Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [AYT]     [PL]  [PB] 

Daftar Ayat


Keluaran 1:1--4:31

Penindasan terhadap Orang Israel di Mesir

1:1Inilah nama anak-anak Israel yang masuk ke Mesir bersama Yakub, masing-masing datang dengan keluarganya:

1:2Ruben, Simeon, Lewi, Yehuda,

1:3Isakhar, Zebulon, Benyamin,

1:4Dan, Naftali, Gad, dan Asyer.

1:5Seluruh jiwa yang adalah keturunan langsung dari Yakub berjumlah tujuh puluh, tetapi Yusuf sudah berada di Mesir.

1:6Lalu, Yusuf mati, begitu pula dengan semua saudaranya, dan semua orang dari generasi itu.

1:7Akan tetapi, keturunan Israel beranak cucu, dan terus bertambah banyak, dan berlipat ganda, dan menjadi sangat kuat sehingga mereka memenuhi negeri itu.

1:8Kemudian, seorang raja baru, yang tidak mengenal Yusuf, muncul di Mesir.

1:9Dia berkata kepada rakyatnya, “Lihatlah, orang dari keturunan Israel itu menjadi banyak dan lebih kuat daripada kita.

1:10Mari kita bertindak cerdik terhadap mereka. Jangan sampai mereka berlipat ganda sehingga ketika terjadi perang, mereka akan bersekutu dengan musuh-musuh kita untuk mengalahkan kita, lalu pergi dari tanah ini.”

1:11Karena itu, mereka menunjuk para mandor untuk menindas keturunan Israel dengan kerja paksa. Mereka membangun kota-kota perbekalan bagi Firaun, yaitu Pitom dan Raamses.

1:12Namun, semakin mereka menindasnya, keturunan Israel justru semakin berlipat ganda dan tersebar. Mereka pun takut karena keturunan Israel itu.

1:13Dengan kekerasan, orang Mesir memaksa keturunan Israel untuk bekerja,

1:14dan membuat hidup mereka pahit dengan perbudakan yang berat, yaitu mengolah tanah liat, dan batu bata, dan segala jenis pekerjaan di ladang. Segala pekerjaan mereka, yang dipaksakan kepada mereka untuk dilakukan, disertai dengan kekerasan.

1:15Setelah itu, Raja Mesir berkata kepada para bidan yang membantu kelahiran orang Ibrani, yang satu bernama Sifra dan yang lain bernama Pua,

1:16katanya, “Ketika kamu menolong perempuan Ibrani untuk melahirkan dari tempat mereka melahirkan, jika itu bayi laki-laki, kamu harus membunuhnya. Akan tetapi, jika itu bayi perempuan, biarkan dia hidup.”

1:17Namun, bidan-bidan itu takut akan Allah sehingga mereka tidak melakukan seperti yang diperintahkan raja kepada mereka, melainkan membiarkan bayi laki-laki tetap hidup.

1:18Oleh sebab itu, Raja Mesir memanggil para bidan itu dan berkata kepada mereka, “Mengapa kalian melakukan hal ini dan membiarkan bayi laki-laki tetap hidup?”

1:19Bidan-bidan itu berkata kepada Firaun, “Perempuan-perempuan Ibrani itu tidak seperti perempuan Mesir karena mereka bertenaga dan sudah melahirkan sebelum bidan sampai kepada mereka.”

1:20Karena itu, Allah berlaku baik terhadap kedua bidan itu. Bangsa itu berlipat ganda dan menjadi sangat kuat.

1:21Karena bidan-bidan itu takut akan Allah, Dia membangun rumah tangga untuk mereka.

1:22Lalu, Firaun memberikan perintah kepada seluruh rakyatnya, “Setiap bayi laki-laki yang dilahirkan harus kamu lempar ke sungai, tetapi kamu boleh membiarkan setiap bayi perempuan tetap hidup.”

Kelahiran Musa

2:1Ada seorang laki-laki dari suku Lewi yang memperistri seorang perempuan keturunan Lewi.

2:2Perempuan itu mengandung dan melahirkan seorang bayi laki-laki. Ketika perempuan itu melihat bahwa bayi itu elok, dia menyembunyikannya selama tiga bulan.

2:3Ketika dia tidak dapat menyembunyikannya lebih lama lagi, dia mengambil sebuah keranjang yang terbuat dari papirus dan melapisinya dengan ter cair, lalu memasukkan bayi itu ke dalamnya, dan dia meletakkannya di antara alang-alang di tepi sungai.

2:4Kakak perempuan bayi itu berdiri agak jauh untuk mengetahui yang akan terjadi kepadanya.

2:5Lalu, datanglah putri Firaun untuk mandi di sungai sementara dayang-dayangnya menyusuri tepi sungai. Ketika dia melihat keranjang itu di antara alang-alang, dia menyuruh salah satu dayangnya untuk mengambilnya.

2:6Sewaktu dia membukanya, dia melihat bayi itu, dan lihatlah, bayi itu menangis. Dia pun berbelaskasihan kepadanya dan berkata, “Ini pasti salah satu anak orang Ibrani.”

2:7Kakak bayi itu berkata kepada putri Firaun, “Bolehkah aku pergi dan memanggil pengasuh dari perempuan Ibrani untuk menyusui bayi itu bagi engkau?”

2:8Putri Firaun berkata kepadanya, “Ya, pergilah.” Lalu, gadis itu pergi dan memanggil ibu bayi itu.

2:9Putri Firaun berkata kepada ibu bayi itu, “Bawalah bayi ini dan susuilah dia bagiku. Aku akan memberikan upahmu kepadamu.” Lalu, perempuan itu mengambil bayi itu dan menyusuinya.

2:10Setelah anak itu bertambah besar, ibunya membawa dia kepada putri Firaun dan anak itu menjadi anaknya. Dia menamainya Musa, katanya, “Sebab, aku telah menariknya keluar dari air.”

Musa Lari ke Tanah Midian

2:11Pada suatu hari, ketika Musa sudah dewasa, dia pergi kepada saudara-saudaranya dan melihat kerja paksa mereka. Lalu, dia melihat seorang Mesir sedang memukuli seorang Ibrani, salah satu dari saudara-saudaranya itu.

2:12Dia menoleh ke sana kemari, dan ketika dia melihat bahwa di situ tidak ada orang, dia pun membunuh orang Mesir itu dan menyembunyikannya di dalam pasir.

2:13Keesokan harinya, ketika dia keluar, lihatlah, ada dua orang Ibrani saling berkelahi. Dia bertanya kepada orang yang bersalah, “Mengapa kamu memukul temanmu?”

2:14Orang itu menjawab, “Siapa yang mengangkatmu menjadi pemimpin dan hakim atas kami? Apa engkau akan membunuhku seperti engkau membunuh orang Mesir itu?” Musa menjadi takut dan berpikir, “Pasti hal itu sudah ketahuan.”

2:15Ketika Firaun mendengar tentang hal itu, dia berusaha untuk membunuh Musa. Namun, Musa telah melarikan diri dari Firaun dan tinggal di tanah Midian. Dia duduk di tepi sebuah sumur.

2:16Imam dari Midian memiliki tujuh anak perempuan. Mereka datang untuk menimba air dan mengisi palungan-palungan untuk memberi minum kawanan domba ayahnya.

2:17Para gembala datang dan mengusir mereka, tetapi Musa bangkit untuk menolong mereka dan memberi minum kawanan domba mereka.

2:18Ketika mereka kembali kepada Rehuel , ayah mereka, dia bertanya, “Mengapa hari ini kalian cepat sekali pulang?”

2:19Mereka menjawab, “Ada orang Mesir yang melepaskan kami dari tangan para gembala, bahkan dia menimbakan air untuk kami dan memberi minum kawanan domba kami.”

2:20Dia bertanya kepada anak-anaknya, “Lalu, mana dia? Mengapa kamu meninggalkan orang itu? Panggillah dia, ajak dia untuk makan roti.”

2:21Musa sepakat untuk tinggal bersama orang itu dan dia memberikan Zipora, anaknya, kepada Musa.

2:22Kemudian, perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki dan Musa menamainya Gersom, sebab katanya, “Aku telah menjadi seorang pendatang di negeri asing.”

Allah Mengingat Perjanjian-Nya

2:23Beberapa lama berselang, Raja Mesir pun mati. Namun, keturunan Israel masih mengerang karena perbudakan, lalu mereka pun berseru-seru, dan seruan mereka karena perbudakan itu naik kepada Allah.

2:24Allah mendengar erangan mereka dan Allah ingat akan perjanjian-Nya dengan Abraham, dengan Ishak, dan dengan Yakub.

2:25Allah melihat keturunan Israel dan Allah memperhatikan mereka.

Musa dan Semak Duri yang Terbakar

3:1Pada waktu itu, Musa sedang menggembalakan kawanan domba Yitro, ayah mertuanya, seorang imam dari Midian. Dia menggiring kawanan itu ke sebelah padang belantara dan tiba di gunung Allah, yaitu Horeb.

3:2Lalu, malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya dalam api yang menyala-nyala dari tengah-tengah semak belukar. Dia mengamatinya, dan lihatlah, semak belukar itu menyala-nyala dalam api, tetapi semak belukar itu tidak dilahap olehnya.

3:3Lalu, Musa berkata, “Aku akan berpaling untuk melihat pemandangan yang hebat itu, mengapa semak belukar itu tidak terbakar?”

3:4Ketika TUHAN melihat bahwa dia berpaling untuk melihat, Allah memanggilnya dari tengah-tengah semak belukar itu dan berkata, “Musa, Musa!” Musa menjawab, “Ini, aku.”

3:5Kemudian, Dia berfirman, “Jangan mendekat! Lepaskanlah kasut dari kakimu karena tempatmu berdiri itu adalah tanah yang suci.”

3:6Dia berfirman lagi, “Akulah Allah nenek moyangmu, Allah Abraham, Allah Ishak, dan Allah Yakub.” Lalu, Musa menyembunyikan wajahnya karena dia takut memandang Allah.

3:7Kemudian, TUHAN berfirman, “Sesungguhnya, Aku telah melihat kesengsaraan umat-Ku di Mesir dan telah mendengar tangisan mereka karena para mandor mereka. Sebab, Aku mengetahui penderitaan mereka.

3:8Karena itu, Aku telah turun untuk melepaskan mereka dari tangan orang Mesir dan untuk menuntun mereka keluar dari negeri itu menuju ke suatu negeri yang baik dan luas, ke negeri yang berlimpah susu dan madu, yaitu ke negeri orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi, dan orang Yebus.

3:9Sekarang, lihatlah, tangisan keturunan Israel telah sampai kepada-Ku dan Aku juga telah melihat penindasan, yang dengannya orang Mesir menindas mereka.

3:10Jadi sekarang, pergilah! Aku akan mengutusmu kepada Firaun supaya kamu dapat membawa umat-Ku, keturunan Israel, keluar dari Mesir.”

3:11Namun, Musa berkata kepada Allah, “Siapakah aku ini sehingga aku harus menghadap Firaun dan aku harus membawa keturunan Israel keluar dari Mesir?”

3:12Dia berfirman, “Sesungguhnya, Aku akan menyertaimu dan inilah tanda bagimu bahwa Aku telah mengutusmu: ketika kamu telah membawa bangsa ini keluar dari Mesir, kamu akan melayani Allah di gunung ini.”

3:13Kemudian, Musa berkata kepada Allah, “Lihatlah, ketika aku pergi kepada keturunan Israel dan berkata kepada mereka, ‘Allah nenek moyangmu telah mengutus aku kepadamu,’ lalu mereka akan bertanya kepadaku, ‘Siapa nama-Nya?’, apa yang harus kukatakan kepada mereka?”

3:14Allah berfirman kepada Musa, “AKU ADALAH AKU.” Lalu, Dia berfirman, “Kamu harus mengatakan ini kepada keturunan Israel, ‘SANG AKU yang telah mengutusku kepadamu.’”

3:15Allah berfirman lagi kepada Musa, “Inilah yang harus kamu katakan kepada keturunan Israel, ‘TUHAN, Allah nenek moyangmu, Allah Abraham, Allah Ishak, dan Allah Yakub telah mengutusku kepadamu.’ Itulah nama-Ku untuk selama-lamanya dan itulah pengingat akan Aku, turun-temurun.

3:16Pergilah, dan kumpulkanlah tua-tua Israel dan katakanlah kepada mereka bahwa TUHAN, Allah nenek moyangmu, Allah Abraham, Ishak, dan Yakub telah menampakkan diri kepadaku dan berfirman, ‘Sesungguhnya, Aku telah memperhatikanmu dan yang terjadi atasmu di Mesir.

3:17Aku telah berfirman bahwa Aku akan membawamu keluar dari penderitaan di Mesir ke negeri orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi, dan orang Yebus, yaitu negeri yang berlimpah susu dan madu.’

3:18Mereka akan mendengarkan suaramu. Setelah itu, kamu dan tua-tua Israel harus menghadap Raja Mesir dan kamu harus berkata kepadanya, ‘TUHAN, Allah orang Ibrani telah menjumpai kami. Sebab itu, biarkanlah kami pergi ke padang belantara sejauh tiga hari perjalanan supaya kami dapat berkurban untuk TUHAN, Allah kami.’

3:19Namun, Aku tahu bahwa Raja Mesir tidak akan memberimu izin untuk pergi, kecuali dengan tangan yang kuat.

3:20Jadi, Aku akan mengulurkan tangan-Ku dan memukul Mesir dengan segala keajaiban-keajaiban-Ku, yang akan Aku lakukan di tengah-tengah mereka. Setelah itu, dia akan melepasmu pergi.

3:21Aku pun akan memberikan kemurahan hati kepada bangsa ini dalam pandangan orang Mesir sehingga ketika kamu pergi, kamu tidak akan pergi dengan tangan kosong.

3:22Setiap perempuan harus meminta barang-barang perak, barang-barang emas, dan pakaian dari tetangganya maupun dari perempuan yang tinggal sementara di rumahnya. Kamu harus mengenakannya pada anak laki-lakimu dan anak perempuanmu. Demikianlah kamu akan merampasi orang Mesir.”

Tanda-Tanda Ajaib bagi Musa

4:1Musa menjawab dan berkata, “Namun, lihatlah, mereka tidak akan percaya kepadaku atau tidak mau mendengarkan suaraku sebab mereka akan berkata, ‘TUHAN tidak menampakkan diri kepadamu.’”

4:2TUHAN berfirman kepadanya, “Apa yang ada di tanganmu itu?” Dia berkata, “Sebatang tongkat.”

4:3Kemudian, Dia berfirman, “Lemparkanlah itu ke tanah!” Dia melemparkannya ke tanah dan tongkat itu menjadi seekor ular sehingga Musa lari darinya.

4:4Lalu, TUHAN berfirman kepada Musa, “Ulurkan tanganmu dan tangkaplah ekornya.” Dia mengulurkan tangannya dan memegangnya, lalu ular itu menjadi sebatang tongkat di tangannya.

4:5“Dengan demikian, mereka akan percaya bahwa TUHAN, Allah nenek moyangmu, Allah Abraham, Allah Ishak, dan Allah Yakub telah menampakkan diri kepadamu.”

4:6Kemudian, TUHAN berfirman lagi kepadanya, “Sekarang, masukkanlah tanganmu ke dalam jubahmu.” Dia pun memasukkan tangannya ke dalam jubahnya. Ketika dia mengeluarkannya, lihatlah, tangannya kena kusta seperti salju.

4:7Lalu, Allah berfirman, “Masukanlah kembali tanganmu ke dalam jubahmu.” Dia pun memasukkan kembali tangannya ke dalam jubahnya. Ketika dia mengeluarkannya dari dalam jubahnya, lihatlah, tangannya pulih kembali seperti sekujur tubuhnya.

4:8“Hal ini akan terjadi, jika mereka tidak percaya kepadamu dan tidak mau mendengarkan suaramu sejak tanda yang pertama, mereka akan percaya dengan suara dari tanda berikutnya.

4:9Jika mereka tidak percaya juga dengan dua tanda tersebut atau tidak mau mendengarkan suaramu, kamu harus mengambil air dari sungai dan mencurahkannya ke atas tanah yang kering. Lalu, air yang kamu ambil dari sungai itu akan menjadi darah di atas tanah kering itu.”

4:10Namun, Musa berkata kepada TUHAN, “Oh, Tuhanku, aku bukan orang yang pandai berkata-kata, baik dahulu maupun sejak Engkau berfirman kepada hamba-Mu ini. Sebab, aku lambat berbicara dan lambat lidah.”

4:11Kemudian, TUHAN berfirman kepadanya, “Siapakah yang membuat mulut manusia? Siapakah yang menjadikan orang bisu, atau tuli, atau melihat, atau buta? Bukankah Aku, TUHAN?

4:12Jadi, sekarang pergilah! Aku akan menyertai mulutmu dan mengajarkan kepadamu apa yang harus kamu ucapkan.”

4:13Namun, dia berkata, “Oh, Tuhanku, aku mohon, utuslah orang lain saja.”

4:14Kemarahan TUHAN pun menyala atas Musa, dan Dia berfirman, “Bukankah Harun, orang Lewi itu, kakakmu? Aku tahu, dia pandai berkata-kata. Lihat, dia akan datang untuk menemuimu. Ketika dia menemuimu, dia akan bersukacita dalam hatinya.

4:15Kamu harus berbicara dengannya dan menaruh perkataan-perkataan itu dalam mulutnya, dan Aku akan menyertai mulutmu dan mulutnya, dan akan mengajarkan kepadamu apa yang harus kalian lakukan.

4:16Jadi, dia harus berbicara bagimu kepada bangsa itu. Dia akan berbicara kepada bangsa itu bagimu, dan dia akan menjadi mulutmu, dan kamu akan menjadi seperti Allah baginya.

4:17Kamu juga harus membawa tongkat ini di tanganmu, yang dengan itu kamu akan membuat tanda-tanda.”

Musa Kembali ke Mesir

4:18Kemudian, Musa kembali kepada Yitro, ayah mertuanya dan berkata kepadanya, “Aku mohon, izinkan aku pergi dan kembali kepada saudara-saudaraku yang berada di Mesir untuk melihat apakah mereka masih hidup?” Yitro berkata kepada Musa, “Pergilah dalam damai.”

4:19TUHAN telah berfirman kepada Musa di Midian, “Kembalilah ke Mesir karena orang-orang yang mengincar nyawamu sudah mati.”

4:20Setelah itu, Musa menaikkan istri dan anak-anaknya ke atas keledai dan kembali ke tanah Mesir. Musa membawa tongkat Allah di tangannya.

4:21TUHAN berfirman kepada Musa, “Ketika kamu kembali ke Mesir, ingatlah akan segala keajaiban yang telah Aku serahkan ke dalam tanganmu dan lakukanlah itu di hadapan Firaun. Namun, Aku akan mengeraskan hatinya supaya dia tidak membiarkan bangsa itu pergi.

4:22Kemudian, kamu harus berkata kepada Firaun, ‘Inilah firman TUHAN: Israel adalah anak-Ku, anak sulung-Ku.

4:23Karena itu, Aku berfirman kepadamu untuk melepaskan anak-Ku supaya mereka dapat melayani-Ku. Jika kamu menolak untuk membiarkannya pergi, lihatlah, Aku akan membunuh anakmu, anak sulungmu.’”

4:24Dalam perjalanannya, di suatu tempat bermalam, TUHAN menjumpainya dan bermaksud untuk membunuhnya.

4:25Kemudian, Zipora mengambil batu tajam untuk mengerat kulit khatan anaknya, dan dia melemparkannya ke kaki Musa, katanya, “Sesungguhnya, kamu adalah mempelai darah bagiku.”

4:26Sebab itu, Allah membiarkannya. Kemudian, Zipora berkata, “Mempelai darah,” mengenai sunat itu.

4:27TUHAN berfirman kepada Harun, “Pergilah ke padang belantara untuk menjumpai Musa.” Lalu, dia pergi, dan berjumpa dengan Musa di gunung Allah, dan menciumnya.

4:28Musa mengatakan kepada Harun mengenai semua perkataan TUHAN, yang telah mengutusnya, dan tentang semua tanda yang telah diperintahkan-Nya.

4:29Kemudian, Musa dan Harun pergi untuk mengumpulkan semua tua-tua keturunan Israel.

4:30Harun menyampaikan semua firman yang telah TUHAN katakan kepada Musa serta melakukan tanda-tanda itu di hadapan orang-orang itu.

4:31Sebab itu, orang-orang itu percaya. Ketika mereka mendengar bahwa TUHAN telah memperhatikan keturunan Israel dan Dia telah melihat kesengsaraan mereka, mereka menundukkan kepala mereka dan menyembah.


  Share Facebook  |  Share Twitter


Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2020
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran