Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [JAWASUR]     [PL]  [PB] 
 <<  Roma 1 : 20 >> 

Jawa-Suriname: Wujuté kawit mbiyèn-mbiyèné, dongé Gusti Allah nggawé langit lan bumi, semunggoné manungsa gelem nyawang lan mikir bab sembarang sing digawé karo Gusti Allah, mesti barang loro iki manungsa bisa dunung, yakuwi, nèk Gusti Allah langgeng pangwasané lan nèk Dèkné wujut Gusti Allah tenan. Dadiné manungsa ora nduwé jalaran kanggo nutupi salahé.


AYT: Sejak penciptaan dunia, sifat-sifat Allah yang tidak dapat dilihat, yaitu kuasa-Nya yang kekal dan sifat keilahian-Nya, telah terlihat jelas untuk dipahami melalui hal-hal yang Dia ciptakan sehingga mereka tidak dapat berdalih.

TB: Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih.

TL: Karena semenjak awal kejadian alam segala sifat-Nya yang tiada kelihatan, yaitu kodrat dan zat ilahiat-Nya yang kekal itu, dapat dipandang terang dengan akal di dalam yang dijadikan, supaya mereka itu tiada dapat mendalihkan dirinya;

MILT: Sebab apa yang tidak tampak dari pada-Nya sejak penciptaan dunia, sedang dilihat dengan jelas untuk dipahami dari hasil karya-Nya, baik kuasa yang kekal maupun keilahian-Nya, sehingga mereka tidak dapat berdalih.

Shellabear 2010: Sejak alam semesta diciptakan, semua sifat Allah yang tidak kelihatan, yaitu kemahakuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat dilihat dengan jelas dari apa yang telah dibuat-Nya. Dengan demikian, mereka tidak dapat berdalih lagi.

KS (Revisi Shellabear 2011): Sejak alam semesta diciptakan, semua sifat Allah yang tidak kelihatan, yaitu kemahakuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat dilihat dengan jelas dari apa yang telah dibuat-Nya. Dengan demikian, mereka tidak dapat berdalih lagi.

Shellabear 2000: Sejak alam semesta diciptakan, semua sifat Allah yang tidak kelihatan, yaitu kemahakuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat dilihat dengan jelas dari apa yang telah dibuat-Nya. Dengan demikian, mereka tidak dapat berdalih lagi.

KSZI: Sejak wujudnya alam semesta, sifat-sifat Allah yang tidak dapat dilihat dengan mata, iaitu kuasa-Nya yang kekal dan ketuhanan-Nya, semuanya jelas ternyata serta difahami melalui segala ciptaan-Nya. Oleh itu tiada alasan bagi memaafkan mereka.

KSKK: Sebab, meskipun kita tidak dapat melihat Dia, namun paling kurang kita dapat menemukan Dia melalui karya-karya-Nya; karena Dia telah menciptakan dunia, dan oleh karya-Nya kita memahami Dia sebagai yang kekal dan mahakuasa, dan sebagai Allah. Maka mereka tidak dapat berdalih,

WBTC Draft: Ada beberapa hal tentang Allah yang tidak dapat dilihat manusia, yaitu kuasa yang kekal dan keilahian-Nya. Tetapi sejak awal penciptaan dunia ini, hal itu dapat dimengerti oleh manusia dengan mudah, karena dengan jelas dinyatakan dalam karya-karya Allah. Jadi, orang tidak punya alasan lagi atas yang buruk yang dilakukannya.

VMD: Ada beberapa hal tentang Allah yang tidak dapat dilihat manusia, yaitu kuasa yang kekal dan keilahian-Nya, tetapi sejak awal penciptaan dunia ini, hal itu dapat dimengerti oleh manusia dengan mudah, karena dengan jelas dinyatakan dalam karya-karya Allah. Jadi, orang tidak punya alasan lagi atas yang buruk yang dilakukannya.

AMD: Sejak dunia diciptakan, sifat-sifat Allah yang tidak dapat dilihat, yaitu kuasa-Nya yang kekal dan keilahian-Nya telah dapat dilihat dengan jelas. Sifat-sifat Allah dapat dimengerti manusia melalui alam ciptaan-Nya sehingga manusia tidak lagi memiliki alasan untuk menyangkali Allah.

TSI: Karena sejak penciptaan dunia, sifat-sifat-Nya sebagai Allah sudah kelihatan dengan jelas, dilihat dari segala sesuatu yang sudah diciptakan-Nya. Dan oleh karena itu kita mengerti hal-hal yang tidak bisa dilihat dengan mata tentang Dia— yaitu keadaan-Nya sebagai Allah dan bahwa Dia mempunyai kuasa untuk selama-lamanya. Jadi manusia tidak mempunyai alasan untuk tidak mengenal Allah.

BIS: Semenjak Allah menciptakan dunia, sifat-sifat Allah yang tidak kelihatan, yaitu keadaan-Nya sebagai Allah dan kuasa-Nya yang abadi, sudah dapat difahami oleh manusia melalui semua yang telah diciptakan. Jadi manusia sama sekali tidak punya alasan untuk membenarkan diri.

TMV: Sejak Allah menciptakan dunia, sifat-sifat Allah yang tidak kelihatan, baik kuasa-Nya yang kekal mahupun keadaan-Nya sebagai Allah, dapat difahami oleh manusia melalui segala yang sudah diciptakan-Nya. Oleh itu manusia sama sekali tidak mempunyai dalih untuk membela diri.

BSD: Sejak Allah menciptakan dunia ini manusia sudah bisa mengerti bahwa kuasa Allah tidak ada habis-habisnya dan Ia sungguh-sungguh Allah. Sifat-sifat itu memang tidak bisa dilihat, tetapi bisa diketahui. Manusia bisa mengenal sifat-sifat Allah itu kalau mereka melihat apa yang telah diciptakan oleh Allah. Jadi, manusia tidak bisa berkata bahwa apa yang mereka lakukan itu benar.

FAYH: Sejak mula pertama manusia telah melihat bumi, langit, dan segala ciptaan Allah, dan mengetahui tentang adanya Allah serta kuasa-Nya yang besar lagi kekal itu. Jadi, mereka tidak dapat berdalih (pada waktu mereka berdiri di hadirat Allah pada Hari Penghakiman).

ENDE: Karena sedjak djadinja dunia semesta, wudjud Allah jang tidak kelihatan, menampakkan diri didalam tjiptaan-tjiptaanNja, kalau diselidiki dengan akal-budi: jaitu kekuasaanNja jang kekal dan hakekat IlahiNja, sehingga tak ada alasan bagi mereka untuk berdalih-dalih.

Shellabear 1912: Karena dari pada masa segala alam dijadikan maka segala sifat Allah yang tiada kelihatan, yaitu kodrat dan ketuhanannya yang kekal itu, dapat dilihat dengan terangnya sebab nyata oleh perbuatannya:

Klinkert 1879: Karena dari moela kadjadian alam segala sipat Allah, jang tidak kalihatan, baik kodratnja, baik ilahijatnja jang kadim itoe, dapat diketahoei dan dilihat dengan njatanja daripada segala kadjadiannja; sebab itoe tabolih mareka-itoe beroedzoer lagi.

Klinkert 1863: Karna dari moela kadjadian doenia segala sipat Allah, jang tiada kalihatan, baik kodratnja, baik ilahijatnja jang kekel, itoe bolih diketahoei dengan njata-njata dari segala {Maz 19:2} perboewatannja; maka sebab itoe dia-orang tra-bolih membawa oedzoer lagi.

Melayu Baba: Kerna deri tempo sgala alam sudah di-jadikan, sgala perkara Allah yang ta'nampak punya, ia'itu kuasa dan ktuhanan-nya yang kkal, boleh juga orang nampak dngan trang, sbab jadi nyata deri perbuatan-nya; spaya dia-orang t'ada daleh lagi:

Ambon Draft: Karana mulanja deri pa-da kadjadian dunja, ka; ada; an Allah, jang tijada kalihatan, sudah djadi njata pada budi-akal, awleh perbowatan-per-bowatannja, ija itu maha kawasanja dan Ilahijetnja, sahingga marika itu tijada bawleh bawa barang sebab.

Keasberry 1853: Kurna sagala sifat Allah yang tursambunyi deri kutika kujadian dunia itu, maka itupun dapat dilihat ulih orang dungan nyatanya, subab dapat dikutauinya deri purkara yang dijadikannya, iya itu kudrat dan katuhanan Allah yang kukal; maka subab itu marika itu tiada bulih mundatangkan uzur lagi:

Keasberry 1866: Kŭrna sagala sifat Allah yang tŭrsŭmbunyi deri kutika kŭjadian dunia itu, maka itu pun dapat dilihat ulih orang dŭngan nyatanya, sŭbab dapat dikŭtahuinya deri pŭrkara yang dijadikannya, iya itu kudrat, dan kŭtuhanan Allah yang kŭkal; maka sŭbab itu marika itu tiada bulih mŭndatangkan uzur lagi.

Leydekker Draft: Karana tsifat 2 nja jang ghajb deri pada kadjadi`an dunja, jang ter`arti deri pada segala machlukh, 'itu detilik turus tarang, bajik khodretnja bajik 'Ilahijetnja jang 'azalij: 'itupawn sopaja djangan marika 'itu dapat membawa barang xudzurnja.

AVB: Sejak dunia diciptakan, sifat-sifat Allah yang tidak kelihatan, iaitu kuasa-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, semuanya jelas ternyata serta difahami melalui segala ciptaan-Nya. Oleh itu, mereka tidak dapat berdalih lagi.

Iban: Kenyau ari penumbuh dunya, kuasa Allah Taala ti meruan belama iya enggau kualiti Iya ti enda ulih dipeda, udah ditemu sereta dipeda mensia ari utai ti digaga Iya. Nya alai sida nadai kebuah enda nemu;


TB ITL: Sebab <1063> apa yang tidak nampak <517> dari <575> pada-Nya <846>, yaitu kekuatan-Nya <846> <1411> yang kekal <126> dan <2532> keilahian-Nya <2305>, dapat nampak <2529> kepada <1519> pikiran <3539> dari karya-Nya <4161> sejak dunia <2889> diciptakan <2937>, sehingga mereka <846> tidak dapat berdalih <379>. [<5037> <1510>]


Jawa: Awitdene kang ora katingal ana ing Gusti Allah, iya iku kakiyatane kang langgeng lan kaallahane, iku wiwit dumadine jagad bisa kasumurupan saka ing pakaryane, satemah wong-wong padha ora bisa diarani tanpa kaluputan.

Jawa 2006: Awitdéné kawontenané Allah kang ora katon, yaiku kakiyatané kang langgeng sarta kaallahané, bisa katon lan dimangertèni, saka ing pakaryané, wiwit dumadiné jagat, satemah wong-wong mau padha ora bisa sélak.

Jawa 1994: Wiwit jagad dititahaké, kawontenané Gusti Allah sing ora ketingal, yakuwi pangwasané sing langgeng sarta ka-Allahané, wis diketingalaké kanthi cetha ana ing samubarang sing dititahaké, mulané manungsa wis ora bisa sélak.

Sunda: Ti barang Allah ngajadikeun alam dunya oge kaayaan Allah anu gaib, nya eta kakawasaana-Na anu langgeng jeung sipat Allahna, geus atra tetela ka manusa dina saniskara hasil ciptaana-Na. Ku hal eta manusa teh geus moal bisa nyebut can nyaho.

Sunda Formal: Kapan ti barang aya dunya oge, sipat-sipat Anjeunna, — sanajan teu bisa katenjo, upamana bae kakawasaana-Na anu langgeng — geus nyata tur tetela tina yasa dadamelana-Na, nepi ka maranehna teh taya pikeun ukal-ekol.

Madura: Molae Allah nyepta’agi dunnya, pat-sepadda Allah se ta’ etangale’e enggi paneka kabadha’anna menangka Allah sareng kobasana se langgeng, ampon bisa epahame sareng manossa kalaban ngoladi sadajana cepta’anna Allah. Daddi manossa ta’ gadhuwan alasan sakale kaangguy malerres aba’na dibi’.

Bauzi: Neham bak. “Ala akatihasu meedam Alat modela?” laham bak lam im biemnàme bak nimti na ahebuti alimeat modi debulehe di labet faasi bak niba modealahana zi nimti asum ahoba iuba modealahana zi lamti labihasu Alat modehena zi lam iho bak damat aham di iube faasi vou aa ledam bak. Labiha labe, “Aba Aho im feà bak meedam bak lam gi labaha bohu meedam Alat modem bak,” laham bak lamti, “Am akatihasu meedam Alat modela?” laham bak lamti im ab ozobohudeham bak. Labihàmu ba meit neha, “Em Ala biem dàt modem bak,” lahame ba labi gagom biem bak. Ab ozobohudi vàhàdeham bak.

Bali: Ngawit saking Ida Sang Hyang Widi Wasa ngardi jagate, kaluihan Idane sane tan kanten, inggih punika kawisesan Idane sane langgeng, pingkalih kawentenan Idane sane suci tur sujati, makasami sampun kasinahang. Indike punika sami sampun prasida sinah ring saluiring sane sampun kakardi antuk Ida Sang Hyang Widi Wasa. Punika awinanipun manusane nenten mrasidayang ngrereh jalaran buat matutang dewekipune.

Ngaju: Bara katika Hatalla manjapa kalunen, kare sipat Hatalla je dia gitan, iete ampin lagon Ayue kilau Hatalla tuntang kuasa je katatahie, jari olih olon haratie mahalau taloh handiai je jari injapa Awie. Jadi oloh samasinde jaton bara alasan hapae mambujur arepe.

Sasak: Lẽman Allah cipteang dunie, sipat-sipat Allah saq ndẽq penggitan, keadaan-Ne sebagẽ Allah dait kuase-Ne saq kekel, sampun bau tepahamin siq manusie langan selapuq saq sampun tecipteang. Jari, manusie tetu-tetu ndẽq bedowẽ alasan napi juaq jari ndẽq kenal kance Allah.

Bugis: Sipongenna napancaji Allataala linoé, sipa’na Allataala iya dé’é napaita, iyanaritu keadaan-Na selaku Allataala sibawa akuwasan-Na iya mannennungengngé, weddinni najeppui rupa tauwé naolai sininna iya puraé napancaji. Jaji dé’ sises-siseng rupa tauwé nappunnai alasang untu’ pattongengngi aléna.

Makasar: Appakkaramula battu ri wattu Napa’nia’na Allata’ala linoa, anjo sipa’Na Allata’ala tenaya nakacinikang, iamintu sipa’ Allata’alaNa siagang kakoasanNa tamamminraya, akkullemi napahang rupataua lalang ri sikontu apa Napa’niaka. Jari tena sikalimo alasanna rupataua untu’ lampattojengi kalenna.

Toraja: Belanna tempon dio mai tipamulanna angge maritik, mintu’na a’gan tang dikitanNa, iamotu kamatotoran sia Kapuangan tontongNa sae lakona, ma’din nakanassa tangnga’ dio panampaNa; iamoto natae’ nabelai undakaran posanga kalena,

Duri: Sipamulanna napaden Puang Allataala tee lino, napahangmo tolino kumua umbora susi joo Puang Allataala to tangkakitanan. Ia to kapuangan-Na na kuasan-Na to te'da cappa'na, pajan jio mai sininna to apa mangka napaden. Iamo joo na te'da lalan la nanii tolino mpessakkananni.

Gorontalo: To wakutu Allahuta'ala lopowali lo duniya botiye, nga'amila sipati-Liyo u dila ontonga, deuwitoyito Tiyo tatapu woluwo wawu kawasa-Liyo u kakali, ma ilongaratiya lo manusiya moli nga'amila u pilopowali-Liyo. Wolo uodito, diyaluwo u pongalasani lo manusiya alihu bebasi to hukumani lo Allahuta'ala.

Gorontalo 2006: Tumulalo mai Allahu Taa̒ala lopowali dunia, sisii-patiyaalo Allahu Taa̒ala udiila oontonga, deu̒ito-yito owowoluwoa-Lio odelo Allahu Taa̒ala wau kawasa-Lio udiila opulitio, mai̒lo pahamua lomanusia lotimbulude to ngoa̒amila umaa pilowali-Lio mai. Oditolio manusia sama-samaata diila o alasani umopo otutu lobatanga.

Balantak: Sarataapo Alaata'ala ninsidakon dunia, isian upa na Ko'ona men sian piile'on kasee sida inti'ion, koimo kuasa-Na men sidutu ka' koTumpuan-Na. Ya'a inti'ionna mian na giigii' upa men Ia sidakonmo. Mbali' mian sianta salanan mangaan se' sian minginti'i Alaata'ala.

Bambam: Pempom dadinna inde lino, mala ungkaleso manappa Puang Allataala hupatau. Moinna anna tä'i diita Puang Allataala, sapo' anggam diita pa'padadinna anna makalesom kapendebataanna anna kakuasaanna to la tontä liu sule lako salako-lakona. Dadi, tä' tia mala la naua hupatau: "Tä' kuissam diona Puang Allataala."

Kaili Da'a: Sabana nompamula nggari tempo dunia nipajadi sampe we'i-we'i, nanotomo ka ira anu da'a natekita nggari ja'ina, etumo kuasana to da'a ria kaopu-opuna bo ingguna ewa Alatala. Etu nanotomo ka ira nggari pura-pura nuapa to nipajadina sampe da'a ria to namala manguli, "Da'a ninjani kami!"

Mongondow: Pinangkoipamai Sia nomia kon dunia na'a, sipat mita i Allah inta diaí ko'ontongan, naí ka'ada'an-Nya saḷaku Allah bo kawasa-Nya inta mononoi, kinota'auan bidon in intau nongkon bayongan inta pinomia-Nya tua, sahingga intau diaíbií mota'au dumodia.

Aralle: Aka' moinnakato daingkea' mala ungngita Kalaena Puang Alataala, ampo' mengkalaoke' uhuna anna dipapiai inde lino anna nainsammi hupatau naoate inang aha Puang Alataala. Aka' di hao mai di ingkänna ang napapia, taitaa' umba noa kadehataanna anna taita toe' kakuasaanna ang dai aha kapuhaanna. Dahi dai aha tau ang la mala mangngoatee, "Dä' ko ungnginsang Puang Alataala."

Napu: Hai kehapiri bara taita lenggena Pue Ala, agayana manusia moisa kaarana Pue Ala mepongka i pewaliana dunia. Lawi hangko i ope-ope au Napopewali, taita kamahilena tuwoNa hai taita wori kuasaNa au bara ara kaopeana. Mewali, bara ara manusia au peisa manguli: "Bara wokoya kuisa."

Sangir: U ren dokeng Mawu Ruata něndiadi dunia, manga kakakoạu Mawu Ruata kụ tawe ikasasilo e ute kai kararuatan'E ringangu kawasan'E seng nikahěnganeng u taumata wọu patikụ apang kinoạ e. Hakịu taumata e seng tawẹ banggilu ikapangěmping su pẹ̌sasal᷊an sire.

Taa: Apa yako ri temponya i Pue Allah nampapowali lino rataka ri tempo si’i, tau manasanya mangangkita samparia anu to napapowali etu. Wali yako anu to nakita ntau etu, re’e to sira maya mangansani mangkonong i Pue Allah. Nempo anu to taa rakita, sira maya mangansani. Wali anu to taa rakita to maya nansani nsira etu semo Ia monso pu’u i Pue Allah pasi Ia maroso rataka singkasaenya. Wali see naka sira taa maya manganto’o, “Taa masipato aku rahuku apa aku taa kunsani i Pue Allah.”

Rote: Mulai neme Manetualain nakadada'dik daebafa ka, Manetualain ha'da-paliin fo nananita ta ka, fo nde Manetualain heo-hilun, ma koasa matea-mahele na, hataholi daebafa ka hapu bubulu kana tunga basa hata fo nakadada'di kana. Da'di hataholi daebafa ka ta hapu ne'ek soaneu nafa'da nae, ndia ndoos fa.

Galela: Ma dongoho o Gikimoi o dunia de o moi-moi wosidadi kusi, de ngaroko Una magena powikelelo waasi, duma o kia Una waaka de wosidadadika, gena aku ngone o nyawa pakelelo. De ma ngeko magegena ngone o nyawa powinako o Gikimoi de Awi kuasa ikokakali de lo Awi goko de Awi bane itotiai, so maro o nyawa gena wisowo. Ma ngale komagena, so upa sidago ngone o nyawa moi de potemo, "Kodo! Nako ngohi gena o Gikimoi towinako waasi."

Yali, Angguruk: Allah ebe mondabi ine reg lit umbagpag turukon hirahoma weregma aben ha fug teg angge famen mun angge man angge kinangma werehon At inggiken wal tibareg seneg lit werehon ari famen inindi anggar atuk lit onoluk teg inaben nenepeleg ulug awiya wa fug teg.

Tabaru: Ka ma 'orasi ma Jo'oungu ma Dutu 'o dunia de ma kia sonaa moi-moi wosidadi, to 'una 'awi jako gee kopamake-makewa, ge'ena la 'awi gokoie de wi gogeruku de 'awi guata gee ma batingi koi'iwa ge'ena 'o nyawa yasahekau ma ngekomo wosidadiokau 'okia sonaa moi-moi. So 'o nyawa ka moi ma koidadiwa yongose 'ato 'ona koyosowonuwa sababu kowinakowa ma Jo'oungu ma Dutu.

Karo: Mulai kin doni enda ijadiken Dibata, tangkas kap BiakNa si la teridah, eme KuasaNa ras KinidibatanNa si la ermasap-masap. Si enda banci igejapken manusia arah kai si nggo ijadiken Dibata e. Emaka lanai lit perdalihenna kerna kai si nggo ibahanna e.

Simalungun: Ai boi do taridah biak ni Naibata na ponop in, ai ma hagogohon-Ni na manongtong in ampa hanaibataon-Ni, timbangon ni uhur humbani pambahenan-Ni ai, dob itompa dunia on, ase ulang adong sidalian ni sidea.

Toba: Ai dapot tarida do pangalaho ni Debata na buni hian, timbangon ni roha, sian angka pambahenan ni Debata di na tinompana i hasiangan on, i ma hagogoonna dohot hadebataonna na manongtong i, asa unang adong sidaliannasida.

Dairi: Ndorok teridah ngo kedèbataan ni Dèbata simboni i kin, kessa nai ihanaken dunia èn, imo kuasaNa dekket kedèbatanNa simenettap i; asa oda lot nèngè cudalihen jelma i lako memènterri dirina.

Minangkabau: Sajak dari Allah manjadikan dunia, mako sipaik-sipaik Allah nan indak kaliyatan tu, iyolah ka adaan-Nyo nan sabagai Allah, sarato jo kuwaso-Nyo nan kaka, lah dapek dipahami dek manusia, malalui kasadonyo nan lah dijadikan dek Baliau. Jadi manusia indak dapek doh mangatokan, baraso inyo lah bajalan di nan bana.

Nias: I'otarai wombõi Lowalangi ulidanõ, no aboto ba dõdõ niha gamuata Lowalangi si lõ oroma ba ngawalõ nifazõkhi-Nia. Bõrõ da'õ tebai i'osatulõ ia niha.

Mentawai: Ka panandaatnia peilé aibaraaké polak néné Taikamanua, pagalaiat putubuat Taikamanua sitaimatotoilá, iaté pagalaiat tubunia siripot pu-Tataikamanuania, samba gegenia simatom, amoian araagainia sirimanua iaté ka sangamberi sibaraakenennia. Oto táan anai enunganda sirimanua masikaróaké tubudda ka seledda.

Lampung: Radu jak Allah nyiptako dunia, sifat-sifat-Ni Allah sai mak keliakan, yakdo keadaan-Ni sebagai Allah rik kuasa-Ni sai abadi radu dapok dipahami ulih manusia liwat sunyin sai radu diciptako. Jadi manusia sama sekali mak ngedok alasan untuk ngebenorko diri.

Aceh: Yoh phon Allah geucebta donya nyoe, sifeuet-sifeuet Allah nyang hana deuh teukalon, na kheueh keuadaan Gobnyan sibagoe Allah dan kuasa Gobnyan nyang bakha, ka hase jiteupeue lé manusia nibak mandum nyang geucebta. Ngon lagée nyan manusia mubacut pih hana alasan keu jipeubeuna droe.

Mamasa: Annu mengkalao dio umpadadi lino Puang Allata'alla nakalesomi ma'rupa tau kumua dewata anna nakanassamo kakuasaanna tae' ma'meanggaan, moika anna tae' diita tomata sapo kawanan illalan pengkaranganna. Dadi tae' dengan la naola ummaloloan kalena ma'rupa tau kumua tae' ummissanan Puang Allata'alla.

Berik: Gwanan-gwanansus jes galapserem Uwa Sanbagiri Jei ogiri aaiserem jam aa galap eyebalam jamere namwer aas jepserem, angtane jei samfer gane damtabili Uwa Sanbagiri seyaftersus aa jes eyebaabilirim. Ane jega jem temawer jeime samfer gangge towaswebili Uwa Sanbagirem temawer jam ne damtayanaiserem. Jei ga sege towaswebili enggame, Jeiba Uwa Sanbagiri bunarsusfer aaiserem ba Jesam, ane baabeta Jemna ga jamer se folbana jamer abak-abaksus. Jega jem temawer, jei jam ge gubiyen enggame, "Ai ajama towasweyan Uwa Sanbagirem temawer."

Manggarai: Ai sanggéd gauk de Mori Keraéng situt toé ita, ngong mberes’N agu kuasa’N hitut tédéng lén, ngancéng ita agu pecings oné mai pandé Diha pu’ung du dédék lino, wiga isé toé ngancéng tanjéng kolé.

Sabu: Rai tare ta peera raiwawa ri Deo ne wue nga bha'u Deo do dho ngadde ne, jhara lua No mii Deo ne nga kuaha No do peloro ne, do nara ke ta toi ma ri ddau raiwawa ti hari-hari do alla pepeera ri No he. Hakku bhule tu-tu dho ke pa ddau raiwawa ne era jhalli ri tu ta pemola-anni.

Kupang: (1:19)

Abun: Yefun Allah kadum sukdu subot An dakai kadit ketke An ut bur ré it. Men me mo suk gato Yefun Allah ut ne, ete men yetu jam do, Yefun tara kadit men yetu, An yo ben sukibit sato yetu ben ne nde, An bi suktinggi ne gesyos, An kem gesyos. Sukjimnut subot Yefun sane men yetu yo me su men gro nde, wo men me mo suk mwa gato Yefun ut ne, ete mone men dakai jam rer re. Sane men yetu yo ku os wa men rewa Yefun nde, we men me rer mo suk gato Yefun ut ne it.

Meyah: Enadaij nou mimif mik Allah gu miteij guru. Tina sis mona ongga Ofa otunggom mebif nomnaga onjoros mona deisef tein bera rusnok nomnaga rijginaga rot oida Ofa enofoguma fob. Noba oisouska mar ongga Ofa ontunggom fob bera mimif mik rot koisoisa oida Ofa efen owesa efek eteb ongga ah aibin ojgomuja. Noba Ofa efen ofoka bera aksa ekirsa jeska mar nomnaga ongga angh gu mebif jera mebaga tein. Jefeda enadaij nou rusnok egema tein ragot oida rua rinejginaga rot Allah enesi jinaga guru.

Uma: Apa' nau' uma tahiloi lence Alata'ala, ngkai lomo' kajadi' dunia' incana moto hi manusia' kabeiwa-na Alata'ala. Ngkai hawe'ea to napajadi', tahilo kabohe tuwu'-na pai' tahilo wo'o baraka'-na to uma ria kahudua-na. Jadi', uma ria manusia' to ma'ala mpo'uli': "Uma-kuna ku'incai!"

Yawa: Vatane inta wo Amisye aeno mansamije rai jewen, weramu arono Amisye po nuge so ranari kaijoe ndea unumeso, Apa ana no aije mamo vatane wo raen kakavimbe no anakotaro ntuna no mine vone so muno anakotaro ntuna no naumo warae rai. Weti mawes vatane unanta Amisye apa anabe muno Apa vambunino noa nuge nuganuije rai no anakotar tenambe Po ranari so rai. Weti vemo vatane inta po raura pare, “Amisye no tugae rako jewena rako, syantatukambe rai,” wemai nora!


NETBible: For since the creation of the world his invisible attributes – his eternal power and divine nature – have been clearly seen, because they are understood through what has been made. So people are without excuse.

NASB: For since the creation of the world His invisible attributes, His eternal power and divine nature, have been clearly seen, being understood through what has been made, so that they are without excuse.

HCSB: From the creation of the world His invisible attributes, that is, His eternal power and divine nature, have been clearly seen, being understood through what He has made. As a result, people are without excuse.

LEB: For from the creation of the world, his invisible [attributes], both his eternal power and deity, are discerned clearly, being understood in the things created, so that they are without excuse.

NIV: For since the creation of the world God’s invisible qualities—his eternal power and divine nature—have been clearly seen, being understood from what has been made, so that men are without excuse.

ESV: For his invisible attributes, namely, his eternal power and divine nature, have been clearly perceived, ever since the creation of the world, in the things that have been made. So they are without excuse.

NRSV: Ever since the creation of the world his eternal power and divine nature, invisible though they are, have been understood and seen through the things he has made. So they are without excuse;

REB: Ever since the world began his invisible attributes, that is to say his everlasting power and deity, have been visible to the eye of reason, in the things he has made. Their conduct, therefore, is indefensible;

NKJV: For since the creation of the world His invisible attributes are clearly seen, being understood by the things that are made, even His eternal power and Godhead, so that they are without excuse,

KJV: For the invisible things of him from the creation of the world are clearly seen, being understood by the things that are made, [even] his eternal power and Godhead; so that they are without excuse:

AMP: For ever since the creation of the world His invisible nature {and} attributes, that is, His eternal power and divinity, have been made intelligible {and} clearly discernible in {and} through the things that have been made (His handiworks). So [men] are without excuse [altogether without any defense or justification],

NLT: From the time the world was created, people have seen the earth and sky and all that God made. They can clearly see his invisible qualities––his eternal power and divine nature. So they have no excuse whatsoever for not knowing God.

GNB: Ever since God created the world, his invisible qualities, both his eternal power and his divine nature, have been clearly seen; they are perceived in the things that God has made. So those people have no excuse at all!

ERV: There are things about God that people cannot see—his eternal power and all that makes him God. But since the beginning of the world, those things have been easy for people to understand. They are made clear in what God has made. So people have no excuse for the evil they do.

EVD: There are things about God that people cannot see—his eternal power and all the things that make him God. But since the beginning of the world those things have been easy for people to understand. Those things are made clear in the things that God has made. So people have no excuse for the bad things they do.

BBE: For from the first making of the world, those things of God which the eye is unable to see, that is, his eternal power and existence, are fully made clear, he having given the knowledge of them through the things which he has made, so that men have no reason for wrongdoing:

MSG: By taking a long and thoughtful look at what God has created, people have always been able to see what their eyes as such can't see: eternal power, for instance, and the mystery of his divine being. So nobody has a good excuse.

Phillips NT: For since the beginning of the world the invisible attributes of God, e. g. his eternal power and deity, have been plainly discernible through things which he has made and which are commonly seen and known, thin leaving these men without a rag of excuse.

DEIBLER: People cannot see what God is like. But ever since he created the world, by means of what he created he has clearly revealed what he is like. He has made clear to everyone that he has always been able to do very powerful deeds. Therefore, we should recognize that he is God, completely different from all that he created. So no one has a basis for saying, “We never knew about God.”

GULLAH: Fom de time wen God mek de wol, people been able fa know plain dat God got powa wa dey faeba, an dat e de true God. People ain see dem ting yah bout God wid dey eye, bot dey kin know um, cause dey kin ondastan um fom de ting dat God mek. So den, ain nobody kin say dat e ain know e da sin.

CEV: God's eternal power and character cannot be seen. But from the beginning of creation, God has shown what these are like by all he has made. That's why those people don't have any excuse.

CEVUK: God's eternal power and character cannot be seen. But from the beginning of creation, God has shown what these are like by all he has made. That's why those people don't have any excuse.

GWV: From the creation of the world, God’s invisible qualities, his eternal power and divine nature, have been clearly observed in what he made. As a result, people have no excuse.


NET [draft] ITL: For <1063> since <575> the creation <2937> of the world <2889> his <846> invisible attributes <517>– his <846> eternal <126> power <1411> and <2532> divine <2305> nature– have been clearly seen <2529>, because they are understood <3539> through what has been made <4161>. So people <846> are <1510> without excuse <379>.


  Share Facebook  |  Share Twitter

 <<  Roma 1 : 20 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2019
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran