1Lalu, Elifas <0464>, orang Teman <08489>, menjawab <06030>, katanya <0559>,
2“Jika seseorang mencoba <05254> berbicara <01697> denganmu, akankah kamu tidak sabar <03811>? Namun, siapakah <04310> yang mampu <03201> menahan diri <06113> dari berbicara <04405>? [<0413>]
3Lihat <02009>, kamu telah mengajar <03256> banyak <07227> orang, dan kamu telah menguatkan <02388> tangan-tangan <03027> yang lemah <07504>.
4Perkataan-perkataanmu <04405> telah membangunkan <06965> mereka yang tersandung <03782>, dan kamu telah menguatkan <0553> lutut-lutut <01290> yang lemah <03766>.
5Namun <03588>, sekarang <06258> hal itu menimpa <0935> ke atasmu <0413>, dan kamu menjadi kesal <03811>. Ia menyentuhmu <05060>, dan <05704> kamu menjadi kecewa <0926>.
6Bukankah <03808> rasa takutmu <03373> akan Allah adalah keyakinanmu <03690>, dan integritas <08537> hidupmu <01870> adalah harapanmu <08615>?
7Ingat <02142>, apakah <04310> ada orang tidak bersalah <05355> yang dibinasakan <06>? Atau, di manakah <0375> ada orang benar <03477> yang dimusnahkan <03582>? [<04994> <01931>]
8Seperti yang <0834> telah aku lihat <07200>, mereka yang membajak <02790> kejahatan <0205> dan mereka yang menabur <02232> kesulitan <05999> akan memanen <07114> hal yang sama.
9Oleh napas <05397> Allah <0433>, mereka binasa <06>, dan oleh semburan <07307> kemarahan-Nya <0639>, mereka dihabisi <03615>.
10Suara singa <0738> yang mengaum <07581>, suara <06963> yang menakutkan, tetapi gigi <08127> singa-singa muda <03715> dipatahkan <05421>. [<07826>]
11Singa jantan <03918> binasa <06> karena kekurangan <01097> mangsa <02964>, dan anak-anak <01121> singa betina <03833> tercerai-berai <06504>.
12Sekarang, suatu perkataan <01697> telah disampaikan <01589> <0> kepadaku <0413> secara diam-diam <0> <01589>, dan telingaku <0241> menerima <03947> bisikannya <08102>. [<04480>]
13Di tengah pikiran <05587> yang menggelisahkan <05307> dari penglihatan <02384> pada malam hari <03915>, ketika manusia <0376> terlelap dalam tidur <08639>, [<05921>]
14kecemasan <06343> melandaku <07122>, juga kegentaran <07460>, yang membuat tulang-tulangku <06106> gemetar <06342>. [<07230>]
15Kemudian, suatu roh <07307> melintas <02498> di <05921> hadapanku <06440>; bulu <08185> romaku <01320> berdiri <05568>.
16Roh itu diam <05975>, tetapi aku tidak <03808> bisa melihat <05234> rupanya <04758>. Suatu wujud <08544> berdiri di hadapan <05048> mataku <05869>; ada kesunyian <01827>, lalu aku mendengar <08085> bisikan suara <06963>,
17‘Dapatkah manusia fana <0376> benar <06663> di hadapan Allah <0433>? Dapatkah <0518> manusia <01397> suci <02891> di hadapan Penciptanya <06213>?
18Kalau Dia tidak <03808> menaruh percaya <0539> bahkan kepada hamba-hamba-Nya <05650>, dan Dia mendapati <07760> kesalahan <08417> pada malaikat-malaikat-Nya <04397>, [<02005>]
19betapa lebih-lebih <0637> lagi mereka yang tinggal <07931> dalam rumah-rumah <01004> tanah liat <02563>, yang <0834> dasarnya <03247> berada di dalam debu <06083>, yang diremukkan <01792> seperti ngengat <06211>! [<06440>]
20Di antara pagi <01242> dan malam <06153>, mereka dibinasakan berkeping-keping <03807>; mereka binasa <06> selama-lamanya <05331> tanpa <01097> ada orang yang memperhatikannya <07760>.
21Bukankah <03808> tali kemah <03499> dicabut <05265> dari tengah-tengah mereka? Mereka <00> mati <04191> tanpa <03808> hikmat <02451>.’”