Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [MEYAH]     [PL]  [PB] 
 <<  2 Korintus 3 : 7 >> 

Meyah: Hukum-hukum insa koma ongga Allah eita gu Musa sis fob bera rusnok runggu tumu mamu efebr fob. Noba hukum-hukum koma bera erek mar ongga efen efesa eteb, jeska rusnok rimeesa rot noba ruroru jeni ojgomu. Noba gij mona ongga Musa ensma hukum-hukum insa koma jeska Allah fob, beda Musa efen osum eja erek efesa eteb rot mar onswos ongga Allah eita gu ofa gij mona insa koma. Noba ofa efen efesa insa koma esiri deci deci, tina enadaij nou rua ongga Israel rik efen osum erek dektek guru, jeska efen efesa eteb ros. Erek koma tina, hukum-hukum ongga onswos insa koma bera ongga agot rot oida rusnok ragos rot rerin mar ongga oska ojgomu.


AYT: Namun, jika pelayanan yang membawa kepada kematian, yang dengan huruf-huruf ditulis pada loh batu itu datang dengan kemuliaan, sampai-sampai bangsa Israel tidak bisa menatap wajah Musa karena kemuliaan itu, padahal saat itu kemuliaannya sudah memudar,

TB: Pelayanan yang memimpin kepada kematian terukir dengan huruf pada loh-loh batu. Namun demikian kemuliaan Allah menyertainya waktu ia diberikan. Sebab sekalipun pudar juga, cahaya muka Musa begitu cemerlang, sehingga mata orang-orang Israel tidak tahan menatapnya. Jika pelayanan itu datang dengan kemuliaan yang demikian

TL: Tetapi jikalau jawatan yang membawa maut dengan tulisan yang terukir pada loh batu itu telah datang dengan kemuliaannya, sehingga bani Israel tiada dapat merenung muka Musa oleh sebab (cahaya) kemuliaan mukanya, yaitu (cahaya) kemuliaan yang akan lenyap,

MILT: Dan jika pelayanan kematian dengan huruf-huruf yang telah diukir pada batu berlangsung dalam kemuliaan, sehingga bani Israel tidak mampu memandang pada wajah Musa berhubung kemuliaan wajahnya yang terpudarkan,

Shellabear 2010: Jika perjanjian yang membawa kepada kematian, yaitu yang terukir dalam bentuk tulisan pada loh-loh batu, diturunkan dengan kemuliaan -- kemuliaan itu terpancar dari wajah Nabi Musa sehingga bani Israil tidak dapat memandang wajahnya, sekalipun pada waktu itu pancarannya sudah mulai pudar --

KS (Revisi Shellabear 2011): Jika perjanjian yang membawa kepada kematian, yaitu yang terukir dalam bentuk tulisan pada loh-loh batu, diturunkan dengan kemuliaan -- kemuliaan itu terpancar dari wajah Nabi Musa sehingga bani Israil tidak dapat memandang wajahnya, sekalipun pada waktu itu pancarannya sudah mulai pudar --

Shellabear 2000: Jika perjanjian yang membawa kepada kematian, yaitu yang terukir dalam bentuk tulisan pada loh-loh batu, diturunkan dengan kemuliaan — kemuliaan itu terpancar dari wajah Nabi Musa sehingga bani Israil tidak dapat memandang wajahnya, sekalipun pada waktu itu pancarannya sudah mulai pudar —

KSZI: Jika perjanjian yang membawa kepada kematian, iaitu yang terukir di loh-loh batu, diturunkan dari kemuliaan wajah Musa sehingga bangsa Israel tidak dapat memandang wajahnya, walaupun ketika itu sinarnya sudah mulai malap;

KSKK: Sekalipun pelayanan hukum Taurat yang tergurat pada batu membawa kematian, namun diliputi kemuliaan, karena orang-orang Israel tidak dapat memandang wajah Musa karena sinar cahaya pada wajahnya, yang kemudian menjadi pudar kembali.

WBTC Draft: Perjanjian lama membawa kematian, ditulis dengan kata-kata pada batu. Itu datang bersama kemuliaan Allah. Wajah Musa bersinar penuh kemuliaan sehingga orang Israel tidak dapat terus memandang wajahnya, meskipun kemuliaan itu hanya buat sementara.

VMD: Perjanjian lama membawa kematian, ditulis dengan kata-kata pada batu, yang datang bersama kemuliaan Allah. Wajah Musa bersinar penuh kemuliaan sehingga orang Israel tidak dapat terus memandang wajahnya, meskipun kemuliaan itu hanya untuk sementara.

AMD: Pelayanan yang membawa kematian ditulis dengan tulisan yang diukir di atas batu. Musa membawa batu itu dengan cahaya kemuliaan di wajahnya sehingga orang Israel tidak tahan menatap wajah Musa. Tetapi, lama-kelamaan cahaya kemuliaan itu makin hilang.

TSI: Memang perjanjian yang lama diukir pada batu dan disertai dengan kemuliaan Allah. Tetapi biarpun begitu, perjanjian tersebut membawa kita kepada kematian. Pada waktu perjanjian itu diberikan, sinar kemuliaan terpancar dari muka Musa, sehingga orang Israel tidak bisa terus memandang wajahnya. Tetapi sinar kemuliaan itu hanya sementara saja.

BIS: Pada waktu perjanjian yang membawa kematian itu dibuat dan diukir pada batu, cahaya Allah bersinar dengan cemerlang pada muka Musa. Cahayanya begitu gemilang sehingga bangsa Israel tidak sanggup memandang muka Musa, sekalipun cahaya pada mukanya itu sudah mulai pudar pada waktu itu. Nah, kalau pembuatan perjanjian yang membawa kematian itu diresmikan dengan kecemerlangan yang begitu besar,

TMV: Taurat itu diukir pada batu tulis dan kemuliaan Allah kelihatan pada masa Taurat itu diberikan. Walaupun cahaya kemuliaan Allah pada wajah Musa mula pudar, cahaya itu masih begitu gemilang sehingga orang Israel tidak dapat memandang muka Musa. Jika Taurat yang membawa kematian itu diberikan dengan kemuliaan seperti itu,

BSD: Pada waktu perjanjian yang membawa kematian itu diukir pada batu, cahaya Allah yang cemerlang menyinari wajah Musa. Cahaya itu sangat gemilang memancar dari wajah Musa, sampai-sampai bangsa Israel tidak sanggup memandang wajahnya !!-- meskipun cahaya itu sudah mulai pudar. Coba kalian bayangkan, perjanjian yang membawa kematian itu saja disertai cahaya cemerlang yang luar biasa, apalagi perjanjian yang diberikan Roh Allah. Tentu perjanjian itu disertai dengan cahaya yang lebih cemerlang lagi.

FAYH: Tetapi hukum lama yang berakhir dengan kematian itu, mulai dengan kemuliaan yang sedemikian besarnya, sehingga orang tidak tahan menatap wajah Musa. Sebab, ketika ia memberikan hukum Allah kepada mereka supaya dipatuhi, kemuliaan Allah memancar dari wajahnya -- walaupun pada saat itu kecemerlangannya sudah mulai pudar.

ENDE: Tetapi kalau pelajanan maut jang terukir dengan huruf dipapan batu itu diliputi kemuliaan, sampai putera-putera Israel tidak tahan menatap wadjah Moses oleh sebab tjahaja pada wadjahnja itu, jang pudar kembali,

Shellabear 1912: Tetapi jikalau penjawatan yang membawa mati dengan suratnya dan yang diukir pada batu itu sudah datang dengan kemuliaan, sehingga bani Israil itu tiada dapat merenung akan muka Musa sebab kemuliaan mukanya itu, sungguhpun kemuliaan itu akan hilang kelak,

Klinkert 1879: Maka djikalau kiranja sjart maut dengan aksara jang teroekir pada batoe itoe telah mendjadi moelia, sahingga tadapat bani Isjrail memandang moeka Moesa dari karena seri kamoeliaan moekanja, ija-itoe soeatoe kamoeliaan, jang tentoe akan ditiadakan;

Klinkert 1863: Maka kaloe kiranja sjarth maut, jang tertoelis dan {Kel 24:12; 34:1; Ula 10:2} teroekir dalem batoe, soedah djadi moelia, {Kel 34:30} sampe bani Israil tiada dapet memandang sama moeka nabi Moesa dari sebab kamoeliaan moekanja itoe, ija-itoe kamoeliaan jang soedah tantoe nanti hilang;

Melayu Baba: Ttapi jikalau playanan yang bawa mati dngan surat-nya di-ukir di atas batu sudah datang dngan kmulia'an, sampaikan anak-anak Isra'el ta'boleh mrnong sama muka Musa deri sbab muka-nya punya kmulia'an; yang ada s-tngah hilang:

Ambon Draft: Tetapi djikalaw pakar-dja; am agama kamatian itu jang tersurat deng-an huruf-huruf dalam batu, sudah ada deng-an kamulija; an sampe anak-anak Isra; el sudah tijada baw-leh melihat muka Musa, aw-leh karana kamulija; an mu-kanja jang kahilangan itu;

Keasberry 1853: Tapi jikalau kiranya surohan maut itu, yang turtulis dan turukir diatas batu, tulah jadi mulia, sahingga bani Israel tiada dapat mumandang akan muka Musa deri kurna kamulian mukanya itu; iya itu kamulian yang tulah tuntu akan dihilangkan:

Keasberry 1866: Tapi jikalau kiranya utusan maut itu yang tŭrtulis dan tŭrukir diatas batu tŭlah jadi mulia, sahingga bani Israil tiada dapat mŭmandang bŭtol akan muka Musa, deri kŭrna kamulian mukanya itu; kamulian itu pun tŭlah tŭntu akan dihilangkan;

Leydekker Draft: Dan djikalaw chidmet mawt jang dengan hhuruf, jang tertara pada batu 2, 'itu sudah 'ada dengan kamulija`an, sahingga maka benij Jisra`ejl sudah tijada sampat memata 2 ij 'akan muka Musaj, deri karana kamulija`an mukanja, jang 'akan detijadakan:

AVB: Jika perjanjian yang membawa kepada kematian, iaitu yang terukir hurufnya pada loh-loh batu, diturunkan dari kemuliaan wajah Musa sehingga bangsa Israel tidak dapat memandang wajahnya, walaupun ketika itu sinarnya sudah mulai malap;

Iban: Enti Adat ti mai pemati, ti ditulis ba lampang batu, pegari ngena mulia ti ngemalat nya, datai ke orang Israel nyau enda ulih merening ngagai mua Moses, empa pemalat penampak mulia nya, taja pen mulia nya majak ayas-seayas,


TB ITL: Pelayanan <1248> yang memimpin kepada kematian <2288> terukir <1795> dengan <1722> huruf <1121> pada loh-loh batu <3037>. Namun demikian kemuliaan <1391> Allah menyertainya waktu ia diberikan. Sebab sekalipun pudar <2673> juga, cahaya muka <4383> Musa <3475> begitu cemerlang, sehingga <5620> mata orang-orang Israel <2474> tidak <3361> tahan <1410> menatapnya <816>. Jika pelayanan itu datang dengan <1722> kemuliaan yang demikian [<1487> <1161> <1096> <5207> <1519> <1223> <1391> <4383> <846>]


Jawa: Pranatan leladi kang nuntun marang pati iku katulis ing watu kalawan aksara. Ewasamono nalika kaparingake sinartan kamulyaning Allah, kang njalari wong Israel padha ora betah nyawang marang wedanane Nabi Musa, marga kadunungan kamulyan, sanadyan kamulyan mau bakal sirna,

Jawa 2006: Pranatan leladi kang nuntun marang pati iku katulis ing watu nganggo aksara. Éwasamono nalika kaparingaké kinanthènan kamulyaning Allah, kang njalari wong Israèl padha ora betah nyawang marang wedanané Musa, sanadyan sunaré kang mancorong mau banjur mbleret. Menawa paladèn mau dumadiné kanthi kamulyan kang kaya mangkono iku,

Jawa 1994: Nalika angger-angger sing matèni mau ditatah ana ing watu, kamulyané Gusti Allah diketingalaké. Senajan cahyaning kamulyan sing ana ing pasuryané Nabi Musa kuwi dhèk semana wis luntur, éwasemono merga cahya mau umat Israèl ora kuwat nyawang pasuryané Nabi Musa. Yèn angger-angger, sing mung nggawa pepati waé diparingi kamulyan sing semono gedhéné,

Jawa-Suriname: Para sedulur, bener angger-angger nabi Moses sing ditatah nang watu nekakké pati marang wong sing ora pada gelem manut, nanging senajan ngono, angger-angger kuwi tekané karo sloroté pangwasané Gusti Allah. Dongé nabi Moses ngetokké angger-angger sing ditatah nang watu iki tyayahné dèkné semlorot sangka pangwasané Gusti Allah lan pepadangé mblerengi bangsa Israèl, sampèk ora pada kuwat mandeng terus. Nanging senajan sloroté pepadang mau gedéné kaya ngono, suwi-suwi ya ilang.

Sunda: Hukum Agama Yahudi anu ditulisna diwangun aksara dina papan batu tea, waktu diumumkeunana dibarengan ku gumebyarna cahaya kamulyaan Allah anu tembong dina raray Musa. Sanajan eta cahaya geus mimiti surem, urang Israil teu kadarugaeun neuteup. Lamun Hukum Agama, anu eusina ngancam paeh tea waktu diumumkeunana dibarengan ku cahaya sakitu mulyana,

Sunda Formal: Hukum (Toret), anu diukirna dina papan batu tea, ngancam ku hukuman pati. Tapi waktu diumumkeunana teh diiring ku cahaya kamulyaan, nepi ka urang Israil teu kadarugaeun neuteup kana raray Nabi Musa anu moncorong, padahal moncorongna ngan sakeudeung. Upama eta geus sakitu mulyana,

Madura: E bakto parjanjiyan se madhateng pate ganeka ebadhi ban eoker e bato, sonarra Allah tera’ mancorong e raena Mosa. Sonarra ce’ tera’na kantos ommat Isra’il ta’ kellar mandeng ka raena Mosa, sanare e bakto ganeka sonarra raena ganeka ampon molae orem. Daddi, manabi se abadhi parjanjiyan se madhateng pate ganeka eresmeyagi kalaban ce’ agungnga akadi ganeka,

Bauzi: Aham di iube Alat gagu fi hasi esuhu Im Feàna zi lam Aho Sinai Sibu laba ke baa behàsu toedahana Musat ve fa ame Israel dam bake vameada. Ame di iube Musat dam bake neha, “Ame Im Feàna zi lam uho ulohodesu meedam vaba zidazemeam làhà Alati ot vaitesuiame labaha bohu modesda tame,” lahame vameadaha bak. “Alati ot vaitesuiame labaha bohu modesda tame,” lahame fet gagu vàmadi esuhu bak lam ehenàme ame da Musat ame ke baa laba toedaha im lam ve neàdi fa vou lezedam di labe Alat ahit Musa bake modi am dauha na fauha meona modesu ab fi t lezedamam. “Aho gagoho im vou lehe dàt modem bak,” laham bak ozome ahit labihadaha bak. Labi Alat aba gagoho im lam aho Israel dam bake vameadaha di labe Alat Musam dauha modi abo na fauha meona modesu fi ddam labe im vameada. Am dauha laba Alam na feà modesu fi ddam bak lam ame Israel dam labe iho ame bak aasdam di fako iedi gi fako laba zisu aasdamehamdem bohu modesdam biem bak. Lahana ame na modesu fi si ogatedamna lam gi ame di labe faasi fa aam tooledam bak lam damat vabi vedi fako iedi meedam bak.

Bali: Pidabdab Torate, punika sampun kukir marupa sasuratan ring papan batune. Tur rikala Pidabdab Torate punika kapaicayang, kaluihan Ida Sang Hyang Widi Wasa kasinahang, yadiastun cayan prarain dane Nabi Musa galangnyane sampun remrem, nanging caya punika kalintang terang, kantos bangsa Israel tan purun nganengneng prarain danene. Yening Pidabdab Torate sane ngranayang padem punika kadulurin antuk kaluihan sane kadi asapunika agengnya,

Ngaju: Hong katika janji je mimbit pampatei te inampa tuntang imahat intu batu, kalawa bara Hatalla manyingah paha-pahai intu baun Moses. Kalawa te paham tarang sampai bangsa oloh Israel dia olih manampayah baun Moses, aloh kalawa intu baue te jari nampara kawus hong katika te. Nah, amon tampan janji je mimbit pampatei te iresmi hapan katarang je kalote kahaie,

Sasak: Sewaktu perjanjian saq jauq kematẽan nike tepiaq dait teukir lẽq batu, cahaye Allah besinar menah tandur lẽq penjarupan nabi Musa. Cahayene menah gati sehingge bangse Israel ndẽqne sanggup serioq penjarupan nabi Musa, timaq cahaye lẽq penjarupanne nike sampun saru lẽq waktu nike. Lamun saq jauq kematẽan nike tesahang siq kemuliean saq belẽq,

Bugis: Wettunna assijancingeng iya tiwié amaténro riyébbu sibawa risobbi ri batué, cahayana Allataala mattappa sibawa macakka ri rupanna Musa. Makkuwa mani cakkana iyaro cahaya-Na angkanna bangsa Israélié dé’ naulléi mitai tappana Musa, namuni iyaro cahayaé ri tappana mammulani massalawu iyaro wettué. Narékko iyaro abbinrusenna assijancingeng iya mappamatéro rirésmikangngi sibawa cakka iya makkuwaémmani loppona,

Makasar: Ri wattunna nipare’ siagang niukiri’ anjo parjanjiang angngeranga kamateang ri batua, accayami singara’ kalompoanNa Allata’ala ri rupanna Musa. Teai sipato’ accayana anjo singaraka, sa’genna takkulleai bansa Israelka anciniki rupanna Musa; manna pole nappakkaramulamo a’jari kurang accaya ammotere’ rupanna Musa anjo wattua. Jari, punna kamma anjo lompona singaraka nipake ampareki anjo parjanjiang appamatea,

Toraja: Apa iake nakabu’mi kamala’biran tu toean umbaa kamatean, tu dioki’ lako papan batu, naurunganni tang nasau’mo tu to Israel umpemaranga lindona Musa, belanna arrang kamala’biranna lindona, tu kamala’biran tae’ nasalai tang pa’de,

Duri: Ia tonna diben joo atoran agama, to mbawa kamatean, nadiuki' do' papan batu, cundallak to arrang kamala'biran-Na Puang Allataala gaja cora jio lindona Nabi Musa. Liwa' ia macorana joo arrang anna tangsarai to to-Israel ngkitai to lindona Nabi Musa, apa te'da namasai joo arrang. Jaji, ia kemala'bihhi joo atoran agama, to mbawa kamatean,

Gorontalo: To wakutu janjiya u mo'odelo ode opopate pilahatiliyo to tudu lo botu, tinelo Allahuta'ala tilimenelayi to laku li nabi Musa, tunggulo bangusa lo Israel yilohe momilohe lakuliyo, openu tinela u uda'a da'a lonto Allahuta'ala boyito ma hemoli mao monto lakuliyo. Wonu tinelo Allahuta'ala boyito woluwo to janjiya u mo'odelo ode opopate,

Gorontalo 2006: Tou̒ daantia u modelo ode mautu boito pilohutu wau iluukili tobotu, tinelo Allahu Taa̒ala lotinela lou̒ motilango tutu tobaya lei Musa. Tine-Lio malo odito tilangio tilinggula bangusa lo Isirai̒lu diila mambo momilohe baya lei Musa, eleponu tinelo tobayalio boito mahelo tambutio̒ tou̒ boito. Naa, wonu pilohutua daantia u modelo ode mautu boito pilosaaha wolo tinelo motilango tutu u odito udaa̒lio,

Balantak: Na tempo toon men mantakakon kolapusan iya'a nitulis na watu, ruarna Alaata'ala tarang na ro'up ni Musa. Ruarna tarang tuu' pataka samba Israel sian nomoko nintioki ro'upna, mau mune' ruar men na ro'upna iya'a uga' nomayo'mo. Kalu isian ruar men tarang tuu' tempo nangawawauan toon men mantakakon kolapusan iya'a,

Bambam: Indo anna natuli'i Puang Allataala pepaondonganna dokko batu mane nabeenni Musa, wattu eta too tandaam kamatandeanna Puang Allataala dio lindona Musa lambi' pangkähhä mesilo. Tandana pangkähhä, iya tä' natua to Israel unnenne'i lindona Musa, moi anna tuttuam moho'um indo pangkähhäna dio lindona. Indo sia duka' pepaondongam to mebaba lako kamateam anna pangkähhäi kamatandeanna Puang Allataala wattu eta too,

Kaili Da'a: Tempo pojanji nggasae to nompakanoto tau nasilaka kana mamate nipowia bo nitulisi ri watu mpotulisi, reme nggari ja'i Alatala nombawanta i Musa sampe nareme mpu'umo lenjena. Tau-tau to Israel da'a nompakule nompenaa lenje i Musa naupa reme etu nompamula nalipo tempo etu. Jadi ane iwetumo reme bo kagaya nu Alatala to nipopokita tempo pojanji nggasae nipowia,

Mongondow: Kon wakutu in dodandian inta modia kom popatoi tua inaidan bo pinais sinompiamai kon tudu im batu pomomaisan, sindar i Allah nonimbayag totok motarang kom pogot i Musa. Sindarnya tatua mokotoḷow totok, sahingga intau mita in Israel diaídon mokosanggup mo'indoi kom pogot i Musa tatua, umpakah wakutu intua sindar kom pogotnya tua mulaidon mokudow. Daí aka pinogaidan kon dodandian inta mokopatoi tatua bo sinimbayagan naímai tua,

Aralle: Dolu atohanna nauki' Puang Alataala pano di batu lohpä' mane nabeai pano di Nabi Musa. Inde atohang umbaha supu kamateang pano di tau aka' dai aha ang mambela mantuhu'i. Moinnakato noa, ya' pansillo' sämpäi' lindona Musa napobua' yato atohang lambi' dai natua nanenne'i to Yahudi.

Napu: Hangkoya Pue Ala mouki AturaNa i watu poukia au Nawei i nabi Musa. I tempo iti, bara rabuku to Yahudi mototoki lindona Musa, lawi lindona mewangka anti kuasana Pue Ala. Agayana pewangka iti hampalai pea, hai bara mahae ope. Aturana Pue Ala au teuki i watu moanti kapate i manusia, lawi bara tabuku moula atura iti. Agayana nauri nodo, mahile kuasana Pue Ala au raita to Yahudi i lindona Musa. Mewali, ane mahile kuasa aturana Musa au moanti kapate,

Sangir: Su tempon pẹ̌dariandi makạpate e nikoạ dingangu nipakang su watu, kawantugu Ruata e siměnnang mạtuahẹ̌ su ghating Musa. Sěnnang'E měngkate apa kụkerong hakịu kawanuang Israelẹ̌ e tawe makatohạ tumingang gating Musa, manilaing sěnnange su ghatine e su orasẹ̌ ene seng mạnětạ kakạparunge su tempo ene. Tangu kereu pẹ̌tataingu pẹ̌dariandi kụ makạbunạu papate ene niaku ringangu niapakawantugẹ̌ kereng kasariane,

Taa: Pei porenta to ratulis etu, etu semo porenta i Musa to natulis i mPue Allah ri woto mbatu tempo owi. Wali tempo i Musa nawaika i mPue Allah porenta etu, bae kojo kayawa i mPue Allah to nakita i Musa etu. See naka lio i Musa makilo kojo naika ngkayawa etu. Wali yako etu i Musa nayau muni damampakarata porenta etu resi to Israel. Pei rata resi sira lionya mamulamo makurang muni karemenya. Pei nempo ewa see, to Israel tawa nakoto mangalo’aka yau ri lionya etu apa saba tiroowa makilo. Wali bae kojo kayawa to rakita ri tempo i Pue Allah mangawaika i Musa porenta, nempo porenta etu ojo mampakanasaka tau masipato rahuku mate. Pasi yako ri kayawa etu kita mangansani bae kojo batuanginya porenta etu.

Rote: Nai lelek hehelu-balataak fo manini mamates ndia nanataok ma nanadoki-dulak neu batu a, Manetualain ndela-sa'an nandela-nasa'a neu Musa mata panan. Sa'a na nandela-nasa'a leondiak, nalosa leoina Israe la ta labe'i lakanae Musa mata panan, leomae sa'ak manai mata panan ndia ana mulai keluha'bu nai lelek ndia. Naa, metema hehelu-balataak fo nanataok, fo manini mamates ndia nanapaku nisak ninik Manetualain ndela-sa'an fo mandela-masa'ak matuaina leondia ka,

Galela: O Jou Awi bobita, kiaka itemo o nyawa ma dorou bilasu de o Gikimoi imakitinga, gena wagarade o teto ma qokuka de wihike o Musaka. O orasi magenaka de o Gikimoi Awi kuasa kanaga o Musa awi bioka yodisiwa, so ngaroko ma nita gena isolano imehe-mehe so ikurangi sidago irongo, duma awi bio ma leto magena o bi Yahudika ma nyawa yaakuwa yanano. So nako komagena, ma orasi o bi bobita o Musa wamakeka kanaga o Gikimoi Awi kuasa lo yakeleloka,

Yali, Angguruk: Sali tamon ino emberuk lit helep anggeyon fam ubale ware felug hahatuk latfag. Sali ino fam ap war atukon welatfag angge famen Allah asinandi umbagpag turukon inowen imbibag. Imbibagma Musa orohole umbagpag turukon kun atuk angge famen Israel inap inil hutuk-hatak uruken at yet ha fug teg latfag. Ap war atukon sali ino amingmingangge unubam umbagpag turukon anggolo weregma

Tabaru: Ma 'orasi 'o besesongo gee koinasi'asa-'asawa 'o 'ahu 'ika-kakalika ge'ena 'isilefo 'o teto 'i'alu-'alusuku, 'ena ma Jo'oungu ma Dutu 'awi darangi 'isiwara posironga 'iletongoka 'o Musa wi bionuku ma ngale ma Jo'oungu ma Dutu woboano. 'Awi cahaya ge'ena koge'enau ma letongo sigado 'o Israeloka koya'akunuwa yaungini 'o Musa 'awi bionika, ngaro ma 'orasi ge'ena 'o Musa wi bionoka ma letongo ge'ena 'ikurueu 'irongo ma. Aa, nako yodiai 'o besesongo gee koinasi'asa-'asawa 'o 'ahu 'ika-kakalika ge'ena ma yositatapu de ma siwara koge'ena ma ginitara,

Karo: Undang-undang e isuratken i bas batu, janah asum Undang-undang e ibereken man Musa, teridah terang sinalsal Dibata. Terang e ersinalsal i bas ayo Musa, janah amin minter pe bene, ergegeh kap, seh maka kalak Israel la ngasup natap ia. Adi pendahin si maba kematen e reh i bas kemulian si bage belinna,

Simalungun: Ai gari parugason hamatean, na marsurat, na niuhir bani batu, marhasangapon do, pala seng tarbahen halak Israel mangkawahkon bohi ni si Musa halani sangap na ra salpu na bani bohini ai,

Toba: (II.) Alai gari parhaladoon hamatean, na marsurat, na niuhir tubagasan batu, gari marhasangapon do, pola so tarbahen anak Israel mamereng bohi ni si Musa, dibahen sangap na olo salpu i, na di bohina i:

Dairi: Sinderrang padan simerembahken mi kemmatèen ibahan bak iokirken mi batu, merbindella ngo cuhaya kessangapen Dèbata, merbindella kalohoon ngo cuhaya i, gabè oda nè tertengen bangsa Israel abè si Musa, tukasi pè cuhaya abè si Musa enggo mulai mèlep tikanna idi. Mula i mo bagidi

Minangkabau: Dikutiko pajanjian nan mambawok mauik tu dibuwek, nan di ukie di ateh batu, cahayo Allah bacahayo satarang-tarangnyo ka muko Nabi Musa. Cahayo Allah tu sabana gumilang, sainggo indak talok doh dek banso Israel tu, untuak manantang muko Nabi Musa, biyapun cahayo nan dimukonyo tu lah muloi puda dikutiko itu. Nah, jikok dikutiko mambuwek pajanjian nan mambawok mauik tu, dirasmikan jo caro nan sangaik rancak, sarato jo basumarak,

Nias: Me luo tefazõkhi gamabu'ula li samunu andrõ nisura ba gara, muhaga Lowalangi andrõ ba mbawa Moze. Fondrege wa'atakile haga-Nia andrõ irege tebai latõngõ mbawa Moze soi Gizera'eli, hew̃a'ae me luo da'õ ibõrõtaigõ ahoe haga mbawa Moze. Na famazõkhi amabu'ula li samunu andrõ mulau faoma lakhõmi sebua,

Mentawai: Ka tetret aitugalai elé aitutataká ka sia nenda pakerekat baga sibaraaké kamateiat néné, bulat latsat lé torot patot Taikamanua ka matat Mose. Oto kalulut kopet patot toronia, pat taioinangan rakinere matat Mose tai Israel, kenanen aian ilelebbei toro ka matania ka tetret nenda. Oto ké beringan pasigalaiat pakerekat baga sibaraaké kamateiat, ka pulatsanan sabeu lé aituresmiaké;

Lampung: Waktu perjanjian sai ngakibatko kematian udi disani rik diukir di batu, cahaya-Ni Allah besinar cemerlang di pudakni Musa. Cahayani injuk reno gemilang sehingga bangsa Israel mak sanggup ngeliak pudakni Musa, sekalipun cahaya di pudakni udi radu mulai pudar waktu seno. Nah, kik cara nyani perjanjian sai berakibat kematian udi diresmiko jama kecemerlangan sai balak nihan,

Aceh: Watée peujanjian nyang teuba ubak maté nyan teupeugét dan teu uke ateueh batée, cahya Po teu Allah hu muble-ble bak muka Nabi Musa. Cahaya nyan keubiet that trang sampoe ureuëng Israel hana ék jipandang bak muka Nabi Musa, sampoe jeuet cahya nyang nibak muka geuh nyan ka jipeuphon layée bak watée nyan. Nyan, meunyoe teupeugét janji nyang jiba ubak maté nyan teureuseumi ngon ceumeurlang nyang gét that rayeuk,

Mamasa: Atoran la mepalulako kamatean tiuki' dio batu. Inde anna pebeenni lako Musae, kawanan kamatandeanna Puang Allata'alla dio lindona Musa lambisan pasilong napolalan tae' nataro nanenne'i to Israel, moika anna marassammo la pa'de. Ianna sitonda kamatandeanna Puang Allata'alla umpebeen atoran la mepalulako kamatean,

Berik: Hukumu aa jes tulisulum, Hukumu jeiserem ba ton sagabam tulisul. Ane Hukumu jam aa galap tulisulum, nafdusa Uwa Sanbagirmanaiserem ga irebayal. Ane mirmase Nabi Musamana ga aa ge nafabarsweibel. Ane mirmase Nabi Musamana safe abakfer jam nafabarswebayan, nafa jeiserem ga uskambarsus, jega angtane Israelmana jei mirmase Nabi Musamana fas abakfer jam ne geraibeyen. Nei enggam neya towaswena, angtane Hukumu masef jam gane unggwasbilirim jam onsobife, jei jam gam tererem, jei Uwa Sanbagirem gwetmanap jam gweyan. Safe gam, baabeta ane nafa Uwa Sanbagirmana aa jei irebayalam Jei Hukumu Jam aa galap tulisulum, baabeta ane nafa jeiserem ba unggwandusam.

Manggarai: Reké manga situt titong nggere-oné mata, danong wetik oné watu lempé. Maik du téid, mengit de Mori Keraéng loréng kin agu hi Musa. Ai koném po sagém koléy, néra ranga di Musa cili-celap kin wiga mata data Israél toé ta’ong te lélon. Émé reké manga mai agu mengit nenggitu mésén,

Sabu: Pa awe lipejaji do aggu ju la dhara lua made mada ne do tao ke jhe bhuke pa dhida wowadu, ne weo nga kana Deo do kelala mina harre ne worawwu kehabbha pa tanga mada Musa. Ne weo ne mina harre ne worawwu kehabbha hakku nara dho ta ketarre ne tanga mada Musa ri do Israel, maji lema ne kelala tanga Musa ne do jhari ke ta henunu pa awe do naanne. Nah, kinga pa awe ta tao ne, ne lipejaji do aggu ju la dhara lua made mada do naanne, do alle ke pepemoke ri lua weo nga kana do mina harre ne worawwu,

Kupang: Dolu waktu Tuhan ukir Dia pung Atoran di batu plat dong, itu memang hebat. Ma biar orang bekin iko itu Atoran dong samua, dong nanti masi tapisa buang dari Tuhan Allah. Ais waktu Musa su tarima ame itu Atoran dong, dia pung muka bacaya talalu hebat. Andia ko orang Israꞌel dong sonde bisa lia dia pung muka. Ma lama-lama ju, itu cahaya ilang.

Abun: Musa gwat sukduno gato gwat sukkwop wa men ma ne. An gwat sukduno gato Yefun Allah krom mo jok subot os nyim gato Yefun Allah fro wa ye Israel ne ma. Musa gwat sukdu ne ma sa, Musa gro rer teker, rer yor gat ye Israel, ye Israel yo sokme yenggras ne ndo nde. Suk gato ben Musa gro rer ne napyo da or kadit an, sarewo ye Israel gro yó wa sokwa yenggras ne tó. Sane Yefun Allah Gen bi suktinggi bor su kam gato Musa gwat sukdu subot os nyim ne, sarewo

Uma: Owi Pue' Ala mpo'uki' Atura-na hi watu po'ukia', pai' nawai'-ki nabi Musa. Nto'u toe, to Yahudi uma radadahi mponaa lio-na Musa, apa' lio-na mehini hante kabaraka'-na Alata'ala. Tapi' pehini to hi lio-na Musa toe hampai'-wadi, pai' mo'uncu moto duu'-na ora. Atura Pue' to te'uki' hi watu toe mpokeni kamatea hi manusia', apa' uma takulei' mpotuku'. Aga nau' wae, bohe moto wo'o kabaraka'-na Alata'ala to rahilo to Yahudi hi lio-na Musa nto'u toe. Jadi', ane hewa toe kabaraka'-na atura to mpokeni kamatea,

Yawa: Arono wusyinoe Amisye po apa ananyao raugaje vatano Israel mansai, ananyao umaso ratotov no orame rai muno Amisye apa varo ngkovo ntiti raroron no Musa amune rai. Arono naije, Musa amune mba dave ama vare mpanyoan dave, weti vatano Israel mansami ngkasyuri, wo Musa amune ranyanyut ubambunine ramu. (Weramu kavinta umba kovo ntiti umaso raumandi Musa amune rai kobe.) Weti wandaen ananyao wusyin, wemi mo wene obo raugavo vatane mansai, nde irati Amisye apa kovo ntiti rautan.


NETBible: But if the ministry that produced death – carved in letters on stone tablets – came with glory, so that the Israelites could not keep their eyes fixed on the face of Moses because of the glory of his face (a glory which was made ineffective),

NASB: But if the ministry of death, in letters engraved on stones, came with glory, so that the sons of Israel could not look intently at the face of Moses because of the glory of his face, fading as it was,

HCSB: Now if the ministry of death, chiseled in letters on stones, came with glory, so that the sons of Israel were not able to look directly at Moses' face because of the glory from his face--a fading glory --

LEB: But if the ministry of death in letters carved on stone came with glory, so that the sons of Israel were not able to look intently into the face of Moses because of the glory of his face, which was transitory,

NIV: Now if the ministry that brought death, which was engraved in letters on stone, came with glory, so that the Israelites could not look steadily at the face of Moses because of its glory, fading though it was,

ESV: Now if the ministry of death, carved in letters on stone, came with such glory that the Israelites could not gaze at Moses' face because of its glory, which was being brought to an end,

NRSV: Now if the ministry of death, chiseled in letters on stone tablets, came in glory so that the people of Israel could not gaze at Moses’ face because of the glory of his face, a glory now set aside,

REB: The ministry that brought death, and that was engraved in written form on stone, was inaugurated with such glory that the Israelites could not keep their eyes on Moses, even though the glory on his face was soon to fade.

NKJV: But if the ministry of death, written and engraved on stones, was glorious, so that the children of Israel could not look steadily at the face of Moses because of the glory of his countenance, which glory was passing away,

KJV: But if the ministration of death, written [and] engraven in stones, was glorious, so that the children of Israel could not stedfastly behold the face of Moses for the glory of his countenance; which [glory] was to be done away:

AMP: Now if the dispensation of death engraved in letters on stone [the ministration of the Law], was inaugurated with such glory {and} splendor that the Israelites were not able to look steadily at the face of Moses because of its brilliance, [a glory] that was to fade {and} pass away,

NLT: That old system of law etched in stone led to death, yet it began with such glory that the people of Israel could not bear to look at Moses’ face. For his face shone with the glory of God, even though the brightness was already fading away.

GNB: The Law was carved in letters on stone tablets, and God's glory appeared when it was given. Even though the brightness on Moses' face was fading, it was so strong that the people of Israel could not keep their eyes fixed on him. If the Law, which brings death when it is in force, came with such glory,

ERV: The old agreement that brought death, written with words on stone, came with God’s glory. In fact, the face of Moses was so bright with glory (a glory that was ending) that the people of Israel could not continue looking at his face.

EVD: The old agreement (the law) that brought death was written with words on stone. It came with {God’s} glory. The face of Moses was so bright with glory that the people of Israel (the Jews) could not continue looking at his face. And that glory later disappeared.

BBE: For if the operation of the law, giving death, recorded in letters on stone, came with glory, so that the eyes of the children of Israel had to be turned away from the face of Moses because of its glory, a glory which was only for a time:

MSG: The Government of Death, its constitution chiseled on stone tablets, had a dazzling inaugural. Moses' face as he delivered the tablets was so bright that day (even though it would fade soon enough) that the people of Israel could no more look right at him than stare into the sun.

Phillips NT: The administration of the Law which was engraved in stone (and which led in fact to spiritual death) was so magnificent that the Israelites were unable to look unflinchingly at Moses' face, for it was alight with heavenly splendor. Now if the old administration held such heavenly, even though transitory, splendor,

DEIBLER: Moses taught the people that if they did not obey God’s laws completely they would be separated from God forever. God wrote his laws on stone slabs. Then he gave them to Moses to teach them to the people. Although God’s laws condemned the people to die, when Moses brought those laws down from Mount Sinai, God caused Moses’ face to shine with radiance to show the people that these laws were God’s laws. The radiance was so bright that the people of Israel could not keep looking at Moses’ face. They had to look away. But although the radiance was bright, it was slowly fading away.

GULLAH: Now den, de Law wa condemn we ta det been write down pon stone. Wen God gim, e shinin glory come pon Moses. An de Israel people dem ain been able fa keep da look pon Moses face, cause e face beena shine sommuch, eben dough dat glory beena fade way.

CEV: The Law of Moses brought only the promise of death, even though it was carved on stones and given in a wonderful way. Still the Law made Moses' face shine so brightly that the people of Israel could not look at it, even though it was a fading glory.

CEVUK: The Law of Moses brought only the promise of death, even though it was carved on stones and given in a wonderful way. Still the Law made Moses' face shine so brightly that the people of Israel could not look at it, even though it was a fading glory.

GWV: The ministry that brought death was inscribed on stone. Yet, it came with such glory that the people of Israel couldn’t look at Moses’ face. His face was shining with glory, even though that glory was fading.


NET [draft] ITL: But <1161> if <1487> the ministry <1248> that produced death <2288>– carved <1795> in <1722> letters <1121> on stone tablets <3037>– came <1096> with <1722> glory <1391>, so <5620> that the Israelites <5207> <2474> could <1410> not <3361> keep <816> their eyes fixed <816> on <1519> the face <4383> of Moses <3475> because <1223> of the glory <1391> of his <846> face <4383> (a glory which was made ineffective <2673>),


  Share Facebook  |  Share Twitter

 <<  2 Korintus 3 : 7 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2021
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran