Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [TB]     [PL]  [PB] 
 <<  1 Korintus 14 : 16 >> 

TB: Sebab, jika engkau mengucap syukur dengan rohmu saja, bagaimanakah orang biasa yang hadir sebagai pendengar dapat mengatakan "amin" atas pengucapan syukurmu? Bukankah ia tidak tahu apa yang engkau katakan?


AYT: Jika kamu hanya mengucap syukur dengan rohmu, bagaimana dengan orang, yang ada dalam posisi tidak mempunyai karunia itu, dapat berkata, “Amin,” atas ucapan syukurmu itu karena ia tidak mengerti apa yang kamu katakan?

TL: Jikalau tiada demikian, apabila engkau mengucapkan syukur dengan roh, bagaimanakah orang, yang tiada berkarunia itu, boleh mengaminkan ucapan syukurmu, sedang ia tiada mengerti apa katamu?

MILT: Sebab, jika dengan roh engkau dapat memberkati dia yang menempati kedudukan yang tanpa karunia, bagaimana dia akan berkata, "Amin," atas ucapan syukurmu, karena dia tidak mengetahui kamu mengatakan apa.

Shellabear 2010: Jika engkau hanya mengucap syukur dengan ruhmu, bagaimana mungkin orang yang tidak mengerti akan mengatakan "Amin" atas ucapan syukurmu? Mereka tidak tahu apa yang kaukatakan!

KS (Revisi Shellabear 2011): Jika engkau hanya mengucap syukur dengan ruhmu, bagaimana mungkin orang yang tidak mengerti akan mengatakan "Amin" atas ucapan syukurmu? Mereka tidak tahu apa yang kaukatakan!

Shellabear 2000: Jika engkau hanya mengucap syukur dengan ruhmu, bagaimana mungkin orang yang tidak mengerti akan mengatakan “Amin” atas ucapan syukurmu? Mereka tidak tahu apa yang engkau katakan!

KSZI: Sekiranya kamu mengucap syukur hanya dengan rohmu, bagaimana orang yang tidak memahami dapat mengaminkan ucap syukurmu? Mereka tidak tahu apa yang kamu ucapkan!

KSKK: Jika engkau memuji Allah hanya dengan rohmu, bagaimana orang biasa akan dapat mengucapkan "Amin" untuk doa syukurmu? Sebab ia tidak mengerti akan apa yang kaukatakan.

WBTC Draft: Mungkin kamu memuji Allah dengan rohmu, tetapi orang yang tidak mengerti apa pun, tidak dapat mengatakan "Amin" atas ucapan syukurmu, sebab ia tidak mengerti yang kamu katakan.

VMD: Mungkin kamu memuji Allah dengan rohmu, tetapi orang yang tidak mengerti apa pun, tidak dapat mengatakan “Amin” atas ucapan syukurmu, sebab ia tidak mengerti yang kamu katakan.

AMD: Kalau tidak begitu, bagaimana orang yang tidak memiliki karunia menafsirkan dapat berkata, “Amin,” ketika kamu memberi ucapan syukur. Sebab, mereka tidak tahu apa yang kamu katakan.

Kitab Kehidupan: Jika kalian memuji Allah dengan roh dan berbicara dalam bahasa yang diilhamkan Roh Allah saja, bagaimana orang yang tidak mengerti bahasa itu dapat ikut memuji Allah? Bagaimana mereka dapat mengaminkan ucapan syukur kalian jika mereka tidak mengerti apa yang kalian katakan?

TSI: Sebab kalau kita memuji Allah dengan roh kita, yaitu memakai kemampuan berbicara bahasa lain, pendengar tidak akan bisa turut memuji Allah atau mengucapkan “Amin” atas ucapan syukur itu, karena mereka tidak mengerti.

BIS: Sebab kalau Saudara mengucap terima kasih kepada Allah dengan rohmu saja, dan ada orang lain yang tidak mengerti bahasa ajaib yang dari Roh Allah itu, maka orang itu tidak dapat berkata, "Aku setuju" terhadap doa syukurmu itu; karena ia tidak tahu apa yang Saudara katakan.

TMV: Jika kamu mengucap syukur kepada Allah dengan rohmu sahaja, orang lain dalam pertemuan itu tidak dapat berkata ‘Amin’ atau ‘Aku bersetuju’, apabila kamu selesai berdoa. Dia tidak memahami apa yang kamu katakan.