Alkitab Mobile SABDA
Santapan Harian
<< Jumat, 22 Agustus 2014 >>

Bacaan: Yeremia 2:20-37


Judul: Kebebasan yang memperbudak
Salah satu impian manusia masa kini adalah hidup bebas tanpa kekang, untuk melakukan apa saja yang disukai. Namun, ilusi ini bukanlah hal baru. Pesan Tuhan melalui Yeremia dengan tajam mengecam pilihan umat-Nya yang liar, ingin hidup bebas, tidak diperbudak siapapun (20, 31). Bagi mereka, beribadah hanya kepada Tuhan dirasakan sebagai belenggu. Bukankah di sekitar mereka ada banyak ilah lain yang tidak menuntut ketaatan tunggal? Mengapa harus Dia satu-satunya?

Betapa jauh berbeda harapan Tuhan dari kenyataan hidup umat-Nya! Mereka bagaikan pokok anggur pilihan yang berubah menjadi pokok anggur berbau busuk (21; bdk. Yes. 5:1-7). Dengan menggunakan bahasa sarkastis, mereka diumpamakan sebagai unta betina yang tak perlu dicari dengan bersusah payah pada musim berjantan (23-24).Berbeda dengan mempelai yang takkan melupakan perhiasannya, umat Tuhan justru melupakan Tuhannya (32).

Kendati demikian, umat yang telah menyeleweng dari perjanjian Tuhan masih berusaha membenarkan diri dengan menyangkal kesalahannya (23, 35). Memang tidak mudah mengubah hidup manusia dan memperbaiki kesalahan, tetapi lebih sulit lagi mengubah mereka yang tidak bersedia mengakui kesalahannya. Orang seperti itu menjadikan Tuhan pendusta (bdk. 1 Yoh. 1:10)! Bagaimana mereka dapat mengharapkan pertolongan Tuhan pada waktu ditimpa bencana dan malapetaka (27)?

"Iman tanpa perbuatan", "agama tanpa komitmen", "kebebasan tanpa tanggung jawab" adalah ilusi yang diminati banyak umat "beragama" sekarang ini? Sekiranya iman tanpa kesetiaan dan ketaatan dimungkinkan, agama seperti inilah yang bakal dianut banyak orang. Itu berarti Tuhan direduksi menjadi berhala yang tunduk pada kemauan kita dan dikendalikan sesuai selera kita!

Jadi, kepada kita ditawarkan dua jenis perhambaan, yakni kepada berhala-berhala buatan kita yang melayani kepentingan dan selera kita, atau kepada Tuhan yang sungguh-sungguh memerdekakan kita untuk melayani Dia dengan penuh sukacita (bdk. Rm. 6:16-23).

Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/


Ayat Alkitab: Yeremia 2:20-37

2:20 Sebab dari dahulu kala engkau telah mematahkan kukmu, telah memutuskan tali pengikatmu, dan berkata: Aku tidak mau lagi diperbudak. Bahkan di atas setiap bukit yang menjulang dan di bawah setiap pohon yang rimbun engkau berbaring dan bersundal.
2:21 Namun Aku telah membuat engkau tumbuh sebagai pokok anggur pilihan, sebagai benih yang sungguh murni. Betapa engkau berubah menjadi pohon berbau busuk, pohon anggur liar!
2:22 Bahkan, sekalipun engkau mencuci dirimu dengan air abu, dan dengan banyak sabun, namun noda kesalahanmu tetap ada di depan mata-Ku, demikianlah firman Tuhan ALLAH.
2:23 Bagaimanakah engkau berani berkata: Aku tidak pernah menajiskan diriku, aku tidak pernah mengikuti para Baal? Lihatlah tingkah langkahmu di dalam lembah, ketahuilah apa yang telah kaulakukan: hai, unta betina yang ringan kaki yang berlari-lari kian ke mari,
2:24 yang melepaskan diri lari ke padang gurun, karena ingin menghirup udara! Siapakah yang dapat menahan nafsunya untuk berjantan? Semua yang mencari dia, tidak usah berlelah, mereka akan menemukannya dalam musim berjantan.
2:25 Jagalah, supaya kakimu jangan tak bersepatu dan supaya rongkonganmu jangan haus! Tetapi engkau berkata: Percuma saja! Percuma! Sebab aku cinta kepada orang-orang asing, jadi aku mau mengikuti mereka.
2:26 Seperti malunya pencuri, apabila kedapatan, demikianlah malunya kaum Israel, yakni para rajanya, pemukanya, para imamnya dan nabinya,
2:27 yang berkata kepada sepotong kayu: Engkaulah bapaku! dan kepada batu: Engkaulah yang melahirkan aku! Sungguh, mereka membelakangi Aku dan tidak menghadapkan mukanya kepada-Ku, tetapi pada waktu mereka ditimpa malapetaka mereka berkata: Bangkitlah menyelamatkan kami!
2:28 Di manakah para allahmu yang kaubuat untuk dirimu? Biarlah mereka bangkit, jika mereka dapat menyelamatkan engkau pada waktu malapetakamu! Sebab seperti banyaknya kotamu demikian banyaknya para allahmu, hai Yehuda!
2:29 Mengapakah kamu mau berbantah dengan Aku? Kamu sekalian telah mendurhaka kepada-Ku, demikianlah firman TUHAN.
2:30 Sia-sia Aku telah memukuli anak-anakmu, hajaran tidaklah mereka terima; pedangmu sendiri telah memakan habis para nabimu seperti singa muda yang memusnahkan.
2:31 Keturunan apakah kamu ini? Perhatikanlah firman TUHAN! Sudahkah Aku menjadi padang gurun bagi Israel atau tanah yang gelap gulita? Maka mengapa umat-Ku berkata: Kami sudah bebas, kami tidak lagi mau datang kepada-Mu?
2:32 Dapatkah seorang dara melupakan perhiasannya, atau seorang pengantin perempuan melupakan ikat pinggangnya? Tetapi umat-Ku melupakan Aku, sejak waktu yang tidak terbilang lamanya.
2:33 Alangkah baiknya engkau mengatur jalanmu untuk mencari percintaan! Sebab itu juga engkau membiasakan segala jalanmu kepada kejahatan.
2:34 Sampai-sampai pada bajumu terdapat darah orang-orang miskin yang tidak bersalah; bukan waktu mereka membongkar untuk mencuri kaudapati mereka! Meskipun semuanya itu demikian,
2:35 engkau berkata: Aku tidak bersalah! Memang, murka-Nya telah meninggalkan aku! Sesungguhnya Aku akan membawa engkau ke pengadilan, oleh karena engkau berkata: Aku tidak berdosa!
2:36 Alangkah ringannya kaupandang untuk mengubah tingkah langkahmu! Juga karena Mesir engkau akan menjadi malu, seperti engkau telah menjadi malu karena Asyur.
2:37 Dari sanapun juga engkau akan keluar dengan mengangkat tanganmu, sebab TUHAN telah menolak mereka yang telah kaupercayai dan engkau tidak akan berhasil dengan mereka."

  Share Facebook  |  Share Twitter


Bahan Renungan: SH - RH
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2014 Alkitab.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran