Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [SIMALUNGUN]     [PL]  [PB] 
 <<  Yohanes 9 : 15 >> 

Simalungun: Lanjar isungkun Parisei ai ma ia, atap sonaha do, ase marpangidah ia. Jadi nini ma hubani sidea, “Tanoh na pinamalhot do idaiskon bani matangku, dob ai marsuhap ma ahu, gabe marpangidah ma ahu.”


AYT: Karena itu, orang-orang Farisi sekali lagi menanyakan kepada orang itu bagaimana dia dapat melihat. Dia berkata kepada mereka, “Dia mengoleskan adukan tanah ke mataku, dan aku membasuh diri dan aku dapat melihat.”

TB: Karena itu orang-orang Farisipun bertanya kepadanya, bagaimana matanya menjadi melek. Jawabnya: "Ia mengoleskan adukan tanah pada mataku, lalu aku membasuh diriku, dan sekarang aku dapat melihat."

TL: Maka bertanyalah pula orang Parisi kepadanya, bagaimana halnya ia mendapat penglihatan. Maka katanya kepada mereka itu, "Ditaruh-Nya tanah lembik pada mataku, dan aku basuh, lalu aku nampak."

MILT: Lalu orang-orang Farisi itu pun menanyai dia lagi, bagaimana dia dapat melihat. Dan dia berkata kepada mereka, "Dia menaruh lempung pada kedua mataku, dan aku membasuhnya, dan aku melihat."

Shellabear 2010: Orang-orang dari mazhab Farisi pun bertanya kepadanya bagaimana ia dapat melihat. Lalu katanya kepada mereka, "Dia mengoleskan tanah lembek pada mataku, lalu aku membasuhnya. Setelah itu aku dapat melihat."

KS (Revisi Shellabear 2011): Orang-orang dari mazhab Farisi pun bertanya kepadanya bagaimana ia dapat melihat. Lalu katanya kepada mereka, "Dia mengoleskan tanah lembek pada mataku, lalu aku membasuhnya. Setelah itu aku dapat melihat."

Shellabear 2000: Orang-orang dari mazhab Farisi pun bertanya kepadanya bagaimana ia dapat melihat. Lalu katanya kepada mereka, “Dia mengoleskan tanah lembek pada mataku, lalu aku membasuhnya. Setelah itu aku dapat melihat.”

KSZI: Orang Farisi menanya orang itu bagaimana dia dapat melihat. Jawabnya, &lsquo;Dia menyapukan tanah liat pada mataku, lalu aku membasuh muka, dan kemudian aku dapat melihat.&rsquo;

KSKK: Maka orang-orang Farisi bertanya kepadanya, "Bagaimana engkau dapat melihat kembali?" Dan sekali lagi ia menjelaskan: "Ia mengoleskan lumpur pada mataku, kemudian aku membasuh diri, dan sekarang aku dapat melihat."

WBTC Draft: Jadi sekarang, orang Farisi itu bertanya kepadanya, "Bagaimana matamu menjadi sembuh?" Jawab orang itu, "Ia mengoleskan adukan tanah pada mataku. Lalu aku membasuh diriku, dan sekarang aku dapat melihat."

VMD: Jadi sekarang, orang Farisi itu bertanya kepadanya, “Bagaimana matamu menjadi sembuh?” Jawab orang itu, “Ia mengoleskan adukan tanah pada mataku. Saya membasuh diriku, dan sekarang saya dapat melihat.”

AMD: Orang-orang Farisi menanyakan kepadanya bagaimana matanya bisa melihat. Jawabnya, “Ia mengoleskan adukan tanah pada mataku, lalu aku membersihkan mukaku, dan sekarang aku dapat melihat.”

TSI: Jadi orang-orang Farisi itu juga bertanya kepadanya, “Bagaimana caranya kamu bisa melihat?” Lalu orang itu menjawab, “Yesus mengoleskan lumpur pada kelopak mata saya, lalu saya pergi mencuci mata saya, dan sekarang saya bisa melihat.”

BIS: Mereka juga bertanya kepadanya bagaimana ia dapat melihat. Ia menjawab, "Dia menaruh lumpur di mata saya, lalu saya membersihkannya dan saya bisa melihat."

TMV: Kemudian mereka bertanya kepadanya bagaimana dia dapat melihat. Dia berkata, "Orang itu menyapukan tanah liat pada mata saya, lalu saya membasuh muka dan saya dapat melihat."

BSD: Mereka bertanya kepadanya bagaimana ia sampai bisa melihat. Orang itu menjawab, “Yesus mengoleskan lumpur di mata saya. Lalu saya membasuh muka dan saya bisa melihat.”

FAYH: Orang-orang Farisi menanyakan hal ihwal kejadian itu. Maka berceritalah orang itu mengenai bagaimana Yesus mengoleskan lumpur pada matanya, dan ketika matanya dibasuh, ia dapat melihat.

ENDE: Orang-orang parisi itu bertanja kepadanja: bagaimana tjaranja matanja ditjelikkan. Ia mendjawab kepada mereka: Ia melumasi mataku dengan lumpur, lalu aku pergi berbasuh, dan dapat melihat.

Shellabear 1912: Maka orang Parisi pula bertanya kepadanya bagaimanakah ia dapat melihat. Maka katanya kepadanya, "Dibubuhnya tanah lembek pada mataku, dan aku basuh, lalu dapat melihat."

Klinkert 1879: Maka ditanja poela olih orang Parisi akandia bagaimana ija mendapat penglihat. Maka sahoetnja kapada mareka-itoe: Diboeboehnja tanah lembek pada matakoe, maka koebasoeh, laloe tjelek.

Klinkert 1863: Lantas orang parisi djoega bertanja lagi sama dia, bagimana dia dapet melihat. Maka katanja sama dia-orang: Itoe orang taroh loempoer dimatakoe, maka akoe basoh, lantas melihat.

Melayu Baba: Sbab itu orang Farisi pula tanya sama dia bagimana dia sudah dapat nampak. Dia kata sama dia-orang, "Dia sudah taroh tanah liat di mata sahya, dan sahya chuchi, dan boleh tengok."

Ambon Draft: Bagitu djuga awrang-awrang Farisi tanjalah dija kombali, bagimana ija sudah djadi melihat. Maka katalah iha pada marika itu: Tarohlah Ija petji atas mata-mata b/eta, dan b/eta sudah basoh muka, dan b/eta sudah bawleh lihat.

Keasberry 1853: Maka ditanya pula ulih orang Faresia skali lagi kapadanya bagimana iya bulih mulihat. Maka katanya pada marika itu. Dibubohnya tanah lumbek pada mataku, maka aku basohkan, lalu chulek.

Keasberry 1866: Maka ditanya pula ulih orang orang Farisia skali lagi kapadanya, Bagimana iya bulih mŭlihat; maka katanya pada marika itu, Dibubohnya tanah lŭmbek pada mataku, maka aku basohkan lalu chŭlek.

Leydekker Draft: 'Arkijen maka pula 'awrang Farisij lagi bertanjakanlah dija, bagimana 'ija sudah djadi melihat. Maka katalah 'ija pada marika 'itu: 'ija bubohlah pitjej pada mata 2 ku, dan bejta mandikanlah diriku, maka 'ada bejta melihat.

AVB: Orang Farisi menanya orang itu bagaimana dia dapat melihat. Jawabnya, “Dia menyapukan tanah liat pada mataku, lalu aku membasuh muka, dan kemudian aku dapat melihat.”

Iban: Orang Parisi mega nanya orang nya, baka ni ku iya ulih meda. Ku iya madah ngagai sida, "Iya ngengkahka tanah liat ba mata aku. Aku empungas mua aku, lalu diatu aku ulih meda."


TB ITL: Karena itu <3767> orang-orang Farisipun <5330> bertanya <2065> kepadanya <846>, bagaimana <4459> matanya menjadi melek <308>. Jawabnya <2036>: "Ia mengoleskan <2007> adukan tanah <4081> pada <1909> mataku <3450> <3788>, lalu <2532> aku membasuh <3538> diriku, dan <2532> sekarang aku dapat melihat <991>." [<3825> <2532> <1161> <846>]


Jawa: Para wong Farisi tumuli iya ndangu marang wong mau, kapriye bisane melek. Ature kang kadangu: “Mripat kula dipun leleti luluhan siti, kula lajeng adus, samangke kula saged ningali.”

Jawa 2006: Mulané, para Farisi tumuli ndangu marang wong mau, kepriyé bisané melèk. Wangsulané, "Piyambakipun nglèlètaken luluhan siti ing mripat kula, kula lajeng adus, samangké kula saged ningali."

Jawa 1994: Wong Farisi nuli takon menèh marang wong sing mauné wuta mau, kepriyé patrapé nganti bisa ndeleng. Wong mau nuli mangsuli: "Tiyang menika nglèlètaken blethok wonten ing mripat kula; kula lajeng raup, bibar menika kula saged ningali."

Jawa-Suriname: Wongé ditakoni: “Kepriyé mripatmu bisané mari?” Wongé semaur: “Mripatku diusapi lemah teles, aku terus raup terus bisa weruh!”

Sunda: Eta jelema ku urang Parisi dipariksa ku naon pangna jadi bisa nenjo. Walonna, "Ku Anjeunna panon abdi dipopokan ku leutak, abdi teras sibeungeut, ayeuna tiasa ningal."

Sunda Formal: Ku urang Parisi, manehna dititah nyaritakeun deui kumaha lantaranana pangna jadi bisa nenjo. Ari jawabna, “Ku Anjeunna panon abdi dipopokan leutak; ku abdi teras dikumbah, bray bae ningal, mung sakitu.”

Madura: Reng-oreng Farisi jareya atanya baramma dha’-adha’na oreng jareya me’ pas nangale’e. Saodda oreng jareya, "Mata kaula ebulidi cellot, bi’ kaula eberse’e, kaula laju nengale."

Bauzi: Vou le modeha ame Farisi dam labe iho neo vi ailo ame da laba ab gut vameadamam. “Om fako faidehe bak akati modi om etei fa na aam neàdehela?” Lahame labi gut gagoha ame da labe fa gago, “Ame Da labe bak vaobena modi Am anekehàt visoi em fakode niba noihemu eho em dauha le valo kikeme modeha em etei fa na aam bak ab neàdeham bak.”

Bali: Parapamimpin golongan Parisine raris nakenin anake sane pecak buta punika, napi sane ngawinang ipun nyidayang ningalin. Pasauripune: “Anake punika ngolesang endut ring matan tiange, raris tiang masugi, tur sane mangkin tiang nyidayang ningalin.”

Ngaju: Ewen kea misek dengae kilen ampie ie salenga tau mite. Ie tombah, "Ie mohos petak kisak intu matangku, palus aku menyaue tuntang aku tau mite."

Sasak: Ie pade ẽndah beketuan lẽq dengan nike berembẽ ie tao nyerioq. Jawab dengan nike, "Ie ngolẽsang reraok lẽq maten tiang, beterus tiang persiq dait tiang tao nyerioq."

Bugis: Makkutana towi mennang lao ri tauwéro pékkugi naulléi makkita. Nappébali, "Nataroiwi bungka matakku, nainappa upaccingi naweddinna makkita."

Makasar: Nakuta’nang tommi ke’nanga anjo taua, antekamma nakkulle accini’. Appialimi nakana, "Nasarei peo’ matangku nampa kubissai nakuakkullemo accini’."

Toraja: Mekutana pole’omi tu to Farisi lako kumua umba nakua anna pakita. Nakuami mebali lako: Napalakoi losso’ pitti’ tu matangku, kubasei angku pakita.

Duri: Nakutanaimi to-Farisi joo to mangka buta nakua, "Matumbari muwa'dingmo pakita." Mebalii nakua, "Puang Isa mpapa'dii lombu to matangku', kumane' mendau' na wa'dingmo' pakita."

Gorontalo: Tawu ta o pahamu Parisi olo lohintu mao oliyo odiye, ”Wololo mola yio ma lowali lo'onto?” Tametiyo mao odiye, ”Tiyo lomadeto latao to mato latiya, wawu lapatao watiya ma lohimamuto wawu tou boyitolo mato latiya ma lo'onto.”

Gorontalo 2006: Timongolio olo lohintu mao̒ olio woloolo mola tio malowali loo̒onto. Tio lolametao̒, "Tio malodutu mai latao̒ tomato lowatia, lapatao̒ pilobelesi mao̒ lowatia latao̒ boito watia malowali loo̒onto."

Balantak: Mbali' iya'a mian Farisi nimikirawarmo na mian iya'a koi upa se' daa i ia nopoopiile'mo. Ia simbati taena, “Ia nenggegesi matangku tia tano' men nilauk inor kasi i yaku' nirurup ka' koini'i i yaku' nopoopiile'mo.”

Bambam: Iya nakutanaim duka' to illaam Parisi naua: "Maaka susi anna malako paita?" Natimba'im naua: "Napasussuiannä' matangku hossä' mane kudau'i, iya malaä' paita."

Kaili Da'a: Pade tau-tau to Parisi wo'u nompekutana toburo etu, "Iwenu sampe matamu nipakanaa?" Nesonomo i'a, "I'a nombagese depu ri mataku. Pade naopu aku nendo'u namalamo aku nekita."

Mongondow: Mosia noliboí doman ko'inia mongo naondabií sin sia in noko'ontong bidon.Sia notubag, "Sia nopolepo in yonak kom mataku, bo nongiamotdon in aku'oi bo poḷatdon noko'ontong."

Aralle: Mekutanang yato to Farisi pano, didiona umba noa anna malai paita. Ya' mentimba'mi naoatee, "Yato tau umpapenghehsä' tampo mane napadehke'i pano di matangku. Puhai yatoo, maomä' kudeä'i, ya' malamä' mennenne'."

Napu: To Parisi mekune wori iria, rauli: "Noumba hai pane peisako meita?" Nauliangaahe: "Ia morirohi matangku hai reta, hai mewawalindona, pane meitana."

Sangir: I sire mal᷊aing nakiwal᷊o su tau ene kereapa katatainge sarang i sie nẹ̌kělla. I sie simimbang, "I Sie nangunon lẹ̌bo su mataku bọu e takụ niuhasẹ̌ e mase iạ e nẹ̌kělla."

Taa: Rata nja’u si sira, to Yahudi to aliran Parisi mampotanaka seja resi ngkai etu, sira manganto’o, “Kesaa to mawali resi korom naka pei korom mangkita seja rao ri tempo si’i?” Wali ngkai etu manganto’o, “Tau to sanganya i Yesu, Ia nampalasika gege ri matangku, roo see aku mando’u, panewa ojo karoonya aku mando’u etu aku mansaka mangkitamo rao.”

Rote: Ala losa boema, latanen tao leo beek de ana hapu nita. Boema nae, "Ana tao tane neu au mata nga, de basa boema, au u alou oe, tutika au ita leona."

Galela: So ma orasi o Farisika ma nyawa iwisano unaka, de una lo wotemo kali onaka, "Una gena o tona waqehe so wosipalasa ai lakoka. So qaboloka, de ngohi ai bio de o ake tosimasauka, de asa aku tomasigeleloka. Komagena Awi manara ngohika."

Yali, Angguruk: Ari fahet Farisi inap arimanowen te, "Hil nangginoho fenggen aha?" ulug kapal hibagma aren te, "Ap inowen an nilmu sabelep tag tebehekma nil ik umarik lahimu nil fano ahama yet haruk lahi," ibag.

Tabaru: 'Ona mita yosano 'unaka kokia so 'una 'idadi womasimake. 'Una wosango, "'O tonaka de wi kibiti wosikaruaheka de wosiesaika 'ai akoka, ge'enaka de ta'isokoka de tomasimakekau."

Karo: Jenari isungkun kalak Parisi ia kai sabapna maka ia nggo erpengidah. Ngaloi si nggo erpengidah e man kalak Parisi, "IdampelkenNa ku matangku taneh si nggo IadukNa ras CidurNa. Janah kenca aku erduhap, nggo erpengidah matangku."

Toba: Laos disungkun angka Parise i ma tu ibana pangalahona, umbahen marnida ibana. Jadi didok ma tu nasida: Gambo do didalohon tu matangki, dung i marsuap ahu jadi marnida ma!

Dairi: Nai ikusoi kalak Parisè i mo ia, barang bakunè carana asa gabè merpendidah ia. Ialoi mo, "Idalohken ngo kubang mi matangku, nai merduhap mo aku, jadi mèter merpendidah mo aku."

Minangkabau: Urang-urang Farisi tu bi batanyo pulo kabake inyo, baa caronyo, kok matonyo dapek maliyek. Inyo manjawab, "Baliau tu lah nan mambaruikkan luluak ka mato ambo, sudah tu Baliau manyuruah ambo payi mambasuah muko, mako cegaklah mato ambo."

Nias: Lafuli lasofu ba niha da'õ hewisa wa tola dõhõ hõrõnia. Itema li niha da'õ, "Ilau dambu sombuyu ba hõrõgu, aefa da'õ usasai hõrõgu, ba ufuli u'ila niha."

Mentawai: Iageti nou-nourangan leú et nia ka sia, kipa aipaerú aimakoinong matania. Kuanangan ka matadda, "Ailokot'aké lotí ka matakku, buikungan nia, makoinongnangan leú et matakku."

Lampung: Tian juga betanya jama ia repa bang ia dapok ngeliak. Ia ngejawab, "Ia ngepikko litak di mataku, raduni nyak ngecahkoni rik nyak dapok ngeliak."

Aceh: Awaknyan pih jiteumanyong bak ureuëng nyan pakriban jihnyan hase jimeungieng. Ureuëng nyan jijaweueb, "Ureuëng nyan jisiliek luhob bak mata lôn, laju ulôn peugleh akhé jih hase lôn meungieng."

Mamasa: Nakutanaimi duka' to Farisi, nakua: “Umba nakua ammu mala paita?” Natimba' nakua: “Napasussui rura matangku angku mane lao umbaseii, mangkanna paita siamo'.”

Berik: Jepga angtane safna Farisimana jeime angtane jeiserem ga aane tenebana, jei fomfom anggasini jem temawer. Jei ga aa tamawola, "Jei ona makabaraiserem nwena amna ga ase jem gweyimbene, ane ai nwena aner ga ai wirsona, jepga ai anggasini."

Manggarai: Landing le hitu, isét Parisi réi agu hia, co’oy kaut tara ngancéng welan matam. Mai walén: “Pandé doés Liha tana oné mata daku, poli hitu aku ngo lembo wekig, wiga ho’ok aku ngancéng ita atak.”

Sabu: Ta kebhale ke ri do Farisi he pa ddau do naanne, mina mii ne loro jhara hakku nara no ta ngaddi ne nga-nga. Ta bhale ke ri ddau do naanne, "Tao ri wolubhu ri No pa na mada ya, jhe labbho ri ya ri ei, moko ta ngaddi he ke ya."

Kupang: Ais, itu orang Farisi dong tanya sang dia bilang, “Coba lu kasi tau doo! Akurang ko lu sakarang su bisa dapa lia?” Dia manyao bilang, “Bagini. Itu Orang taro lompor di beta pung mata. Ais beta pi cuci beta pung muka. Sakarang beta su bisa dapa lia.”

Abun: Sane ye Farisi ndobot ye ne do, 'Ben sa u anato nan gro ndo ne?' Ye ne ki do, "Ye gane es burdat mo ji gro bak, or o ji ambru syur mo ji gro, ete ji me suk sisu ndo it."

Meyah: Beda rua ongga ebic Farisi insa koma rijeka joug ofa oida, "Bebin biteij eskeira erek teinefa?" Beda ofa oroun gu rua oida, "Tuan, Ofa aha mohtefa gij diteij, beda didif dut dusum, noba ebeibeyaif diteij eskeira fogora dik mar fob."

Uma: To Parisi wo'o-mi-rawo mpekune'-i, ra'uli': "Beiwa pai' alaa-na pehilo-koe?" Na'uli'-raka: "Nagelai' mata-ku hante rege', pai' kamonoku-ku, pehilo-ama."

Yawa: Umba vatano Parisi umaso wo vatano amije ntuba umawe anajo ware, “Animaisye mi nande nai ti namije mpora ti nyo nuge raen?” Vatane umaso po raura akananto mansai pare, “Yesus po kopa raugaje inamije rai muno syo rarondom. Naije inamije mpora ti syo nuge raen kobe.”


NETBible: So the Pharisees asked him again how he had gained his sight. He replied, “He put mud on my eyes and I washed, and now I am able to see.”

NASB: Then the Pharisees also were asking him again how he received his sight. And he said to them, "He applied clay to my eyes, and I washed, and I see."

HCSB: So again the Pharisees asked him how he received his sight. "He put mud on my eyes," he told them. "I washed and I can see."

LEB: So the Pharisees also were asking him again how he received sight. And he said to them, "He put clay on my eyes, and I washed, and I see.

NIV: Therefore the Pharisees also asked him how he had received his sight. "He put mud on my eyes," the man replied, "and I washed, and now I see."

ESV: So the Pharisees again asked him how he had received his sight. And he said to them, "He put mud on my eyes, and I washed, and I see."

NRSV: Then the Pharisees also began to ask him how he had received his sight. He said to them, "He put mud on my eyes. Then I washed, and now I see."

REB: the Pharisees too asked him how he had gained his sight. The man told them, “He spread a paste on my eyes; then I washed, and now I can see.”

NKJV: Then the Pharisees also asked him again how he had received his sight. He said to them, "He put clay on my eyes, and I washed, and I see."

KJV: Then again the Pharisees also asked him how he had received his sight. He said unto them, He put clay upon mine eyes, and I washed, and do see.

AMP: So now again the Pharisees asked him how he received his sight. And he said to them, He smeared mud on my eyes, and I washed, and now I see.

NLT: The Pharisees asked the man all about it. So he told them, "He smoothed the mud over my eyes, and when it was washed away, I could see!"

GNB: The Pharisees, then, asked the man again how he had received his sight. He told them, “He put some mud on my eyes; I washed my face, and now I can see.”

ERV: So the Pharisees asked the man, “How did you get your sight?” He answered, “He put mud on my eyes. I washed, and now I can see.”

EVD: So now the Pharisees asked the man, “How did you get your sight?” The man answered, “He put mud on my eyes. I washed, and now I can see.”

BBE: So the Pharisees put more questions to him about how his eyes had been made open. And he said to them, He put earth on my eyes, and I had a wash and am able to see.

MSG: The Pharisees grilled him again on how he had come to see. He said, "He put a clay paste on my eyes, and I washed, and now I see."

Phillips NT: The Pharisees asked the question all over again as to how he had become able to see. "He put clay on my eyes; I washed it off; now I can seethat's all," he replied.

DEIBLER: So the Pharisees also asked him, “How did you become able to see?” He said to them, “The man put mud on my eyes. Then I washed, and now I can see!”

GULLAH: So de Pharisee dem aks de man noda time hoccome e able fa see. De man tell um say, “E rub mud pon me eye an A wash me face, an now A able fa see.”

CEV: They asked him how he was able to see, and he answered, "Jesus made some mud and smeared it on my eyes. Then after I washed it off, I could see."

CEVUK: They asked him how he was able to see, and he answered, “Jesus made some mud and smeared it on my eyes. Then after I washed it off, I could see.”

GWV: So the Pharisees asked the man again how he received his sight. The man told the Pharisees, "He put a mixture of spit and dirt on my eyes. I washed it off, and now I can see."


NET [draft] ITL: So <3767> the Pharisees <5330> asked <2065> him <846> again <3825> how <4459> he had gained his sight <308>. He replied <2036>, “He put <2007> mud <4081> on <1909> my <3450> eyes <3788> and <2532> I washed <3538>, and <2532> now I am able to see <991>.”


  Share Facebook  |  Share Twitter

 <<  Yohanes 9 : 15 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2019
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran