Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [FAYH]     [PL]  [PB] 
 <<  Matius 8 : 8 >> 

FAYH: Kemudian perwira itu berkata, "Tuan, saya tidak layak menerima Tuan di dalam rumah saya dan sesungguhnya Tuan tidak perlu datang. Katakan sajalah dari sini, 'Sembuhlah', maka saya yakin pelayan saya akan sembuh! Sebab saya seorang bawahan yang wajib menaati atasan saya, sedangkan saya sendiri berkuasa atas prajurit-prajurit di bawah saya. Kepada seorang dari mereka saya dapat berkata, 'Pergi', maka ia akan pergi; kepada yang lain, 'Ke mari', maka ia akan datang; dan kepada pelayan saya, 'Kerjakan ini atau kerjakan itu', maka ia akan mengerjakannya. Saya yakin bahwa Tuan berkuasa menghilangkan penyakitnya!"


AYT: Akan tetapi, perwira itu menjawab dan berkata, “Tuan, aku tidak layak untuk menerima Engkau masuk ke bawah atapku, tetapi katakanlah sepatah kata saja dan hambaku akan disembuhkan.

TB: Tetapi jawab perwira itu kepada-Nya: "Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.

TL: Tetapi sahut penghulu itu, katanya, "Ya Tuhan, sahaya tiada layak, bahwa Tuhan masuk ke dalam rumah sahaya; hanya katakanlah sepatah kata sahaja, niscaya budak sahaya akan sembuh.

MILT: Dan seraya menanggapi, perwira itu berkata, "Tuan, aku tidak layak bahwa Engkau masuk ke bawah atapku, sebaliknya katakanlah sepatah kata saja, dan hambaku akan disembuhkan.

Shellabear 2010: Jawab perwira itu, "Ya Junjungan, aku tidak layak menerima Junjungan di rumahku, tetapi katakanlah sepatah kata saja, maka hambaku akan sembuh.

KS (Revisi Shellabear 2011): Jawab perwira itu, "Ya Junjungan, aku tidak layak menerima Junjungan di rumahku, tetapi katakanlah sepatah kata saja, maka hambaku akan sembuh.

Shellabear 2000: Jawab perwira itu, “Ya Junjungan, aku tidak layak menerima Junjungan di rumahku, tetapi katakanlah sepatah kata saja, niscaya hambaku akan sembuh.

KSZI: Tetapi ketua tentera itu berkata, &lsquo;Usahlah Junjungan datang ke rumahku. Aku tidak layak menyambut Junjungan sebagai tamu. Perintahkanlah sahaja, tentu dia akan sembuh.

KSKK: Perwira itu menjawab, "Tidak pantas aku menerima Tuan di rumahku. Berikan saja satu perintah dan hambaku akan menjadi sembuh.

WBTC Draft: Perwira itu menjawab, "Tuan, aku tidak layak menerima Engkau di rumahku. Yang perlu Tuan lakukan hanyalah memberi perintah supaya hambaku sembuh, maka hambaku akan sembuh.

VMD: Perwira itu menjawab, “Tuan, aku tidak layak menerima Engkau di rumahku. Yang perlu Tuan lakukan hanyalah memberi perintah supaya hambaku sembuh, maka hambaku akan sembuh.

AMD: Perwira itu menjawab, “Tuan, aku tidak pantas menerima Engkau di rumahku. Tetapi, ucapkanlah sepatah kata saja, maka hambaku akan sembuh.

TSI: Letnan itu menjawab, “Tuan, saya tidak layak menerima engkau di rumah saya. Tetapi saya minta engkau memberi perintah saja supaya dia sembuh, dan pastilah dia akan sembuh.

BIS: "Tidak usah Pak," jawab perwira itu, "Saya tidak patut menerima Bapak di rumah saya. Bapak perintahkan saja. Nanti pelayan saya itu sembuh.

TMV: Tetapi ketua askar itu menjawab, "Tuan tidak usah datang ke rumah. Saya tidak layak menyambut Tuan ke rumah saya. Perintahkanlah sahaja, tentu hamba saya akan sembuh.

BSD: “Tidak usah datang ke rumah saya, Pak!” kata perwira itu. “Saya tidak layak menerima Bapak di rumah saya. Perintahkan saja supaya penyakit itu pergi, Pak, nanti pelayan saya sembuh.

ENDE: Tetapi sahut perwira itu kepadaNja: Tuan, saja tak lajak Tuan masuk kebawah atap rumahku, tetapi hendaklah Tuan mengutjapkan sepatah kata sadja, maka hambaku akan sembuh.

Shellabear 1912: Maka jawab hulubalang itu, katanya," Ya Rabbi, tiada layak bagi Rabbi masuk kedalam rumah sahaya; melainkan katakanlah sepatah kata sahaja, niscaya hamba sahaya itu akan sembuh.

Klinkert 1879: Tetapi sahoet penghoeloe itoe, katanja: Ja Toehan, bahwa tidak patoet sehaja Toehan masoek kabawah atap roemah sehaja, melainkan katakanlah kiranja sapatah kata djoea, nistjaja hamba sehaja akan semboeh.

Klinkert 1863: Maka itoe kapala menjaoet katanja: Ja Toehan! saja tidak patoet jang Toehan masok dibawah atap saja, melainken bijar Toehan {Maz 107:20} kataken tjoema sapatah kata sadja, pesti boedak saja djadi baik.

Melayu Baba: Itu hulubalang jawab dan kata, "Ya Tuhan, sahya t'ada layak yang Tuhan boleh masok di bawah pondok sahya: ttapi chuma katakan satu patah saja, dan sahya punya hamba nanti di-smbohkan.

Ambon Draft: Maka menjahutlah Peng-ratus itu, kata: ja Tuhan! b/eta ini tijada mustahak jang Angkaw masok di bawah atap rumahku; tetapi bilang djuga satu perkata; an, bagitu djuga hambaku akan djadi bajik.

Keasberry: Maka disahut ulih punghulu katanya, Tuhan, bahwa tiadalah layak angkau masok kabawah atap guntingku: mulainkan dungan spatah kata juga angkau burkata, hambaku itu bulih sumboh.

Leydekker Draft: Maka sahutlah pangratus 'itu, lalu sombahlah, ja Tuhan, patek bukan 'ada mustahhakh 'akan 'angkaw masokh kabawah 'atap rumahku, hanja bersabdalah djuwa sapatah kata, maka budakhku 'akan desombohkan.

AVB: Tetapi ketua tentera itu berkata, “Usahlah Tuan datang ke rumahku. Aku tidak layak menyambut Tuan ke rumahku. Perintahkanlah sahaja, tentu hambaku akan sembuh.


TB ITL: Tetapi <1161> jawab <611> perwira <1543> itu kepada-Nya: "Tuan <2962>, aku <1510> tidak <3756> layak <2425> menerima Tuan di dalam rumahku <4721>, katakan <2036> saja <3440> sepatah kata <3056>, maka <2532> hambaku <3816> <3450> itu akan sembuh <2390>. [<5346> <2443> <3450> <5259> <1525> <235>]


Jawa: Nanging atur wangsulane opsir mau: “Bandara, boten pantes kawula nampeni Paduka wonten ing gubug kawula, mugi karsaa ngandika satembung kemawon, rencang kawula tamtu lajeng saras.

Jawa 2006: Nanging atur wangsulané opsir mau, unjuké, "Gusti, kawula mboten pantes nampèni Paduka wonten ing gubug kawula, mugi karsa ngandika satembung kémawon, réncang kawula tamtu lajeng saras.

Jawa 1994: Nanging aturé perwira mau: "Ah, mbok mboten sisah rawuh piyambak. Kawula mboten pantes nampèni Gusti ing griya kawula. Panjenengan kawula aturi dhawuh kémawon, mangké réncang kawula mesthi saras!

Jawa-Suriname: Nanging ofisiré semaur: “Duh Gusti, aku iki ora pantes didayohi Gusti nang omahku. Mbok Gusti ngetokké tembung sak ketyap waé, mengko peladènku mesti bakal mari.

Sunda: Tapi ceuk eta perwira, "Ulah ka ditu, Juragan! Isin temen abdi kasumpingan. Saurkeun ti dieu bae, tangtos pun gandek teh tiasa cageur.

Sunda Formal: Tapi perwira teh ngawalon, “Juragan, henteu layak rorompok abdi ka linggihan ku Juragan mah. Dawuhkeun bae, sakecap oge cekap, tangtos gandek abdi teh cageur deui.

Madura: "Ampon, ta’ mabi Guru," atorra parwira jareya, "Abdina ta’ patot narema Panjennengngan e compo’. Dhabuwagi saos. Tanto sareng abdina pas sae.

Bauzi: Lahahat ame boehàda labe fa gago. “Ai, faode. Om bisi feàda nasi em num bake a lamule. Em feà vabda Oho em numa olemeam làhà em ladem bak. Gi Obo Oho lab duzuhu bak labet bak bohulana gagomeam em na meedamda nim modi fa ab neàdemam bak.

Bali: Nanging atur prawirane punika: “Duh Guru, tan pisan pantes Palungguh Guru jaga ngrauhin cecanggahan titiange. Kewanten Palungguh Guru kayun ngetelang pangandika angan akecap, sinah parekan titiange jaga seger.

Ngaju: "Dia usah Pa," koan perwira te, "Aku dia patut manarima Bapa intu humangku. Bapa manenga parentah ih. Kareh jipengku te keleh ih awi parentah Ayum.

Sasak: Laguq prewire nike matur, "Paq, tiang nẽnten patut nerimaq Pelungguh lẽq balẽn tiang. Silaq Pelungguh manikang sopoq ucapan doang, laun pelayan tiang nike gen selah.

Bugis: Nappébali iyaro parawiraé, "Aja’na Pa’. Dé’ usitinaja tarimaki ri laleng bolaku. Tapparéntanni bawang Pa’. Najjappa matu iyaro pattumanikku.

Makasar: Mingka appialimi anjo perwiraya nakana, "Tea’ maKi’ mangei ri ballakku Bapa’. Nasaba’ tena nakusiratang Kibattui ri ballakku. Kiparentakang mami bawang, ma’nassa la’jari baji’mi antu pajamaku.

Toraja: Apa mebali tu kamandang, nakua: O Puang, tae’ nasipatu ke la Puang ullese pengkalaoangku; sangadinna pokada bangmi sangbuku tu kada, la napomaleke kaunanku.

Duri: Apa mebalii tee kamandang nakua, "Oo Puang, te'da kusipato' la ntarimaki' jio bolaku'. Jaji mangkada bangmiki', napumalagahhi to kaunanku'.

Gorontalo: Bo tauwa lo pasukan boyito lolametao ode oli Isa, ”Guru, watiya dila patuti mololimo oli Guru to bele latiya. Bo poleleya lomayi olatiya loiya ngotahe wawu wato latiya boyito ma moluli.

Gorontalo 2006: "Sambelolo Paaa̒," tametao̒ lo polowila boito, "watia diila paatuti mololimo li Paaa̒ tobele lowatia. Palentailo li Paaa̒. De wato lowatia boito mamoluli.

Balantak: Taena moomoola'na surudadu iya'a, “Sobii Tuan, gause i yaku' kani'i mian men sian kana'na mangalabot i Kuu na laiganku. Tongko' ngaan toro santaa' daamo, kada' tutulungingku iya'a malesi'.

Bambam: Sapo' naua indo punggabana sohodadu: "O Tuam, tä' punalaä' sihatam la tamako banuangku. Pa'tula' mammoko moi podo sabattam aka la bono'um tia indo sabua'ku.

Kaili Da'a: Tapi nangulimo balengga tantara etu, "Uma, aku e'i da'a masipato mantarima Komi riara njapoku. Aga ulimo sambela rombela pade batuaku etu kana mabelo.

Mongondow: Ta'e porwira tatua notubag: "Dona'aidon Pak Guru, sin diá mokobalí in akuoi motarima ko'i Pak Guru kom baḷoiku. Ogoiaidon in tosingogon tongákabí totontagá, pasti kom mopiabí im bobantungku tatua.

Aralle: Ampo' mentimba' sala yato to pambahanang tantara naoatee, "O Tuang, damong unsuhsai kalaemu la maoo pano di dasangku, aka' dai sihatang kusa'ding la umpengkende'i dasangku. Diare' tula' tomande'mi sambahta kara dinoa anna malai bono' yato sabua'ku.

Napu: Nahanai tadulako surodado iti: "Barana hintoto Nusondaki. Kehapiri hantepo pea lolitaMu Nuuli, hangangaa maoha hawingku.

Sangir: "Seng tawahal᷊uasẹ̌ i Tuang," angkuěngu těmbonang ene, "Iạ e tawe hinone manarimạ i Tuang su wal᷊eku. I Tuang pěhengetangke ěllangku e seng mul᷊e.

Taa: Pei kepala ntentara manganto’o, “O Pue, ne’emo Komi yau. Apa Komi bae kojo anggaMu, wali aku mangepe taa masipato Komi masua ri raya banuangku apa aku kodi anggangku. Pei Komi nempo ojo manganto’o gombo, to papolaongingku damatao muni.

Rote: Tehu malanga solda'du ndia nafa'dan nae, "Au ta andaa sipok Ama nai au umang fa. Ka'da Ama paleta leona. Neukose au atang ndia ana hai.

Galela: Ma kapita gena wosango, "Baba, ngaroko upa bai! Ngohi manena o Yahudika ma nyawa isowo, de Ani simaka gena o kia lo waali idahe so idadiwa ai tahuka toningaho. Nakoso qaloha, tanu hitilahi Ngona nopareta ka o demo o dola moi de ai leleani gena asa wilohaka.

Yali, Angguruk: Ambiyeg lul ibagma sehen seneg inap onowe inowen, "Nowe, an siyag ane turuk nahun nibam lamihin fuhen we tiyan Hele imihinmu namingmingangge ino fano atmisi.

Tabaru: De ma kapita gu'una kawaporoongie, "'Etei! 'Aba, koyadaenuwa tonisingosama 'ai woaka, so kanosuloko duga la 'ai ro-riwo wi lugu ge'ena 'i'aiki.

Karo: Tapi nina perwira e, "O Tuan, la metunggung aku ngalo-ngalo Kam i rumahku. Sengkebabah ranan sajalah gia IbelaskenNdu, tentu malem suruh-suruhenku e.

Simalungun: Dob ai nini kopala ni tentera ai ma mambalosi, “Tuhan, seng talup ahu, roh Ham masuk hu rumahku, sangkababah hata gelah hatahon Ham, jadi malum ma juakjuakkai.

Toba: Dung i didok induk ni soldadu i ma mangalusi: Ale Tuhan, na hurang tama do ahu, tung degeonmu jabungku; dok ma hata sisandok, asa hipas naposongki!

Dairi: "Ulang pella alè Tuan," nina perwira idi, "merlèasu ngo Aku alè Tuan nami menjalo kono mi bagesku. Kata sambing mo dokken alè Tuan, enggo njuah nahan iakap naposongki.

Minangkabau: "Jan lai Angku payi kasinan," kecek palimo tu, "Rasonyo, ambo ko urang nan indak patuik doh untuak manjamu Angku di rumah ambo. Angku katokan sajolah kato agak sapatah. Mako palayan ambo tu musti cegak.

Nias: Itema li komandra zaradadu andrõ, "Bõi sa'ae, Ama, tenga sinangea Õfakao Ndra'ugõ we'amõi ba nomogu. &Wa'õ manõ wehede ba dõhõ dania genonigu andrõ.

Mentawai: Tápoi kuana lé nia ka sia si perwirana, ka matat Jesus, "Eddangan nia Ukkui, báan leú ooi. Aipoí, bulat tá mateú kurauma ekeu Ukkui, ka lalepku. Kuangan lé sangakuanan, tá isoppi imale paguguletku.

Lampung: "Mak perlu Pak," jawab perwira udi, "Nyak mak patut nerima Bapak di lambanku. Bapak perintahko gaoh. Kanah jelma sai ngelayani nyak ano munyai.

Aceh: "Bék Pak," Kheun peuwira nyan, "Ulôn hana layak lôn teurimong Bapak di rumoh ulôn. Bapak peurintah mantong. Euenteuk peulayan lôn nyan ka puléh.

Mamasa: Sapo nakua inde ponggawana tantarae: “O Tuang, tae' sigalina' la sipato' mupellambi'i lako banuangku. Pokadami sabatta kada, tae' mala tamalapu' sabua'ku.

Berik: Angtane sanbaka 100 ginanggwamana jeiserem ga tamawolbana, "Wowo Uwa, Aamei sanbagiri, ai angtane Yahudimanyan ai bastantouya, jega jem temawer Aamei jena amnaiserem jep Ijam foroyan. Baabeta Imna unggwandwasusu, ane ai tousa afa Aamei jafner Is gunurum enggame, 'Se waakenswe!', tane taini amna jeiserem gase waakenswena.

Manggarai: Maik walé de kepala serdadu hitu agu Hia: “Mori, toé kéta remok aku te tiba Ité oné mbaru daku, maram ca gewékn kaut reweng Dité, toé te toé ina muing beti de mendi daku hitu.

Sabu: Ta bhale ke ri kattu horodhadhu do naanne, "Tenge dho Ama ta kako la ammu ya. Jhamma dho Ama ta hamme pa ammu ya. Ta pereda he we Ama. Do ta ie dhangnge ma ne ddau jhagga ya ne.

Kupang: Ma itu komandán bilang, “Bos! Sonde usa cape-cape pi lai, te beta sonde pantas tarima sang Bos di beta pung ruma. Asal Bos omong sa dari sini, beta pung ana karjá tu, pasti bae memang.

Abun: Orete yesukmise bi yesu ki do, "Nan yo mu nde. Ji damen teker wa Nan ma mo ji bi nu. Wo Nan syogat suki ne titi wé kadit ji bi pakwerut, Nan ki kadit pe gato Nan ti more sor re, we ji jam do, Nan ki suk more, bere ji bi pakwerut motu ge re.

Meyah: Tina ebirfaga egens koma agot oida, "Tuan, enadaij nou Bua bin jah dedin mod guru. Jeska Bua bebin bufoka ongga erek aksa eteb ekirsa jeska didif. Tina erek Bua bagot jah sif oida ofa emeita eskeira ojgomu, beda didif dudou ororu rot oida ofa emeskeira si.

Uma: Natompoi' tadulako tantara toei: "Tuama, aku' toi-le, bela-a to Yahudi, uma-a-kuna natao nupencuai'. Nau' hamela-wadi lolita nu'uli', mo'uri'-i mpai' batua-ku.

Yawa: Weramu nait akari umawe po raura pare, “Injae, vemo winsiso sya yavare rai jinya, yara jewen kai, weye risyamo imamaisye ramu. Weti syare Nyo raura vayave, indati arikainyo panapatambe rinaije umaso sauman.


NETBible: But the centurion replied, “Lord, I am not worthy to have you come under my roof. Instead, just say the word and my servant will be healed.

NASB: But the centurion said, "Lord, I am not worthy for You to come under my roof, but just say the word, and my servant will be healed.

HCSB: "Lord," the centurion replied, "I am not worthy to have You come under my roof. But only say the word, and my servant will be cured.

LEB: And the centurion answered [and] said, "Lord, I am not worthy that you should come in under my roof. But only say the word and my slave will be healed.

NIV: The centurion replied, "Lord, I do not deserve to have you come under my roof. But just say the word, and my servant will be healed.

ESV: But the centurion replied, "Lord, I am not worthy to have you come under my roof, but only say the word, and my servant will be healed.

NRSV: The centurion answered, "Lord, I am not worthy to have you come under my roof; but only speak the word, and my servant will be healed.

REB: But the centurion replied, “Sir, I am not worthy to have you under my roof. You need only say the word and my servant will be cured.

NKJV: The centurion answered and said, "Lord, I am not worthy that You should come under my roof. But only speak a word, and my servant will be healed.

KJV: The centurion answered and said, Lord, I am not worthy that thou shouldest come under my roof: but speak the word only, and my servant shall be healed.

AMP: But the centurion replied to Him, Lord, I am not worthy {or} fit to have You come under my roof; but only speak the word, and my servant boy will be cured.

NLT: Then the officer said, "Lord, I am not worthy to have you come into my home. Just say the word from where you are, and my servant will be healed!

GNB: “Oh no, sir,” answered the officer. “I do not deserve to have you come into my house. Just give the order, and my servant will get well.

ERV: The officer answered, “Lord, I am not good enough for you to come into my house. You need only to give the order, and my servant will be healed.

EVD: The officer answered, “Lord, I am not good enough for you to come into my house. All you need to do is command that my servant be healed, and he will be healed.

BBE: And the captain in answer said, Lord, I am not good enough for you to come under my roof; but only say the word, and my servant will be made well.

MSG: "Oh, no," said the captain. "I don't want to put you to all that trouble. Just give the order and my servant will be fine.

Phillips NT: "Sir," replied the centurion, "I'm not important enough for you to come under my roof. You have only to give the order and my servant will recover.

DEIBLER: But the officer said to him, “Lord/Sir, do not bother to go. I am a non-Jew, so I am not worthy for you, a Jew, to come into my house [MTY] and associate with me. Instead, just say that my servantis healed, and he will be healed.

GULLAH: Bot de offisa say, “No, Lawd! A ain fit fa hab ya come eenta me house. Bot jes say de wod, an me saabant gwine git heal.

CEV: But the officer said, "Lord, I'm not good enough for you to come into my house. Just give the order, and my servant will get well.

CEVUK: But the officer said, “Lord, I'm not good enough for you to come into my house. Just give the order, and my servant will get well.

GWV: The officer responded, "Sir, I don’t deserve to have you come into my house. But just give a command, and my servant will be healed.


NET [draft] ITL: But <1161> the centurion <1543> replied <5346>, “Lord <2962>, I am <1510> not <3756> worthy <2425> to have <2443> you come <1525> under <5259> my <3450> roof <4721>. Instead <235>, just <3440> say <2036> the word <3056> and <2532> my <3450> servant <3816> will be healed <2390>.



 <<  Matius 8 : 8 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2019
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Single Panel

Laporan Masalah/Saran