Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [AYT]     [PL]  [PB] 

Daftar Ayat


Keluaran 5:1--10:29

Musa dan Harun di Hadapan Firaun

5:1Setelah itu, Musa dan Harun pergi dan berkata kepada Firaun, “Inilah firman TUHAN, Allah Israel, ‘Biarkanlah umat-Ku pergi supaya mereka dapat mengadakan perayaan bagi-Ku di padang belantara.’”

5:2Namun, Firaun berkata, “Siapa itu TUHAN? Apa aku harus taat kepada suara-Nya dan membiarkan orang Israel pergi? Aku tidak kenal TUHAN dan Aku tidak akan membiarkan orang Israel pergi!”

5:3Kemudian, mereka berkata, “Allah orang Ibrani telah menjumpai kami. Kami mohon, izinkanlah kami pergi sejauh tiga hari perjalanan ke padang belantara untuk mempersembahkan kurban kepada TUHAN, Allah kami, supaya Dia tidak menimpakan wabah penyakit atau pedang atas kami.”

5:4Namun, Raja Mesir berkata kepada mereka, “Musa dan Harun! Mengapa kalian menghentikan orang-orang itu dari pekerjaannya? Kembali saja pada pekerjaan kalian!”

5:5Firaun berkata lagi, “Lihat! Orang-orang itu sudah terlalu banyak di tanah ini dan kamu menghentikan mereka dari pekerjaannya!”

5:6Pada hari itu juga, Firaun bertitah kepada para mandor bangsa itu dan kepada kepala tukangnya, katanya,

5:7“Kalian tidak boleh lagi memberikan jerami kepada bangsa itu untuk membuat batu bata seperti sebelumnya. Biar mereka sendiri yang pergi dan mengumpulkan jerami.

5:8Namun, jumlah batu bata yang sudah mereka buat selama tiga hari terakhir ini harus tetap kalian bebankan kepada mereka. Kalian tidak boleh menguranginya sebab mereka itu malas. Itulah sebabnya, mereka menuntut dan berkata, ‘Biarkan kami pergi untuk berkurban kepada Allah kami.’

5:9Jadi, pekerjaan orang-orang itu harus diperberat supaya mereka tetap mengerjakannya dan tidak menghiraukan kata-kata dusta.”

5:10Sebab itu, para mandor bangsa itu dan kepala-kepala tukangnya pergi untuk menyampaikannya kepada bangsa itu, katanya, “Inilah titah Firaun, ‘Aku tidak akan memberikan jerami lagi kepada kalian.

5:11Kalian sendiri yang harus pergi mendapatkan jerami di mana pun kalian dapat menemukannya. Namun, pekerjaanmu tidak boleh berkurang sedikit pun.’”

5:12Bangsa itu pun berpencar ke seluruh tanah Mesir untuk mengumpulkan tunggul jerami.

5:13Para mandor menindas mereka, katanya, “Penuhi pekerjaan kalian sehari-hari sebagaimana yang dititahkan, seperti ketika masih ada jerami.”

5:14Para mandor Firaun memukuli para kepala tukang dari keturunan Israel, yang mereka angkat atas bangsa itu dan berkata, “Mengapa kalian belum memenuhi pekerjaanmu, baik kemarin maupun hari ini, untuk membuat batu bata sebanyak sebelumnya?”

5:15Kemudian, para kepala tukang dari keturunan Israel itu menghadap dan berseru kepada Firaun, katanya, “Mengapa engkau memperlakukan hamba-hambamu seperti ini?

5:16Tidak ada lagi jerami yang diberikan kepada hamba-hambamu, tetapi mereka berkata kepada kami, ‘Buat batu bata!’ Lihatlah, hamba-hambamu ini dipukuli, padahal orang-orangmulah yang bersalah.”

5:17Namun, dia berkata, “Pemalas! Kalian pemalas! Itulah sebabnya kalian berkata, ‘Biarlah kami pergi dan berkurban kepada TUHAN.’

5:18Sekarang, kembalilah bekerja! Jerami tidak akan diberikan kepada kalian, tetapi kalian tetap harus menyetorkan batu bata sejumlah yang sudah ditetapkan.”

5:19Para kepala tukang dari keturunan Israel itu pun menyadari bahwa mereka sedang dalam kesulitan setelah dikatakan, “Kalian tidak boleh mengurangi jumlah batu bata kalian sehari-hari sebagaimana yang sudah dititahkan!”

5:20Setelah mereka undur dari Firaun, mereka berjumpa dengan Musa dan Harun yang sedang berdiri menantikan mereka.

5:21Mereka berkata kepada keduanya, “Semoga TUHAN melihatmu dan menghakimimu sebab engkau telah membusukkan nama kami di mata Firaun dan di mata para hambanya. Dengan demikian, engkau telah memberikan sebilah pedang di tangan mereka untuk membunuh kami.”

Allah Menjanjikan Pembebasan

5:22Setelah itu, Musa kembali kepada TUHAN dan berkata, “Oh, TUHAN, mengapa Engkau melakukan hal yang jahat kepada bangsa ini? Mengapa pula Engkau mengutusku?

5:23Karena sejak aku menghadap Firaun untuk berbicara atas nama-Mu, dia telah berlaku jahat terhadap bangsa ini dan Engkau tidak melepaskan bangsa ini sama sekali.”

6:1Namun, TUHAN berfirman kepada Musa, “Sekarang, kamu akan melihat yang akan Kulakukan terhadap Firaun. Karena dipaksa oleh tangan yang kuat, dia akan membiarkanmu pergi dan oleh tangan yang kuat pula, dia akan mengusir mereka keluar dari negerinya.”

6:2Allah berfirman kepada Musa, “Akulah TUHAN!

6:3Aku telah menampakkan diri kepada Abraham, kepada Ishak, dan kepada Yakub sebagai Allah Yang Mahakuasa. Namun, mengenai nama-Ku, yaitu TUHAN, Aku tidak menyatakannya kepada mereka.

6:4Aku juga telah menetapkan perjanjian-Ku dengan mereka untuk memberikan tanah Kanaan kepada mereka, yaitu tanah tempat mereka tinggal sementara.

6:5Aku juga telah mendengar erangan keturunan Israel yang diperbudak oleh orang Mesir, maka Aku pun mengingat perjanjian-Ku.

6:6Sebab itu, katakanlah kepada keturunan Israel, ‘Akulah TUHAN! Aku akan mengeluarkanmu dari kerja paksa orang Mesir, dan Aku akan melepaskanmu dari perbudakan mereka, dan Aku akan menebusmu dengan tangan yang terentang, dan dengan hukuman-hukuman berat.

6:7Aku akan mengangkatmu menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allahmu supaya kamu tahu bahwa Akulah TUHAN, Allahmu, yang mengeluarkanmu dari kerja paksa orang Mesir.

6:8Aku akan membawamu ke negeri, yang dengan tangan terangkat Aku telah bersumpah untuk memberikannya kepada Abraham, kepada Ishak, dan kepada Yakub. Aku akan memberikannya kepadamu sebagai milikmu. Akulah TUHAN!’”

6:9Setelah itu, Musa menyampaikannya kepada keturunan Israel, tetapi mereka tidak mau mendengarkan Musa karena patah semangatnya dan karena perbudakan yang berat itu.

6:10TUHAN berfirman kepada Musa,

6:11“Pergilah dan katakan kepada Firaun, raja Mesir, bahwa dia harus membiarkan keturunan Israel keluar dari negerinya.”

6:12Namun, Musa berkata kepada TUHAN, katanya, “Lihatlah, keturunan Israel saja tidak mau mendengarkanku, bagaimana mungkin Firaun akan mendengarkan aku, orang yang tidak pandai bicara?”

Keturunan Israel

6:13Lalu, TUHAN berfirman kepada Musa dan Harun mengenai keturunan Israel dan Firaun, raja Mesir, dan Dia memerintahkan mereka untuk mengeluarkan keturunan Israel dari tanah Mesir.

6:14Inilah para kepala kaum nenek moyang mereka: keturunan Ruben, anak sulung Israel, Henokh, Palu, Hezron, dan Karmi. Itulah kaum-kaum Ruben.

6:15Keturunan Simeon adalah Yemuel, Yamin, Ohad, Yakhin, Zohar, dan Saul, anak seorang perempuan Kanaan. Itulah kaum Simeon

6:16Inilah nama anak-anak Lewi menurut generasinya: Gerson, dan Kehat, dan Merari. Tahun-tahun kehidupan Lewi adalah 137 tahun.

6:17Keturunan Gerson: Libni dan Simei menurut kaumnya.

6:18Keturunan Kehat: Amram, Yizhar, Hebron, dan Uziel. Masa hidup Kehat adalah 133 tahun.

6:19Keturunan Merari: Mahli dan Musi. Itulah kaum Lewi menurut generasi mereka.

6:20Amram memperistri Yokhebed, saudara ayahnya. Dia melahirkan Harun dan Musa baginya. Masa hidup Amram adalah 137 tahun.

6:21Keturunan Yizhar: Korah, Nefeg, dan Zikhri.

6:22Keturunan Uziel: Misael, Elsafan, dan Sitri.

6:23Harun memperistri Eliseba, anak perempuan Aminadab, saudara Nahason. Dia melahirkan Nadab dan Abihu, Eleazar dan Itamar.

6:24Keturunan Korah: Asir, Elkana, dan Abiasaf. Mereka inilah kaum Korah.

6:25Eleazar, anak Harun, menikahi salah seorang anak perempuan Putiel. Dia melahirkan Pinehas baginya. Mereka adalah para kepala kaum Lewi.

6:26Itulah Harun dan Musa yang kepada mereka, TUHAN berfirman, “Bawalah keturunan Israel keluar dari tanah Mesir menurut kelompoknya.”

6:27Merekalah yang berbicara kepada Firaun, raja Mesir, untuk mengeluarkan keturunan Israel dari Mesir. Mereka adalah Musa dan Harun.

6:28TUHAN berfirman lagi kepada Musa di tanah Mesir,

6:29TUHAN berfirman kepada Musa, kata-Nya, “Akulah TUHAN! Katakanlah kepada Firaun, raja Mesir, segala sesuatu yang telah Kufirmankan kepadamu.”

6:30Akan tetapi, Musa berkata kepada TUHAN, “Lihatlah, aku tidak pandai berbicara, bagaimana mungkin Firaun mau mendengarku?”

Allah Mengangkat Musa

7:1TUHAN berfirman kepada Musa, “Lihat, Aku telah menjadikanmu seperti Allah bagi Firaun, dan kakakmu, Harun, akan menjadi nabimu.

7:2Kamu harus menyampaikan semua yang Kuperintahkan kepadamu, sedangkan kakakmu, Harun, akan mengatakannya kepada Firaun agar dia melepaskan bangsa Israel keluar dari negerinya.

7:3Namun, Aku akan mengeraskan hati Firaun dan melipatgandakan tanda-tanda-Ku dan mukjizat-mukjizat-Ku di tanah Mesir.

7:4Firaun tidak akan mendengarkanmu. Sebab itu, Aku akan meletakkan tangan-Ku atas Mesir dan membawa pasukan-Ku, yaitu umat-Ku, keturunan Israel, keluar dari tanah Mesir dengan hukuman-hukuman yang berat.

7:5Orang Mesir pun akan tahu bahwa Akulah TUHAN, ketika Aku merentangkan tangan-Ku atas Mesir dan mengeluarkan keturunan Israel dari tengah-tengah mereka.”

7:6Musa dan Harun melakukan seperti yang diperintahkan TUHAN kepada mereka.

7:7Musa berumur 80 tahun dan Harun 83 tahun ketika mereka berbicara kepada Firaun.

Tongkat Musa Menjadi Ular

7:8TUHAN berfirman kepada Musa dan Harun,

7:9“Jika Firaun berkata kepadamu, begini, ‘Berikanlah satu mukjizat,’ kamu harus berkata kepada Harun, ‘Ambil tongkatmu dan lemparkan itu di hadapan Firaun.’ Tongkat itu pun akan menjadi seekor ular.”

7:10Jadi, Musa dan Harun menghadap Firaun dan mereka melaksanakan seperti yang diperintahkan TUHAN. Harun melemparkan tongkatnya di hadapan Firaun dan para hambanya, lalu tongkat itu menjadi seekor ular.

7:11Kemudian, Firaun memanggil orang-orang pintar dan para ahli sihir. Lalu, mereka, para ahli ilmu gaib Mesir itu, juga melakukan hal yang sama menggunakan mantra-mantra rahasia mereka.

7:12Mereka masing-masing melemparkan tongkatnya dan tongkat-tongkat itu menjadi ular, tetapi tongkat Harun memakan tongkat-tongkat mereka.

7:13Namun, hati Firaun dikeraskan sehingga dia tidak mau mendengarkan mereka, seperti yang telah TUHAN katakan.

Bencana Pertama: Air Menjadi Darah

7:14Kemudian, TUHAN berfirman kepada Musa, “Hati Firaun itu keras! Dia menolak untuk melepaskan bangsa itu pergi.

7:15Pada pagi hari, pergilah kepada Firaun. Amatilah, ketika dia sedang menuju air, berdirilah di tepi sungai untuk menemuinya. Kamu harus membawa tongkat yang pernah berubah menjadi ular itu di tanganmu.

7:16Kamu harus berkata kepadanya, ‘TUHAN, Allah orang Ibrani telah mengutus aku kepadamu, kata-Nya: Biarkan umat-Ku pergi supaya mereka dapat melayani-Ku di padang belantara. Namun, lihatlah, engkau tidak mau mendengarkan sampai sekarang.

7:17Karena itu, inilah firman TUHAN: Dengan ini engkau akan tahu bahwa Akulah TUHAN. Lihatlah, dengan tongkat di tanganku ini, aku akan memukul air sungai dan itu akan berubah menjadi darah.

7:18Ikan-ikan di sungai akan mati dan airnya akan berbau busuk. Orang Mesir tidak dapat lagi minum air dari sungai.’”

7:19Kemudian, TUHAN berfirman kepada Musa, “Katakan kepada Harun, ‘Ambillah tongkatmu dan ulurkan tanganmu ke atas air orang Mesir, ke atas sungai-sungainya, kanal-kanalnya, dan ke atas kolam-kolamnya, atas semua penampungan air sehingga semuanya itu menjadi darah. Demikianlah, akan ada darah di seluruh tanah Mesir, baik dalam wadah-wadah kayu maupun wadah-wadah batu.’”

7:20Musa dan Harun melaksanakannya seperti yang diperintahkan TUHAN. Lalu, dia mengangkat tongkat dan memukulkannya ke air di sungai, di depan mata Firaun dan para hambanya, dan seluruh air di sungai berubah menjadi darah.

7:21Ikan-ikan di sungai pun mati sehingga sungai berbau busuk. Sebab itu, orang Mesir tidak dapat minum air dari sungai. Darah ada di seluruh Mesir.

7:22Namun, para ahli ilmu gaib Mesir melakukannya juga dengan mantra-mantra rahasianya sehingga hati Firaun dikeraskan. Sebab itu, dia tidak mau mendengarkan mereka, sebagaimana yang telah difirmankan TUHAN.

7:23Firaun berbalik dan kembali ke istananya. Bahkan, dia juga tidak menaruh hatinya terhadap hal ini.

7:24Semua orang Mesir menggali di sekitar sungai untuk mencari air minum karena mereka tidak dapat minum air dari sungai.

7:25Tujuh hari telah berlalu sesudah TUHAN memukul sungai.

Bencana Kedua: Katak

8:1Kemudian, TUHAN berfirman kepada Musa, “Pergilah kepada Firaun dan katakan kepadanya, ‘Inilah firman TUHAN: Biarkan umat-Ku pergi supaya mereka dapat melayani Aku!

8:2Jika kamu menolak untuk membiarkan mereka pergi, lihatlah, Aku akan memukul seluruh wilayahmu dengan katak.

8:3Sungai akan dikerumuni oleh katak yang akan naik dan masuk ke dalam istanamu, ke ruang ranjangmu, di ranjangmu, ke dalam rumah hamba-hambamu dan rakyatmu, ke dalam pemanggang rotimu, dan ke dalam loyang-loyang adonanmu.

8:4Katak-katak itu akan naik ke atasmu, ke atas rakyatmu, dan ke atas semua hambamu.’”

8:5Sesudah itu, TUHAN berfirman kepada Musa, “Katakan kepada Harun, ‘Ulurkanlah tanganmu dengan tongkatmu ke atas sungai-sungai, ke atas saluran-saluran air, dan ke atas kolam-kolam, lalu buatlah katak-katak bermunculan di atas tanah Mesir.’”

8:6Harun pun merentangkan tangannya ke atas seluruh air di Mesir, lalu katak-katak bermunculan menutupi tanah Mesir.

8:7Namun, para ahli ilmu gaib juga melakukannya dengan mantra-mantra rahasianya sehingga mereka membuat katak-katak bermunculan di seluruh tanah Mesir.

8:8Kemudian, Firaun memanggil Musa dan Harun dan berkata, “Berdoalah kepada TUHAN supaya Dia menjauhkan katak-katak ini dariku dan dari rakyatku. Setelah itu, aku akan membiarkan bangsa itu pergi supaya mereka dapat berkurban kepada TUHAN.”

8:9Musa berkata kepada Firaun, “Ini adalah kehormatan bagiku. Kapan aku harus berdoa untukmu, untuk hamba-hambamu, dan untuk rakyatmu agar katak-katak itu dilenyapkan dari rumah-rumahmu sehingga mereka akan ada di sungai saja?”

8:10Firaun berkata, “Besok.” Lalu, Musa berkata, “Jadilah seperti yang engkau katakan itu supaya engkau tahu bahwa tidak ada satu pun yang seperti TUHAN, Allah kami.

8:11Katak-katak itu akan pergi darimu, dari istanamu, dari para hambamu, dan dari rakyatmu. Katak-katak itu hanya akan tinggal di sungai.”

8:12Musa dan Harun meninggalkan Firaun, lalu Musa berseru kepada TUHAN mengenai katak-katak yang didatangkan-Nya atas Firaun.

8:13TUHAN pun mengabulkan perkataan Musa sehingga katak-katak itu mati di dalam rumah, di halaman, dan di ladang.

8:14Mereka mengumpulkannya bertimbun-timbun sehingga seluruh negeri itu berbau busuk.

8:15Namun, ketika Firaun melihat bahwa sudah ada kelegaan, dia mengeraskan hatinya dan tidak mau mendengarkan mereka, sebagaimana yang telah TUHAN katakan.

Bencana Ketiga: Nyamuk

8:16Kemudian, TUHAN berkata kepada Musa, “Katakanlah kepada Harun, ‘Ulurkanlah tongkatmu, lalu pukullah debu tanah supaya dia menjadi nyamuk di seluruh tanah Mesir.’”

8:17Mereka pun melaksanakannya. Harun mengulurkan tangannya dengan tongkatnya, lalu memukul debu tanah sehingga debu itu menjadi nyamuk yang hinggap pada manusia dan binatang. Semua debu tanah itu menjadi nyamuk di seluruh tanah Mesir.

8:18Para ahli ilmu gaib melakukannya pula dengan mantra-mantra rahasianya untuk mendatangkan nyamuk, tetapi mereka tidak berhasil. Demikianlah nyamuk-nyamuk itu hinggap atas manusia dan atas binatang.

8:19Sebab itu, para ahli ilmu gaib itu berkata kepada Firaun, “Ini adalah jari Allah.” Namun, hati Firaun mengeras dan dia tidak mau mendengarkan mereka, sebagaimana yang telah difirmankan TUHAN.

Bencana Keempat: Lalat

8:20TUHAN berkata kepada Musa, “Bangunlah pagi-pagi dan berdirilah di hadapan Firaun. Amatilah, ketika dia menuju ke air, katakanlah kepadanya, ‘Inilah firman TUHAN: Biarkan umat-Ku pergi supaya mereka dapat melayani-Ku.

8:21Jika kamu tidak membiarkan umat-Ku pergi, lihatlah, Aku akan mengirim lalat-lalat kepadamu, dan kepada hamba-hambamu, dan kepada rakyatmu, dan ke dalam istanamu. Rumah orang Mesir akan penuh dengan lalat dan juga tanah tempat mereka berada.

8:22Namun, pada hari itu, Aku akan mengecualikan tanah Gosyen, tempat umat-Ku tinggal sehingga tidak akan ada lalat di sana. Dengan demikian, kamu akan tahu bahwa Aku, TUHAN, ada di tengah-tengah negeri ini.

8:23Aku akan menempatkan pemisah antara umat-Ku dan rakyatmu. Tanda ini akan terjadi besok.’”

8:24Demikianlah TUHAN melakukannya. Sejumlah besar lalat masuk ke dalam istana Firaun dan ke rumah hamba-hambanya, sampai seluruh tanah Mesir. Maka, TUHAN melakukan yang telah dikatakan-Nya. Jutaan lalat masuk ke rumah Firaun dan ke rumah para pejabatnya. Lalat-lalat itu memenuhi seluruh Mesir dan merusak negeri itu.

8:25Lalu, Firaun memanggil Musa dan Harun dan berkata, “Pergilah, persembahanlah kurban bagi Allahmu di negeri ini!”

8:26Namun, Musa berkata, “Hal itu tidak tepat untuk dilakukan karena kami akan mempersembahkan hal yang keji bagi orang Mesir. Lihatlah, jika kami mempersembahkan hal yang keji bagi orang Mesir di depan mata mereka, bukankah mereka akan merajami kami?

8:27Kami harus pergi sejauh tiga hari perjalanan ke padang belantara dan mempersembahkan kurban kepada TUHAN, Allah kami, sebagaimana yang difirmankan-Nya kepada kami.”

8:28Firaun berkata, “Aku akan membiarkan kamu pergi supaya kamu dapat mempersembahkan kurban kepada TUHAN, Allahmu, di padang belantara. Namun, kamu tidak boleh pergi terlalu jauh. Ayo, berdoalah untukku!”

8:29Musa berkata, “Lihatlah, aku akan undur dari hadapanmu dan aku akan berdoa kepada TUHAN supaya besok lalat-lalat itu menyingkir dari Firaun, dari hamba-hambanya, dan dari rakyatnya. Hanya, jangan sampai Firaun berbuat curang lagi dengan tidak membiarkan bangsa itu pergi untuk mempersembahkan kurban kepada TUHAN.”

8:30Lalu, Musa pergi dari Firaun dan berdoa kepada TUHAN.

8:31TUHAN melakukan yang diminta Musa dan menyingkirkan lalat-lalat itu dari Firaun, dari para hambanya, dan dari rakyatnya. Tidak ada satu pun yang tertinggal.

8:32Namun, kali ini pun Firaun mengeraskan hatinya dan tidak membiarkan bangsa itu pergi.

Bencana Kelima: Penyakit atas Ternak Orang Mesir

9:1Kemudian, TUHAN berfirman kepada Musa, “Pergilah kepada Firaun dan katakan kepadanya, ‘Inilah firman TUHAN, Allah orang Ibrani: Biarkanlah umat-Ku pergi supaya mereka dapat melayani Aku.

9:2Sebab, jika engkau menolak untuk membiarkan mereka pergi dan terus-menerus menahan mereka,

9:3lihatlah, tangan TUHAN akan datang dengan wabah penyakit yang sangat berat atas ternakmu di ladang, atas kuda, atas keledai, atas unta, atas kawanan sapi, dan atas kawanan domba.

9:4Namun, TUHAN akan membedakan ternak orang Israel dengan ternak orang Mesir sehingga tidak ada yang akan mati dari milik keturunan Israel.

9:5TUHAN telah menetapkan satu waktu, kata-Nya: Besok, TUHAN akan melaksanakannya di negeri ini.’”

9:6Keesokan harinya, TUHAN melaksanakan hal tersebut dan semua ternak orang Mesir pun mati, tetapi tidak ada satu pun ternak keturunan Israel yang mati.

9:7Firaun mengutus orang, dan lihatlah, tidak ada satu pun ternak orang Israel yang mati. Namun, hati Firaun dikeraskan dan dia tidak membiarkan bangsa itu pergi.

Bencana Keenam: Bisul

9:8TUHAN berkata kepada Musa dan Harun, “Ambillah bagimu segenggam abu dari tungku dan biarkanlah Musa menghamburkannya ke udara di depan mata Firaun.

9:9Itu akan menjadi debu halus di seluruh tanah Mesir dan akan menjadi bisul yang pecah bernanah pada manusia dan binatang di seluruh tanah Mesir.”

9:10Lalu, mereka mengambil abu dari tungku dan berdiri di hadapan Firaun. Kemudian, Musa menghamburkannya ke udara dan itu menjadi bisul yang pecah bernanah pada manusia dan binatang.

9:11Para ahli ilmu gaib tidak dapat berdiri di hadapan Musa karena bisul itu sebab bisul itu juga menjangkiti para ahli ilmu gaib, seperti semua orang Mesir.

9:12Namun, TUHAN mengeraskan hati Firaun sehingga dia tidak mau mendengarkan mereka, sebagaimana yang telah difirmankan TUHAN kepada Musa.

Bencana Ketujuh: Hujan Es

9:13Kemudian, TUHAN berfirman kepada Musa, “Bangunlah pagi-pagi dan berdirilah di hadapan Firaun. Lalu, katakan kepadanya, ‘Inilah firman TUHAN, Allah orang Ibrani: Biarkan umat-Ku pergi supaya mereka dapat melayani Aku!

9:14Sebab, kali ini Aku akan mengirimkan segala malapetaka-Ku atas dirimu, atas hamba-hambamu, dan atas rakyatmu supaya kamu tahu bahwa tidak ada satu pun yang seperti Aku di seluruh bumi.

9:15Sekarang pun Aku dapat mengulurkan tangan-Ku untuk memukul kamu dan rakyatmu dengan wabah penyakit, dan kamu akan dilenyapkan dari bumi.

9:16Namun, sesungguhnya, untuk alasan ini Aku masih membiarkanmu berdiri, yaitu untuk mempertunjukkan kuasa-Ku kepadamu dan untuk memasyhurkan nama-Ku di seluruh bumi!

9:17Meskipun demikian, kamu masih saja meninggikan diri terhadap umat-Ku dan tidak membiarkan mereka pergi.

9:18Lihat, besok, kira-kira pada waktu seperti ini, Aku akan menurunkan hujan es yang sangat dahsyat, yang belum pernah terjadi di Mesir, sejak didirikan sampai sekarang.’

9:19Sebab itu, sekarang, amankanlah ternakmu dan segala yang kamu miliki di ladang. Setiap orang dan binatang yang ada di padang dan tidak dibawa ke rumah akan mati ketika hujan es menghujani mereka.”

9:20Beberapa orang dari antara hamba Firaun yang takut akan firman TUHAN melarikan para budaknya dan ternaknya ke dalam rumah.

9:21Namun, orang yang tidak mengacuhkan firman TUHAN meninggalkan para budaknya dan ternaknya di padang.

9:22Kemudian, TUHAN berkata kepada Musa, “Acungkan tanganmu ke langit sehingga hujan es turun di seluruh tanah Mesir, atas manusia dan atas binatang, dan atas segala tumbuhan di padang, di tanah Mesir.”

9:23Setelah itu, Musa mengacungkan tangannya ke langit dan TUHAN mengirim guntur, dan hujan es, dan api yang menyambar sampai ke bumi. Demikianlah, TUHAN menghujani tanah Mesir dengan hujan es.

9:24Hujan es turun dan api terus-menerus menyambar di tengah-tengah hujan es itu, sangat dahsyat. Yang seperti itu belum pernah terjadi di seluruh tanah Mesir sejak Mesir menjadi suatu bangsa.

9:25Hujan es itu menghantam seluruh tanah Mesir, segala sesuatu yang ada di ladang, baik manusia maupun binatang. Hujan es juga menghantam segala tanaman di ladang dan menghancurkan setiap pohon di ladang.

9:26Hanya di tanah Gosyen, tempat tinggal keturunan Israel, yang tidak ditimpa oleh hujan es.

9:27Firaun menyuruh orang untuk memanggil Musa dan Harun, lalu berkata kepada mereka, “Kali ini, aku telah berdosa. TUHAN-lah yang benar. Aku dan rakyatku yang salah.

9:28Berdoalah kepada TUHAN sebab ini sudah cukup! Jangan lagi ada guntur Allah dan hujan es ini. Setelah itu, Aku akan membiarkan kalian pergi dan kalian tidak usah tinggal di sini lagi.”

9:29Musa berkata kepadanya, “Segera setelah aku keluar dari kota ini, aku akan menadahkan telapak tanganku kepada TUHAN, dan guntur akan berhenti serta tidak akan ada lagi hujan es supaya kamu akan mengetahui bahwa bumi ini adalah milik TUHAN.

9:30Namun, aku tahu bahwa kamu dan para hambamu belum juga takut kepada TUHAN Allah.”

9:31Benih rami dan jelai telah dihancurkan sebab jelai baru bertunas dan benih rami sedang mekar.

9:32Akan tetapi, gandum dan jawawut belum tiba musimnya, jadi tumbuhan-tumbuhan ini tidak dihancurkan.

9:33Musa keluar dari kota itu, dari Firaun, dan menadahkan telapak tangannya kepada TUHAN, maka guntur dan hujan es itu berhenti, dan hujan tidak lagi tercurah ke bumi.

9:34Ketika Firaun melihat bahwa hujan, hujan es, dan guntur telah berhenti, dia berdosa lagi. Dia dan para hambanya kembali mengeraskan hati mereka.

9:35Hati Firaun tetap keras dan dia tidak membiarkan keturunan Israel untuk pergi, sebagaimana yang telah difirmankan TUHAN melalui Musa.

Bencana Kedelapan: Belalang

10:1TUHAN berfirman kepada Musa, “Pergilah menghadap Firaun karena Aku telah mengeraskan hatinya dan hati para hambanya agar Aku dapat mempertunjukkan tanda-tanda-Ku di antara mereka,

10:2dan agar kamu dapat menceritakannya di telinga anakmu dan cucumu bagaimana Aku mempermainkan orang Mesir dan bagaimana Aku mempertunjukkan tanda-tanda-Ku di antara mereka. Dengan demikian, kamu dapat mengetahui bahwa Akulah TUHAN.”

10:3Kemudian, Musa dan Harun menghadap Firaun dan berkata kepadanya, “Inilah firman TUHAN, Allah orang Ibrani, ‘Berapa lama lagi kamu akan menolak untuk merendahkan dirimu di hadapan-Ku? Biarkan umat-Ku pergi supaya mereka dapat melayani Aku!

10:4Jika kamu menolak untuk membiarkan umat-Ku pergi, lihatlah, besok Aku akan mendatangkan belalang di wilayahmu,

10:5dan belalang-belalang itu akan menutupi permukaan tanah sehingga tidak ada yang dapat melihat tanah itu. Belalang-belalang itu akan memakan habis sisa-sisa yang masih tertinggal dari peristiwa hujan es dan mereka akan memakan semua pohon yang baru tumbuh bagimu di ladang,

10:6dan mereka akan memenuhi istanamu, dan rumah hamba-hambamu, dan rumah seluruh orang Mesir. Ini adalah sesuatu yang belum pernah dilihat, baik oleh ayahmu maupun nenek moyangmu, sejak mereka lahir di dunia sampai pada hari ini.’” Kemudian, Musa dan Harun berbalik keluar meninggalkan Firaun.

10:7Hamba-hamba Firaun berkata kepadanya, “Berapa lama orang ini akan menjadi jerat bagi kita? Biarkanlah orang-orang itu pergi supaya mereka dapat melayani TUHAN, Allah mereka. Apakah engkau belum menyadari bahwa Mesir telah binasa?”

10:8Sebab itu, Musa dan harun dibawa kembali kepada Firaun dan dia berkata kepada mereka, “Pergilah! Layani TUHAN, Allahmu. Namun, siapa dan siapa yang akan pergi?”

10:9Musa menjawab, “Kami akan pergi bersama orang-orang muda dan orang-orang tua, bersama anak-anak laki-laki kami dan anak-anak perempuan kami, bersama kawanan domba kami dan kawanan sapi kami. Kami akan pergi sebab kami harus mengadakan perayaan bagi TUHAN.”

10:10Firaun berkata kepada mereka, “Kiranya TUHAN menyertaimu ketika aku membiarkanmu pergi beserta anak-anakmu. Lihat, ada kejahatan di wajahmu.

10:11Tidak boleh begitu! Pergilah sekarang, tetapi hanya laki-laki, dan layani TUHAN, sebab itulah yang kamu inginkan.” Kemudian, mereka diusir dari hadapan Firaun.

10:12TUHAN berfirman kepada Musa, “Ulurkanlah tanganmu ke atas tanah Mesir supaya belalang datang ke atas tanah Mesir dan memakan segala tumbuhan di tanah itu, apa saja yang tersisa dari hujan es itu.”

10:13Kemudian, Musa mengulurkan tongkatnya ke atas tanah Mesir, dan TUHAN mengembuskan angin timur di negeri itu sepanjang siang dan sepanjang malam. Besok paginya, angin dari timur itu telah membawa belalang-belalang.

10:14Belalang berdatangan di seluruh tanah Mesir dan hinggap di seluruh wilayah Mesir. Belum pernah ada belalang-belalang seperti itu sebelumnya, dan tidak akan pernah ada lagi sesudahnya.

10:15Belalang-belalang itu menutupi seluruh permukaan tanah sehingga negeri itu menjadi gelap. Mereka makan segala tumbuhan di tanah itu, segala buah dari pohon-pohon yang tersisa dari hujan es. Di pohon tidak ada hijau yang tersisa atau apa pun yang tumbuh di ladang, di seluruh tanah Mesir.

10:16Dengan segera, Firaun memanggil Musa dan Harun dan berkata, “Aku telah berdosa kepada TUHAN, Allahmu, dan kepadamu.

10:17Karena itu, sekarang, aku mohon kepadamu, ampunilah dosaku satu kali ini saja, dan berdoalah kepada TUHAN, Allahmu, supaya Dia menjauhkan aku dari kematian ini.”

10:18Lalu, Musa undur dari Firaun dan berdoa kepada TUHAN.

10:19TUHAN pun mendatangkan angin barat yang sangat kuat, yang mengangkat belalang-belalang itu sehingga tercampak ke Laut Teberau. Tidak ada seekor belalang pun yang tertinggal di seluruh wilayah Mesir.

10:20Akan tetapi, TUHAN mengeraskan hati Firaun supaya dia tidak membiarkan keturunan Israel pergi.

Bencana Kesembilan: Kegelapan

10:21Kemudian, TUHAN berfirman kepada Musa, “Ulurkanlah tanganmu ke langit dan akan datang gelap gulita yang menutupi seluruh tanah Mesir sehingga orang merasakan kegelapan itu.”

10:22Musa pun mengulurkan tangannya ke langit dan gelap gulita meliputi seluruh tanah Mesir selama tiga hari.

10:23Mereka tidak dapat saling melihat dan tidak dapat beranjak dari tempatnya selama tiga hari. Namun, ada terang di tempat tinggal keturunan Israel.

10:24Karena itu, Firaun memanggil Musa lagi dan berkata, “Pergi dan layanilah TUHAN! Hanya, kawanan domba dan ternakmu harus tetap tinggal. Anak-anakmu juga boleh pergi besertamu.”

10:25Namun, Musa berkata, “Engkau juga harus memberikan kurban-kurban dan persembahan bakaran supaya kami dapat mempersembahkan kurban kepada TUHAN, Allah kami.

10:26Ternak kami pun harus ikut bersama kami, tidak seekor pun yang akan ditinggalkan sebab kami harus mengambil dari itu untuk melayani TUHAN, Allah kami. Sampai kami tiba di sana, kami sendiri tidak mengetahui dengan apa kami harus melayani TUHAN.”

10:27Namun, TUHAN mengeraskan hati Firaun sehingga dia tidak membiarkan mereka pergi.

10:28Firaun berkata kepada Musa, “Pergi dari sini! Awas, jangan lihat wajahku! Pada hari kamu melihat wajahku, kamu akan mati!”

10:29Musa berkata, “Seperti yang engkau katakan, aku tidak akan melihat wajahmu lagi.”


  Share Facebook  |  Share Twitter


Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2020
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran