Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [TB]     [PL]  [PB] 
 <<  Yakobus 1 : 25 >> 

TB: Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya.


AYT: Namun, orang yang meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan, dan bertekun di dalamnya, ia tidak menjadi pendengar yang lupa, tetapi menjadi pelaku firman. Ia akan diberkati atas apa yang dilakukannya.

TL: Tetapi orang yang menyelidik hukum yang sempurna, yaitu hukum kemerdekaan, serta bertekun, tiada menjadi orang mendengar yang terlupa, melainkan orang yang menurut dengan sebenarnya, maka ialah orang yang berbahagia di dalam hal ia menurut itu.

MILT: Namun, dia yang melakukan penyelidikan terhadap torat yang sempurna mengenai kemerdekaan, dan yang terus bertekun, dia bukanlah orang yang menjadi pendengar yang pelupa, tetapi seorang pelaku perbuatan, dia akan menjadi orang yang berbahagia dalam perbuatannya.

Shellabear 2010: Namun, orang yang menyelidiki hukum yang sempurna, yaitu hukum yang menjadikan seseorang merdeka, kemudian tetap tinggal di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar lalu melupakannya melainkan juga melakukannya, maka ia akan berbahagia karena apa yang dilakukannya.

KS (Revisi Shellabear 2011): Namun, orang yang menyelidiki hukum yang sempurna, yaitu hukum yang menjadikan seseorang merdeka, kemudian tetap tinggal di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar lalu melupakannya melainkan juga melakukannya, maka ia akan berbahagia karena apa yang dilakukannya.

Shellabear 2000: Namun orang yang menyelidiki hukum yang sempurna, yaitu hukum yang menjadikan seseorang merdeka, kemudian tetap tinggal di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar lalu melupakannya melainkan juga melakukannya, maka ia akan berbahagia karena apa yang dilakukannya.

KSZI: Namun, orang yang meneliti hukum yang sempurna, iaitu hukum yang dapat membebaskan manusia, dan melakukannya, akan diberkati dalam segala tindakannya, kerana dia tidak hanya mendengar lalu melupakannya.

KSKK: Tetapi orang yang memandang dengan perhatian pada hukum kebebasan yang sempurna dan berpegang padanya, tidak hanya mendengar lalu melupakannya, tetapi bertindak sesuai dengannya, dia akan menemukan berkat untuk perbuatan-perbuatannya itu.

WBTC Draft: Janganlah kamu berbuat demikian. Kamu harus hati-hati mempelajari hukum Taurat Allah yang sempurna, yang membuat orang bebas. Kamu harus terus mempelajarinya. Kamu harus mendengarkan ajaran-Nya dan jangan melupakan yang telah kamu dengar. Dan kamu harus menaatinya. Apabila kamu melakukan itu, kamu akan benar-benar berbahagia.

VMD: Janganlah kamu berbuat demikian. Kamu harus hati-hati mempelajari hukum Taurat Allah yang sempurna, yang membuat orang bebas. Kamu harus terus mempelajarinya. Kamu harus mendengarkan ajaran-Nya dan jangan melupakan yang telah kamu dengar. Dan kamu harus menaatinya. Apabila kamu melakukan itu, kamu akan benar-benar berbahagia.

TSI: Sedangkan siapa yang mendalami dan merenungkan Hukum Tuhan yang sempurna dan yang memberikan kebebasan !!— bukan hanya mendengar dan melupakannya dengan cepat tetapi menjadi pelaku Hukum Tuhan, dialah yang akan diberkati Allah dalam segala hal yang dia lakukan.

BIS: Hukum Allah sempurna dan mempunyai kekuatan untuk memerdekakan manusia. Dan orang yang menyelidiki dan memperhatikan baik-baik serta melakukan hukum-hukum itu, dan bukannya mendengar saja lalu melupakannya, orang itu akan diberkati Allah dalam setiap hal yang dilakukannya.

TMV: Berita Baik itu hukum Allah yang sempurna dan dapat membebaskan manusia. Seseorang yang mendalami hukum itu dan melakukannya, akan diberkati Allah dalam segala perkara yang dilakukannya, kerana dia tidak hanya mendengar lalu melupakannya.

BSD: Allah akan memberkati orang itu dalam apa saja yang dia lakukan, sebab pesan-pesan dari Allah adalah hukum yang sempurna yang memerdekakan orang.

FAYH: Akan tetapi, jika ia senantiasa menyelidiki hukum Allah yang memerdekakan orang, maka bukan saja ia akan mengingatnya, melainkan juga akan melakukan apa yang tercantum di dalamnya, lalu Allah akan memberkati orang itu dengan berkelimpahan di dalam segala perkara yang dilakukannya.

ENDE: Tetapi orang jang menjelami hukum jang sempurna, hukum kemerdekaan, serta bertekun didalamnja, tidak akan mendjadi pendengar jang pelupa, tetapi pelaksana pekerdjaan. Dan inilah orang jang akan berbahagia oleh pekerdjaannja.

Shellabear 1912: Tetapi orang yang menyelidik hukum yang sempurna yang memerdekakan kita, serta tetap ia dalam hal itu, maka ialah bukannya orang yang menengar lalu terlupa, melainkan yang melakukan pekerjaannya, maka ialah berbahagia dalam hal ia melakukan akan dia.

Klinkert 1879: Tetapi barang-siapa jang menilik akan hoekoem jang sampoerna, ija-itoe akan hoekoem kamardahekaan dan ijapon tinggal tetap dalamnja, sahingga boekan ija penengar jang loepaan, melainkan penoeroet pekerdjaan itoe, maka salamatlah orang itoe dalam berboewat demikian.

Klinkert 1863: {Mat 5:19} Tetapi barang-siapa jang menilik sama itoe hoekoem kabebasan jang samporna, dan tinggal tetep dalemnja, sampe boekan dia penengar jang loepa, melainken penoeroet pakerdjaan, maka itoe orang nanti slamat dalem berboewat bagitoe.

Melayu Baba: Ttapi orang yang preksa hukum yang smpurna yang bebaskan orang, dan tinggal ttap, sdang dia bukan-nya orang yang dngar, habis lupa, ttapi orang yang buat kerja-nya, dia-lah nanti di-berkatkan dalam dia punya perbuatan.

Ambon Draft: Tetapi barang sijapa ma-sok pariksa bajik-bajik, di dalam Tawrat kabebasan jang semporna itu, dan jang ber-kandjang dalamnja, dan jang bukan ada sa; awrang peneng-ar lupa-lupa, tetapi sa; aw-rang pembowat, ija djuga akan berawleh salamat di dalam segala perbowatannja.

Keasberry: Tutapi barang siapa yang munilik akan hukum kabibasan yang samporna itu, dan tutap dalamnya, maka subab iya bukannya punungar yang lupa, mulainkan punurut pukurjaan itu, maka orang itulah kulak akan diburkati dalam purbuatannya itu.

Leydekker Draft: Tetapi sijapa jang menindjuw kapada sjarixet jang semporna 'itu, jaxnij sjarixet kamaredhejka`an, dan jang lekat padanja 'itu, sedang 'ija 'ini sudah tijada djadi penengar jang lupa 2, hanja penurut jang bakardja 2, 'ija 'ini djuga 'akan 'ada berbahagija dalam penurutannja.


TB ITL: Tetapi <1161> barangsiapa meneliti <3879> hukum <3551> yang sempurna <5046>, yaitu hukum yang memerdekakan <1657> orang, dan <2532> ia bertekun <3887> di dalamnya, jadi bukan <3756> hanya mendengar <202> untuk melupakannya <1953>, tetapi <235> sungguh-sungguh melakukannya <4163> <2041> <3778>, ia akan <1510> berbahagia <3107> oleh <1722> perbuatannya <4162> <846>. [<1519> <1096>]


Jawa: Nanging sing sapa nliti angger-angger kang sampurna yaiku angger-angger kang mardikakake manungsa, sarta nganggo diantepi, dadi ora mung ngrungokake banjur lali, nanging nglakoni temenan, iku bakal rahayu marga saka panggawene dhewe mau.

Jawa 2006: Nanging sapa kang nliti angger-angger kang sampurna, yaiku angger-angger kang mardikakaké manungsa, sarta padha diantepi, dadi ora mung ngrungokaké banjur nglalèkaké, nanging nglakoni kanthi temen-temen, iku bakal rahayu marga saka panggawéné iku.

Jawa 1994: Nanging sing sapa nggatèkaké dhawuhé Gusti Allah sarta nglakoni kanthi tumemen, dadi ora mung ngrungokaké waé, ing sabarang-gawéné mesthi diberkahi déning Gusti Allah, sebab dhawuhé Gusti Allah kuwi sampurna lan ngluwari manungsa.

Jawa-Suriname: Nanging sapa sing nggatèkké marang pituturé Gusti Allah lan nglakoni kanti temen, tegesé ora namung ngrungokké waé, Gusti Allah mesti bakal mberkahi wong kuwi ing tandang-gawé apa waé, awit pituturé Gusti Allah kuwi sampurna lan ngluwari manungsa sangka urip sing ala.

Sunda: Sabalikna anu nengetkeun hukum anu sampurna, anu bakal nyalametkeun diri tina kajahatan, tur lain ngan semet ngadengekeun, tapi reujeung prakna ngalampahkeun, lampah kitu bakal diberkahan ku Allah.

Sunda Formal: Sabalikna, anu terus ngeunteung kana pituduh Injil nu sampurna, anu ngabebaskeun manusa tina hukuman; jadi, lain nu ngan ukur ngadengekeun terus poho, tapi nu jeung prakna ngalampahkeun; sagala usahana, tangtu baris nyugemakeun hatena.

Madura: Hokomma Allah samporna, sareng agandhu’ kakowadan kaangguy mamardika manossa. Ban oreng se ajar sareng agateyagi kalaban gu-onggu sareng ajalannagi kom-hokom gapaneka, banne namong merengngagi saos laju maloppa, oreng gapaneka bakal eberkadana sareng Allah e dhalem sadajana lalakonna.

Bauzi: Ala labe Aba Aho vameadume vàmadi esuhu im lam ba zohali esuhu vabak. Abo gi ahebu ab vameadume vàmadi esuham bak. Labi laha ame im lam feà labe iho faina modem bake soat vausu fa vei neàdemna am bak. Labiham labe meit itaamna, “Am dauha akatihasuhela?” lahame it aame ozodam bak lamti uloholi ame Alam im lam aime ozodume ba fa vabiem vaba abo ulohodesu meedam bohu vuusdamda lam Alat modi aho na meedam di gi neà bak modi esuida tame.

Bali: Nanging sapasiraja sane yakti nlektekang pidabdabe sane sampurna, inggih punika pidabdab sane ngawinang jadmane merdeka, tur ipun pageh puguh nyungkemin, samaliha boyaja wantah miragi tur raris lali, nanging puguh taler nglakonin, anake punika kamertanin antuk Ida Sang Hyang Widi Wasa sajeroning laksananipune.

Ngaju: Auh hukum ain Hatalla te tinduh-barasih tuntang bara kaabas akan mawi oloh kalunen mardeka. Tuntang oloh je rajin manyalidik tuntang manantuani hukum te bua-buah hayak malalus kare hukum te, oloh te kareh imberkat Hatalla huang kare hal je ilaluse.

Sasak: Hukum Allah sempurne dait bedowẽ kekuatan jari merdẽkeang manusie. Dait dengan saq nyelidik dait pacu-pacu merhatiang dait ngelaksaneang hukum-hukum nike, dait ndẽqne cume dengah doang beterus lupaq, dengan nike gen bahagie lẽq napi juaq saq ie laksaneang.

Bugis: Hukkunna Allataala sukku sibawa mappunnai awatangeng untu’ pamaradékai rupa tauwé. Na tau iya salidikiyéngngi sibawa pénessaiwi madécéd-décéng enrengngé pogau’i sining hukkungngéro, na tenniya maréngkalinga bawang nappa nallupaiwi, iyaro tauwé ribarakkakiwi matu ri Allataala ri laleng tungke’ passaleng iya napogau’é.

Makasar: Anjo hukkunNa Allata’ala sukkuki siagang makoasai untu’ ampakabebasaki rupataua. Na inai-nai ansalidiki siagang amparhatikang baji’-bajiki kammayatompa anggaukangi anjo hukkung-hukkunga, jari tena na nalangngere’ja bawang nampa nakuluppai, iami lanibarakkaki ri Allata’ala lalang sikontu apa-apa nagaukanga.

Toraja: Apa iatu to unnannung atoran Sukaran aluk sundun, tu umpopentorro to makakaki’, tae’ namendadi to ma’perangi tang mengkilala, sangadinna to menturu’ tongan, maupa’ ia tau iato lan kamenturusanna.

Duri: Te'da caccana to atoran-Na Puang Allataala na makuasa lla'paranki' jio mai kuasa dosa. Parallu diissen tongan, nadipallan penawa, nadipugauk tongan, te'da nadisa'ding manda arannai tangdiingaran. Jaji paralluki' mpugaukki to atoran-Na, nasaba' sininna tau to mpugaukki susi joo nabarakka'i Puang Allataala.

Gorontalo: Bo titalotita ta mobalajari lo hukum lo Allahuta'ala u molimomoto wawu u mo'omaradeka to tawu wawu tiyo mo'olohu mongamali mao hukum boyito, tiyo ma mowali untungi wonu tiyo dila bo modungohu wawu lapatao molipatao Pirimani boyito.

Gorontalo 2006: Butoo̒ lo Allahu Taa̒ala wimu-wimumuto tutu wau o olootolo u mopo lopato manusia. Wau taa u motulete wau mopoo̒ tuoto tio̒otutua wau moponao̒ bubuu-too̒waalo boito, wau diila bo modungohe wambao̒ lapatao̒ momalongo, yi tau boito mabalakatia lo Allahu Taa̒ala to timii̒du sua̒li upilo hutulio.

Balantak: Kasee ime a men mansarak minginti'i ukum men kalepu, men minsidakon mian dako' po'ata'onna dosa, ka' uga' mongololo' ukum iya'a, men taasi' tongko' moko daa mongorongor limbo'mo kasee kakat mingilimang, mbaka' i ia bo barakaationna Alaata'ala gause upa men ia limangmo.

Bambam: Sapo' menna-menna bassa' umpe'guhui manappa pepaondonganna Puang Allataala anna tä' nakalembei indo bali napehingngii sapo' napogau' liu, la natamba' Puang Allataala illaam ingganna pa'palakoanna. Pepaondongam ia too tä' deem sassainna anna kuasa ullappasam hupatau illaam mai kakuasaanna dosa.

Kaili Da'a: Tapi tau to nompariara nta'i Tesa nu Alatala pade naroo nantuki tesa etu, da'a aga mangepe bayangi bo manggalinga, tau etumo kana rawai Alatala ka rasi riara bara nuapa-nuapa rapowiana. Tesa nu Alatala etu nabelo ntoto bo naria kuasana nombakabasaka manusia.

Mongondow: Hukum i Allah tua in nosompurna bo moḷoben ing kawasa-Nya moposaḷamat kon intau. Ta'e intau inta momirikisa bo monarukira kinopira poḷat nopoaíid doman, de'eman tongaí inindongogan makow bo liongon, yo intau natua barakatanbií i Allah im bayongan oaíidannya.

Napu: Ido hai hangangaa nipailalu maroa Ngkorana Pue Ala hai nipeulai liliu. Lawi Ngkorana Pue bara ara kamakurana, hai ara kuasana mokabahake hangko i dosa. Mewali, inee nipehadingi pea NgkoraNa hai naliuri inaomi. Hangangaa nipeulai NgkoraNa, lawi ope-ope tauna au mobabehi nodo, batena nawatihe Pue Ala i ope-ope au rababehi.

Sangir: Torat'u Mawu e nasukụ dingangu piạ kuate mapakal᷊iwiru taumata. Kụ i sain měnẹ̌naněsui ringangu měnẹ̌naungbe mapia ringangu mẹ̌děndal᷊engben toratẹ̌ e, kụ bal᷊inewe kětạeng dumararingihe kụ bọu ene kawe niwul᷊eng ene, ute i sie sarung al᷊amateng u Mawu sural᷊ungken patikụ munara kẹ̌koateng e.

Taa: Kasimbalinya yako etu, matao ane kita tare pandoonya madota kojo mampobuu-buuka porenta i mPue Allah. Apa ri raya ntuntu i mPue Allah, re’e porentaNya to masilonga kojo pasi to maya mangalapa kita yako samparia to ewa mampowatua raya ngkita. Wali see naka ne’e kita mangkalingan yau porenta i mPue Allah to kita mangandonge etu, pei anu kita mangaluluka. Apa si’a tau to ojo mangandonge porenta etu to mangarata rasi, pei tau to mangaluluka, ia semo to mangarata rasi ri rayanya samparia to ia mangika.

Rote: Manetualain hoholo-lalanen matetu-mandaak, ma nanuu be'i balakaik fo ana soi-po'i hataholi daebafa ka. Hu ndia de, hataholi fo ana palisak matalolole ma ana taoafik matalole boema ana tao tunga hoholo-lalanek sila la, ma ta ka'da namanene fo nafandele heni fas soona, Manetualain fe hataholi ndia baba'e-papalak nai basa tatao-nono'i na dalek.

Galela: So o Gikimoi Awi dodoto itotiai gena o nyawa manga dorouno yapalako de yasiputuru la aku Unaka iwisigise. De nakoso magena ngone pasikelelo igogou de ngone pomadoto pomatoguwa de lo upa ka poiseka de gila-gila pawosaka, duma o moi-moi qangodu magena la paaka pokaeli, de igogou o moi-moi paaaka magena ma rabaka o Gikimoi Awi laha asa wonasidumu ngoneka.

Yali, Angguruk: Allahn komo eneptuk ane ine anggolowen ap ininggik hele lol eneptukon mondabi fano wereg. Ap san Allahn komo eneptuk ane ino nisanggo fam holihi ulug tot welatil laruk lit apeleg am fug toho welaruhu halug at ino ahiyeg toho welaruhu. At inowen Allah ele alem fuki roho yami ruruk lit hikit toho turuk laruhu ane ino fahet inggik fam turuk ane Allahn let turuk laruhu.

Tabaru: Ma nago'ona yalega yosidemogaroku 'o besesongo 'iti-tiai ge'ena de yomasiga-gao ge'enaka de yosigou-goungu yadiai, so duga kayosigiseninowa de yamongorokau, 'ona 'asa yosanangioka. 'O besesongo 'iti-tiai, ge'ena la 'o besesongo gee 'o nyawa yakisipidi-pidili 'o sowonoka ma ngale yakisilaha.

Karo: Kalak si mperdiateken pedah Dibata alu mehuli, si terus mpergermetkenca, si la megi-megi saja, kalak si bage ipasu-pasu Dibata i bas kerina pendahinna. Sabap pedah Dibata e serta kap dingen ngasup mbebasken manusia.

Simalungun: Tapi na manorih torus hubagas titah hamardekaon na gokan dear ai, anjaha totap ijai, seng sipanangi-nangi na urah lupa ia, tapi sihorjahon hata in ma ia tene, martuah ma ia ibagas na mandalankon ai.

Toba: Alai na mamereng torus tu bagasan uhum haluaon na sun denggan i jala mian disi, i ma na martua marhite sian pangulaonna i, anggo so pananginangi na mangkalupahon, siula ulaon i tahe ibana.

Dairi: Ukum Patiin Dèbata merandal ngo i janah merkegegohen paluahken jelma. Jadi kalak simengeradum-radumi janah simemperatè-atèken bak simengulaken kata i, oda pellin idengkohken sambing janah oda ilupaken, kalak sibagidi ngo ipasu-pasu Dèbata ipas ulanna.

Minangkabau: Paratuaran Allah samparono, sarato mampunyoi kakuatan untuak mamardekakan manusia. Urang nan manyalidiak-i, sarato nan mamparatikan elok-elok, sarato mangarajokan sagalo paratuaran tu, sarato bukan hanyo mandanga sajo, sudah tu malupokannyo, mako urang tu ka dibarakaik-i dek Allah, dalam satiyok karajo nan dikarajokannyo.

Nias: Oroisa Lowalangi andrõ ba no mo'ahonoa ba mofa'abõlõ ba wangefa'õ niha. Niha sangosisi'õ ba same'e ba dõdõnia ba samalua ya'ia, si tenga ha samondrongo, ma solifu, da'õ nifahowu'õ Lowalangi ba ngawalõ nilaunia fefu.

Mentawai: Ka sia geti Surukat Taikamanua, bulat masut pueerúnia, samba ai gegenia masiujaaké sirimanua. Oto sia sipasigegelai samba sipasilelelek'aké bulat sipulelelek samba sipasigagalaiaké sikuat surukat néné, tápoi tá sarat arep, lepá kalipoginangan nia, sia té ipanunukani Taikamanua ka sangamberi galajetda.

Lampung: Hukum Allah sempurna rik ngedok kekuatan untuk memerdekako manusia. Rik jelma sai nyelidiki rik ngeperhatiko betik-betik, rik ngelakuko hukum-hukum udi, rik lain hak ngedengi gaoh raduni ngelupakoni, jelma udi haga diberkati Allah delom unggal hal sai dilakukoni.

Aceh: Huköm Allah sampoereuna dan na teunaga keu teupeu meurdehka manusia. Dan ureuëng nyang seulidek dan jikalon gét-gét lom jipeubuet huköm-huköm nyan, dan kon jideungoe mantong óh lheueh nyan laju tuwoe, ureuëng nyan teuma geubri beureukat lé Allah lam hai peue mantong nyang jipeubuet.

Mamasa: Anna benna-benna barring umpelaya'i manappa pepa'guruanna Puang Allata'alla anna tae' nakalembei sangngadinna napogau' liu, la natamba' Puang Allata'alla illalan angganna pa'palakona. Annu' pepa'guruan iatoo tae' dengan sassana anna ma'kuasa ullappasan ma'rupa tau illalan mai kakuasaanna kasalaan.

Berik: Taterisi Waakena waakensusu, ane baabetsusu angtane jam geserstefe gwiniwer. Angtane Taterisi Waakena jeiserem aa jei gam terelbilirim jamere waakenfer gam taabili, jei jafner jam sarbisiyen ane jam dirinswebiyen, jengga jei jam gam eyebili Taterisi Waakena jeiserem aa jes gam bilirim, Uwa Sanbagiri Jei waakena Jelemanaiserem angtane jes galserem ga jep gam gulbana, ane jei waakenfer gam gwena.

Manggarai: Wintuk de Mori Keraéng besikn, agu manga mberes kudut céla manusia. Ata situt céca agu pinga di’a cang agu pandé sanggéd wintuk situ, toé séngét kaut agu lampuk hémongd, ata situ te tiba berkak de Mori Keraéng oné sanggéd pandéd.

Sabu: Lai do dare ri Deo do keteme, jhe nga lua rui tu ta peballa kattu ddau raiwawa. Jhe ne ddau do ddhei ta kale toi jhe pedute nga woie-ie, jhe do jhagge ne lai-lai do dare ri Deo he, nga do adho do tee ta dhanno he we jhe ballo dhangnge, tu ddau do na poanne do medae ta wie ri Deo ne lua tarro ie nga menyarro mangngi pa ne nga we ne do jhagge ri no.

Abun: Sarewo ye gato watbot Yefun Allah bi sukdu ne petok sor, ete an yo mbrinket nde, wo an benbot it yo, bere Yefun ben sukndo su an mo suk gato an ben ne sor. Yefun bi sukdu ne ndo wai o re, kwa gato gwet mo nde. Sukdu ne nggiwa sombok men wé kadit sukibit mwa gato jom men ne. Sane men werwa men benbot sukdu ne yo, bere Yefun ben sukndo su men mone re.

Meyah: Erek koma, tina hukum Allah bera ongkoska eteb noba efen owesa efek nou osuwa rusnok jeska rerin mar ongga oska. Noba rusnok ongga rig Allah oga rot iskusk noba rudou onofoj joug rot guru, tina rua rita mar koma jeni ojgomu, beda Allah omofij rua rot mar nomnaga ongga rua risinsa rutunggom. Jeska rua bera erek rusnok ongga ruroru hukum Allah rot tentenmen fob.

Uma: Toe pai' kana tapoinono lompe' hawa' Pue' pai' tida-ta mpotuku'. Apa' hawa' Pue', moroli' lia, pai' ria kabaraka'-na mpobahaka-ta ngkai jeko'. Jadi', neo' ta'epe mara-wadi, pai' kaliliu talipo'. Kana tatuku' hawa'-na toe. Apa' tauna to hewa toe-mi to nagane' Pue' hi hawe'ea to nababehi.

Yawa: Syare wapo Amisye apa ananyao ranyao mavabe weye omamo mamai dave muno mo vatane mapaya awa ayao kakai ama vambunine rai. Weti vemo vatane po raraniv bayave nora umba animari rai nora! Yara vatano po ananyao so ranyao tutir umba beto rai kobe, opamo Amisye indati po kove raugaje ai apa anakero po raijare rai tenambe.


NETBible: But the one who peers into the perfect law of liberty and fixes his attention there, and does not become a forgetful listener but one who lives it out – he will be blessed in what he does.

NASB: But one who looks intently at the perfect law, the law of liberty, and abides by it, not having become a forgetful hearer but an effectual doer, this man will be blessed in what he does.

HCSB: But the one who looks intently into the perfect law of freedom and perseveres in it, and is not a forgetful hearer but a doer who acts--this person will be blessed in what he does.

LEB: But the one who looks into the perfect law of liberty and continues [to do it], not being a forgetful hearer but a doer who acts, this one will be blessed _in what he does_ .

NIV: But the man who looks intently into the perfect law that gives freedom, and continues to do this, not forgetting what he has heard, but doing it—he will be blessed in what he does.

ESV: But the one who looks into the perfect law, the law of liberty, and perseveres, being no hearer who forgets but a doer who acts, he will be blessed in his doing.

NRSV: But those who look into the perfect law, the law of liberty, and persevere, being not hearers who forget but doers who act—they will be blessed in their doing.

REB: But he who looks into the perfect law, the law that makes us free, and does not turn away, remembers what he hears; he acts on it, and by so acting he will find happiness.

NKJV: But he who looks into the perfect law of liberty and continues in it , and is not a forgetful hearer but a doer of the work, this one will be blessed in what he does.

KJV: But whoso looketh into the perfect law of liberty, and continueth [therein], he being not a forgetful hearer, but a doer of the work, this man shall be blessed in his deed.

AMP: But he who looks carefully into the faultless law, the [law] of liberty, and is faithful to it {and} perseveres in looking into it, being not a heedless listener who forgets but an active doer [who obeys], he shall be blessed in his doing (his life of obedience).

NLT: But if you keep looking steadily into God’s perfect law––the law that sets you free––and if you do what it says and don’t forget what you heard, then God will bless you for doing it.

GNB: But if you look closely into the perfect law that sets people free, and keep on paying attention to it and do not simply listen and then forget it, but put it into practice -- you will be blessed by God in what you do.

ERV: But when you look into God’s perfect law that sets people free, pay attention to it. If you do what it says, you will have God’s blessing. Never just listen to his teaching and forget what you heard.

EVD: But you must not be like that. You must carefully study God’s perfect law that makes people free. You must continue to study it. You must listen to God’s teaching and not forget what you heard. Then you must obey what God’s teaching says. When you do this, it will make you truely happy.

BBE: But he who goes on looking into the true law which makes him free, being not a hearer without memory but a doer putting it into effect, this man will have a blessing on his acts.

MSG: But whoever catches a glimpse of the revealed counsel of God--the free life!--even out of the corner of his eye, and sticks with it, is no distracted scatterbrain but a man or woman of action. That person will find delight and affirmation in the action.

Phillips NT: But the man who looks into the perfect law, the law of liberty, and makes a habit of so doing, is not the man who hears and forgets. He puts that law into practice and he wins true happiness.

DEIBLER: But other people look closely at God’s message, which is perfect and which sets people free to voluntarily do what God wants them to do. And if they continue to examine God’s message and do not just hear it and then forget it, but do what God tells them to do, God will bless them because of what they do.

GULLAH: Bot God wod, dat de law wa right fa all people an wa mek we free. Ef we study pon um an pit all we haat pon wa e da laan we, an ef we ain jes yeh um an den fagit wa we yeh, ef we keep on da do wa dat law say, den God gwine bless we een wa we da do.

CEV: But you must never stop looking at the perfect law that sets you free. God will bless you in everything you do, if you listen and obey, and don't just hear and forget.

CEVUK: But you must never stop looking at the perfect law that sets you free. God will bless you in everything you do, if you listen and obey, and don't just hear and forget.

GWV: However, the person who continues to study God’s perfect teachings that make people free and who remains committed to them will be blessed. People like that don’t merely listen and forget; they actually do what God’s teachings say.


NET [draft] ITL: But <1161> the one who peers <3879> into <1519> the perfect <5046> law <3551> of liberty <1657> and <2532> fixes <3887> his attention <3887> there, and does <1096> not <3756> become <1096> a forgetful <1953> listener <202> but <235> one who lives <4163> it <2041> out <4163>– he <3778> will be <1510> blessed <3107> in <1722> what he <846> does <4162>.


  Share Facebook  |  Share Twitter

Studi lengkap, lihat: Alkitab SABDA.

 <<  Yakobus 1 : 25 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2017
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran