1Ingatlah <02142> olehmu akan Khalikmu <01254> pada masa <03117> mudamu <0979>, dahulu dari pada <03808> <0834> <05704> datang <0935> hari <03117> yang jahat <07451> dan tahun <08141> apabila <0834> katamu <0559> kelak: Tiada <0369> aku suka <02656> akan dia.
2Dahulu <05704> dari pada matahari <08121> dan terang <0216> dan bulan <03394> dan bintang-bintangpun <03556> digelapkan <02821> dan awan-awanpun <05645> datang kembali <07725> kemudian <0310> dari pada hujan <01653>.
3Pada hari <03117> apabila penunggu <08104> rumah <01004> akan gementar <02111> dan orang <0376> kuatpun <02428> melentur <05791> dan segala pengisar <02912> berhenti <0988> dari pada mengisar, dan yang menengok dari pada tingkappun <0699> menjadi kabur <02821>,
4dan kedua papan pintu <01817> yang arah ke jalan <07784> akan terkatup <05462>, sehingga bunyi <06963> kisaran <02913> hampir-hampir tiada kedengaran <08217>, dan orang bangun <06965> juga pada ketika nyanyi <06963> burung <06833>, tetapi sayuplah <07817> bunyi suara segala <03605> anak <01323> penyanyi <07892>;
5apabila <01571> orang takut <03372> akan barang yang tinggi <01364> dan adalah kekejutan <02849> baginya pada jalan <01870>, apabila pohon badam <08247> akan berbunga <05006> dan belalangpun <02284> penat menanggung <05445> akan dirinya dan segala keinginan <035> sudah hilang <06565>. Demikianlah peri hal <03588> manusia <0120> pergi <01980> ke <0413> rumahnya <01004> yang kekal <05769> dan segala orang peratappun <05594> akan berkeliling <05437> pada lorong-lorong <07784>.
6Maka dahulu <05704> dari pada rantai <02256> perak <03701> itu putus <07368> dan ceper <01543> keemasan <02091> terpecah-pecah <07533> dan timbapun <03537> hancur <07665> pada <05921> sisi mata air <04002> dan janterapun <01534> patah <07533> pada <0413> sisi perigi <0953>,
7dan dulipun <06083> kembali <07725> menjadi tanah <0776> seperti dahulu <01961> adanya, dan nyawapun <07307> kembali <07725> kepada <0413> Allah <0430>, yang <0834> sudah mengaruniakan <05414> dia!
8Kesia-siaan <01892> atas segala kesia-siaan <01892>, kata <0559> al-Khatib <06953>, semuanya <03605> juga sia-sia <01892> adanya!
9Kesudahan, maka sekadar hikmat <02450> yang pada al-Khatib <06953> itu diajarkannya <03925> selalu orang kebanyakan <05971> beberapa ilmu <01847> dan ditimbangnya <0238> dan diselidiknya <02713> dan dikarangkannya <08626> beberapa berapa amsal <04912>.
10Maka dicoba <01245> al-Khatib <06953> itu mendapat <04672> perkataan <01697> yang sedap manis <02656>, dan menyuratkan barang <03789> yang betul <03476> dan perkataan <01697> yang benar <0571>.
11Adapun perkataan <01697> orang alim <02450> itu seperti tempuling <01861> adanya dan seperti pasak <04930> yang dipukul mati <05193> dan yang menghubungkan semuanya <0627>, maka sekalian itu dijadikan <05414> oleh Gembala <07462> yang esa <0259> itu.
12Tetapi adapun barang yang di luar <03148> itu <01992>, hai anakku <01121>! peliharakanlah <02094> dirimu, karena akan hal menghimpunkan <06213> kitab <05612> itu tiadalah <0369> kesudahannya <07093> dan membaca <03854> banyak-banyak <07235> itu memenatkan <03024> tubuh <01320>.
13Maka kesudahan <05490> segala <03605> perkara <01697> yang didengar <08085> ia ini: Takutlah <03372> akan Allah <0430> dan peliharakanlah <08104> segala firman-Nya <04687>, karena <03588> itulah patut <02088> kepada segala <03605> manusia <0120>.
14Karena <03588> perbuatan tiap-tiap <03605> orang akan dihadapkan <04639> Allah <0430> kelak <0935> kepada hukum <04941> serta dengan segala <03605> perkara yang tersembunyi <05956>, dari pada baik <02896> dan jahat <07451>.