Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [YALI]     [PL]  [PB] 
 <<  1 Timotius 1 : 9 >> 

Yali, Angguruk: Wene ari fano ane eneg turuk inap fahet haharoho imbibag fug, niren te wene fam seli roho wereg inap fahet eneg imbibag peruk lahe. Wene fam seli roho wereg inaben turuk ane fahet tuma hiyag hisamin: Sokowa feseruk lit Allah unuk enepeleg inap men, siyag ane turuk inap men, Allah fam wenggel haruk eleg lit kinangmon fahet eneg wenggel haruk inap men, iniknisi inisingasi unusuruk inap men, ap winon pinggi unusuruk inap men,


AYT: dengan kesadaran bahwa Hukum Taurat tidak dibuat untuk orang benar, melainkan untuk pelanggar hukum dan pemberontak, orang fasik dan orang berdosa, orang yang tidak kudus dan duniawi, mereka yang membunuh ayah dan ibunya sendiri, pembunuh,

TB: yakni dengan keinsafan bahwa hukum Taurat itu bukanlah bagi orang yang benar, melainkan bagi orang durhaka dan orang lalim, bagi orang fasik dan orang berdosa, bagi orang duniawi dan yang tak beragama, bagi pembunuh bapa dan pembunuh ibu, bagi pembunuh pada umumnya,

TL: serta menaruh insaf bahwa hukum itu diadakan bukannya bagi orang yang benar, melainkan bagi orang fasik dan yang tiada mau diperintahkan, bagi orang yang tiada beragama dan orang yang penuh dengan dosa, bagi orang yang najis dan yang mencela, bagi orang yang membunuh bapanya dan yang membunuh ibunya, dan bagi segala pembunuh,

MILT: Dengan mengetahui hal ini, bahwa torat tidak disediakan bagi orang yang benar, melainkan bagi yang durhaka dan yang tidak patuh, bagi yang fasik dan yang berdosa, bagi yang tidak kudus dan tidak senonoh, bagi pembunuh ayah, pembunuh ibu, dan pembunuh sesama manusia,

Shellabear 2010: dengan kesadaran bahwa hukum itu diciptakan bukan bagi orang yang benar, melainkan bagi orang yang durhaka dan orang yang tidak mau diatur, bagi orang fasik dan orang sesat, bagi orang yang tidak suci dan orang yang duniawi, bagi orang yang membunuh bapaknya dan yang membunuh ibunya, serta bagi semua pembunuh.

KS (Revisi Shellabear 2011): dengan kesadaran bahwa hukum itu diciptakan bukan bagi orang yang benar, melainkan bagi orang yang durhaka dan orang yang tidak mau diatur, bagi orang fasik dan orang sesat, bagi orang yang tidak suci dan orang yang duniawi, bagi orang yang membunuh bapaknya dan yang membunuh ibunya, serta bagi semua pembunuh.

Shellabear 2000: dengan kesadaran bahwa hukum itu diciptakan bukan bagi orang yang benar, melainkan bagi orang yang durhaka dan orang yang tidak mau diatur, bagi orang fasik dan orang sesat, bagi orang yang tidak suci dan orang yang duniawi, bagi orang yang membunuh bapaknya dan yang membunuh ibunya, serta bagi semua pembunuh.

KSZI: Kita tahu bahawa hukum diadakan bukan untuk orang yang benar, tetapi untuk orang yang hidup berleluasa dan ingkar, untuk orang yang tidak taat akan Allah dan yang berbuat dosa, untuk orang yang tidak salih dan yang mengutamakan dunia, untuk pembunuh ibu bapa sendiri, serta untuk semua pembunuh.

KSKK: Hukum Taurat tidak diperuntukkan bagi orang benar, tetapi bagi orang durhaka, orang jahat dan berdosa, untuk mereka yang tidak menghormati Allah dan agama, untuk mereka yang membunuh orang tua sendiri, untuk para pembunuh pada umumnya.

WBTC Draft: Kita juga tahu bahwa hukum Taurat tidak dibuat untuk orang yang baik. Hukum Taurat dibuat untuk orang yang menentangnya agar menaatinya. Hukum Taurat adalah untuk orang yang melawan Allah dan yang berdosa, orang yang tidak kudus dan tidak punya agama, yang membunuh ayah dan ibunya, pembunuh,

VMD: Kita juga tahu bahwa hukum Taurat tidak dibuat untuk orang yang baik. Hukum Taurat dibuat untuk orang yang menentangnya agar menaatinya. Hukum Taurat adalah untuk orang yang melawan Allah dan yang berdosa, orang yang tidak kudus dan tidak punya agama, yang membunuh ayah dan ibunya, pembunuh,

AMD: Hukum Taurat tidak ditujukan untuk orang-orang benar, tetapi untuk para pelanggar hukum dan orang-orang yang tidak taat. Kita juga tahu bahwa Hukum Taurat dibuat untuk orang-orang yang tidak mengenal Allah, orang berdosa, orang yang tidak suci, orang yang tidak beragama, orang yang membunuh ayahnya atau ibunya, dan untuk semua pembunuh.

TSI: Karena kita tahu bahwa Hukum Taurat diberikan bukan untuk menghukum orang-orang yang hidupnya benar. Tetapi Hukum Taurat itu diberikan untuk mengatur orang-orang yang suka melanggar perintah TUHAN, suka melawan Allah, tidak tahu menghormati TUHAN, berbuat dosa, tidak mau hidup suci, hanya memikirkan hal-hal duniawi, dan membunuh orang— bahkan ada yang sampai membunuh orang tua mereka.

TSI3: Karena kita tahu bahwa tujuan Hukum Taurat diberikan bukanlah untuk membebani orang yang sudah dibenarkan oleh Allah, melainkan untuk menghukum orang-orang yang suka melanggar perintah TUHAN dan melawan Dia, tidak tahu menghormati-Nya, suka berbuat dosa dan tidak mau hidup suci, hanya memikirkan hal-hal duniawi, memberi kesaksian palsu, suka menipu, menjual orang untuk diperbudak, membunuh orang lain— bahkan orangtuanya sendiri, melakukan percabulan dan menyukai sesama jenis, serta hidup bertentangan dengan ajaran benar.

BIS: Tentunya harus diingat bahwa hukum dibuat bukan terhadap orang baik, melainkan terhadap para pelanggar hukum, para penjahat, orang bejat, terhadap orang berdosa, orang tidak beragama, orang duniawi, terhadap orang yang membunuh ayah atau ibunya, para pembunuh pada umumnya,

TMV: Perlu diingat bahawa hukum diadakan bukan untuk orang baik, tetapi untuk orang jahat dan pelanggar hukum, orang yang tidak mengenal Allah dan orang berdosa, orang yang tidak salih dan yang duniawi, orang yang membunuh ayah atau ibu, pembunuh,

BSD: Kita tentu harus ingat, bahwa hukum agama itu dibuat bukan untuk mengatur orang yang sudah benar, melainkan untuk mengatur orang-orang yang melanggar perintah Tuhan, orang-orang yang jahat, orang-orang yang tidak benar, orang-orang yang berdosa, yang hanya memikirkan hal-hal di dunia ini, yang tidak beragama, pembunuh orangtuanya dan semua pembunuh.

FAYH: Tetapi hukum itu bukanlah bagi kita yang telah diselamatkan Allah, melainkan bagi orang berdosa yang membenci Allah, yang berhati pemberontak, yang mengutuk dan menyumpahi orang, yang menyerang ibu bapa sendiri, dan yang membunuh.

ENDE: dalam keinsjafan bahwa hukum itu tidak diadakan bagi orang-orang benar, melainkan bagi kaum pemberontak dan durhaka, bagi kaum tak-berTuhan dan pendosa, bagi kaum takkudus dan orang-orang duniawi, bagi orang-orang jang kedji terhadap orang-tuanja dan pembunuh-pembunuh,

Shellabear 1912: serta diketahuinya bahwa diadakan hukum bukannya bagi orang yang benar, melainkan bagi orang yang durhaka dan yang tiada mau diperintahkan, bagi orang fasik dan orang sesat, bagi orang yang membunuh bapanya dan yang membunuh ibunya, dan bagi segala pembunuh,

Klinkert 1879: Dan diketahoeinja akan ini, bahwa sjariat torat itoe boekan di-adakan karena sebab orang jang benar, melainkan karena sebab orang jang doerhaka dan jang tegar tengkoknja dan jang doerdjana dan berdosa dan jang nedjis dan tjemar dan karena sebab orang jang memboenoeh bapanja ataw iboenja ataw orang lain,

Klinkert 1863: Sebab soedah taoe ini, {Gal 5:23} bahoea prentah toret itoe boekan di-adaken karna sebab orang bener, melainken karna sebab orang doerhaka, dan jang tiada maoe talok, dan sama orang jang fasik dan berdosa, dan sama orang nadjis, dan orang tjaboel, dan sama orang jang memboenoh bapa, dan sama orang jang memboenoh iboe, atawa jang memboenoh orang lain,

Melayu Baba: dan tahu yang hukum bukan-nya di-buat sbab orang bnar, ttapi sbab orang yang derhaka dan yang ta'mau turut prentah, sbab orang yang t'ada agama dan orang berdosa, sbab orang yang t'ada takot Allah dan orang ssat, sbab orang yang bunoh bapa, dan orang yang bunoh mak, sbab sgala pmbunoh,

Ambon Draft: Sedang ija tahu bajik-bajik, jang Tawrat itu tijada detarohkan awleh karana awrang-awrang jang adil, tetapi awleh karana awrang-awrang takaruwan dan durhaka, awleh karana awrang-awrang kapista dan awrang-awrang berdawsa; awrang-awrang jang nedjis dan awrang-awrang bowang-agama; awleh karana pembunoh-pembunoh bapadan pembunoh-pembunoh ibu dan pembunoh-pembunoh manusija;

Keasberry 1853: Subab tulah dikutaui dumkian ini, iya itu hukum itu bukannya diadakan subab orang bunar, mulainkan subab kurna orang orang durhaka, dan yang tiada mau talok, dan pada orang yang fasik dan burdosa, dan pada orang orang nujis, dan orang orang chabul, dan pada orang orang yang mumbunoh bapa, dan pada orang yang mumbunoh ibu, dan pada orang yang mumbunoh orang,

Keasberry 1866: Sŭbab tŭlah dikŭtahui dŭmkian ini, iya itu hukum itu bukannya diadakan sŭbab orang bŭnar, mŭlainkan sŭbab kŭrna orang orang dŭrhaka, dan yang tiada mahu ta’lok, dan pada orang yang fasik, dan bŭrdosa, dan pada orang orang nŭjis, dan orang orang chabol, dan pada orang orang yang mŭmbunoh bapa, dan pada orang yang mŭmbunoh ibu, dan pada orang yang mŭmbunoh orang;

Leydekker Draft: Sedang 'ija tahu hhal 'ini, bahuwa sjarixet Tawrat sudah tijada tertantu pada 'awrang xadil, hanja pada segala 'awrang thaghij dan xatsij, pada segala 'awrang fasikh dan berdawsa, pada segala 'awrang parlentej dan kibir, pada segala 'awrang pemarang bapa dan pemarang 'ibuw, pada segala 'awrang pembunoh manusija.

AVB: Kita tahu bahawa hukum diadakan bukan untuk orang yang benar, tetapi untuk orang yang hidup berleluasa dan ingkar, untuk orang yang tidak taat akan Allah dan yang berbuat dosa, untuk orang yang tidak salih dan yang mengutamakan dunia, untuk pembunuh ibu bapa sendiri, serta untuk semua pembunuh.

Iban: Kitai mega nemu, Adat ukai digaga ke orang ke lurus, tang ke orang ke ngelanggar Adat, ke orang ke enda nangika Allah Taala, ke orang ke bedosa, ke orang ke bejaku busung ngelaban Allah Taala, ke orang ke munuh apai indai, ke orang ke pemunuh,


TB ITL: yakni dengan keinsafan bahwa <3754> hukum Taurat <3551> itu bukanlah <3756> bagi orang yang benar <1342>, melainkan bagi orang durhaka <459> dan <2532> orang lalim <506>, bagi orang fasik <765> dan <2532> orang berdosa <268>, bagi orang duniawi <952> dan <2532> yang tak beragama <462>, bagi pembunuh bapa <3964> dan <2532> pembunuh ibu <3389>, bagi pembunuh pada umumnya <409>, [<1492> <5124> <2749> <1161>]


Jawa: yaiku kanthi yakin, yen angger-anggering Toret iku ora kanggo wong kang sampurna, nanging kanggo wong murangsarak lan wong kang uripe tanpa tatanan, wong lamis lan wong dosa, wong kang engenake kadonyan lan wong kang tanpa agama, kang mateni bapa lan mateni biyunge, kang mateni wong,

Jawa 2006: yaiku kanthi pangerti, yèn angger-anggering Torèt iku ora kanggo wong sampurna, nanging kanggo wong duraka lan murang-sarak, wong lamis lan wong dosa, kanggo wong kadonyan lan kang tanpa agama, kanggo kang matèni bapa lan biyungé, kanggo wong kang gawéné matèni,

Jawa 1994: Kita kudu éling, yèn angger-angger kuwi ora dicawisaké kanggo wong-wong sing becik, nanging kanggo wong-wong ala, sing padha nampik Gusti Allah, lan sing uripé tanpa Gusti Allah; sing matèni bapa-biyungé; sing gawéné matèni wong,

Jawa-Suriname: Awaké déwé kudu dunung nèk wèt kuwi ora digawé kanggo wong sing betyik apa wong sing apik klakuané, ora! Wèt kuwi digawé kanggo wong sing nglakoni ala, wong sing nampik Gusti Allah lan sing ndablek, sing ora perduli karo wèt lan pernatané Gusti Allah.

Sunda: Ngan inget, Hukum Agama dijieunna teh lain keur jelema anu balageur, tapi keur tukang rerempak, keur penjahat, keur nu baragajul, keur nu doraka, keur nu teu boga agama, keur nu teu malire kana sual rohani, keur jelema anu maehan bapa atawa indung, sarta keur tukang-tukang maraehan umumna,

Sunda Formal: Papadaning kitu, kudu diingetkeun: Hukum Toret teh dijieunna lain keur jelema anu harade, tapi keur anu rerempak, keur penjahat, keur nu kupur jeung doraka, keur nu teu raresep kana nu suci atawa sual kabatinan, keur anu ngabinasa indung bapa, keur nu maehan,

Madura: Tanto bai kodu ekaenga’e, ja’ hokom reya ekagabay banne kaangguy reng-oreng becce’, tape kaangguy reng-oreng se seggut nerrak hokom, reng-oreng jahat, reng-oreng se bejjat, oreng se dusa, reng-oreng se ta’ andhi’ agama, oreng se mate’e rama otaba ebuna, reng-oreng se dujan mate’e oreng,

Bauzi: Ame Im Feàna lam iademe ozodam bak gi neham bak. Alat dam im vamdesu meedam dam laba ozome ame Im Feàna lam Musa bake gagu toedume esuhu vabak. Gi fai bak nehasu meedam dam laba ozome toedume esuhu bak. Ame lab gagu vàmadi fi hasi esuhu im lam zidazi meedam dam ame. Labi dam boehà dam labe ibi iho gagu vàmadi fi hasi esuhu im zi mu fa ibi iho ozoho bak modelo àhàki odosi meedam dam ame. Labi laha Ala bake, “Am abo feàte,” lahame ahu adat iedi vou baedaha vaba gi ozahigeàmu fa im mei labaha bohu meedam dam ame. Labi laha faina labaha bohu meedam dam ame. Labi laha ba Ala bake tu vuzehi Aba Aho deelem im meedam vab dam ame. Labi damat neha, “Giomim modem Alat modem bak,” lahame tozome moudume im ibi iho bak damat ozomdata meedam dam ame. Labi dam im oi modeo, im ai modeo, gi dam amomoi modeo, oddam dam ame.

Bali: Ingetang pesan, pidabdab-pidabdabe ento kaadakang, tusingja pabuat anake ane malaksana patut, nanging pabuat anake ane tungkas teken pidabdab muah anake corah-corah; keto masih pabuat anake ane tan pawidi muah anake ane dosa muah pabuat anake ane tan magama wiadin anake ane ngulati kawiryan jagat, pabuat anake ane ngamatiang meme-bapanne, tur pabuat anake ane ngamatiang anak;

Ngaju: Batantu oloh musti mingat iete hukum te inampa dia akan oloh bahalap, malengkan akan kare oloh je malanggar hukum, oloh papa, oloh badungil, akan oloh badosa, oloh je dia baagama, oloh ain kalunen, akan oloh je mamuno indu bapae, tuntang kakare oloh je rajin mamuno,

Sasak: Harus teinget bahwe Hukum Taurat ndẽqne tepiaq jari dengan-dengan saq kenaq, laguq jari dengan-dengan durhake, dengan-dengan saq ndẽq adil, dengan saq ndẽq kenal Tuhan, jari dengan saq bedose, dengan-dengan saq mentingang dunie, dengan-dengan saq ndẽq bedowẽ agame, dait jari dengan saq nyematẽq amaq atao inaqne, jari selapuq tukang nyematẽq,

Bugis: Tentunna harusu’i riyéngngerang makkedaé riyébbui hukkungngé tenniya lao ri tau iya makessingngé, sangadinna lao risining majjalékkaiyéngngi hukkungngé, sining tau majaé, sining tau maja ampé, lao ri tau madosaé, tau dé’é naggama, tau linoéwé, lao risining tau mpunoéngngi ambo’na iyaré’ga indo’na, sining tau maégangngéngngi mabbuno,

Makasar: Tantu musti niu’rangi angkanaya teai untu’ tau bajika nanipare’ anjo hukkung-hukkunga, passangalinna untu’ sikamma tau andakkayai hukkunga, tau bannaka, tau dorakaya, tau tenaya agamana, tau assipa’ pakkalinoanga, tau ambunoai tau toana, yangasenna tau pabunoa,

Toraja: sia ke nakanassai kumua iatu Sukaran aluk, tangia dipadenan to malambu’, sangadinna to battuk sia to matoro, to tang mekaaluk, to ponno kasalan, to tang ungkasiri’ kamaindanan sia tang massipa’, to umpatei ambe’na sia indo’na sia mintu’ to papatean,

Duri: Parallu diingaran kumua, ia joo atoran dipaden tangngia lako tomelo, apa lakori togaja' iarika totangmangpesa'ding, lako totangnturu' Puang iarika tomadosa, lako totangssompa iarika totangkasiri' Puang, lako tombuno indona iarika ambe'na, na sininna to mbuno padanna rupa tau,

Gorontalo: Ototayimu mao deu hukum yito dila pilohutuliyo ode ta banari, bo ode ta duruhaka wawu dila ta'ati, ode ta dila hepolubowa Allahuta'ala wawu ta o dusa, ode ta dila salehe wawu ta mollambanga aturu, ta mohinggila nyawa li papa woli mamaliyo wawu ta mohinggila nyawa lo ta wuwewo mao,

Gorontalo 2006: Tantulo mao̒ musi eelaalo deu̒ butoo̒ boito pilohutu diila ode taa mopiohe, bo ode tahipo lambangawa butoo̒, tahileeta, taa loluusa, ode taa odusa, taa diila o agama, taa osiipati dunia, ode taa momate tiilo wau tiyamolio mate-mateelo mao̒, tabiasaalio tahi pomatea mate-mateelo mao̒,

Balantak: Tio inti'ionta se' ukum Torat mase niwawau taasi' bona mian men kana', kasee bona mian men mingilintuani ukum, mian men ba'idek a gau'na, men sian malolo' na Tumpu, men dosaon, men sian monsoosa' Tumpu, men tongko' mingkira'kon upa-upa na dunia, men mampapatei tama kabai se' sinana, men mampapatei simbaya'na,

Bambam: Aka taissanna' duka' taua: ingganna kada pelahanganna Puang Allataala taia to malolo gau' dipadeengam, sapo' ia too dipadeem kahana la dipalulako ingganna to ma'gau' kadake susinna: to untekka pelahangam, to moka dipahe', to tä' umbollim Debata, to madosa, to tä' maseho, to tä' ma'debata, lu lako to umpatei ambena battu haka indona anna ingganna to papateam,

Kaili Da'a: Pade ninjanita wo'u Atura-atura etu da'a nipowia ka tau-tau to nanoana tapi ka tau-tau to nadenggona, ka tau-tau to nawatu, tau-tau da'a nantuki dota Alatala, tau-tau to nasilaka, tau-tau da'a nagasa pokaingguna, tau-tau da'a nombabila Alatala, tau-tau to nompatesi indo umana, pade pura-pura topepatesi ntanina.

Mongondow: Tantuí mustibií kota'auan naton kon hukum i Musa pinomia de'emanbií pinopomakusud kon intau mita inta mopia, ta'e ko'i moniabií inta mo'ibog momaḷawang kon hukum, ko'i monia inta mora'at, ko'i monia inta diaí mopirisaya ko'i Tuhan, ko'i monia inta umuran mogaid kon inta no'itaḷaí, ko'i monia inta tongaí umuran morai kon in dunia na'a, ko'i monia inta diaí nonota'au in agama, ko'i monia inta moḷolimod kong guyanga ḷoḷaki bo bobay, bo inta kino limo-limodea kon intau.

Aralle: Pahallu dipengkakalehai: ingkänna atohang tadia pano di to maroho inaha, ampo' pano di tau ang untehkai bahtu' umpa'bali atohang, to ungkebo'i pa'elo'na Puang Alataala bahtu' to madosa, to taungkahea' Dehata ampo' untuhu'i supu elo'na toboe'; to umpatei tobaha'na, to papateang senga';

Napu: Hangangaa takatuinao tunggaiana Aturana Musa bona tou katapopobunduna. Aturana Musa bara mokambaroa tauna au manoto babehianda. Tunggaiana, bona mokonto tauna au moliungi atura poparenta, tauna au meewa, tauna au barahe mengkoru i Pue Ala, tauna au madosa, tauna au barahe mopailalu agama, tauna au mohaoki pea peundeana lalunda i dunia ide, tauna au mopapate inanda ba umanda, hai topepapate au ntanina.

Sangir: Nal᷊ahẹu harusẹ̌be pẹ̌tahěndung u toratẹ̌ e kai nikoạ bal᷊inewe waugu taumata mapapia e, kaiso kai waugu taumata ta měndarekengu toratẹ̌, taumata raral᷊aị, taumata wẹ̌gan Mawu Ruata, taumata warạdosa tawẹ agamane, taumata kapulune mạdunia, tahapěmate si amange arau si ninange, arau tahapate kěbị e,

Taa: Pasi kita tansani porenta etu si’a rawaika tau to taa mangika sala. Tau to rawaika porenta etu semo tau to maja’a, tau to sangkani mangewa i Pue Allah, tau to bo’onya manga’angga i Pue Allah, pasi tau to madosa. Pasi porenta etu rawaika seja tau to lengkonya taa singkonong pei i Pue Allah, tau to mampokore Ia, tau to mampopate yau indonya bara pa’anya, pei kasamparianya tau to mampopate yau sa’e.

Rote: Ita muse tafandendelek te, ala ta tao hoholo-lalanek sila la, soaneu hataholi mana tunga hoholo-lalane kala fa, tehu soaneu hataholi mana la'olena hoholo-lalane kala, basa hataholi mana tao tatao-nono'i mangalau kala, hataholi fo ana ta lili neka neu Lamatua ka fa, hataholi masala-masingo kala, hataholi agama ta kala, hataholi mana tunga daebafa ka hihii-nanaun, hataholi mana taonisa inan do aman, ma basa hataholi kanisak lala'ena,

Galela: De magena paaka itotiai nakoso ngone lo panako upa o bobita moi-moi magena o Gikimoi waaka ma ngale o nyawa manga sininga itiai Unaka, duma waaka ma ngale o bi nyawa qatotorou, maro o nyawa ona manena: Ona o Gikimoi Awi bobita yatotilaku de iholu Una wisigise, de ona Una iwihoromatiwa de ona cawali o dorou gena yodupa yaaka. Komagena so ona Una wadudupawa de ona manga agama ihihiwa, de ona manga baba de manga awa de lo o nyawa ma somoa yatotooma.

Tabaru: De salingou pongano-nganono 'ato 'o besesongo 'isigutiku ge'ena ma dumutu ko 'o nyawa manga 'ahu 'iti-tiaikawa, ma 'ena gee 'o besesongo yapare-parenika, yoti-tingkaika, kayoitimaronga-rongaka, yosowo-sowonika, gee kowingaku-ngakuwa ma Jo'oungu ma Dutuka, kowimote-motekuwa ma Jo'oungu ma Dutuka, yoto-to'oma manga dea de manga 'esaka, de gee yoto-to'oma 'o nyawa 'iregu-reguka;

Karo: Arus pe i inget maka Undang-undang ibahan labo guna kalak si bujur, tapi guna kalak si ngelanggar undang-undang ras si erbahan jahat, la nandai Dibata, si erdosa, si la eragama dingen si la nggit rukur kerna pertendin, guna kalak si munuh nande-bapana, guna pemunuh-pemunuh,

Simalungun: marhitei na mambotoh, sedo bani halak parpintor ibere titah in, tapi bani na so martitah ampa na so pambalosi do, bani na so marnaibata ampa pardousa, bani halak na so pansing ampa na mabutak, bani halak sibunuh bapani ampa sibunuh inangni, sibunuh jolma,

Toba: ala diboto, na so dipajongjong patik di parroha na tigor, tung di angka na so maruhum do, di na so tumangihon hata, di na so mangkabiari Debata, di angka pardosa, i ma angka na ramun na so marpaho, angka sibalbal ama dohot ina, angka sipusa jolma,

Dairi: Tapi kennah èngèten, iberrèken pè pati-patiin i oda ngo taba kalak simengulaken merandal tapi bai kalak perjahat siso menandai Tuhan ngo, dekket taba kalak perdosa, siso meragama simenguèi nipergeddo dunia èn; dekket taba kalak simemunuh partuana, dekket taba karina kalak pemmunuh jelma,

Minangkabau: Tantu musti dikana-i pulo, baraso paratuaran dibuwek indak untuak urang nan elok doh, tapi untuak urang nan suko malangga paratuaran, untuak urang-urang nan jahek, untuak urang-urang nan buruak laku, untuak urang-urang nan badoso, untuak urang-urang nan indak ba agamo, untuak urang-urang duniawi, untuak urang-urang nan mambunuah apaknyo, atau nan mambunuah biyainyo, untuak kasadonyo tukang bunuah,

Nias: Moguna mutõngõni wa huku agama andrõ tefazõkhi, tenga ba niha solo'õ somasi Lowalangi, no ba niha sanawõ huku, ira niha si lõ sõkhi; ba niha si lõ aboto ba dõdõ So'aya, ba niha si lõ agama, niha sauri ba gulidanõ; ba niha samunu satuania; ba ba zamunu niha fefu,

Mentawai: Kau lé tarepdem kam; aitubaraaké surukat néné, tá kaluludda sirimanua simaerú paraboat, tápoi ka sia lé sipaapa surukat, sikataí paraboat, turot katai, ka sirimanua sijo, sitá arat, sipupaatuat polak, ka sia sipasimamateiaké ukkui sambat inanda, elé ka sia siobá pamatei,

Lampung: Tantuni harus diingok bahwa hukum harus disani lain tehadap jelma betik, melainko tehadap jelma-jelma sai ngelanggar hukum, jelma-jelma sai jahat, jelma bejat, tehadap jelma bedusa, jelma mak beguna, jelma dunia, tehadap jelma sai ngebunuh bak atau emakni, jelma-jelma sai ngebunuh pada umumni,

Aceh: Teuntée jih meuseuti beuingat bahwa huköm nyan teupeugét kon keu ureuëng gét, teuma keu ureuëng nyang langga huköm, bubena ureuëng jeuhet, keu ureuëng beujat, keu ureuëng meudesya, keu ureuëng nyang hana agama, ureuëng donyawi, keu ureuëng nyang poh maté ayah ngon ma jih, dan keubuna ureuëng nyang poh maté gob,

Mamasa: Parallu duka' tapengngissananni kumua tangngia to malolo dipadadian inde pepa'guruanne sangngadinna dipalulako to kadake gau', to tamanuru', to tama'dewata, to kasalaan, to tama'aluk, to angga mellinona napasalui penawa, to umpatei to matuanna, to papatean,

Berik: Nei nemsama towaswena Hukumu Nabi Musa aa jes tulistababilim, Hukumu jeiserem angtane waakenfer aa jei ne eyebilirim jep jam tulisulmiyen. Jengga angtane kabwakfer aa jei ne eyebilirim, Nabi Musa Hukumu jeiserem ga jep tulisulmil. Angtane jeiserem jei ga angtane aas galserem: angtane Uwa Sanbagiri jam ne sarbayanaiserem; angtane etam-etamabara; angtane Uwa Sanbagiri tefner jam ne onsobayanaiserem; angtane aa jei ne imei-imeitababilirim angtane Uwa Sanbagiri aa jei ne onsobanaram; angtane maaryena aa jei ne gwebilirim; angtane naura jei wi anggwayan aa jei gangge dorwenaram maaryens gwebife; anggwa nawan afa wi nawan aa jei gangge gwenaram wi anggwa gamserem; angtane, angtane nafsi aa jei ne afaf-afaftababilirim; angtane aa jei ne afaftababilirim angtane nafsiserem jem temawer; angtane, angtane nafsi aa jei ne tebabilirim enggalfe pasarap jam ne jualtababif. Angtane aa jei gane armantababilirim, jei awelna angtane nafsimana gane gweyibene, jengga jei gajini jam ne tebayan. Hukumu Nabi Musamana jeiserem ga angtane aas galserem ga jep tulistabaipmini: angtane, angtane nafsi aa jei ne munbobilirim; angtane iye mese uwa aa jei ne munbobilirim; angtane taterisi bunarsusfer aaiserem jam ne onsobayanaiserem. Hukumu Nabi Musamana angtane aas galserem ga jep tulistabaipmini: angtane aa jes ne eyebilirim Uwa Sanbagiri aa jes bilirim enggame, "Ijama eyebiyen!"

Manggarai: Pecing kolé lité, te Adak Taurat hitu toé latang te ata molor, maik latang te ata: lagéng sanggéd wintuk, ata lopé-lapét agu ata ndékok, ata oné lino ho’o agu ata toé manga agamad, ata mbelé endé-eman, ata siot laséng mbelé atad.

Sabu: Do tatu ke, do jhamma ta henge ta do ne uku he adho ne peera ta tu ddau do tao lua do woie, tapulara penaja nga ddau do pehihu-pejhajjhi nga uku nga do tao apa nga kerewe, do pebhodho-anni, penaja nga ddau do nga lubhu harro nga menyilu, ddau do dho bhule nga aigama, ddau do penge ne lua raiwawa dhe we, penaja nga ddau do pemade ina nga ama no, nga hari-hari ddau do pemade nadu we,

Kupang: Itu Hukum dong, bukan tulis kasi orang yang pung idop su batúl dong. Ma ada tulis kasi orang yang tukang marontak, yang sonde mau dengar parenta, yang idop jao dari Tuhan, yang suka bekin jahat, yang sonde nodek sang Tuhan, yang pandang enteng hal yang barisi, yang tukang bunu orang, deng yang bunu bekin mati dong pung mama deng papa sandiri.

Abun: Men jam do, Yefun Allah bi sukduno, ye krom wa ye gato ben sukndo tepsu Yefun Allah mit nde, wo ye krom wa ye gato ben bi suk-i ibit sato ré, ye gato ben sukibit wai mo sukduno ne e; ye gato ben siri kadit sukduno ne e; ye gato jam nde Yefun Allah e; ye gato ben bi suk-i ibit bu e; ye gato misyar Yefun e; ye gato bi sukjimnut sye mo bur ré bi suk-i e; ye gato gu an bi im si bi ai kwop e; ye gato gu nje daret kwop e;

Meyah: Mimif tein mijginaga rot oida Allah eneita hukum insa koma jeskaseda ofra mar okum keingg rusnok ongga rudou ebsi komowa guru. Tina Ofa eita hukum koma jeskaseda ofra mar okum keingg rusnok ongga rutunggom mar ongga oska ongga ekirsa rot hukum Musa fogora rukoja Allah tein. Rua runougif gu Allah guru, noba rua rita mar ongga oska ojgomuja. Jefeda Allah omofra mar okum keingg rua ongga runororu mar ongga erek Ofa odou os rot guru. Rua runot joug rudou efesi rot Allah oga guru, tina rua ragob rerin riker jera riser tein. Noba rua ragob rusnok enjgineg tein. Jefeda rua rimesma mar okum jeska Allah si.

Uma: Bona makono pompake'-ta, kana takiwoi patuju-na Atura Musa. Atura Musa uma rababehi-raka tauna to monoa' po'ingku-ra. Patuju-nale, bona mpotagi tauna to mpotiboki atura pai' tauna to mekahia', to uma mengkoru hi Alata'ala, to mojeko', to uma mposaile' agama, to mpotuku' kagoea' dunia'-wadi, to mpopatehi tina-ra ba tuama-ra, pai' topepatehi ntani'-na.

Yawa: Wandaen tavon Ananyao Musa mamo raugaje irati vatano awa ana udave mamai no Amisye amune rai maije ramu. Yara Ananyao Musa mamo raugaje irati vatano maisyare so mansai: vatano nanawirati wo ananyao rakanyoandi muno wonayo rai; vatano ubeta Amisye aije jewen muno wo ayao kakaije rave; vatano usambayambe jewen, yara utavondi ayao mine so bo rai; vatano wo awa ajae awa akoe maubaisy, muno vatano wo vatano kaijinta maubai tavon;


NETBible: realizing that law is not intended for a righteous person, but for lawless and rebellious people, for the ungodly and sinners, for the unholy and profane, for those who kill their fathers or mothers, for murderers,

NASB: realizing the fact that law is not made for a righteous person, but for those who are lawless and rebellious, for the ungodly and sinners, for the unholy and profane, for those who kill their fathers or mothers, for murderers

HCSB: We know that the law is not meant for a righteous person, but for the lawless and rebellious, for the ungodly and sinful, for the unholy and irreverent, for those who kill their fathers and mothers, for murderers,

LEB: knowing this, that the law [is] not given for a righteous [person] but for the lawless and rebellious, for the ungodly and sinners, for the unholy and totally worldly, for the one who kills his father and the one who kills his mother, for murderers,

NIV: We also know that law is made not for the righteous but for lawbreakers and rebels, the ungodly and sinful, the unholy and irreligious; for those who kill their fathers or mothers, for murderers,

ESV: understanding this, that the law is not laid down for the just but for the lawless and disobedient, for the ungodly and sinners, for the unholy and profane, for those who strike their fathers and mothers, for murderers,

NRSV: This means understanding that the law is laid down not for the innocent but for the lawless and disobedient, for the godless and sinful, for the unholy and profane, for those who kill their father or mother, for murderers,

REB: recognizing that it is designed not for good citizens, but for the lawless and unruly, the impious and sinful, the irreligious and worldly, for parricides and matricides, murderers

NKJV: knowing this: that the law is not made for a righteous person, but for the lawless and insubordinate, for the ungodly and for sinners, for the unholy and profane, for murderers of fathers and murderers of mothers, for manslayers,

KJV: Knowing this, that the law is not made for a righteous man, but for the lawless and disobedient, for the ungodly and for sinners, for unholy and profane, for murderers of fathers and murderers of mothers, for manslayers,

AMP: Knowing {and} understanding this: that the Law is not enacted for the righteous (the upright and just, who are in right standing with God), but for the lawless and unruly, for the ungodly and sinful, for the irreverent and profane, for those who strike {and} beat {and} [even] murder fathers and strike {and} beat {and} [even] murder mothers, for manslayers,

NLT: But they were not made for people who do what is right. They are for people who are disobedient and rebellious, who are ungodly and sinful, who consider nothing sacred and defile what is holy, who murder their father or mother or other people.

GNB: It must be remembered, of course, that laws are made, not for good people, but for lawbreakers and criminals, for the godless and sinful, for those who are not religious or spiritual, for those who kill their fathers or mothers, for murderers,

ERV: We also know that the law is not made for those who do what is right. It is made for those who are against the law and refuse to follow it. The law is for sinners who are against God and all that is pleasing to him. It is for those who have no interest in spiritual things and for those who kill their fathers or mothers or anyone else.

EVD: We also know that the law is not made for good people. The law is made for people who are against the law and for people who refuse to follow the law. The law is for people who are against God and are sinful, people who are not holy and have no religion, people who kill their fathers and mothers, murderers,

BBE: With the knowledge that the law is made, not for the upright man, but for those who have no respect for law and order, for evil men and sinners, for the unholy and those who have no religion, for those who put their fathers or mothers to death, for takers of life,

MSG: It's obvious, isn't it, that the law code isn't primarily for people who live responsibly, but for the irresponsible, who defy all authority, riding roughshod over God, life,

Phillips NT: Yet we also know that the Law is not really meant for the good man, but for the man who has neither principles nor selfcontrol; for the man who is really wicked, who has neither scruples nor reverence. Yes, the Law is directed against the sort of people who attack their own parents, who kill their fellows,

DEIBLER: We must remember that God did not give Moses those laws in order to condemn righteous people. By those laws he condemns people who act as though there were no laws and who refuse to obey anyone. He condemns those who do not revere God and those who sin habitually. By them he condemns those who refuse to perform rituals that are pleasing to God and who show no respect for religion. He condemns those who murder their fathers and who murder their mothers and who murder other people.

GULLAH: We know too dat de law dem ain been mek fa good people wa pay um mind. Dem law fa people wa ain wahn fa pay um no mind an fa crimnal dem, fa dem wa ain know God an fa sinna dem, fa dem wa ain got no spec fa God an tek de ting dem ob God fa mean nottin, an fa dem wa kill dey own fada an modda an den wa kill oda people.

CEV: We also understand that it wasn't given to control people who please God, but to control lawbreakers, criminals, godless people, and sinners. It is for wicked and evil people, and for murderers, who would even kill their own parents.

CEVUK: We also understand that it wasn't given to control people who please God, but to control lawbreakers, criminals, godless people, and sinners. It is for wicked and evil people, and for murderers, who would even kill their own parents.

GWV: For example, a person must realize that laws are not intended for people who have God’s approval. Laws are intended for lawbreakers and rebels, for ungodly people and sinners, for those who think nothing is holy or sacred, for those who kill their fathers, their mothers, or other people.


NET [draft] ITL: realizing <1492> that <5124> law <3551> is not <3756> intended <2749> for a righteous person <1342>, but <1161> for lawless <459> and <2532> rebellious people <506>, for <765> the ungodly <765> and <2532> sinners <268>, for <462> the unholy <462> and <2532> profane <952>, for those who kill their fathers <3964> or <2532> mothers <3389>, for murderers <409>,


  Share Facebook  |  Share Twitter

 <<  1 Timotius 1 : 9 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
Copyright
© 2010-2021
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran