Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [SABU]     [PL]  [PB] 
 <<  Yakobus 2 : 11 >> 

Sabu: Rowi do lii ta, "Bhole kenyo langa huka," napoanne lema ke do li ta, "Bhole pemade ddau." Hakku ki do dho kenyo langa huka ke mu, tapulara do pemade ddau, moko do pee ma mu ta do hiho do pagge ne nga we ne do dare do kewahho he.


AYT: Sebab, Dia yang berkata, “Jangan berzina,” juga berkata, “Jangan membunuh.” Jadi, jika kamu tidak melakukan perzinaan, tetapi kamu membunuh, kamu telah menjadi pelanggar hukum itu.

TB: Sebab Ia yang mengatakan: "Jangan berzinah", Ia mengatakan juga: "Jangan membunuh". Jadi jika kamu tidak berzinah tetapi membunuh, maka kamu menjadi pelanggar hukum juga.

TL: Karena Ia yang telah berfirman: Jangan berzinah, itu juga berfirman: Jangan membunuh. Jikalau engkau tiada berzinah, tetapi membunuh, niscaya engkau sudah menjadi orang yang melanggar hukum.

MILT: Sebab, Dia yang berkata, "Jangan berzina," berkata juga, "Jangan membunuh!" Dan jika engkau tidak berzina tetapi membunuh, engkau telah menjadi pelanggar torat.

Shellabear 2010: Karena Dia yang telah bersabda, "Jangan berzina," Ia jugalah yang telah bersabda "Jangan membunuh." Jika kamu tidak berbuat zina tetapi membunuh, maka pada hakikatnya kamu pun sudah melanggar hukum.

KS (Revisi Shellabear 2011): Karena Dia yang telah bersabda, "Jangan berzina," Ia jugalah yang telah bersabda "Jangan membunuh." Jika kamu tidak berbuat zina tetapi membunuh, maka pada hakikatnya kamu pun sudah melanggar hukum.

Shellabear 2000: Karena Dia yang telah bersabda, “Jangan berbuat zina,” Ia jugalah yang telah bersabda, “Jangan membunuh orang.” Jika kamu tidak berbuat zina tetapi membunuh orang, maka pada hakikatnya kamu sudah menjadi pelanggar hukum.

KSZI: kerana Allah yang berfirman, &lsquo;Jangan berzina,&rsquo; juga berfirman, &lsquo;Jangan membunuh.&rsquo; Dengan demikian, walaupun kamu tidak berzina, namun sekiranya kamu membunuh, maka kamu telah melanggar hukum.

KSKK: Sebab Dia yang mengatakan, "Jangan berzina," juga mengatakan, "Jangan membunuh." Maka jika kamu tidak berbuat zina, tetapi membunuh, kamu melanggar Hukum.

WBTC Draft: Allah berkata, "Jangan berzina." Allah juga berkata, "Jangan membunuh." Jadi, jika kamu tidak berzina, tetapi kamu membunuh, kamu sama saja sudah melanggar hukum Taurat.

VMD: Allah mengatakan, “Jangan berzina.” Allah juga mengatakan, “Jangan membunuh.” Jadi, jika kamu tidak berzina, tetapi kamu membunuh, kamu sama saja sudah melanggar hukum Taurat.

AMD: Allah berkata, “Jangan berzina.” Allah yang sama juga berkata, “Jangan membunuh.” Jadi, jika kamu tidak berzina, tetapi kamu membunuh sesorang, kamu menjadi pelanggar hukum.

TSI: Sebagai contoh, Allah menyuruh kita dalam Hukum Taurat, “Jangan berzina” dan “Jangan membunuh.” Jadi, kalau kamu tidak berzina tetapi membunuh seseorang, kamu sudah menjadi pelanggar Hukum Taurat— bukan hanya pelanggar hukum tentang membunuh itu.

TSI3: Sebagai contoh, dalam Hukum Taurat Allah memerintahkan, “Jangan berzina” dan “Jangan membunuh.” Kalau kamu tidak berzina tetapi membunuh seseorang, kamu sudah melanggar Hukum Taurat secara keseluruhan, bukan hanya melanggar larangan membunuh.

BIS: Sebab yang berkata, "Jangan berzinah," dialah juga yang berkata, "Jangan membunuh." Jadi, kalau kalian tidak berzinah, tetapi membunuh, maka kalian adalah pelanggar hukum juga.

TMV: Hal ini demikian, kerana Allah yang berfirman, "Janganlah berzina," juga berfirman, "Janganlah membunuh." Oleh itu, meskipun kamu tidak berzina, tetapi jika kamu membunuh, kamu telah melanggar hukum.

BSD: Sebab, dia yang berkata, “Hendaklah kamu setia kepada istrimu atau suamimu,” ia juga yang berkata, “Jangan membunuh.” Jadi, meskipun kalian setia kepada istri atau suamimu dan tidak melanggar hukum itu, tetapi kalau kalian membunuh, berarti kalian melanggar hukum juga.

FAYH: Karena Allah yang sudah mengatakan bahwa kita tidak boleh kawin dengan seorang wanita yang telah bersuami, juga mengatakan bahwa kita tidak boleh membunuh. Dengan demikian, walaupun kita tidak melanggar hukum pernikahan dengan jalan berzinah, namun kalau kita membunuh orang, maka kita melanggar semua hukum Allah dan di hadapan-Nya kita benar-benar berdosa.

ENDE: Sebab Dia jang mengatakan: djangan bertjabul; Dia djuga mengatakan: djangan membunuh. Sebab kalau engkau tidak bertjabul, tetapi membunuh orang, maka engkau mendjadi pelanggar Hukum.

Shellabear 1912: Karena yang telah berfirman, Jangan berbuat zinah itu, maka ia juga telah berfirman, Jangan membunuh orang." Adapun jikalau tiada engkau berbuat zinah, melainkan engkau membunuh orang, niscaya engkau sudah menjadi orang yang melanggar hukum.

Klinkert 1879: Karena jang bersabda demikian: "Djangan berboewat zina'," Ijapon bersabda djoega: "Djangan memboenoeh." Maka sa'andainja tidak kamoe berboewat zina', melainkan memboenoeh, kamoe mendjadi pelangkah hoekoem djoega.

Klinkert 1863: Karna Toehan jang soedah befirman {Kel 20:14; Mat 5:27} "Djangan kamoe berboewat djina;" Dia djoega jang befirman: "Djangan memboenoh." Maka kaloe kiranja kamoe tidak berboewat djina, melainken memboenoh, angkau soedah mendjadi orang pelanggar parentah.

Melayu Baba: Kerna dia yang kata, "Jangan buat zina," dia juga kata, "Jangan bunoh." Jadi, jikalau angkau t'ada buat zina, ttapi ada bunoh, angkau mnjadi orang yang mlanggar hukum.

Ambon Draft: Karana Dija itu jang sudah bilang: "Djangan ang-kaw bermukah", Ija djuga su-dah bilang: "Djangan angkaw membunoh." Maka djikalaw angkaw tijada bermukah, te-tapi angkaw membunoh, ba-gitupawn angkaw sudah djadi sa; awrang jang langgar Tawrat.

Keasberry 1853: Kurna iya yang tulah burkata, Janganlah burbuat zinah, katanya pula, Janganlah mumbunoh. Maka jikalau kiranya kamu tiada burbuat zinah, tutapi mumbunoh, tulah munjadi orang mulalui hukum.

Keasberry 1866: Kŭrna hukum yang tŭlah bŭrkata, Janganlah bŭrbuat zinah, katanya pula, Janganlah mŭmbunoh orang, maka jikalau kiranya kamu tiada bŭrbuat zinah, tŭtapi mŭmbunoh orang, kamu tŭlah mŭnjadi orang mŭlalui hukum.

Leydekker Draft: Karana Tuhan jang sudah baferman; djangan 'angkaw bermukah, 'ija lagi sudah baferman; djangan 'angkaw membunoh. DJikalaw kalakh 'angkaw tijada bermukah, hanja membunoh, sanistjaja 'angkaw sudah djadi pelangkah sjarixet.

AVB: kerana Allah yang berfirman, “Jangan berzina,” juga berfirman, “Jangan membunuh.” Dengan demikian, walaupun kamu tidak berzina, namun sekiranya kamu membunuh, maka kamu telah melanggar hukum.

Iban: Laban Iya ke nyebut, "Anang butang," mega nyebut, "Anang munuh orang." Laban enti kita enda butang, tang munuh orang, kita udah ngelanggar Adat.


TB ITL: Sebab <1063> Ia yang mengatakan <2036>: "Jangan <3361> berzinah <3431>", Ia mengatakan <3004> juga <2532>: "Jangan <3361> membunuh <5407>". Jadi <1161> jika <1487> kamu <3431> <0> tidak <3756> berzinah <0> <3431> tetapi <1161> membunuh <5407>, maka kamu menjadi <1096> pelanggar <3848> hukum <3551> juga.


Jawa: Jalaran Panjenengane kang ngandika: “Sira aja laku bedhang,” iku uga ngandika: “Sira aja memateni.” Dadi sanadyan kowe ora laku bedhang, nanging gawe pepati, iku kowe uga dadi wong kang nerak ing angger-angger.

Jawa 2006: Jalaran Panjenengané kang ngandika, "Sira aja laku bédhang," iku uga ngandika, "Sira aja mematèni." Dadi sanadyan kowé ora laku bédhang, nanging yèn kowé gawé pepati, iku kowé uga dadi wong kang nerak angger-angger.

Jawa 1994: Sebab sing ngandika: "Kowé aja laku bédhang," kuwi iya sing ngandika: "Kowé aja mematèni." Dadi senajan kowé ora laku bédhang, nanging yèn kowé gawé pati, kowé uga wis nerak angger-angger.

Jawa-Suriname: Sing ngomong: “Kowé aja laku bédang” kuwi lak Gusti Allah ta? Lan ya tunggalé Gusti Allah iki ta sing uga ngomong: “Aja mematèni!” Dadiné senajan kowé ora laku bédang, nanging kowé mematèni, tibaké kowé ya nerak wèt-wèté Gusti Allah.

Sunda: Sabab eta hukum anu nyebutkeun, "Maneh ulah ngaranyed," oge nyebutkeun, "Maneh ulah maehan." Jadi sanajan teu ngaranyed, tapi ari maehan mah tetep ngarempak eta hukum.

Sunda Formal: Sabab Anu nimbalan: “Maneh ulah ngaranyed,” oge nimbalan: “Maneh ulah maehan.” Jadi, sanajan upamana anjeun henteu ngaranyed, tapi maehan; eta teh, dosa keneh.

Madura: Sabab se adhabu, "Ja’ azina," ganeka jugan se adhabu, "Ja’ mate’e oreng." Daddi, manabi sampeyan ta’ ajina, tape mate’e oreng, sampeyan daddi oreng se nerrak hokom jugan.

Bauzi: Nehaha bak. Amu di iube Alat nehi gagu vàmadi esuhu bak. “Nam dat eheda modeo, dat nam eheda modeo, a modemule,” lahaha bak. Labi laha Aho gagu vàmadi esuhu im meida neha: “Mei a otemule,” lahaha bak. Ame im lam ahebu Alat Aho amu mali gagohona iho meit mei nam modeo, mei dat modeo, modem vabnàme vedi mei otemeam làhà Alat gagu vàmadi esuhu Im Feàna zi lam iho zidazi faidehe bak. Labiha labe Alat Aba Aho gagu vàmadi esuhu Im Feànà zi lam iho gi vàmtea vooho labe im gi ahebu faidehe bak.

Bali: Santukan Ida sane masabda: “Edaja mamitra,” Ida taler sane masabda: “Edaja ngamatiang.” Dadosipun, yadian semeton tan nglakonin mamitra, nanging mamati-mati, semeton sampun tungkas ring pituduhe punika.

Ngaju: Basa oloh je hamauh, "Ela habandong," ie kea je hamauh, "Ela mampatei oloh." Jadi, amon keton dia habandong, tapi mampatei oloh, maka keton malanggar hukum kea.

Sasak: Sẽngaq Ie saq bemanik, "Ndaq bezinah," Ie ẽndah saq bemanik, "Ndaq nyematẽq." Jari lamun side pade ndẽq bezinah, laguq nyematẽq make side pade ẽndah ngelanggar hukum.

Bugis: Saba’ iya makkedaé, "Aja’ mumalaweng," alénato ritu iya makkedaé, "Aja’ muwabbuno." Jaji, rékko dé’ mumalaweng, iyakiya mabbunoko, muwajjalékkai towi iyanaritu hukkungngé.

Makasar: Nasaba’ Ia angkanaya, "Teako a’gau’ bawangi," Ia tonji angkanaya, "Teako ammunoi." Jari punna tena nu’gau’ bawang, mingka ammunoko, sikontutojenna nudakkai tommi anjo hukkunga.

Toraja: Belanna Iamo ia tu Tomangka ma’kada kumua: Da’ mupasandak salu lako rampanan kapa’, Ia dukamo ma’kada kumua: Da’ mupapatean. Na iake tae’i mupasandak salu lako rampanan kapa’, apa papateangko, manassa dadimoko to ullendai atoran Sukaran aluk.

Duri: Den parenta-Na Puang Allataala kumua, "Danggi' manggauk sala." Den too kumua, "Danggi' pabuno." Jaji ia ke te'da mumanggauk sala, apa pabunoko, tontengkai tooko atoran.

Gorontalo: Hukum lo Allahuta'ala loloiya, dila pojina wawu dila olo pohinggi nyawa lo tawu. Bo wonu timongoli dila lojina bo timongoli lohinggi nyawa lo tawu, timongoli ma lolambanga hukum lo Allahuta'ala boyito.

Gorontalo 2006: Sababu tamoloi̒ya, "Diila mao̒ pojina," tiolo olo talo loi̒ya, "diila mao̒ pomate-mateelo mao̒." Oditolio, wonu timongoli diila lojina, bo lomate-mateelo mao̒, yi timongoli yito tamoo-lambangawa butoo̒ olo.

Balantak: Gause men nangaan tae-Na, “Alia muntumpangkon samba-samba,” i Ia uga' a men nangaan tae-Na, “Alia mampapatei.” Mbaka' mau i kuu sian nuntumpangkon samba-samba, kasee i kuu nampapatei, kuu uga' nunguluanimo ukum.

Bambam: Aka Ia muuai: “Daa ullullu'a' pa'bannetauam,” Ia siam duka' muuai: “Daa umpapateanna'.” Dadi maka' tä'ungkoa' ullullu' pa'bannetauam sapo' papateam dakoa', tontä siangkoa' too untekka pahentana Puang Allataala.

Kaili Da'a: Jonjona. Alatala nanguli, "Ne'e mebualo," pade I'a wo'u nanguli, "Ne'e mepatesi." Jadi ane komi da'a mebualo, tapi mepatesi, komi wo'u topombaliunaka Atura Alatala.

Mongondow: Sing ki inta noguman, "Dika monualing," siadon doman tua inta noguman "Dika molimod." Daí aka mo'ikow diaí nonualing, ta'e nolimod, daí mo'ikow im moḷoḷawangbií doman kon hukum.

Aralle: Aka' Kalaena mangngoatee, "Daa ungngindä'-indä' pa'bannetauang," Dia sia tunne' mangngoatee, "Daa umpapateangnga'." Dahi ke dakoa' ungngindä'-indä' pa'bannetauang ampo' papateangkoa' nei', ya' tontong siamokoa'te' disanga untehkai atohang.

Napu: Lawi nauli Pue Ala: "Inee mebualosi." Hai Nauli wori: "Inee mepapate." Mewali, kehapirikau bara mebualosi, agayana ane mepapatekau, moliungi manikau Aturana Pue Ala.

Sangir: U i sain něhengetang, "Kumbahang mawuang," i Sie lai něhengetang u, "Kumbahang mamate." Kụ kamagengu i kamene tawe nawuang, o kawe namate, tangu i kamene mal᷊aing rumal᷊ampa titang Mawu e.

Taa: Apa i Pue Allah to manganto’o, “Ne’e masala,” Ia semo to manganto’o seja, “Ne’e mampopate sa’e.” Wali nempo komi taa masala ane komi re’e mampopate sa’e, batuanginya komi roomo mawali tau to mangewa porenta i mPue Allah.

Rote: Nana ndia fo mana mafa'dak nae, "Boso hohonge," ndia boeo nde nafa'da nae, "Boso manisa." Da'di metema emi ta hohonge fa, tehu emi manisa soona, emi hataholi mana la'o lena hoholo-lalanek boe.

Galela: De lo o Gikimoi wotemo, "Upa ngini nisundali," de asa wotemoli, "Upa ngini o nyawa niatooma." De nakoso ngini niaakawa o sundali duma ngini o nyawa asa niatoomaka, ngini magena igogou asa o Gikimoi Awi bobita lo niamotewa de niaakawa.

Yali, Angguruk: Allahn ap komo eneptuk lit, "Ap unuhesi pal ta fug," ibahon inowen, "Ap pinggi unusuk fug," ibag. Hiren ap unuhesi paluhup fug angge famen ap pinggi unusuhup halug komo enepfag ane ino apmayap turuk lahep.

Tabaru: Sababu 'enau 'ingose 'ato, "'Uwa niosongou," mita 'enau 'ingose 'ato, "'Uwa nioto'oma." So ngaro koniosongouwa ma nako nioto'oma, ngini ge'ena niapare-parene ma Jo'oungu ma Dutu 'awi besesongo.

Karo: Sabap Ia si ngataken, "Ula erlua-lua," Ia pe si ngataken, "Ula munuh." Jadi aminna la pe kam erlua-lua, tapi adi munuh kam, kam nggo ngelanggar Undang-undang.

Simalungun: Ai Ia na mangkatahon, “Ulang ho marbangkis!” lanjar Ia do mangkatahon, “Ulang ho mamunuh!” Ase porini pe seng marbangkis ham, hape mamunuh do, panlanggar do ham bani titah in.

Toba: Ai Ibana na mandok: "Unang ma ho mangalangkup!," laos Ibana do mandok: "Unang ho mambunu!" Asa molo so mangalangkup ho, alai mambunu do, tong do ho pangalaosi di patik!

Dairi: Kerna simendokken, "Ulang merlangkah julu medem," ia ma ngo mendokken, "ulang memmunuh." Jadi mula oda pè kènè merlangkah julu meddem, tapi mula memmunuh, sienggo mengellausi pati-patiin i ngo enggo kènè.

Minangkabau: Dek karano, Baliau nan bakato, "Jan bajina," Baliau pulolah nan bakato, "Jan mambunuah." Jadi, jikok angku-angku indak bajina, tapi mambunuah, mako angku-angku lah malangga paratuaran pulo.

Nias: Bõrõ me sanguma'õ: "Bõi ohorõ", da'õ gõi zanguma'õ: "Bõi ange'e". Tobali he na lõ mohorõ, ba na mange'e ndra'ugõ, ba no sanawõ oroisa ndra'ugõ.

Mentawai: Aipoí sia sipasikukua, "Buí nupaelet," sia leú et masikukua, "Buí nupamatei." Oto kenanen tá apaelet kam, tápoi anumateiakéan kam sirimanua; oto anupasabauan leú et kam surukat.

Lampung: Mani sai cawa, "Dang bezinah," iado juga sai cawa "Dang ngebunuh." Jadi, kik keti mak bezinah, kidang ngebunuh, maka ketido pelanggar hukum juga.

Aceh: Sabab nyang peugah, "Bék meumukah," gobnyan kheueh nyang peugah, "Bék poh maté." Teuma, meunyoe gata hana meumukah, teuma gata peumaté gob, ngon lagée nyan gata na kheueh nyang langga huköm.

Mamasa: Aka ia umpokadai kumua: “Daua' ullullu' pa'bannetauan,” ia siamo duka' umpokadai kumua: “Daua' papatean.” Dadi moika anna ta'mokoa' ullullu' pa'bannetauan sapo' papateangkoa', tontong liu siamokoa' ullenda parentana Puang Allata'alla.

Berik: Taterisi jeiserem ba bunaram, aam temawer Uwa Sanbagiri enggam gul, "Maaryen ijama gwebiyen." Ane Jei gamjon enggam gul, "Angtane ijama munboyon." Ga enggam, aamei safe maaryen ijama gwebiyen, jengga afa angtane jam igama munbonorom, gam jega aamei ba angtane Hukumu Nabi Musa aa jes tulistababilim aa jei ne ayebuwenaram ba jesam.

Manggarai: Ai Hiat taé, “néka ngoéng ata”, hia kolé taé, “néka paki ata.” Jari, émé toé ngoéng ata méu, maik paki atam; méu kolé ciri ata lagé adak hitu.

Kupang: Tuhan su kasi atoran bilang, “Jang maen serong.” Dia ju yang kasi atoran laen bilang, “Jang bunu bekin mati orang.” Jadi kalo bosong sonde maen serong, ma ada bunu bekin mati orang, itu sama sa deng bosong su langgar Tuhan pung Atoran.

Abun: We Yefun Allah gato ki do, "Nin ben siri daret nde," An ki o do, "Nin gu ye yi kwop nde." Sane kapre nin yo ben siri su nggon nde, wo nin gu yetu ge dik yo kwop it yo, nin gum ibit mone it.

Meyah: Koma tenten, jeska Allah anggot rot mar erek kef oida, "Iwa inesiri morototuma jera egema efen mohona guru." Noba Ofa tein anggot rot oida, "Iwa inagob rusnok enjgineg guru." Jefeda erek iwa inesiri morototuma jera egema efen mohona guru, tina iwa yagob rusnok enjgineg ojgomu, beda koma erek iwa ingkirsa rot hukum Allah nomnaga fob ojgomu.

Uma: Apa' ria hawa' Pue' to mpo'uli': "Neo' mobualo'." Pai' ria wo'o hawa'-na to mpo'uli': "Neo' mepatehi." Jadi', nau' uma-ta mobualo', aga ane mepatehi-ta, mpotiboki Atura Pue' oa'-tamo.

Yawa: Amisye po ananyao so raugaje wansai: “Vemo nyo anaerere rave inya.” Muno Po ananyao so raugaje tavon: “Vemo nyo vatane maubaisy inya.” Weti are pirati po anaerere rave ramu, yara po vatane inta aubaisy, weamo po Amisye apa ananyao tenambe rakanyoandi to ije. Indati Amisye po mangke raugaje ai.


NETBible: For he who said, “Do not commit adultery,” also said, “Do not murder.” Now if you do not commit adultery but do commit murder, you have become a violator of the law.

NASB: For He who said, "DO NOT COMMIT ADULTERY," also said, "DO NOT COMMIT MURDER." Now if you do not commit adultery, but do commit murder, you have become a transgressor of the law.

HCSB: For He who said, Do not commit adultery , also said, Do not murder. So if you do not commit adultery, but you do murder, you are a lawbreaker.

LEB: For the one who said "Do not commit adultery" also said "Do not murder." Now if you do not commit adultery but you do murder, you have become a transgressor of the law.

NIV: For he who said, "Do not commit adultery," also said, "Do not murder." If you do not commit adultery but do commit murder, you have become a law-breaker.

ESV: For he who said, "Do not commit adultery," also said, "Do not murder." If you do not commit adultery but do murder, you have become a transgressor of the law.

NRSV: For the one who said, "You shall not commit adultery," also said, "You shall not murder." Now if you do not commit adultery but if you murder, you have become a transgressor of the law.

REB: For he who said, “You shall not commit adultery,” said also, “You shall not commit murder.” If you commit murder you are a breaker of the law, even if you do not commit adultery as well.

NKJV: For He who said, "Do not commit adultery," also said, "Do not murder." Now if you do not commit adultery, but you do murder, you have become a transgressor of the law.

KJV: For he that said, Do not commit adultery, said also, Do not kill. Now if thou commit no adultery, yet if thou kill, thou art become a transgressor of the law.

AMP: For He Who said, You shall not commit adultery, also said, You shall not kill. If you do not commit adultery but do kill, you have become guilty of transgressing the [whole] Law.

NLT: For the same God who said, "Do not commit adultery," also said, "Do not murder." So if you murder someone, you have broken the entire law, even if you do not commit adultery.

GNB: For the same one who said, “Do not commit adultery,” also said, “Do not commit murder.” Even if you do not commit adultery, you have become a lawbreaker if you commit murder.

ERV: God said, “Don’t commit adultery.” The same God also said, “Don’t kill.” So if you don’t commit adultery, but you kill someone, you are guilty of breaking all of God’s law.

EVD: God said, “Don’t do the sin of adultery.” The same God also said, “Don’t kill.” So if you don’t do the sin of adultery, but you kill a person, then you are guilty of breaking all of {God’s} law.

BBE: For he who said, Do not be untrue in married life, is the same who said, Put no man to death. Now if you are not untrue in married life, but you put a man to death, the law is broken.

MSG: The same God who said, "Don't commit adultery," also said, "Don't murder." If you don't commit adultery but go ahead and murder, do you think your non-adultery will cancel out your murder? No, you're a murderer, period.

Phillips NT: The one who said, "Thou shalt not commit adultery" also said, "Thou shalt do no murder". If you were to keep clear of adultery but were to murder a man you would have become a breaker of the whole Law.

DEIBLER: For example, God said, “Do not commit adultery,” but he also said, “Do not murder anyone.” So if you(sg) do not commit adultery but you(sg) murder someone, you(sg) have become a person who disobeys God’s laws.

GULLAH: God wa say, “Ya mus dohn sleep wid noda man wife,” e de same God wa say too, “Ya mus dohn kill nobody.” So den, eben ef ya ain sleep wid noda man wife, ef ya kill somebody, ya done broke de Law.

CEV: The same God who told us to be faithful in marriage also told us not to murder. So even if you are faithful in marriage, but murder someone, you still have broken God's Law.

CEVUK: The same God who told us to be faithful in marriage also told us not to murder. So even if you are faithful in marriage, but murder someone, you have still broken God's Law.

GWV: After all, the one who said, "Never commit adultery," is the same one who said, "Never murder." If you do not commit adultery but you murder, you become a person who disobeys God’s laws.


NET [draft] ITL: For <1063> he who said <2036>, “Do <3431> not <3361> commit adultery <3431>,” also <2532> said <3004>, “Do <5407> not <3361> murder <5407>.” Now if <1487> you do <3431> not <3756> commit adultery <3431> but <1161> do commit murder <5407>, you have become <1096> a violator <3848> of the law <3551>.


  Share Facebook  |  Share Twitter

 <<  Yakobus 2 : 11 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Alkitab ANDROID
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
Copyright
© 2010-2022
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran