Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [NET]     [PL]  [PB] 
 <<  Kisah Para Rasul 16 : 16 >> 

NETBible: Now as we were going to the place of prayer, a slave girl met us who had a spirit that enabled her to foretell the future by supernatural means. She brought her owners a great profit by fortune-telling.


AYT: Sementara, kami sedang pergi ke tempat berdoa, seorang budak perempuan, yang memiliki roh untuk meramal menemui kami. Ia membawa banyak keuntungan kepada para majikannya melalui ramalan-ramalannya.

TB: Pada suatu kali ketika kami pergi ke tempat sembahyang itu, kami bertemu dengan seorang hamba perempuan yang mempunyai roh tenung; dengan tenungan-tenungannya tuan-tuannya memperoleh penghasilan besar.

TL: Maka jadilah tatkala kami pergi ke tempat orang berdoa itu, ada berjumpa dengan kami seorang budak perempuan yang berjin penilik, yang mendatangkan keuntungan besar kepada tuan-tuannya dengan tiliknya itu.

MILT: Dan terjadilah, ketika kami melanjutkan untuk suatu doa, ada seorang hamba perempuan yang memiliki roh ramal yang membawa keuntungan besar bagi tuan-tuannya, menemui kami.

Shellabear 2010: Pada suatu hari, ketika kami pergi ke rumah ibadah itu, kami bertemu dengan seorang hamba perempuan yang ada setan dalam dirinya, yang memberinya kemampuan untuk meramal. Dengan ramalan-ramalannya ia memberikan keuntungan besar kepada tuan-tuannya.

KS (Revisi Shellabear 2011): Pada suatu hari, ketika kami pergi ke rumah ibadah itu, kami bertemu dengan seorang hamba perempuan yang ada setan dalam dirinya, yang memberinya kemampuan untuk meramal. Dengan ramalan-ramalannya ia memberikan keuntungan besar kepada tuan-tuannya.

Shellabear 2000: Pada suatu hari, ketika kami pergi ke tempat ibadah itu, kami bertemu dengan seorang hamba perempuan yang mempunyai roh tenung. Dengan tenungan-tenungannya itu ia memberikan keuntungan besar kepada tuan-tuannya.

KSZI: Di tempat orang berdoa itu juga ada seorang hamba perempuan yang dirasuk roh penilik; dia membawa keuntungan yang besar kepada tuan-tuannya dengan tilikannya itu.

KSKK: Suatu hari ketika kami berjalan menuju tempat sembahyang itu, kami bertemu dengan seorang hamba wanita yang memiliki roh tenung. Dengan menenung ia telah mendatangkan banyak keuntungan bagi tuan-tuannya.

WBTC Draft: Ketika kami pergi ke tempat itu untuk berdoa, kami bertemu dengan seorang hamba perempuan. Di dalam dirinya terdapat roh yang memampukan dia untuk meramalkan masa depan. Banyak untung yang diperoleh hamba perempuan itu untuk majikannya dengan cara meramalkan masa depan.

VMD: Ketika kami pergi ke tempat itu untuk berdoa, kami bertemu dengan seorang hamba perempuan. Di dalam dirinya terdapat roh yang memampukan dia untuk meramalkan masa depan. Banyak untung yang diperoleh hamba perempuan itu untuk majikannya dengan cara meramalkan masa depan.

AMD: Suatu kali, kami sedang pergi ke rumah sembahyang dan bertemu dengan seorang pelayan perempuan. Ia memiliki roh yang memberinya kemampuan meramal tentang masa depan. Dengan kemampuannya meramal itu, ia menghasilkan banyak uang untuk majikan-majikannya.

TSI: Pada hari yang lain waktu kami sedang pergi ke tempat berdoa di pinggir sungai itu, kami berhadapan dengan seorang perempuan peramal, dan perempuan itu adalah hamba dari beberapa orang majikan. Perempuan itu sudah dirasuki oleh setan yang membuat dia mampu untuk meramalkan apa yang akan terjadi pada waktu yang akan datang. Dan setiap orang yang datang kepada peramal itu untuk diramal masa depannya harus memberikan uang dulu kepada majikannya. Jadi majikan-majikannya mendapat banyak uang karena peramal itu.

BIS: Pada suatu hari ketika kami sedang pergi ke tempat berdoa, kami berjumpa dengan seorang wanita; ia hamba. Wanita itu dikuasai oleh roh jahat yang dapat meramalkan kejadian-kejadian yang akan datang. Dengan meramalkan nasib orang, wanita itu memberi keuntungan yang besar kepada majikan-majikannya.

TMV: Pada suatu hari, kami sedang pergi ke tempat orang berdoa, apabila kami berjumpa dengan seorang hamba wanita. Dia dirasuk oleh roh jahat yang membolehkan dia meramalkan peristiwa yang akan datang. Dengan meramalkan nasib orang, dia mendatangkan keuntungan yang besar bagi pemilik-pemiliknya.

BSD: Pada suatu hari kami pergi ke tempat berdoa. Di tengah jalan, kami bertemu dengan seorang wanita. Ia hamba beberapa orang penduduk kota Filipi.

FAYH: Pada suatu hari ketika kami sedang berjalan menuju ke tempat sembahyang di tepi sungai itu, kami berjumpa dengan seorang hamba perempuan yang dirasuk roh jahat. Ia seorang tukang ramal dan menghasilkan banyak uang bagi tuan-tuannya.

ENDE: Pada suatu hari, ketika kami sedang berdjalan menudju tempat sembahjang itu, kami bertemu dengan seorang hamba wanita jang mempunjai roh penenung. Dengan menenung ia telah mendatangkan banjak untung bagi tuan-tuannja.

Shellabear 1912: Maka jadilah apabila kami pergi ketempat orang meminta do'a itu, ada seorang budak perempuan yang dirasuk jin penilik, yang mendatangkan untung besar kepada tuan-tuannya dengan tiliknya itu.

Klinkert 1879: Maka pada sakali peristewa kami berdjalan pergi sembahjang, bertemoelah dengan kami sa'orang sehaja perempoewan, jang ada menaroh soeatoe roh tenoeng-tenoengan, jang mendatangkan laba besar kapada toewannja dengan pertenoengannja.

Klinkert 1863: Maka tatkala kita-orang berdjalan maoe pergi sembajang, lantas bertemoe sama kita-orang sa-orang dajang jang {1Sa 28:7} kena setan tenoeng-tenoengan, dan jang mendatengken {Kis 11:24} oentong besar sama toewannja dengan hobatannja.

Melayu Baba: Satu hari, bila kita ada berjalan pergi tmpat orang minta do'a, kita terjumpa satu budak prempuan yang sudah terkna jin pnilek, dan dia ini kasi dia punya tuan-tuan banyak untong dngan dia punya tilek.

Ambon Draft: Adapawn djadilah, se-dang kami adalah pergi ka- sombajang, jang satu ham-ba parampuwan baku-dapatlah deng an kami, pada sijapa a-dalah satu djin mawi-mawi, dan jang, dengan dija punja mawi-mawi, kasi banjak on-tong pada tuwan-tuwannja.

Keasberry 1853: SUBARMULA maka tutkala kami burjalan handak muminta doa, maka burtumulah dungan kami sa'orang dayang yang turkuna ulih jin tunung tunungan, yang mundatangkan laba busar pada tuannya dungan hubatannya:

Keasberry 1866: ¶ Sŭbarmula maka tŭtkala kami pŭrgi sŭmbahyang, maka bŭrtŭmulah dŭngan kami sa’orang dayang yang tŭrkŭna ulih jin tŭnung tŭnungan, yang mŭndatangkan laba bŭsar pada tuannya dŭngan hubatannya.

Leydekker Draft: Sabermula djadi tatkala kamij pergi berdjalan hendakh sombahjang, bahuwa bertemulah dengan kamij sa`awrang budakh parampuwan, jang berdjin tanong 2 an, jang membawa ganda besar pada Tuwan 2 nja dengan tanong 2 annja.

AVB: Di tempat orang berdoa itu juga ada seorang hamba perempuan yang dirasuk roh penilik; dia membawa keuntungan yang besar kepada tuan-tuannya dengan tilikannya itu.

Iban: Nyadi sekali, lebuh kami duai mansang ngagai siti palan alai besampi, kami duai betemu enggau siku indu ke ulun ke agi biak umur, ke dirasuk antu ti ngasuh iya nemu nujum. Indu nya bulih mayuh amat duit ari pengawa nujum nya ke orang ke bempu iya.


TB ITL: Pada suatu kali ketika kami <2257> pergi <4198> ke <1519> tempat sembahyang <4335> itu, kami <2254> bertemu <5221> dengan seorang <5100> hamba perempuan <3814> yang mempunyai <2192> roh <4151> tenung <4436>; dengan tenungan-tenungannya <3132> tuan-tuannya <2962> <846> memperoleh penghasilan <2039> besar <4183>. [<1096> <1161> <3748> <3930>]


Jawa: Ing sawijining dina nalika aku padha menyang ing papan pasembahyangan iku, aku padha nrenjuhi sawijining batur tukon wadon kang dadi prewangan sarta kang njalari lurah-lurahe oleh kauntungan akeh.

Jawa 2006: Ing sawijining dina nalika aku padha menyang papan pangibadahé iku, aku padha mrangguli batur wadon kang dadi juru-tenung kang njalari para bendarané olèh kauntungan akèh.

Jawa 1994: Ing sawijining dina, nalika aku lagi padha menyang sinagogé, aku padha kepethuk karo wong wadon, batur-tukon, sing kepanjingan dhemit préwangan. Wong mau bisa nyritakaké prekara-prekara sing bakal kelakon, njalari para bendarané olèh keuntungan gedhé, srana enggoné methèk nasibé wong-wong.

Jawa-Suriname: Ing sakwijiné dina, dongé awaké déwé budal nang sinaguk, awaké déwé kepetuk wong wédok, wong slaf, sing dikwasani karo demit. Wong wédok iki marakké wong-wong sing nduwé dèkné kuwi dadi sugih, jalaran dèkné bisa ngomongké prekara-prekara sing bakal klakon ing uripé wong.

Sunda: Dina hiji poe waktu rek ka tempat sembahyang tea, di tengah jalan papapag jeung hiji gandek awewe. Eta gandek teh kasurupan ku roh jahat anu bisaeun norah anu tacan kajadian. Pangabisana kana norah kacida nguntungkeunana ka dununganana.

Sunda Formal: Dina hiji waktu, keur simkuring sabatur-batur arindit ka tempat ibadah tea, di jalan paamprok jeung hiji awewe palayan anu kaancikan roh anu bisa nujum. Eta pangabisa teh nguntungkeun pisan ka anu jadi dununganana sabab ngadatangkeun pangasilan anu lain lumayan.

Madura: E settong are e bakto sengko’, Paulus ban Silas teppa’na entar ka kennengnganna oreng adu’a, e jadhiya tatemmo ban oreng babine’ kasorang; babine’ jareya dunor, ekobasae Erroh jahat se tao aramallagi kadaddiyan-kadaddiyan se bakal dhatengnga. Kalaban aramallagi papasthenna oreng, babine’ jareya madhateng kaontongan raja ka lorana.

Bauzi: Labi ba digat meida iube ame Yahudi dam labe ibi iho Ala bake tom gagodam bak laba iho Paulus am dam totbahoti tau ladam digat meida labe Yahudi damat modem vab dam labe im na teo meedam nam soao iho ab tàham. Ame nam soao lam mei ahu oli veimam setan labe veimai modesdam labe meit ba modem im lam ahamo nasi fet ozobohudi ahate vameadam nam soaonat moz. Lahadam nam labe damat deeli lodam doi duana lam aba na gagome meedam dam labet vada.

Bali: Sedek rahina anu, rikala tiang mamargi ka genahe mabakti punika, tiang macunduk ring satunggiling panyeroan sane karangsukan setan sane ngawinang ipun mrasidayang nenung. Malantaran tenungipune punika, ipun akeh ngrauhang jinah pabuat parapamekelipune.

Ngaju: Hong sinde andau katika ikei haguet akan eka balakudoa, ikei hasondau dengan ije biti oloh bawi; ie te jipen. Oloh bawi te inguasa awi roh setan je tau manujum kare kajadian je akan manjadi rahian andau. Awie manujum nasib oloh, oloh te mimbit are ontong akan tempoe.

Sasak: Lẽq sopoq jelo sewaktu tiang pade lumbar ojok taoq bedo'e, tiang pade bedait kance sopoq pelayan nine. Pelayan nine nike tekuasein siq roh jahat saq bau ngeramalang peristiwe-peristiwe saq gen dateng. Siq care ngeramalang nasib dengan, ie ngebẽng keuntungan saq belẽq umaq majikan-majikanne.

Bugis: Riséuwaé esso wettutta lao ri onrong assempajangengngé, siruntu’ki séddi makkunrai; atai. Iyaro makkunraié rikuwasaiwi ri roh sétang iya mulléngngi botoi kajajiyang-kajajiyang mangoloé. Iyaro makkunraié nawéréngngi asarong battowa puwanna ri laleng nabotona dallé’na tauwé.

Makasar: Ri se’reang allo a’lampa maki’ mange ri tampa’ passambayanganga. Ri tangngana aganga assibuntulu’ maki’ sitau baine ata. Anjo bainea nisosoki ri setang, sa’genna akkullei natappu la’bi riolo apa lakajarianga sallang. Lanri akkullena natappu dalle’na taua, jai sikalimi doe’ napanggappangi pingga’-pinggawana anjo bainea.

Toraja: Denmi pissan tongki lao lako to’ inan nanii tau massambayang, sitammumokan misa’ kaunan baine, to ma’deata pakita-kita, kesaro la’da’ tonganmo tu puangna diona pakita-kitanna.

Duri: Den pissen tongkimale pole' lako joo nanii sirempun to-Yahudi massambajang, kisitammu mesa' baine kaunan. Ia joo baine nakuasai setang to pakita-kita, naissen jolo to apa la jaji. Napupealan tonggo puangna joo jamanna ngkitan dalle'na iarika totona tau.

Gorontalo: To dulahe tuwawu tou ami lonao ode tambati hepotiambuwa lo tawu lo Yahudi modua boyito, ami lodudunggaya wolo wato ngota tabuwa ta kawa-kawasa to lati mongilalowa. Tiyo mowali mongilalo nasip lo tawu u mowali to wakutu hedunggawa mayi. Wolo huhutuliyo boyito tiyo hemo'ountungi da'a mongotuwaniliyo.

Gorontalo 2006: Todulahee tuwau tou̒ ami donggo hinao̒wa ode tambati podua̒alo, ami lodunggaya wolo taabua ngota; tio wato. Taabua boito kiluwaasa lorohu u moleeto umoo̒ laamali popoo-lou̒tiyalo umamei dungga mai. Wolo topo laamalia paladu lotau, taabua boito hemoo̒ pae̒eda daa̒ odeli mongo tuanilio.

Balantak: Na sa'angu'mo ilio, tempo i kai potobantang mae' na basambayangan, kai nopootuung tia sa'angu' ata' wiwine. Wiwine iya'a ia lampingi meena pataka i ia momoko mompopo'inti'ikon upa men bo sida na ilio komburi'. Wawauna wiwine iya'a men mompopo'inti'ikon tutuo'na mian, mantakakon ule' balaki' bona mian men montombonoi i ia.

Bambam: Pissam wattu lakongkam indo ongeam si naongei to Yahudi ma'sambajam, iya silambi'ungkam mesa sabua' baine to napentamai setam nasuhum si ma'issam-issam napolalam ingganna puäna sangngim buda pallolonganna.

Kaili Da'a: Naria saeo, tempo kami nalau ri peto'o posambaya etu, niposintomu kami samba'a batua besi. I'a nipesua seta to namala nombaboto kajadia-kajadia to marata. Ante mombaboto rasi ntau besi etu nombarata nadea saro ka madikana.

Mongondow: Kon singgai tobatuí doman, wakutu ing kami minayak in tampat pososambayangan tatua, kami noyodungkuḷ in tobatuí bobantung bobay. Bobay tatua kinawasaan in dimukud mora'at bo inta moramalmai kong kobobiag in intau. Oaíidannya tatua nodia kong ka'untungan moḷoben kon intau inta pinobantungannya.

Aralle: Pihsang tempo naummang yato di ongeang ang si naongei to Yahudi ma'sambayang, ya' silambi'mang mesa sabua' bahine ang napentamai setang lambi' ma'ihsang-ihsang, lambi' ingkänna pongkahana sangka' mai'di asang pallolonganna.

Napu: Hambela tempo, kalaongki i pekakaeanda to Yahudi, mampohidupaangkai hadua towawine au hawi tuwona. Towawine iti doko napesawii anitu, hai anti kuasana anitu iti, ia peisa mopahawe apa au ina mewali. Ido hai toiwongkona molambi ngkaya doi.

Sangir: Su sahěllo i kami e kạpahundal᷊enge sol᷊ong tampạ u pẹ̌kakal᷊iomanengang, i kami e nẹ̌sombangke ringangu sěngkatau wawine; e kai ěllang. Tau wawine ene kai nipẹ̌kawasaěngu rohkẹ̌ dal᷊akisẹ̌ e kụ makạtěbal᷊u kakakoạ u sarung mariadi. Kahian pěnanighadu pal᷊edu l᷊imang sěmbaụ-sěmbaụ tangu tau wawine ene makạonggọ u untune maral᷊awọ su manga mawune.

Taa: Wali yako etu re’e seore kami yau mampago wo’u tampa rapokai-kai. Tempo kami ri jaya etu kami mangarata samba’a tau we’a to napowatua ntau. Tau we’a etu naposuak measa, wali yako ri kuasa measa etu ia nansani manganto’o yami palaong to damawali. Wali pue ntau we’a etu bae kasugi to narata nsira apa yako ri palaong to naika mbatuanya etu, apa tau mangawaika sira doi see tau we’a etu damanganto’oka sira palaong to damawali resi sira.

Rote: Faik esa, nai lelek fo ami bei sanga mae meu leo mamana huhule-haladoi ka meu te, ami matongo mo inak esa; inak ndia ata esa. Dula dale mangalau ka koasa na inak ndia de ana hapu neuk nala basa manda'dik mana mai kala. Hu ka nde ana hapu neuk nala hataholi a ua-nalen de inak ia nini nanala matua ina fe ndia malanga na.

Galela: O wange ma moiku ngomi o Yahudika isosumbayang ma riho magenaka mitagili de o jojaru moi, o nyawa miijaka so muna magena mogogilalo moi, mimakamake de ngomi. Muna magena o toka mipopareta so aku o nyawaka mosingangasu o kia asa idadi o orasi ma simaka. De ami manara magena o nyawa imiiijaka gena asa ifangu ilamo.

Yali, Angguruk: Misihim sembahyang uruk ambeg lul ulug larukmen hiyap misig nei fulu roho waruk hiyap kema salkal uruk uwag. Hiyap ino iknisi ap suwon enemingmingangge roho wereg lit aren nei fulu roho warukon fahet onggo anggolo iknisi og isaruk latfag.

Tabaru: Ma moi ge'ena gee 'o Yahudioka manga lo-lomu ma woaka miotagioli, de mimakamake de 'o ngeweka mimoi muna ge'ena 'o yongosi moi sababu mi'ijakau. Muna 'o tokata miparetano de mosimai-maisi so kamodanakoka 'okia naga gee dua 'idadi 'o bio-bionika. Muna mosimai-maisi 'o nyawa manga 'ahu so ma amoko makisilaha 'ami tuangi gee mi'ija-'ijakau.

Karo: I bas sada wari, asum kami lawes ku ingan ertoto, jumpa kami ras sekalak budak diberu. Ia erjinujung, emaka ngasup ia nuriken kejadin si langa reh. Melala untung tuanna arah ia.

Simalungun: Jadi masa ma, sanggah laho hanami hu partonggoan, pajumpah ma hanami pakon sada jabolon naboru sipartondung; buei do untung ni tuanni humbani partondungonni ai.

Toba: (V.) Jadi laho tu partangiangan i, pajumpang ma hami dohot sada naposo boruboru pangarunding; godang do laba ni induk somangna sian pangarundingonna i.

Dairi: Tikan sikali tupung laus kami mi bekkas mersodip i, pesimbak mo kami dekket sada kalak daberru hamba janah nangguru pertendung ngo ia. Merkitè tendungna i, mbuè ngo laba dapet indukna.

Minangkabau: Pado suatu ari, kutiko kami sadang bajalan, ka payi ka tampaik badowa, mako basuwolah di kami surang padusi; inyo tu adolah budak. Inyo tu dikuwasoi dek roh ubilih nan bisa manakok kajadian, nan ka tajadi. Jo karajo manakok-nakok nasib urang, inyo tu banyak mandatangkan labo, untuak induak-induak samangnyo.

Nias: Samuza ma'õkhõ me mõi ndra'aga ba nahia wangandrõ, falukha ndra'aga samõsa nono alawe, sawuyu. No ifatõrõ eheha si ra'iõ nono alawe andrõ, irege tola ifa'ele'õ ngawalõ zalua ba ginõtõ si so mifõna. Ba wama'ele'õ waõwaõ wa'auri niha, mohare sebua zokhõ ya'ia ibe'e.

Mentawai: Ka sara gogoi ai kai memei masiailiaké uma paniddogat, paseseakémaian sara sinanalep. Nia néné iaté sara pagugulet. Ai sabulungannia, bailiu momoi ipoiliat sipuaaili ka gogoi sibabara. Oto kalulut ooi nia ikua sibabara ka puririmanuanda sirimanua, bara puuktungan sabeu ka tubut majikannia.

Lampung: Pada suatu rani waktu sekam sedang mik di rang bedua, sekam betungga jama sai bebai; ia jelma sai ngebantu. Bebai udi dikuasai ulih ruh jahat sai dapok ngeramalko kejadian-kejadian sai haga ratong. Jama ngeramalko nasib jelma, bebai udi ngeni untung sai balak jama majikan-majikanni.

Aceh: Bak siuroe watée kamoe teungoh kamoe jak meudoá, laju kamoe meurumpok ngon sidroe ureuëng inong; inong nyan namiet. Inong nyan ka jikuasa lé roh jeuhet nyang hase jiramai keujadian-keujadian nyang teuma teuka. Ngon cara jiramai naseb gob, inong nyan hase jibri untông nyang rayeuk that keu teungku jih.

Mamasa: Dengan pissan attu inde angki lao lako angngenan sinangei ma'sambayang to Yahudie, silambi'mokan mesa baine, sabua' sima'ita-ita aka natamai setang napolalan napopallolongan angganna puangna.

Berik: Nunu gwanan jeiserem ai jem agalaba sofnaram sembayang tampata jeiserem jebe, ai wini daamfennaiserem jebar ga aya dorwena, tahunu jemna unggwanferyan. Jei angtane jei aa jei armanulurum awelna ga jemna gam gweyibene. Wini jeiserem bwata kapkaiserem mes kabwili jemnibe, ane jega jem temawer jei ula galap etamwelaiserem jes gam nasbili. Ula jeiserem aa jewer gam nasbilirim, jei jem temawer doini unggwanfer ga gam damtabili, ane jelem sanbakfe ga gam kitulbono.

Manggarai: Manga cengkalin lari du ngo oné osang ngaji hitu, ami cumang agu cengata mendi iné-wai ata émé kuasa le jingy, ngancéng téka-nampoy. Ali téka-nampo diha, mori diha dumpu dani mésé.

Sabu: Pa dhara helodho pa dhara nga ju la era hebhajha jhi, ta peabu ke jhi nga heddau mobanni, no heddau naannu. Ne mobanni do naanne do nuhe ri henga kerabba, do nara ta ira ne lai-lai do medae ta jadhi pa awe do ta medae. Jhe no ri do i'a peira kelue ddau ri, rowi do mina harre do dhai ae ke ne lua mangngi ne do wie ri no tu muri no he.

Kupang: Satu hari, waktu botong ada jalan pi tampa sambayang, ju botong katumu satu nona di jalan. Dia tu, orang pung budak. Dia takaná setan jahat, sampe dia bisa kasi tau orang pung nasib. Dia ju bisa tau masala dong pung ujung-pohon dari mana. Jadi banya orang suka kasi sang dia doi ko minta tolong lia dong pung nasib. Ma itu doi dong, nona pung bos-bos yang dapa samua, sampe dong jadi kaya.

Abun: Kam dik yo men mu mo pe gato yé sum wa yé ki suk su Yefun Allah sa, men ku nggon kwerut ge dik yo. Pa donggon ne, kwis mok gwi pet mó, ete kwis mok frot suk gato bere bor su kam sari ne ma nai nggon ne jam. Nggon ne jam suk gato bere bor, ete mom ki nai nje jam anato mom ku sugum mwa wa mom bi yenggras mone.

Meyah: Gij mona juens bera memef mom meiteij gu Allah. Beda memef morodosu jera ojaga egens. Ofa erek ojaga egens ongga omfij rusnok. Noba efena ofogog bera engker gij efen odou efesi. Jefeda ofa esma owesa efek jeska efena ofogog insa koma jeskaseda efesij rot mar ongga emecira nou mona kahma si. Noba jeska ofa efesij rot mar ongga emecira gij kahma gu rusnok, jefeda ofa esma fifi ofoukou nou efen ebirfager.

Uma: Hangkani wo'o, kahilou-kai hi posampayaa to Yahudi toe, hirua'-kai hante hadua tobine to tuwu' batua. Tobine toei, ria anitu-na. Ngkai baraka' anitu toe, ma'ala-i mpolowa napa mpai' to jadi' kako'ia-na jadi'. Maradika-na mporata wori' doi ngkai pobago-na toe.

Yawa: Masyote inta reanta wambe sambayambe akato no mana ama tuga umawe, naije reananta wanya inta rai. Wanya umaso mamo vatane wo raijaro arove ti manapatambe mansai. Omamo anawayo kakaije nsiso no ranuga rai, weti ana indati nande no masyoto rijate mamo mo raen wusyimbeve. Weti vatane wo doije veano wanya umaso ravae indamu mo ana indati nande maije raura kakavimbe mansai. Umba mo doije umaso raunanto ama akarijo wo raijaro arove mansai jakato weti awa doije manui.


NASB: It happened that as we were going to the place of prayer, a slave-girl having a spirit of divination met us, who was bringing her masters much profit by fortune-telling.

HCSB: Once, as we were on our way to prayer, a slave girl met us who had a spirit of prediction and made a large profit for her owners by fortune-telling.

LEB: And it happened that [as] we were going to the place of prayer, a certain female slave who had a spirit of divination met us, who was bringing a large profit to her owners [by] fortune-telling.

NIV: Once when we were going to the place of prayer, we were met by a slave girl who had a spirit by which she predicted the future. She earned a great deal of money for her owners by fortune-telling.

ESV: As we were going to the place of prayer, we were met by a slave girl who had a spirit of divination and brought her owners much gain by fortune-telling.

NRSV: One day, as we were going to the place of prayer, we met a slave girl who had a spirit of divination and brought her owners a great deal of money by fortune-telling.

REB: Once, on our way to the place of prayer, we met a slave-girl who was possessed by a spirit of divination and brought large profits to her owners by telling fortunes.

NKJV: Now it happened, as we went to prayer, that a certain slave girl possessed with a spirit of divination met us, who brought her masters much profit by fortune–telling.

KJV: And it came to pass, as we went to prayer, a certain damsel possessed with a spirit of divination met us, which brought her masters much gain by soothsaying:

AMP: As we were on our way to the place of prayer, we were met by a slave girl who was possessed by a spirit of divination [claiming to foretell future events and to discover hidden knowledge], and she brought her owners much gain by her fortunetelling.

NLT: One day as we were going down to the place of prayer, we met a demon–possessed slave girl. She was a fortune–teller who earned a lot of money for her masters.

GNB: One day as we were going to the place of prayer, we were met by a young servant woman who had an evil spirit that enabled her to predict the future. She earned a lot of money for her owners by telling fortunes.

ERV: One day we were going to the place for prayer, and a servant girl met us. She had a spirit in her that gave her the power to tell what would happen in the future. By doing this she earned a lot of money for the men who owned her.

EVD: One time something happened to us while we were going to the place for prayer. A servant girl met us. She had a special spirit in her. This spirit gave her the power to tell what would happen in the future. By doing this she earned a lot of money for the men who owned her.

BBE: And when we were going to the place of prayer, we came across a girl with a spirit which gave knowledge of the future, whose masters made great profit from her power.

MSG: One day, on our way to the place of prayer, a slave girl ran into us. She was a psychic and, with her fortunetelling, made a lot of money for the people who owned her.

Phillips NT: One day while we were going to the place of prayer we met a young girl who had a spirit of clairvoyance and brought her owners a good deal of profit by foretelling the future.

DEIBLER: Another day, while we(exc) were going to the place where people regularly gathered to pray, we met a young woman who was a slave. An evil spirit was enabling her to be a ventriloquist and to tell people what would happen to them. People paid a lot of money to the men who were her owners, in return for her telling them things that she said would happen to them.

GULLAH: One day we beena gwine ta de place weh de Jew people pray. One slabe gyal come meet we. De debil sperit done hab dat gyal, mek um able fa tell people fohan wa gwine happen ta um. An de gyal massa dem da mek a heapa money wen e do dat.

CEV: One day on our way to the place of prayer, we were met by a slave girl. She had a spirit in her that gave her the power to tell the future. By doing this she made a lot of money for her owners.

CEVUK: One day on our way to the place of prayer, we were met by a slave girl. She had a spirit in her that gave her the power to tell the future. By doing this she made a lot of money for her owners.

GWV: One day when we were going to the place of prayer, a female servant met us. She was possessed by an evil spirit that told fortunes. She made a lot of money for her owners by telling fortunes.


NET [draft] ITL: Now <1161> as we <2257> were going <4198> to <1519> the place of prayer <4335>, a slave girl <3814> met <5221> us <2254> who had <2192> a spirit <4151> that enabled <4436> her to foretell the future by supernatural means <4436>. She brought <3930> her <846> owners <2962> a great <4183> profit <2039> by fortune-telling <3132>.



Studi lengkap, lihat: Alkitab SABDA.

 <<  Kisah Para Rasul 16 : 16 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2020
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Single Panel

Laporan Masalah/Saran