Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [KUPANG]     [PL]  [PB] 
 <<  1 Petrus 4 : 3 >> 

Kupang: Dolu dia pung waktu cukup kalo bosong mau bekin jahat apa sa, sama ke orang yang sonde kanál sang Tuhan. Conto ke: dong ada bekin sambarang. Dong maen serong. Dong iko dong pung kapingin bekin jahat. Dong minum mabo. Dong bapesta liar. Dong bapesta cabul. Dong maen songgo yang bisa bekin kotong pung bulu badan dong badiri.


AYT: Sebab, cukuplah waktu pada masa lalumu untuk melakukan kebiasaan orang-orang yang tidak mengenal Allah; hidup dalam hawa nafsu, kemabukan, pesta pora, minum-minum, dan penyembahan berhala yang penuh kekejian.

TB: Sebab telah cukup banyak waktu kamu pergunakan untuk melakukan kehendak orang-orang yang tidak mengenal Allah. Kamu telah hidup dalam rupa-rupa hawa nafsu, keinginan, kemabukan, pesta pora, perjamuan minum dan penyembahan berhala yang terlarang.

TL: Karena cukuplah sudah kamu berbuat seperti kehendak orang kafir pada masa yang telah lalu itu dengan melakukan dirimu di dalam percabulan, hawa nafsu, mabuk, lazat, minum tiada berhingga, menjadi penyembah berhala yang diharamkan itu.

MILT: Sebab, cukuplah bagi kita waktu kehidupan yang telah berlalu untuk menggenapkan kehendak bangsa-bangsa lain, ketika menjalaninya dalam rangsangan badani, dalam hasrat, dalam kemabukan, dalam pesta makan, dalam pesta minum dan dalam penyembahan berhala yang terlarang.

Shellabear 2010: Sudah cukup bagimu -- pada masa yang lalu -- melakukan apa yang suka dilakukan oleh orang-orang yang tidak mengenal Allah. Pada waktu itu kamu hidup dalam percabulan, hawa nafsu, kemabukan, pesta pora; kamu minum-minum dan menyembah berhala.

KS (Revisi Shellabear 2011): Sudah cukup bagimu -- pada masa yang lalu -- melakukan apa yang suka dilakukan oleh orang-orang yang tidak mengenal Allah. Pada waktu itu kamu hidup dalam percabulan, hawa nafsu, kemabukan, pesta pora; kamu minum-minum dan menyembah berhala.

Shellabear 2000: Sebab sudah cukup bagimu — pada masa yang lalu — melakukan apa yang senang dilakukan oleh orang-orang yang tidak mengenal Allah. Pada waktu itu kamu hidup dalam percabulan, hawa nafsu, kemabukan, pesta pora; kamu minum-minum dan menyembah berhala.

KSZI: Sudah cukuplah waktu hidup silam yang kita habiskan dengan melakukan kehendak orang yang tidak mengenal Allah

KSKK: Di masa lalu kamu telah menggunakan cukup banyak waktu untuk hidup seperti orang-orang kafir: suatu kehidupan yang cabul, penuh hawa nafsu, kemabukan, berpesta pora dan penyembahan berhala.

WBTC Draft: Dahulu kamu banyak memakai waktumu melakukan yang dilakukan oleh orang yang tidak percaya. Kamu melakukan percabulan, melakukan yang jahat yang kamu inginkan, bermabuk-mabuk, berpesta pora, mengadakan pesta mabuk-mabukan, dan melakukan yang salah dengan menyembah berhala-berhala.

VMD: Dahulu kamu banyak memakai waktumu melakukan yang dilakukan oleh orang yang tidak percaya. Kamu melakukan percabulan, melakukan yang jahat yang kamu inginkan, bermabuk-mabuk, berpesta pora, mengadakan pesta mabuk-mabukan, dan melakukan yang salah dengan menyembah berhala-berhala.

AMD: Sebelumnya, kamu telah menyia-nyiakan waktu untuk melakukan apa yang dilakukan oleh orang-orang yang belum percaya. Kamu hidup dengan tidak bermoral, penuh hawa nafsu, bermabuk-mabukan, berpesta pora, berpesta dengan bermabuk-mabukan, dan menyembah berhala-berhala yang menjijikkan.

TSI: Karena sebelum mengikut Yesus, sudah cukup banyak waktu yang kita buang dengan hidup secara manusia duniawi yang tidak mengenal Allah! Jadi kita tidak perlu lagi hidup seperti mereka yang terlibat dalam segala macam dosa percabulan, dan mengikuti semua keinginan badani, mabuk-mabukan, mengikuti pesta seks dan pesta mabuk-mabukan, dan membuat hal-hal yang kotor sekali dalam penyembahan berhala.

BIS: Pada masa yang lampau, kalian sudah cukup lama melakukan apa yang suka dilakukan oleh orang-orang yang tidak mengenal Tuhan. Kalian hidup tidak baik. Kalian menuruti hawa nafsu, mabuk-mabuk, berpesta-pora, minum-minum dan menyembah berhala secara menjijikkan.

TMV: Pada masa lampau, kamu sudah cukup lama melakukan apa yang suka dilakukan oleh orang yang tidak mengenal Allah. Hidup kamu tidak senonoh. Kamu menuruti hawa nafsu, bersifat pemabuk, berpesta liar, minum minuman keras dengan berlebih-lebihan, dan menyembah berhala yang menjijikkan.

BSD: Dulu kalian sudah cukup lama hidup seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah. Kalian suka mengikuti hawa nafsumu, sering mabuk, berpesta-pora, minum-minum, dan menyembah berhala dengan cara yang menjijikkan sekali.

FAYH: Pada masa yang lampau Saudara telah cukup banyak melakukan keburukan yang dinikmati orang-orang yang tidak mengenal Tuhan dosa seks, hawa nafsu, mabuk-mabukan, pesta-pesta liar, pemujaan berhala, dan dosa-dosa lain yang mengerikan.

ENDE: Sebab sudah tjukup waktu dilakukannja untuk mengikuti ketjenderungan-ketjenderungan kaum penjembah dewa-dewa, jakni: kesembronoan, hawa-nafsu, kemabukan, pemborosan, berfoja-foja dan penjembahan berhala.

Shellabear 1912: Karena sudah cukuplah masa yang sudah lalu itu akan mengerjakan seperti kehendak orang bangsa asing, serta melakukan diri dengan percabulan, keinginan, mabuk, lazat, sentiasa minum, dan sembahyang kepada berhala yang diharamkan itu:

Klinkert 1879: Karena pada oemoer-hidoep kita, jang telah laloe itoe, padalah kita melakoekan kahendak orang kapir dengan mendjalani djalan pertjaboelan dan kainginan dan berlebih-lebihan minoem ajar-anggoer dan rioeh-rendah dan berhimpoen akan minoem minoeman dan menjembah berhala jang kabentjian.

Klinkert 1863: {Efe 4:17} Karna soedah tjoekoep kita melakoeken maoenja orang kafir pada masa oemoer kita, jang soedah laloe, tatkala kita mendjalani djalan pertjaboelan, dan hawa-napsoe, dan mabok, dan berlebih-lebihan, dan berkoempoel dengan meminom minoman, dan menjembah brahala jang kabentjian.

Melayu Baba: Kerna tempo yang lalu itu sudah chukop kerjakan sperti orang bangsa-asing punya suka, serta bawa diri dngan perchabolan, k'inginan, mabok, lazat, minum-minum, dan smbahyang datok, ia'itu kbnchian:

Ambon Draft: Karana sudah sampe-sam-pe djuga, jang, salama wak-tu kahidopan jang sudah la-lu, kami sudah hidop turut kahendak awrang chalajik, sedang kami sudah berdjalan-djalan di dalam kalakuwan jang sendjis, dan di dalam ka; inginan daging, pemabokan, makanan-makanan jang lebeh-lebeh, kamponan minom-mi-nom dan kabaktian berhala-berhala jang kidji;

Keasberry 1853: Kurna pada masa umur kami yang tulah lalu itu chukuplah bagie kami tulah mulakukan kahandak orang susat itu, tutkala kami munjalani jalan purchabulan, dan hawa nafsu, dan burlebih lebihan, minum anggor, dan rio rundah, dan burhimpun dungan minum minuman, dan munyumbah burhala yang kabunchian itu:

Keasberry 1866: Kŭrna pada masa umor kami yang tŭlah lalu itu chukoplah bagie kami tŭlah mŭlakukan kahandak orang sŭsat itu, tŭtkala kami mŭnjalani jalan pŭrchabolan, dan hawa nafsu, dan bŭrlebih lebihan minum anggor, dan rioh rŭndah, dan bŭrhimpon dŭngan minum minuman, dan mŭnyŭmbah bŭrhala yang kabŭnchian itu.

Leydekker Draft: Karana padalah bagi kamij, bahuwa pada masa kahidopan 'itu jang sudah lalu kamij sudah melakukan kahendakh segala CHalajikh, dan sudah berdjalan menurut bagej 2 pertjabulan, ka`inginan, peng`iropan 'ajer 'angawr, pendemapan, peminoman ramej 2, dan penjombahan berhala jang hharam.

AVB: Sudah cukuplah waktu hidup silam yang kita habiskan dengan melakukan kehendak orang yang tidak mengenal Allah – hidup cabul, memuaskan nafsu, mabuk-mabuk bersuka ria, minum arak di majlis, dan melakukan kerja terkutuk menyembah berhala.

Iban: Udah chukup meh kita dulu suba ngereja utai baka ti dikerinduka orang bansa bukai: kereja ti jai, ti kamah, mabuk, berami enda beiga-iga, berami ngirup, enggau besembahka engkeramba.


TB ITL: Sebab <1063> telah cukup banyak <713> waktu <5550> kamu pergunakan <3928> untuk melakukan <2716> kehendak <1013> orang-orang yang tidak mengenal Allah <1484>. Kamu telah hidup <4198> dalam <1722> rupa-rupa hawa nafsu <766>, keinginan <1939>, kemabukan <3632>, pesta pora <2970>, perjamuan minum <4224> dan <2532> penyembahan berhala <1495> yang terlarang <111>.


Jawa: Jalaran wus cukup suwene anggonmu nindakake kekarepane wong kang ora wanuh ing Allah. Kowe wis padha nuruti ubaling hawa-nepsu warna-warna, pepenginan, mendem, jibar-jibur, sarta nyembah brahala kang ora kaparengake.

Jawa 2006: Jalaran wis cukup suwéné waktu kang kokgunakaké kanggo nindakaké apa kang disenengi déning bangsa-bangsa kang ora wanuh marang Allah. Kowé wis padha urip nuruti sawarnané hawa-napsu, pepénginan, endem-endeman, andra-wina, pésta ombèn-ombènan, sarta nyembah brahala kang ora diparengaké.

Jawa 1994: Dhèk semana wis cukup enggonmu nglakoni kaya sing dilakoni déning wong ora precaya, yakuwi laku jina, nguja hawa-nepsu, mendem, murang-tata, jibar-jibur lan nyembah brahala nganggo cara sing njijiki.

Jawa-Suriname: Awit para sedulur, nèk dipikir ya wis kesuwèn banget enggonmu mauné katut lan kepeksa mèlu-mèlu nglakoni urip kaya wong sing ora pretyaya marang Gusti Allah. Wujuté mauné kowé pada nglakoni urip ngumbar seneng sing ora pantes blas, nuruti karepé ati sing ala, kerep mabuk, ramé-ramé grudak-gruduk, ngumpul ombèn-ombèn lan uga kowé pada nglakoni brahala werna-werna sing ngisin-isinké.

Sunda: Geus cukup bareto hirup aranjeun milampah anu sok dipilampah ku anu henteu palercaya ka Allah, kalakuan henteu pantes, ngumbar napsu, resep mabok, ngecak ngebur, ria-ria, jeung nyarembah ka brahala.

Sunda Formal: Lesotkeun kabiasaan ngumbar karep, nya eta anu jadi kabiasaanana jelema-jelema anu teu percaya ka Allah. Bareto ge geus sareubeuh hirup sakama-kama, borak-borak, rucah, mabok-mabok, jeung nyembah ka brahala-brahala teh!

Madura: Gi’ dhimen sampeyan ampon cokop abit ngalakone pa-ponapa se biyasana elakone reng-oreng se ta’ oneng ka Pangeran. Odhi’na sampeyan ta’ sae. Sampeyan norodi napso, bu’-mabu’an, ata-pesta, nom-enoman, nyemba brahala kalaban cara se majitjit.

Bauzi: Eho gi neham bak ozome uba labi gagoho bak. Uho amu di iube dam Ala bake tu vuzehem vab dam labe ibi iho faina meedalo àhàki meedam im lam uho ab tau meedamehamdeham bak. Neàde! Ba a vi tau meedamule. Di labe uho gi im nehasu meedam damat modem bak. Damat gagu fi hasi esuhu bak ehelahit ahole meedam vaba uho vedi neha, “Iho faina meedahe?” laham bak naedat it ozom vaba ahusobuli ostame la modi le modidam bak ame. Labi faina meedalo àhàki ahu gukeme im mei im meime ozome meedam bak ame. Labi damti lahiti vazisi vao meona duana uddume bak vabili sikitaom labe fa fi loholi la modi le modidam bak ame. Labi laha ostamna imbo vabna Alat ahasbeamna laba alali vou baedam bak ame. Labihasu uho gi amu di iube ab meedume etei ab vaitoham bak.

Bali: Ring masa sane sampun lintang semeton sampun cukup ngamargiang paindikan sakadi sane kalaksanayang antuk anake sane tan pracaya ring Ida Sang Hyang Widi Wasa. Duke punika semeton sampun urip sajeroning paindikan sane cemer, ngulurin indria, mamunyah, masuka-sukan, mapesta-pestayan, tur nyungsung dewa-dewa sane tan patut kasungsung.

Ngaju: Hong katika je mahalau, keton jari sukup katahie malalus taloh je eka karajin kare oloh je dia mangasene Tuhan. Keton belom dia bahalap. Keton manumon angat kipen keton, mambusau arep, pesta-barami, mihop tuntang manyembah dewa je bakajile-jilek.

Sasak: Lẽq waktu saq laẽq, side pade sampun bẽgaq ngonẽqne ngelaksaneang napi saq demen telaksaneang siq dengan-dengan saq ndẽq kenal Allah. Lẽq waktu nike side pade idup turutang hawe napsu, bowos-bowosan, pẽste-pẽste jangke liwat bates, nginem-nginem dait nyembah berhale saq tebalaq.

Bugis: Ri wettu labe’é, cuku’ni ittamu pogau’i aga iya napoji pogau’ sining tau iya dé’é naissengngi Puwangngé. Dé’ namakessing atuwommu. Muwaccowériwi hawa napessué, mammabo-mabokeng, mappésta-pésta, ménung-ménung sibawa massompa barahala secara mappakaciddi-ciddi.

Makasar: Ri wattu allaloa, le’ba’mi sallo nugaukang apa nangaia nagaukang tau tenaya natappa’ mae ri Batara. Tena nabaji’ batenu appanggaukang ri katallassannu. Nuturukiangi hawa napasunu, angnginung-nginungko sa’gennu nasa’ring, assua’-suarakko, angnginung-nginungko siagang appakaringi’-ringikko anynyomba mae ri barhalaya.

Toraja: Belanna silasamo tu attu lendu’ minii mangka umpogau’i tu pa’poraian to kapere’, umpogau’ passulo bongi, kamailuan, malango, ma’dadu tambuk, tang ussanda mangiru’, menomba sanda kadake lako deata.

Duri: Gaja sainmo kamu' mpugaukki to panggaukanna totangnturu' Puang. Susinna manggauk sala, nturu' kamadoangan gaja', pangmalangoan, kumande-mande, mangngiso'-iso', na passompan mesirisan lako dewata.

Gorontalo: Ma cukupu omo-omolu timongoli helohutu u hepilohutu lo ta dila motota lo Allahuta'ala. Timongoli hepojinawa, hepoturutiya napusu, hepotihuwoa, yinawo motisanangi, hepongiluma wawu hepolubowa u ngopohiya mao lo Allahuta'ala u mo'olonuo.

Gorontalo 2006: Tou̒ yilalu mola, timongoli malotuu̒de hiheolio helohutu wolo u otohilaa pohutuo lotau-lotauwalo tadiila hitootawa to Eeya. Timongoli tumutumulo diila mopiohe. Timongoli helo dudua̒ napusu limongoli; hemo tihuwo-huwoo̒, hemo poti-potihungu, hemo ngilu-ngilu wau hemolubo balaahala u bo moo̒lonuo̒ tutu.

Balantak: Daamo a mingilimang palimangon men kikira'na lipu' men sian minginti'i Alaata'ala. Mbaripian i kuu mogora', mongoloingikon pingkira'na noa susuung, balio-lio', barame men mantakakon ba'idek, mombosi'kon ba'inum ka' mangkanggi patung men sian sida wawauon.

Bambam: Aka sassamam allona muolaanna' umpalako gau' situhu' pa'pohäena to tä' muissam Puang Allataala, susinna: untuhu'i pangngua penabanna, ma'pogau' situhu' kamohäeam sugali'na, si umpamäbo' kalena, ma'mahoa'-hoa' ma'doä, anna umpa'debatai debata lino to mehidi'-hidi'.

Kaili Da'a: Sabana naganamo loga komi nantuki pokainggu-pokainggu tau da'a nangginjani Alatala. Bopia komi aga natuwu ante pokainggu to natantoru, komi aga nantuki dota rara to naja'a, komi nabiasa nalangu-langu, komi nasiromu nanggoni mpebasa bo nanginu-nginu tule, pade komi nompakoni pue-pue ntanina ante akala to nompakarunggu rara.

Mongondow: Sin nobayongdon totok in wakutu inta pinakeí monimu nogaid kon onu inta kino ibog in intau mita inta diaí nonota'au ko'i Tuhan. Diaí mopia ing kobobiag monimu. Mo'ikow dinumudui kon ibog in awak, monginum dapot im moḷoḷangu, umuran mogaid kon rame inta diaí im baragunanya, monginum moyotakin bo mosumbah kom berhala inta ilarang i Tuhan.

Aralle: Aka' samangnga' allona si umbabe sinnoa ang nababe tau ang dake' ungnginsang Dehata. Donetoo tasampa'a' keromu, si untuhu'ikoa' pampemala kalaemu, si ma'malango-langokoa', si ma'rame-rame lolokoa', si samangkamahoinnakoa' anna si menombakoa' pano di dehata lino.

Napu: Lawi mahae gaga nibabehi nodo au rababehi tauna au bara moisa Pue. I tempo iti, bara maroa tuwomi, moulakau peundeana lalumi au kadake, maenukau duuna malangu-langukau, mosusa liliukau, masilakakau, hai menombakau i anitu au bara hintoto rapenombai.

Sangir: Su tempo nal᷊iu, i kamene nạungbe riọ marěngụ mẹ̌kẹ̌koạ apang kẹ̌koatengu taumata apam běgawe mẹ̌kiral᷊a Mawu. Mamben dal᷊akisẹ̌ pẹ̌bawiah'i kamene. I kamene nạung měngkate mạhimatụ sahigẹ̌, mẹ̌těngkiwukang, pẹ̌bawawusang kakaěng, dingangu pěnganginung dingangu lai měmpạněmba mahan duata e makạdarěnting.

Taa: Wali anu kita mangalulu pamporani to si Ia, si’a pamporani to si kita, apa tempo ruyu gana kojomo palaong to maja’a to nika ngkita. Palaong etu semo palaong to mangalulu pamporani ndaya ntau to taa mangaya i Pue. Apa tempo etu kita mangika lengko ngkatuwu to maja’a kojo. Kita mangika palaong to masipato rapokea, kita ojo mangaluluka yau pamporani ndayanta to maja’a, kita kayangu apa bae kojo manginu tule, kita mangika roa-roa to mawali palaong to masipato rapokea, pasi kita mawali marotai. Pasi kita mangika seja palaong to maja’a kojo nakita i mPue Allah, etu semo mampue resi tau-tau.

Rote: Nai le'do fai maneu ka, doo ka nanseli, emi tao-no'i tunga hataholi fo ta lalelak Lamatua ka, tatao-nono'i nala so. Hu ndia de, emi so'da ma ta malole fa. Emi tunga nasa-melu ka, mafuk ala-lalu, tao feta-dote, mi'a-minu, ma sene-do'ok meu sosongo-tatango manggenggeo ka.

Galela: Bilasu nimasidailako la ma ngale o Gikimoi Awi dupa niamote so o sangisara niamoku. Sababu maro o nyawa ma somoa ipipiricayawa o bi moi-moi yodupa yaaaka, komagena lo iqoqomaka ngini lo ma dekano o dorou niaaka. Iqoqomaka gena ngini o moi-moi o nyafusu ma dorou nidupa, sidago lo nia rohe maro ka o haiwani so o maqe gena niodupa niaaka, so initobadalu sidago lo nirarame poli, de lo nia suba niatide o bi giki ikokulaika gena foloisi qatorou.

Yali, Angguruk: Tam amusun toho welatikip li Allah wene enepeleg inaben peruk ane eneg turuk latikip. Turuk latikip ane iminon tu: Pabi ane eneg wenggel haruk lit tu helele ari helele peruk lit ik olokon nalug nenek turuk lit henebuwap toho suburu men ik men naruk lit usane aben tuk fug teg ane turuk lit henemben siyag toho welatikip.

Tabaru: Ma sira, ngini 'o do'ingono niodi-diai 'okia naga gee 'o nyawa kowinako-nakowa ma Jouka yodua-duaka yadi-diai. To ngini nia 'ahu 'itorou. Niamoteke nia nyafisuu ma dorou, ni'eto-'eto, kanimarame-rame de nio'oke-'okere, de 'o barahala niasuba gee 'itorou ma sala.

Karo: I bas paksa si nggo lepas nggo cukup ndekah kam ngaloken perbahanen-perbahanen si merincuh usur kalak si la nandai Dibata ngelakokenca. Kam nggeluh alu la meteh mela, iikutkenndu kerincuhen dagingndu, mabuk-mabuk, pesta minem-minem si nggesuh, nagih minem inemen si erbahanca mabuk, janah nembah man berhala-berhala eme perbahanen si erbahanca manusia mbau.

Simalungun: Ai sungkup ma panorang na dob salpu in marpambahenan nasiam domu hubani harosuh ni sipajuh begu-begu, ai ma marparlahou ibagas goluh na so marrantei, hahisapon, parmabukon, parmangan-manganon, parminum-minumon, ampa pambalosion bani gana-gana sihagigihonon ai.

Toba: Ai sae ma, antong angka ari naung salpu i, di na niulahonmuna roha hasipelebeguon, ai diulahon hamu do disi harorangon, hahisapon, parmabuhon, parmanganon, parminumon dohot pangoloion di ajiajian na so uhum i.

Dairi: Tikala i enggo ndekkah kènè mengulaken bahaan siniulaken siso menandai Dèbata, imo menguèi cubellek-cubellek, mabuk-mabuk, mangan mènum dekket mersembah taba bègu siso patut i.

Minangkabau: Pado maso nan lampau, angku-angku lah cukuik lamo mangarajokan, apo nan suko dikarajokan dek urang-urang nan indak tawu jo Tuhan. Angku-angku iduik indak baiak. Angku-angku manuruikti awa napasu, mabuak-mabuak, baralek indak bakatantuan, minun-minunan kareh sarato jo manyambah barhalo nan manjajokkan.

Nias: Ba ginõtõ si no numalõ, no ara milau hadia zomasi lafalua niha si lõ mangila So'aya. Lõ sõkhi wa'aurimi, mitõrõ lala wangisõ, mabumabu, molau owasa sebua, mamadumadu, ba mamosumange adu, sira'ira'iõ.

Mentawai: Siburú, bulat amaburúan anugalaiaké kam galajet siripot siobat bagadda sipuarat sabulungan. Tá maerú puririmanuamui. Siripot pubobot-bot akkulámui lé nugagalaiaké kam, iaté mupuineng, mupunen sabeu, muló, samba masibuluji sabulungan ka enungan kasit-sit'akenen.

Lampung: Waktu tumbai, keti radu cukup saka ngelakuko api sai gering dilakuko ulih jelma-jelma sai mak kenal jama Tuhan. Keti hurik mak mebetik. Keti nutuk hawa nafsu, mabuk-mabuk, bepesta pora, nginum-nginum rik nyumbah berhala secara ngejijikko.

Aceh: Yoh masa ilée, gata ka treb that tapeubuet peue nyang ka jipeubuet lé ureuëng-ureuëng nyang hana jituri Tuhan. Udeb gata hana gét. Nyang gata seutôt hawa nafeusu, mabök-mabök dan laloe bak meu-én, jieb ié kreueh dan seumah beurala nyang biet-biet luwat lagoena.

Mamasa: Annu masae allomia' muola umpogau' pa'porainna to tae' ummissanan Puang Allata'alla. Annu yolona umpangngula'koa' penawammu ma'gau' meko'do'-ko'do', mailu, umpelangoikoa' kalemu, ma'maroa'-roa', sirasi mangngiru', anna umpenombai dewata lino tae'na mala dipenombai.

Berik: Aamei Kristus nalefe ijama tebayan, gwanan jes galapserem, aamei abakfer enggam ima gwena, ane enggam ima eyebili, angtane Uwa Sanbagiri jes onsobayanaiserem jei aa gemer gane eyebilirim. Gwanan jes galapserem aamei etam-etama ga enggam ima eyebilint: Ini imna unggwan-giri ga is enggalf gangge folbamini maaryena gam gwebif, ane aamei maaryena igama gwebili. Aamei jeber-jeber ga igama mabukswena. Aamei masara jeber-jeber ga igama gwebili enggalfe jewer igama mabukswef, ane etam-etama kapkaiserem jewer igama gwebif. Ane aamei jeber-jeber kabwaksususerem ga igama eyebili enggame, aamei tiborma jam kwirtabaabiliserem ga igama pujitababili. Jengga namwer aamei Yesus imsa tebana, ane aamei etam-etama jeiserem gamjon ijama eyebiyen.

Manggarai: Ai naisn ga ba weki de méu cama ného ba weki de wa’u siot toé pecing Mori Keraéng. Méu poli mosé lorong belek da’at, humer, langu, héba-hak, agu io pina-naéng ata poli ré’ingd.

Sabu: Pa awe do ludu he do dhai tui ke mu ne tao lai-lai do ddhei ta tao ri ddau-ddau do dho tade Muri. Ne muri mada mu adho do woie. Do pedute ri mu ne lua ddhei nge nga ade mu do rihi ngati rupehakku ne, nginu mawo, tao lai-tao do keruka-kerakki nga lua dhutu liba ila, nginu-nginu nga wie hu nga mejura pa ajhu nga wowadu do pebhege dhara ddau we.

Abun: Nin ben suk tepsu ye gato jam nde Yefun iwa ben ne o nde, tep it, tut mo suk gato nin ben suga nyim ne sor. Suga nyim nin ben suk siri dakai daret bu e, nin da bro wa nggon e, nin yenau bu e, nin iwa nin kamo noru nombrak, nin yenau su, nin ben siri mwa su e; nin si yé sum wa da nau mwa bu e, nin som sukdaret gato Yefun duyawa e ne.

Meyah: Sis fob bera iwa ita mar ongga oska morototuma erek rusnok mebif rundou os rot tein ojgomuja. Rua ruroru mar ongga oska efekeifa ongga angh gij rudou efesi ojgomuja ni, rua ruckahtah morototuma ojgomuja ni, rudou erebibei rot mofut efeyi ni, risiri morototuma ojgomuja ni, rugif gu mar ongga oska eteb ojgomuja ni, rujohca mar ongga oska efekeifa ni.

Uma: Apa' hono'-mi-hawo kahae-ni mpobabehi hewa to rababehi tauna to uma mpo'incai Pue'. Nto'u toe, uma katonoa tuwu'-ni, mpotuku'-koi kahinaa-ni to uma lompe', nginu palangu–langu, ntora mosusa', ntora bibo–bibo, pai' mepue'-koi hi pue'–pue' to uma natao rapue'.

Yawa: Nugoenta rave wapa ana wapo rave mo vatano wantatukambe Amisy ai awa ramaisy. Weye arono wusyinoe wapo ayao anaerere rave muno watavondi wapa bekero ngkakai rai. Muno weamaeno awije rai, wapanugan wapo awije ramanam ti wapaumandi. Muno wabe sambayambe yare rai ti nggwambe wasai.


NETBible: For the time that has passed was sufficient for you to do what the non-Christians desire. You lived then in debauchery, evil desires, drunkenness, carousing, drinking bouts, and wanton idolatries.

NASB: For the time already past is sufficient for you to have carried out the desire of the Gentiles, having pursued a course of sensuality, lusts, drunkenness, carousing, drinking parties and abominable idolatries.

HCSB: For there has already been enough time spent in doing the will of the pagans: carrying on in unrestrained behavior, evil desires, drunkenness, orgies, carousing, and lawless idolatry.

LEB: For the time that has passed [was] sufficient _to do what the Gentiles desire to do_ , having lived in licentiousness, [evil] desires, drunkenness, carousing, drinking parties, and wanton idolatries,

NIV: For you have spent enough time in the past doing what pagans choose to do—living in debauchery, lust, drunkenness, orgies, carousing and detestable idolatry.

ESV: The time that is past suffices for doing what the Gentiles want to do, living in sensuality, passions, drunkenness, orgies, drinking parties, and lawless idolatry.

NRSV: You have already spent enough time in doing what the Gentiles like to do, living in licentiousness, passions, drunkenness, revels, carousing, and lawless idolatry.

REB: You have spent time enough in the past doing what pagans like to do. You lived then in licence and debauchery, drunkenness, orgies and carousal, and the forbidden worship of idols.

NKJV: For we have spent enough of our past lifetime in doing the will of the Gentiles––when we walked in lewdness, lusts, drunkenness, revelries, drinking parties, and abominable idolatries.

KJV: For the time past of [our] life may suffice us to have wrought the will of the Gentiles, when we walked in lasciviousness, lusts, excess of wine, revellings, banquetings, and abominable idolatries:

AMP: For the time that is past already suffices for doing what the Gentiles like to do--living [as you have done] in shameless, insolent wantonness, in lustful desires, drunkenness, reveling, drinking bouts {and} abominable, lawless idolatries.

NLT: You have had enough in the past of the evil things that godless people enjoy––their immorality and lust, their feasting and drunkenness and wild parties, and their terrible worship of idols.

GNB: You have spent enough time in the past doing what the heathen like to do. Your lives were spent in indecency, lust, drunkenness, orgies, drinking parties, and the disgusting worship of idols.

ERV: In the past you wasted too much time doing what those who don’t know God like to do. You were living immoral lives, doing the evil things you wanted to do. You were always getting drunk, having wild drinking parties, and doing shameful things in your worship of idols.

EVD: In the past you wasted too much time doing the things that the non-believers like to do. You were doing sexual sins. You were doing the evil things you wanted. You were becoming drunk, having wild and wasteful parties, having drunken parties, and doing wrong by worshiping idols (false gods).

BBE: Because for long enough, in times past, we have been living after the way of the Gentiles, given up to the desires of the flesh, to drinking and feasting and loose behaviour and unclean worship of images;

MSG: You've already put in your time in that God-ignorant way of life, partying night after night, a drunken and profligate life. Now it's time to be done with it for good.

Phillips NT: Your past life may have been good enough for pagan purposes, though it meant sensuality, lust, drunkenness, orgies, carousals and worshipping forbidden gods.

DEIBLER: I say that to you because [SAR] you have already spent too much of your time here on earth doing what the people who do not know God like to do. In the past you committed all kinds of sexually immoral acts [DOU], you got drunk and then participated in …orgies/wild parties† and carousing/revelry, and you worshipped idols, which is very displeasing to God.

GULLAH: Mus dohn waste no mo time da do dem ting wa de people wa ain know God like fa do. Dem man an ooman da waak een de ebil way, da do ting wa dey ain oughta do wid dey body. Oona done dat too. Oona beena folla oona haat da do dem bad ting yah an oda bad ting dem. Oona been dronka an beena hab dem wile wile paaty. Oona beena woshup op ta dem idol wa people mek fa woshup ta wa oona oughta be too shame fa do.

CEV: You have already lived long enough like people who don't know God. You were immoral and followed your evil desires. You went around drinking and partying and carrying on. In fact, you even worshiped disgusting idols.

CEVUK: You have already lived long enough like people who don't know God. You were immoral and followed your evil desires. You went around drinking and feasting and carrying on. In fact, you even worshipped disgusting idols.

GWV: You spent enough time in the past doing what unbelievers like to do. You were promiscuous, had sinful desires, got drunk, went to wild parties, and took part in the forbidden worship of false gods.


NET [draft] ITL: For <1063> the time <5550> that has passed <3928> was sufficient <713> for you to do <2716> what the non-Christians <1484> desire <1013>. You lived <4198> then in <1722> debauchery, evil <766> desires <1939>, drunkenness <3632>, carousing <2970>, drinking bouts <4224>, and <2532> wanton <111> idolatries <1495>.


  Share Facebook  |  Share Twitter

 <<  1 Petrus 4 : 3 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2020
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran