7:17Karena itu, inilah firman TUHAN: Dengan ini engkau akan tahu bahwa Akulah TUHAN. Lihatlah, dengan tongkat di tanganku ini, aku akan memukul air sungai dan itu akan berubah menjadi darah.
7:18Ikan-ikan di sungai akan mati dan airnya akan berbau busuk. Orang Mesir tidak dapat lagi minum air dari sungai.’”
7:19Kemudian, TUHAN berfirman kepada Musa, “Katakan kepada Harun, ‘Ambillah tongkatmu dan ulurkan tanganmu ke atas air orang Mesir, ke atas sungai-sungainya, kanal-kanalnya, dan ke atas kolam-kolamnya, atas semua penampungan air sehingga semuanya itu menjadi darah. Demikianlah, akan ada darah di seluruh tanah Mesir, baik dalam wadah-wadah kayu maupun wadah-wadah batu.’”
7:20Musa dan Harun melaksanakannya seperti yang diperintahkan TUHAN. Lalu, dia mengangkat tongkat dan memukulkannya ke air di sungai, di depan mata Firaun dan para hambanya, dan seluruh air di sungai berubah menjadi darah.
7:21Ikan-ikan di sungai pun mati sehingga sungai berbau busuk. Sebab itu, orang Mesir tidak dapat minum air dari sungai. Darah ada di seluruh Mesir.
7:22Namun, para ahli ilmu gaib Mesir melakukannya juga dengan mantra-mantra rahasianya sehingga hati Firaun dikeraskan. Sebab itu, dia tidak mau mendengarkan mereka, sebagaimana yang telah difirmankan TUHAN.
7:23Firaun berbalik dan kembali ke istananya. Bahkan, dia juga tidak menaruh hatinya terhadap hal ini.
7:24Semua orang Mesir menggali di sekitar sungai untuk mencari air minum karena mereka tidak dapat minum air dari sungai.
7:25Tujuh hari telah berlalu sesudah TUHAN memukul sungai.
Bencana Kedua: Katak
8:1
8:2Jika kamu menolak untuk membiarkan mereka pergi, lihatlah, Aku akan memukul seluruh wilayahmu dengan katak.
8:3Sungai akan dikerumuni oleh katak yang akan naik dan masuk ke dalam istanamu, ke ruang ranjangmu, di ranjangmu, ke dalam rumah hamba-hambamu dan rakyatmu, ke dalam pemanggang rotimu, dan ke dalam loyang-loyang adonanmu.
8:4Katak-katak itu akan naik ke atasmu, ke atas rakyatmu, dan ke atas semua hambamu.’”
8:5Sesudah itu, TUHAN berfirman kepada Musa, “Katakan kepada Harun, ‘Ulurkanlah tanganmu dengan tongkatmu ke atas sungai-sungai, ke atas saluran-saluran air, dan ke atas kolam-kolam, lalu buatlah katak-katak bermunculan di atas tanah Mesir.’”
8:6Harun pun merentangkan tangannya ke atas seluruh air di Mesir, lalu katak-katak bermunculan menutupi tanah Mesir.
8:7Namun, para ahli ilmu gaib juga melakukannya dengan mantra-mantra rahasianya sehingga mereka membuat katak-katak bermunculan di seluruh tanah Mesir.
8:8Kemudian, Firaun memanggil Musa dan Harun dan berkata, “Berdoalah kepada TUHAN supaya Dia menjauhkan katak-katak ini dariku dan dari rakyatku. Setelah itu, aku akan membiarkan bangsa itu pergi supaya mereka dapat berkurban kepada TUHAN.”
8:9Musa berkata kepada Firaun, “Ini adalah kehormatan bagiku. Kapan aku harus berdoa untukmu, untuk hamba-hambamu, dan untuk rakyatmu agar katak-katak itu dilenyapkan dari rumah-rumahmu sehingga mereka akan ada di sungai saja?”
8:10Firaun berkata, “Besok.” Lalu, Musa berkata, “Jadilah seperti yang engkau katakan itu supaya engkau tahu bahwa tidak ada satu pun yang seperti TUHAN, Allah kami.
8:11Katak-katak itu akan pergi darimu, dari istanamu, dari para hambamu, dan dari rakyatmu. Katak-katak itu hanya akan tinggal di sungai.”
8:12Musa dan Harun meninggalkan Firaun, lalu Musa berseru kepada TUHAN mengenai katak-katak yang didatangkan-Nya atas Firaun.
8:13TUHAN pun mengabulkan perkataan Musa sehingga katak-katak itu mati di dalam rumah, di halaman, dan di ladang.
8:14Mereka mengumpulkannya bertimbun-timbun sehingga seluruh negeri itu berbau busuk.
8:15Namun, ketika Firaun melihat bahwa sudah ada kelegaan, dia mengeraskan hatinya dan tidak mau mendengarkan mereka, sebagaimana yang telah TUHAN katakan.
Bencana Ketiga: Nyamuk
8:16
8:17Mereka pun melaksanakannya. Harun mengulurkan tangannya dengan tongkatnya, lalu memukul debu tanah sehingga debu itu menjadi nyamuk yang hinggap pada manusia dan binatang. Semua debu tanah itu menjadi nyamuk di seluruh tanah Mesir.
8:18Para ahli ilmu gaib melakukannya pula dengan mantra-mantra rahasianya untuk mendatangkan nyamuk, tetapi mereka tidak berhasil. Demikianlah nyamuk-nyamuk itu hinggap atas manusia dan atas binatang.
8:19Sebab itu, para ahli ilmu gaib itu berkata kepada Firaun, “Ini adalah jari Allah.” Namun, hati Firaun mengeras dan dia tidak mau mendengarkan mereka, sebagaimana yang telah difirmankan TUHAN.
Bencana Keempat: Lalat
8:20
8:21Jika kamu tidak membiarkan umat-Ku pergi, lihatlah, Aku akan mengirim lalat-lalat kepadamu, dan kepada hamba-hambamu, dan kepada rakyatmu, dan ke dalam istanamu. Rumah orang Mesir akan penuh dengan lalat dan juga tanah tempat mereka berada.
8:22Namun, pada hari itu, Aku akan mengecualikan tanah Gosyen, tempat umat-Ku tinggal sehingga tidak akan ada lalat di sana. Dengan demikian, kamu akan tahu bahwa Aku, TUHAN, ada di tengah-tengah negeri ini.
8:23Aku akan menempatkan pemisah antara umat-Ku dan rakyatmu. Tanda ini akan terjadi besok.’”
8:24Demikianlah TUHAN melakukannya. Sejumlah besar lalat masuk ke dalam istana Firaun dan ke rumah hamba-hambanya, sampai seluruh tanah Mesir. Maka, TUHAN melakukan yang telah dikatakan-Nya. Jutaan lalat masuk ke rumah Firaun dan ke rumah para pejabatnya. Lalat-lalat itu memenuhi seluruh Mesir dan merusak negeri itu.
8:25Lalu, Firaun memanggil Musa dan Harun dan berkata, “Pergilah, persembahkanlah kurban bagi Allahmu di negeri ini!”
8:26Namun, Musa berkata, “Hal itu tidak tepat untuk dilakukan karena kami akan mempersembahkan hal yang keji bagi orang Mesir. Lihatlah, jika kami mempersembahkan hal yang keji bagi orang Mesir di depan mata mereka, bukankah mereka akan merajami kami?
8:27Kami harus pergi sejauh tiga hari perjalanan ke padang belantara dan mempersembahkan kurban kepada TUHAN, Allah kami, sebagaimana yang difirmankan-Nya kepada kami.”
8:28Firaun berkata, “Aku akan membiarkan kamu pergi supaya kamu dapat mempersembahkan kurban kepada TUHAN, Allahmu, di padang belantara. Namun, kamu tidak boleh pergi terlalu jauh. Ayo, berdoalah untukku!”
8:29Musa berkata, “Lihatlah, aku akan undur dari hadapanmu dan aku akan berdoa kepada TUHAN supaya besok lalat-lalat itu menyingkir dari Firaun, dari hamba-hambanya, dan dari rakyatnya. Hanya, jangan sampai Firaun berbuat curang lagi dengan tidak membiarkan bangsa itu pergi untuk mempersembahkan kurban kepada TUHAN.”
8:30Lalu, Musa pergi dari Firaun dan berdoa kepada TUHAN.
8:31TUHAN melakukan yang diminta Musa dan menyingkirkan lalat-lalat itu dari Firaun, dari para hambanya, dan dari rakyatnya. Tidak ada satu pun yang tertinggal.
8:32Namun, kali ini pun Firaun mengeraskan hatinya dan tidak membiarkan bangsa itu pergi.
Bencana Kelima: Penyakit atas Ternak Orang Mesir
9:1
9:2Sebab, jika engkau menolak untuk membiarkan mereka pergi dan terus-menerus menahan mereka,
9:3lihatlah, tangan TUHAN akan datang dengan wabah penyakit yang sangat berat atas ternakmu di ladang, atas kuda, atas keledai, atas unta, atas kawanan sapi, dan atas kawanan domba.
9:4Namun, TUHAN akan membedakan ternak orang Israel dengan ternak orang Mesir sehingga tidak ada yang akan mati dari milik keturunan Israel.
9:5TUHAN telah menetapkan satu waktu, kata-Nya: Besok, TUHAN akan melaksanakannya di negeri ini.’”
9:6Keesokan harinya, TUHAN melaksanakan hal tersebut dan semua ternak orang Mesir pun mati, tetapi tidak ada satu pun ternak keturunan Israel yang mati.
9:7Firaun mengutus orang, dan lihatlah, tidak ada satu pun ternak orang Israel yang mati. Namun, hati Firaun dikeraskan dan dia tidak membiarkan bangsa itu pergi.
Bencana Keenam: Bisul
9:8
9:9Itu akan menjadi debu halus di seluruh tanah Mesir dan akan menjadi bisul yang pecah bernanah pada manusia dan binatang di seluruh tanah Mesir.”
9:10Lalu, mereka mengambil abu dari tungku dan berdiri di hadapan Firaun. Kemudian, Musa menghamburkannya ke udara dan itu menjadi bisul yang pecah bernanah pada manusia dan binatang.
9:11Para ahli ilmu gaib tidak dapat berdiri di hadapan Musa karena bisul itu sebab bisul itu juga menjangkiti para ahli ilmu gaib, seperti semua orang Mesir.
9:12Namun, TUHAN mengeraskan hati Firaun sehingga dia tidak mau mendengarkan mereka, sebagaimana yang telah difirmankan TUHAN kepada Musa.
Bencana Ketujuh: Hujan Es
9:13
9:14Sebab, kali ini Aku akan mengirimkan segala malapetaka-Ku atas dirimu, atas hamba-hambamu, dan atas rakyatmu supaya kamu tahu bahwa tidak ada satu pun yang seperti Aku di seluruh bumi.
9:15Sekarang pun Aku dapat mengulurkan tangan-Ku untuk memukul kamu dan rakyatmu dengan wabah penyakit, dan kamu akan dilenyapkan dari bumi.
9:16Namun, sesungguhnya, untuk alasan ini Aku masih membiarkanmu berdiri, yaitu untuk mempertunjukkan kuasa-Ku kepadamu dan untuk memasyhurkan nama-Ku di seluruh bumi!
9:17Meskipun demikian, kamu masih saja meninggikan diri terhadap umat-Ku dan tidak membiarkan mereka pergi.
9:18Lihat, besok, kira-kira pada waktu seperti ini, Aku akan menurunkan hujan es yang sangat dahsyat, yang belum pernah terjadi di Mesir, sejak didirikan sampai sekarang.’
9:19Sebab itu, sekarang, amankanlah ternakmu dan segala yang kamu miliki di ladang. Setiap orang dan binatang yang ada di padang dan tidak dibawa ke rumah akan mati ketika hujan es menghujani mereka.”
9:20Beberapa orang dari antara hamba Firaun yang takut akan firman TUHAN melarikan para budaknya dan ternaknya ke dalam rumah.
9:21Namun, orang yang tidak mengacuhkan firman TUHAN meninggalkan para budaknya dan ternaknya di padang.
9:22Kemudian, TUHAN berkata kepada Musa, “Acungkan tanganmu ke langit sehingga hujan es turun di seluruh tanah Mesir, atas manusia dan atas binatang, dan atas segala tumbuhan di padang, di tanah Mesir.”
9:23Setelah itu, Musa mengacungkan tangannya ke langit dan TUHAN mengirim guntur, dan hujan es, dan api yang menyambar sampai ke bumi. Demikianlah, TUHAN menghujani tanah Mesir dengan hujan es.
9:24Hujan es turun dan api terus-menerus menyambar di tengah-tengah hujan es itu, sangat dahsyat. Yang seperti itu belum pernah terjadi di seluruh tanah Mesir sejak Mesir menjadi suatu bangsa.
9:25Hujan es itu menghantam seluruh tanah Mesir, segala sesuatu yang ada di ladang, baik manusia maupun binatang. Hujan es juga menghantam segala tanaman di ladang dan menghancurkan setiap pohon di ladang.
9:26Hanya di tanah Gosyen, tempat tinggal keturunan Israel, yang tidak ditimpa oleh hujan es.
9:27Firaun menyuruh orang untuk memanggil Musa dan Harun, lalu berkata kepada mereka, “Kali ini, aku telah berdosa. TUHAN-lah yang benar. Aku dan rakyatku yang salah.
9:28Berdoalah kepada TUHAN sebab ini sudah cukup! Jangan lagi ada guntur Allah dan hujan es ini. Setelah itu, Aku akan membiarkan kalian pergi dan kalian tidak usah tinggal di sini lagi.”
9:29Musa berkata kepadanya, “Segera setelah aku keluar dari kota ini, aku akan menadahkan telapak tanganku kepada TUHAN, dan guntur akan berhenti serta tidak akan ada lagi hujan es supaya kamu akan mengetahui bahwa bumi ini adalah milik TUHAN.
9:30Namun, aku tahu bahwa kamu dan para hambamu belum juga takut kepada TUHAN Allah.”
9:31Benih rami dan jelai telah dihancurkan sebab jelai baru bertunas dan benih rami sedang mekar.
9:32Akan tetapi, gandum dan jawawut belum tiba musimnya, jadi tumbuhan-tumbuhan ini tidak dihancurkan.
9:33Musa keluar dari kota itu, dari Firaun, dan menadahkan telapak tangannya kepada TUHAN, maka guntur dan hujan es itu berhenti, dan hujan tidak lagi tercurah ke bumi.
9:34Ketika Firaun melihat bahwa hujan, hujan es, dan guntur telah berhenti, dia berdosa lagi. Dia dan para hambanya kembali mengeraskan hati mereka.
9:35Hati Firaun tetap keras dan dia tidak membiarkan keturunan Israel untuk pergi, sebagaimana yang telah difirmankan TUHAN melalui Musa.
Bencana Kedelapan: Belalang
10:1
10:2dan agar kamu dapat menceritakannya di telinga anakmu dan cucumu bagaimana Aku mempermainkan orang Mesir dan bagaimana Aku mempertunjukkan tanda-tanda-Ku di antara mereka. Dengan demikian, kamu dapat mengetahui bahwa Akulah TUHAN.”
10:3Kemudian, Musa dan Harun menghadap Firaun dan berkata kepadanya, “Inilah firman TUHAN, Allah orang Ibrani, ‘Berapa lama lagi kamu akan menolak untuk merendahkan dirimu di hadapan-Ku? Biarkan umat-Ku pergi supaya mereka dapat melayani Aku!
10:4Jika kamu menolak untuk membiarkan umat-Ku pergi, lihatlah, besok Aku akan mendatangkan belalang di wilayahmu,
10:5dan belalang-belalang itu akan menutupi permukaan tanah sehingga tidak ada yang dapat melihat tanah itu. Belalang-belalang itu akan memakan habis sisa-sisa yang masih tertinggal dari peristiwa hujan es dan mereka akan memakan semua pohon yang baru tumbuh bagimu di ladang,
10:6dan mereka akan memenuhi istanamu, dan rumah hamba-hambamu, dan rumah seluruh orang Mesir. Ini adalah sesuatu yang belum pernah dilihat, baik oleh ayahmu maupun nenek moyangmu, sejak mereka lahir di dunia sampai pada hari ini.’” Kemudian, Musa dan Harun berbalik keluar meninggalkan Firaun.
10:7Hamba-hamba Firaun berkata kepadanya, “Berapa lama orang ini akan menjadi jerat bagi kita? Biarkanlah orang-orang itu pergi supaya mereka dapat melayani TUHAN, Allah mereka. Apakah engkau belum menyadari bahwa Mesir telah binasa?”
10:8Sebab itu, Musa dan Harun dibawa kembali kepada Firaun dan dia berkata kepada mereka, “Pergilah! Layani TUHAN, Allahmu. Namun, siapa dan siapa yang akan pergi?”
10:9Musa menjawab, “Kami akan pergi bersama orang-orang muda dan orang-orang tua, bersama anak-anak laki-laki kami dan anak-anak perempuan kami, bersama kawanan domba kami dan kawanan sapi kami. Kami akan pergi sebab kami harus mengadakan perayaan bagi TUHAN.”
10:10Firaun berkata kepada mereka, “Kiranya TUHAN menyertaimu ketika aku membiarkanmu pergi beserta anak-anakmu. Lihat, ada kejahatan di wajahmu.
10:11Tidak boleh begitu! Pergilah sekarang, tetapi hanya laki-laki, dan layani TUHAN, sebab itulah yang kamu inginkan.” Kemudian, mereka diusir dari hadapan Firaun.
10:12TUHAN berfirman kepada Musa, “Ulurkanlah tanganmu ke atas tanah Mesir supaya belalang datang ke atas tanah Mesir dan memakan segala tumbuhan di tanah itu, apa saja yang tersisa dari hujan es itu.”
10:13Kemudian, Musa mengulurkan tongkatnya ke atas tanah Mesir, dan TUHAN mengembuskan angin timur di negeri itu sepanjang siang dan sepanjang malam. Besok paginya, angin dari timur itu telah membawa belalang-belalang.
10:14Belalang berdatangan di seluruh tanah Mesir dan hinggap di seluruh wilayah Mesir. Belum pernah ada belalang-belalang seperti itu sebelumnya, dan tidak akan pernah ada lagi sesudahnya.
10:15Belalang-belalang itu menutupi seluruh permukaan tanah sehingga negeri itu menjadi gelap. Mereka makan segala tumbuhan di tanah itu, segala buah dari pohon-pohon yang tersisa dari hujan es. Di pohon tidak ada hijau yang tersisa atau apa pun yang tumbuh di ladang, di seluruh tanah Mesir.
10:16Dengan segera, Firaun memanggil Musa dan Harun dan berkata, “Aku telah berdosa kepada TUHAN, Allahmu, dan kepadamu.
10:17Karena itu, sekarang, aku mohon kepadamu, ampunilah dosaku satu kali ini saja, dan berdoalah kepada TUHAN, Allahmu, supaya Dia menjauhkan aku dari kematian ini.”
10:18Lalu, Musa undur dari Firaun dan berdoa kepada TUHAN.
10:19TUHAN pun mendatangkan angin barat yang sangat kuat, yang mengangkat belalang-belalang itu sehingga tercampak ke Laut Teberau. Tidak ada seekor belalang pun yang tertinggal di seluruh wilayah Mesir.
10:20Akan tetapi, TUHAN mengeraskan hati Firaun supaya dia tidak membiarkan keturunan Israel pergi.
Bencana Kesembilan: Kegelapan
10:21
10:22Musa pun mengulurkan tangannya ke langit dan gelap gulita meliputi seluruh tanah Mesir selama tiga hari.
10:23Mereka tidak dapat saling melihat dan tidak dapat beranjak dari tempatnya selama tiga hari. Namun, ada terang di tempat tinggal keturunan Israel.
10:24Karena itu, Firaun memanggil Musa lagi dan berkata, “Pergi dan layanilah TUHAN! Hanya, kawanan domba dan ternakmu harus tetap tinggal. Anak-anakmu juga boleh pergi besertamu.”
10:25Namun, Musa berkata, “Engkau juga harus memberikan kurban-kurban dan persembahan bakaran supaya kami dapat mempersembahkan kurban kepada TUHAN, Allah kami.
10:26Ternak kami pun harus ikut bersama kami, tidak seekor pun yang akan ditinggalkan sebab kami harus mengambil dari itu untuk melayani TUHAN, Allah kami. Sampai kami tiba di sana, kami sendiri tidak mengetahui dengan apa kami harus melayani TUHAN.”
10:27Namun, TUHAN mengeraskan hati Firaun sehingga dia tidak membiarkan mereka pergi.
10:28Firaun berkata kepada Musa, “Pergi dari sini! Awas, jangan lihat wajahku! Pada hari kamu melihat wajahku, kamu akan mati!”
10:29Musa berkata, “Seperti yang engkau katakan, aku tidak akan melihat wajahmu lagi.”
Bencana Kesepuluh: Semua Anak Sulung Akan Mati
11:1
11:2Sekarang, sampaikanlah hal ini ke telinga umat itu agar setiap laki-laki meminta kepada tetangganya dan setiap perempuan kepada tetangganya, yaitu barang-barang emas dan perak.
11:3TUHAN akan memberikan kepada umat itu kemurahan di mata orang Mesir, apalagi Musa adalah orang yang terpandang di tanah Mesir, baik di mata hamba-hamba Firaun dan di mata penduduknya.’”
11:4Karena itu, Musa berkata, “Inilah firman TUHAN, ‘Kira-kira pada tengah malam, Aku akan keluar ke tengah-tengah Mesir,
11:5dan semua anak sulung di tanah Mesir akan mati, mulai dari anak sulung Firaun, yang duduk di takhtanya, hingga anak sulung budak perempuan yang ada di balik kilangan, begitu juga dengan semua anak sulung binatang.
11:6Akan ada ratapan yang sangat hebat di seluruh Mesir; suatu ratapan yang belum pernah ada dan tidak akan pernah ada lagi.
11:7Namun, seekor anjing pun tidak akan bergerak lidahnya atas keturunan Israel, baik manusia ataupun binatang, supaya kamu mengetahui bahwa TUHAN membuat perbedaan antara Mesir dan Israel.
11:8Semua hambamu akan bersujud kepadaku dan membungkukkan diri mereka kepadaku sambil berkata: Keluarlah kamu dan seluruh umat yang mengikutimu! Setelah itu, aku baru akan pergi.’” Kemudian, dia pergi dari Firaun dalam kemarahan yang menyala-nyala.
11:9TUHAN berfirman kepada Musa, “Firaun tidak akan mendengarkanmu. Dengan demikian, mukjizat-mukjizat-Ku akan berlipat ganda di tanah Mesir.”
11:10Itulah sebabnya, Musa dan Harun melakukan semua mukjizat besar itu di depan Firaun, tetapi TUHAN mengeraskan hati Firaun sehingga dia tidak membiarkan keturunan Israel keluar dari negerinya.
Hari Raya Paskah
12:1
12:2“Bulan ini akan menjadi permulaan bulan-bulan bagimu dan akan menjadi bulan pertama dalam setahun bagimu.
12:3Sampaikanlah kepada seluruh jemaat Israel, katakanlah, ‘Pada hari kesepuluh bulan ini, setiap laki-laki harus mengambil seekor domba untuk setiap rumah.
12:4Jika satu rumah terlalu sedikit jumlahnya untuk seekor domba, biarlah dia bersama tetangga yang dekat dengan rumahnya mengambil berdasarkan jumlah jiwa. Kamu harus memperkirakan domba itu berdasarkan berapa banyak yang dimakan oleh setiap orang.
12:5Dombamu itu harus tidak bercacat, jantan, dan berumur setahun, dan kamu dapat mengambilnya dari antara domba atau kambing.
12:6Kamu harus menyimpannya sampai pada hari keempat belas bulan ini. Setelah itu, seluruh jemaat Israel harus menyembelihnya pada waktu senja.
12:7Kemudian, mereka harus mengambil darahnya dan mengoleskannya pada kedua tiang dan ambang pintu rumah tempat mereka memakannya.’
12:8‘Pada malam itu juga, mereka harus makan daging itu, yang dipanggang pada api, dan mereka harus memakannya dengan roti tidak beragi dan sayur pahit.
12:9Jangan memakannya mentah-mentah atau matang karena direbus dengan air, melainkan pangganglah dengan api, baik kepalanya, dan kakinya, beserta isi perutnya.
12:10Kamu tidak boleh menyisakannya sampai pagi. Apa pun yang tersisa dari itu sampai pagi harus kamu bakar dengan api.’
12:11‘Beginilah kamu harus memakannya, yaitu dengan pinggangmu yang dililit sabuk, dengan kasutmu di kakimu, dan dengan tongkatmu di tanganmu, dan kamu harus memakannya dengan cepat, itulah Paskah bagi TUHAN.’
12:12‘Pada malam itu, Aku akan melintasi seluruh tanah Mesir dan akan memukul setiap anak sulung di tanah Mesir, baik itu manusia maupun binatang, dan Aku akan menjatuhkan penghakiman atas seluruh ilah Mesir. Akulah TUHAN.
12:13Darah itu akan menjadi tanda bagimu pada rumah tempat kamu tinggal. Ketika Aku melihat darah itu, Aku akan melewatkan rumahmu agar tidak ada bencana yang akan menimpamu dan membinasakanmu ketika Aku memukul tanah Mesir.’
12:14‘Hari ini akan menjadi hari peringatan bagimu dan kamu harus memeliharanya sebagai suatu hari raya bagi TUHAN, turun-temurun. Kamu harus memeliharanya sebagai suatu ketetapan untuk selama-lamanya.
12:15Selama tujuh hari kamu harus makan roti tidak beragi, tetapi pada hari pertama kamu harus menyingkirkan ragi dari rumahmu. Karena siapa pun yang makan sesuatu yang beragi sejak hari pertama sampai hari ketujuh, nyawanya harus dilenyapkan dari Israel.
12:16Pada hari pertama akan ada pertemuan kudus, begitu pula pada hari ketujuh akan ada pertemuan kudus bagimu. Tidak ada pekerjaan yang boleh dilakukan pada hari-hari itu. Apa yang perlu dimakan oleh setiap orang, hanya itulah yang boleh kamu siapkan.
12:17Kamu harus tetap memelihara hari raya Roti Tidak Beragi sebab tepat pada hari itu Aku telah membawa pasukanmu keluar dari tanah Mesir. Karena itu, kamu harus memelihara hari ini turun-temurun sebagai ketetapan untuk selama-lamanya.
12:18Dalam bulan pertama, pada hari keempat belas bulan itu, kamu harus makan roti tidak beragi sampai pada hari kedua puluh satu bulan itu, pada waktu sore.
12:19Selama tujuh hari tidak boleh ada ragi yang didapati dalam rumahmu. Karena siapa pun makan sesuatu yang beragi, nyawanya akan dilenyapkan dari antara jemaat Israel, baik orang asing atau penduduk asli negeri itu.
12:20Kamu tidak boleh makan apa pun yang beragi. Di seluruh tempat tinggalmu, kamu harus makan roti tidak beragi.’”
12:21Kemudian, Musa memanggil semua tua-tua Israel dan berkata kepada mereka, “Pilihlah dan ambillah domba berdasarkan keluargamu dan sembelihlah domba Paskah itu.
12:22Ambillah seikat hisop dan celupkan itu ke dalam darah di sebuah baskom. Lalu, oleslah ambang pintu dan dua tiangnya dengan darah di baskom itu. Tidak ada seorang pun yang boleh keluar dari pintu rumah sampai pagi,
12:23sebab TUHAN akan melintas untuk memukul orang Mesir, dan ketika Dia melihat darah pada ambang pintu dan pada dua tiangnya, TUHAN akan melewatkan pintu itu dan tidak akan mengizinkan si pembinasa masuk ke dalam rumahmu untuk memukulmu.
12:24Kamu harus memelihara hal ini sebagai ketetapan bagimu dan anak-anakmu untuk selamanya.
12:25Saat kamu memasuki negeri yang akan diberikan TUHAN kepadamu, seperti yang telah dijanjikan-Nya, kamu harus tetap memelihara ibadah ini.
12:26Apabila anak-anakmu bertanya kepadamu, ‘Apa arti ibadah ini bagimu?’
12:27kamu harus menjawab, ‘Ini adalah kurban Paskah bagi TUHAN yang melewatkan rumah keturunan Israel di Mesir ketika Dia memukul orang Mesir, tetapi meluputkan rumah kami.’” Lalu, umat itu bersujud dan menyembah.
12:28Kemudian, keturunan Israel pergi dan melaksanakannya, sebagaimana yang telah diperintahkan TUHAN kepada Musa dan Harun, demikianlah mereka melaksanakannya.
Anak Sulung Orang Mesir Mati
12:29
12:30Pada malam itu, Firaun bangun, dia, dan semua hambanya, dan seluruh orang Mesir. Lalu, terdengarlah jerit tangis yang dahsyat di Mesir sebab tidak ada satu pun rumah yang tidak ada kematian.
12:31Pada malam itu juga, Firaun memanggil Musa dan Harun, lalu berkata, “Bangkitlah, keluarlah kamu dari antara rakyatku, baik kamu maupun keturunan Israel, dan pergi, layanilah TUHAN seperti katamu itu.
12:32Bawa juga kawanan dombamu dan ternakmu seperti katamu itu, pergilah, dan berkatilah juga aku.”
12:33Orang Mesir pun mendesak bangsa itu dan menyuruh mereka keluar dari negeri itu sesegera mungkin sebab mereka berkata, “Kami semua bisa mati.”
12:34Kemudian, bangsa itu mengangkat adonan yang belum beragi beserta tempat adonannya yang dibungkus dengan pakaiannya ke atas bahu mereka.
12:35Keturunan Israel juga telah melaksanakan yang dikatakan Musa, yaitu mereka meminta barang-barang perak, barang-barang emas, dan pakaian dari orang Mesir.
12:36TUHAN memberikan kepada bangsa ini kemurahan hati di mata orang Mesir sehingga orang Mesir memberi yang mereka minta. Demikianlah mereka merampasi orang Mesir.