istri bagi Ishak

24:10Kemudian, hamba itu membawa sepuluh ekor unta dari kawanan unta tuannya dan pergi. Dia juga membawa beraneka ragam barang bagus milik tuannya dan pergi ke Mesopotamia, ke kota Nahor.

24:11Di luar kota itu, dia membuat unta-untanya duduk di tepi sumur air pada sore hari, yaitu pada saat perempuan-perempuan pergi keluar untuk menimba air.

24:12Kemudian, hamba itu berdoa, “Ya TUHAN, Allah tuanku Abraham! Buatlah aku berhasil pada hari ini, dan tunjukkanlah kemurahan-Mu kepada tuanku, Abraham.

24:13Lihatlah, aku berdiri di dekat sumur dan anak-anak perempuan dari penduduk kota ini datang untuk mengambil air.

24:14Kalau gadis yang kepadanya aku berkata, ‘Tolong turunkan kendimu supaya aku dapat minum,’ menjawab dengan, ‘Minumlah dan aku juga akan memberi minum unta-untamu,’ dialah yang Engkau tetapkan bagi hamba-Mu, Ishak. Dengan demikian, aku akan mengetahui bahwa Engkau telah menunjukkan kemurahan-Mu kepada tuanku.”

Hamba Abraham Bertemu dengan Ribka

24:15Sebelum pelayan itu selesai berdoa, tiba-tiba Ribka, anak perempuan yang dilahirkan bagi Betuel anak Milka, istri dari saudara Abraham yang bernama Nahor, datang ke sumur dengan membawa kendi di bahunya.

24:16Gadis itu sangat cantik, seorang perawan, belum pernah ada laki-laki yang bersetubuh dengannya. Gadis itu pergi turun ke sumur dan mengisi kendinya, kemudian naik kembali.

24:17Hamba itu berlari untuk menemuinya dan berkata, “Tolong, izinkan aku minum sedikit air dari kendimu.”

24:18Jawab Ribka, “Minumlah, Tuanku.” Dia pun segera menurunkan kendi itu ke tangannya, lalu memberikan minum kepada hamba itu.

24:19Setelah Ribka selesai memberikan minuman kepada hamba itu, dia berkata, “Aku juga akan menimba air untuk unta-untamu sampai semuanya puas minum.”

24:20Lalu, Ribka segera menuangkan seluruh isi kendinya ke dalam palungan, lalu berlari kembali ke sumur untuk menimba air, dan dia menimbanya untuk semua unta orang itu.

24:21Tanpa berkata-kata, orang itu mengamat-amati gadis itu untuk mengetahui apakah TUHAN telah membuat perjalanannya berhasil.

24:22Setelah unta-unta itu selesai minum, dia mengambil sepasang anting-anting emas seberat 0,5 syikal serta dua gelang emas seberat 10 syikal.

24:23Orang itu berkata, “Aku mohon, katakanlah kepadaku anak siapakah engkau? Adakah kamar di rumah ayahmu untuk kami bermalam?”

24:24Ribka menjawabnya, “Aku adalah anak Betuel, anak Milka, yang telah dia lahirkan bagi Nahor.”

24:25Lalu, dia berkata lagi, “Kami mempunyai banyak jerami dan makanan unta, serta tempat untuk bermalam.”

24:26Lalu, orang itu menundukkan kepalanya dan menyembah TUHAN,

24:27katanya, “Terpujilah TUHAN, Allah tuanku, Abraham, yang tidak mengabaikan kasih setia-Nya kepada tuanku. Bagiku, TUHAN telah menuntun perjalananku menuju saudara tuanku ini.”

24:28Kemudian, gadis itu berlari dan memberitahukan tentang semua itu kepada seisi rumah ibunya.

24:29Ribka mempunyai seorang saudara laki-laki bernama Laban, dan Laban berlari keluar untuk menemui hamba Abraham itu di dekat mata air.

24:30Hal itu dilakukannya segera setelah dia melihat anting-anting dan gelang yang dikenakan pada tangan adiknya, serta mendengar perkataan Ribka: “Begitulah yang dikatakan orang itu kepadaku.” Laban menemui hamba Abraham itu dan mendapatinya berdiri di sebelah unta-untanya di dekat mata air.

24:31Laban berkata kepadanya, “Silakan masuk, engkau yang diberkati TUHAN! Mengapa engkau berdiri di luar? Aku telah menyiapkan rumah, juga tempat untuk unta-unta.”

24:32Lalu, orang itu masuk ke dalam rumah dan melepaskan pelana unta-unta itu, dan dia memberikan jerami maupun makanan untuk unta-unta itu. Ada juga air untuk membasuh kakinya dan kaki orang-orang yang menyertainya.

24:33Kemudian, makanan disajikan di hadapannya untuk dimakan. Namun, dia berkata, “Aku tidak akan makan sampai aku selesai mengatakan apa yang harus aku katakan.” Laban berkata kepadanya, “Berbicaralah.”

Ribka Menjadi Istri Ishak

24:34Lalu, dia berkata, “Aku adalah hamba Abraham.

24:35TUHAN sangat memberkati tuanku dan dia telah menjadi kaya. Dia telah memberinya kawanan domba dan sapi, perak dan emas, hamba-hamba laki-laki maupun perempuan, serta banyak unta dan keledai.

24:36Sara, istri tuanku itu melahirkan seorang anak laki-laki baginya pada masa tuanya. Dia telah memberikan segala sesuatu yang menjadi miliknya kepada anak itu.

24:37Tuanku memintaku bersumpah, katanya, ‘Kamu tidak boleh mengambil istri bagi anakku dari anak-anak perempuan Kanaan, tanah yang kita tinggali ini.

24:38Namun, kamu harus pergi kepada keluarga ayahku dan kepada keluargaku untuk mengambilkan istri bagi anak laki-lakiku.’

24:39Kataku kepada tuanku itu, ‘Bagaimana jika perempuan itu tidak mau ikut denganku?’

24:40Jawab tuanku, ‘TUHAN, yang di hadapan-Nya aku berjalan, akan mengutus malaikat-Nya untuk menyertai dan membuat perjalananmu berhasil sehingga kamu akan mengambilkan seorang istri untuk anakku dari tengah-tengah kaumku dan dari keluarga ayahku.

24:41Setelah itu, kamu akan bebas dari sumpahku, ketika kamu datang kepada keluargaku. Karena itu, jika mereka tidak bersedia menyerahkan anak perempuannya kepadamu, kamu tetap dibebaskan dari sumpahku.’

24:42Jadi, aku datang ke mata air itu hari ini dan memohon, ‘TUHAN, Allah tuanku, Abraham, jika sekarang ini Engkau berkenan untuk membuat perjalananku berhasil,

24:43lihatlah, aku akan berdiri di dekat mata air itu; jika seorang gadis datang untuk mengambil air, aku akan berkata kepadanya, ‘Tolong izinkan aku minum sedikit dari air yang ada di kendimu.’

24:44Jika perempuan itu berkata kepadaku, ‘Minumlah, dan aku juga akan mengambil air untuk unta-untamu,’ biarlah perempuan itu yang TUHAN tetapkan bagi anak laki-laki tuanku.’

24:45Sebelum aku selesai berdoa dalam hatiku, lihatlah, Ribka datang ke sumur mengambil air dengan membawa kendi di bahunya. Ketika dia turun ke sumur untuk mengambil air, aku berkata kepadanya, ‘Tolong, berilah aku minum.’

24:46Dia pun segera menurunkan kendinya itu dari bahunya dan berkata, ‘Minumlah dan aku juga akan mengambil air untuk unta-untamu.’ Lalu, aku minum dan dia juga memberi minum unta-untaku.

24:47Kemudian, aku bertanya kepadanya, ‘Anak siapakah engkau?’ Jawabnya, ‘Anak perempuan Betuel, dia adalah anak laki-laki yang dilahirkan Milka bagi Nahor.’ Aku pun memasangkan anting-anting pada hidungnya dan gelang pada tangannya.

24:48Lalu, aku menundukkan kepalaku dan menyembah TUHAN. Aku memuji TUHAN, Allah tuanku, Abraham, yang telah membawaku ke jalan yang benar untuk bertemu dengan anak perempuan dari saudara tuanku untuk anak laki-lakinya.

24:49Sekarang, jika engkau berkenan menunjukkan kemurahan hati dan kesetiaan kepada tuanku, katakanlah kepadaku; dan jika tidak, katakanlah juga supaya aku tahu, aku harus berpaling ke kanan atau ke kiri.”

24:50Kemudian, Laban dan Betuel menjawab, “Karena hal ini berasal dari TUHAN, kami tidak dapat mengatakan kepadamu baik atau buruknya.

24:51Lihatlah, Ribka berada di hadapanmu. Bawalah dia dan pergilah. Biarlah dia menjadi istri bagi anak tuanmu, seperti yang telah TUHAN firmankan.”

24:52Ketika hamba Abraham mendengar hal ini, berlututlah dia ke tanah di hadapan TUHAN.

24:53Kemudian, hamba Abraham itu mengeluarkan perhiasan perak, emas, dan pakaian, lalu memberikannya kepada Ribka; dia juga memberikan barang-barang yang mahal kepada saudara dan ibunya.

24:54Kemudian, hamba Abraham dan orang-orangnya makan dan minum, dan mereka bermalam di sana. Ketika mereka bangun pada keesokan harinya, dia berkata, “Izinkanlah aku kembali kepada tuanku.”

24:55Namun, saudara laki-laki dan ibu Ribka berkata, “Biarlah Ribka tinggal dengan kami kira-kira 10 hari lagi. Setelah itu, kamu boleh pergi.”

24:56Akan tetapi, hamba Abraham berkata kepada mereka, “Jangan menahan aku, ketahuilah bahwa TUHAN telah membuat perjalananku berhasil. Izinkanlah aku pergi supaya aku dapat pergi kepada tuanku.”

24:57Kata mereka, “Kami akan memanggil gadis itu dan mengetahuinya dari mulutnya sendiri.”

24:58Lalu, mereka memanggil Ribka dan bertanya kepadanya, “Apakah kamu mau pergi dengan orang ini?” Dia menjawab, “Ya, aku akan pergi.”

24:59Jadi, mereka mengizinkan Ribka dan pengasuhnya pergi bersama hamba Abraham dan orang-orangnya.

24:60Mereka memberkati Ribka dan berkata kepadanya, “Adik perempuan kami, biarlah kamu menjadi berpuluh-puluh ribu; dan kiranya keturunanmu menduduki pintu gerbang negeri-negeri yang memusuhi mereka.”

24:61Kemudian, Ribka dan pelayan-pelayannya bangkit, lalu menaiki unta dan mengikuti hamba Abraham itu. Demikianlah hamba itu membawa Ribka dan pergi.

24:62Adapun Ishak telah kembali dari perjalanan ke sumur Lahai-Roi dan tinggal di tanah selatan.

24:63Pada suatu petang, dia berjalan-jalan ke ladang untuk menyendiri. Ketika dia melayangkan pandangannya, lihatlah, ada unta-unta yang sedang datang.

24:64Ribka juga melayangkan pandangannya dan melihat Ishak, lalu dia turun dari untanya.

24:65Dia bertanya kepada hamba itu, “Siapakah laki-laki yang sedang berjalan di ladang untuk menemui kita?” Hamba itu menjawab, “Dialah tuanku.” Lalu, Ribka mengambil cadarnya dan menutupi dirinya.

24:66Kemudian, hamba itu menceritakan kepada Ishak tentang segala sesuatu yang telah dilakukannya.

24:67Ishak membawa perempuan itu ke dalam tenda Sara, ibunya, dan mengambil Ribka sehingga Ribka menjadi istrinya, dan dia mencintai Ribka. Karena itu, Ishak terhibur setelah kematian ibunya.

Keturunan Abraham dari Ketura

25:1Kemudian, Abraham mengambil seorang istri lagi, bernama Ketura.

25:2Ketura melahirkan Zimran, Yoksan, Medan, Midian, Isybak, dan Suah bagi Abraham.

25:3Bagi Yoksan, lahirlah Syeba dan Dedan. Keturunan Dedan adalah orang Asyur, orang Letush, dan orang Leum.

25:4Keturunan Midian adalah Efa, Efer, Henokh, Abida, dan Eldaa. Mereka semua adalah keturunan Ketura.

25:5Abraham memberikan segala sesuatu yang dimilikinya kepada Ishak.

25:6Akan tetapi, kepada anak-anak dari para gundiknya, Abraham memberikan banyak hadiah kepada mereka. Selagi Abraham masih hidup, dia menyuruh mereka pergi dari Ishak, anaknya, ke sebelah timur, ke tanah timur.

25:7Inilah seluruh tahun kehidupan Abraham yang telah dijalaninya, yaitu 175 tahun.

25:8Abraham mengembuskan napas terakhirnya dan mati pada usia yang sangat tua, genap tahun-tahunnya, dan dia dikumpulkan bersama nenek moyangnya.

25:9Lalu, anak-anaknya, Ishak dan Ismael, menguburkan dia di Gua Makhpela yang terdapat di ladang Efron, anak Zohar, orang Het, berseberangan dengan Mamre.

25:10Di ladang yang dibelinya dari orang-orang Het inilah Abraham dikuburkan bersama dengan istrinya, Sara.

25:11Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. Kemudian, Ishak menetap di Sumur Lahai-Roi.

25:12Inilah keturunan dari Ismael, anak Abraham, yang dilahirkan bagi Abraham dari Hagar, wanita Mesir, hamba Sara itu.

25:13Inilah nama anak-anak laki-laki Ismael sesuai nama-nama mereka: Nebayot, anak sulung Ismael, lalu Kedar, Adbeel, Mibsam,

25:14Misyma, Duma, Masa,

25:15Hadad, Tema, Yetur, Nafish, dan Kedma.

25:16Itulah keturunan Ismael dan itulah nama-nama mereka sesuai kampung dan pemukiman mereka, masing-masing dua belas pemimpin menurut suku-suku mereka.

25:17Inilah tahun-tahun dari kehidupan Ismael, yaitu 137 tahun. Kemudian, dia mengembuskan napasnya yang terakhir dan mati, lalu dikumpulkan bersama nenek moyangnya.

25:18Keturunannya berdiam mulai dari Hawila sampai ke Syur, yang letaknya di sebelah timur Mesir ke arah Asyur. Di sana, mereka hidup berseberangan dengan saudara-saudaranya.

Anak-Anak Ishak atau Esau dan Yakub

25:19Inilah keturunan Ishak, anak Abraham; Abraham adalah ayah Ishak,

25:20Ishak berumur 40 tahun ketika dia mengambil Ribka; anak perempuan Betuel, orang Aram dari Padan-Aram, dan adik perempuan Laban, orang Aram itu menjadi istrinya.

25:21Ishak berdoa kepada TUHAN bagi istrinya karena istrinya itu mandul, dan TUHAN mendengar doa Ishak sehingga Ribka mengandung.

25:22Akan tetapi, anak-anak itu saling bergulat dalam rahim Ribka sehingga dia berkata, “Mengapa hal ini terjadi kepadaku?” Lalu, dia pergi untuk mencari TUHAN.

25:23TUHAN berkata kepadanya, “Dua bangsa ada dalam rahimmu. Dua orang yang berasal darimu itu akan dipisahkan. Yang satu akan lebih kuat daripada yang lain, dan yang lebih tua akan melayani yang lebih muda.”

25:24Ketika tiba waktunya untuk melahirkan, ternyata memang ada anak kembar dalam rahimnya.

25:25Yang pertama lahir, warnanya merah, seluruh tubuhnya seperti jubah berbulu, dan mereka menamainya Esau.

25:26Setelah itu, lahirlah saudaranya dengan tangannya yang sedang memegang tumit Esau. Jadi, dia dinamai Yakub. Ishak berumur 60 tahun ketika Ribka melahirkan mereka.

Esau Menjual Hak Kesulungannya

25:27Ketika kedua anak itu tumbuh besar, Esau menjadi pemburu yang terampil, orang yang senang tinggal di padang. Akan tetapi, Yakub adalah orang yang tenang, yang suka tinggal di tenda.

25:28Ishak menyayangi Esau karena dia suka makan hasil buruan Esau. Namun, Ribka menyayangi Yakub.

25:29Pada suatu hari, ketika Yakub sedang memasak suatu rebusan, datanglah Esau dari padang dan dia kelelahan.

25:30Lalu, Esau berkata kepada Yakub, “Aku mohon kepadamu, biarkanlah aku makan sedikit dari yang merah-merah itu sebab aku sangat lelah.” Oleh sebab itu, orang menamakannya Edom.

25:31Akan tetapi, Yakub berkata, “Jual dahulu hak kesulunganmu kepadaku.”

25:32Kata Esau, “Sebentar lagi aku mati. Apakah gunanya hak kesulungan itu bagiku?”

25:33Namun, Yakub berkata, “Bersumpahlah dahulu kepadaku!” Jadi, Esau bersumpah kepadanya dan menjual hak kesulungannya kepada Yakub.

25:34Kemudian, Yakub memberikan roti dan rebusan kacang merah itu kepada Esau. Esau memakannya dan minum, lalu pergi. Demikianlah Esau meremehkan hak kesulungannya.


  Share Facebook  |  Share Twitter


Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Alkitab ANDROID
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Keesaan
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
Copyright
Alkitab.SABDA.org
Android.SABDA.org
SABDA.APP
BaDeNo
Alkitab GPT
Bantuan
Dual Panel Dual Panel