Alkitab Mobile SABDA
Renungan Harian
<< Selasa, 14 November 2017 >>

Bacaan: 1 Samuel 3:1-10

Bacaan Setahun: Kisah Para Rasul 14-16

Nas: Lalu mengertilah Eli, bahwa TUHANlah yang memanggil anak itu. (1 Samuel 3:8)


Kesempatan Kedua

Pernahkah Anda mengalami kegagalan rohani yang begitu parah? Yang membuat Anda begitu terpuruk, merasa Tuhan tidak mungkin memulihkan Anda lagi? Kisah imam Eli bisa jadi memberikan pencerahan.

Imam Eli seorang hamba Tuhan yang gagal sebagai ayah. Ia tidak mendidik anaknya dengan baik sehingga mereka lepas kendali. Kedua anaknya, Hofni dan Pinehas, berbuat jahat di bait suci: meremehkan korban bagi Tuhan dan meniduri perempuan yang melayani di depan pintu Kemah Pertemuan. Kebejatan mereka akhirnya mendatangkan penghukuman yang setimpal.

Akan tetapi, ganjilnya, Tuhan membiarkan Samuel muda berada dalam pengawasan Eli. Pada hari ketika Tuhan berbicara untuk pertama kalinya kepada Samuel, Tuhan memakai Eli untuk memberikan penjelasan kepada Samuel yang belum berpengalaman. Samuel menurutinya, dan ia pun merespons panggilan Tuhan.

Alkitab hanya mencatat satu kejadian itu, tetapi tampaknya bisa diperkirakan bahwa Eli terus membimbing Samuel sampai Samuel dewasa. Tampaknya, Tuhan memberi kesempatan kedua bagi Eli. Meskipun ia gagal membimbing anaknya sendiri, ia dipercaya untuk membimbing Samuel menjadi nabi bagi Israel.

Manusia bisa saja gagal. Namun, Allah dapat memberikan kesempatan baru, membuka jalan bagi kita untuk beranjak dari kegagalan itu dan memperbaiki diri. Dengan memahami kemurahan hati Allah ini, kiranya kita tidak terus terpuruk dalam kegagalan, tetapi siap untuk bangkit dan mencoba kembali. --ARS/www.renunganharian.net

* * *
KEGAGALAN KITA TIDAK PERNAH LEBIH BESAR
DARIPADA KEMURAHAN HATI ALLAH UNTUK MEMULIHKAN KITA.

* * *
Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian tanpa seizin penerbit (Yayasan Gloria)
Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/renungan.harian/


Ayat Alkitab: 1 Samuel 3:1-10

Samuel terpanggil
3:1 Samuel yang muda itu menjadi pelayan TUHAN di bawah pengawasan Eli. Pada masa itu firman TUHAN jarang; penglihatan-penglihatanpun tidak sering.
3:2 Pada suatu hari Eli, yang matanya mulai kabur dan tidak dapat melihat dengan baik, sedang berbaring di tempat tidurnya.
3:3 Lampu rumah Allah belum lagi padam. Samuel telah tidur di dalam bait suci TUHAN, tempat tabut Allah.
3:4 Lalu TUHAN memanggil: "Samuel! Samuel!", dan ia menjawab: "Ya, bapa."
3:5 Lalu berlarilah ia kepada Eli, serta katanya: "Ya, bapa, bukankah bapa memanggil aku?" Tetapi Eli berkata: "Aku tidak memanggil; tidurlah kembali." Lalu pergilah ia tidur.
3:6 Dan TUHAN memanggil Samuel sekali lagi. Samuelpun bangunlah, lalu pergi mendapatkan Eli serta berkata: "Ya, bapa, bukankah bapa memanggil aku?" Tetapi Eli berkata: "Aku tidak memanggil, anakku; tidurlah kembali."
3:7 Samuel belum mengenal TUHAN; firman TUHAN belum pernah dinyatakan kepadanya.
3:8 Dan TUHAN memanggil Samuel sekali lagi, untuk ketiga kalinya. Iapun bangunlah, lalu pergi mendapatkan Eli serta katanya: "Ya, bapa, bukankah bapa memanggil aku?" Lalu mengertilah Eli, bahwa Tuhanlah yang memanggil anak itu.
3:9 Sebab itu berkatalah Eli kepada Samuel: "Pergilah tidur dan apabila Ia memanggil engkau, katakanlah: Berbicaralah, TUHAN, sebab hamba-Mu ini mendengar." Maka pergilah Samuel dan tidurlah ia di tempat tidurnya.
3:10 Lalu datanglah TUHAN, berdiri di sana dan memanggil seperti yang sudah-sudah: "Samuel! Samuel!" Dan Samuel menjawab: "Berbicaralah, sebab hamba-Mu ini mendengar."

  Share Facebook  |  Share Twitter


Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2017
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran