Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [CEV]     [PL]  [PB] 
 <<  Titus 1 : 6 >> 

CEV: they must have a good reputation and be faithful in marriage. Their children must be followers of the Lord and not have a reputation for being wild and disobedient.


AYT: Dia haruslah orang yang tidak bercela, suami dari satu istri, mempunyai anak-anak yang percaya, dan tidak dituduh karena hidup yang tidak bermoral atau memberontak.

TB: yakni orang-orang yang tak bercacat, yang mempunyai hanya satu isteri, yang anak-anaknya hidup beriman dan tidak dapat dituduh karena hidup tidak senonoh atau hidup tidak tertib.

TL: yaitu barangsiapa yang tiada bercela, dan suami seorang isteri sahaja, dan anak-anaknya beriman dan tiada di dalam tuduhan percabulan, dan tiada durhaka.

MILT: sekiranya ada orang yang tidak bercela, suami dari satu istri, memiliki anak-anak yang percaya, tidak berada di bawah tuduhan hidup tidak senonoh atau tidak taat aturan.

Shellabear 2010: Mereka haruslah orang yang tidak bercela dan hanya beristri seorang. Anak-anaknya haruslah hidup di dalam iman, tidak pernah dituduh berbuat cabul, dan bukan orang durhaka.

KS (Revisi Shellabear 2011): Mereka haruslah orang yang tidak bercela dan hanya beristri seorang. Anak-anaknya haruslah hidup di dalam iman, tidak pernah dituduh berbuat cabul, dan bukan orang durhaka.

Shellabear 2000: Mereka haruslah orang yang tidak bercela dan hanya beristri seorang. Anak-anaknya haruslah hidup di dalam iman, tidak pernah dituduh berbuat cabul, dan bukan orang durhaka.

KSZI: Seorang tua-tua hendaklah tidak bercela, dan beristeri seorang sahaja, manakala anak-anaknya haruslah hidup beriman dan tidak dapat dituduh berkelakuan liar serta ingkar.

KSKK: Mereka harus tanpa cacat, hanya sekali menikah, yang anak-anaknya hidup beriman serta tidak dituduh menjalankan hidup yang tidak senonoh atau durhaka.

WBTC Draft: Orang yang menjadi penatua, haruslah tidak bercacat. Ia hanya boleh beristri satu. Anak-anaknya juga harus orang percaya. Mereka tidak boleh dikenal sebagai anak liar dan tidak taat.

VMD: Orang yang menjadi penatua, haruslah tidak bercacat. Ia hanya boleh beristri satu. Anak-anaknya juga harus orang percaya. Mereka tidak boleh dikenal sebagai anak liar dan tidak taat.

AMD: Penatua haruslah orang yang hidup dengan benar. Ia hanya boleh menjadi suami dari satu istri, dan mempunyai anak-anak yang percaya kepada Allah, bukan anak-anak yang hidupnya tidak pantas atau suka memberontak.

TSI: Untuk dipilih menjadi penatua, orang itu harus hidup tidak bercela. Dia harus setia kepada istrinya dan tidak boleh mempunyai istri lebih dari satu. Anak-anaknya juga harus orang percaya. Mereka tidak boleh dikenal sebagai anak yang tidak bisa diatur atau yang tidak taat.

BIS: Seorang pemimpin jemaat hendaklah seorang yang tanpa cela; ia harus mempunyai hanya seorang istri; anak-anaknya harus sudah percaya kepada Kristus dan bukan yang dikenal sebagai anak berandal dan yang tidak bisa diatur.

TMV: Seorang pemimpin jemaah haruslah orang yang tidak bercela; dia mesti mempunyai seorang isteri sahaja; anak-anaknya mesti percaya kepada Kristus, berkelakuan baik, dan bersifat taat.

BSD: Seorang pemimpin jemaat yang akan engkau angkat itu sebaiknya orang yang hidupnya tanpa cela. Ia harus beristri satu saja, anak-anaknya sudah percaya kepada Yesus Kristus, dan bukan anak-anak nakal yang tidak bisa diatur.

FAYH: Pilihlah orang-orang yang hidupnya terpuji; mereka tidak boleh beristri lebih dari seorang dan anak-anak mereka harus mengasihi Tuhan dan tidak terkenal liar atau tidak patuh kepada orang tuanya.

ENDE: jakni hanja orang-orang jang tak bertjatjat namanja, jang kawin hanja satu kali, jang anak-anaknja beriman, taktergugat kelakuannja pun tidak durhaka.

Shellabear 1912: jikalau orang tiada bercela, dan seorang sahaja bininya, dan anak-anaknya beriman dan tiada dituduh sebab percabulan, dan bukan orang durhaka.

Klinkert 1879: Ija-itoe barang-siapa, jang tidak berkatjelaan dan jang hanja sa'orang djoea isterinja dan jang anak-anaknja pon pertjaja dan jang tabolih ditoedoeh dari hal risau ataw kategaran.

Klinkert 1863: {1Ti 3:2} Ija-itoe barang-siapa jang tidak bersalah, dan jang berbini satoe sadja, dan jang poenja anak-anak pertjaja, jang tiada bolih ditoedoh orang dari bergadoh atawa melawan prentah.

Melayu Baba: jikalau ada orang yang t'ada chla, dia punya bini satu saja, ada anak-anak yang perchaya, dan yang t'ada kna d'awa fasal perchabolan, dan bukan orang derhaka.

Ambon Draft: Djikalaw ada barang sa-awrang jang tijada kasalahan, suwami deri sawatu djuga bini, pada sijapa ada anak-anak jang beriman, jang tijada depersalahkan deri peri hidop takaruwan, dan jang tijada berdjumawa.

Keasberry 1853: Iya itu barang siapa yang tiada bursalah, dan yang buristri suatu, dan yang ada buranak anak sutiawan, yang tiada bulih ditudoh orang burgadoh, atau mulawan prentah.

Keasberry 1866: Jika ada barang siapa yang tiada bŭrsalah, dan yang bŭristri suatu, dan yang ada branak anak sŭtiawan, yang tiada bulih ditudoh orang bŭrgadoh, atau mŭlawan hukum,

Leydekker Draft: DJikalaw barang sa`awrang tijada 'ada kadalihan, sa`awrang laki 2 jang ber`isterij sawatu, jang sudah ber`awleh 'anakh 2 mu`min, jang tijada katudohan deri pada lebeh 2 an, 'ataw jang tijada nakal 'adanja.

AVB: Seorang tua-tua hendaklah tidak bercela, dan beristeri seorang sahaja, manakala anak-anaknya haruslah hidup beriman dan tidak dapat dituduh berkelakuan liar serta ingkar.

Iban: Tuai eklisia enda tau enda orang ke nadai penyalah, ke bisi siku aja bini, lalu anak iya endang orang ke arap, ke nadai kala didinga enda manah ulah, tauka enda ngasi.


TB ITL: yakni <1510> orang-orang <5100> yang tak bercacat <410>, yang mempunyai <435> hanya satu <1520> isteri <1135>, yang anak-anaknya <5043> hidup <2192> beriman <4103> dan tidak dapat <3361> dituduh <2724> karena hidup tidak senonoh <810> atau <2228> hidup tidak tertib <506>. [<1487> <1722>]


Jawa: yaiku para wong kang tanpa cacad, arabi siji, kang anak-anake padha laku pracaya lan ora bisa ditarka uripe ora pantes tuwin ora tumata.

Jawa 2006: yaiku para wong kang tanpa cacad, kang somahé siji, kang anak-anaké padha pracaya lan ora didakwa marga uripé ora pantes tuwin ora tumata.

Jawa 1994: Pinituwa kuwi kudu wong sing tanpa cacad; kudu mung duwé bojo siji, sing anak-anaké wis precaya, lan ora kalok wong sing mblunthah utawa ora mbangun-turut.

Jawa-Suriname: Tegesé, sedulur sing mbok pilih dadi penuntun kuwi kuduné sedulur sing blas ora kenèng disalahké karo wong liyané, awit apik klakuané. Kuduné sedulur sing nduwé bojo siji. Anak-anaké kudu pretyaya marang Gusti Allah lan ora kenèng diomong wong nèk ora urus apa ora manut.

Sunda: jalma nu taya celana; anu bojona ngan hiji; anu anak-anakna palercaya ka Kristus, henteu baragajul atawa bangkawarah.

Sunda Formal: Nu kudu diangkat teh, anu mulus kalakuan, anu teu nyandung, anu anak-anakna balageur, anu taya cawadeunana, jeung anu tara ngabarandel.

Madura: Oreng se daddi pamimpinna jema’at kodu oreng se tadha’ calena; se pera’ andhi’ bine settong; na’-ana’na kodu la parcaja ka Almasih, se ta’ juba’ nyama lantaran brandhal otaba ta’ ekenneng ator.

Bauzi: Dam im nehasu meedam dam lamota oho gagu fa Kristus bake tu vuzehi meedam dam laba vuusu im vameame faheme modiam dam busao damalem neàte. Da lam, “Am git modeho,” lahame ba meit aba ba vàlu gagom im vabak ame. Labi laha ame da lam gi lahi vàmtea vam bak ame. Labi laha ame da labe am datat Kristus bake tu vuzehi meeda. Labi am data laba ba meit aame aba neha, “Om data abo ahusobuli gi ostame git meedam datat moz. Labi oho gagoho im laha mu fa ibi iho ozoho bak modelo àhàki odosi meedam datat moz,” lahame ba damat vàlu feàtàdam vabak ame.

Bali: anake ane dadi panglingsir ento patut tan paceda; ia patut ngelah kurenan tuah aukud dogen muah pianak-pianakne patut pracaya teken Ida Sang Kristus, buina ia tusing taen nekaang paplungguhan malarapan solah pianakne ane tuara nganutin pidabdab muah tuara ngidepang munyi.

Ngaju: Bahalap amon ije biti pamimpin ungkup te jaton bara kasalan; ie baya aton ije sawae; kare anake uras jari percaya dengan Kristus tuntang kare anak te dia nakal kilau anak je dia tau iator.

Sasak: Dengan saq jari pemimpin jemaah harus dengan saq ndẽq bedowẽ cacat cele; ie harus bedowẽ cume sopoq senine; bije-bijene harus idup lẽq dalem iman dait ndẽqne tekenal jari kanak tele dait saq ndẽq bau teatur.

Bugis: Séddié pamimping jema’ sitinajai séddi tau iya dé’é gaga cellana; harusu’i mappunnai séddi bawang bainé; ana’-ana’na harusu’i mateppe’ni ri Kristus sibawa tenniya iya riissengngé selaku ana’ benna sibawa dé’ nawedding riyatoro’.

Makasar: Se’rea pamimping jama’ah parallui tau tenaya callanna; musti sitauji bainenna; ana’-ana’na musti tappa’mi ri Almasi, siagang teai ana’-ana’ bambala’ yareka tenaya nakkulle niatoro’.

Toraja: tu kumua minda-minda tu tae’ sayuanna, sia misa’ri bainena, sia ma’patongan tu anakna sia tae’ naditanda’ umpogau’ tang penggauran sia tangia to tang diada’.

Duri: ia to tau la menjaji pekaamberan, iamo to tomakassing, mesa'ra bainena, na ia to anakkana tomatappa' ngasanmo lako Puang Isa, te'da natangmangpesa'ding ba'tu diparapa' mpugauk sala.

Gorontalo: Tawu ta mowali tauwa lo jama'ati musi tawu ngota ta dila o tambio huhutuliyo, bo ngota dileliyo, mongowalaiyo paracaya ode oli Isa Almasih, dila lawuweli wawu hetumula o aturu.

Gorontalo 2006: Tau̒wa ngota lojamaa̒ mamusi ngotaalio tadiila oa̒aibu; Tio musi bo odile taabua ngota; mongo walai̒o patutilio malo malacaya li Almasi wau diila otaawa lotau laputalo wau tadiila mowali atuluwolo.

Balantak: Mian men bo penatua tiodaa mian men sianta idekna, sa'a-sa'angu' a boroki'na, anakna tio men parasaya ni Kristus, ka' taasi' men tolele koi anak men tabingal ka' sian momorongori.

Bambam: To la mendadi mesa pebaba ada' pahallu tä' deem sassainna, la anggam mesa bainena, anna änä'na pahallu to meimam tä' deem kaissangam angga untuhu'i kamohäeam sugali'na umpogau' kakadakeam battu haka si moka dipahe'.

Kaili Da'a: Tau to masipato raonggotaka majadi topanggeniaka topomparasaya aga tau da'a naria inggu to nasalana, to natutu rarana nompiara rongona samba'a lau. Ana-anana kana momparasaya i Pue Yesus bo ne'e aga mompebasa matuwu masana ri dunia, bo ne'e mawatu.

Mongondow: Intau inta baliíon itoi kon jama'at mustibií intau mopia, bo tongaí kobuḷoi kon tobatuí, bo ki adiínya mita mustibií inta komintandon nopirisaya ko'i Kristus bo diaí doman mokaḷakuang, bo mo'ibog doman mokidongog kong guyanga.

Aralle: Pahallu dai kekasalaang, mesa supu bahinena, änä'na dai mala la membabe karake, ampo' mala dipetahpa' anna tuhu'-tuhu'ang pano di to baha'na.

Napu: Hai tauna au raangka mewali tadulakonda to Sarani, hangangaa tauna au bara ara kamasalana, au hadua pea towawinena; anana hangangaa mepoinalai wori i Kerisitu, hai barahe au makasara hai au mearoha.

Sangir: Sěngkatau pangahạ u jamaatẹ̌ e kai tạ sěngkul᷊e, kawinge mang sěngkatau, anạ e harusẹ̌ seng mạngimang si Kristus dingangu wal᷊inewe anạ tawe dusule ringangu ta kasasěngkul᷊ang.

Taa: Wali anu to kuto’o seore etu, etu semo tempo korom mangampilis tau to mawali ketua ntau to mangaya, pilis tau to ewa si’i lengkonya. Tau etu tau to tare lengkonya to maya napakasala nsa’e. Ia samba’aja rongonya, pasi ananya mangaya seja i Pue. Pasi ananya etu ane ri pangkita nsa’e ia si’a tau to ojo mangalulu pamporani ndayanya pasi si’a tau to mangewa tau tu’anya.

Rote: Penatua fo o sanga so'uk ndia, muse hataholi esa, sala-singon ta; saoinan ka'da esa; ana nala muse lamahele Kristus so, fo ela ala boso da'di ni'iana mangalau kala, do ni'iana langa batu kala.

Galela: So nakoso o nyawa ipipiricaya o bolu moika manga bobareta nahiri, bilasu komanena: Nakoso o nyawa moi la wodadi o nyawa ipipiricaya manga bobaretaka gena, o nyawa una manena ma moi waasi o nyawa iwikalaki. Komagena una bilasu ma peqeka ka momatengo de upa o ngopeqeka ma somoa wadupali, de awi ngopa-ngopa yangodu bilasu iwisigise qaloha de o nyawa ma somoa lo yanako awi ngopa manga oho ma rabaka yodupawa o dorou yaaka.

Yali, Angguruk: Penatua in enebuhunon arimano onoriyen enebug uruk elehon, unuhesi misig werehon, unumalikisi Allah ubam wenggel harukon eneg lahap enebuhun. Unumalikisi inindi hare reg lit iniknisi inisingasi enele holtuk elehon in enebuhun fug.

Tabaru: 'O jamati ma balusu moi ge'ena koidadiwa de manga ronga ma dorouoka; 'ona salingou manga wekata ka 'o ngai moioka; manga ngowa-ngowaka salingou yongakuokau ma Kristusika de 'uwa gee yo'ahu kaitimaronga de koyosingou-ngounuwa.

Karo: sekalak pertua ula min lit si man pandangen; sekalak ngenca ndeharana, janah anak-anakna erkiniteken man Kristus dingen la icap kalak gutul ntah pe la terajarken.

Simalungun: ai ma dalahi na so dong sihataon bani, paramangon ni sada naboru, pardakdanak na porsaya, na so adong pamandangon bani parlahou anjaha seng jungil.

Toba: Naeng ma nasida so hasurahan, dongan saripe ni sada parompuan, paranakkon na porsea, angka na so tarhata sineang roha manang na jungking pe.

Dairi: Ulang lot sirèhèen bai pengendeng; pellin sada ukum sinibagesna, perdukak percaya bai Kristus, oda perdukak jèngèng, janah oda ndorok iatur.

Minangkabau: Surang pamimpin jamaat andaklah urang nan indak bacacek; inyo musti hanyo punyo bini surang; anak-anaknyo musti lah ba iman kapado Isa Almasih, sarato indak takato sabagai anak nan indak bakatantuan, atau indak bisa di atur.

Nias: Sondrõnia'õ banua Niha Keriso, ena'õ niha si lõ sinegu; lõ tola lõ ha samõsa ndrongonia; iraononia no mamati khõ Keriso, ba tenga iraono si teturia lõ ngaroro, ba ma iraono si tebai mufatõrõ.

Mentawai: Senen tai bajá buítá sitá kuat tubu; ka sikataí buítá sarat sara sinanalepra; tatogadda buítá amatonem'an bagadda ka tubut Kristus samba sitaimaarep simakopé pukekelat paatuat samba sitaiagai perú.

Lampung: Jelma sai mimpin jemaah hagani jelma sai tanpa cela; ia harus ngedok angkah sai inggom; anak-anakni harus radu percaya jama Almasih rik lain sai dikenal sebagai sanak berandal rik sai mak dapok diator.

Aceh: Sidroe peupeumimpén jeumaáh na kheueh sidroe ureuëng nyang hana meucupa; ureuëng nyan peurumoh jih sidroe mantong; aneuëk-aneuëk jih nyang ka meuiman ubak Almaseh dan kon aneuëk nyang jeuhet hana jeuet teupurunoe.

Mamasa: To la mala mendadi perepi' iamo to tae' dengan sassana, susinna angga mesa bainena, anna mangngorean asan anakna langngan Kristus, tae' dengan kalelean umpangngula' pa'kua penawanna umpogau' kakadakean battu' ta'raka ma'perangngi.

Berik: Ai ajes balaram ibe, jes isa sarbi! Angtane sanbak aamei ijes destabaabilirim gwela jemna ga enggam sege folbamini: Angtane nafsi jei jam balyan, "Angtane sanbak jeiserem kapka gam eyebili." Jemna wini ga daamfenna tefner. Tantantane jemna jei Yesus mes gane tebana. Ane angtane nafsi jam guyon, "Tane jemna imweyena, jeta jelemana jam sarbayan."

Manggarai: Ata tu’a situt téti de hau te ciri tu’a laing de weki serani, paka: Ata toé manga celad, cay kali winan, sanggéd anak lut imbi diha, agu toé nonoky néhot mosé toé patun agu toé kitep.

Sabu: Heddau kattu jemaat do jhamma ke ta heddau do dho bhule nga lua kura nga terujha; ne ihi-ammu no wata heddau we; ne ana-ana no do jhamma ke ta do parahajha pa Kristus, jhe adho ta ana-ana do keti-ketinga do dho nara ta ajha.

Kupang: kalo mau angka orang jadi pimpinan jamaꞌat, dia pung idop sonde bole ada pung sala apa-apa. Dia musti idop satia deng satu bini sa. Dia pung ana dong ju parcaya sang Yesus Kristus. Jang sampe orang bilang dong tu, ana-ana yang tukang bekin onar, deng yang tukang barontak.

Abun: Ye gato nan bes gum yekwesu mo nu ari, an ye gato ben an bi suk-i ne ndo sor, kwa gato ibit yo mo nde; an ye gato kra nggon ge dik sor; an ye gato bi pá onyar kem mo Kristus, an bi pá ben bi suk-i ne ndo sor, ye ki an bi pá gum ibit mo gato pá ben sukdaret e, pá su krat e ne nde.

Meyah: Gij mona insa koma didif duftuftu bua rot mar erek kef oida: Rua ongga rijerek ebirfager Mod Ari bera rerin rita mar ongga oufamofa ojgomu. Rua ruskotu ruhoner egensmes ojgomu. Noba rerin riser tein ruroru Yesus Kristus rot tenten, noba rua rinerek ruforoker ongga rutunggom mar ongga oska guru, era ongga rukoja rot mar ongga riker ruftuftu gu rua guru.

Uma: Ane tauna to jadi' pangkeni agama, kana tauna to uma kasalaia' gau'-ra, to motobinei hadua-wadi, ana'-ra kana mepangala' wo'o hi Kristus, pai' bela-ra ana' to rakahangai' to sapa pai' to mekahia'.

Yawa: Arono nyo vatan inta aijaseo be akarive anugano Amisye inta rai, syare naemen irati ananyao so rai: syare akarije pamo apa ana po raveye ngkov indamu vemo vatane wo aura tatugadi nora. Apa wanya po raovane mamo intabo rave. Apa arikainye nawamo wanave Yesus Kristus ai, muno utavondijo ananuinye awa ananyao rai indamu vemo vatane wo maura inya.


NETBible: An elder must be blameless, the husband of one wife, with faithful children who cannot be charged with dissipation or rebellion.

NASB: namely, if any man is above reproach, the husband of one wife, having children who believe, not accused of dissipation or rebellion.

HCSB: someone who is blameless, the husband of one wife, having faithful children not accused of wildness or rebellion.

LEB: If anyone is blameless, [the] husband of one wife, having faithful children, not _accused of dissipation_ or rebellious.

NIV: An elder must be blameless, the husband of but one wife, a man whose children believe and are not open to the charge of being wild and disobedient.

ESV: if anyone is above reproach, the husband of one wife, and his children are believers and not open to the charge of debauchery or insubordination.

NRSV: someone who is blameless, married only once, whose children are believers, not accused of debauchery and not rebellious.

REB: Are they men of unimpeachable character? Is each the husband of one wife? Are their children believers, not open to any charge of dissipation or indiscipline?

NKJV: if a man is blameless, the husband of one wife, having faithful children not accused of dissipation or insubordination.

KJV: If any be blameless, the husband of one wife, having faithful children not accused of riot or unruly.

AMP: [These elders should be] men who are of unquestionable integrity {and} are irreproachable, the husband of [but] one wife, whose children are [well trained and are] believers, not open to the accusation of being loose in morals {and} conduct or unruly {and} disorderly.

NLT: An elder must be well thought of for his good life. He must be faithful to his wife, and his children must be believers who are not wild or rebellious.

GNB: an elder must be without fault; he must have only one wife, and his children must be believers and not have the reputation of being wild or disobedient.

ERV: To be an elder, a man must not be guilty of living in a wrong way. He must be faithful to his wife, and his children must be faithful to God. They must not be known as children who are wild or don’t obey.

EVD: To be an elder, a man must not be guilty of living in a wrong way. He must have only one wife. His children must be dependable. They must not be known as children that are wild and don’t obey.

BBE: Men having a good record, husbands of one wife, whose children are of the faith, children of whom it may not be said that they are given to loose living or are uncontrolled.

MSG: As you select them, ask, "Is this man well-thought-of? Are his children believers? Do they respect him and stay out of trouble?"

Phillips NT: They were to be men of unquestioned integrity with only one wife, and with children brought up as Christians and not likely to be accused of loose living or lawbreaking.

DEIBLER: When you appoint men as elders, you must choose men whom no one can justly accuse of habitually doing what is wrong (OR, whom everyone speaks well of). Specifically, appoint men who have been faithful to their wives. Appoint men whose children faithfully obey them. Do not appoint men whose children habitually do all the things that their bodies urge them to do, or who refuse to obey their parents.

GULLAH: De choch elda mus lib so dat nobody ain got no good reason fa fault um. E mus hab jes one wife. E chullun mus bleebe pon Christ an lib so dat people ain gwine say dey loose o dat dey wile an ain do wa dey fada tell um fa do.

CEVUK: they must have a good reputation and be faithful in marriage. Their children must be followers of the Lord and not have a reputation for being wild and disobedient.

GWV: A spiritual leader must have a good reputation. He must have only one wife and have children who are believers. His children shouldn’t be known for having wild lifestyles or being rebellious.


NET [draft] ITL: An elder must be <1510> blameless <410>, the husband <435> of one <1520> wife <1135>, with faithful <4103> children <5043> who cannot <3361> be charged <2724> with dissipation <810> or <2228> rebellion <506>.


  Share Facebook  |  Share Twitter

 <<  Titus 1 : 6 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2020
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran