Alkitab Mobile SABDA
Santapan Harian
<< Minggu, 30 April 2017 >>

Bacaan: Mazmur 103:15-22


Pujilah Tuhan

P ujian pemazmur beralih dari personal ke universal, tentang manusia pada umumnya lalu mengerucut pada orang-orang khusus yakni pemegang perjanjian Tuhan dan yang takut akan Tuhan.

Gambaran yang ada pada pemazmur tentang manusia adalah debu, begitu kecilnya dan seperti rumput, bunga yang sebentar dan singkat masa hidupnya di bumi ini. Baik debu atau rumput bila angin melintas, akan segera lenyap tanpa bekas dan tanpa ada lagi yang mengenalnya. Manusia akan berlalu dalam berjalannya waktu. Manusia lemah dan tidak berdaya untuk melawan waktu hidupnya. Tragis dan ironis. Sebab sesukses apa pun, sekaya bagaimanapun, manusia tetap fana hidupnya.

Suatu seruan pemazmur menunjukkan betapa berbedanya TUHAN. Kasih setia (hesed = kasih setia yang dimiliki Tuhan) dari selama-lamanya sampai selama-lamanya melingkupi manusia dalam kefanaan dan kesementaraan hidupnya. Tentu bukan kepada sembarang orang. Pemazmur mengingatkan bahwa hanya kepada orang yang takut akan Dia dan yang berpegang pada perjanjian-Nya dan yang ingat melakukan titah-Nya.

Pemazmur mensyukuri sekalipun manusia terbatas dan lemah di bumi ini namun Tuhan yang kekal menegakkan takhta-Nya dan kerajaan-Nya berkuasa atas segala sesuatu. Pemazmur meyakini akan kehadiran dan keterlibatan Tuhan dalam hidup manusia, khususnya pemegang perjanjian-Nya, maka ia mendorong baik malaikat, semua makhluk surgawi dan umat-Nya di bumi ini untuk Pujilah! Pujilah! Pujilah! Lalu pemazmur menutup dengan: "Pujilah Tuhan, hai jiwaku!!"

Mazmur ini menyadarkan manusia bahwa kekuatan dan waktu hidupnya sangat terbatas dan singkat. Seharusnya hal ini membuat kita menyadari dan merindukan untuk berada di bawah naungan kerajaan yang kuat, dilingkupi kasih setia yang kekal dan disertai keadilan sejati dari generasi kepada generasi berikutnya.

Dalam ketidakberdayaan dan kesementaraan ini marilah kita hidup takut akan Tuhan. Pegang perjanjian-Nya dan melakukan titah-Nya! Pujilah Tuhan hai jiwaku! [INAKO]

* * *
Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/


Ayat Alkitab: Mazmur 103:15-22

103:15 Adapun manusia, hari-harinya seperti rumput, seperti bunga di padang demikianlah ia berbunga;
103:16 apabila angin melintasinya, maka tidak ada lagi ia, dan tempatnya tidak mengenalnya lagi.
103:17 Tetapi kasih setia TUHAN dari selama-lamanya sampai selama-lamanya atas orang-orang yang takut akan Dia, dan keadilan-Nya bagi anak cucu,
103:18 bagi orang-orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan yang ingat untuk melakukan titah-Nya.
103:19 TUHAN sudah menegakkan takhta-Nya di sorga dan kerajaan-Nya berkuasa atas segala sesuatu.
103:20 Pujilah TUHAN, hai malaikat-malaikat-Nya, hai pahlawan-pahlawan perkasa yang melaksanakan firman-Nya dengan mendengarkan suara firman-Nya.
103:21 Pujilah TUHAN, hai segala tentara-Nya, hai pejabat-pejabat-Nya yang melakukan kehendak-Nya.
103:22 Pujilah TUHAN, hai segala buatan-Nya, di segala tempat kekuasaan-Nya! Pujilah TUHAN, hai jiwaku!

  Share Facebook  |  Share Twitter


Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2017
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran