Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [AYT]     [PL]  [PB] 
 <<  Roma 13 : 9 >> 

AYT: Sebab, "Jangan berzina, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan mengingini," dan jika ada perintah lain, semuanya sudah terangkum dalam perkataan ini, "Kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri."


TB: Karena firman: jangan berzinah, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan mengingini dan firman lain manapun juga, sudah tersimpul dalam firman ini, yaitu: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!

TL: Karena firman ini: Janganlah engkau berzinah, janganlah engkau membunuh, janganlah engkau mencuri, janganlah engkau tamak, dan barang sesuatu penyuruhan yang lain itu pun sudah terkumpul di dalam perkataan ini, yaitu: Hendaklah engkau mengasihi sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

MILT: Sebab, "Engkau seharusnya tidak berzina, engkau seharusnya tidak membunuh, engkau seharusnya tidak mencuri, engkau seharusnya tidak bersaksi dusta, engkau seharusnya tidak mengingini," dan seandainya ada suatu perintah yang lain, ia sudah disimpulkan dalam firman ini, "Kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri."

Shellabear 2010: Sebab perintah, "Jangan berzina, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan mengingini milik orang lain," dan semua perintah lainnya, telah tercakup dalam perintah ini, "Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."

KS (Revisi Shellabear 2011): Sebab perintah, "Jangan berzina, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan mengingini milik orang lain," dan semua perintah lainnya, telah tercakup dalam perintah ini, "Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."

Shellabear 2000: Sebab perintah-perintah, “Jangan berzina, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan mengingini milik orang lain,” dan semua perintah lainnya, telah tercakup dalam perintah ini, “Hendaklah kamu mengasihi sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”

KSZI: kerana perintah-perintah, &lsquo;Jangan berzina&rsquo;, &lsquo;Jangan membunuh&rsquo;, &lsquo;Jangan mencuri&rsquo;, &lsquo;Jangan bersaksi bohong&rsquo;, &lsquo;Jangan ingini milik orang lain&rsquo; dan perintah-perintah yang lain adalah terangkum dalam perintah ini, &lsquo;Kasihilah sesama manusia sebagaimana kamu mengasihi dirimu sendiri&rsquo;.

KSKK: Kamu mengetahui perintah-perintah: janganlah berzina, jangan membunuh, jangan menginginkan; dan segala sesuatu yang lain disingkatkan dalam yang satu ini: kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri.

WBTC Draft: Mengapa aku mengatakan hal itu? Sebab hukum Taurat berkata, "Jangan berzina, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan mengingini milik orang lain." Semua perintah itu dan perintah-perintah yang lain, sesungguhnya hanya satu hukum, yaitu, "Kasihilah orang lain seperti mengasihi dirimu sendiri."

VMD: Mengapa aku mengatakan hal itu? Sebab hukum Taurat mengatakan, “Jangan berzina, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan mengingini milik orang lain.” Semua perintah itu dan perintah-perintah yang lain, sesungguhnya hanya satu hukum, yaitu, “Kasihilah orang lain seperti mengasihi dirimu sendiri.”

TSI: Karena di dalam Hukum Taurat tertulis, “Jangan berzina, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan mengingini milik orang lain.” Hukum Taurat itu memang terdiri dari banyak perintah, tetapi arti dari semua perintah itu sebenarnya adalah satu— yaitu, “Kasihilah sesamamu sama seperti kamu mengasihi dirimu sendiri.”

BIS: Sebab hukum agama Yahudi, yaitu: Jangan berzinah, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan ingin mempunyai apa yang orang lain punyai; semuanya itu bersama-sama dengan hukum-hukum yang lain, sudah disimpulkan menjadi satu hukum saja, yaitu, "Kasihilah sesama manusia seperti engkau mengasihi dirimu sendiri."

TMV: Hukum yang mengatakan, "Jangan berzina; jangan membunuh; jangan mencuri; jangan tamak" -- semua ini dan hukum yang lain, sudah disimpulkan menjadi satu hukum sahaja, "Kasihilah sesama manusia seperti kamu mengasihi dirimu sendiri."

BSD: Kita tahu ada hukum agama yang mengatakan: Jangan berzina, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan ingin memiliki kepunyaan orang lain; semua itu bersama-sama dengan hukum-hukum yang lain, sudah dijadikan satu hukum saja, yaitu, “Kasihilah sesamamu manusia seperti engkau mengasihi dirimu sendiri.”

FAYH: Jikalau Saudara mengasihi sesama manusia seperti mengasihi diri sendiri, Saudara tidak akan menyakiti atau menipu orang lain, membunuhnya atau mencuri miliknya. Dan Saudara tidak akan berzinah dengan istrinya atau mengingini apa yang dimilikinya, atau melakukan apa yang tidak dibenarkan oleh Hukum Taurat. Kesepuluh hukum itu termasuk dalam satu hukum ini, yaitu mengasihi sesama manusia seperti mengasihi diri sendiri.

ENDE: Karena perintah-perintah: djangan berzinah, djangan membunuh, djangan mentjuri, djangan menginginkan, dan segala perintah manapun lagi, adalah tersimpul dalam satu rumusan ini: Tjintailah sesamamu seperti dirimu sendiri.

Shellabear 1912: Sebab perkataan ini, yaitu, "Janganlah berbuat zinah, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan tamak'," dan barang sesuatu hukum yang lain, maka yaitu semuanya terkumpul dalam perkataan ini, "Bahwa hendaklah engkau mengasihi samamu manusia seperti dirimu sendiri."

Klinkert 1879: Karena sabda ini: "Djangan kamoe berboewat zina', djangan kamoe memboenoeh, djangan kamoe mentjoeri, djangan kamoe memberi kasaksian doesta dan djangan kamoe ingin," dan barang apa-apa sabda lain pon, sakalian itoe dapat diringkaskan dalam perkataan ini djoega, ija-itoe "Hendaklah kamoe kasih akan samamoe manoesia saperti akan dirimoe sendiri."

Klinkert 1863: Karna perkataan ini: {Kel 20:13; Ula 5:17; Mat 19:18} "Djangan kamoe berboewat djina, djangan kamoe memboenoh, djangan kamoe mentjoeri, djangan kamoe djadi saksi djoesta, djangan kamoe djadi saksi djoesta, djangan kamoe kepingin," dan barang apa prentah jang lain, samowa itoe bolih diringkes djadi perkataan satoe ini sadja: {Ima 19:18; Mat 22:39; Mar 12:31; Gal 5:14; Yak 2:8} "Biar kamoe tjinta sama temenmoe manoesia sama saperti dirimoe sendiri."

Melayu Baba: Sbab ini perkata'an, ia'itu, "Jangan buat zina," "Jangan bunoh," "Jangan churi," "Jangan tma'a," dan apa-apa lain hukum, smoa-nya terkumpol dalam ini satu perkata'an, ia'itu, "Kasehkan-lah orang sblah-mnyblah sama sperti diri angkau sndiri."

Ambon Draft: Karana ini: Djangan ang-kaw bermukah, djangan ang-kaw membunoh, djangan ang-kaw mentjuri, djangan ang-kaw beringin; dan sabarang titah jang lajin djuga, ada ter-simpan di dalam perkata; an sa-tu ini: "Hendaklah angkaw mengasehi samamu manusija sepe ti sendirimu."

Keasberry: Kurna itu, Bahwa janganlah angkau burbuat zinah, Dan jangan angkau mumbunuh orang, Dan jangan angkau munchuri, Dan jangan angkau munjadi saksi pumbohong, Dan jangan angkau tumaa; maka barang apa hukuman yang lain, maka itupun dijumlahkan dalam purkataan ini juga, iya itu, Handaklah angkau mungasihi akan samamu manusia sapurti dirimu sundiri.

Leydekker Draft: Karana bahuwa sabda 'ini, djangan 'angkaw bermukah: djangan 'angkaw membunoh: djangan 'angkaw mentjurij: djangan 'angkaw najik sjaksi dusta: djangan 'angkaw 'ingin: dan djikalaw 'ada barang penjurohan lajin, dalam perkata`an 'ini tersimpan djumlatnja, jaxnij, dalam lefatl 'ini: hendakhlah 'angkaw meng`asehij samamu manusija seperti sendirimu.

AVB: kerana perintah-perintah, “Jangan berzina”, “Jangan membunuh”, “Jangan mencuri”, “Jangan ingini milik orang lain” dan perintah-perintah yang lain adalah terangkum dalam perintah ini, “Kasihilah sesama manusia sebagaimana kamu mengasihi dirimu sendiri.”


TB ITL: Karena <1063> firman: jangan <3756> berzinah <3431>, jangan <3756> membunuh <5407>, jangan <3756> mencuri <2813>, jangan <3756> mengingini <1937> dan <2532> firman lain <2087> manapun juga, sudah tersimpul <346> dalam <1722> firman <3056> ini <5129>, yaitu <1722>: Kasihilah <25> sesamamu manusia <4139> <4675> seperti <5613> dirimu sendiri <4572>! [<1487> <5100> <1785>]


Jawa: Awit pangandika: aja laku jina, aja memateni, aja nyenyolong, aja melik, sarta sadhengaha pangandika liyane iku wus kacakup ana ing pangandika iki, yaiku: Tresnaa marang sapepadhanira dikaya marang awakira dhewe!

Jawa 2006: Awit dhawuh, "Aja laku jina, aja matèni, aja nyenyolong, aja mélik," apadéné dhawuh liyané, wus kacakup ana ing pangandika iki, yaiku, "Tresnaa marang sapepadhanira dikaya marang awakira dhéwé!"

Jawa 1994: Awit angger-angger sing muni: "Aja laku bédhang, aja mematèni, aja nyolong, aja mélik" lan angger-angger liyané, kuwi kabèh wis kecakup ana ing dhawuh: "Tresnaa marang sapepadhamu dikaya enggonmu tresna marang awakmu dhéwé!"

Jawa-Suriname: Bener Gusti Allah ngekèki angger-angger marang awaké déwé kayadéné: aja laku bédang, aja mematèni, aja nyolong, aja milik barangé liyané lan ènèng angger-angger liyané. Nanging angger-angger kuwi mau kabèh kenèng didadèkké angger siji, yakuwi: pada trésnaa marang liyané kaya enggonmu nrésnani awakmu déwé.

Sunda: Parentah-parentah anu ungelna, "Maneh ulah jinah, ulah maehan, ulah maling, ulah bogoh ka barang batur," kitu deui parentah-parentah sejen salengkepna, diringkeskeun jadi hiji parentah anu ungelna, "Maneh kudu nyaah ka batur saperti ka diri sorangan."

Sunda Formal: Cek Toret: ‘Maneh ulah jinah. Maneh ulah maehan. Maneh ulah maling. Maneh ulah kabongroy ku barang batur.’ Ieu kabeh, kitu deui saeusining Toret, ari inti sarina mah nyoko dina timbalan nu kieu ungelna: ‘Kudu nyaah ka batur, lir ka awak sorangan.’

Madura: Sabab hokomma agama Yahudi, enggi paneka: Ja’ azina, ja’ mate’e oreng, ja’ co’-ngeco’, ja’ terro ngaandhi’a dhi’-andhi’na oreng laen, ganeka sareng sadajana kom-hokom laenna, ampon epapandha’ daddi settong hokom saos, enggi paneka, "Taresnae sasamana ba’na akantha taresnana ba’na ka aba’na dibi’."

Bauzi: Eho gi neham bak ozome uba labi gagoho bak. Alat gagu fi hasi vàmadi esuhu im abo zi duat. Ame im totbaho neha: “Nam dat eheda modeo, dat nam eheda modeo, a modemule.” Labi, “Mei a otemule.” Labi, “Mei na a aa vamule.” Labi, “Na meit vahana a teidemule.” Lahame Alat gagu fi hasi vàmadi esuhu im totbaho am bak. Lahana eho etei lab vameadume fi hasi vàmadi esuhu im lamti Alat Aho gagu fi hasi vàmadi esuhu im zi totbaho ahebu lamti labihasu meedume neàbodem bake gi gagu fi hasi vàmadi esuhu im nidi nim meedam labe ame fi hasi vàmadi esuhu im zi lam ahebu meedume ab neàbodedamam bak. “Uho meit aba it deeli vou faovoi vabiedam bak lamti ulohona vi ozome fa meia laha deeli vou faovoi vabiedale.” Lahame labihasu ba gagohoda lam uho modem labe bisi ame fi hasi vàmadi esuhu im zi lam ahebu meedume neàbodem bak am bak.

Bali: Mungguing pituduh indik: Edaja mamitra, edaja ngamatiang jalma, edaja nglobaang gelah anak miwah pituduhe sane lianan, punika sami sampun katunggalang dados asiki, kadi asapuniki: “Tresnainja sesaman kitane buka nresnain dewek kitane niri.”

Ngaju: Basa hukum agama Yehudi, iete ela habandong, ela mampatei, ela mipen manduan taloh je ain oloh beken; uras kare hukum te haya-hayak dengan kare hukum awang beken, jari imbulat manjadi ije hukum bewei, iete, "Keleh sinta sama arepm kilau ikau sinta arepm kabuat."

Sasak: Prẽntah-prẽntah nike: Ndaq bezinah, ndaq nyematẽq, ndaq memaling, ndaq melẽt napi saq teẽpẽang siq dengan lain; dait selapuq prẽntah-prẽntah lainne sampun tesimpulang jari sopoq hukum, "Kasihin sepadende manusie maraq side pade ngasihin diriqde."

Bugis: Saba’ hukkunna agama Yahudié, iyanaritu: Aja’ mumalaweng, aja muwabbuno; aja’ muwénnau; aja’ mumacinna mappunnaiwi aga nappunnai tau laingngé; iya manennaro silaongngi hukkung-hukkung iya laingngé, purani ririppeki mancaji séddi hukkung bawang, iyanaritu, "Amaséiwi pada-padammu rupa tau pada-pada muwamaséinna alému."

Makasar: Nasaba’ anjo hukkung-hukkung agama Yahudi angkanaya: Teako assalimaraki; teako ammunoi; teako a’lukkaki; teako cinnai ri apa-apanna parannu tau; yangasenna anjo siagang hukkung-hukkung maraengannaya pole, le’ba’mi nipakabodo a’jari se’re hukkung, iamintu, "Kamaseangi parannu tau, sangkamma todong nukamaseanna batangkalennu."

Toraja: Tu belanna kada iate: Da mupasandak salu lako rampanan kapa’, da mupapatean, da muboko, da mumailu na iatu senga’na kada Sukaran aluk, naala nasangmo lan te kada iate kumua: La mupakaboro’ tu padammu tolino susi batang kalemu.

Duri: Ia to atoranna Nabi Musa, iamo to: Danggi' manggauk sala, danggi' pabuno, danggi' boko, danggi' ngkadoangngi apanna padammu rupa tau, na denpa to laenna, dipangmesa na menjaji mesa'mora atoran, "Pakamoja'i to padammu rupa tau susi iko mpakamoja' kalemu."

Gorontalo: Woluwo tula-tulade to kitabi parenta dila pojina, dila pohinggi nyawa lo tawu, dila potao, dila potohila lo haku lo tawu wawu nga'amila parenta wuwewo mao ma lehimbungu to Pirimani odiye, ”Otoliangamu mao tawu ta titiliya wolemu odelo yio motoliango batangamu lohihilawo.” Odito Pirimani lo Allahuta'ala.

Gorontalo 2006: Sababu butoo̒ agama lo Yahudi, deu̒ito-yito: Diila mao̒ pojina, diila mao̒ pomate mate-mateelo mao̒, diila mao̒ potao̒, diila mao̒ potohilaa wolo u tilolo miliki lotaa wewo, u ngoa̒amilalo boito pee̒-pee̒enta wolo bubuu-to@oowalo uwewo, umapilo limbui̒o lowali butoo̒ tuwau wambai̒o, deu̒yito-yito, "Pototoo-lia̒ngalo ngota-timongota debo odelo yio̒ motolia̒ngo batangamu lohihilao."

Balantak: Na ukum Torat isian nitulis koi kani'imari: Alia muntumpangkon samba-samba. Alia mampapatei mian. Alia mamangan. Alia mingkikira'i upana mian. Giigii' ukum iya'a ka' uga' ukum sambana niposa'angu' na sa'angu' ukum, men koi kani'imari: “Kolingu'kon a simbaya'muu koi i kuu molingu'kon wakamuu.”

Bambam: Aka illaam indo Pepaondonganna Musa deem tisuha' naua: "Daa ullullu' pa'bannetauam, daa umpapateam, daa umpaboko, daa ummailu anna matinna." Ingganna pahenta ia too anna budapi senga'-senga'na ungkamaseim tau padanta ke dituhu'i, anna ia too puha tipungngu' tannum illaam mesa pahenta naua: "Kamaseiko padammu hupatau umba susi ungkamasei kalemu."

Kaili Da'a: Riara Atura etu naria parenta-parenta iwe'i: "Ne'e mogau sala ante tau da'a rongomu mboto, ne'e mepatesi, ne'e mangangga, ne'e maino manggita anu roamu." Parenta etu pura-pura bo parenta-parenta ntanina wo'u nesua riara saongu parenta, etumo: "Potowemo sanggamanusiamu nasimbayu ewa komi nompotowe koromu mboto."

Mongondow: Sin hukum agama Yahudi noguman nana'a: Dika monualing, dika molimod, dika monakow, dika mo'ibog ing kapunya'an intau ibanea, bo bayongan parentah ibanea ain notangkup kon hukum tobatuí tana'a, "Kotabibií in tumpaḷa intau, naonda bo kotabimu kon awakmu tontanií."

Aralle: Aka' yaling di Atohanna Musa aha pahenta ang naoatee, "Daungngindä'-indä' pa'bannetauang, daumpapateang, daumbokoti, daumpemala aka-akanna para-parammu." Ingkänna yatoo, sibaha pahenta ang senga'ke', tatuhu'i asammitee' ke tatuhu'ing inde mesa pahenta, dianto: "Kalemuio parammu hupatau sinnoa ungkalemui kalaemu."

Napu: Lawi i lalu Aturana Pue Ala ara hawa au node: "Inee mebualosi, inee mepapate, inee manangka, inee nupokaelu anuna rangamu." Ope-ope hawa ide hai hawa au ntanina wori, tapeulaimi ane mampeulaike hawa au hampaka ide: "Nipokaahi rangamu nodo pampokaahimu watamu haduduamu."

Sangir: Batụu torat'u Yahudi e, kai: Kumbahang mawuang, kumbahang mamate, kumbahang mẹ̌tako, kumbahang měnning u rarotong u kasanggidangu. Patikụ ene seng nasahiangkung dingangu toratẹ̌ bal᷊ine seng nakomol᷊ẹ̌ nakoạ sěmbaụ, "Kěndag'u kasanggidangu kere i kau kuměndagu watangengu."

Taa: Apa ri raya mporenta i Musa re’e porenta to manganto’o, “Ne’e masala, ne’e mampopate sa’e, ne’e malima, pasi ne’e mamporani anu nsa’e.” Wali samparia porenta etu pasi porenta to yusa-yusanya, paka nalulu ngkita ane kita mangalulu porenta to samba’a si’i, to’onya, “Porayang yunumu ewa nuika mamporayang koromu ngkalio.”

Rote: Nana agama Yahudi, hoholo-lalanen nafa'da ae, boso hohonge, boso manisa, boso mamanako, boso dale he'di hataholi hata-heton; basa sila la lakabubua lo hoholo-lalanek fe'e kala, fo huu na ka'da hoholo-lalanek esa mesa kana, fo nde, "Sue-lai o nonoo hataholi ma sama leo o sue-lai o aoina ma."

Galela: O bobita gena kanaga o sulo idala, ena gena maro "Upa nisundali. Upa nitooma. Upa nitosi. Upa nitesere." Nako o bobita moi-moi magena de kanaga ma binukali qangodu magena yapoluno, imatero de o bobita ka ngai moika, ena gena "Maro ngini nia rohe masirete niadodara, komagena nia dodiaoka lo bilasu niadodara."

Yali, Angguruk: Wene fam haharehon werehon: Hiyap pal ta fug, ap unusuk fug, yoholiyangge hila fug, mun angge man angge hinindimuwen hilila puk fug komo eneptuk ane winon men wene aru fam het toho wereg, "Hinggareg hindi reg lahen hag toho hori winon oho hindi enesug laruhun."

Tabaru: Sababu 'o besesongo ge'ena 'ingose 'ato: 'Uwa niosongou, 'uwa nioto'oma, 'uwa niotosiki, 'uwa niotaleana 'o nyawa manga rongamoi, ge'ena 'iodumu 'isikatoomu de 'o besesongo 'iregu-regu 'imadadi ka 'o besesongo moioka ge'ena la, "Niakidora 'o nyawa-nyawa 'isoka ngini ma sirete nimadora."

Karo: Sabap pedah "Ula erlua-lua; ula munuh; ula nangko; ula mengga ate;" -- kerina si enda ras pedah-pedah si debanna ipersada i bas pedah si sada enda, eme, "Kelengilah temanndu manusia bagi kam engkelengi dirindu."

Simalungun: Ai titah na mangkatahon, “Ulang ho marbangkis, ulang ho mamunuh, ulang ho manangko, ulang ho manguhur-uhuri,” ronsi titah na legan pe, on do rimpunni: “Haholongi ma hasomanmin songon dirimu!”

Toba: Ai na nidok ni patik i: "Unang ho mangalangkup! Unang ho mambunu! Unang ho manangko! Unang marpangkaliangi roham!" Ro di nasa patik na asing, on do pamusatanna: "Haholongi donganmi songon dirim!"

Dairi: Ai idokken pati-patiin i ngo: Ulang kono merlangkah julu meddem; ulang memmunuh, ulang mennangko; ulang mennakiken kadè silot bai ndèba, karinana dekket pati-patiin sidèbanna idi, èn ngo rèmpunna, "Kekellengi mo denganmu jelma dosken dirimu."

Minangkabau: Dek karano, paratuaran agamo Yahudi iyolah: Jan bajina, jan mambunuah, jan mancilok, jan baniyaik nak ka ma ambiak punyo urang lain; kasadonyo tu, tamasuak jo paratuaran-paratuaran nan lain bagai, lah dibulekkan manjadi ciyek paratuaran sajo, iyolah, "Kasiahilah sasamo manusia, bakcando angkau mangasiahi diri angkau sandiri."

Nias: Bõrõ me huku agama niha Yahudi, ya'ia: Bõi ohorõ, bõi amunu niha, bõi anagõ, bõi isõ hadia ia zi so khõ nawõu, no terahugõ tobali ha sambua huku manõ, ya'ia, "Omasi'õ nawõu niha si mane fangomasi'õu ya'ugõ."

Mentawai: Surukat aratda tai Jahudi, iaté; Buí nupaelet; buí nupamatei; buí nupanangkou; buí imakiddiy bagam ka bibiletda saaleinu sirimanua; sambat sangamberinia pasuru-surukat bagei, atupaloprungan nia; oto bailiu sarangan lé surukat, iaté, "Kau imakaté bagam ka tubudda saaleinu sirimanua, keleú katet bagam kekeu ka tubum."

Lampung: Mani hukum agama Yahudi, yakdo: Dang bezinah, dang ngebunuh, dang maling, dang mirak ngedok api sai ulun bareh kedau; sunyinni ano jejama jama hukum-hukum sai bareh, radu disimpulko jadi sai hukum gaoh, yakdo, "Kasihido jejama peperda manusia injuk niku mengasihi dirimu tenggalan."

Aceh: Sabab huköm agama Yahudi, na kheueh: Bék meumukah, bék seumupoh maté, bék ceumeucue, bék galak keu atra gob; banmandum nyan meusajan-sajan ngon huköm-huköm nyang laén, ka teupeusaho jeuet keu saboh huköm mantong, atranyan na kheueh "Gaséh kheueh sabe keudroe-droe gata manusia lagée gata gaséh droe gata keudroe."

Mamasa: Annu illalan Pepa'guruanna Musa dengan tiuki' nakua: “Dau ullullu' pa'bannetauan, daua' papatean, dau maboko, daua' mailu.” Anna budapa parenta senga', tipungngu' asammi illalan mesa parenta nakua: “Kamaseiko padammu ma'rupa tau susi ungkamasei kalemu.”

Berik: Hukumu aaiserem ga Nabi Musa aa jes tulisulum: "Maaryena ijama gwebiyen. Angtane nafsi ijama munbobiyen. Apgal jigala ijama komkomulsiyen. Apgal jigala angtane nafsimana ipsama bilt ilem inibe." Taterisi seyafter jeiserem ane afweraiserem jes mese, seyafter jes gemerserem jeba daamfennaberam enggame: "Angtane nafsi ga jam isa nesiktababili, aamei in ina gemer igam nesiktenerem."

Manggarai: Ai manga perénta oné wintuk Taurat: “Néka loma ata, néka mbelé ata, néka tako, néka belek ceca data.” Agu perénta cebana kolé poli dukut oné curup ho’os: “Momang ga cama manusia cama ného momang weki rum!”

Sabu: Rowi uku aigama Yahudi do nadhe ke: Bhole kenyo-langa-huka, bhole pemade ddau, bhole loi-bhole mena'o, bhole ddhei ta unu ne nga ne do unu ri ddau do wala hari-hari na poaharre hela'u-la'u nga uku-uku do wala he do alla ke peke wahho ta jadhi ta hahhi uku we, jhe do nadhe ke, "Hajha ddhei we au nga ddau nga ddau ihi-anga, mii ddhei nga ngi'u au le miha."

Kupang: Te itu Atoran dong bilang, “Jang maen serong; jang bunu orang; jang pancuri; jang kapingin dapa orang laen pung barang,” deng laen lai. Kalo mau bekin iko samua Atoran dong, musti bekin iko ini Atoran satu, yang bilang, “Lu musti sayang orang laen dong, sama ke lu sayang lu pung diri sandiri.”

Abun: we ye gato bi sukjimnut kas sye subot ye yi neya, bere ye ne benbot ye Yahudi bi sukduno-i sato ré do: men ben siri daret nde; men gu ye yi kwop daret nde; men syimsi suk nde; men gro sye wa men nai ye yi bi suk nde. Sukduno bok gare si sukduno yi neya bi i-ke mo sukduno kwa sye dik yo sare do, "Men bi sukjimnut sye kas subot ye yi tepsu men bi sukjimnut sye kas subot men dakai et."

Meyah: Hukum Allah agot rot oida, "Iwa inesiri jera egema efen mohona guru ni. Iwa inagob rusnok enjgineg guru ni. Iwa inokoreka mar guru ni. Idou eneftirir keingg rusnok enjgineg rerin mareibra guru ni." Noba oisouska hukum-hukum insa koma bera mimif mik hukum ongga efen ofoka egens ojgomu. Hukum egens koma bera oida, "Idou okora rot yeyin ihujir morototuma erek idou okora rot isinsa."

Uma: Apa' hi rala Atura Pue' ria parenta toi: "Neo' mobualo', neo' mepatehi, neo' manako, neo' mpokahina anu doo." Hawe'ea toe, pai' parenta ntani'-na wo'o, tatuku' omea-mi ane tatuku' hawa' to hanyala toi: "Kana tapoka'ahi' doo-ta hewa kampoka'ahi'-ta woto-ta moto."

Yawa: Ananyao Musa mare: vemo nyo anaerere rave inya, vemo nyo vatane mao inya, vemo nyanaonoambe inya, vemo nanuga ntento vatano kaijinta apa anakotaro apaura raije rai jinya. Ananyao tenambe so muno ananyao Amisy kai rui tavon ranugande ratoe intabove so mare: “Muiny irati nya arakove mansai maisyare muno taune wimuinyo taune nai wemaisy.”


NETBible: For the commandments, “Do not commit adultery, do not murder, do not steal, do not covet,” (and if there is any other commandment) are summed up in this, “Love your neighbor as yourself.”

NASB: For this, "YOU SHALL NOT COMMIT ADULTERY, YOU SHALL NOT MURDER, YOU SHALL NOT STEAL, YOU SHALL NOT COVET," and if there is any other commandment, it is summed up in this saying, "YOU SHALL LOVE YOUR NEIGHBOR AS YOURSELF."

HCSB: The commandments: You shall not commit adultery, you shall not murder, you shall not steal, you shall not covet, and if there is any other commandment--all are summed up by this: You shall love your neighbor as yourself.

LEB: For the [commandments], "You shall not commit adultery, you shall not commit murder, you shall not steal, you shall not covet," and if [there is] any other commandment, are summed up in this statement: "You shall love your neighbor as yourself."

NIV: The commandments, "Do not commit adultery," "Do not murder," "Do not steal," "Do not covet," and whatever other commandment there may be, are summed up in this one rule: "Love your neighbour as yourself."

ESV: The commandments, "You shall not commit adultery, You shall not murder, You shall not steal, You shall not covet," and any other commandment, are summed up in this word: "You shall love your neighbor as yourself."

NRSV: The commandments, "You shall not commit adultery; You shall not murder; You shall not steal; You shall not covet"; and any other commandment, are summed up in this word, "Love your neighbor as yourself."

REB: The commandments, “You shall not commit adultery, you shall not commit murder, you shall not steal, you shall not covet,” and any other commandment there may be, are all summed up in the one rule, “Love your neighbour as yourself.”

NKJV: For the commandments, "You shall not commit adultery," "You shall not murder," "You shall not steal," "You shall not bear false witness," "You shall not covet," and if there is any other commandment, are all summed up in this saying, namely, "You shall love your neighbor as yourself."

KJV: For this, Thou shalt not commit adultery, Thou shalt not kill, Thou shalt not steal, Thou shalt not bear false witness, Thou shalt not covet; and if [there be] any other commandment, it is briefly comprehended in this saying, namely, Thou shalt love thy neighbour as thyself.

AMP: The commandments, You shall not commit adultery, You shall not kill, You shall not steal, You shall not covet (have an evil desire), and any other commandment, are summed up in the single command, You shall love your neighbor as [you do] yourself.

NLT: For the commandments against adultery and murder and stealing and coveting––and any other commandment––are all summed up in this one commandment: "Love your neighbor as yourself."

GNB: The commandments, “Do not commit adultery; do not commit murder; do not steal; do not desire what belongs to someone else” -- all these, and any others besides, are summed up in the one command, “Love your neighbor as you love yourself.”

ERV: The law says, “You must not commit adultery, you must not murder anyone, you must not steal, you must not want what belongs to someone else.” All these commands and all other commands are really only one rule: “Love your neighbor the same as you love yourself.”

EVD: {Why do I say this?} Because the law says, “You must not do the sin of adultery, you must not murder anyone, you must not steal anything, you must not want things that belong to other people.” All these commands and all other commands are really only one rule: “Love other people the same as you love yourself.”

BBE: And this, Do not be untrue in married life, Do not put to death, Do not take what is another’s, Do not have desire for what is another’s, and if there is any other order, it is covered by this word, Have love for your neighbour as for yourself.

MSG: The law code--don't sleep with another person's spouse, don't take someone's life, don't take what isn't yours, don't always be wanting what you don't have, and any other "don't" you can think of--finally adds up to this: Love other people as well as you do yourself.

Phillips NT: For the commandments, "Thou shalt not commit adultery", "Thou shalt not kill", "Thou shalt not steal", "Thou shalt not covet" and all other commandments are summed up in this one rule: "Thou shall love thy neighbour as thyself."

DEIBLER: There are many things that God commanded in his laws, such as do not commit adultery, do not murder anyone, do not steal, and do not desire anything that belongs to someone else. But the command by which they are all summed up {that includes them all} is this: Each of you must love the people with whom you come in contact, just like you(sg) love yourself.

GULLAH: De law dem wa God gii Moses say, “Man mus dohn lef e wife an go sleep wid oda ooman, an ooman mus dohn lef e husban an go sleep wid oda man. Mus dohn kill. Mus dohn tief. An mus dohn cobish.” Dem law yah an all de oda dem, dey eenside dat one law wa say, “Ya mus lob ya neighba jes like ya lob yasef.”

CEV: In the Law there are many commands, such as, "Be faithful in marriage. Do not murder. Do not steal. Do not want what belongs to others." But all of these are summed up in the command that says, "Love others as much as you love yourself."

CEVUK: In the Law there are many commands, such as, “Be faithful in marriage. Do not murder. Do not steal. Do not want what belongs to others.” But all these are summed up in the command that says, “Love others as much as you love yourself.”

GWV: The commandments, "Never commit adultery; never murder; never steal; never have wrong desires," and every other commandment are summed up in this statement: "Love your neighbor as you love yourself."


NET [draft] ITL: For <1063> the commandments, “Do <3431> not <3756> commit adultery <3431>, do <5407> not <3756> murder <5407>, do <2813> not <3756> steal <2813>, do <1937> not <3756> covet <1937>,” (and <2532> if <1487> there is any <5100> other <2087> commandment <1785>) are summed up <346> in <1722> this, “Love <25> your <4675> neighbor <4139> as <5613> yourself <4572>.”


  Share Facebook  |  Share Twitter

 <<  Roma 13 : 9 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2019
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran