Alkitab Mobile SABDA
Santapan Harian
<< Jumat, 14 Januari 2022 >>

Bacaan: 1 Raja-raja 20:23-34


Keputusanmu dan Firman Allah

Dalam menjalani hidup sering kali kita diperhadapkan pada keputusan-keputusan penting yang harus diambil. Tak jarang kita meminta masukan untuk dapat mempertimbangkan keputusan yang harus kita pilih. Keputusan yang tidak tepat bisa membawa kerugian, sebaliknya keputusan yang tepat bisa membawa keuntungan.

Raja Aram dan pegawai-pegawainya telah kalah dalam peperangan pada saat pengepungan Samaria (lih. 1Raj. 20:1-22). Tidak terima akan kekalahan yang mereka alami, penasihat-penasihat itu memberikan nasihat yang merugikan dengan melihat bahwa Allah Israel adalah Allah gunung dan bukan Allah dataran. Dalam sejarahnya, pemahaman yang dimiliki oleh para penasihat itu telah ada sejak zaman Yosua, yang melihat bahwa Israel selalu memenangkan perang di gunung daripada di tanah datar karena keterbatasan kereta-kereta perang.

Sementara itu, raja Israel menerima pesan dari abdi Allah tentang motif dan serangan yang dilakukan oleh raja Aram terhadap orang Israel. Allah menunjukkan kepada raja Israel bahwa Dialah Allah dan tidak ada yang lain (28). Dia bukan allah gunung maupun allah dataran. Dia adalah Allah yang patut disembah. Firman-Nya harus didengarkan dan ditaati.

Sering kali setiap keputusan yang kita ambil dalam hidup sangat mengandalkan kekuatan dan pengertian kita sendiri. Kita sering melupakan bahwa Allah adalah penguasa dari segala sesuatu. Dia berdaulat penuh atas segala yang diciptakan. Tak ada apa pun yang luput dari pandangan-Nya.

Firman-Nya merupakan kunci bagi kemenangan kita dalam menghadapi setiap pergumulan. Firman-Nya merupakan sandaran bagi kita untuk mengambil setiap keputusan penting. Tuhan selalu campur tangan dalam hidup kita; Dia berdaulat mengintervensi keputusan kita demi kebaikan kita.

Allah menghendaki kita masuk ke dalam pengenalan yang lebih mendalam tentang siapa Diri-Nya yang sejati. Biarlah hidup kita senantiasa bergantung pada setiap firman yang keluar dari mulut Allah; niscaya kemenangan menjadi bagian hidup kita. [PMS]

* * *
Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/


Ayat Alkitab: 1 Raja-raja 20:23-34

Pertempuran dekat kota Afek
20:23 Pegawai-pegawai raja Aram berkata kepadanya: "Allah mereka ialah allah gunung; itulah sebabnya mereka lebih kuat dari pada kita. Tetapi apabila kita berperang melawan mereka di tanah rata, pastilah kita lebih kuat dari pada mereka.
20:24 Bertindaklah begini: Pecatlah raja-raja itu masing-masing dari kedudukannya, dan angkatlah bupati-bupati menggantikan mereka.
20:25 Lalu kerahkanlah tentara sebanyak tentara yang telah gugur dari pihakmu itu, demikian pula kuda dan kereta sebanyak yang dahulu. Marilah kita berperang melawan mereka di tanah rata, pastilah kita lebih kuat dari pada mereka." Raja mendengarkan usul mereka, dan bertindak demikian.
20:26 Dalam tahun yang berikutnya Benhadad memeriksa barisan orang Aram, lalu ia maju ke Afek untuk berperang melawan orang Israel.
20:27 Orang Israelpun memeriksa barisannya dan setelah dibekali mereka berangkat menghadapi orang Aram. Orang Israel berkemah di hadapan mereka seperti dua kawanan kambing, sedang orang Aram telah datang membanjiri negeri itu.
20:28 Maka tampillah abdi Allah dan berkata kepada raja Israel: "Beginilah firman TUHAN: Oleh karena orang Aram itu telah berkata: TUHAN ialah allah gunung dan bukan allah dataran, maka Aku akan menyerahkan seluruh tentara yang besar itu ke dalam tanganmu, supaya kamu tahu, bahwa Akulah TUHAN."
20:29 Tujuh hari lamanya mereka berkemah berhadap-hadapan. Tetapi pada hari yang ketujuh mulailah pertempuran, dan pada suatu hari orang Israel menewaskan seratus ribu orang berjalan kaki dari orang Aram itu.
20:30 Orang-orang yang masih tinggal melarikan diri ke Afek, ke dalam kota, tetapi temboknya roboh menimpa kedua puluh tujuh ribu orang yang masih tinggal itu. Sementara itu Benhadad melarikan diri dan masuk ke kota, dan bersembunyi dari satu kamar ke kamar yang lain.
20:31 Lalu berkatalah pegawai-pegawainya kepadanya: "Ketahuilah, kami telah mendengar, bahwa raja-raja kaum Israel itu adalah raja-raja pemurah. Marilah kita menaruh kain kabung pada pinggang kita dan tali pada kepala kita, dan dengan demikian keluar menghadap raja Israel; barangkali ia akan menyelamatkan nyawamu."
20:32 Lalu mereka melilitkan kain kabung pada pinggang mereka dan tali pada kepala mereka, kemudian mereka pergi menghadap raja Israel sambil berkata: "Hambamu Benhadad berkata: Kiranya tuanku membiarkan aku hidup." Jawabnya: "Masih hidupkah dia? Dia saudaraku."
20:33 Orang-orang itu menganggap hal itu sebagai tanda yang baik, maka segeralah mereka berpegang pada perkataannya itu, lalu berkata: "Memang saudaramu Benhadad!" Sesudah itu berkatalah Ahab: "Pergilah, ambil dia!" Jadi keluarlah Benhadad mendapatkan dia, lalu diajak naik ke atas kereta.
20:34 Kata Benhadad kepadanya: "Kota-kota yang telah diambil bapaku dari pihak bapamu akan kukembalikan; engkau boleh juga membuat pasar bagimu di Damsyik, seperti yang dibuat bapaku di Samaria." "Dan aku sendiri," kata Ahab, "akan membiarkan engkau pergi dengan perjanjian." Lalu ia mengadakan perjanjian dengan dia dan membiarkannya pergi.

  Share Facebook  |  Share Twitter


Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
Copyright
© 2010-2022
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran